RESTORAN WAJIB BAYAR ROYALTI MUSIK? KOK BISA SERIBET INI! (YouTube Video)
Iya. LMKN ini dibentuk untuk menjadi jembatan ke antara kepentingan pencipta lagu, pemilik hak cipta dan hak terkait dalam hal ini penyanyi, pemusik, dan produsen fonogram. Kepentingan hak mereka ini tersambungkan dengan pengguna. Oh. Supaya ketika menggunakan tidak terjadi pelanggaran hak cipta. Ya, di situlah fungsi LMKN e tarif kita itu kalau dibanding dengan negara tetangga saya dengan apa namanya Singapura kita yang paling Iya. Dari Malaysia dan Singapura kita paling rendah. [Musik] Oke, terima kasih nih Pak Darma, Ketua LMKM. Iya benar ya. LKNnya singkatan dari apa, Pak? Lembaga Manajemen Kolektif Nasional yang collect royalty performing rights itu. I lagi heboh nih ya. Dan Pak Pascal dari mana, Pak? Dari Playup. Playup ya. Nanti kita ada Pak John dari mana, Pak? LMKN. Komisioner. Komisioner, ya. Jadi kita akan bahas sedikit mengenai ee LMKN. E semoga ini bisa menjadi pencerang buat teman-teman yang benar karena kita tadi baru acara temu dengan kurang lebih 60 pengusaha restoran dan juga bagian legalnya. Nah, ini yang jadi HP B legal loh, Pak. Iya. Iya. Bagus. Oke, kita mau bicara dulu mengenai ee ee polisi dari LMKN seperti apa, Pak? polisi dari LMKN itu sebagai penyelenggara untuk melaksanakan tugas yang diamanatkan dari konstitusi untuk menghimpun, mengelola dan mendistribusikan royalti. Ya, kita lakukan kegiatan collectingnya, kemudian kita mengelola dan mendistribusi kepada pemilik hak cipta maupun hak terkait tentunya sesuai dengan aturan-aturan yang ada. kami pun baru saja 2 hari berturut-turut ini ee melakukan kajian dan revisi terhadap ee tarif yang berlaku dan kita akan melakukan juga pembicaraan dengan Asosiasi Pengguna Karya Cipta untuk mensinkronkan berbagai hal agar ee pelaksanaan undang-undang ini bisa berjalan dengan baik. Ya, sebelum kita Pak Jon ini sebenarnya gini, mereka itu menghargai Pak hak cipta dan mereka bilang, "Oke, kita mau bayar kok." Cuman nih kan situasi di ekonomi lagi sulit gitu kan, semua lagi susah gitu. Bisa enggak itu ada spesial discord atau gimana gitu kalau bisa dijelaskan? Oke. Kalau enggak juga enggak apa-apa sih, Pak Joelkan sesuatu ya. Itu mengenai tarif itu kan sudah ditetapkan di dalam peraturan menteri. Jadi mengikat ya kalau hotel itu ya R juta untuk yang kamarnya di bawah 50 50 sampai R juta terus begitu ya. Terus nah kalau restoran itu kan juga R0.000 per kursi. itu untuk per tahun per tahun dan untuk penggunaan ee lagu sebanyak mungkin ya. Nah, kalau kita merasa perlu adanya pengurangan mengingat bla bla bla bla bla ya, maka kita bisa mengajukan bahwa kursi yang efektif itu hanya terisi itu kita pukul rata adalah 70%. ya. Nah, itu adalah batas kita bisa memberikan dispensasi i 70%. Jadi, bayarlah 70% dari kursi yang tersedia, gitu. Nah, kemudian juga kita bisa ee mendapatkan keringanan juga karena status kita yang adalah usaha kecil menengah, iya. usaha mikro, maka kita bisa mengajukan permintaan juga. Nah, semua itu diajukan secara tertulis dan diberikan bukti-bukti alasannya. Nah, kan begitu. Nah, dengan demikian kita membayar itu bisa sekitar 60% dari yang seharusnya, tapi tidak mengurangi Rp10.000 karena Rp10.000 fix ketetapan menteri. Kalau kita diskonkan dari situ itu berarti melanggar peraturan menteri. Yang bisa didispensasikan itu adalah jumlah kursi yang efektif. karena tidak mungkinlah setiap hari itu 100% terisi. Nah, itu ada keringanan-keringanan itu. Dengan adanya keringanan-keringanan itu, saya pikir mungkin masih bisalah terbayar oleh usaha kecil menengah. Oke, ada pertanyaan nih, Pak Darma. Ee kalau kita mengajak ya mengajak penyanyi ya nyanyi di kafe atau apa kan dia nyanyi Pak itu bayar lagi atau bagaimana ya Pak Darma? Yang penting kafe itu sudah bayar royalti dalam 1 tahun. mau ada penyanyi-nyanyi di situ, mau siapapun main musik di situ, mau dalam 1 tahun pakai 1 juta, 2 juta, 3 juta lagu pun enggak ada masalah. Kalau dituntut bilang berhadapan dengan ee LMKM. Iya. Misalnya