REKOMENDASI SMARTPHONE YANG BISA MENGANCAM THR KALIAN!! | #MANJA Episode 13 (YouTube Video)
Xiaomi gaspol, Realme nampol, Samsung malah melehoy. Selamat datang di Manja, Masukan belanja edisi Februari 2024. Buat kamu yang mau beli smartphone di bulan Maret ini, tonton video ini sampai habis ya. Maaf ya telat terus. Untung bentar lagi lebaran, jadi pada saling memaafkan kan hehe? Langsung aja kita mulai video Manja kali ini. Bulan Februari sampai April akan menjadi bulan yang sangat tepat untuk beli smartphone baru karena semua pabrikan mengincar uang THR lebaran kalian semua. Di bulan Februari aja sudah bermunculan smartphone entry level sampai smartphone premium. Siapa aja yang launching di bulan Februari? Buanyak. Ada Xiaomi, Realme, Infinix, dan Vivo. Poco juga ikutan dong pas awal-awal hehe. Kita bahas Xiaomi dulu karena mereka keluarin seri jagoan mereka yaitu Xiaomi Redmi Note. Saya udah bilang di video manja bulan lalu ya kalau Xiaomi Redmi Note 13 Series tuh akan hadir so semoga ngga ada yang ngeluh, ah padahal aku baru beli Xiaomi Redmi Note 12 hehe. Oke, Xiaomi kayaknya agak ngamuk di awal tahun ini karena mereka bawa semua varian dari Xiaomi Redmi Note 13 Series. Total ada 5 varian. Jangan sampai salah beli model ya. Biar ngga salah, saya akan jelasin satu-satu yang pertama yang paling terjangkau adalah Redmi Note 13 4G. Secara spek dia mirip banget kayak Redmi Note 12 4G. Layar AMOLED 6.67 inch, FullHD+, refresh rate 120Hz, baterai 5000 mAH, pengecasan cepet 33 Watt dan chipset Snapdragon 685. Upgrade yang dikasih adalah resolusi kameranya yang kini jadi 108MP. Pilihan RAM Storage juga ngga banyak, cuman dikasih satu pilihan aja yaitu 8/256. Which is fine, saya suka. Kadang saya suka kasian sama orang orang soalnya kalau di online pada suka nakal sellernya. Harga yang tertampil sama varian RAM Storage tuh yang nongol tuh suka beda. Kalau gini kan harusnya akan semakin mudah. Redmi Note 13 4G ini harga launchingnya ada di 2.799.000. Selanjutnya adalah Redmi Note 13 5G speknya kurang lebih sama kayak versi 4G nya ya, pengecasan cepet 33 Watt cuman chipsetnya pake Mediatek 6080 yang sudah mendukung 5G. Kalau kamu tinggal di Jakarta, atau kota besar yang udah ada 5G, mending pake hape 5G mulai dari sekarang. Harga launching dari Redmi Note 13 5G adalah 3.199.000. Storage RAM nya sama yaitu di 8/256. Yang ketiga adalah Redmi Note 13 Pro 4G. Layar AMOLED, 6.67 inch, refresh rate 120Hz, pake corning gorilla glass 5, kamera 200MP dengan OIS dan chipset favorit Mediatek Helio G99 tapi versi Ultra. Baterainya 5000 mAh dan support pengecasan cepat 67 Watt. Harga launchingnya di 3.799.000. RAM Storagenya juga sama yaitu di 8/256. Keempat adalah Redmi Note 13 Pro 5G. Speknya mirip juga kayak yang 4G. Layar AMOLED, 6.67 inch, refresh rate 120Hz, pengecasan cepet 67 Watt, kamera 200MP dengan OIS, bedanya ada di layar yang udah pake corning gorilla glass victus, baterai 5100 mAH, dan chipset yang lebih powerful yaitu Snapdragon 7s Gen 2. RAM Storage sama yaitu 8/256. Harganya di 4.399.000. Nah yang terakhir adalah Xiaomi Redmi Note 13 Pro Plus 5G. Ini adalah varian tertinggi dari Xiaomi Redmi Note 13 series. Bawa semua hal baik yang ada di Xiaomi Redmi Note 13 Pro 5G kayak panel AMOLED, refresh rate 120Hz, corning gorilla glass Victus dan kamera 200MP dengan OIS. Upgradenya ada di layar beresolusi 1,5K, charging 120 Watt, chipset Mediatek Dimensity 7200 Ultra dan RAM Sorage 12/512. Yes ini udah seperti smartphone premium speknya. Tapi harganya masih reasonable yaitu di 5.999.000. Itu aja 5 smartphone yang Xiaomi keluarin di bulan Februari ini. Selanjutnya adalah Realme. Realme keluarin 3 model smartphone di bulan Februari. Yang pertama adalah Realme Note 50. Ini adalah seri baru Realme yang menyasar pasar 1 jutaan. Speknya tentu sederhana ya. Layar IPS LCD dengan bentang 6.74 inch. Layar HD aja dengan refresh rate 90Hz. Kameranya 13MP dengan kamera sekunder QVGA. Chipset yang digunakan juga UniSoc T612. Ada dua pilihan RAM Storage. Yang pertama 4/64 dijual dengan harga 1.299.000 dan yang 4/128 dijual dengan harga 1.499.000. Beberapa hari setelahnya Realme keluarin Realme 12 Plus dan Realme 12 Pro Plus. Untuk Realme 12 Plus bawa bahasa desain yang mirip kayak di Realme 11 Pro which is aku suka sekali tapi pinggirannya lebih lempeng, ngga ada curved. Untuk kameranya, Realme pake kamera 50MP cuman sekarang pakai OIS, ultrawide 8MP dan makro 2MP. Layarnya AMOLED 6.67 inch, refresh rate 120Hz, dan punya kecerahan maksimal sampai 2000 nits. Untuk chipsetnya pakai Mediatek dimensity 7050 dan hadir dengan RAM Storage 8/256. Harganya 4.199.000 aja. Terakhir tentu saja Realme bawa jagoannya yaitu Realme 12 