Jungkat

REKOR DUNIA DISKON MOTOR BARU‼️ Motor Honda Ini Diskonnya Setara Vario Baru, 30 Juta Lebih 😱 (YouTube Video)

  • 13/08/2025

pertama di dunia motor didiskon lebih dari 60%. Kayak gimana motornya? Mari kita cek. [Musik] Jadi, kira-kira 2 minggu belakangan ini motor ini benar-benar viral banget. Bukan gara-gara look-nya, bukan gara-gara canggihnya, bukan gara-gara iritnya, tapi karena diskonnya, Teman-teman. Setelah gua hitung diskonnya itu lebih dari 60%. Sebagai gambaran nih, kalau kalian ke departemen store beli baju, biasanya diskon itu 50%. Ini motor 60%, Teman-teman. Gila enggak? Motor ini itu awalnya dijual dengan harga Rp52 juta, Teman-teman. Tapi tiba-tiba enggak ada angin, enggak ada geledek. Honda ngasih diskon lebih dari Rp40 juta. Jadi yang tadinya motor ini harganya Rp52 juta, sekarang itu cuma dijual Rp19 juta, Teman-teman. Jadi di video kali ini kita mau cobain nih motor ya yang memiliki mungkin rekor dunia diskon terbesar. Sebagus apa sih? Secanggih apa sih? Dan kenapa sampai didiskon segitunya sama Honda, Teman-teman? motor yang tadinya seharga CBR 2,5 lah ya, cuma jadi seharga bat, Teman-teman. Jadi, mari kita bahas motornya. Ini adalah Honda Cute bukan CV C I U V E, Teman-teman. Jadi, ini adalah motor listrik dari Honda top of the line-nya saat ini yang dijual di Indonesia, Teman-teman. Ada dua tipe, ada yang road sing dan roing duo, Teman-teman. Nah, ini sebenarnya yang paling mahalnya yang aslinya dijual harga Rp56 juta, Teman-teman. Nah, ini motor listrik yang kira-kira kalau secara ukuran mungkin bisa dibilang lebih gede daripada bat, tapi lebih kecil dari Vario lah, ya. Agak-agak di tengah, Teman-teman. Motor ini pun juga sebenarnya bukan motor baru. Motor ini udah launching kira-kira tahun lalu lah, Tatopan. Jadi, ini motor yang sebenarnya secara look gua sih suka ya. Enggak tahu kalau kalian suka apa enggak sama betukan ya. Karena di antara motor-motor Honda yang sekarang itu semuanya desainnya tajam-tajam ya, kayak Vario Beat, semuanya tajam-tajam ya, muncul tiba-tiba satu motor yang bentukannya mulus gini ya kan, lucu banget. Jadi kalau secara luxe gua suka banget sama si Honda SUV Mi SUV ini teman-teman salah satu ciri khasnya juga adalah memang lampunya nyambung di depan begini full LED terus ada lampu dimnya di bawah dan pelaknya yang imut cuman ring 12 teman-teman. Jadi ini look-nya ya memang dibilang klasik sih enggak, tapi gara-gara bahan kecilnya ini jadi lucu banget. Futuristik tapi tidak tajam-tajam, Teman-teman. Jadi ini motor ya yang sebenarnya kalau dimodif ya ini bisa lucu banget, Teman-teman. Dari belakang pun juga motor ini bentukannya lucu ya, lampunya cakep ya kan. Dan karena dia motor listrik jadi enggak ada knalpotnya. Nah, jadi ini pelegnya bisa txpos. Jadi kalau kalian pengin ganti peleg ya kan atau mau dicat ulang langsung kelihatan gitu. Terus salah satu kelebihannya motor listrik kalau single swing arm gini teman-teman. Kalau dilihat dari bentukannya sih emang mirip kayak 12 peleg 12-nya stylo ukurannya ya. Cuman gua belum tahu nih apakah ini bisa nih diceplokin pelak 12 dari stylo atau enggak. Mari kita coba buka bagasinya teman-teman. Set bagasi. Ada sih di sini ada ya kan yang kayak cuma segede HP ya. Tuh masuklah tuh. Tapi ini kalau yang Promx sudah enggak masuk sih kayaknya. Sama di sini ada satu. Jadi memang mungkin kalaupun mau bawa jas hujan sih agak ribet tapi kalau sendal ya ditekuk-tekuk bisa ya kan ya. Kalau secara bagasi agak kuranglah memang namanya juga motor listrik ya. Yang bikin beda motor listrik Honda