gini, "Pak, saya penyanyi X nih." Iya. Terus saya lagi ngopi di satu kafe. Tiba-tiba dinyanyiin saya tuntut tuh. Eh, kamu mesti bayar ke saya dong gitu. Terus kita mesti gimana nih si pemilik resto atau kafe? Bilang berhadapan eh bukan ya komunikasi sama LMKN. LMKN royalti. Bayar royalti. Ada sertifikatnya? Ada sertifikatnya. Oh, gitu. Jadi artinya ee kalau sudah sudah beres semuanya ee ini ee apa dapat sertifikat siapapun yang datang membawa nama LMKN suruh berurusan dengan LMKN. Iya. Iya. Mau penciptanya mau penyanyi atau siapapun lah gitu ya. Iya. Oke. Karena ditulis dalam undang-undang pemilik hak cipta maupun hak terkait ketika ingin mendapatkan hak ekonominya ya harus melalui LMK. I. Iya. Dan seluruh LMK itu dia terkoordinir one gate policy melalui LMKM. Oke. Gitu. Simpel kan? Nah, ini kan sebagian dari teman-teman kan bilang, "Aduh, ini mahal ini begini gini." Sebenarnya kita ada solusinya nih. Coba kita mau dengar dari Pak Pascal apa solusinya, Pak? Oke. Jadi sebenarnya dari playup kita memang sebagai ee pemutar latar musik atau background music yang memang resmi dari LMKM. Berartian setiap lagu yang kami putarkan itu memang lagunya sudah legal, sudah mendapatkan eh apa namanya? E make available rights dari para content ownernya. Nah, solusi yang kami berikan mungkin oke ingin membayar nih tapi masih rasanya masih berat. Nah, kami memberikan solusi dengan mengizinkan tempat tersebut, tempat bisnis tersebut mengizinkan kami memutarkan audio ads atau iklan audio. Jadi, kami selipin satu lagu satu iklan atau bisa diatur dua atau tiga lagu satu iklan. Jadi, semuanya based on cloud dashboard. Memilih lagu lalu memilih jenis iklan yang kita izinkan. Nah, nanti dari revenue iklan tersebut revenue-nya kita bagikan kepada pemilik tempat sehingga pemilik tempat bisa membayar ke LMKN. Dengan dengan kata lain, kami mencarikan uang dari advertising untuk membayar LMKn dan juga setiap biaya-biaya yang dikeluarkan dari subscription fee dan lain-lainnya. Jadi solusi dari kami seperti itu sehingga pemilih tempat enggak usah pusing lagi. Aduh kayaknya bayarnya mahal nih. Ya udah selama kamu mengizinkan tempat kamu diputar audio Ads, kita cariin uangnya untuk membayar LMKM. Sehingga setiap brand yang membayar iklan di tempat tersebut secara tidak langsung sudah mendukung musisi Indonesia juga karena dia membayari LMKN-nya. untuk e performing R yang yang kita bayarkan ke L. Seperti itu solusi yang diberikan oleh PR. Oke, Pak Darma ini kan semua pencipta semua pencipta terutama ya itu kan dia harus mendapatkan royalti kan. Saya dengar kita ini yang termahal kali ya di di luar negeri atau gimana ya, Enggak. Saya pastikan ee tarif kita itu kalau dibanding dengan negara tetangga saya dengan apa namanya Singapura kita yang paling Iya. Dari Malaysia dan Singapura kita paling rendah. Oh, paling rendah ya, Pak ya? Paling rendah. Oke. Ee jadi sebenarnya walaupun paling rendah masih bisa dinegosiate ya, Pak Juan bilang kalau ada alasannya Pak ya. Iya. Iya. Dan ee kan mereka bilang bangku itu kan Jumat, Sabtu, Minggu mereka terisi 780% tapi Senin sampai Jumat, Senin sampai Kamis terutama itu zong gitu. Nah, ini kan ee kurang lebih yang mungkin kita toleransilah 70% kita anggap efektif. Oke, nanti itu bisa dibicarakan. Nah, jadi artinya sebenarnya kita ini yang termurah ya, Pak ya. Gini, Pak. Tapi rasanya mahal. Gini, Pak. Gini, Pak. Iya. Kalau ada pertemuan-pertemuan di luar negeri, mereka itu bertanya, "Loh, bagaimana kalian bisa menyejahterakan musisi para pencipta dan musisi itu? Kalau kalian cuma menarik sedemikian dan juga itu dari potensi yang harus membayar itu mungkin hanya sekian persen, tak sampai 10% yang bisa tertagih, gitu. Jadi sekarang yang kalau semua bayar bisa triliun, tetapi ini cuma kami hanya 77 miliar sebentar. Kecil sekali di Malaysia yang berapa? 