Jungkat

Renovasi Sendiri Hemat Budget 250 Juta! Inspirahoms: Evi_mamadzaky (YouTube Video)

  • 30/09/2025

Selamat datang kembali di channel Wicak Mifta Inspiroms. Kali ini kita akan mendatangi sebuah rumah yang direnovasi sendiri sehingga bisa menghemat budget sampai 250 juta. Kita ketemu sama ownernya yuk. Let's go. Halo, namaku Evi. Aku ibu rumah tangga dan juga konten creator Home Deko. Selamat datang di rumahku. [Musik] [Tepuk tangan] Halo, Mbak Evi, apa kabarnya? Alhamdulillah kita boleh main ke sini setelah sekian lama ya, B kita janji. Iya, janjiannya dari tahun lalu ya. Janj lalu tapi alhamdulillah sekarang kita sudah di sini. Kita akan menggerebek rumahnya Mbak Evi nih. Oke, Mbak Evi sebelum kita membahas desain rumahnya, boleh tahu dulu enggak ini luas tanahnya berapa? Luas bangunan berapa? Luas tanahnya 90 m², ukurannya di 6 * 15. Karena dua lantai aku pakai full, jadi 180 m². Oke. Dan ini tadinya rumah standar developer berarti ya? Benar, rumah standar developer. Kemudian direnovasi. Nah, ini menariknya direnovasinya itu pakai jasa arsitek. Tapi gimana tuh, Mbak ceritanya, Mbak? Iya. Jadi, pada saat renovasi aku cuman beli di arsitek murah, kemudian aku pakai tukang sendiri. Untuk material aku pilih dan aku belanja sendiri. Oh, oke. Jadi tidak pakai jasa kontraktor? Enggak. Enggak pakai jasa kontraktor. Dan itu yang bisa menghemat sampai 250 juta? Iya, betul. R50 juta. Wih, keren. Tapi pasti perjalanannya juga lika-likunya pas membangun benar. Milih material terus harus tahu teknik. Tukang juga harus mau belajar. Pokoknya kalau mau renovasi sendiri enggak pakai kontraktor harus mau pusing sih. Tapi insyaallah hasilnya hematnya mantap. Mantap. Oke, sekarang kita membahas dari desain fasadnya dulu nih, Mbak. Ini kalau k lihat kan memang semuanya dibikin serba putih-putih gitu ya, Mbak ya. Iya, benar. Benar. Kenapa tuh, Mbak? Boleh diceritain, Mbak? Ee emang aku suka warna putih sih. Kayak terlihat clear, natural gitu aja sih, Mas. Sederhana, simpel gitu aja aku maunya simpel. Tapi menarik kok emang K lihat kan jadi semuanya emang serba putih sampai atasnya juga ya, B? Iya, benar. Semuanya putih. Cuman di sini ada yang menariknya juga. Ini bagian depannya udah ditata cantik nih. Ada tamannya nih. Ini katanya baru juga ya, Mbak ya, untuk tamannya. Iya. Ini baru beberapa bulan yang lalu aku bikinnya. Taman kecil tapi minimalis cuman e bagus insyaallah. Ya memang bagus sih, Mbak. Ada bonsaiya, anting putrinya, bonsai dolarnya. Nah, cuman tadi di balik layar sempat kita singgung sekilas ya, Mbak ya. Karena kan ee Mbak Evi juga bikin konten di Instagram, di TikTok. Betul. Sama di YouTube juga. Sama di YouTube juga ya. Oke. Nah. Katanya yang pas bagian sini ada sempat yang teman-teman di TikTok, waduh ini itu gimana mau makan bau jalan apa seg. Iya benar. Jadi ee banyak tuh di TikTok yang bilang kalau aku makan bahu jalan ini tuh bukan hak aku buat aku tanamin. Oke. Padahal dari awal aku bangun rumah ini, itu tuh emang diperuntukkan untuk menanam, Mas. Jadi setiap rumah itu ada planter bok ya bilangnya. Heeh. planterbok untuk ditanamin. Cuman pada saat itu ee dulu ditanami pohon bintaro. Pada saat awal aku pindah ke sini tuh pohon bintaro. Kemudian kan pengin nih punya yang berbuah. Aku tanam jambu pernah dulu. Terus habis itu jambu ternyata banyak uletnya. Banyak uletnya. Setelah renovasi rumah ini, aku punya ide dibikin taman yang minimalis seperti ini. Oke. Dan itu teman-teman juga harusnya menjawab juga nih. Karena mungkin pasti teman-teman yang di YouTube lihat, loh itu emang enggak makan badan jalan? Enggak. Emang sudah disediain tempatnya ya? Iya benar dari Vaper udah disediain buat menanam memang. Oke dan ini kalau kita lihat lagi membahas rumahnya nih Mbak. Ternyata yang sini kan memang dibikin tertutup ada rosternya gitu ya. Iya benar. Oke. Ada roster sama wood plank-nya di bawahnya ya. Iya betul. Oke. Dan yang sini sengaja untuk satu parkir mobil gitu ya