dengan motor listrik lainnya itu adalah dari sistem baterainya teman-teman. Nah jadi sistem baterainya Honda itu dia pakai dua baterai kayak gini kan. Nah tuh ada sistem mekanisme kuncinya. Jadi ini diangkat tuh. Nah, ini adalah satu baterai pack-nya dari Honda. Jadi, semua motor listrik Honda itu pakai tipe baterai yang sama ini semuanya. Kemudian pertanyaan berikutnya adalah gimana ngecasnya? Sayangnya menurut gua sih cukup sayangnya motor listrik Honda ini itu chargernya terpisah, Teman-teman. Jadi, kita enggak bisa nih sayangnya nyolokin colokan biasa gitu. Colokan clek ke sini dicas gitu. Itu enggak bisa, sayangnya. sayangnya kita harus benar-benar ngeluarin ini kita bawa ke docking-nya gitu diclek baru dia akan ngecas teman-teman sebenarnya itu plus minus sih jadi sebenarnya ide awalnya Honda ya kayaknya ini tebak-tebakan gua mereka emang akan memperbanyak charging station-nya jadi ketika udah banyak nih charging station ya kayak merek-merek lain yang ada, itu akan lebih makes sense punya sistem baterai seperti ini. Jadi kalian tinggal datang ke tempatnya, buka, colokin, kemudian ambil yang udah penuh ditaruh lagi. Ide itu bagus kalau charging station-nya banyak atau swapping station-nya banyak. Sayangnya yang Honda ini belum banyak swopping station-nya. Jadi pasti akan lebih sering ngecas di rumah. Nah, kalau di rumah bawa beginian yang satunya kira-kira beratnya hampir 10 kilo ya PR, Teman-teman. Apalagi ada dua harus dua-duanya dicas. Satu doang enggak ada satu doang gini misalkan kita coba ya satu doang gini. Ini kalau misalkan kita pakai dia akan bisa nyala tapi setahu gua dia enggak mau dipakai ya kan berarti tidak ada. Jadi dia harus ada dua-duanya. Jadi memang itu kekurangannya menurut gua. Ini berat juga sih. Jadi itu salah satu kekurangannya kalau sistem baterai swap tapi shof station-nya belum banyak. Berbeda dengan motor-motor listrik lainnya yang kebanyakan ya kebanyakan itu pakai wheel hub atau dinamo yang ada di peleg atau misalkan pakai dinamo yang ada di tengah sini kemudian pakai belt ya. Si SUV ini dia ada transmisi lagi lah di dalam sini. Jadi ini ada oli yang harus diganti nih di dalam sini kayaknya. Gua juga belum tahu kenapa ya. Ada memang beberapa merek motor listrik tu yang menggunakan sistem seperti ini. Jadi ada ini sama ada Alpha. Alpha Servo X itu juga pakai transmisi kecil di belakang sini, Teman-teman. Nah, rasanya kayak gimana feel riding-nya, motor listriknya? Nanti akan kita cobain. Suspensinya standar dan di belakang memang belum double dis. Jadi, tuh masih tromol. Nah, tapi bagian yang paling canggihnya itu ada di depan sini. Nah, ini bagian paling keren dari SUV tabletnya. Ini sebenarnya ini bordernya foto frame-nya gede banget sih ya kan. Tapi ini layarnya ini bagus banget teman-teman. Nah, ini ya. Itu bisa diutak-atik pakai tombol-tombol yang dari sebelah kiri sini. Jadi ada naik turun dan ada joystick lagi. Ini ya, Teman-teman. Gua enggak bohong. Ini salah satu layar di motor dengan animasi yang paling bagus menurut gua. Dia juga ada petanya yang kalau misalkan kita ini dia bisa nge-zoom tuh. Terus ini bisa kita ganti-ganti lagi. Ini untuk frame rate-nya apa dan sebagainya. Ini salah satu yang paling bagus. Gua kayak wow ini secanggih itu, Teman-teman. Kalian bisa connect ke HP terus bisa dengerin lagu ya kan atau settingannya dari mana tuh kan perjalanannya terakhir apa. Jujur ya ini bagus banget. Ini informasi speedometer standarnya kira-kira begini. Jadi ini kita tekan starter nah dia akan siap. Terus ini ada riding mode-nya ada standar