Jungkat

REALITA PUNYA BMW TUA, GANTI OLI AJA BISA 1 JUTA PER LITER! | TERNYATA GINI BENTUK MECHATRONIC (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Yo, guys. Selamat pagi. Welcome back to seri BMW. Ya, ini adalah service keempat. Berarti videonya adalah part 4. Hari ini rencananya gua mau kuras oli matic karena sudah umurnya setelah kemarin dicek dan mau kuras radiator sekali lagi. Karena buat kalian yang ngikutin kemarin di part 3 itu ada pergantian spare part radiator. Jadi radiatornya itu kemarin kan nyampur oli ya. Kemudian sudah diganti spare part-nya, cooler matic-nya, terus di tabung radiator juga sudah dikuras. Kemarin sih dilihatnya sudah bersih, tapi kata montirnya mesti balik satu satu sampai dua kali lagiah untuk memastikan sirkulasi airnya tuh udah benar-benar bersih. Jadi ya sudah hari ini gua balik lagi ke bengkel untuk keempat kalinya yah. Begitulah ya. Namanya juga kalau punya mobil bekas pasti ada aja yang dijajanin. Ya udah tanpa berlama-lama kita on the way dulu ke bengkel ya. Soalnya oli matic ini kalau telat lumayan mengerikan hasil akhirnya. Jadi jangan sampai dipending. Alright guys sudah nyampai di bengkel. Sekarang mobilnya mau dies dulu ya, ditest drive karena ada sedikit keluhan sebenarnya. Jadi biar montirnya ngetes dulu. Huh, mantap guys. Ada antrian satu ya. Untung bengkelnya bengkel spesialis rasa resmi. Tempat tunggunya enak, nyaman gitu loh, lega. Jadi enggak kayak di pinggir jalan yang panas-panasan gitu. nunggu juga enggak masalah lah. Jadi ya udah nanti gua update lagi setelah ini ya. Ini bentar lagi masuk sih. Nah, akhirnya giliran kita ya si X-Ray ini. Jadi hari ini tadi kan gua bilang ya rencana ganti eh ganti lagi rencana tadi kuras oli matic sama kuras radiator. Ternyata guys setelah tadi diest drive sama si montirnya, kepala montir ini kayaknya sudah membutuhkan ganti oli transfer case juga. Nah, buat kalian yang enggak tahu si X3 ini tipenya XDrive. XDrive itu berarti all wheel drive-nya BMW ya. Jadi, dia membutuhkan komponen transfer case itu butuh oli juga. Jadi tadi setelah dicek ternyata keluhan yang gua sampaiin itu kata si kepala montirnya ini kayaknya dari transfer case olinya yang udah minta ganti. Ya udah jadi sekalian lah daripada kita tunda terus jebol transfer case-nya malah lebih ini kan lebih ngeselin gitu loh. Buat biaya nanti gua spel di akhir video aja ya supaya kalian nonton sampai habis. Sudah mulai dikerjakan. Ini lagi keluarin oli maticnya dulu ya, area tengah sini. Jadi yang di tengah ini yang lagi mau dibuka itu matic. Nah, di belakangnya ada yang namanya transfer case. Tuh di belakang nih modul transfer case katanya. Ini juga butuh oli tapi 1 liter aja, Guys. Cuman biar seliter tadi harga transfer case-nya berapa olinya? Sejutaan, ya? R juta 1 kom sekian lah ya. E mau detailnya nanti tunggu di akhir video gua spill ya. Wah ada mobil impian nih guys. BMW M4 pakai velegnya HR terus warnanya Yas Marina blue cakep amat ya. Duh ngiler banget gila. Knalpotnya Akrapovic. Pelegnya three piece HR warna yasarina blue. Huh. nah ini lagi matic ini kondisinya Ini normal enggak ya? Kok kayak hitam banget ya? Harusnya enggak gitu, Bos. Oh, enggak keabu-abuan gitu. Nih, Guys, yang penasaran sama struktur kaki-kakinya BMW. Kalau gua ngelihatnya sih rumit banget ya dibanding mobil Jepang tuh. Ini kayak lebih banyak banget parts-nya. Ini mau buka oli yang mana, Mas? Oh, belum ya? Transfer cas-nya ya? Wah, untung kita putuskan ganti ini ya. Olim matic. Kuras olim matic. Tuh ada putih-putih, Guys. Katanya ini airnya udah masuk ke sini berarti ya kan. Nah, ini bug charter ol matic-nya. Katanya filternya itu n nyatu, Guys, sama bug charternya. Filternya itu di dalam sini nih. Jadi mau enggak mau kita ganti full satu buak gini buat ganti filter maticnya doang. Nih, gua mau kasih