Review Acer AIO Aspire C24A - Solusi PC yang Praktis dan Hemat Daya! (YouTube Video)
Pengin punya PC tapi maunya yang praktis. Tinggal pakai hemat daya dan masih bisa dipakai buat keperluan sehari-hari juga. All inone PC dari Acer ini mungkin bisa jadi jawabannya. Ini adalah Acer Aio Aspire C24A. Ukurannya 24 inci ya. Ini pas ya, enggak terlalu kecil, enggak terlalu besar juga. Layarnya IPS 1080p dengan refresh rate 120 Hz. Pressor pakai Intel Core i5 13420H. Ya, ini pakai seri H ya. Meskipun demikian, konsumsi daya cukup rendah yang enggak nyampai 100 watt. Jadi hemat listrik. Dan yang enggak kalah keren, AIOC ini sudah punya garansi ADP. Pertanyaannya, apakah ini akan cocok untuk kalian? Simak video pembahasannya kali ini. I, Acer, brand yang satu ini harusnya sih sudah enggak asing ya di telinga kita ya. Belum lama ini kami juga sempat mer-review beberapa produk mereka mulai dari laptop gaming-nya seperti yang Nitro 16S AI dan juga laptop tipis dan ringannya si Swift X14 AI. Nah, kali ini giliran AIO atau all ininone PC racikan mereka nih yang akan kita bahas ya. Langsung aja kita mulai dari spesifikasinya. Untuk prosesor dia pakai Intel Core i5 13420H prosesor. Fabrikasinya Intel 7. Base power 45 watt. Dia punya 8 core dan 12 thread yang terdiri dari 4 performance core, 4 efficient core, dan Intel smart cash-nya itu 12 MB. Untuk integrated graphics, dia pakai Intel UHD graphics dengan 48 execution unit. IGP ini sudah support Intel Quicking dan ada kemampuan decode video AV1. Untuk memori atau RAM-nya 8 GB DDR4 3200 MHz single channel. Sayang sekali ya, All One PC ini enggak langsung menggunakan RAM dual channel. ini buat performa IGP-nya jadi agak kurang optimal aja. Tapi tenang, all in one PC ini menggunakan RAM SODIM jadi masih bisa kita upgrade kalau dibutuhkan. Nah, menurut SR kapasitas RAM-nya itu bisa di-upgrade sampai 64 GB. Untuk storage-nya dia pakai 512 GB SSDM.2 NVME PCI Gen 3 4. Untuk connectivity, all in one piece ini menggunakan modul dari Realtech yang sudah mendukung WiFi 6 dan Bluetooth versi 5.2. Untuk power adapter atau power supply-nya ini 90 watt. Untuk operating systemnya dia pakai Windows 11. Nah, bodinya Font factory tentunya all inone PC. materialnya ini bagian body didominasi oleh bahan polikarbonat sementara bagian stand ini menggunakan bahan logam untuk rangka dasar dan tiangnya serta polikarbonat untuk bagian covernya. Untuk warnanya ini putih ya. Nah, untuk desainnya all inone pie ini punya penampilan yang simpel dan minimalis. Ukuran juga cukup ringkas ya, jadi cukup fleksibel dan tidak terlalu banyak makan tempat. Ukurannya dengan stan itu 54 * 32,29 * 56,78 cm. Bobotnya ada di 4,6 kg. Untuk display ini adalah layar 24 inci. Resolusinya 1920 * 1080 piksel. Aspek rasiya tentunya 16 b 9. Refresh rate-nya 120 Hz. Dan ini adalah panel IPS. Nah, kalau kami ukur dengan alat kami tingkat cacaran maksimalnya ada di 286 nit, gambut coverage-nya ada di 98,5% sRGB, dan gambut volumen-nya ada di 117,1% sRGB. Ini udah terbilan cukup oke ya. Mau dipakai buat editing atau buat menikmati konten udah bisa diandalkan lah ya. Layar ini punya permukaan nonlare. Jadi dia minim pantulan dari bayangan mungkin lampu-lampu atau jendela gitu ya. Dan Mingkai Layar juga menggunakan