ada sport teman-teman. Kemudian ini range-nya dan ini baterainya. Dan ini kira-kira powernya kep pakai berapa? pakai RPM-nya lah sebelah sini, Teman-teman. Dan ada gigi mundurnya, kita harus pencet ini. Ditahan. Dan kalau mau mundur itu bukan digas, tapi pencet tombol yang ini. Tekan dan tahan. Mentok 2 km/h mundur ya. Tapi bisa mundur nih. Tuh ya. Salah satu kelebihannya motor listrik tuh emang bisa mundur sih. Itu buat parkir enak banget, Teman-teman. Motor ini motor listrik dengan harga asli Rp50 jutaan. Itu range-nya seberapa jauh sih? Mungkin ekspektasi kalian 100, 150 enggak 82 range-nya dengan dua baterai. Jadi emang secara range bukan yang paling jauh tapi 80 km untuk motor listrik sekarang sudah lumayan lah ya. Top speed-nya kayak gimana? Kalau pakai aircon itu cuman 30 km/jam. 30, Teman-teman. Nanti akan kita cobain kencang atau enggak. Jadi memang secara spek mungkin dia bukan motor listrik yang paling jauh, bukan yang paling kencang juga, tapi mungkin salah satu yang paling canggih sih. Dan bentukannya emang lucu banget. Sebelum kita cobain di jalan, gua penasaran motor ini kan sekarang harganya Rp jutaan lah ya. Sama motor bensin Rp19 jutaan mana yang lebih kencang? Jadi kita sekarang mau coba drag race dari sini sampai depan rumah. Tanjakan sih emang kira-kira ada 50 m. Kita akan coba di 20-an dan 50. Kita lihat mana yang lebih kencang. Jadi kita akan coba drag dengan motor yang kira-kira R jutaan lah ya. Mio Gear-nya Arif 125 cc standar udah pakai peleg sugoi. Gua akan cobain dulu pakai mode Econ atau yang paling pelannya. Kemungkinan besar pasti kalah karena pelan banget. ya kan? Jadi Arif ini gak ada riding mode sih standar aja. >> Cuman kita akan lihat pertama kita pakai Econ dulu ya di sini dan situ standar. Let's go. >> Oke siap >> siap du ini kayaknya orang sepedaan. Kencengan orang sepeda nih kalau pakai mode kenapa pelan banget pakai mode nih? Buset dah. Sekarang kita mau cobain pakai mode sport du s. >> Jadi bisa dilihat teman-teman kalau pakai modo sport langsung jauh ketinggalan torsinya. Cuman kayaknya kalau kayaknya kalau 50 m gua masih menang sih kayaknya ya. Tadi saya masih cukup jauh, cuman kita enggak bisa nyoba lebih jauh lagi. Cuman 20-an meter. Ini jauh loh ketinggalannya. Tadi >> jauh lumayan. >> Ini lumayan jauh, Teman-teman. Jadi untuk power dia lebih kencang kalau mode sport. Kalau mode Aircon itu lebih kayak ah gua malas jalan kaki, gua naik motor deh. Gitu kira-kira teman-teman. >> Amalsah >> amah ya udah naik motor aja deh. Pelan banget gitu. Tapi secara power kita sudah membuktikan dia lebih kencang daripada Yamaha Mio 125 dalam 20 m ya. Jangan ditanya kalau 100 m. Tapi entar dulu. Kalau lu top speed-nya berapa? Cepek lah. Sampai 10 >> bisa cepek >> bisa. >> Oh iya berarti udah pasti ketinggalan. Ini metok cuma 80-an soalnya teman-teman. Jadi sekarang waktunya kita coba test drive di jalan. Jadi review kali ini kita ditemenin Eren karena ada yang enggak mau ditinggal. Udah belum? >> Iya. >> Oke, kita pakai mode sport aja. Let's go. Ya, jadi ini review beneran, Guys. Kalau misalkan lucengan sama anak kecil kayak gimana? Kita coba jalan kecil tanjakan. He. Dan dia bisa naik. Posisi ridingnya sih emang mirip sih kayak Vario, Guys. Sebenarnya lumayan mirip rasanya Vario. Suspensinya juga suspensinya lebih enak dari Vario, Guys. >> Suspensinya lebih enak daripada Vario. C kalau pengereman ya, dia masih kombi brake. Ya, gua sih lebih suka double dis brake sebenarnya karena combi brake tuh kalau misalkan kita lagi ngrem belakang yang kanan tuh