lihat sesuatu, Guys. Buat kalian yang suka ngeri sama mobil Eropa yang katanya mekatroniknya, mekatroniknya nih, bentukan mekatronik kayak gini nih. Mekatronik itu kepanjangan dari mekanikal electronic. Coba yuk kita lihat lebih dekat lagi mumpung udah selesai dibersihinnya. Inilah yang dinamakan mecatronic, Guys. Ibaratnya kayak otaknya transmisi ya, Mas ya. Iya. Inilah bahayanya nih kalau air nyampur ke oli. Mau oli matic atau transmisi ya. Tuh lama-lama viscosity si oli jadi berlur jadi makin kental. Ini bug charter oli yang barunya ya Mas ya? Filternya nyatu di dalam sini ya soalnya Sama dia pakai oli maticnya yang ini ya. ZF8 standarnya berapa liter nih? Berarti ini ngambil 5 L D. Oh, 5 lit ini guys. Oly maticnya ZF lifeguard high performance full synthetic oil. Sudah terpasang bug charter oli barunya ya. Oli matic. Ini bahannya plastik ya, Mas? Plastik. Plastik ini doang juta-jutaan guys. Enggak bisa diganti pakai baskom gitu Mas. [tertawa] Plastik baskom. Oh ya. Ini juga buat kalian yang belum tahu ya, kalau mobil Eropa yang bikin gua suka itu adalah dia punya sistemasi lebih terukur, lebih safe seperti ini nih, jackp atau titik dongkrak. Kalau di mobil Eropa tuh mereka dibikinin dudukannya sendiri, Guys. Ada jackpinnya. Sedangkan kalau di mobil Jepangan itu kan biasanya cuman pakai pelipit doang ya. Ini lagi proses isi oli transmisi dipompa gitu ya. Jadi dari bawah disedot naik. Olim maticnya udah masuk semua, Guys. Dan kabar baiknya si montirnya teriak, "Cukup, Bos. 5 liter aja." Hah. Alhamdulillah lah, ya. Tadi estimasi soalnya 7 sampai 8 lit, ya. Dan per liternya itu berapa tadi? Pokoknya Rp350.000-an. Lumayan. Lumayan hemat 2 literan ya sekitar R00 sampai Rp700.000. Pengerjaan kuras oli matic. Selesai nih oli transmisinya ya. Sekarang kita lagi mau ngerjain yang oli transfer case. Cuman 1 liter doang nih. Cuman harganya juta-jutaan, cuy. Jadi transfer case ini dia yang menyalurkan tenaga ke roda depan nih melalui kopel yang ini, Guys. Terus di dalam sana ada gardan. Jadi roda depannya bisa bergerak. Ada tenaga dari mesin. Kalau yang belakang, roda belakang, dia langsung dari mesin direct ke belakang tenaganya. Oke, udah berhasil terbuka. itunya apa? Tempat oli transfer cage-nya. Sekarang kayaknya mau divakum deh supaya bersih total. Iya benar. Dimasukin biar oli lamanya benar-benar bersih total. Widih, kita lihat nih S58 M4 ya mesinnya 6 silinder 3000 cc. Tadi gua nanya-nanya mangkoknya sebenarnya ternyata kalau ganti oli service rutin sama aja sih. Cuman kalau kalian udah beli mobil gini pasti kan maunya olinya yang paling bagus ya. Tadi dikasih tahu ada oli yang spek racing itu per liternya Rp800.000-an, Guys. Berarti 6,5 lit Rp800.000 sekali ganti oli bisa R5 jutaan. Sudah mulai masukin oli transfer case. Caranya sama ya, di kenyot gitu. Dikenyot. Perolian udah selesai. Sekarang lagi kuras air radiator lagi, ya. Good news-nya tadi kata Mas mekaniknya udah enggak ada oli, cuman tinggal dikuras sekali lagi ya gitu ya. Airnya udah putih, Guys. Enggak ada minyak-minyaknya lagi. Mantaplah. Kita cek air buangannya ya. Kemarin itu gua lihat air buangannya tuh kalau kena cahaya kayak ada pelanginya ya. seperti air ada minyaknya. Tapi kali ini air buangannya udah lebih bening. Oke, guys. Akhirnya selesai juga ya semua servis si BMW X3 part 4 hari ini. Jadi gua habis itu sekitar R juta pas. Nanti untuk rinciannya akan ditaruh di layar aja ya. Kurang lebih itu tadi ada pergantian kuras oli matic, lalu oli transfer case, kemudian ada jasa dan lain-lain ya. sama ee cleaning segala macam lah. Pokoknya intinya habisnya di R5 juta. Moral of the story-nya, hmm apa ya? Ya bukan gua sok bijak ya, Guys. Tapi memang namanya juga beli mobil bekas pasti ada aja lah jajannya. Dan kapan waktunya kita enggak pernah tahu ya. Maka dari itu, gua