Mbak ya? Iya satu parkir mobil dan itu pas ketika request ke arsiteknya memang untuk gambar fasadnya semuanya termasuk yang bagian sini atau sama yang dalam atau gimana tuh Mbak? Iya. Heeh. Jadi aku ee ada salah satu inspirator dari Home Decor juga. Kemudian aku nyoba contek ee depannya ini buat roster karena pengin tetap privasi tapi sirkulasi udara tetap lancar biasanya kan gitu ya. Jadilah seperti ini. Oke oke oke. Terus ini kan kalau kita lihat juga itu lantai duanya ya Mbak ya juga ya. Oke. Karena tidak terlalu kelihatan ya teman-teman. Nanti teman-teman lihat dari drone aja sambil kita bahas ke roof top-nya nanti. Itu udah cantik banget. Nanti kita akan lihat hasil karyanya Mbak Evi nih. Boleh, boleh. Oke. Nah, ini kita sekarang masuk ke dalam rumahnya ya Mbak ya. Cuman kalau aku perhatiin berarti yang sini itu bagian atasnya ini dibikin terang ya, Mbak ya. Iya, benar. Biar cahaya masuk. Biar cahaya masuk dan tetap ada bukaan ya di situnya ya. Terus yang sebelah sini ternyata ini dicor berarti ya, Mbak ya, bagian atasnya ya? Iya. Heeh. Dicor terus ee dikasih plafon sih masih tetap. Oke. Kenapa tuh, Mbak? Karena emang area sini dijadiin untuk roof top-nya itu ya? Heeh. Betul. Atas ini kan pas roof top tuh, Mas. Yang taman roof top itu. Dan emang silingnya emang dibikin tinggi ya, yang dari depan sini ya? Tinggi. Iya, benar. Biar enggak panas ya dan kelihatan luas sama lega. Iya sih, pas masuk sini ternyata lega. Dan ini ada area untuk duduk-duduknya dan untuk parkir ini ya, Mbak ya. Sepedanya anak-anak ya. Iya, betul. Dulunya kolam ikan, Mas. Kolam ikan koi cuman sering rembes bocor terus jadinya aku rembak aja deh buat parkiran sepeda biar segar juga aku kasih vertikal garden. Vertikal gardennya ini ya. Ini tanaman asli ya Mbak ya? Asli. Perawatan gini apakah susah Mbak kalau vertical garden di sini? Enggak sih. Cuman harus emang siramnya ke arah vertikal aja ke atas itu yang agak nanti pasti basah semua gitu aja. Oke oke oke oke. Dan ini inspirasinya dari mana nih Mbak? Kenapa tiba-tiba ada tempat dudukan sama ini ya buat naruh sepatu ya? Terus ada bata tempelnya nih. Nah. Iya. Heeh. Jadi biar senada sama pintu dan enggak sepi-sepi banget jadi aku kasih bata tempel di situ. Kemudian kalau untuk apa ini namanya? Dudukan buat ee sepatu ini karena biasanya anak-anak kalau mau berangkat sekolah itu pada ngemper di sini nih. Heeh. Jadi kalau misalkan di situ kan dia ambil sepatu duduk di situ pakainya di situ kemudian baru turun. Makanya aku pakai yang baru turun ada duduknya. Oke. Oke. Dan ini kita ee berada di pintu utama ini ya, Mbak ya. Boleh kita ke atas sini nih, Mbak? Boleh. Oke. Dan ini kan memang tadinya ee rumah standar developer. Apakah yang sini termasuk arah yang di rombaknya, Mbak? Iya, aku rombak ini tuh full deh, Mas. Kalau enggak salah ya. Aku Oh, full segitu. Heeh. Oke. Terus kemudian diubah sini agak dimundurin gitu kah? Iya atau? Iya. Oh dimajuin Oh dimajuin yang sininya. Karena dulu itu luas bangunan dari developer itu kalau enggak salah cuman 30 m². Oh oke. Jadi kecil ya? Iya. Heeh, betul. Kecil. Cuman kita milih yang ee luasnya lumayan gede di 90 m². Nanti kita rontak renovasi sendiri. Oke. Oke. Oke. Dan inilah jadinya seperti ini juga enak ya. Ada jendelanya gede dan pintunya juga lumayan lebar ya, Mbak? Ini ya lebar. Ini 90 cm. 90 cent ya. Oke. Nah, boleh kita masuk, Boleh yuk. Oke, mari kita masuk. Silakan masuk di rumahku. Nah, ini dia rumahnya. Pas masuk tuh benar-benar kelihatannya luas banget ya, Mbak ya. Nah, ini kan tadinya rumah e dari developer ya. Ini seperti apa perombakannya di bagian sini nih, Mbak? Ee kalau dulu itu cuman ruang tamu, kamar utama. Kamar mandi, kamar untuk anak itu pun cuman 1,2 sama 2 m doang deh. Kecil pokoknya dulu tuh. Oh, satu lantai ya. Satu lantai. Akhirnya dijadiin dua lantai sekarang. Sekarang jadiin dua lantai biar lebih luas. Anak-anak bisa main lebih enak ya, Mbak. Kalau usikan karena ruangannya kebagi