jadi ngelos gitu. Kan dia udah ikutan ngerem duluan. Ayo kita lewat jalan kecil. Hap. Kalau kita mau ganti mode, Guys, kita harus lepas gas terus ganti mode. Nah, sekarang kita pakai standar. Kalau standar ya emang standar banget sih. >> Dibilang kencang enggak, dibilang pelan ya enggak, tapi ya st ya standar. Nah, ini kita simulasi lewat jala kecil. Ini kucing lagi di situ. >> Iya kucing kucing. >> Ada kucing di atas. >> Kalau misalkan kita pakai mode standar kita gas cukup aja sih sebenarnya ya. Jadi mirip kayak motornya Arif 125 tuh tarikannya kira-kira kalau di sini kayak mode standar aja. Jadi kalau kalian pengin lebih ngebut mode sport sih. Cuman saran gua jangan pakai mode choo deh. Modeya pelan banget. Ini udah gentok nih guys. Nih udah nih mode cuma segini doang harinya guys. Udah 30 udah ini mode sepelan ini. H pelet tuh. Bye bye. >> Jadi kalau mau nyalip cukup aja cuman kurang gercep. Kalau mau gercep nyalip harus pakai sport, Guys. Lepas gas, Masas dulu baru kita bisa ganti modu. Nah, kalau udah kayak gini pakai mode sport itu feelnya udah kayak pakai gas spontan buat cangnya. Lebih enakan suspensinya enak posisi riding-nya ya mirip-mirip Vario lah menurut gua. Layarnya sih bagus banget. Cuma ada satu hal yang cukup unik. Gua gak tahu error di unit ini doang atau unit yang lainnya juga. Mungkin kalau ada yang punya CV kasih tahu deh. Jadi kayak tadi nih misalkan kita start range-nya dia bilang 60 kil 61 ya. Nah ini kan udah pakai jalan nih. Nah harusnya kan dia turun ya jadi 60 gitu ataupun nanti jadi 59. Kita kan m-muter udah 1 kilo lah ada nih kira-kira. Nah, tapi dia tuh enggak turun-turun, Guys. Tapi nanti kalau gua matiin, gua nyalain lagi, baru tuh dia upgrade tuh range-nya sama baterai percentage-nya. Jadi, gua gak tahu apakah error di unit ini doang atau yang C lainnya error juga kayak. Jadi ini gua pakai muter-muter itu range sama persedis baterainya enggak turun nih. Tapi nanti kalau gua matiin gua nyalain dia baru update nanti. >> Cuma emang enaknya motor listrik ini kalau pakai mode sport nyalip tuh torsinya berasa sih. Jadi motornya gimana? Motornya motor enak sih dan gimana worthed apa enggak kalau harganya sekarang Rp19 jutaan? Nah, gua mau coba ngasih tahu ke kalian yang error tadi itu. Jadi, udah kita pakai muter ini range 61 km. Nah, ini baterai perage-nya 81 ya. Ini dari tadi kita pakai muter-muter dia enggak berubah nih. Tapi kalau misalkan gua matiin tuh turun 2% 78. Range-nya udah turun du jadi 59 km. Jadi gua gak tahu apakah itu error di unit ini doang atau SUV yang lain juga error begitu. Kalau emang beneran tuh errornya di semua unit itu agak bahaya sih. Jadi gimana worthed apa enggak si UV ini Rp19 juta? Worthed banget, Teman-teman. Kalau kalian mau yang dapat layar gede itu nambah sedikit jadi sekitar R jutaan 24 apa atau Rp24 juta. Di harga segitu worth it banget karena teknologinya canggih, ridingnya enak, torsinya gede juga. Motor yang bagus di harga segitu teman-teman tapi kalian udah enggak bisa beli lagi. Sayangnya diskonnya yang sampai Rp19 juta dan juga yang Rp20 juta itu diskon 60% ini kuotanya sudah habis, Teman-teman. Jadi ya kalau kalian mau beli motor ini balik lagi ke harga normal Rp52 juta. Apakah Honda akan ngasih diskon lagi? Gua enggak tahu. Pertanyaan di awal kenapa kemarin tiba-tiba Honda ngasih diskon? Gua enggak tahu jawabannya yang pasti. Teman-teman gimana kalau menurut kalian? Suka apa enggak sama motor? Ya, jangan lupa dilike, jangan lupa subscribe. Saya di jalan. I'll see you in the next video, guys.

Lihat di YouTube