REDMAGIC 11 PRO+ MAKIN GILA! Ada Liquid Air Cooling System 🌪️❄️🎮 (YouTube Video)
Ya, Guys. Kembali lagi bersama dengan Diar. Nih, banyak banget yang DM, yang komen. Bang, bahas dong. Red Magic 11 Pro Plus. Nah, ini dia udah ada di meja redaksi Diarom. Beh, kayaknya channel Diarom enggak pernah absen ya bahas Red Magic ya. Dari awal sampai yang terbaru ini ada terus. Karena Red Magic adalah salah dua smartphone gaming yang tetap konsisten ada sampai sekarang selain ROG Phone. Saya juga penasaran tuh ROG Phone 10 kayak apa ya? Nah, di Red Magic 11 Pro Plus ini dia punya sistem pendingin yang keren banget. Istilahnya tuh kayak liquid plus air cooling system. Jadi peninginnya tuh pakai cairan dan pakai udara. Hei, kayak gimana tuh ya? Penasaran? Penasaran? Yuk, langsung aja kita bahas Red Magic 11 Pro Plus. Lego. Oke, jadi ini dia boxnya dari Red Magic. Dia warnanya warna abu-abu gelap. Kayaknya baru kali ini rada beda ya. Dan kita tahu ya kalau Red Magic itu selalu pakai chipset terkini dan ini udah pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 nih guys. Boknya kayak gini warna abu-abu gelap. Ada logonya Red Magic. Di sini logo topeng robot ya. Di sini tulisannya Win More Game Plus. Oke, di sini tulisannya Red Magic aja. Nah, di sini saya ambil yang varian. RAM-nya 16 GB. Internal storage-nya itu yang 512 GB. Dan ini saya ambil yang warna hitam. Udah enggak banyak tulisan apa-apa ya. Di baliknya juga enggak banyak tulisan informasi apa-apa. Oke, langsung aja kita bahas. Tapi sini ada tulisannya DTSX, Snapdragon Sound, pokoknya. Pasti semuanya terjaminlah. Red magic itu ya mulai dari performa, sound-nya, apa namanya layarnya, kameranya, atribut-atribut gamingnya. Udahlah langsung kita buka. Wup. Mantap. Iya. Uh. Uh. Wah, boksnya aja udah seram begini ya. Ya, ini dia dapat boxnya dan ada logonya si Red Magic. Kita langsung buka aja di dalam sini dapat apa aja. Nah, di sini tuh ada sim ejector ya. Bentuknya kayak Google Map enggak sih? Tanda map kayak begitu. Kemudian di sini ada buku panduan singkat ya dalam bahasa Mandarin karena ini hanya baru ada di China ya, China version. Nah, ini kita lihat di sini ada dapat casingnya itu hard case. Menarik nih hard case-nya dia kayak burem ya, kayak dove ya di bagian belakang. Tapi pinggir-pinggirnya ini sama deng. Maksudnya di bagian belakang ini yang mengkilat tuh. Saya pikir tadi di bagian sininya mengkilat. Di sin di sininya itu dove. Ternyata enggak. Sisi luarnya itu dove semua ya. Tapi dalamannya yang mengkilat. Wus. Mantap. Ya, langsung aja kita lihat di dalam boxnya dapat apa lagi, ya. Ini dia smartphone-nya. Kita angkat. Uh, berat loh. Berat loh. Ya, di sini dapat kabel charger warna merah. Dalamannya warna hitam double type C ya. Oke, kemudian di sini dapat kepala charger ini. Oke, saya udah pengalaman nih, Guys, kalau buka kertas ini langsung sobek dari tengahnya. Karena kalau dari sini setengah mati. [tertawa] Oke, ini dia kepala charger dari Red Magic 11 Pro Plus. Hm, mantap. Nah, udah enggak ada apa-apa lagi ya. Langsung aja kita bahas ke si smartphone-nya Red Magic. Kita sobek dari sini. Wow, wis mantapnya. Wuduh. Du du duh. Oke, seperti biasa ya dia ngotak selalu ya si red magic ini. Dan coba kita intip dulu bagian belakangnya. Wah, ini dia keren banget, Guys. Ini dia liquid plus air cooling system-nya nih, Guys. Wah, nanti ini dia bisa gerak-gerak nih, Guys. Tumben loh, ya. Ada smartphone yang bisa ada liquid plus air cooling system-nya kayak begini. Serem nih, Guys. Oke, sebelum kita lanjut soal desain, kita