jadi dua di atas, jadi yang sini jadi lega banget gitu ya. Mbak tadi kan sempat mention ee desainnya di arsitek murah gitu kan. Itu tuh emang mencakup apa aja sih, Mbak? Eh, untuk di desainnya itu sebenarnya dia punya tiga paket pilihan dari yang bestseller, paket eksterior sama interior. Jadi karena aku apa namanya? Enggak terlalu banyak budget buat desain, jadi aku pilih yang paket eksterior aja. Jadi untuk interiornya ini aku bikin sendiri. Oke. Jadi semuanya ini ditata sendiri, dipilih sendiri, warnanya pun juga ditentukan sendiri. Tetap letaknya juga Betul. Heeh. Oke. Wah, keren banget nih. Simpel tapi cozy banget ya. Dimulai dari ini dulu nih, Mbak. Mungkin pas waktu baru masuk berarti ini untuk ruang menonton TV bersama keluarga atau ruang tamu atau Iya, ini sebenarnya ruang tamu, cuman karena jarang ada tamu ya, jadi kita biasanya lebih ke kita pakai buat kumpul keluarga sendiri karena kita sukanya nonton jadinya kita quality time-nya di sini. Dan biasanya kan dapurnya dekat di sebelah situ. Jadi ngambil apa-apa makanan atau apa, kita duduknya di sini sambil makan, sambil nyemil, kita nonton di sini bareng-bareng. Oke. Kalau berdamaian pun sampai sini masih bisa ya, aku rasa ya kalau ada keluarga datang gitu ya. Benar biasanya tinggal gelar karpet gitu aja sih, Mbak. Benar. Oke. Tapi nih yang aku suka pas masuk bagian sini tuh dindingnya enggak polosan aja nih, Mbak. Jadi ada wall panel di sini tapi di bagian tangga nih berubah. Ini ceritanya seperti apa, Mbak Evi. Iya. Karena langsung terlihat nih pas langsung. Benar. Dulunya ini memang itu di chat aja Mbak Putih. Nah, kemudian ya kita namanya punya anak kecil ya kemudian ee tangannya apa kotor naik turun kan pasti pegang nih kan naik turun lama-lama itu jadi dekil. Oke, jadinya aku kasih e ide gimana nih ya kalau misalkan ini dikasih panel gitu, cuma di sini panelnya aku pilih yang bahannya PVC, tapi ini peralihannya cantik banget dari kayu ke ini ya, putih tetap wood and wet gitu ya warnanya. Iya, tetap wood and white. Pokoknya temanya aku ngambil wood and white di Oke, kita masuk ke area sini ya, Mbak ya. Nah, tapi ini untuk pemilihan lantainya pun dipilihnya yang matte. HT pakai 60 * 60 ya di sini ya. Betul, betul, betul. Ee suami tuh pengin yang industrial. Oh, sama pengin kayak suasana rumah di pedesaan gitu loh, Mbak. Kalau di pedesaan dulu kan pakai lantai plaster, cuman kalau lantai plaster itu gampang apa namanya? Retak. Heeh. Benar. Gampang retak. Tapi kalau pakai granit kan awet. Cuman kita pilih motif yang mirip sama mirip motif plaster. Jadilah kita pilih yang motif semen look ini. Jadi lebih minimalis juga ya. Betul. Dan kita pilih yang ukuran 60 * 60 biar terkesannya luas. Nah, sebenarnya mau ke sana udah kelihatan, tapi masih ada satu ruangan ternyata di sini. Ada kamar tidur. Boleh masuk, Mbak Evi? Boleh, mangga. Oke. Di sini berarti kamar tidurnya siapa, Mbak Evi? Ini kamar tidur tamu atau biasanya orang tua. Ukurannya 3 * 35 m². 3 * 35. Berarti ini awalnya emang sudah ada ya? Awalnya sudah ada. Kamar anak dulunya cuman kecil banget, Mbak. Oh, berarti diperluas. Diperluas. Dulunya ada kamar mandi di sini, cuman kamar mandinya kita bobo, kita pindah dari belakang. Ininya kita mundurin jadinya lebih luas di sini. Iya, betul. Wah, di sini pun kamarnya masih dapat jendela juga ya, bukaan ya. Iya, jendela. Jadi, diusahakan kemarin tuh emang request sama arsiteknya, aku mau setiap ruangan itu kalau bisa dapat sirkulasi udara sama pencahayaan alami. Tapi ini pas masuk pun dindingnya ternyata juga beda lagi. Kalau di sini ada kayak motif tali airnya di atas. Enggak menonton. Iya, benar. emang suka ini ya, Mbak ya? Variasard. Oh, oke. Ini PVC juga. Kemudian yang ini wood panel WPC. Ini sama kayak yang tadi di belakang TV ya? Iya, benar. Sama ininya aja yang aku bedain. Oke. Kamarnya simpel tapi nyaman sih ya. Iya. Kita boleh lanjut ke belakang. Boleh. Di belakang masih banyak banget nih kayaknya nih. Nah, ini