Jungkat

REVIEW DAIHATSU XENIA YANG DIBELI BUAT PAJANGAN | 2022-2025 CUMA JALAN 6900 KM (YouTube Video)

  • 23/10/2025

Gokil. Ini mah mobil baru, bukan mobil bekas ini. Yo, guys. Welcome back to Coco Review. Kalau gua tanya ke kalian biasa mobil simpanan apa sih yang terbesit? Pasti kan kalau enggak Mercy, BMW, Audi, I kan. Tapi enggak buat pemilik mobil sebelum ini nih. Pemilik Xenia ini jadiin MPV sebuah simpanan. Bayangin aja Xenia ini produksi tahun 2022, sekarang udah 2025 ya, udah 3 tahun. odometernya baru nyentuh 6.600. Definisi beli mobil buat jadi pajangan nih simpanan. Buat kalian yang enggak percaya, ikutin terus ya. Ini gua mau review kondisi interior, eksterior sampai ke ruang mesin ya. Apakah beneran 6.600 km atau putar-putaran? Sekalian nanti gua sharing-sharing beberapa indikasi kilometernya itu asli atau putaran. Pertama kita bahas dulu dari depan nih, Guys. Fasia depannya ini Xia yang sudah all new, jadi jauh terlihat lebih modern. Cuman ini Xenia yang tipe X. Jadi ada beberapa fitur yang belum ada seperti di bawah sini. Dia belum ada fog lamp, tapi udah dikasih rumahnya ya. Kalau kalian ada budget lebih, bisa diganti dengan fog lamp beneran. Enggak gitu mahal kok harusnya. Cuman untuk perlengkapan utama dia enggak ada di pangkas. Lampu utamanya tetap LED, multireflektor. Jadi cahayanya sudah putih dan lebih elegan. Lanjut bagian samping. Ini sambil gua review juga kalian udah langsung bisa lihat lah ini mobil kilometernya beneran apa enggak. Soalnya as you can see ini benar-benar mulus. Nih bawah ya kita lihat nih veleg cuy. Ini paling kelihatan ya. Ban masih tebal kelihatannya juga masih segar banget. Pasti kalian bisa bedain juga ya orang-orang yang sering jual beli mobil bekas. Mungkin hobi mobil pasti kalian bisa bedain ban-ban yang udah vulkanisir atau ban asli. Ini bannya kelihatan karetnya itu masih segar. Profilnya 185/65, ring 15. Kemudian kita lihat tahun produksinya tahun 2022, cuy. Berarti apa? Sesuai ya produksi tahun 2022 dan ini bannya 2022. Dari baru belum diganti nih veleg dia model palang 5 tapi single tone. Warnanya gun metal gitu ya. Dan ya lh lihat nih sini zoom in dikit deh. Tuh stiker shock breakernya masih kelihatan jelas cuy. Tuh kelihatan enggak kaki-kakinya masih bening ya kan. Ni biasa di sini-sini nih biasa di area sparbard ini kan kalau udah pemakaian pasti banyak lumpur nempel ya. ini udah bersih sama sekali bersih enggak ada yang nempel gitu. Kenapa gua mention tadi di kolong sparb? Kalau mobil ini putar-puteran segimana kalian bersihin itu sparb pasti kelihatan. Sedangkan ini dibersihin dikit aja langsung kelihatan kayak baru lagi ya. Untuk spion dia masih apa ya manual retrack dilipatnya manual belum ada lampu sein di spion gagang pintu model tarik. udah dilengkapi sama anti gores juga di sini. Anti gores kuku. Cuma yang tipe X belum dilengkapi sama smart keyless entry ya. Jadi enggak ada tombol buat buka-bukaan. Kita harus buka dari kunci tuh. But it's ok lah. Ini small meter lah buat beberapa orang. Kalau buat gua sih memang fitur paling utama yang gua cari di sebuah mobil ya Smart Gillas entry ya. Cuman ya bisa disesuaikan sama budget juga. Bagian belakang dia modelnya Senia yang all new ini dia modelnya pipih ya jadi terlihat lebih aerodinamis enggak terlihat seperti MPV roti tawar gitu loh. Terus ada garis body dari depan ke belakang bikin siluet sampingnya mobil ini tuh ya itu kelihatan aerodinamis. Ini ada tarikan garis hitam dari kaca sini ya. Dia memberikan kesan efek ini nih, kesan floating roof. Untuk bagian belakang ini belum ada spoiler, cuman bagian ininya dikasih modelan tekukan gitu ya, jadi membentuk menyerupai sebuah spoiler. Udah dikasih rear wiper lengkap dengan washernya tapi kacanya belum ada defoger. Lampu-lampu dia sudah ada LED tapi campuran ya. Lampu se-nya, lampu mundurnya LED. Dan kalau gua lihat ini lampu malamnya masih bohlam walaupun dia modelnya garis seperti LED bar. Lanjut ke bawah kita dikasih ini dua buah sensor parkir dan ada ini knalpot variasi. Kita cek bagasinya yuk. Bukanya dari sini. Terus dia ada tombol bagasi. Nah, bagasi cukup luas. Kalau ininya baris ketiga ditidurin cukup luas, tapi kalau baris keduanya dinaikin seukuran mirip-mirip sebuah LCGC lah ukuran bagasinya. Di sini ada tempat buat penyimpanan sedikit. Ini di bawah ada spare tire di kolong sana ya. Sori. Nah, ini kita kalau mau buka spare tire dari sini nih di kolong ini kita dikasih kompartmen terus bahannya gabus. Jadi enggak kelotak-kelotak nih ya. Ada dongkrak, tool kit, dan segitiga pengaman. Kita tes tekuk bagasi. Eh, tekuk bagasi lagi. Tekuk jok baris ketiga ya. Seberapa gede bagasinya nih? Wi. ya layak ya sebuah MPV. Kalau baris tiganya ditekuk pasti gede banget ya. Cuman sayangnya ini bagasinya joknya enggak rata lantai. Tapi pe penekukannya penekukan enggak tuh? Pelipatannya udah fifty-fi jadi butuh sini doang space-nya bisa ditekuk. Ini bisa buat orang duduk lagi. Kita lihat interiornya nih. Wuh. Engsel pintunya nih. Tuh masih kencang ya. Ngaret banget. Ini juga salah satu indikasi kilometer asli. Kalau kilometer putar-putaran ini juga salah satu partch yang enggak bisa dibohongin. Mobil itu semakin seiring dipakai angsel pintunya semakin dol, semakin lemas. Sedangkan ini kalian tuh mungkin kelihatan di video tapi kalian harus rasain sendiri deh. Engselnya masih gigit. Door trim-nya full black dan bahannya plastik ya. Iyalah LMPv gitu kan enggak inilah maksud gua no complain lah dengan bahan plastik. Dia ada permainan motif-motif sedikit di sini. Ini ada motif sarang tawon plastik. Door handle-nya juga plastik ya. Untuk pengaturan l eh lampu lagi pengaturan jendela sudah full elektrik tapi dikasih auto app up and down-nya cuman di sisi supir. Ini untuk window lock. Ini untuk pengaturan electric spionnya ya. Electric mirror. Ini ada door handle. Ini plastik ya, belum dilapis kulit. Di bawah sini ada tiga buah eh dua dua buah cup holder yang cukup tinggi tapi slim. Kalau di sini dikasih compartment tuh kayak gua contohin naruh-naruh barang kayak handuk kano gitu muatlah di sini. Sini ada speaker. Ya udah kita naik ke sini ya. Posisi duduk selayaknya sebuah MPV. Posisi duduk commanding. Comanding itu dalam artian posisinya tinggi. Setirnya tuh berada di bawah dada ya. Jadi kita visibilitasnya luas, vision-nya lega gitu. mata pengaturan jok belum ada head adjuster tapi udah reclining sama maju mundur sliding setirnya kita coba lihat belum ada tilt eh ada deh tilt ada tapi belum teleskopic ya tuh ini paling tingginya aja segini dia masih berada di sedikit di bawah dada karena ini tipe X bukan yang tipe tertinggi juga banyak tombol-tombol dami ya, fitur-fitur yang dipangkas ini kayak di sini- sini nih. Harusnya ada tombol-tombol buat fitur. Begitu juga di sini di setir. Ini kan ada dumi-dumi tombolnya nih. Tapi sekarang enggak ada. Bahan setirnya karet polyuretain. Untuk klaksonnya kayaknya mono deh. Tin gitu. Nah, oke. Di sini ada cup holder untuk practicality-nya. AC. Apalagi yang dibahas di sini ya? Eh, sepertinya sudah dari sini. Untuk Sunfiser belum ada vanity mirror-nya. Kita lanjut bahas bagian belakang dulu. Nanti bahas ke sananya dari sana ya. Yuk. Setelah gua lihat ada yang kelupaan di sini masih ada compartment lagi, Guys. Lumayan nih buat taruh-taruh