Rekomendasi Laptop 7-10 Jutaan PALING Worth It 2026! (YouTube Video)
Pak Nadim Makarim itu divonis 10 tahun plus denda 809 miliar karena skandal Chrome book. Walaupun dari keyakinan saya kayaknya Pak Nadim enggak bersalah ya karena memang enggak ada bukti [mendengus] transfer yang ke situ. Cuman harusnya kalau Pak Nadim aja bisa kegoocek dengan mark up harga apalagi kita. Makanya biasanya di Ked itu tiap beberapa bulan sekali selalu ngasih rekomendasi entah HP atau laptop biar kalian itu enggak kegocek dengan oknum-oknum yang suka mark up di marketplace. Nah, di video kali ini setelah kita udah bahas rekomendasi 3 sampai R juta. Kemarin juga berapa? 5 sampai R juta. Sekarang kita lanjut ke 7 sampai under R juta. Jadi 99. [musik] Cuman seperti biasa disclaimer dulu harus ada UUR atau undang-undang rekomendasi yang syaratnya ya dari sisi range harga harus 7 sampai 9 di bawah Rp10 juta. Plus laptopnya wajib baru, enggak ada laptop second, masih bisa beli di e-commerce. Prosesornya minimal Ryzen 5000 series atau Intel Gen 13 dan laptopnya harus punya poin plus kenapa wajib atau kenapa menarik untuk dibeli. Dan langsung aja di urutan kelima. Nah, kalau harga segini baru tuh kita enggak main brand-brand ODM lokal karena brand-brand multinasional sekarang harganya itu main di range harga 7 sampai9. Nah, di urutan kelima ada Asus Expertbook Book P1403 CVA dengan harga pas video ini dibuat ya 8599 dan karena expert book jadi ini memang dibuat untuk orang yang suka kerja bisnis produktif lah. Nah, jualan utamanya sebenarnya dia gampang banget di-upgrade karena untuk memori RAM-nya itu enggak diolder walaupun dia dapatnya cuman 8 GB tapi masih ada satu sisa slot kalau kalian mau upgrade. SSD-nya pun juga ada dua slot, jadi 256 GB plus kalian bisa upgrade kalau misalkan [musik] storage 256 kalian rasa kurang. Kalau untuk prosesornya dia pakai Intel Core 3 100U dengan prosesor Intel Gen 14 ya. Kalau dibuat kayak kebutuhan Office, browsing ringan, buka banyak tab coding sampai putus shop ringan, masih amanlah. Kanva aman juga kalau buat gaming ya. Game-game CPU bon kayak Valoran, Dota itu masih bisa walaupun FPS-nya enggak terlalu tinggi. Yang namanya aja expert book ya, bukan Asus Toof. Layarnya 14 inch full HD pakai IPS sudah anti clear juga. Brightness-nya ada di 300 nit secara tampilan udah cakep dan masih enak buat dilihat. Tapi kalau buat outdoor memang 300 nit ini sayangnya agak kurang kelihatan ya. Fitur menarik lain kayak keyboard-nya dia udah backlit, ada fingerprint juga. Kali ini kelas enterprise, terus di webcam-nya ada privacy satter juga. Wi-nya udah wifi 6. Secara durability dia juga udah punya standar militer 810H. Ciri khasnya Asus. Bahkan Asus dulu laptop di R jutaan aja itu udah punya standar militer di vivubook biasanya. Jadi kalau kita ngomongin kelebihan ya secara durability laptop ini tahan terus sportnya lengkap, opsi upgrade-nya luas dan secara brand trust atau after sales ya Asus sudah banyak service point-nya. Kalau kita main kekurangan, ya kekurangannya sayangnya layarnya ya belum bisa di 100% sRGB dan brightness-nya kalau dibuat outdoor sayangnya masih agak kurang. Lanjut ke laptop yang keempat. Ini ada laptop dari Acer. Nah, kalau tadi pakai Intel Core 3. Nah, mungkin kalian itu enggak suka angka tiga ya, karena menurut kalian angka 3 biasanya 13 itu kan angka yang enggak beruntung ya. Jadi, kalian bisa pakai Intel Core 5 bukan Intel Core 3. Harganya tapi lebih mahal ya, dengan Rp9.174.000 pas video ini kita buat. Kalau dari sisi spesifikasi lumayan. Intol CR 520U ini lumayan baru. Prosesornya sekitar tahun 2024. RAM-nya 8 GB DDR4 SODIM dan ada slot RAM lagi buat upgrade dan storage-nya ini kita dapat dengan 512 GB NVME juga. Layarnya Acer seperti biasa, Acer enggak pernah mau pakai IPS level dengan dia pure IPS 14 inch dengan aspek rasionya 16 bing 10 jadi agak lebih tinggi untuk performa jelas lebih kencang lah dibandingkan Asus