bagian bawah tangga yang benar-benar dimanfaatin full ya, Mbak. Ini untuk penyimpanan apa aja nih, Mbak Ev? Ee di sini sebagian besar sih untuk kabinet elektronik ya, ada kulkas, dispenser. Untuk yang di bawah-bawah ini sih. Oh, iya, di sini juga ada tangga. Aku pakai hidden tangga begini. Benar nih tangga bermanfaat ya, Mang? Kita juga punya suami di rumah kecil-kecil tapi bermanfaat ya, Mbak ya untuk daerah dapur. Oke, berarti di sini full untuk penyimpanan bahkan sampai dispenser, kulkas dan nyambung akhirnya ke dapur gitu ya. Iya, betul. ke kitchen set. Nah, dapurnya ini spesial juga sih menurutku ya, karena lihat aja enak nih masak sambil ada view taman. Itu juru juga udah minta konsep ibu rumah tangga yang satset. Jadinya sambil masak, sambil nyuci, nunggu goreng, kita jemur baju gitu ceritanya. Oke, jadi di belakang itu ada untuk laundry-nya ya ceritanya. Oh, tapi untuk dapurnya ini sendiri didesain seperti apa nih, Mbak? Emang udah sesuai keinginanah atau gimana ceritanya? Jadi ee tetap ya temanya aku tetap mau wood white. Jadi nuansa kayu sama putih biar terkesannya clean, natural, alami sederhana gitu aja sih, Mbak. Sebenarnya enggak mau yang neko-neko. Tapi sesuai fungsinya juga ya. Fungsional juga. Bahkan ini tuh penyimpanannya aku lihat juga sampai atas full dimanfaatin ya. Karena ini kan lebarnya cuman 2,4 m ya jadinya enggak enggak besar gitu buat penyimpanan yang di bawah. Jadi aku maksimalin buat barang-barang atau peralatan masaknya aku taruh di atas vertikalnya jadi dimanfaatin. Betul. Nah, ini islandnya katanya multifungsi juga dan bisa berpindah-pindah. Iya, betul. Jadi di sini juga ada penyimpanan ya. Penyimpanan di sini storage tapi di sisi satunya untuk makan. Betul. Jadi yang istimewanya ini tuh aku kasih roda, Mas. Tuh ada rodanya bisa di lepas. Jadi kalau misalkan mau bersihin bawahnya itu tinggal di didorong aja. Dorong aja. Terus misalnya lagi emang ada kebutuhan untuk di sini mau dipakai bisa dipindah ke sana gitu ya. Karena kalian tahu enggak di sana tuh masih luas juga. Ternyata ada belokannya loh. Ada belokannya juga kayak letter L rumahnya. Jadi bisa dipakai dua view. Kalau yang dari sini kita bisa view kitchen set ini. Kemudian bisa kan diputar kita jadi bisa jadi view taman. Benar. Jadi tergantung mood nih mau lagi view apa makannya gitu. Mau lagi ngelamun sambil lihat taman bisa. Boleh lihat tamannya enggak? Nah aku tuh sukanya kayak gini nih. Ini kan luasannya 90 m² ya. Tapi masih mikirin area hijaunya. Betul. Aku tetap memikirkan gimana caranya di dalam rumah tetap ada yang bikin segar mata. Benar. Setuju sih. Karena kalau semuanya tertutup juga kesannya sumpek ya Mbak Iya betul. Makanya di atas juga aku kasih jemuran ee transparan. Iya, sama ternyata di jemurannya juga kanopi transparan. Dan ini yang bikin istimewa tuh. Tapi emang enak sih pakai apa jemuran model kayak gini lifting ini. Karena dia kan bisa diumpetin juga ya sampai atas gitu kan. Dan enaknya tuh ini ya Mbak ya karena ada atapnya jadi kalau hujan pun ya udah enggak pusing ngangkatin jemuran. Jadi kita bisa tinggal tetap kepanasan. Itulah alasan aku kenapa kemarin aku minta kanopi transparan. Jadi kalau panas tetap kepanasan tapi kalau hujan itu enggak kehujanan. ya tetap kering gitu ya. He aku lagi habis nyuci aku tinggal ke mana pun misalkan tiba-tiba hujan itu enggak masalah. Dan di sini pakainya rumputnya sintetis aja ya. Tapi di sini beneran tanamannya kalau Iya benar karena kalau rumput beneran ini nanti enggak hidup. Iya sih karena kurang ya kayaknya ketutupan jemuran tuh buat jemuran kurang. Makanya aku juga buat taman juga enggak enggak sembarangan ya. Jadi tanamannya juga dipilih yang sekiranya kena sedikit sinar matahari itu tetap hidup. Benar banget dan mudah perawatannya juga nih. Jadi enggak rewel nih tanaman-tanamannya di sini. Ini masih ada juga nih tali airnya kayak gini. Ada motifnya. Iya. Ini pokoknya kata orang-orang e kata teman-teman netizen setiap sudutnya dibikin estetik katanya begitu. Jadi setiap sudut bisa ngonten. Iya betul. Nah ini ceritanya seperti apa? Karena cantik juga di sini untuk laundri tapi tersusun rapi semuanya. Ada apa sih? Ada mesin cuci. Kemudian ini buat setika bisa ada hanger biasanya. Kemudian ini buat e handuk. Kemudian ada buat spray. Kemudian kalau udah ngangkatin baju aku taruhnya di sini. Ini ada bed cover. Ini baju yang belum aku setrika di sini. Di bawah sini itu pompa air. Oh. Aku umpetin. Terus di sini ada meja setrika, Mbak. Nah, kenapa aku bikin portable? Biar misalkan aku pengin setrika di mana gitu, aku tetap bisa bawa mejanya. Cuman biasanya sih bisa di sini tinggal colokin di sini, meja di sini. Udah. Tapi di sini adem juga sih ya. Heeh. Enggak terlalu panas kok. Oke. Nah, ini kalau pintunya folding ya, Mbak. Berarti ya bisa dibuka semua ya? Berarti betul bisa. Heeh. Jadi kalau misalkan pengin lebih luas atau ada acara butuh space yang lebih luas, aku tinggal buka ini pintuku. Nah, pas dibuka langsung taman feeling. Oh, benar sih. Kalau di dalam rumah ada hijau-hijau tuh fresh ya pandangan enak banget sih. Enggak dinding doang gitu loh. Heeh. Benar. Oke. Nah, di sini ada apa, Mbak? Kayaknya ada sesuatu. Ada musala ternyata di sini. Ada musala. Unik juga ya, Mbak. Jadi kalau dari depan tadi kan ketutup ya, ternyata harus belok dulu pintu masuknya dari sini. Iya. Ee biar ee apa namanya? Enggak pakai AC agar lebih hemat. Di sini aku dindingnya aku pakai ini kisi-kisi partisi. Oke. Ini benar-benar Japan Pandi banget sih ya masalahnya. Tapi emang karena tadi di depannya dibuat terutup nyesuaiin kiblatnya juga ya, Mbak ya? Iya, benar. Itulah kenapa aku pakai juga kiblatnya. Ini kan agak serong ya. Jadi untuk desain panel musalanya juga aku bikin nyiko gitu. Oke. Jadi pas ya di sini ya untuknya. Tapi ini untuk mendesain musalanya sendiri atau ada vendornya? Aku sendiri. Untuk desainnya sendiri cuman untuk buat ininya ada vendornya masing-masing. Oke. Cakep banget sih ini. Beneran. Ini ukurannya berapa, Mbak? Kalau boleh ini ukurannya 3 * 3 m. 3 * 3. Udah jadi musala yang nyaman banget ya. Di sini bisa buat beramen loh ini jemahnya ya. Bisa ini bisa sekeluarga bisa aku biasanya sekeluarga bisa terus di ujung situ buat nyimpan mukenanya tuh gantungan. Iya. Betul. Ini bisa jadi inspirasi nih kalau misalnya kalian lagi mau cari boleh ya kalau teman-teman ada yang mau ini nanya-nanya detailnya entar ke Mbak Evi aja tuh di Instagramnya. Ini musalanya desainnya cakep banget. Dan di depannya ini untuk tempat wudunya kah atau di sini ada kamar mandi juga bisa tempat wudu karena aku showernya pakai yang bisa buat wudu juga. Ukurannya berapa ini? Ukurannya 2 * 2 m aja. Ini berarti kamar mandi kan tadinya yang di depan itu akhirnya dipindah kamar mandinya di belakang sini ya. Iya. Betul. Kalau untuk kamar mandi sendiri juga temanya apa ini? Pokoknya yang penting ada unsur putih, kayu. Cuman aku enggak mau monoton karena ini tingginya kan, ya. Lumayan. Biar enggak mau nonton misalkan ini semua atau abu semua jadinya aku yang atas aku pakai marble yang bawah aku kasih abu-abu. Kemudian biar ternyata ini manis loh dikasih tali air kemudian dicat hitam soalnya dia sebagai pembatas ya pembatas antara atas dan bawahnya. Betul. Kemudian di sini aku tetap kasih aksen kayu di sini motif kayu dan enggak kalah penting bikin nih wall nice. Benar. Jadi enggak usah masang-masang lagi. Betul. Enggak ribet lagi. Kadang kalau enggak kepikiran. Tapi pas sudah jadi taruh di mana nih sabun gitu. He. Dan biar lebih lucu aku kasih aksen lampu. Di sini ada lampu gantung, cermin, wasffel. Kemudian di atas juga aku kasih lampu juga. Iya. Kalau untuk di lantai satu ini berarti ada apa aja nih? Ada apa lagi nih? Maaf. Atau udah selesai semuanya di lantai satu udah selesai. Oke, berarti kita naik ke atas sekarang. Oke. Kalau tangganya sendiri ada cerita apa lagi nih, Mbak Evi sebelum kita naik? Heeh, betul. tangga ini dulu bikin pusing karena renovasi sendiri, mikir sendiri, semuanya dipikir sendiri jadi agak-agak bikin pusing ya karena aku maunya enggak ada potongan di anak tangganya, Mbak. Dan kalau nyari di apa kayak toko bangunan gitu, ukuran kayak 90 ini enggak ada. Pasti ukurannya cuman 60. Jadi untuk tangga ini aku dulu cutting custom. Kemudian karena aku masih punya anak kecil, jadi biar aman lebih safety, aku order pakai step nosing dan bulos. Oke. Jadi emang emang penting juga ya sih ini ya. Jadi enggak licin juga dan kita tahu kalau ada di ujung anak tangga Sampai atas pun ini terang banget loh rumahnya. Kalau kalian lihat banyak lampu menyala itu emang untuk keperluan syuting. Tapi sehari-harinya pasti enggak dinyalain kalau siang. Iya. Betul. Nah, ini pas sampai atas kelihatan dulu nih ada apa nih, Mbak, di are di balik situ tuh. Soalnya Iya, di sini ini jendela. Ini juga bisa dibuka, Mbak. Jadi, kalau pagi-pagi misalkan aku mau turun, aku pasti bukain dulu jendela, pintu. Ini aku bukain biar udaranya ganti. Di sini aku pakai pintunya pintu sliding. Oh, kalau ini langsung kelihatan ya. Tadi yang ini bawahnya area taman. Heeh. Yang jemuran tadi. Terus berarti kalau di lantai du ini ada apa lagi nih, Mbak? Kamar tidur ya pastinya. Heeh. Betul. Di atas lebih ke buat istirahat sih, Mbak. Kalau di bawah kan tadi buat kerja ya. Oke. Ini ke mana dulu ini? Ini ayo kita ke kamar utama dulu. Nah, ini kamar utamanya. Wow. Nyaman banget kamar utamanya. Ini ukurannya berapa, Mbak Evi? Ukurannya aku 4 * 4,5. 4 * 4,5. H. Betul. Emang pengin yang luas? Agak luas gitu ya, biar lebih nyaman di kamar. Terus aku kelihatan dikit tuh ada view-nya di situ tuh. Salvok ternyata taman roft misalkan pagi-pagi yang dilihat bisa langsung hijau-hijau, AC mati langsung bisa buka jendela. Nah, angin langsung Oh, bisa keluar juga ya dari sini bisa. Oke. Wah, nyaman banget sih kamarnya. Tapi kalau untuk kamar tidurnya ini sendiri emang tetap ya, Mbak Wood and eh wood and white. Tapi ini kan semuanya tata letaknya diatur sendiri ya. itu seperti apa, Mbak? Ada ceritanya enggak? Ini ee aku atur sendiri. Heeh, betul. Kamar juga aku atur sendiri. Di dinding sebelah ee di atas kamar tidurnya aku bikin panel lagi. Ini ada wallboot. Biar enggak sepi aku kasih lukisan alam di situ. Kasurnya aku taruh di tengah ukuran 180 * 200. He he. Terus di samping kanan kirinya ada B table ya. Ada bekas. Iya, betul. buat taruh HP misalkan kalau malam emang berasa di hotel karena ini juga gordennya pun di atas ada ya ada rumahnya gitu jadi enggak kelihatan terinspirasi dari apa gorden yang di hotel-hotel biasanya kalau lagi stayion ya jadi berasa lagi stay juga ya ini ya berasa tidur di hotel tiap hari nah ini untuk di bagian sininya ada TV ada TV terus di ujung sana ada lemari ya lemari betul ini juga ini sih doa ya ada rezeki entar aku bisa bikin wardrop di sini sama dibikin backdnya yang lebih bagus lagi. Teman-teman kalau ada vendor yang mau endorse boleh nih langsung ke Mbak Evi. Siapa tahu bisa kerja sama ya kan. Jadi makin cantik ini aja udah cantik sih simpel cantik mungkin mau lebih dipercantik lagi berarti ya. Nah ini aku lihat ada pintu menuju ke kamar mandi. Betul ke kamar mandi. Boleh intip enggak m kamar mandi? Boleh dong. Nah benar kayak di villa loh kamar mandinya. Ini kamar mandinya ukuran berapa, Mbak? Udah include sama ukuran tadi apa belum? Belum. Ini 2 * 2, 15 m. Nah, ini nih bagian sudut sininya nih. Emang yang cantik pasti ada ceritanya nih seperti apa, Mbak? Iya. Heeh. Terinspirasi dari Pinterest. Oke. Nyari di Pinterest. Eh, kok lucu ya kalau misalkan ada pandel kemudian betap. Kemudian kalau yang ini emang biasanya yang di hotel-hotel yang di Bali. Jadi pakai lampu gantung rotan. Iya, emang terinspirasi dari sana ya, dipindah ke rumah gitu ya. Tapi tadi aku juga dengar ada cerita menarik loh tentang betapnya ini. Iya, betapnya juga ini ee kalau yang di ala-ala Bali gitu kita pakai yang terazo. Jadi