realme 16 Pro+ 5G setelah 7 Hari (YouTube Video)
Bismillah. Alhamdulillahirahabbil alamin. Wasalatu wasalam ala rasulillah. Akhirnya Realme come back dan bisa dibilang kali ini mereka agresif banget. Enggak cuman masalah spesifikasi dan juga kelasan kamera, tapi dari sisi harga. Yuk kita omongin Realme 16 Pro Plus 5G review. Bengan Nobel Tech. Dan emang bisa dibilang si Realme ini selama beberapa tahun terakhir tuh agak limbung gitu ya. Pengin main spek tinggi harga murah udah enggak mau bermain di situ. Pengin bermain dengan kamera, orang udah muji, tiba-tiba kembali ke performa. Klaiming balik ke masalah handphone terjangkau tapi bisa ngegas untuk masalah gaming. Eh, dia ngeluarin lagi handphone ini yang punya performa kameranya bagus. Tapi harapannya emang adalah ini ee jadi semacam blueprint untuk Realme lah ya. bermain-main dengan kamera dan juga kemampuan e warna plus juga enggak ketinggalan spesifikasi dan juga harga yang udah bagus. Handphone ini dirilis dengan harga 899 varian 12512 dan harga ini bisa dibilang sangat bersaing untuk kelasan satu buah handphone yang mengandalkan kemampuan telekamera 3,5 times zoom. Bermain-main dengan kamera Realme selama 2 minggu terakhir bisa dibilang saya happy ya dengan performa kameranya. Karena tidak hanya tele kameranya aja, tapi main kameranya pun juga punya pewarnaan menarik. Kalaupun ada satu buah sistem kamera yang di sini rasa-rasanya perlu dimaksimalkan lagi adalah ultra wide angle-nya. Tapi sisanya it's doing more than enough untuk kita bisa mendapatkan hasil-hasil foto yang udah enak baik itu mau dipakai street ataupun juga pengin dipakai ala-ala portrait. Saya sempat diajak sama Realme jalan-jalan ke Blok M ngunjungin beberapa spot yang emang udah disiapin model dan segala macamnya. Ya, saya main-main di sana. Rasa-rasanya handphone ini udah cukup nih untuk kelasan seperti itu. Yang menariknya lagi adalah saat saya coba membandingkan dengan handphone yang juga baru rilis tapi juga punya tiga kali teleoom. Realme ini bisa dibilang secara ketajaman dan juga dynamic range-nya itu lebih baik. Untuk masalah warna, rasa-rasanya ini semua adalah preferensi pribadi aja. Tapi Realme mencoba meng-cover hal itu dengan membuat yang namanya vibe mode. Konsepnya ini simpel lah kayak humanistiknya Vivo gitu ya. Kita bisa menaruh-naruh filter dan bermain-main dengan filter itu. Jadi bisa mendapatkan hasil Rof Cam yang emang secara warna berbeda dibandingkan dengan foto-foto handphone pada umumnya. untuk perekaman videonya. Nah, ini yang emang bisa dibilang berasa banget ultra wide angle dari Realme 16 Pro Plus ini jadi after tot atau ya dianggap e angin lalu karena kemampuan perekaman videonya mentok di 1080 30 fps. Tapi good news-nya untuk modul kamera lainnya, kamera tele, main kamera, dan juga kamera depannya itu udah support sampai dengan 4K 60 fps. Satu hal yang juga enggak dilupain sama Realme terkait dengan imaging tentu adalah masalah AI. Nah, sabar sabar sabar. Jangan ditutup dulu videonya. [tertawa] mulai dari AI Lightm terus juga portrait light glow gitu. Intinya emang banyak hal-hal yang bisa kita coba main-main untuk level up satu buah foto yang mungkin kita rasa udah cakep secara komposisi cuman kayaknya pengin nambah-nambahin sedikit lighting di sini dan di situ ya tentu tidak harus digunakan but if you want it's there. Termasuk juga masalah AI racer yang bisa dibilang bekerja dengan cukup baik. Nah, untuk bisa mendapatkan hasil yang seperti ini, Realme tentu perlu satu buah spesifikasi yang bisa dibilang cukuplah untuk ngegas performa hari-harinya dari sisi kamera, ISP sampai juga dengan AI dan juga masalah gaming. Iya, handphone ini walaupun banyak konsen di foto, surprisingly performance gaming-nya bagus. Maka dari itu, Realme memilih menggunakan Snapdragon 7 G4 sebagai otaknya berpadu dengan RAM LPDDR 5X 12 GB dan juga storage 512 GB. Kalau kita ngomongin masalah benchmark syintetis, Realme 16 Pro Plus 5G ini bisa dibilang udah punya angka benchmark yang cukup baguslah untuk handphone yang konsennya itu difoto lagi-lagi bukan untuk masalah gaming. Bahkan performa gamingnya pun pas saya coba-coba ini bermain-main dengan CODM dan juga Mobile Legends. Surprisingly doing pretty well. Untuk Call of Duty, dia bisa mentok sampai dengan 90 FPS dengan bermain rata-rata FPS di 87 FPS. memang bukan yang paling smooth kalau kita ngelihat secara grafik, tapi tidak ada yang drop jauh sampai mengganggu permainan. Sementara untuk Mobile Legends sendiri dia ini emang masih topnya sama di 90 FPS dengan rata-rata FPS di 88 FPS dan kalau kita ngelihat secara game-nya sendiri enggak ada yang gimana-gimana performanya cenderung lebih stabil. Adapun di tengah-tengah ini tiba-tiba drop ke 0 FPS karena saya ngambil screenshot. Untuk masalah penggunaan sehari-hari sendiri, tentu juga si Realme 16 Pro Plus ini ya masuk dalam kategori aman untuk yang penasaran dengan performa editing. Nah, ini yang harus kita kulik gitu ya. Pas saya lagi coba untuk ngebuka satu buah file benchmark kita ini unboxing handphone dari Oppo. Filennya direkam menggunakan handphone 4K 10 bit 422 dan ternyata dia menjalankan bukan yang paling smooth but it's usable. Dan juga untuk waktu export time-nya sendiri itu sekian detik. Lagi-lagi bukan yang paling cepat, tapi ya ini masih masuk dalam kadar acceptable. Terlebih performa capcut yang memang semakin ke sini rasa-rasanya makin agak sedikit berat bahkan di handphone flagship pun. Untuk performa live stream sendiri saya sempat nyoba ee tapi memang tidak bisa full 2 jam saya live stream menggunakan hal ini. Entah kenapa kemarin saya mengalami kendala di bagian mic. Jadi ya hanya live stream sekitar 30 menit aja. Tapi selama live stream itu sendiri saya enggak mengalami yang namanya handphone-nya tiba-tiba kedet-kedet atau mungkin putus koneksi dan segala macam. Jadi ya okelah. Tapi emang baterai bukan yang paling hemat ya. Dia ini dalam waktu 20 menit berkurang sekitar 9%. Nah ngomongin lebih banyak tentang baterai, si Realme 16 Pro Plus ini baterainya udah sampai dengan 7000 mAh jadi digaspol pula. Enggak heran sebenarnya kenapa untuk waktu nge-charge-nya sendiri bukan yang paling cepat, masih perlu waktu lebih dari 1 jam. Tapi performa baterainya untuk dipakai main dan juga dipakai YouTube-an ini bisa masuk dalam kategori menyenangkan. YouTubean 30 menit full brightness dan yang digunakan itu hanya 4%. CODM 15 menit daya yang digunakan 3% dan MLBB 15 menit daya yang digunakan pun juga sama 3%. Jadi emang besarnya baterai Realme 16 Pro Plus ini juga di-support dengan e efisiensi dari sistem atau UI yang dipunya sama Realme ini sendiri yaitu Realme UI7 yang di mana nafasnya ini mirip dengan color OS yang baru dan udah menggunakan Android 16. Jadi masalah smoothness-nya dan juga fitur-fiturnya bisa ngobrol sama Mac OS-nya dan segala macam itu sama. Jadi rasa-rasanya menyenangkan untuk menggunakan device yang kelasannya ini terjangkau tanda kutip istilahnya untuk tahun 2026 gitu ya, tapi punya capability yang sama seperti kakak-kakaknya yang emang juga sudah lebih advance di dunia peros-an seperti Oppo dan juga Vivo. Nah, terakhir mungkin yang pengin dibahas dari Realme 16 Pro Plus ini adalah masalah desain. Nah, desain untuk Realme Pro Plus sendiri itu langsung datang dengan master design. Ada dua warna, yang warna gold dan juga yang warna grey. Hitam sih, tapi gry katanya. Ini [tertawa] bisa dibilang ee rasanya ini saya kegoocek sama body belakangnya karena tadi saya pikir akan datang menggunakan bahan kayak vagon lether. Tapi ternyata handphone ini datang dengan bahan body belakang itu dari silikon. Iya, ini itu adalah silikon. Kalau kita pegang emang rasanya kayak karet-karet gitu, tapi memang punya tekstur yang menyerupai kayak with atau gandum gitu ya. Rasa dipegangnya di tangan memang bisa dibilang handphone ini bukan yang paling tipis. Tapi setidaknya dengan desain yang agak curvy baik dari layarnya ataupun juga body belakangnya, Realme nyoba nih ngasih look