X40 tadi karena pakai Intel Core 5. Jadi buat multitasking, buat main game yang sipu bon sekali lagi kayak Valoran Dota FPS-nya juga lebih gede dan lebih lancar buat main game. Fitur menarik lainnya kayak webcam-nya. B-nya itu kan rata-rata laptop itu 720p 30 fps, tapi kalau ini 1080p 30 fps atau full HD. Ada noise reduction-nya juga WiFi6, terus kapasitas baterainya lumayan gede di 53 wat hour. Terus laptop ini juga udah siap pakai karena udah include sama Microsoft Office Home and Student 2024. Cuman kekurangannya RAM-nya ini masih DDR4. Jadi prosesornya prosesor baru tapi RAM-nya dikasih RAM yang enggak baru-baru banget DDR4. Kalau Asus Expert tadi kan DDR5 ya. Dan harganya dia di list ini dia yang paling tinggi. Kalau budget kalian 9,1 masih ok lah. Tapi kalau di bawahnya ini dia list yang paling tinggi. Kelebihannya sih performanya oke. Layarnya udah wusga baterai gede, dan udah free Microsoft Office. [musik] Nah, kalau kalian mau laptop yang lebih kencang dengan prosesor gaming, walaupun prosesornya ini prosesor senior juga, bukan prosesor keluaran baru, ada dari brand ODM yaitu Axio Hype 5 X6 yang pas video ini kita buat harganya itu di R8,5 jutaan dan prosesornya dia pakai Ryzen 5 6600H. prosesor AMD seri High Performance yang dulu itu biasanya dipakai di Asus STF, terus MSI Katana, pokoknya di laptop-laptop gaming entry level lah. RAM-nya kita juga langsung dikasih 16 GB SODIM DDR5 dual channel. Sturage-nya kalau yang 8,6 itu masih 256 GB. Tapi kalau kalian mau upgrade lagi R jutaan itu udah dapat storage yang 512 GB. Layarnya mirip kayak Acer tadi 14 inch full IPS golden rasio 16 bing 10 ya. Untuk performanya kerja sehari-hari udah aman banget dan kalau buat editing agak berat kayak 4K. Terus kalian mau main game, FPS-nya juga lebih tinggi dan untuk main GTA 5 aja itu masih bisa. Jadi sebenarnya ini memang laptop gaming, tapi sayangnya enggak dicombo sama dedicated GPU. Jadi kalau game-game kalian itu CPU bon yang enggak butuh dedicated graphic card itu masih oke. Fitur menarik lainnya ada Wi6. Webcam-nya full HD juga. Ada privacy shutter, baterainya 58 wat hour dan chargernya pakai USB type C yang 100 watt. Tapi ingat ya karena ini prosesor high performance jadi secara baterai dia enggak bisa seawet prosesor yang pakai seri U. Kayak tadi Intel Core 3 belakangnya U, Intel Core 5 belakangnya U. Itu ultra l power yang memang dia mengedepankan efisiensi ini ya. sekitar kalau kalian buat main game 2 jam habis, kalau kalian buat kerja 4 jam habis lah. Tapi kelebihannya jelas karena ini prosesor kencang, prosesor gaming jadi dia kencang banget apalagi dipadukan dengan RAM 16 GB dengan GPU Radeon 660M-nya yang kalian bisa minjam RAM untuk jadi VRAM si Radeon tadi. Jadi kalau untuk main game yang ya istilahnya kalian butuh GPU dikitlah itu masih. Oke. [musik] Lanjut ke laptop yang kedua. Ini brand ODM lokal juga. Tapi bedanya budgetnya nih unlimited karena ini grupnya Jarum ya. Dia juga punya klub bola juga. Bakm GM [musik] juga dibeli sama dia. Yaitu Poltrron. Polytron Luxia yang pernah kita review beberapa minggu yang lalu. Untuk harganya pas video ini kita buat itu masih ada yang jual di 71999 tapi udah ada yang jual retail 899. Jadi kalau ada yang jual 7199 kalian angkut aja. Nanti semua link pembeliannya seperti biasa di pojok kiri atau di bawah deskripsi. Nah, kalau kalian dapat harga 7199 angkut aja ya. Karena Polytron ini udah punya garansi 2 tahun plus garansi ADP juga. Jadi misalkan human error kebanting asalkan enggak kalian gadain atau enggak kalian jual itu masih dico-cover sama Polytron. Dari sisi performa dia pakai AMD Ryzen 5 yang lebih baru dibandingkan Axio tadi dengan Ryzen 5 7430. Prosesornya emang bukan seri H kayak Axio, tapi performanya masih bisa diadu lah. Buat editing ringan aja masih ok lah. RAM-nya 8 GB, cuman dia masih ada satu slot kosong kalau misalkan mau upgrade. Terus storage-nya 256 GB PCI Gen 3 dan ada slot SSD