1,5 triliun. Malaysia 1,5 tahun di kita 70 kita 77 miliar. Karena begitu banyak yang walaupun sudah tahu harus bayar tapi ah kalau bisa enggak bayarlah. Wah terlalu mahal. Jadi ada selalu ada alasan sebenarnya harga itu ya seperti kata ketua tadi memang sudah lebih murah karena waktu dibandingkan dalam penyusunan tarif lebih di bawah daripada Malaysia. Ah begitu. Oke. Yang terakhir nih kesimpulan dari masing-masing. Sebenarnya tujuan RMKM itu selain mensejahterakan musisi ini sebenarnya apa sih? Karena ini jadi goncang-ganjing di media karena tidak mendapat akurasi informasi. Nih mungkin dari ketua dulu deh. pemilik hak cipta dan hak terkait. Dalam Oh. supaya ketika menggunakan tidak terjadi pelanggaran hak cipta. Di situlah fungsi LMKN. Kita sudah menjalin kerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi untuk juga ee apa namanya? petugas-petugas kita itu bersertifikat H dan membawa surat tugas dari LMKN. Jadi kalau ada yang palsu-palsu datang mengatasnamakan, tanya, "You punya surat tugas mana? ID card-nya mana?" "Dan bayarnya hanya satu rekening LMKN." tidak boleh kasih uang cash, tidak boleh gitu. Jadi fungsi LMKN tadi itu untuk menjembatani kepentingan tersebut supaya tidak terjadi pelanggaran hak cipta dan hak-hak dari para pemilik hak cipta dan hak terkait itu terpenuhi dengan baik. Itu aja. Terima kasih. Ini Pak Darma sudah hadir ya. Silakan siapa tahu ada informasi-informasi lanjutan yang dibutuhkan itu bisa menghubungi saya langsung. Iya. 0812 192 7753 08121927753. Segala informasi terkait dengan royalti bisa di WA ditanyakan di nomor itu. Segera akan dijawab ya supaya enggak terjadi gejolaknya sekarang. Gejolak di atasnya. Benar di bawahnya. Wah, ini kita mesti harap telepon ke Pak Jon karena Pak Jon juga SH ya, legal juga ya. Jadi bisa mengatasi. Yang terakhir dari saya di bidang lisensi. Lisensi I yang mengurus pembayaran-pembayaran royalti dan izin lisensinya. I oke kalau ada pertanyaan bisa menghubungi Pak John. Tadi nomor teleponnya sudah disampaikan. Yang terakhir dari Pak Pascal yang bisa membuat orang itu hatinya tersenyum. Kalau situasinya ekonomi bagus, semuanya oke, sebenarnya mereka enggak keberatan, Pak. Karena itu harus dibayar. Betul ya, Pak ya? Dan kita termurah, ya. Tapi karena situasi seperti ini, Pak John sudah jelaskan dan Bapak solusi nih sepertinya silakan, Pak statementnya, Pak. Oke. Jadi, solusi dari playup sebenarnya kita membantu supaya penerimaan royalti itu kembali bisa didistribusikan tentunya dengan baik. Karena setiap lagu yang dipertarkan oleh playup, kita akan kasih lock sheet-nya itu kepada LMKN. Sehingga LMKN bisa mendistribusikan sesuai dengan lagu yang diputar kembali. Nah, tetapi kembali pertanyaan tadi, apakah kalau ini kemahalan gimana cari uangnya nih? Kan bisanya lagi enggak bagus. Nah, playup memberikan solusi yang tadi saya katakan bahwa kita bisa mencarikan uangnya untuk membayar LMKN dengan memberikan izin kepada playup untuk bisa memutarkan iklan di tempat tersebut. Jadi, ini kesempatan bisnis juga untuk para pemilik usaha yang mau putar lagu tapi ada iklannya. Entar cuan buat iklannya itu revenue-nya kita akan bagi kepada mereka supaya enggak pusing cari uangnya lagi. Membayar ke LMKN. Kita yang bantu juga pengurusannya. Tetap bayarnya ke LMKN tapi kita carikan uangnya. Itu solusi dari playup. Jadi kalau mau tinggal nanti menghubungi kami di www.playup.id. Jadi silakan ke situ nanti daftar kami akan hubungi lalu kita bicara bisnisnya seperti apa. Diulang, Pak. Jadi untuk menghubungi kami di wwplayup.id Did pany yup.id. Di situ nanti kita bisa ngobrol nanti masukkan jenis usahanya apa, berapa banyak, lalu akan ada staf kami, tim kami akan ngobrol untuk cari solusi bersama-sama supaya bisa mendapatkan keuntungan dengan memutarkan musik. Oke, terima kasih. Hari ini seru banget. Mereka komplain hari ini mereka sudah mereda bahkan salah satu pentolan ya, pentolan di PR juga tanya A B C Pak. Oke, salaman di pulang langsung di mudah-mudahan ini jadi solusi buat teman-teman semua ya. Jadi bisa lebih jelas dan lebih clear. Iklim usaha harus sejuk. Iya betul. Pengusaha dapat cuan banyak pasti bayar Oke, terima kasih Pak Darma. Terima kasih banyak ya. Terima kasih, Pak