selain harganya lebih miring jauh banget dari yang beta biasa, ini juga perawatannya juga gampang sih. Nah, di situ juga ada glass bloknya tetap. Heeh. Aku selalu usahain ada sirkulasi udara sama pencahayaan. dindingnya tuh pokoknya ada masing-masing c tetap soft warnanya tetap kalem tapi ini kepisah juga loh antara atas dan bawahnya gitu. Iya. Heeh. Betul. Sekali lagi kalau tadi kan 3,5 biar enggak monoton. Kalau yang di bawah tadi kan abu-abu ya. Kalau yang di sini lebih ke motif teraz. Kemudian ini apa? Bright white apa? White break itu ya bata putih. Iya. Oke. Nah, ini ada koridornya. Ini koridornya juga cukup luas ya. Misalnya orang kita berdua gini tuh masih bisa nih ya. Eh, gimana nih? Tuh, masih muat. Dan itu ada kamar tidur kelihatan kamar tidur anak ya, Mbak ya? Betul. Ini untuk ukuran kamar tidur anaknya berapa, Mbak Evi? Kamar tidur anak kita di 3 * 3 m. Dindingnya atas membagi dinding biar enggak monoton ya. Lagi-lagi yang atas. Kalau ini aku pakai wallpaper, Mbak. Cuman kalau yang ini aku custom. Oh, karena kan ukurannya juga ya. He. Dan sesuai request anakku yang pertama, dia maunya solar system. Enggak apa-apa sih, tetap bisa buat belajar. Jadi sambil ee buat dekorasi anak-anak juga bisa belajar kalau itu planet habis matahari, Merkurius, Venus. Benar. Heeh. Terus bawahnya sini divariasi ya, Mbak Heeh. Variasi pakai WPC. Nah, ini untuk area kasurnya. Karena ini di atas sama di bawah ya, bisa didorong, bisa berdua. Betul, bisa ditarik. Kalau misalkan anak-anak tidurnya berdua, kalau malam tinggal tarik. Yang satu di atas, yang satu di bawah. Kalau ingin lebih luas atau yang tidur satu aja tinggal dimasukin aja. Jadinya area sininya lebih luas lagi gitu. Betul. Kelihatan lebih luas. Ini untuk meja belajarnya. Lemari dan lagi-lagi tuh dapat view tadi. Itu dapat view taman. Nah, kita sekarang ke rooftop-nya nih ya, Mbak ya. Iya, betul. Kita menuju ke taman rooftop yang paling favorit di rumahku. Wow, bagus banget. Ini baru banget selesai. Baru banget selesai. Heeh. Betul. Emang tadinya apa nih, Mbak Evi, di sini? Tadinya emang kita di awal desain emang kita kosongin emang rencana buat taman aja sih, Mbak. Tapi akhirnya ngedesainnya bisa jadi kayak gini tuh siapa yang ngegambar dulu? Ee kalau yang ini aku pakai vendor. Oh, ada karena di roof ya, jadi enggak bisa sembarangan. Harus ada teknisnya biar enggak ngerusak apa dakc kemudian ee biar estetik juga. Makanya aku pakai vendor untuk yang taman di rumah. Ceritanya kayak gimana nih, Mbak? Boleh diceritain detailnya mungkin ini pakai apa aja? Terus seperti apakah? Tadi katanya di bawahnya sini ada gorong-gorongnya. Kayak gimana tuh? Boleh disebut vendornya? Aku pakai terapot home sama Mas Gusti Maulana sama Mbak Mela Andayani. Jadi mereka datang ke sini aku bilang ini aku punya lahan segini minta tolong dibikinin sekiranya yang estetik begitu kan. Kemudian mereka datang survei ukur aku dibikinin desain tapi langsung cocok gitu ya sama desainnya. Iya langsung cocok karena di sini ee dibikinya yang unik. Kalau kata temanku melengkung tuh out of the box katanya. Iya ya. Jadi beda gitu ya. Biasanya mah kan lurus atau kotak siku gitu kan. Kalau di sini tuh pakai melengkung gitu Mbak. Terus gorong-gorongnya di mana, Mbak? Kan pasti orang kan kalau hujan gimana terus gitu kan. Betul. Karena ini memang terbuka ya. Di setiap di bawah planter box itu aku kasih pipa kecil, Mbak buat jalan air. Oh. Nah, gorong-gorongnya itu ada di tiap ini. Kelihatan deh, Mas. Tuh, kalau misalkan itu tuh banyak lubang-lubang. Cuma ini kan aku tutup pakai WPC ya. Hmm. Oke. Jadi kalau misalnya hujan pun di sini enggak tergenang gitu ya airnya ngalirnya ke situ. Heeh. Turun ke gorong-gorong. Lihatlah di sini dindingnya berbeda lagi. Ah, iya benar. Masih ada pintu lagi. Kalau ini pemilihannya seperti apa nih, Mbak, untuk di sini nih? Kalau ini dulu awalnya sih sebenarnya juga polos. Dulu depan juga ini tuh aku dulu maunya pakai jendela yang