selalu rekomen kalian kalau mau beli mobil bekas itu kalau budget kalian Rp200 juta, belilah yang Rp150. Harus ada spare. Paling enggak seperempat dari budget total kalian. Supaya apa? Supaya kalian punya budget untuk perbaikan seperti ini yang tiba-tiba mendadak ya enggak tahu kan. Karena umur-umur spare part mobil itu enggak pernah ada yang tahu. Ada perkiraan umur misalkan kayak Cooler matic umurnya sampai sekian sekian puluh ribu kilomet. Tapi enggak pasti juga. Jadi ya ada ada baiknya kalian sisihkan budget untuk perbaikan. Bahkan ya gua tadi ketemu sama pemilik BMW juga dia tuh ganti Cooler matic sama untuk mobil F30 seri 3. Begitu gua tanya, "Oh, udah nyebrang juga olinya?" Belum. Tapi dia tahu kalau itu sudah umurnya. Kalau enggak salah odometer udah berapa puluh ribu gitu. Terus dia bilang, "Kayaknya udah umurnya nih, udah gua ganti aja deh daripada keburu nyebrang." Nah, seperti itulah moral of the story yang bisa gua sampaikan ya. Jadi buat kalian yang punya mobil ini terlepas dari mobil baru eh dari mobil bekas atau baru tetap harus antisipasi dan kalau memang sudah ada budget perbaikan mobil itu bahkan sebelum rusak ya harus antisipasi. Ada budgetnya ya udah ganti aja. Once again, gua bukan sok bijak. Gua hanya sharing pengalaman pelihara sebuah BMW X3 dan ini adalah berpenggerak all wheel drive. Jadi, yang mana komponen kaki-kakinya jauh lebih rumit dan lebih kompleks. Jadi, ada komponen tambahan yang bisa rusak gitu. Dan buat kalian yang mau beli mobil Eropa, menurut gua sih enggak usah terlalu takut gimana banget ya. Yang penting kalian cari barang itu jangan dari pemilik sebelumnya yang suka ngakal-ngakalin. Nih, ini yang gua paling sebel nih. Kalau kalian dapat barang dari orang yang kayak gitu, itu biasa gua sebutnya orang chip skate. Orang tuh yang maunya gaya doang, tapi enggak berani keluarin budget. Giliran udah apa yang rusak diakal-akalin gitu. Misalkan nih, contoh gua pernah ketemu fog lamp deh gitu. Fog lamp kan bohlam ya. Nah, kalau original BMW atau khusus BMW X3 beli let's say Rp500.000. Tapi ternyata ada nih diakal-akalin. Oh, ada nih punyanya Kijang Krista apa LGX gitu. Fitmentnya sama harganya cuman Rp100.000. Ya, akhirnya dia belilah yang kayak gitu tuh Rp100.000 dicoloklah ke BMW. Biar gimana miripnya tetap pastikan dudukan sama mungkin tegangan watt segala macam pasti kan ada yang enggak sesuai ya. Jadi itulah asal atau muara sebuah mobil itu bisa rewel. Karena kalau kalian ngambil barang bekas dari mobil yang dari pemilik yang kayak gitu tuh chipskate pasti enggak benarlah. Sedangkan kalau gua dari dulu punya prinsip ambil mobil bekas ya udah parts yang mesti diganti langsung ganti. Dan kalau ada pilihan original ataupun imitasi gua pasti pilihnya yang original. Kecuali mungkin ada pertimbangan lain. Misalkan yang original sampai puluhan juta, yang KW-nya sekian juta. Berarti kan umurnya lebih pendek kan. Tapi kalau kita ambil yang KW lima kali kita ganti baru sama kayak ngambil yang ori sekali. Nah, kalau kayak gitu biasanya gua ada pertimbangan ngambil yang KW. Tapi kalau kayak kayak kemarin tuh selang ya kan original BMW Rp1 juta terus KW-nya 500 beda setengahnya doang. Udahlah mendingan yang ori aja gitu. So, ya udah hati lebih hati-hati aja kalau mau ngambil barang bekas. Enggak enggak terpaku hanya mobil Eropa aja. mobil Jepangan juga pasti kalau ketemu ngambil barangnya itu dari orang-orang chipskate kayak gitu pasti ada aja masalahnya dan biasanya itu ngerembet A dibenerin B C D E E E udah ngerembet terus dah makanya kalau ketemunya pemilik yang mau rawat ada budgetnya itu barangnya biasa oke banget. Alright kalau gitu sampai di sini dulu video kali ini ya guys. Terima kasih yang sudah menonton sampai akhir. Sampai jumpa di video berikutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube