REBEL - Review Benda Benda Lucu Part 1 (YouTube Video)
Selamat datang Kichwa Mina sang rakyat Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja. Selamat datang di segmen baru kita label review benda-benda lucu episode perdana episode 1. Wah, akhirnya setelah sekian lama aku muncul lagi di kamera. Halo semuanya, aku Azula. Wah, bukan Azwa ya. Enggak tahu tuh siapa yang waktu itu pertama kali nulis Azwa dan akhirnya di kolom komen semuanya ngikutin Azwa juga gitu. Ya udah, langsung aja daripada kebanyakan janji dan basa-basi kayak kelakuan pejabat negeri, langsung aja kita mulai episode 1 dari Leview benar-benar lucu. Oke, jadi di depan aku ini udah ada empat benda-benda lucu yang kita akan review hari ini. Semuanya ini semacam Home Assistant gitu, jadi satu tema ya. Ya, kayak Google Assistant, terus habis itu Alexa, Sili, ya, semacam kayak gitulah. Jadi ini tuh semua bisa pakai voice command tapi versi affordable. Kecuali yang ini sih, ini tuh bukan buat rumah sih, ini buat mobil. Jadi bukan home assistant tapi car assistant. Dan ini semuanya kita beli di toko yang sama. Nama tokonya bebek official store. Beristirahat sekarang. Sebenarnya keren aja sih ini benda-benda lucu kayak gini ada official store-nya. Cuman tuh waktu kita mau check out kan nama tokonya kan bebek official ya, tapi bebek pintarnya enggak ada gitu. Jadi akhirnya kita beli yang lain aja dan ternyata kita nemu benda-benda yang lebih lucu lagi, akhirnya kita beli yang lain. F kita beli balang-balang ini tuh berdasarkan penasaran dan gabut aja karena ini tuh somehow lewat mulu di FWP pas kita scrolling-srolling kayak di TikTok atau Shopee kayak gitu. Jadi ya udah akhirnya kita beli semua nih deh. Oke langsung aja kita cobain dari barang pertama kita. LAIP001. LAIP001 ini tuh smart plug gitu ya, Guys ya. Ini tuh staker, plug, soket atau colokan yang bisa jadi home assistant juga. Ini ini tuh harganya kalau kita lihat di official store-nya itu Rp106.000. Sebenarnya kalau dihitung atau kita pikir tuh cukup pricey ya untuk ukuran stop kontak. Aku lagi colokannya cuma satu gitu kan. Tapi kita lihat nanti apakah kualitasnya sebanding dengan harganya ini yang tidak murah juga. Kalau dari deskripsi produk tokonya sih ini adalah device untuk memberikan kemudahan dalam mengontrol perangkat elektronik Anda hanya dengan perintah suara. Tuh, di deskripsinya juga dia bilang kalau ini kayak Alexa, Google Assistant sama Siri. Dapat menyalakan, mematikan atau menjadwalkan waktu penggunaan perangkat elektronik Anda tanpa menyentuh tombol. Ini keren sih. Oke, cocok untuk lampu, kipas angin, pemanas air, perangkat dapur, dan banyak lagi. Ini dari deskripsinya aku kayak OP banget ya, padahal cuman colokan doang. Tapi ya kalau emang se itu dengan harga Rp106.000 untuk satu butir colokan ini ya harusnya sih worth it ya. Tapi ya udah kita langsung buka aja kotaknya ya. Kita buka dulu boknya. Nih dia ini. Uh di boksnya dia ini ada dua balang aja nih. Ini ada si balangnya sama buku manual. Udah itu doang isi kotaknya ya. Buat apa lain-lain ya? Pertama kali aku pegang agak kaget sih. Dia tuh agak belat gitu. Kupikir kan kalau kayak colokan biasanya itu ringan ya, kayak cuman ya udah gitu kan. Tapi ini tuh cukup berat loh, kayak stury gitu, solid. Bahannya juga kayak plastiknya enggak tahu ya plastik mula atau plastik biasa tapi ya pokoknya beginilah dia cukup oke. Terus ini kalau dilihat di depannya ada tulisan bebek pintal. Ini kalau kalian dia mendengal ini kalau kalian lihat di sini ini nih kayaknya aku kenal sih fontnya. Ini font bebas ya. Ini font sejuta desainer. Terus di bawahnya itu ada kayak apa nih? Tombol on off gitu ya. Enggak tahu ini buat apa dan gimananya, tapi ya udah pokoknya begitu. Ini di kanannya ada lubang. Halusnya sih ini lubang mic ya. Jadi biar dia itu bisa dengar perintah kita. Terus di sebelah kirinya ini lubang speaker karena titiknya lebih banyak. Oke deh kalau gitu langsung aja kita cobain. Karena aku sendiri sebenarnya juga udah cukup penasaran dan aku gak tahu ini tombol yang ini tuh buat apa. Karena kan katanya voice assistant ya, maksudnya langsung pakai suara ya tapi kenapa ada tombol on off-nya gitu. Apakah apakah fungsinya itu untuk kita ceklekin ketika kita magel buat ngomong atau gimana? Ya udah pokoknya kita langsung cobain aja. Kita colokin di sini deh yang warnanya ungu. Aduh. Nah, udah. Nah, ini kalau kata buku manualnya kita tuh harus bilang bebek pintal. Halo, Kakak. Nah, tuh. Dengar enggak sih? Coba lagi. Nah, dia dengar. Dia langsung jawab. Langsung jawab. Lucu banget lagi. Kalau dari ininya sih, kalau dari buku manualnya itu cuman nyalain sama matiin doang. Oh, sama timeler. Jadi katakanlah nih kita masak nasi gitu. Misalkan masak nasi atau apa ya sesuatu. kita misalkan ngecas HP gitu, terus kita enggak mau nyala banget, nyala banget kita enggak mau nyala lama gitu kan. Nah, itu kita bisa langsung kita bisa nge-timer, kita bisa nge-timer dia jadi dia enggak terlalu panjang gitu. Enggak terlalu panjang nyalanya enggak terlalu lama gitu. Kita bisa atur ini ada pengaturan setengah jam, pengaturan 1 jam. Oh, tapi dia ternyata enggak bisa kalau kita belum saying the magic word. Ini di depan aku udah ada lampu yang kita bakalan pakai buat ngetes bebek pintal. Matikan lampu. Nyalakan lampu. Nyala, Guys. Gila, lucu banget. Kita bisa enggak usah pakai tangan. Ini cocok banget buat orang-orang Magel. kayak aku enggak mau jalan, mau nyalain kayak malas kan jalan gitu kan malam-malam udah lebahan udahlah langsung aja gitu. Dia cukup berisik sih tapi kayak tiap kali ini kalau aku lihat dari buku manualnya mungkin sekitar berapa ya? Enggak ada sih sebenarnya enggak ditulis di sini tapi kayak sekitar mungkin 10 detik 15 detik gitu atau lebih atau kurang enggak tahu ya. Pokoknya sekitar 10 detik atau 15 detik itu dia mati. Nah, kalau mati dia berisik, dia bunyi pip gitu tadi. Nah, ini tuh dia. Ini tuh unik sih. Kalau aku baca di buku manualnya itu ada perintah buat tambah nama panggilan. Ya, ini unik banget soalnya jadi kayak pialaan gitu. Kita punya stakle yang bisa kita kasih nama, kita punya colokan yang bisa kita kasih nama. Nah, caranya buat ganti namanya dia itu adalah dengan ngomong tambah nama panggilan. Kita coba ya, Bebek Pintal. Tambah nama panggilan. Ucapkan nama yang kamu mau. Muliono. Pembelajaran berhasil. Oke, kita coba ya. Muliono. Matikan lampu. Ternyata Muliono enggak mau disulu-sulu, Guys. Maunya nyulu-nyulu doang. Muliono. Matikan lampu. Matikan lampu. Ya, ini sih kalau aku li 8/10 ya. Soalnya overall ini sih cukup fungsional buat ya manusia-manusia magle sih kayak aku gitu kan yang enggak mau jalan buat cetekin stop kontak. Nah, build quality-nya ini juga oke. Minusnya dia ini sebenarnya cuman bisa nyalain sama matiin benda yang nyolok ke dia. Padahal kan ini bilangnya home assistant ya. Tapi kalau cuman colokan satu begini sih kata aku mah bukan home assistant tapi colokan assistant aja gitu. Cuman bisa nyalain matiin si colokan ini. Langsung aja kita lanjut ke balang kedua dan ketiga. Ini aku satuin karena basically mereka tuh sama namanya Hello Nuki semua tapi ada generasi satu dan generasi dua. Kenapa kita beli dua? Karena ya penasaran sih sebenarnya upgrade-nya apa sih dari Hello Nuki yang satu ini ke yang kedua gitu. Tapi ini keren sih. Maksudnya enggak keren juga sih. Lucu aja sih soalnya dua kali lipat banget loh. Coba deh ini kalau dilihat ya kotaknya yang satu sekecil ini, yang satu sebesar ini. Gemas. Nah, yang lebih kecil ini gen satunya. Nah, kalau yang gen 2 itu ya kayak yang tadi aku bilang sih lebih gede gitu kan jauh lebih gede. Oke, kalau gitu mari kita buktikan apakah yang lebih besar itu performanya lebih baik. Jadi apakah size matter ini kalau kita lihat di boksnya ini udah ada gambar produknya ya di depan nih kayak lucu gemes gitu kayak panda, kayak kucing, kayak kayak apa ya? Kayak kayak hewan pokoknya lah. Ini ada telinganya. Pokoknya gemes banget gitu. Oh, ini aku tahu, Guys. Aku tahu kenapa dia dikasih nama Hello Nuki. Karena ini tuh dari kata Tanuki. Tahu Tanuki enggak? Tanuki itu adalah rakun Jepang. Wow. Oh, udah dapat balangnya. Wah, ada standnya, ada kaki kecil gini. Terus sudah dapat charger. Jadi, kita enggak perlu cari charger lagi. Walaupun ini type C ya. Tapi bagus sih kalau udah pakai type C gini. Jadi, semua kita kan udah biasa tuh kalau pakai HP apapun kan sekarang kan type C ya. Oh, tapi kalau ini dia gak bisa. Oh, dia halus dicolokin. Oke, sudah colok. Terus kita colokin ke si Nuki. Selamat menggunakan alarm suara pintar. Anda bisa menggunakan alat ini dengan memanggil Halo Nuki. Halo Nuki. Lucu banget. Ih. Oke. Gemes banget. Kita coba. Kita coba. Kita coba. Ini ada dari suara dia deh. Halo, Nuki. Besarkan suara Anda. Suara besar. Kecilkan suara Anda. Suara sudah kecil. Suara paling besar. Suara paling besar. Suara paling besar. Bik sudah maksimal. Kencang banget. Suara paling kecil. Baik. Ih, kecil banget. Terus dia juga bisa jadi lampu ini. Coba deh nyalakan lampu malam. Paling telang lampu malam sudah paling terang. Lucu banget. Halo, Nuki. Halo, Kakak. Cocokkan AC. Anda bisa menyebut merek AC. Contoh AC Gri. AC Gli. Baik, sudah diatur. Oke. Halo, Nugi. Nyalakan AC. AC sudah dinyalakan. 25 derajat. 25 derajat. Ini benar-benar sangat amat berguna. Udah macam Alexa, macam sili gitu. Sumpah ini Ken sih. Sekarang kita coba buka kotak kedua yang gen du versi upgrade-nya versi naik class. Wah, di dalam kotaknya ada balangnya. Ih, lucu. Lihat deh kalau kalian lihat ya. Perbandingannya gemes banget. Yang satu sebesar ini. Yang satu ini setengahnya loh. Tapi lihat ini yang ini gemuk. Ini benaran kayak tanuki sih. Gemuk ada ekolnya terus mukanya kayak lebih lebih lebar gitu kan. Yang ini kecil tuh kalau kalian lihat tuh kecil. Eh, dia belum mati. Halo, Nuki. Oh, harus cocokkan dulu. Cocokkan TV. Silakan tekan tombol buka. Berhasil mencocokkan. Silakan gunakan. Cocok coba ya. Hello Nuki. Nyalakan TV. Baik, buka. Ternyata dia enggak mau, Guys. Enggak tahu kenapa dia agak ngeyel ternyata anaknya. Tapi ya udah mungkin entah kenapa entah apa. Saya akan beristirahat. Ya udah intinya sebenarnya kalau ngatur AC atau apa bisa bisa semua gitu kan. Cuman kalau TV ini enggak tahu mungkin apakah kita ada kesalahan konfigurasi atau gimana tapi dia akan agak elol enggak tahu apa mungkin infrared-nya sesuatu kehalang apa kita enggak ngerti tapi tadi kita cobain enggak bisa entar mungkin kita cobain lagi. Semoga bisa ya ya tapi sejauh ini kita cobain dia enggak mau gitu. Terus kita cobain lampu deh sekarang. Halo Nuki. Halo Kakak. Nyalakan lampu malam nyala. Kalau dibandingin sama yang ini, ini kan yang gen satu ini kayak cuman di pelutnya nyala gitu kan. Kalau saya akan beristirahat sekarang. Iya, istirahat dulu boleh. Ini kan yang bawahnya ini kayak pelutnya nyala semua. Nah, kalau yang ini dia cuman mulutnya doang yang nyala. Jadi kayak kalau dilihat sih lebih estetik sih. Baguslah, gemas. Tapi kalau boleh kita kasih rating ya, kita kasih rating aku deh. Aku mau kasih rating ya 9/10 deh untuk sementara ini. Karena dia lucu, gemes, dan fungsional. Maksudnya dia bisa nyalain lampu, bisa ganti ini apa segala macam bisa. Sayangnya TV enggak mau gitu. Enggak tahu kenapa TV-nya enggak mau gagal. Tapi ya udahlah enggak apa-apa. Mungkin mungkin ada kesalahan kita gimana tapi nanti kita coba lagi. Kalau berhasil kita bakalan kasih tahu. Nah, yang ini dia pakainya baterai. Spesifikasinya dia itu 15.000m* 2. Berarti artinya dia 3000 mamp satu ininya. Dia ukuran baterainya lebih gede daripada iPhone 12. Nah, ini juga kelebihannya adalah karena mereka itu pakai bahasa Indonesia jadi ee apa ya? Kayak lebih natural kita bisa penggunaannya lebih gampang lah kayak gitu ya. Overall okelah kalau mau buat di rumah gitu buat magel-megelan nyalain AC, nyalain TV atau apa, dia bisa kok bantuin kita. Kita lanjut aja ke barang terakhir kita. Barang keempat ini adalah Smart Car Charger. Berarti ini bukan home assistant ya yang tadi ya. Ini bukan home assistant beda sendiri. Ini adalah call assistant bukan home. Di dalam kotaknya ada bendanya sama ada buku manualnya. Udah itu doang isinya. Enggak ada apa-apa lagi. Enggak ada aksesoris atau apa atau apa, tapi ya gitu. Oh, ini ini sih kalau W Allahu Akbar jatuh ya. Maaf ya. Ini cukup ringan sih kalau ini dibandingin sama balang-balang yang lain ya. Mungkin karena dia kecil dan ya udah gitu kan. Enggak ada speaker apa ada ya? Oh ini kayaknya enggak ada speaker deh. Tuh kalau kita lihat di badannya ini enggak ada speaker sama sekali. Berarti logically mungkin dia akan pakai speakernya mobil karena kalau kita lihat di kotak ini itu dia fungsinya untuk mengatur kayak lagu terus ada Bluetooth atau apa gitu kan kayak nih lagu sebelumnya naikkan volume tapi panggilan dan sebagainya itu pakai voice comand gitu terus dia bisa buat ngecas juga jadi di depannya ini ada type C sama type A. Oh yang type A itu kita bisa ini guys bisa buat apa nih? Ada ada icon musiknya. Berarti harusnya kita bisa colokin sesuatu kayak mungkin flash disk. Flash disk. Ada yang masih pakai flash disk enggak? Ya, pakai flash disk atau mungkin pakai HDD eksternal, SSD eksternal gitu kan. Itu dicolokin ke sini. Harusnya dia bisa nyalain lagu. Terus dia ini bisa apa nih? Ini ada tombolnya ada macam-macam. Jadi mungkin kalau semisal kita lagi enggak bisa ngomong atau apa gitu kan udah udah malam atau gimana ini bisa diatur dipencet pencetnya langsung manual aja pakai di sini nih ada call ada musik stop gitu kan ada buat apa forward ngecas jadi bisa buat ngecas HP-HP apapun yang udah misalkan type C to type C jadi ini lebih cepat sih harusnya ya karena type C to type C yang ini type A to type C eh type E tuh terserah mob apa. Ya udah nanti ini langsung aja kita cobain dia di mobil. Jadi setelah ini kita akan keluar ya. Ini kita udah bawa balangnya ya. E tadi aku juga udah bawa ininya buku manualnya. Terus nanti langsung aja kita cobain. Oke nih udah kita langsung tancepin. Nah ini tuh kita harus ngubahin frekuensi ladionya disamain sama yang ada di situ. Terus kita ubah. Nah, ini nanti kalau udah udah sesuai udah sama kita bisa kita langsung nyambungin ke Bluetooth HP LAI. Nah, ini dia LAI C001 ini udah udah kan. Nanti kalau udah dia bakalan bisa nge-play lagu yang kita play dari HP. Jadi kayak dia tuh kayak Bluetooth transmital gitu juga gitu. Kita coba play lagu ya dari Spotify ini harusnya. Nah, ini kalau misalnya gak kedengaran kayak gini, berarti dia suaranya tuh masih kecil. Kita kencenginnya tuh bisa dengan voice control aja. Kayak misalkan nih, bebek Nah, itu dia udah kalau udah melah coba lagi ya. Bebek pintal. Nah, itu kalau udah kedip-kedip berarti dia itu udah dengar kita. Kita bisa langsung ngomong bebek pintal. Halo, Kakak. volume maksimal [Musik] nih di HP-nya itu udah maksimal tuh tadi kalau dilihat bebek bintal. Volume maksimal tuh kelihatan kan ya tadi ada Bluetooth-nya tuh bluetooth apa ya? Kayak volumenya full gitu kan. Nah, ini ini berarti kalau suaranya masih enggak kedengaran di mobilnya terlalu kecil jadi kita gedein lagi berarti ini udah gitu. Nah, dia juga ada yang lain, Guys. Ternyata kayak kita kalau mau kecilin dulu. Oh, kita kecilin dulu. Oke, kita kecilin dulu biar kedengaran. Oke. Copyright. Oh, iya betul. Oke, ini kita kalau mau ngubah-ngubah lagi itu juga bisa gampang banget karena pelintahnya tuh udah macam-macam dan ternyata dia itu bisa kayak kita langsung nih ya musik stop. Eh, belum dipanggil bebek bintal. Musik stop. Nah, itu dia tuh berarti udah berhenti lagunya gitu. Jadi, dia itu e bahasa yang kita pakai itu full pakai bahasa Indonesia dan dia itu bisa apa ya? Kayak bahasanya tuh natural gitu, enggak perlu yang kayak pakai bahasa baku atau apa kayak gitu. Jadi itu sangat amat memudahkan. Kita bisa kayak misalkan pas lagi nyetil gitu kan, terus kita mau ngubah-ngubah itu enggak perlu kayak pencet-pencet, enggak perlu apa, cuman cukup pakai omongan aja, pakai suara aja gitu. Oke. Oke, kita masuk