Pro Plus. Realme sepertinya belajar dari pengalaman ya. Kelemahan yang sebelumnya ada di Realme 11 Pro Plus mereka perbaiki di smartphone ini. Kamera utama 50MP nya kini menggunakan OIS, Ada Periscope telephoto yang pakai OIS juga. Jadi sektor kameranya tuh upgrade banget. Bahasa desainnya sama kayak varian non plus tapi lebih mewah karena ada curvednya jadi lebih nyaman untuk digenggam. Layarnya OLED 6.7 inch, resolusi FullHD plus dan refresh rate 120Hz. Baterainya standart 5000 mAh dan Chipset yang digunakan adalah Qualcomm Snapdragon 7 gen 2 dan punya dua pilihan RAM Storage sekarang. Ada 8/128 yang dijual dengan harga 5.999.000. Dan yang 12/512 dijual dengan harga 6.999.000. Laris manis di tahun lalu bikin vivo ketagihan buat bawa vivo seri V ke Indonesia. Yang dibawa juga makin berbahaya. Selain vivo V30, vivo juga bawa V30 Pro. Vivo juga bawa Vivo V30 Pro Yang spesial dari vivo V30 Pro adalah kameranya. Kolaborasi vivo dengan Zeiss dibawa ke seri mid rangenya ini. Setup cameranya cukup mewah. Kamera utama 50MP dengan OIS, 50MP lensa tele dengan 2x optical zoom, dan 50MP ultrawide. Saya udah nyoba dan kameranya emang bagus banget. Di bagian spesifikasi juga cukup oke. Pake chipset Mediatek 8200 yang udah 4nm, RAM Storage luas yaitu 12/512. layar AMOLED 6.78 inch, support frame rate 120hz. Kamera depan 50MP dengan auto focus yang bisa ngerekam di resolusi 4K 60fps. Dan punya pengecasan cepat 80 Watt. Spek semewah ini tentu punya bandrol harga yang mewah juga yaitu di 8.999.000. Kalau dirasa kemahalan, vivo V30 biasa mungkin bisa jadi pilihan. Chipsetnya pake Snapdragon 7 Gen 3, chipset 4nm juga, layar AMOLED 6.78 inch, 120hz, dan support pengecasan cepat 80 Watt juga. Sekilas ngga jauh beda speknya sama vivo V30 Pro. Yang hilang di vivo V30 biasa adalah lensa zeiss dan lensa tele nya. Kamera di vivo V30 ini hanya kamera utama 50MP, dan ultrawide 50MP aja. Vivo V30 punya dua pilihan RAM Storage. Ada yang 8/256, harganya di 5.999.000. Dan 12/512, harganya di 6.999.000. Kalau bulan kemarin ada iTel yang launching, bulan Februari giliran saudaranya yaitu Infinix. Infinix keluarin 3 smartphone baru. Yang pertama adalah Infinix Smart 8 Pro. Smartphone entry level ini punya RAM yang ngga kayak smartphone entry. Punya RAM 8GB. Sementara Storagenya di 128GB. Layarnya 6.6 inch dengan resolusi HD plus. Panelnya tentu saja IPS LCD, 90Hz, kamera 50MP dan menggunakan chipset Mediatek Helio G36. Harganya dijual di 1.349.000 saja. Smartphone kedua yang diluncurkan Infinix adalah Infinix Hot 40i. Layarnya 6.56 Inch, beresolusi HD Plus dan refresh rate 90Hz. Kamera belakangnya 50MP ditemani sama kamera QVGA. Pake chipset UniSoc T606 yang ditemani sama RAM 8GB dan storage 256 GB. Harganya? Tentu saja masih terjangkau yaitu di 1.699.000. Terakhir adalah Infinix Hot 40 Pro. Speknya agak upgrade sedikit. Pake layar IPS LCD 6.78 inch dengan resolusi Full HD Plus dan refresh rate 120Hz. Pake 3 kamera yang disusun kayak… iPhone hmm. Kamera utamanya 108MP, terus ada 2MP makro dan QVGA. Chipset yang dipake adalah chipset favorit dari tahun ke tahun yaitu Mediatek G99, RAM 8GB dan Storage 256GB. Baterainya 5000 mAh dan punya pengecasan cepat 33 Watt. Harga jualnya di 2.199.000. Itu dia smartphone-smartphone yang meluncur di bulan Februari. Kini mari kita mulai rekomendasi smartphone yang layak dibeli di bulan ini. Untuk smartphone-smartphone High-end, flagship belum ada perubahan karena memang belum ada smartphone mahal baru yang keluar. Kalau mau smartphone Foldable, pilihannya ada dua, Samsung Galaxy Z Fold 5 dan Oppo Find N3. Untuk yang ini saya lebih merekomendasikan Oppo Find N3 karena ngasih lebih banyak hal yaitu lensa tele 64MP dengan optical zoom 3x. Jadi smartphone lipatmu juga punya kamera yang bagus. Kolaborasi OPPO sama Hasselblad terbukti ngasih improvement yang signifikan di sektor kamera. Itulah kenapa saya memilih OPPO Find N3 sebagai pilihan utama. Kalau kita cek harga pasar online, OPPO Find N3 adalah smartphone Android paling mahal yang tersedia di pasar Indonesia untuk saat ini. Walau udah turun jauh dari harga launching, OPPO Find N3 bulan ini dijual dengan harga 25.700.000. Hanya ada satu tipe RAM Storage ya yaitu RAM 16GB dan storage 512GB. Kalau masih lebih memilih Samsung Z Fold 5 juga bukan keputusan yang salah. Karena ngga semua butuh smartphone foldable dengan lensa telephoto juga kan. Kali aja butuh untuk produktifitas aja. Harganya juga lebih terjangkau dan ada dukungan ekosistem Samsung. Mulai dari perangkat elektronik pintar Samsung, wearables bahkan sampai aksesoris. Samsung jauh lebih komplit daripada OPPO. Dengan harga yang lebih murah dari OPPO Find N3, yaitu di 24.696.000. Kamu bisa memiliki Samsung Z Fold 5 RAM 12GB dan storage 1 Tera. Dua kali lipat kapasitas internal storagenya daripada OPPO Find N3. Kalau mau Z Fold 5 yang lebih terjangkau, masih aman buat ambil varian 512GB nya ya. Kalau yang 256GB nya menurut saya jangan karena perbedaan harga Z Fold 5 varian 512GB dan 256GB terlalu kecil. Bedanya cuman 800 ribu doang. 256GB harganya 21.560.000 sementara 512GB harganya di 22.399.000. So mending nambah 800rb buat dapet storage dua kali lipatnya. Nah sekarang kita bahas smartphone Flip. Pilihannya masih sama kayak bulan lalu ya. Saya sih lebih suka sama Samsung Z Flip5 daripada OPPO Find N3 Flip. Smartphone Flip itu adalah smartphone yang sangat dekat sama lifestyle, makanya kehadiran aksesori pendukung tuh penting banget. Samsung Z Flip 5 ekosistem pendukungnya tuh udah banyak banget. Selain casing yang beragam, ada Flip Suit Case juga. Jadi pilihannya tuh jadi banyak, OPPO Find N3 Flip belum semature Samsung buat hal ini. Kemudian Samsung Z Flip 5 juga punya cover screen yang lebih luas. Kalau dipake buat bales Whatsapp lebih nyaman ketimbang OPPO Find N3 Flip yang cover screen nya memanjang. Keyboardnya jadi lebih luas di Z Flip 5. So kalau mau beli, silahkan. Z Flip 5 512GB harganya lebih murah daripada pas masa PO koq jadi ngga akan keitung rugi. Harga pasaran online yang saya temukan di Rp14,658,999. Mau beli yang 256GB juga masih saya approved. Harganya jauh lebih murah yaitu di Rp12,985,000. Apakah artinya OPPO Find N3 Flip tidak layak beli? Jelas tidak, hadirnya lensa tele 32MP dengan optical zoom 2x akan bikin foto foto di Find N3 Flip lebih nyaman. Kalo mau smartphone flip yang lebih enak buat foto-foto ya pilihannya hape ini. Harganya lagi jatoh banget sekarang. 12.250.000 dan hanya ada satu pilihan RAM Storage yaitu 12/256. flip tapi murah gimana? Well bulan kemarin saya rekomendasikan OPPO Find N2 Flip karena harganya jatuh banget. Tapi bulan ini malah berbeda. Samsung Galaxy Z Flip 4 yang malah jadi murah banget. Cuman 10.289.000 loh untuk yang 8/512. Bahkan yang 8/128 nya sekarang 8 juta doang. Sumpah ngga boong. Link yang jual di harga segitu udah saya taro di kolom deskripsi. Anehnya Z Flip 4 yang 8/256 harganya malah lebih mahal dari yang 512, jadi saya ngga rekomendasikan untuk ngambil yang 8/256. Itu aja pilihan saya buat smartphone Flip. Sekarang kita bahas smartphone flagship. Lagi lagi S24 series belum ada lawan, tapi di 3 bulan kedepan kalian akan ketemu smartphone- smartphone flagship dari brand lain. kalau masih bisa sabar baiknya ditahan aja. Tapi kalo ngga, ya udah itu S24 series lah, pilihannya. Semua harganya langsung saya cantumkan di sini aja ya, tolong ya Bal, tulisin Bal hehe. Beli Ultra kalau mau zoom-zoom sampe jauh dan butuh S Pen. S24 Plus kalo mau yang baterainya paling awet dan S24 biasa kalau mau smartphone flagship yang lebih mudah digenggam. Untuk yang suka form factor S24, saran saya jangan beli dulu. Karena mungkin ada smartphone dengan form factor yang sama, layar kurang dari 6,5 inch tapi kameranya lebih bagus. Hape apa itu ya? Tungguin aja ya, bocoran. Jejeran smartphone mahal udah kita bahas, sekarang kita masuk ke rekomendasi smartphone gaming premium. Well… Masih sama, belum ada yang baru. Bahkan saya ngerasa mungkin di tahun ini atau tahun depan pihak pabrikan ngga ada lagi yang bikin smartphone gaming premium. Pilihannya terbatas. Antara ROG Phone 7, Nubia Red Magic 8s Pro dan ROG Phone 7 Ultimate. Harusnya iQoo masuk ke opsi smartphone gaming sih cuman di iQoo 12 mereka tuh malah ngilangin Dual Monster Touch mereka. Jadi ngga kayak smartphone gaming lagi deh itu. So ya pilihannya tiga aja. Dan pilihan pertama saya tetep di ROG Phone 7. Lebih tepatnya yang varian terendah yaitu yang 8/256. Harganya menurut saya paling value for money. Sempet nyentuh harga di bawah 10 juta di bulan lalu tapi sekarang naik dikit jadi Rp10,241,000. Saya ngga rekomendasiin yang 12/256 karena dengan harga yang lebih mahal kamu cuman dapet RAM yang lebih luas. Percaya deh 8GB itu udah cukup buat mainin game berat di PlayStore. Nambahin jadi 12GB hanya ngasih kamu kelebihan buat jalanin game berat lain di saat yang bersamaan. Siapa sih yang main honkai impact dan honkai starrail secara bersamaan? Ngga ada kan. Dengan harga 2 juta lebih mahal menurut saya ngga worth buat ambil yang 12/256. Red Magic 8s Pro sendiri masih belum mengalami penurunan harga yang signifikan, masih di Rp11,487,000 untuk varian terendahnya, 12/256. So ya mending ROG Phone 7 aja. Selanjutnya adalah rekomendasi smartphone premium. Segmen pasar favorit saya buat 2024 karena di tahun ini ada banyak banget pilihan yang keren-keren. Terutama buat kamu yang mau punya smartphone dengan kamera bagus, tapi budget ngga sampe buat beli smartphone flagship. Pilihan pertama saya adalah smartphone pendatang baru yaitu vivo V30 Pro. Value yang dikasih sama smartphone ini tuh banyak banget. Lensa Zeiss akhirnya vivo turunkan ke seri non flagshipnya ini. Buat foto foto bagus banget. Kamera utama 50MP dengan OIS nya ini bisa ngasih foto yang siap buat dipost di sosmed. Udah gitu vivo V30 Pro ini juga ngasih kamera Tele 50MP. Walau lensa tele nya ngga ada OISnya, dipake buat foto potrait tuh hasilnya cakep banget. Bahkan ada bokeh khas dari lensa Zeiss. Bikin hasil foto nampak mahal. Masih dikasih lensa Ultrawide juga yang punya resolusi yang sama. 50MP. Jadi lensa Ultrawidenya ini ngga terasa kayak formalitas. Hasilnya tuh tetep bagus ya. Saya tuh suka banget. Kamera depan 50MP nya juga bagus banget lagi hasilnya. Bisa merekam di resolusi 4K dan hasilnya tuh cukup wide. Cocok banget buat dipake ngevlog. Speknya juga cukup nyaman buat dipake kebutuhan sehari-hari. Mediatek Dimensity 8200 nya tuh cukup gesit, dan karena proses fabrikasinya udah di 4nm, baterainya juga cukup hemat. Fitur Fast charging juga masih ada. 80W, cukup cepet. Tapi bagian terbaiknya ada di harganya. Yes, mungkin buat sebagian orang harga launchingnya yang 8.999.000 terlihat mahal, tapi harga onlinenya berkata lain. Ada yang jual 1 juta lebih murah jadi 7.999.000 rupiah aja. Harga ini jauh lebih murah dari smartphone-smartphone premium lainnya yang nanti akan saya bahas. So secara value, vivo V30 Pro menurut saya adalah smartphone premium paling worth it untuk dibeli saat ini. Pilihan kedua adalah iQOO 12. Sejatinya ini adalah smartphone flagship dari iQOO. Makanya speknya ini flagship pool. Snapdragon 8 Gen 3, Layar LTPO AMOLED, Kamera 50MP dengan OIS, ada Periscope telephoto 64MP yang pake OIS juga dan lensa ultrawide yang 50MP. Fast Chargingnya juga udah 120W. Ini adalah smartphone flagship paling terjangkau yang bisa kamu beli. Ngga heran, harganya ngga mengalami penurunan sejak launching. Masih di 10.999.000. Harga segini menurut saya bagus banget buat spek yang ditawarkan. Oh saya udah bilang belum kalau RAM Storage smartphone ini tuh 16/512? Oke banget kan? Belilah mumpung masih awal tahun. Kamu masih punya waktu menikmati smartphone flagship dengan spek up to date dan harga paling terjangkau. Pilihan ketiga adalah OPPO Reno 10 Pro Plus. Yes, smartphone yang masih menggunakan Snapdragon 8+ Gen 1 ini masih jadi pilihan saya karena dia tuh memiliki lensa periscope Telephoto yang super bagus. 64MP dengan optival zoom 3x dan OIS. Saking bagusnya, lensa ini dipake juga ke OPPO N3. Smartphone termahal mereka. Buat foto- foto potrait hasilnya tuh cukup bagus ya, cukup untuk memenuhi kebutuhan zoom- zoom dan kamera utamanya juga oke. Belilah smartphone ini kalau mau kamera bagus dan performa gaming yang baik. Snapdragon 8+ Gen 1 itu masih lebih ngebut daripada Dimensity 8200 di vivo V30 Pro. Kekurangan OPPO Reno 10 Pro + paling di storagenya yang masih 256GB. Vivo V30 Pro bisa ngasih Storage lebih besar dengan hasil kamera yang bersaing di harga yang lebih terjangkau. Harga pasaran online buat OPPO Reno 10 Pro+ 12/256 adalah Rp9,649,900. Terakhir mungkin agak kontroversial. Saya masih merekomendasikan Samsung Galaxy S23FE. Kenapa? Well untuk alasan yang sangat spesifik yaitu Galaxy AI. Fitur Galaxy AI yang ada di Samsung S24 Series akan hadir juga ke S23 FE dalam beberapa bulan lagi. Kalo soal hardwarenya jujur Samsung Galaxy S23FE ini tuh kalah sama ketiga pilihan lain ya. Exynos 2200 nya hanya lebih baik performancenya dari Dimensity 8200 nya vivo V30 Pro. Sisanya mah inferior semua. Tapi Galaxy AI nya akan bisa jadi pembeda buat mereka yang sering ke luar negeri atau yang sering beraktivitas dengan bahasa asing. Live Interpreter, transcribe rekaman suara, terus ditranslate langsung, akan sangat kepake untuk tugas professional. Generative editnya juga bisa jadi penyelamat di saat-saat kepepet. Instant Slow mo juga bisa bikin momen- momen tertentu tuh jadi makin keren. Baru Samsung yang punya fitur ini semua dan S23 FE akan mendapatkan fitur tersebut di beberapa bulan lagi. Kalau kamu butuh Galaxy AI di harga yang paling terjangkau kamu bisa memiliki Samsung Galaxy S23 FE dengan harga Rp8,293,000 untuk varian 8/256. Ada varian yang lebih murah yaitu yang 8/128 api hanya 800rb lebih murah. Sayang banget kalau di harga segitu masih pake hape 128GB. So, lebih baik ambil yang 256GB aja. Itu aja 4 pilihan saya buat smartphone segmen premium. Sekarang adalah kategori smartphone compact. Mungkin segmen smartphone compact ini harus diperluas ya. Karena yang benar benar compact menurut saya hanya ASUS Zenfone 10. Pihak pabrikan lain ngga ada yang bikin smartphone semungil ini lagi sekarang. Adanya yang dibawah 6,5 inch contohnya ya S24 biasa. Kalau kamu butuh banget smartphone compact saat ini ya pilihannya hanya ASUS Zenfone 10. 8/128 harganya Rp8,245,000 dan yang 16/512 harganya Rp12,599,000. Cukup jauh bedanya. Kalo budgetnya cuman ada buat yang 128GB menurut saya ambil ASUS Zenfone 10 aja. Tapi kalo budgetnya bisa sampai yang 512GB, saran saya mending nunggu. Karena dalam beberapa minggu lagi akan hadir smartphone yang punya layar di bawah 6,5 inch dan kameranya jauh lebih bagus. Bocoran-bocoran lagi hehehe. Nah sekarang kita mulai rekomendasi smartphone berdasarkan harga ya. Kita mulai dari 6 jutaan. Xiaomi 13T menjadi jawara di sini. Kamera bagus, spek bagus, harganya bagus. Bener-bener value for money. Kata Xiaomi, smartphone ini juga laku baget. Mereka mati-matian buat memenuhi demand. Makanya barangnya sempet ghaib. Sekarang barangnya udah tersedia lagi, harganya lebih mahal dikit dari harga launching tapi yaitu di Rp6,741,000. Meski begitu masih sangat layak untuk dibeli. Kehadiran Xiaomi 13T memang banyak bikin smartphone di harga yang sama terasa tidak worth it. Cuman kali ini Xiaomi 13T tuh punya lawan tanding sepadan yaitu Realme 12 Pro+. Untuk chipset, Snapdragon 7s Gen 2 di Realme 12 Pro Plus memang belum bisa mengalahkan Dimensity 8200 Ultra-nya Mediatek. Cuman spek kamera Realme 12 Pro Plus ini lebih mewah. Punya lensa Periscope telephoto 64MP dengan pembesaran 3x optical zoom. Selain ngasih hasil potrait yang bagus, lensa periscope ini telephotonya ini juga ngasih hasil yang lebih baik buat foto zoom-zoom yang jauh. Jadi fungsinya lebih versatile. Desainnya juga menurut saya jauh lebih cakep ketimbang Xiaomi 12T. So menurut saya ini adalah comeback nya Realme. Kini mereka bisa bersaing lagi. Harganya juga bagus menurut saya ya. Yang 12/512 dijual dengan harga 6.999.000. Beda sedikit tapi storagenya dua kali lipat dari Xiaomi 13T. Kalau mau yang lebih terjangkau, varian 8/256 dari Realme 12 Pro Plus ini tuh dijual dengan harga 5.999.000. Ini harganya masih sama kayak harga launching ya. Tunggu beberapa bulan maka harga ini akan jauh lebih menarik lagi. Itu dia pilihan saya buat smartphone harga 6 jutaan. Cuman dua, tapi dua- duanya memang bagus banget. Sekarang kita bahas smartphone 5 jutaan. Well karena Realme 12 Pro Plus 8/256 harganya 5.999.000 jadi secara teknis dia juga masuk list smartphone 5 jutaan ya. Punya periscope Telephoto 64MP dengan OIS adalah sebuah fitur mewah yang akan sulit ditemukan di range harga 5 Jutaan. Kalau mau smartphone yang punya performa gaming lebih baik tapi kamera juga masih oke, ambillah Xiaomi Redmi Note 13 Pro Plus. Punya layar lengkung dengan resolusi 1,5k yang kece, Dimensity 7200 Ultra yang lumayan gesit, hypercharge 120W, RAM Storage lega yaitu 12/512 dan kamera 200MP dengan OIS. Kurangnya memang ngga ada lensa tele di sini. Tapi di sektor lainnya, Xiaomi Redmi Note 13 Pro Plus ini tuh juara. So, kalo kamu ngga butuh lensa tele, ambillah smartphone ini. Harga pasaran onlinenya di 5.820.000. Pilihan ketiga adalah buat kamu yang mau kamera depan yang bagus. Suka selfie-selfie atau mungkin ngevlog? Yang kamera belakangnya juga bagus dan performanya ngebut. Ambillah vivo V30. Snapdragon 7 Gen 3 nya lebih ngebut dari 7200 Ultra nya Redmi Note 13 Pro Plus. Jarang jarang ini Xiaomi kalah spek sama vivo. Udah gitu kamera ultrawidenya juga 50MP lagi. Jadi ngga timpang pas foto- foto. Kamera utama 50MP dan ultrawide 50MP. Kalo Redmi Note 13 Pro Plus kan timpang. Kamera utamanya bagus, 200MP gitu ultrawide 8MP ya.. kayak berasa formalitas aja. RAM Storage vivo V30 memang lebih kecil sih yaitu di 8/256 tapi harganya juga lebih murah yaitu di 5.249.000. Ada sih yang RAM Storagenya sama yaitu di 12/512 cuman harga pasaran onlinenya tuh nyentuh 6 jutaan yaitu di 6.095.000. Ya masih bisa dipilih sih kalo kamu mau smartphone yang kamera depan belakangnya bagus, performa juga masih ngebut. Pilih yang 8/256 atau 12/512 masih layak di harga segitu. Sekarang adalah rekomendasi saya yang keempat. Nah kalau yang satu ini adalah smartphone dengan lensa tele yang lebih ekonomis. Oppo Reno 11 5G. Kalo speknya sih emang ngga ngebut. Dimensity 7050. Cuman dia punya lensa tele 32MP. Ya lumayan kalo mau foto-foto potrait. Biar serasa dslr. Kamera utamanya juga bisa diandalkan karena udah pake OIS. Resolusinya 50MP. Belilah kalau budget ngga bisa nambah lagi tapi mau kamera bagus. Harga dari Oppo Reno 11 5G 8/256 sekarang itu 5.349.000 rupiah ya. Nah, Pilihan terakhir adalah buat kamu yang mau smartphone dengan harga lebih murah lagi. Ada Poco X6 Pro yang 12/512. Dengan harga yang lebih murah dari vivo V30 8/256 yaitu di 5,2jt, kamu dapet RAM Storage yang lebih gede. Chipsetnya juga lebih ngebut. Dia pake Dimensity 8300 Ultra. Xiaomi Redmi Note 13 Pro Plus juga kalah ngebut sama hape ini. Ngga usah lagi repot repot cari Poco F5 karena Poco X6 Pro punya chipset yang lebih ngebut. Harganya juga lebih murah. Kayaknya memang hape ini datang untuk menggantikan Poco F5 yang stoknya udah pada abis. Kameranya untuk standar smartphone 5 jutaan emang agak kalah sih. Tapi bukan artinya kameranya jelek ya… Cuman yang lain tuh lebih baik aja. Belilah hape ini kalo kamu tuh suka performa. Dengan begini ada banyak banget nih yang keluar dari list. Saya ngga melihat alasan merekomendasikan Samsung M54 sekarang. Harganya yang 5,5jt kayaknya mending nambah dikit buat ke Redmi Note 13 Pro Plus. Samsung A54? Baiknya lupakan karena ada Samsung A55. Kalo A55 sendiri saya belum berani masukin list karena hapenya masih kita tes. Yang jelas A55 5G punya diferensiasi yaitu soal update software 4 tahun dan security update 5 tahun dan IP67. Apakah rekomendasi atau engga? Ya Jawabannya mungkin di bulan depan. So buat rekomendasi bulan ini buat smartphone 5 jutaan cukup banyak rekomendasi saya. Realme 12 Pro Plus, Xiaomi Redmi Note 13 Pro Plus, vivo V30, Oppo Reno 11 5G dan Poco X6 Pro 12/512. Next adalah smartphone dengan harga 4 jutaan. Pilihan pertama di harga segini tanpa ragu adalah Xiaomi Redmi Note 13 Pro 5G. Kamera 200MP dengan OIS di harga 4 jutaan adalah kombinasi mematikan. Tipikal Xiaomi, chipsetnya juga mematikan buat harga 4 jutaan. Snapdragon 7s gen 2. Menurut saya ini adalah pilihan terbaik di harga 4 jutaan. Kamera bagus, speknya bagus, dipakenya nyaman. Kalo mau yang chipsetnya lebih ngebut ambil smartphone legendaris yang satu ini. Vivo V27. Harganya kini jatuh ke 4 jutaan. Tepatnya 4.699.000 untuk 8/256. Layarnya curved, desainnya cantik. Ah smartphone ini memang keren banget lah. Smartphone yang memulai dominasi vivo di pasar mid range. Harganya bisa jadi semurah ini karena lagi abisin stock ya. V29 nya saya lihat udah abis di pasaran. Sekarang yang mereka abisin adalah si V27. Kalo tertarik ya silahkan diambil. Kalo mau yang ekonomis fantastis bisa ambil Infinix Zero 30 5G. Saya masih terkesan sama hape Infinix yang satu ini. Nemenin saya buat bikin konten di las vegas Januari kemarin tuh sesuatu banget. Saya jadi maksimalin kemampuannya. Bisa rekam video 4K, hasil kamera 108MP OIS nya juga lumayan, bisa dipake ngedit video karena performanya ngebut. Dimensity 8020 ini lebih ngebut bahkan daripada 7s Gen 2 nya Redmi Note 13 5G. Desain hapenya juga ngga jelek. Harganya juga paling terjangkau dibandingkan yang lain. 4.030.000 doang buat 12/256. Oke banget kan? Nah yang terakhir adalah buat kamu yang mau smartphone dengan desain paling guanteng. Smartphone itu adalah Realme 12 Plus. Kalo ngomongin spek, dia yang paling sederhana. Dimensity 7050 tuh sebenernya ngga jelek. OPPO Reno 11 yang harganya 5 jutaan aja masih pake chipset yang sama. Jadi ada Dimensity 7050 di harga 4 jutaan harusnya jadi suatu kelebihan. Masalahnya yang lain lebih royal aja. Alasan kenapa saya merekomendasikan Realme 12 Plus adalah karena dia tuh punya desain yang cakep banget. Mewah, elegan, ganteng, apalagi yang warna biru. Untuk spek lainnya ya bisa diterima. Kamera 50MP dengan OIS, 67 Watt Fast charge ya cukup lah. Kelebihan yang Realme 12 Plus tawarkan menurut saya adalah desain yang lebih cakep dari smartphone lain yang ada di pasaran. Harganya 4,2jt untuk 8/256. Itu aja rekomendasi saya buat smartphone di harga 4 jutaan. Sekarang mari kita bahas rekomendasi smartphone 3 jutaan. Pilihan pertama saya buat smartphone 3 jutaan adalah Xiaomi Redmi Note 13 Pro 4G. Jujur pas lihat speknya, ini tuh bukan Xiaomi banget. Pake Mediatek Helio G99 Ultra di smartphone 3 jutaan adalah hal yang mengejutkan. Chipset sejuta umat ini bahkan bisa ditemukan di smartphone 1 jutaan. Koq Xiaomi naro chipset yang sama di seri Redmi Note nya yang kita semua tau, Redmi Note itu biasanya punya chipset yang paling ngebut buat harganya. Tapi pas lihat kamera yang dipake. Oh, saya ngerti budget produksinya tuh lari ke mana. Xiaomi Redmi Note 13 Pro 4G masih bawa kamera yang sama kayak seri 5G nya. 200MP dengan OIS. Ini kamera mid range yang mewah. Masih coba diturunin sama Xiaomi ke pasar 3 jutaan. Hasilnya ya… kamu bisa dapetin smartphone dengan hasil foto yang bagus, punya OIS di harga 3 jutaan. Untuk G99 nya sendiri, ini adalah chipset standart enak nya saya ya. Cuman dia itu agak atas agak bawah lah. Main moba masih nyaman tapi kalo dipake buat main game yang lebih berat daripada itu tentu akan ketemu frame