Rekomendasi Laptop 3 Jutaan Terbaik 2025 !! Jangan Sampe Salah Beli !! (YouTube Video)
Hai Andika, Guys. Di sini kalau kita ngomongin duit R jutaan kalau buat beli HP ya, woh kita udah dapat layar AMOLED, RAM-nya bisa yang 8 GB, ada yang 12 GB juga di Infinity GT Pro. Tapi kalau Rp3 juta itu kita beliin laptop, hah dapatnya bukan AMOLED ya, tapi bisa dapat laptop yang super lelet. Tapi tenang, di video kali ini kita udah bikin rekomendasi laptop Rp3 jutaan yang menurut kita masih best deal lah ya. Tapi namanya harga Rp3 juta, kalian ekspektasinya itu jangan dikira dia bisa main gua atau Gensin Impact itu ekspektasinya terlalu berlebihan ya. Kecuali kalian dapat laptopnya bekas dan kalian beli di Begadean mungkin masih bisa dapat ROG ya. Itu pun juga case-nya itu jarang terjadi. Dan disclaimer dulu ini saya syuting tanggal 15 Desember. Jadi harganya itu kalau misalkan naik ya jangan salahin saya. Karena gosipnya, prediksinya per tanggal 1 Januari nanti harga semua entah HP, laptop, pokoknya yang ada memori RAM, ada SSD, ada chipnya katanya harganya bakal naik. Karena perusahaan kayak SK Hainx, terus Samsung Micron itu semuanya bikin RAM untuk perusahaan AI. Tapi saya bingung sebenarnya kita kan pakai laptop, pakai HP itu kan buat AI. Nah, kalau dilariin ke perusahaan AI semua yang mau pakai AI-nya siapa coba? Dan standarnya direkomendasi harga Rp3 jutaan ini simpel aja sih sebenarnya ya. Pokoknya RAM-nya 8 GB lah. Udahlah karena memori RAM juga bakalan naik. Kalau soal prosesor di range harga segini prosesornya itu ya kalau enggak Intel N4020, N4.500, N100 syukur-syukur kita bisa dapat Ryzen 5 3.500 U. Jadi karena polanya sebenarnya laptop itu gampang banget di range harganya, kita bisa dapat chipset itu-itu aja sebenarnya. Jadi saya bagi dia jadi tiga segmen untuk rekomendasi laptop kali ini. [musik] Segmen pertama ini pasukan sabar kita melatih emosi. Ini segmen yang laptopnya itu pakai Intel N4020 tapi tenang, RAM-nya 8 GB. Dan di segmen ini ada Z LBX, ada Axio Hype 10, ada Asus Vivook A416 MA. Kesamaan mereka apa ya otaknya ya? Masih pakai Intel Dual Core N4020. Ini prosesor sejak zaman saya kuliah kayaknya zaman Majapahit masih dijual aja sampai sekarang. Karena dual core jadi speed-nya santai. Kalau kalian bukanya itu Spotify terus Word itu masih oke lah. Tapi kalau kalian buka Spotify, Word terus buka yang lainnya 10 tab gitu, wah laptopnya bengong, kalian juga ikutan bengong karena not responding. Dari ketiga laptop ini bedanya ya si Zarx Elbux ini harganya lebih murah 3,3 jutaan. Tapi yang perlu digaris bawahi storage-nya masih EMMC 128 GB. EMMC itu ibarat hardisk tapi versi light. Jadi jangan harap kencang juga. Cuman kalau budgetnya lebih dan pengen yang lebih manusiawi ada Axio Hype 10 dan juga Asus A416 MA. Bahkan si Asus A416 MA ini udah kasih SSD 512 GB. Ini lega banget ya buat nyimpan drama Korea atau skripsi revisi yang ke-100. Poin plus-nya ya buat Asus karena dia brand udah ternama terus service centernya di mana-mana. Walaupun Axio brand lokal sekarang kalau kita ngomongin service centernya Axio juga udah di mana-mana. Dan ada ADP Axio H10 ada ADP ggak ya? Setahu saya sih apapun Axio ada ADP-nya deh atau accidental damage protection. Masuk ke segmen kedua. Ini variasi aja ya karena sebenarnya kalau buat saya sih ini notebook atau laptop 12 inch dan kalau kita ngomongin notebook kalau menurut saya sih mending tablet ya di harga segini. Tapi ya enggak apa-apa saya masukin aja buat variasi. Namanya adalah Asus E210 KA. Harganya lumayan Rp3,9 juta, tapi dia pakai Celeron N4500. Sedikit lebih barulah ya dibandingkan N4020 tapi tetap aja dual core ya. Ini buat kalian yang enggak mau bawa laptop laptop berat lah ya. Karena ini laptop kecil 12 inch jadi enak buat dibawa nongkrong di kafe yang mejanya mungkin kecil. Tapi minusnya kalau kalian kayak saya umur 34 yang udah mulai silinder udah mulai minus yah 12 inch itu terlalu