ke babak penilaiannya ya. Tadi kita udah cobain kan si Carl Assistant ini eh smart charger ini itu kalau kata aku sih mungkin 8 8/10 kali ya kayak ya udah ya cukup ok lah maksudnya dia fungsional bisa bisa benar mendengarkan dan nyala gitu kan terus kayak kita gonta-ganti warna atau apa itu juga berfungsi dengan baik gitu ee cuma tadi kita emang kita enggak bisa lama-lama karena di luar tuh lagi panas sekali jadi ya udah kita a tadi cobanya cuman sebentar tapi menurut aku tu udah cukup cukup lah buat apakah benda ini itu buat menilai apakah benda ini itu fungsional dan ee sesuai dengan klaimnya gitu ya. Itu tadi episode pertama dari label review benda-benda lucu. Ini semuanya beneran lucu dan beneran gemesin. Fungsional semua enggak ada yang bener enggak ada yang kayak zong banget atau gimana kan kadang kan kita takut ya kalau lihat di sosmate gitu terlalu viral ternyata waktu kita beli tidak berguna sama sekali gitu kan. Jadi ternyata ini beneran bisa berguna, fungsional semua. Enggak ada yang zong. Aku pribadi kalau aku boleh memberikan opini itu aku suka yang ini. Aku paling suka Hello Nuki yang generasi dua. Kenapa? Karena dia gemesin banget. Dia bentuknya lucu. Terus dia ini fungsional. Benaran fungsional pakai baterai. Jadi apa ya? Kayak ya udah gitu kita enggak perlu 24/7 nyolokin terus. Dia bisa dia nyala gitu kan. E terus habis itu dia beneran bisa menyalahkan AC, mematikan AC, terus beneran bisalah pokoknya benar benar-benar membantu sekali dan dia lucu. Itu sih sebenarnya paling utama dia. Warnanya lucu dan bentuknya lucu. Eh, oke. Tadi tuh kan kita udah nyobain nih. Terus aku tuh cukup penasaran ini kan ada semuanya kan ada kayak namanya tuh bebek pintar. Nyala. Tapi di semua benda ini, enggak semuanya sih yang ini enggak ada sih. Tapi di semua kotak itu ada tulisannya Lipple AI. Aku enggak tahu. Jadi aku sebenarnya enggak tahu kan kita belinya itu di official store-nya official store bebek pintar gitu kan. Eh, Bebek Pintar official store. Iya, itu official store gitu kan. Tapi semuanya itu tuh ada level AI. Jadi aku enggak tahu sebenarnya ini tuh produknya siapa. produknya bebek Pintar atau Halo, Kakak produknya bebek Pintar atau produknya si Lipple AI ini. Aku sebenarnya enggak ngerti ini sebenarnya produknya siapa. Soalnya di stolnya Lipple AI harganya lebih mahal daripada harganya yang di Bebek Pintar Official Store kayak gitu ya. Overlown ini udah cukup oke semuanya. Ini menurut aku bisalah recommended kalian kalau mau beli, beli aja cukup membantu dan beneran bisa mendengarkan dan ee apa ya kayak responsif lah dengan apa yang dengan kita yang kita omongin. Terus ini ini karena pakai bahasa Indonesia jadi ini memudahkan kita semua gitu. Ya udah segitu dulu episode kita kali ini. Episode pertama dari label. Kalau kalian suka silakan komen. Kita mungkin akan membuat video kayak gini lagi kalau memang responnya bagus gitu ya. Terus kalian bisa share ini ke saudara-saudara kalian juga yang mungkin magel buat nyalain lampu kayak aku gitu kan. Tinggal pakai yang ini terus colokin aja si lampunya ke sini gitu. Nanti dia bisa nyala kayak gitu kan. Ya udah segitu aja aku Azula. Sampai jumpa di episode selanjutnya. Bye- bye.