lengkung. Cuman ternyata waktu itu kita keburu waktu mau ditutup dan bikin jendela lengkung itu lama dan biayanya 4 tiga kali lebih besar gitu. E jadinya kita ganti aja. Kemudian awalnya dulu pakai tali air, Mbak. Ketika dipakai tali air kok kayaknya kurang istimewa gitu ya. Akhirnya kita ngide pakai lisplang GRC. Pakai GRC lagi di sini yang warna putih. Warna putih lagi. Ini dicat kan ya berarti. Iya ini dicat pakai cat eksteriorat jadinya cantik banget sih di sini. Tadi di sana juga belum kita bahas tapi kita ke sini dulu bentar deh. Ini ada pintu apa lagi nih Mbak? Ini ada pintu ajaib pintu Doraemon. Boleh diintip enggak? Ini apa? Intipnya sedikit aja ya. Iya. Ini di sini tuh ada pintu pesugihan. Eh, bukan ya. Ini tuh gudang kok. Bukan apa-apa. Itu ada binbag. Biasanya kalau misalkan sore gitu ya, anak senja ceritanya ya, ambil binbag di sini, taruh di sini bisa pas lagi enggak hujan. Betul. Pas lagi enggak hujan. Nah, ini ternyata di sebelah sini tuh ada sisi yang berbeda juga. Tadi baru sekilas mungkin kelihatan. Ini kalau di sini ada atapnya ya, Mbak ya? Iya. Aku kasihkan. Jadi kalau misalnya hujan mungkin bisa duduk di sini di belakangnya teman-teman udah pasti enggak mungkin polos aja Mbak Ev ya. Semua dindingnya dipakai. Ini digambar sendiri nged sendiri berarti ya? Iya betul ini digambar sendiri minta request sama Pak tukang dibikinin seperti ini. Ada lagi mungkin yang mau ceritanya sebelum kita closing entar kita bahas tentang budget dan lain-lain. Udah kayaknya. Udah. Yuk kita bahas budget yuk mbak. Siap. Oke. Oke, Teman-teman. Sekarang kita udah duduk bareng nih sama Mbak Evi. Nah, ini saat yang kita tunggu-tunggu nih. Karena tadi di awal aku sudah sempat bahas nih, Mbak. Jadi, total budgetnya merenovasi rumah ini tuh berapa, Mbak? Kalau total budget sesuai kalau RB ya, Mas ya. Di RB itu sekitar di 680-an. Itu kalau di RABIN sama arsiteknya itu Iya. sama arsitek itu di 680-an. Oke. Karena kemudian dikerjakan sendiri, dimandorin sendiri, nyari materialnya sendiri. Jadi berapa tuh, Mbak? Betul. Betul. Kemarin di tootal itu total budget kita di 430. Wih, benar-benar ya bisa memangkas. Jadi mangkas R50 juta. Wah, itu wah kerasa banget sih. Dan itu memang sih ada resikonya ya, Mbak ya. Betul. Karena kan ee kita enggak pakai jasa kontraktor, jadi semuanya dipikirin sendiri dari pemilihan material, belanja material, distri apa datangin material sendiri juga kita semuanya kita atur sendiri. Oke. Dan ituah makan waktu berapa lama tuh, Mbak? Aku dari Desember 2 eh dari Desember 2000 eh Oh, maaf, maaf. dari Maret 2023 selesai di Desember 2023. 9 bulan ya kurang lebih bulan sih, Mas. Cuman e pada waktu pada saat itu ada kepotong libur Idul Adha sama Idul Fitri kalau enggak salah. Jadi ee tukangnya ada libur karena kita datangin dari Jawa Timur. Makanya total waktunya jadi 10 bulan itu ya, Mbak ya. Nih udah gelar tamannya. Thank you banget, Mbak Evi. Kita boleh datang ke sini. Dan buat teman-teman yang masih pengin nanya lebih lengkap lagi bisa ngontaknya ke mana aja tuh, Bisa ke Instagram aku boleh juga difollow ya @evi_mamazaki. Oke. Ada di TikTok juga sama YouTube juga ada sama namanya juga sama. Kalau di YouTube Evi Rohmawati. Oke, Teman-teman cek aja ke situ. Silakan langsung tanya-tanya lebih lengkap lagi ke Mbak Evi sama tanya-tanya ke Dik Zaffi juga. Enggak Mau naik apa nih kira-kira? Dulu ini belum kenalan. Heeh. Siapa namanya? Namakui. Siapa namaku Zi. Zafi. Oke. Sekarang sudah sekolah kelas berapa? Kelas TKB. Ih, oke. Oke. Ya udah, Teman-teman kalau kayak gitu sekian video dari kita kali ini. Terima kasih buat yang sudah nonton. Thank you. Jangan lupa subscribe, jangan lupa komen juga. Follow Instagram kita Wickson Wiftaj dan Inspira Homes. Ada TikTok kita juga. Dadah. Thank you. BTS ya. Buat netizen yang tanya gimana cara bersihinnya langsung dipraktikin sama mam. Kalau hujan gimana? Kalau hujan ya kita pel ya kan. Iya. Kapan lagi ya, Mbak ngepelin?

Lihat di YouTube