desain yang tipis seperti monitor keluaran terbaru saat ini. Nah, layar AIoffice ini bisa dimiringkan ke depan dan ke belakang. Dinaikkan dan diturunkan ketinggiannya, diputar ke kanan atau ke kiri dan orientasinya bisa diubah menjadi vertikal. Jadi intinya dia bisa diatur posisinya sesuai dengan kebutuhan kita. Menarik ya, di bagian bawah layar ini terdapat sebuah lampu yang bisa diaktifkan dengan motion sensor. Jadi tinggal ayunkan saja tangan kita ke bagian bawah monitor untuk menyalakan atau mematikan lampunya. Ini bisa menjadi lampu penerangan untuk keyboard dan mouse dalam kondisi minim cahaya. Ini menarik ya, lampunya ditaruh di bawah jadi tidak mengganggu layar. Nah, untuk kamera dan mikrofonnya all inone PC ini dilengkapi dengan kamera bersensor 5 megapel. Catatannya, kamera ini menangkap gambar di 5 megapel dan merekam video hingga resolusi 1944p dengan aspek rasio 4 b. Sementara kalau kita pakai aspek rasio 16 b 9, dia bisa menangkap gambar di resolusi 2,1 megapel dan merekam video hingga 1080p. Kamera ini menggunakan mekanisme pop up ya. Jadi bisa kita munculkan dan kita sembunyikan seperti ini. Mekanisme ini membuat kita lebih aman dari resiko diintip walaupun mungkin aja kameranya kena hack. Nah, saat kami coba gambar yang ditangkap kamera ini kualitasnya sudah cukup oke ya kalau hanya sekedar dipakai untuk video call atau online meeting. Lalu untuk mikrofonnya suara yang ditangkap itu terbilang standar aja bukan yang super jernih tapi masih terdengar jelas. Oke, sekarang kita sedang berada di studio untuk menguji kemampuan kamera dan mikrofon dari AIOSer yang satu ini. Di kondisi cahaya studio yang memadai, hasilnya kurang lebih seperti ini. Detail wajah bisa terlihat dengan jelas. Apalagi kamera perangkat ini bisa merekam video up to 1944p 30 fps di rasio 4 b 3. Kalau menurut kalian bagaimana kualitas perekaman video dan audio dari perangkat AIO yang satu ini? Nah, untuk audionya all in one PC ini dilengkapi dengan dua buah speaker dengan keluaran suara ke arah bawah. Sayangnya suara yang dihasilkan tuh terdengar kurang lantang jadinya detail suara agak kurang terdengar aja. Oke, untuk konektor dan tombol di sisi belakang ada tombol power. Lalu di bawah ada 1 DC in, 1 HDMI out, 2 USB 2.0 type A dan ada 1 GB Ethernet. Lalu ada 2 USB 3.2 type A, 135 mm audio jack yang input-nya, lalu ada 1 3,5 mm audio jack untuk output-nya. Nah, di kiri ada 1 USB 2.0 type C, ada 2 USB 2.0 type A, ada 1 3,5 mm audio jack combo, lalu ada SD card slot. Oke, untuk cooling systemnya All One Piece ini menggunakan sistem pendingin dengan tiga heat pipe tembaga dan satu kipas. untuk pembuangan udarnya itu mengarah ke atas. Nah, all in one piece ini dilengkapi dengan keyboard dan mouse di dalam paket penjualannya. Jadi, kita udah gak perlu beli terpisah lagi ya. Udah jadi satu. Ya, tentunya keyboard dan mouse seperti ini membuat setup kita di atas meja lebih rapi dan bebas dari kabel. Nah, warna keduanya senada ya dengan warna AIO-nya ya. Nah, untuk keyboard ini menggunakan dua baterai triple A sementara mouse-nya menggunakan satu baterai double A. Oh ya, baterainya sudah disatakan juga ya bersama keyboard dan mouse-nya. Jadi, lagi-lagi ini enggak usah dibeli lagi ya. Nah, kita langsung masuk dalam aspek