lihat dulu yuk Simre yang dipakai dari Red Magic 11 Pro Plus-nya. Ini dia pakai SIM tray model eh ya, dia menyediakan dua slot nano SIM enggak menyediakan slot micr SD. Iya, modelnya sandwich ya. Hmm. Nah, nih guys kita lihat desainnya. Kita mulai dari sisi kanan ini. Ramei ya. Ada tombol power on off, tombol volume para suara, ventilasi, ada fan coolernya nih. Salah satu smartphone yang punya fan cooler di dalamnya. Nah, di sini ada tombol game mode mo the game. Kemudian di sini ada air trigger L1 R1 buat main game ya. Pencet-pencetnya dari sini, Guys. Kemudian di sisi atas ini kita bisa lihat ada jack audio dan mikrofone. Polos ya di sini ya. Kemudian di sebelah sini kita lihat tuh ada eh ventilasi lagi buat lubang eh internal fan coolernya. Kemudian di sini ada semacam apa ya ini ya? Game mode juga nih, Guys. Kemudian di bagian bawah sini kita bisa lihat tuh, Guys. Ada speaker port C, mikrofone dan garis antena dua buah dan slot SIM tray yang udah kita buka. Kemudian di bagian belakang ini adalah yang paling keren dari varian red magic. Kita bisa lihat nih ada tiga buah kamera. 123 LED flash logonya eh Red Magic dan di sini ada eh simbol dari chipset Snapdragon. Nah, kemudian di sebelah sini ada RGB light untuk internal fan cooler-nya yang nanti anginnya akan berhembus ke ventilasi yang ada di sini. Nah, ini dia liquid plus air cooling system-nya. Nanti dia kalau bekerja dia akan kayak mengalir gitu, Guys. Jalan ser gitu. Gunanya dia akan melewati si air-air-nya ini ke si bodinya dalam smartphone ini. Jadi, diharapkan bisa menjadi lebih dingin. Nanti kita tes aja, ya. Keren sih kayaknya. Baru kali ini smartphone yang memperlihatkan mempertontonkan liquid plus air cooling-nya di bagian belakang sini. Smartphone lain sih ada. Saya pernah dengar kalau engak salah dari Oppo ya, tapi enggak diperlihatkan. Ketutup gitu, Guys. Oke. Dan ini modelnya transparan, ya. Kita bisa lihat bagian-bagian dalamnya. Oke. Dan di bagian depan ini ada satu buah ee kamera selfie tapi under display ee kamera ya. Jadi kameranya dibenam di bawah layar jadi enggak kelihatan. Udah menjadi ciri khas dari Red Magic lah ya. Oke, langsung aja kita nyalain. Hap. Wih, red magic powered by Android. Wih, petir. Cet. Oke. Hei, ada siapa ini? Ini maskotnya dari Red Magic nih. Animasi ya, Guys. Tuh. Oke, ini guys tampilan dari interface-nya Red Magic 11 Pro Plus dan saya udah instal beberapa aplikasi ya. Kita lihat aja nih di bagian sini about phone. Nah, tuh dia pakai Android version-nya 16 terus pakai chipsetnya Snapdragon 8 Elite Gen 5 mobile platform nih ya. Terus nanti deh kita bahas pada saat ee AnTutu ya. Nah, si Red Magic 11 Pro Plus ini memiliki dimensi dengan panjang 163,8 mm. Lebarnya 76,5 mm dengan ketebalannya 8,9 mm dan beratnya ini sekitar 230 gr. Jadi tergolong smartphone yang berat ya. Iyalah ya. Banyak banget komponen yang ada di sini. Wih, lampu RGB-nya udah nyala-nyala, cuy. Tuh, nanti kita bahas ya. Kemudian dia memiliki bentang layar 6,85 inch dengan jenis layar AMOLED 1 billion color 144 Hz dengan resolusi layarnya 1216 * 2.688 piksel. Hm, mantap ya. Nah, di sini ada menu yang namanya light strip nih, Guys. Yang ini kita klik aja. Nah, di sini ada tulisannya fan dan lighting mode. Nah, fan ini buat ngatur warna yang ada di sini internal fan cooler-nya. Nah, [musik] sedangkan lighting mode ini buat warna-warna RGB yang ada di tombol ini. L trigger L1R1-nya. Kita mulai dari yang eh fann-nya dulu, ya. Nih [musik] warnanya kita bisa rubah warnanya jadi merah aja tuh. Merah