kosong juga buat upgrade storage. Layarnya sama kayak punya AXio tadi, Acer 14 inch IPS golden ratio 16 bing 10. Kalau untuk fitur menarik lainnya, keyboard-nya backl dengan tiga mode. Webcam-nya udah full HD, tombol copilot-nya ada, physical camera switch ada, dan port C-nya itu udah full function. Kelebihannya ini aja deh kelebihannya. Kalau kalian dapat harga R7,1 juta angkut aja. Karena untuk kompetitornya dengan [musik] prosesor yang sama, harganya itu R juta ke atas. Kalau untuk kekurangannya, dia enggak ada fingerprint di Cllas Gas gini. Terus Wi-Fi-nya masih pakai WiFi 5, belum yang B6 atau bahkan WiFi 7. Lanjut ke laptop yang nangkring di urutan pertama di list kita ini ada dari Advance Advance Heritage dengan prosesornya itu AMD Ryzen 57535 HS. HS itu juga biasanya ada di laptop gaming tapi ST atau laptop gaming tapi tipis kayak MSI ST apalagi ya laptop gaming tipis ya. Ya pokoknya laptop gaming yang tipis lah karena HS itu kepanjangan dari high performance slim. Pas video ini dibuat, harganya itu di Rp7,6 juta. RAM-nya 8 GB, terus masih bisa di-upgrade dan SSD-nya ada di 256 GB. Saran saya sih kalau misal budget kalian R8 jutaan ya mending beli ini aja. Plus kalian upgrade storage-nya biar lebih kencang lagi si AMD Ryzen 57535HS-nya tadi. Karena kalau kalian upgrade RAM-nya, kalian bisa pinjam RAM untuk jadi VAM untuk Radeon 660M-nya yang di mana kalau misalnya kalian main game butuh game yang dedicated GPU itu masih nolong lah. Walaupun enggak banyak tapi nolong. Kelebihannya ya jelas kencang ya dari sisi prosesornya. Terus baterainya juga 60 watt hour. Tapi baterainya karena ini prosesor yang kencang ya sama-sama kayak si AXo tadilah ya. Sekitar 4 jam 5 jam kalau digunain untuk kerja. Kalau game sekitar 2 jam. Kekurangannya ya sama layarnya belum 100% sRGB. Webcam-nya belum 1080p, masih 720p. Tapi untuk Wii dia udah pakai WiFi6. Sekarang masuk ke ya laptop yang kita sebut aja L ya. Kenapa dia sebenarnya sayangnya dia enggak bisa masuk top five. Jadi ini nomor 6 gitulah istilahnya ya. Jadi ada brand dari XP yang namanya itu XP14 EP0321 [musik] TU yang harganya pas video ini kita buat di Rp8,2 juta. Prosesornya pakai Intel Core i3 Gen 13. RAM-nya 8 GB tapi storage-nya 512 GB. Jadi kalau kalian butuh laptop yang storage-nya gede, ini bisa jadi rekomendasilah dengan harga Rp8 jutaan. Okelah, jadi mungkin cukup segitu aja rekomendasi laptop dari harga 7 sampai under R juta 999 kali ini. Nah, di kelas harga ini walaupun harganya itu udah enggak new, walaupun harganya udah new normal lah ya. Karena kayak Axio seingat saya harganya itu R jutaan dulu, terus Advance Heritage juga Rp jutaan. Nah, sekarang harganya udah melambung tinggi. Nah, jadi sekarang gap-nya berubah. Jadi kalau kalian pengen performance tapi budget kalian masih under R10 juta ya cari yang prosesor seri H tadi kayak Axio yang pakai 6600H terus si 7535HS itu oke. Tapi kalau misalkan kalian mengedepankan baterai ya bisa cari Intel Call Ultra atau Intel Call Ultra 5 yang prosesornya belakang ya itu baterainya bisa lebih awet. Jadi kita enggak bisa milih. Kalau kalian milih kencang ya harus prosesor kencang tapi baterai cepat habis. Kalau kalian milih baterai awet ya prosesornya enggak sekencang yang seri H tapi efisiensinya lebih bagus. Jadi kalau ditanya mana yang lebih bagus, enggak bisa sih. Harus sesuai kebutuhan kalian. Karena di kondisi kayak gini, kalian [musik] harus cari laptop yang benar-benar sesuai sama kebutuhan kalian. Enggak bisa kayak dulu, cari yang terbaik aja lah. Karena di kondisi sekarang brand pun juga kayak racikannya itu berbeda-beda. Ada yang ngejar baterai, ngejar layar, ada yang ngejar apalagi performance, ada yang ngejar mobilitas gitulah. Jadi ya sesuaiin aja dengan kebutuhan kalian. Tapi kalau misalkan kalian punya budget segitu, kira-kira kalian bakal pilih laptop yang mana? Coba tulis di kolom komentar ya. sayaudi and see you on the next video.