yang memang bisa terlihat tipis walaupun tetap rasanya emang pas dipegang ya agak lumayan tebal lah. Satu hal yang mungkin harus dihighlight adalah fakta bahwa Ri ternyata masih menggunakan layar lengkung di sini. Beberapa orang suka, beberapa orang enggak suka. Saya enggak ada masalah dengan yang lurus ataupun dengan yang melengkung. Sama-sama aja. Tapi saya lumayan agak terkelitik dengan finishing bagian side frame dan juga bagian kamera buff-nya. Di mana di sini Realme memutuskan untuk menggunakan finishing glossy atau mengkilat. Ngerti sih? Mungkin memang nafasnya itu yang diinginkan seperti itu gitu ya. Body bagian belakang mat. Jadi aksennya ya sengaja dibikin shiny dan juga glossy. Tapi satu hal yang bikin saya gemes itu adalah glossy-glossy ini gampang banget nempel sama yang namanya sidik jari termasuk di bagian kamera bum. Benar, secara performa sih enggak ada terganggunya. Tapi masalah estetik balik lagi, masalah selera tinggal ente. Kira-kira masuk apa enggak sama yang modelannya seperti ini. Satu hal yang harus dihighlight ya sebenarnya dari Realme 16 Pro Plus ini adalah masalah harga. Ya, saya omongin lagi deh. Masalah harga hadir di 2026 dengan varian 12512 itu start 8999. Dan ini adalah harga yang menurut saya sangat sangat sangat sangat menarik. Karena banyak banget di luaran sana handphone-handphone yang secara spesifikasi itu enggak nyampai kayak Realme, tapi harganya itu mendekati atau bahkan yang spesifikasinya di atas sedikit dibandingkan dengan Realme atau di atas banyak lah ya. Tapi harganya juga meningkatnya itu cukup banyak. Makanya banyak teman-teman T Creator yang pas tahu harga dari si Realme 16 Pro Plus ini 89 itu kayak wah Realme ada galak-galaknya juga nih. Apakah ini menjadi tahun kembalinya atau tahun comeback-nya Realme dengan 16 Pro? Ya, kita lihat aja. Tapi satu hal yang saya enggak akan heran kalau misalkan ternyata cukup banyak nantinya orang-orang yang membela Realme perpaduan spesifikasi dengan harganya yang bisa dibilang berani, yaitu hadirnya di handphone yang satu ini Realme 16 Pro Plus 5G. video for today. Ta diri alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Pasar smartphone midrange di pertengahan tahun 2026 ini sedang menghadapi badai kenaikan harga yang kian tidak masuk akal, memaksa konsumen untuk ekstra jeli dalam...
realme C100 membuktikan bahwa ponsel kelas menengah ke bawah tidak selalu harus berkompromi soal daya tahan. Di tengah persaingan pasar yang ketat, perangkat ini...
Menemukan True Wireless Stereo dengan fitur Active Noise Cancellation premium biasanya membutuhkan anggaran jutaan rupiah. Namun, kejutan datang dari Realme Buds...
Pasar True Wireless Stereo (TWS) ramah kantong kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru yang berani membawa spesifikasi kelas atas ke segmen harga...
Pasar ponsel pintar kelas menengah sering kali didominasi oleh nama-nama besar yang membuat kita abai terhadap permata tersembunyi dengan potensi luar biasa....
Pasar smartphone kelas terjangkau kembali diguncang oleh kehadiran realme C100 yang membawa spesifikasi di luar nalar, terutama lewat baterai raksasa berkapasitas...
Kapasitas daya yang masif sering kali menjadi daya tarik utama saat memilih ponsel pintar baru, tetapi benarkah angka besar pada spesifikasi menjamin daya tahan...
Di tengah gempuran ponsel pintar yang makin tipis dengan kapasitas baterai yang begitu-begitu saja, pasar teknologi dikejutkan oleh kehadiran sebuah perangkat yang...
Pecinta gadget kembali dikejutkan dengan kehadiran lini terbaru yang membawa spesifikasi di luar kebiasaan kelas entri. Kali ini, perhatian tertuju pada daya tahan...
Pertarungan di kelas flagship killer kembali memanas lewat duel sengit antara iQOO 15R dan Realme GT7, dua ponsel yang datang dari generasi berbeda namun membawa...
Tren perangkat audio open-ear kini semakin memanas dengan kehadiran realme Buds Clip, sebuah dobrakan baru yang siap menantang dominasi merek premium di pasar TWS...


