aja. Kita bisa lihat tuh warnanya merah doang tuh, Guys. Ya. Tuh merah aja tuh, Guys. Kalau kita set jadi warna hijau. Nah, tuh hijau kan? Tuh. Ini juga hijau [musik] aja. Atau mau paduan warna-warna nih. Tuh, paduan warna-warna. Saya klik tuh dia warna-warna tuh ada biru, ada pink, ada merah ya. Keren sih. Tuh. Dan ini berasa ada angin tuh, Guys. Oke, kemudian untuk lighting mode-nya nih yang si triggernya ini dari sini kita bisa pilih juga misalkan hijau. Nah, di sini kan ada RGB-nya tuh warna hijau dia kedap-kedip tuh atau ganti kuning. Nah, tuh dia warnanya kuning. Nah, dan dia bisa model ininya si RGB-nya mau gimana? Mau mau apa kayak lagi napas atau flashing atau strobo. Nih kalau flashing kita bisa lihat tuh tet net gitu ya. Nih cooling fan-nya tadi ya. Kalau kita matiin dia akan mati kalau diinyalah. Gila cuy keren banget bunyinya. C jung jeng. Ternyata si ininya coolingnya sound-nya bisa dirubah nih sound-nya tadi kan cool the car sekarang dynamic super car aja deh gitu aja deh. Nah di sini ada menu liquid cooling circulation. Nah, ini tadi yang bisa akan menyala atau berjalan nih. Kita lihat ya. Kita nyalain nih. Kita nyalain nih. Tep. Tuh, berjalan guys. Ininya liquid plus a cooling [musik] system-nya. Gila, keren loh. Aduh, du duh. Gimana kalau kita lampunya kita matiin? Kita lihat ini menyala-nyalanya kayak gimana. Bentar ya. Nah, nih, Guys, ruangan udah saya matiin beberapa lampunya. Kita lihat. Oke, tuh, Guys. Logo Red Magic-nya mengkredep-kredep, teredek teredek, teredek. Lihat tuh. Dan ini internal fan coolernya tuh warnanya berbagai macam. Ada biru, merah, kuning, [musik] ungu, dan ininya tuh liquid cooling system-nya. Beh, lihat tuh lagi jalan, cuy. Jalan dia, cuy. Di sini juga tuh. Wih, kalau kita lihat sampingnya nih, tuh juga banyak nyala-nyala. Ada air trigger, L1, R1, dan ada internal van coolernya. Kelihatan dari ventilasi. Uh, keren banget ya. Nah, sekarang kita masuk ke urusannya Benchmark nih. Berapa sih AnTutu dari Red Magic 11 Pro Plus ini? Kita lihat skornya mencapai uh R juta cuy. Rp4.79.000. 538. Hei, ventilasinya bunyi, Guys. Seng gitu. Dengar enggak? Ya, kita bisa lihat nih, Guys. Dia pakai [musik] chipsetnya Snapdragon 8 Elite Gen 5, cuy. Kemudian ini GPU-nya pakai Adreno 840. Oke, kita lihat lagi di sini. Baterainya 7.500 mAh. Wih, gila gede juga ya. Padahal ketebalannya biasa aja enggak nambah tebal. Tapi baterainya jadi R.500 loh. Jadi awet ini, Guys, buat main game. Android-nya pakai Android 16. Untuk connectivity-nya kita bisa lihat nih, GPS-nya ada, Wii 7, Bluetooth-nya 5.4, NFC ada, fingerprint ada, biometry face juga ada. 2D. Oke, mantap. Sekarang kita cek untuk Geek B6-nya berapa nih? Geek B6-nya mendapatkan skor 3.601 untuk single core dan 11.104 4 untuk multiore-nya. Nah, untuk 3D mark-nya kita bisa lihat. Oke, sling sal dan white-nya udah max out ya. Sekarang kita lanjut buat tes main game-nya nih. Ini kan yang kalian nanti-nantikan kan. Kita masuk ke mode game aja ya dari sini ya. Tuh, jadi di sini udah ada dua game yang saya instal. Ada e Delta Force dan Gensin Impact. Kita main Delta Force. saja ya. Soalnya banyak nih yang request nih, "Bang, main game Delta Force dong." Oke, jebret. Ya, udah masuk ke game-nya. Kita cek dulu nih game mode-nya, ya. Tuh, dari sisi kiri kanan ada yang bisa diwipe nih, Guys. Swipe eh swipe. Nah, tuh, Guys, muncul game mode-nya. kita bisa set eh dari performanya tuh kita mau economic balance atau rice kita pakai rice aja ya yang cepat dong. Kemudian untuk ininya air triggernya nih tuh udah