kecil. Jadi ini adalah laptop yang menurut saya sih cocok buat cewek yang enggak mau bawa berat-berat dan matanya masih sehat ya. Masuk ke segmen berikutnya. Ini laptop yang pakai prosesor N100. Di list kita ini ada Advanc Book sama Zar. Prosesor N100 ini lumayan lah ya karena dia enggak dual core tapi kuat core. Arsitekturnya juga lebih baru. Performanya masih bisa nyamain Intel Core i3 generasi lama. Jadi buat multitasking kerjaan kantoran jauh lebih satset. Nah, Advanook harganya cuma 3,2 jutaan. Cuman sayangnya RAM-nya cuma 4 GB, tapi masih ada slot buat upgrade. Nah, kalau misalkan RAM 4 GB itu harganya tembus Rp600.000, harganya jadi berapa tuh? 3,8 ya. Jadi saran saya sih kalau misalkan kalian enggak mau ribet, apalagi RAM sekarang langka, harganya enggak ngotak, kalian bisa langsung ambil si ZX Ultra. Harganya Rp3,7 juta dapat RAM 8 GB. Storage-nya unik ya. Dia ada 128 GB EMC + 256 GB SSD. Nah, biasanya kayak gini SSD-nya yang tambahan ya. Jadi, Windows-nya itu ada di EMMC. Kalau kalian mau ngoprek, kalian bisa pindah Windows-nya ke SSD biar lebih kencang. Karena kalau Windows-nya kalian taruh di mmc, lelet sama kayak hardisk. Layarnya juga udah full HD si Zerex Ultra ini. Jadi, nontonnya bisa lebih enak, enggak ngotak-ngotak kayak Minecraft. Segmen berikutnya ini saya bilang segmen aman lah ya. Dan saya belum bisa nemuin brand lain yang pakai prosesor ini. Ini lumayan oke sih ya. Ada Acer 3. Prosesornya itu Celeron N5100 ya. Kakaknya 4020 tapi ya udah kuat core. Jelas lebih pintar. Sturage-nya juga udah 512 GB. RAM 8 GB. Harganya Rp3,9 jutaan. Ini menurut saya titik tengah yang paling aman lah ya. Karena brand Acer ini kan udah lumayan terkenal juga dan enggak lelet-lelet banget. Tapi di kelas harga Rp3 jutaan ini sebenarnya kalau kalian mau cari yang paling oke secara performance tapi secara brand dia memang mungkin enggak seterkenal Asus, enggak seteral Acer, enggak seterkenal Axio, tapi secara spek dia oke banget. Namanya adalah SPC Style 5. Memang dia ODM dan prosesornya kalau dibilang refur basis enggak juga ya. Ini cuman kayak prosesor lama yang dibikin lagi. Sama kayak Intel Celeron N4020 karena untuk dapat segmen di harga Rp3 jutaan ya bas-nya cuma N4020 dan kalau dibilang ini prosesor lama iya tapi kalau dibilang prosesor kayak yang enggak laku gitu enggak ya. Produsen itu tetap bikin N4020 dan produser juga masih tetap bikin Ryzen 5 3.500. Dan untuk SPC 5 ini harganya ketika video ini kita buat ya ada yang 3 koma ya 399 lah R juta kembali R000. Nah dibandingkan laptop yang pakai N5100, N4020 jelas si Ryzen 5 ini performanya beda kasta jauh ya buat editing video tipis-tipis. Main game esport juga masih bisa. Tapi ya itu brandnya SPC ya brand lokal sama kayak Advance sama kayak Axio. SPC itu kalau enggak salah after seals-nya dia bisa ke Indomaret ya. Jadi kalau ada rusak kalian bisa taruh di Indomaret. Indomaretnya bakal kirim ke SPC terus dia bakal balikin. Jadi ya karena memang brand lokal itu harus diakui semuanya hampir semuanya ODM. Jadi ya perangnya sebenarnya di after seals ya. Kalau misalkan after seal-nya siapa yang lebih bagus pasti itu yang dapat customer. Bild quality-nya ya memang enggak semewah Asus dan after sales-nya juga enggak sebanyak Asus atau Acer. Tapi kalau kalian kamu mendang-mending yang mentingin performa di atas segalanya, SPC Sty 5 ini best deal banget. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja ya video rekomendasi laptop 3 jutaan ya. Polanya sebenarnya Rp3 jutaan itu ya itu tadi Intel N4020 anomalinya ini di Ren 5 3500 U. Nah, kesimpulannya kalau kalian cari performa yang maksimal ya ambil SPC Sty 5 tadi kalau yang mau modern kencang tapi murah. Zarex Ultra tadi yang pakai Intel N100 kalau yang cari aman ya kalau enggak SRS Spire 3 Asus A461MA karena secara brand dia udah terkenal luas dan after seals-nya juga terbukti di mana-mana. Saya Andik Budi and see you on the next video.