performanya. Langsung aja kita pakai SB R23. Nah, kita lakukan stabilitas selama 30 menit dan skor tertinggi yang mampu dicapai adalah 7.289 poin dengan skor yang dapat dipertahankan ada di 7.100 sampai 7.200 poin. Nah, untuk supressornya dapat dikendalikan di bawah 70 derajat Celcius. Untuk konsumsi dayanya dalam pengujian ini adalah berkisar 46 sampai 60 watt. Nah, untuk pengujian berikutnya yaitu untuk content creation kita bakal gunakan dua konfigurasi RAM ya. ada yang 8 GB single channel dan 16 GB dual channel agar kita bisa melihat performa maksimalnya seperti apa. Oke, langsung aja kita masuk Adobe Premiere Pro 2026 dengan video full HD 60 fps 5 menit ya durasinya ya. Untuk GPU acceleration dengan open CL single channel itu 11 menit 19 detik. Kalau dual channel turun menjadi 7 menit 40 detik saja. Untuk suhu kerja yang ba melakukan eksort dengan Open CL suhu prosesor itu bisa dikendalikan sepenuhnya di bawah 60 derajat celcius. Sebementara untuk konsumsi dayanya ada di kisaran 47 sampai 50 watt. Lanjut ke Davinci Resolve 20.3. Ini software video editing kelas profesional. Ini versi gratis yang kita pakai dengan video full HD 60 fps 5 menit juga yang kita pakai ya. Untuk single channel ini saya dalam waktu 15 menit 16 detik. Sementara untuk dual channel dalam waktu 12 menit 19 detik. Nah, untuk suhu kerjanya sepanjang pengujian suosor ada di kisaran 55 sampai 60 derajat celcius saja. Lagi-lagi ini aman banget. Sementara konsumsi Dayya berkisar 43 sampai 54 watt. Lanjut untuk CapCut. Videonya full HD 60 fps lagi-lagi yang durasi 5 menit. Untuk single channel sesuai dalam waktu 5 menit 12 detik. Wah, ini udah kencang. Lalu untuk dua channel sesuai dalam waktu 3 menit 49 detik. Nah, ini baru beneran kencang ya. Supressor terlihat ada di 50 sampai 55 derajat Celcius. Jadi lagi-lagi ini aman banget. Sementara konsumsi daya ada di kisaran 45 sampai 49 watt saja. Oke, sekarang kita lihat sekencang apa performa gaming dari All-inone PC ini. [musik] Oke, dengan game yang terakhir kita mainkan Gin Impact. Di sini kita lihat suhu kerjanya selama setengah jam. Di sini terlihat bahwa superor dapat terkendali sepenuhnya di bawah 65 derajat Celcius. Sementara konsumsi daya saat gaming ini ada di kisaran 51 sampai 56 watt. Sementara itu, kita cek juga kalau dalam kondisi idle ternyata konsumsi daya ada di kisaran 30 sampai 31 watt. Ini kalau lagi enggak ngapa-ngapain ya. Sementara untuk YouTube streaming dengan brightness 100% volume di 50% itu konsumsi daya ada di kisaran 40 sampai 45 watt. Nah, dari hasil pengujian kami konsumsi daya tertinggi yang berhasil kita dapatkan adalah di 60 watt. Jadi kita berasumsi bahwa all inone PC ini akan memakan daya maksimal banget di 60 watt. Nah, jadi kalau all in one PC ini dipakai secara terus-menerus selama 12 jam dalam tiap harinya, maka biaya pemakaian listriknya itu adalah Rp1.224 per hari. Jadi kalau dipakai selama 30 hari 12 jam per hari, kurang lebih biaya yang dikeluarkan adalah Rp37.230. Tentunya kalau beban kerjanya lebih rendah dan durasi pemakaiannya lebih singkat, maka dayanya juga akan lebih rendah dan biaya listriknya akan ikut turun. Ya, tapi siapa juga ya yang ee menghajar dia terususan dengan konsumsi daya tertinggi selama 12 jam nonstop