saya set guys ya. Tuh udah saya set guys ya guys sudah masuk ke arena perang dari game Delta Force. Waduh ada yang main bom kayak begini. Ini kita bisa ngeker tembak gitu, Guys. Seru banget nih Delta Force nih. Eh, heh. Main dekat-dekat aja lu. Merah. Mana mana mana. Oh, di sana tuh. Aduh. Ngompet dulu. Ngumpet. Ngompet. Ngumpet. Ngumpet. Siapa sih nembak-nembak tuh? Mana sih nembak-nembak lu? Oh. E e e loh. Di mana sih? Yes. [tertawa] Oke, Guys. Jadi, sama tim saya udah dites ya. FPS-nya main game Delta Force selama 15 menit dengan settingan grafik standar ya 120 FPS. FPS rata-rata tuh di 119 FPS loh dan FPS rendah di 115 FPS saat kondisi lagi ramai dan maksimal suhu hanya di 40 derajat celcius aja. Mantap. Nah, sekarang udah main game Gensin Impact. Uh, suaranya suaranya keren banget. Ih, Gensin impact-nya megah banget loh. Detail banget warnanya keluar doang. Saya buat kasih lihat ke kalian nih, Guys. Kalau grafiknya bagus dan ini smooth banget. Enggak ada nge-lag nih, Guys. Tuh, begitu terus. Hmm. Loh, ayo L. Hmm. Loh. Hm. L. Ayo. L. He he he he. Naik sini. Jadi sama tim saya udah dites ya main game Gensin Impact. Settingan grafiknya high 60 fps selama 15 menit. FPS rata-rata di 56 FPS dengan FPS terendah di 50-an FPS dan suhu maksimal di 40 derajat Celcius. Mantap, mewah banget. Main game pakai Red Magic 11 Pro Plus. Eh, jatuh, jatuh jatuh. Mantap, Guys. Huh. Sip. Nah, untuk performa CPU rata-rata di 86% kita tes menggunakan aplikasi CPU looting test selama 30 menit. Untuk touch sampling red maksimalnya di 1000 Hz. Kita tes dengan aplikasi Touch Sampling Red Tester. Maksimal sentuhan yang bisa terima layar secara bersamaan bisa 10 jari. Dan sensor yang ada di Red Magic E 11 Pro Plus ini udah lengkap semua ya. Mulai dari accelerometer sensor, LED sensor, sampai maniting sensor. Pemakaian baterai di Red Magic 11 Pro Plus ini kita pakai untuk menonton video dengan kualitas 1080p sekitar 30 menit. Baterai berkurang 4%. Berikutnya kita gunakan scrolling-stolling TikTok dan Instagram kurang lebih 30 menitan. Baterai berkurang 5% dan kita pakai bermain game kurang lebih 30 menitan, baterai berkurang 10%. Nah, untuk layar juga udah kita tes brightness test-nya normal brightness di 600 hingga 700 nit. Color gamut tesnya di mode colorful 98% sRDB dan 95% DCI P3. Nah, sekarang kita bahas kamera dari Red Magic 11 Pro Plus-nya ini yang mana memiliki tiga buah kamera belakang yang terdiri dari 50 megapel F1.9 9 ee main kamera, kemudian 50 megap F2.2 untuk ultrawide dan 2 megapel makro. [musik] Sedangkan kamera depannya ini 16 megapel yang ada di dalam layar. Yuk, kita lihat hasil contoh foto dan record video dari Red Magic 11 Pro Plus ini sebagai berikut ya, Guys. Ini saya dengar kampai kamera belakang dari Red Magic 11 Pro Plus. Formatnya full HD 30 fps. Bisa diset lensa ultrawide kayaknya nih. Oh, enggak bisa satu kali. Harus dimatiin dulu coba ya. Jebret. Iya, bisa diet ke lensa ultra wide tapi harus dimatiin dulu. Dan kalau saya lihat di layar ini sih smooth ya, Guys. Ya, kita dekatin nih ke tanaman imitasi. Kita back lenser normal lagi satu kali. Iya, lihat detailnya. seperti itu. Keyboard kayak gitu. Ada speaker tuh detail-detail kain-kainnya kayak gitu, Guys. Oke, jebret 4K 60 fps. Beh, di layar smooth, Guys. Kita lihat nih detail-detail dari topeng-topeng ini. Bumblebee. Oke, Iron Man. Duh, Batman. Hmm, mantap ya. Jebret 8K 30 FPS 8K loh, Guys. Wih, 8K enteng cuy. Iyalah, chipsetnya Snapdragon 8 Elite Gen 5. Iya enggak detailnya tuh. Mantap. Nah, ini kamera depan dari