kartu gitu. Taruh-taruh uang receh, uang kertas masih bisa. Baris keduanya udah pasti lega tuh. Enggak perlu gua dudukin juga udah kelihatan lega pasti baris keduanya ya. Tapi enggak apa-apa. Kita coba tes duduk. Dan untuk [tertawa] badan sekecil gua sih ini lega banget cuy. Mas room-nya ini mah kayaknya tinggi 2 m juga masih aman. Tapi tergantung yang nyetir ya. Kalau yang nyetirnya tinggi bangkunya kan ke belakang. Tapi untuk seukuran standar kecil kayak gua sih ini lega banget. Door trim full black sama seperti depan. Variasi motifnya juga sama ya. Ini ada motif-motif seperti sarang tawon. Ini kayak ada diamond-diamond gitu. Di sini di kita dikasih cup holder di atas. Di bawah dikasih cup holder yang slim. Ini ada pocket, ada speaker juga di belakang. Nah, sekarang coba kita lihat posisi duduknya. Posisi duduk baris kedua ya. Ini posisi menurutku ini posisi paling tegak. Paling tegak. Coba kita tes apakah bisa di rebahin. Wah, jauh juga rebahnya, Guys. Gokil sampai segini. Lihat bedanya enak banget loh ini. Mantap. Mantap. Dan apa ya? Ya, theil 6.000 1000 km. Kalian bisa lihat sendiri tadi di layar kan door trim-nya, joknya enggak ada apa ya, enggak ada tanda-tanda weer. Enggak ada kayak udah habis di door handle-nya. Jok fabricnya, jok kainnya juga masih pada kencang, enggak ada yang berbulu. Terus di sini juga di ini nih, seal plate enggak ada lecet-lecet, masih mulus. Terus engsel-engsel nih. Engsel-engsel paling kelihatan nih, Guys. Nih. Sini deh. Yuk, mendekat sedikit. Nah, nih gua tutup dulu, ya. Tuh, angselnya juga masih bersih. Tuh, bersih kan ke bawah. Bersih. Yuk, kita tes baris ketiganya. Tadi kan baris kedua udah ya. Oh, baris kedua juga kayaknya bisa. Eh, ini bentar Ini one touch tumble nih. Bangku baris keduanya. Kalian lihat sini deh. Ini ternyata kayaknya masih bisa rebah sampai datar deh. Cuman dia kebentur ini ya, kebentur kursi baris ketiga. Nanti coba gua lurusin itunya. Sekarang kita tes dulu lag room di baris ke tiga. Sebelum kita bahas nih indikasi berikutnya. Tuh, angsel-engsel masih pada rapi ya. Ini debu aja malu buat nempel karena enggak ada tuh engsel-engsel ininya ya, plastik-plastik. Ini sebuah indikasi kalau memang mobil ini real 6.000 km. Kalau kilometer putar-putteran ini biasanya enggak bisa dibohongin, Guys. Ware enternya pasti kelihatan. Oke, kita lipat baris kedua dulu. Tarik. Sempit nih. Baris keduanya segini doang nih, Guys. Ini dengan settingan kursi paling tegak Mungkin depan nanti bisa coba joh dibantu sliding. Sliding paling depan bisa enggak? Nah. Oh, slidingnya lumayan jauh juga lumayan jauh juga, Guys. Tuh, ini kalau gua buka kita geser. tuh light-nya baru lega, tapi ya yang depan. Coba sekalian di enggak bisa dapat light chrom. Coba yang normal. Oh iya nih ternyata bisa tuh di rebahin sampai rata ya cuman itunya enggak rata lantai. Mungkin itu buat kaki. Jadi kalian tidurannya di sini. Kita coba ya. Ini kalau mobil-mobil kekinian namanya sofa mode. Bisa enggak ini direubahin lagi? Oh, enggak bisa. Ini enggak bisa direbahin. Udah paling rebah. Tapi okelah buat kalau misalnya narik gitu ya, buat narik terus nunggu orderan nyelonjor gini jadi enak. Oke, sekarang coba kita tes kalau like room-nya dibagi ya. Maksudnya baris kedua dapat like room, baris ketiga dapat enggak leomnya gitu. Yuk, kita tes dulu. Ini kita nih normalnya seginiilah, ya. Oke, sekarang coba bantu ini, Jo. Bantu dah sampai kamu masuk senyamannya deh. Segitu kayaknya, ya. Segini masih mat. Iya. Coba le-nya masih oke lah ya. Masih oke. Tuh, ini AD gua lebih tinggi dia 170 ke atas tuh. Chroom-nya masih ada. Gua juga masih ada tuh. Masih oke, masih dapat