drop. So, saran saya, belilah Xiaomi Redmi Note 13 Pro 4G kalau kamu bukan gamers kelas berat, cuman mau nyaman pakai smartphone yang kameranya bagus buat foto-foto. 8/256 nya dijual dengan harga 3,7 juta sekarang. Kalo menurutmu processing power lebih penting daripada kamera, kamu bisa pilih sodaranya yaitu Poco X6. Pakai chipset Snapdragon 7s Gen 2, kayak Redmi Note 13 Pro 5G yang dijual di 4 jutaan menjadikan Poco X6 ini smartphone nomor 2 paling ngebut di harga 3 jutaan. Kameranya masih lumayan oke juga. 64MP dan dikasih OIS. Bisa rekam video 4K juga ya karena chipsetnya cukup kuat. Helio G99 Ultra ngga bisa rekam video 4K karena tenaganya ngga cukup kuat ya. So hasil fotonya mungkin kalah daripada Redmi Note 13 Pro 4G, cuman kalau rekam video, bagusan Poco X6 ini. Harganya memang lebih mahal sih. Harga pasaran onlinenya ngga begitu banyak berubah dari harga launching. Kini Poco X6 dijual dengan harga 3.945.000. Pilihan ketiga adalah buat mereka yang suka kecepatan, suka gaming, dan harganya terjangkau. Ini adalah smartphone dengan chipset paling ngebut di harga 3 jutaan. Infinix GT 10 Pro. Smartphone yang satu ini memang edan pisan. Dimensity 8050 ditaro di smartphone 3 jutaan. Kalian tau ngga sih sengebut apa Dimensity 8050? Chipset ini tuh lebih ngebut daripada Snapdragon 7s Gen 2 atau dimensity 7200 Ultra. Dicompare sama chipset smartphone 5 jutaan, yang ngalahin dia cuman 7 Gen 3 nya vivo V30. So, Infinix GT 10 Pro ini emang soal performa banget. Enak dipake main game, tampilannya juga gaming banget, fitur-fitur gaming juga ada kayak bypass charging. Harganya juga makin murah dibandingkan bulan lalu. Cuman di 3.350.000 aja buat 8/256. Sebagai catatan, chipset ini masih chipset 6nm. Kalau dicompare sama smartphone yang keluar tahun ini, mungkin dia agak lebih boros baterai. Pilihan keempat, awalnya saya mau merekomendasikan Xiaomi Redmi Note 13 5G. Tapi Samsung Galaxy M34 harganya tuh menggiurkan sekali ya. 8/128 nya dijual dengan harga 3.122.000. Secara spek, Exynos 1280 nya tuh ngasih performa yang 11-12 sama Dimensity 6080 nya Redmi Note 13 5G. Tapi Samsung M34 ngasih baterai yang lebih besar yaitu 6000 mAh dan OIS di kameranya. Xiaomi Redmi Note 13 5G ngga punya itu. So saya sih lebih menyarankan untuk mengambil Samsung M34 saja. Tapi kalo mau tetep ambil Xiaomi Redmi Note 13 5G juga nggapapa. Harganya lebih murah yaitu di 3.075.000 dan kamu dapet storage 256GB. Dua kali lipat lebih lega daripada Samsung M34. Wah dikit lagi beres, mau bahas rekomendasi smartphone 2 jutaan. Cuman sebelum bahas rekomendasi smartphone 2 jutaan, saya mau point out hal yang penting. Kalian ngeh ngga kalau semakin sedikit smartphone Samsung yang masuk rekomendasi? Terutama Mid range. Mungkin selain A55 dan A35 tuh baru keluar, brand lain itu bawa smartphone mid range bagus-bagus loh sekarang. Realme 12 series kini jadi bagus, vivo mempertahankan keagresifannya sejak V27, dan Xiaomi juga all out. Kini seri Redmi Note 13 nya lebih fokus ke kamera which is strategi yang bagus, jadi ngasih diferensiasi sama Poco. Samsung nih kalo saya lihat agak main aman. Semoga pihak Samsung Indonesia melihat video ini ya. Saya ngerti, kalau soal produk, ini masalahnya dari pihak global nya koq, bukan regional. Saya ngelihat Samsung A55 bezelnya koq tebel gitu. Terus saya lihat smartphone 5 jutaan dan 6 jutaan dari brand lain itu tuh pada cakep banget. Iya sih kalian punya sertifikasi IP67. Tapi konsumen indonesia lebih suka sertifikasi IP67 atau smartphone yang pake kamera leica? Mungkin bisa jadi masukan yang membangun ya buat Samsung. Oke itu aja sedikit pesan dari saya, kini kita bahas rekomendasi smartphone 2 jutaan. Di harga 2 jutaan biasanya kita harus merelakan hilangnya kamera OIS. Ngga ada brand yang cukup nekat untuk kasih kamera OIS di harga segini. Eh Poco melakukan hal yang berbeda. Selama ini kita melihat seri Redmi Note adalah yang fokus ke kamera ya. Sementara Poco buat performa. Tapi anomali terjadi di Poco M6 Pro. Chipsetnya pake Mediatek G99 Ultra. Bukan chipset paling ngebut di harga segini. Tapi kameranya pake OIS. Resolusinya 64MP. OIS sendiri berfungsi untuk ngasih hasil video yang lebih stabil dan performa low light yang lebih baik. Melihat fitur ini ada di smartphone 2 jutaan, auto buy lah. Harganya sekarang di 2.790.000. Kalau cari performa ya, ambil Poco lagi yaitu si X5 5G aja. Ya mungkin usia smartphone ini sudah lama ya… sudah setahun lalu. Tapi harganya kini cuman 2.438.000 untuk varian 6/128 dan 2.880.000 untuk varian 8/256. Layar AMOLED, kamera… meh tapi pake chipset yang masih ngebut buat smartphone 2 jutaan. Saran saya sih ambil yang 8/256 aja. 2,8 juta adalah harga yang bagus menurut