Red Magic 11 Pro Plus. Jangan tanya ya, Bang, Om, kenapa burem? Ya, karena kameranya under display di bawah layar jadinya ya burem-burem kayak gitu. Tapi ya begitulah ya ciri khasnya Red Magic. Kamera depannya dibenam di bawah layar. Jadi bisa buat main game pas tuh enggak ada tompel-tompel. Nah, sekarang kita tes sensor fingerprint yang ada di layar. Dan ini adalah proses perekaman sidik jari. Oke, cepat dan tanpa mental-mental ya. Kalau mental-mental tuh kayaknya saya nyebelin banget ya. Bentar-bentar mental, bentar mentar mental gitu ya. Sekalian nih face unlocknya. Kita tes sensor fingerprint di layar. Pakai telunjuk enggak mau, jari tengah enggak mau. Jempol oke mau. Dalam kondisi screen off. Enggak mau. Enggak mau pakai jempol. Dia baru mau. Face unlocknya bagaimana? Swipe intip. Oke, smooth ya. Sep intip. Tek ser. Mantap. Nah, nih guys kita cobain pakai casing bawaan dari Red Magic 11 Pro-nya. Jadi kayak gitu guys. Walaupun RGB light-nya masih kelihatan di bagian samping di bagian belakang juga masih kelihatan sih. Coba ya kita lihat liquid coolernya nih. Tuh masih kelihatan juga sih. Mantap. Nah, kesimpulan saya sama Red Magic 11 Pro Plus ini adalah hmm ternyata banyak ya pembaruannya ya. Walaupun dari segi desain sih mirip-mirip aja ya. Dia ngotak terus transparan kayak begini. Kita bisa lihat dalamannya. Ada bentuk kamera, ada logo Red Magic yang bisa nyala-nyala. Ada RGB LED dari fan coolernya yang di dalam internal coolernya. Kemudian ada juga ventilasi. Mirip sama yang sebelum-sebelumnya, tapi di sini ada tambahan nih, liquid plus air cooling system-nya tuh yang bisa dia muter-muter kayak gitu, Guys. Nih, saya kasih lihat di sini, ya. [musik] tuh dia bisa muter-muter. Jadi si liquid ini dia mengaliri bagian-bagian yang panas di daerah si smartphone ini. Jadi berharap dengan dialiri sama liquid ini jadi yang namanya panas-panas itu jadi diredam, Guys. Terbukti sih saya main game tadi Gensin Impact Delta Force pakai Red Magic 11 Pro Plus ini hasilnya temperatur cuman mentok di 40 derajat celcius aja. Biasanya kan bisa sampai 42 derajat ya kan. Jadi terbukti adem. Kemudian baterainya 7.500 mAh. Gila sih soal kamera ya masih sama lah ya sama yang dulu ya. Ee kamera belakang bisa record video sampai 8K tapi kamera depannya diak tirikan. Jadi record videonya cuman bisa full HD doang karena ya under display kamera. Jadi kualitas kamera depannya itu kan terhalang sama layar. Jadi burem-burem kayak gitu ya. Pasti kamu udah tahulah ya. [tertawa] Dan ini saya beli di China harganya tuh 6.499 China yan. Kalau di K rupiah sekitar Rp15.200.000-an. Itu belum termasuk bayar IME dan lain-lain. Jadi ya kalau ini masuk Indonesia mungkin bisa hampir nyentuh di angka 18 atau 19 jutaan ya. Gitu sih. Banyak bagusnya ya. Minusnya apa sih minusnya menurut saya? Hm. Kayaknya sih enggak masuk Indonesia ya. Kayaknya yang Red Magic 10 masuk enggak sih? Saya lupa deh. Kalau yang 9 masuk kan ya. Yang 10 kayaknya saya lupa kayaknya enggak apalagi 11 in. Tapi kita berharap ya sama Nubia Indonesia bisa memboyong Red Magic 11 Pro Plus ini ke Indonesia karena ini keren banget. Chipsetnya pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5. Ada liquid coolernya di belakang tuh. Wah, gila keren sih. [musik] Buat para pencinta gaming sih ini harus banget ya masuk daftar list pembelian. Masa yang resmi cuman ROG Fan doang. Jangan mau kalah dong, Red Magic. Oke, Guys. Demikian video mengenai Red Magic 11 Pro Plus ini. Semoga bisa menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