ya. Contohnya kalau dipakai browsing dan ngetik aja itu pasti jauh lebih rendah pengeluarannya. Oke, kita lanjut lagi untuk storage Tes. Dengan kristalisma, kita dapatkan bahwa kecepatan bacanya ada di 3.501 MB/ dan tulis di 298 MB/s. Ya, untuk sebuah SSD PC genry ini sudah tergolong tinggi. Nah, untuk harga AIO dari Acer ini dijual dengan harga resmi mulai dari Rp14.399.000. Tapi kalau kalian cek-cek harga di e-commerce, coba deh dilihat ya, siapa tahu bisa dapat harga yang lebih murah. Oh ya, untuk setiap pembelian AIO PC ini sudah mendapatkan bonus Microsoft Office Home and Student 2024. Lalu ada langganan Microsoft 365 basic selama 1 tahun dan dapat keyboard dan mouse wires juga tentunya ya. Sementara untuk garansi, AIoffice ini diover dengan garansi 3 tahun untuk spare part dan onside service serta ada 1 tahun Aceral damage protection. Oke, kita masuk ke dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, dalam paket penjualannya dia masih menggunakan RAM single channel. Untungnya ini masih bisa di-upgrade, ya. Kemudian suara speakernya ini rasanya agak kurang lantang aja. Dari si menariknya dia praktis ya. Kita gak perlu ngerakit-rakit lagi, enggak perlu milih-milih komponen lagi ya. Dan dia juga langsung siap pakai. Begitu keluar dari kemasan colok colok colok pasang langsung pakai aman ya. Lalu ukurannya ini seperti LCD monitor 24 inci. Jadi lumayan hemat tempat di atas meja dan dia udah pakai prosesor Intel seri H buat editing video di full HD 30 fps bahkan bisa di 60 fps juga. Ini harusnya masih oke banget ya. Laud juga bisa lah ya untuk main game tipis-tipis. Dan kemudian ini paling penting ini irit daya banget dan suhunya aman. banget. RAM-nya juga ini bisa di-upgrade. Layarnya IPS 120 Hz. Layarnya bisa diatur tingginya, diputar, atau dibuat vertikal. Itu juga bisa ya. Jadi sangat memudahkan kita dalam penggunaannya. Konektor juga melimpah. Dia punya kamera 5 megapel lalu sudah disartakan wireless, keyboard, dan mouse dalam paket penjualannya serta dia punya garansi ADP. Jadi, AIO Acer yang satu ini cocoknya untuk siapa sih? Buat dipakai di rumah pastinya bisa banget. Ukuran dan bentuknya yang seperti LCD monitor membuat dia jadi hemat tempat. Jadi, ini cocok banget untuk apartemen di rumah yang kecil atau di dalam kamar atau di kos-kosan mungkin gitu ya. Lalu dia juga irit listrik jadi aman buat yang tempat tinggalnya punya daya listrik kecil. Buat dipakai editing video ringan juga masih oke di sini. Buat dipakai kantoran harusnya juga enggak masalah ya. Apalagi kalau pekerjaannya butuh prosesor dengan jumlah core yang melimpah seperti ini. Ukuran layarnya lebih besar daripada laptop harusnya membuat kerja dengan yang satu ini jadi lebih nyaman ya ketika pakai laptop ya. Dan karena ini form factornya adalah all inone PC, jadi dia akan membuat meja kerja jadi lebih rapi dan bebas dari kabel. Dan karena yang satu juga punya garansi yang cukup lengkap, sampai ada ADP-nya pula ya. Rasanya cocok juga buat yang mau cari AIO PC yang aman ya. Ya, pada akhirnya kalau dicari adalah sebuah PC yang praktis, tinggal pakai, enggak makan tempat, performance cukup oke buat sehari-hari, hemat daya, dan punya garansi ADP. Rasanya all inone PC dari Acer ini menarik untuk dipertimbangkan. [musik]
