Jungkat

Renovasi Rumah Estetik Hemat Budget Pakai Ulang Material Lama (YouTube Video)

  • 23/09/2022

Halo nama saya Ivan Eldo, nama Saya Aidil Akbar. Kita dari studio arsitektur STUDIE. Sekarang kita lagi ada di project yang bernama IMAMI. Luas lahannya itu 96 meter persegi, lalu luas bangunannya 137 meter persegi. Jadi ini menggabungkan sentuhan modern dan tropis, bisa dilihat dari bentuk bangunannya dan juga fasad seperti ada dua bagian. Sebelah kiri itu kan masif, putih, clean, jadi lebih terkesan modern. Lalu di sebelah kanan nuansa tropisnya lebih kuat seperti atap genteng lalu banyak bukaan. Kalau request khusus dari owner lebih ke pertimbangan budget dan kebutuhan program ruang. Kalau dari style sama kebutuhan arsitektur yang lain, owner sudah menyerahkan sepenuhnya ke kita. Paling keunikannya tuh dari penampilan visualnya gitu dari bangunan sekitar kan kalau dilihat tipikal bangunan di sini kan tipikalnya tropis. Kayak penggunaan atap genteng, lalu batu-batu alam. Nah kita di sini tuh kontras. Mencoba berbeda dengan lingkungan sekitar secara bentuk tapi material material yang kita pakai banyak yang senada dengan lingkungan sekitar. Jadi secara warna selaras sama sama tropis cuma kita lebih simpel dan modern aja. Yaa pali ng kan di sini kan permintaan klien di sini lebih pertimbangin budget, jadi sebisa mungkin kita gak banyak bongkaran, dan mempertahankan dinding lama. Jadi paling ketika perencanaan kita merancang denahnya sebisa mungkin tidak merubah banyak, tapi tetap memaksimalkan ruang yang direncanakan. Kurang lebih kalau layout lantai satu 90 persen kita pakai lagi. Layout lantai satu 90 persen kita pakai lagi paling perubahannya hanya ada dinding yang kita hilangkan terus ada ruangan yang kita gedein. Kalau lantai dua memang itu perubahannya cukup signifikan termasuk sampai merubah bentuk atap. Jadi disitu aja tantangannya dengan budget yang minim kita bisa dapat hasil yang memenuhi kebutuhan dan tetap baik dan bagus. Satu dua bulan lah termbasuk gambar detailnya tapi kalau konstruksi lumayan. Antara lima sampai enam bulan kemarin prosesnya. Yang dipakai lagi dari eksisting itu ada genteng lalu batu alam dipakai lagi untuk dinding di kamar mandi lantai dua. Jadi kalau secara keseluruhan kita pakai material tidak ada yang jauh berbeda sama bangunan pada umumnya. Kita pakai dinding bata, terus lantainya pakai granit tiles. Kita kan maksimalin banget rumah tropis yang sehat kayak banyak bukaan kemudian sirkulasi angin. Jadi secara teknis rumah ini menghadap ke selatan dan kita sudah cek posisi matahari itu sejauh ini tidak akan langsung ke muka bangunan makanya kita tidak gunakan kanopi pada area carport. Karena sudah terbukti ini hadap selatan dan matahari tidak mengarah langsung ke muka bangunan. Makanya dari penataan landscape, carport sampai ke bagian dalamnya itu kita bisa enak banget menentukan kondisi tropisnya. Jadi kita banyak main di bidang transparan untuk masuk cahaya, ada bidang transparan yang pada sisi dinding dan ada yang di skylight. Di skylight juga banyak ada tiga spot kita kasih skylight. Ada di atas tangga, kemudian ada di area belakang. Di belakang itu skylightnya untuk diarahkan ke taman kering. Skylight ke tiga posisinya ada di atas kamar mandi yang di dalamnya kita ada satu bidang yang kita kasih batu alam yang bekas eksisting yang tidak dibuang dan dikasih pencahayaan alami di situ supaya kamar mandinya terasa kayak mandi di alam. Jadi rumah ini cukup memuaskan idealisme kita dan idealismenya owner. Tapi kalau spot favorit yang kita tahu dari owner itu di balkon dan di living room. Karena living room nya kita desain itu pas baru masuk langsung dining room gitu. Dining roomnya itu berfungsi sekaligus ruang berkumpul kalau ada tamu. Kalau lagi kumpul keluarga itu langsung di dining room plus living room itu jadi kita salah satu ruang favorit itu dari owner.

Lihat di YouTube