saya. Selanjutnya adalah Xiaomi Redmi Note 13 4G. Speknya agak turun dikit dari Poco X5 5G. Dia itu tuh pake chipset Snapdragon 685. Chipset yang agak lawas juga sebenernya. Tapi kameranya pakai kamera yang sama kayak versi 5G nya. 108MP tanpa OIS. Kamera Xiaomi Redmi Note 13 4G ini bisa dibilang kamera terbaik buat foto foto di harga 2 jutaan walaupun ya hasilnya ngga wow-wow banget. Cukup lah untuk kebutuhan sehari- hari. Harganya 2.716.000 sekarang. Pilihan di atas 2,5jt itu aja dan kini adalah pilihan di bawah 2,5juta. Tecno Pova 5 Pro masih cukup seksi untuk dimiliki. Mediatek Dimensity 6080 di harga segini bikin smartphone ini tuh cukup nyaman buat main game. Tampilannya gaming dan fiturnya juga gaming. Mantaplah. Cuman sebelum memilikinya sobat harus tahu kalau pas saya ke MWC Barcelona penerusnya tuh sudah muncul yaitu Tecno Pova 6 Pro. Harusnya ngga lama lagi dia akan keluar di Indonesia. So kalau mau beli silahkan tapi ya mohon dipahami kalo penerusnya akan datang sebentar lagi. Harganya 2.389.000 aja. Hadirnya Infinix Hot 40 Pro menjadi pelengkap rekomendasi smartphone kali ini. Mediatek G99, layar IPS, semua masih bisa diterima karena harganya murah. Hanya 2.046.000 saja. Ini pun dapet RAM Storage 8/256. Buat yang lainnya jangan terlalu banyak berharap ya, tapi kalau kebutuhannya hanya sosmed dan gaming ringan, smartphone ini sudah cukup. Itu dia rekomendasi saya buat smartphone 2 jutaan, terakhir, mari kita bahas rekomendasi smartphone 1 jutaan. Pilihan pertama saya adalah smartphone yang tampak berusaha untuk merubah nasibnya. Punya bandrol harga murah tidak menghentikan dia untuk tampil bermewah-mewahan. Itel S23+. Awalnya saya hampir ngga merekomendasikan ini karena kehadiran Infinix Hot 40 Pro. Chipset G99 di Infinix Hot 40 Pro tentu lebih nyaman untuk digunakan ketimbang UniSoc Tiger T616 di iTel S23+. Cuman itel S23+ ini tuh bisa ngasih sesuatu yang beda. Panelnya amoled, Hot 40 Pro masih IPS. Udah gitu curved lagi. Kelihatan mewah banget kan. So kalau objectivenya punya smartphone yang terlihat ganteng walau harganya sejutaan. Hanya smartphone ini yang bisa kasih itu. Harga itel S23+ adalah 1.972.000. Pilihan kedua, adalah buat mereka yang masih pengen main game nyaman di sejutaan. Pilihan saya antara Infinix Note 30 atau Tecno Pova 5. Keduanya sama sama pake Mediatek Helio G99. Bedanya Tecno Pova 5 ini tuh lebih gaming oriented. Desainnya gaming, baterainya 6000 mAh yang tentunya akan lebih kepake buat gaming. So saya lebih merekomendasikan Tecno pova 5. Harganya saat ini di 1.852.000. Kehadiran Infinix Hot 40i sepertinya tidak memberikan impact besar ya. Soalnya chipset yang dipake masih UniSoc T606. Meski menawarkan RAM Storage 8/256 dan dijual dengan harga 1.629.000, saya masih lebih menyarankan untuk nabung dikit buat ambil Pova 5 Pro. Beda 200rb, dapet RAM Storage sama dan chipset yang lebih nyaman untuk digunakan. Di pasar sejutaan realme keluarin smartphone baru yaitu si Realme Note 50. Cuman daripada Realme Note 50, saya masih lebih menyarankan sobat untuk mengambil Poco M5 yang 4/128. Harganya tuh di 1.440.000. Di harga segini masih dikasih chipset standart enak menurut saya yaitu Mediatek Helio G99. Realme Note 50 ngga ngasih kelebihan apapun atas Poco M5 so mudah buat saya untuk lebih memilih Poco M5. Harganya 1.440.000 untuk RAM Storage 4/128. Pilihan terakhir dan paling murah dari list ini adalah iTel A70. Harganya 1.179.000. Tapi bisa ngasih memori internal 256GB. Ya chipsetnya memang alon-alon asal kelakon. UniSOC T603. Tapi dengan memori internal yang lega ini meskipun pelan kamu bisa pakai hapenya untuk jangka waktu yang lebih lama. Di harga segini kebanyakan pada ngasih storage kalo ngga 64, 128GB soalnya. Oke segitu aja Manja kali ini. Semoga membantu. Mouldie kecapean Mouldie Out.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Pasar smartphone midrange di pertengahan tahun 2026 ini sedang menghadapi badai kenaikan harga yang kian tidak masuk akal, memaksa konsumen untuk ekstra jeli dalam...
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Pasar jam tangan pintar Android kedatangan penantang serius lewat kehadiran OPPO Watch X3 yang digadang-gadang sebagai upaya terbaik sang produsen sejauh ini....
Langkah tidak biasa diambil oleh Jagat Review saat mendadak menunda ulasan mendalam untuk vivo X300 Ultra, kasta tertinggi ponsel flagship di tahun 2026. Di balik...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
OPPO tampaknya sedang menguji batas kewajaran pasar lewat lini Find X9 Series terbaru mereka. Alih-alih memangkas banyak fitur esensial demi menekan harga seperti...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...


