lah. Masih layak gitu. He, ternyata bisa nih. Tapi kalau ini mau lega banget ya sana enggak dapat light room. Kalau mau masih bisa sampai segini tuh. Kalau belakang minta majuin lagi masih nyaman juga ya. He masih dapat. Ini gua ini juga masih bisa nyender. Iya. Tuh mantap. Gua eksperimen ini headr-nya gua copotin dan [tertawa] ini kalau taksi online naik gini sih enak nungguin orderan bisa ketiduran ini. Enak banget posisinya. Tapi sayangnya ini ya, Guys. Kayaknya gua notice ini untuk AC-nya yang baris kedua. Model-modelnya nih, modelm model AC Sigra sama Kia nih. Cuman blower doang. Enggak bukan double blower AC dari depan, melainkan dia nyedot angin dingin aja terus dikeluarin lagi di dilanjutin gitu loh. Intinya ini model blower bukannya full AC beneran. Tapi untuk posisi duduk baris tiga sih agak jingklik ya. Ininya agak nangkring. Dikasih cup holder di sini dan ada door pocket. Ini buat naruh handphone bisa ini buat naruh minuman. Untuk dashboard depan ini modelnya hard plastik semua, tapi sudah dikasih twer ya. Menarik juga mobil tipe tengah-tengah. Audionya juga cukup oke. Area penumpang kiri depan kasih AC. Ini ada cup holder. Ini ada sedikit tray buat naruh-naruh mungkin barang-barang kosmetik gitu ya kalau cewek. Untuk glove box belum soft opening tapi cukup lega dan dalam. Head unitnya sudah ada konektivitas USB. Ini buat taruh-taruh buku manual. Buku garansi bisa. Joknya juga sama ya, kurang lebih. Ee area tengah kita dikasih ini lighter. Ini ada sedikit cekungan buat naruh koin. Ini ada glove box juga. Wow, ada isinya. Cukuplah buat taruh-taruh ini ya. Nih ada contohnya langsung sanitizer dan lain-lain. Eh, kepencet. Armr-nya masih plastik, tapi cukuplah buat naruh tangan. Head unitnya sudah indesh, tapi bukan head unit yang integrated ya. Jadi kalian bisa ganti-ganti dengan brand lain sesuai keinginan kalian. Dia modelnya kayak TV tabung gitu tapi sudah touch screen. Ini ada tombol hazard. Isi- kisi AC. AC sudah digital. Pengaturan fans speed, sirkulasi udara, max cooling. Ini nonaktifin atau aktifin kompresor AC. Ini dingin banget atau dingin aja. Slot kartu ini ada tombol damy. Harusnya kalau di tipe tertinggi dia ada stop, ada start stop button engine start stop button sor. Di sini kita dikasih colokan USB 2.1 amp buat ngecas ya berarti ya. Ini ada storage lumayan buat naruh handphone, naruh dompet bisa. Transmisinya manual lima percepatan. Rem tangan model otot. Rem parkirnya. Speedometer sudah dilengkapi ini ya. Door indikator yah hilang. Coba kita nyalain dulu ya baru mau ditunjuk dia hilang. Kita coba aja. Tuh ada door indikator. Jadi kalau yang ini gua tutup. Oke, speedometer basic tapi menurut gua cukup sporty ininya modelnya ya. Full analog, wiper belum ada automatic dan intermittent juga belum ada. Untuk lampu utama juga enggak ada automaticnya tapi udah dilengkapi nih. Gua kasih lihat ya. Triple turn signal. Wih, kalau nyala ininya digituin loh, kayak mobil sport gitu, Guys. Tuh, ada triple turn signal. Ini fitur yang sangat gua suka banget di mobil modern. Kalian kalau mau nyalip overtake cuma tinggal toowel aja. Permisi, Bang. Nah, gitu. Kita cek area mesin. Wuh, kering. Masih kayak baru keluar showroom, Bos. Ini mesinnya yang 1 NRV. Kapasitasnya 1500 cc, 4 silinder. Untuk output tenaganya, horsepower di 106, torsinya 130-an Nm. Udah lebih dari cukuplah buat keliling kota wara-wiri, ya kan. nganterin penumpang juga kalau mau jadi taksi online jadi irit dan bundle enggak banyak neko-neko gitu. Kondisi mesinnya juga kalian bisa lihat sendiri ya, selayaknya mobil 6.600 km. Nih indikasi di mesin yang bisa gua info nih, kalian bisa lihat banyak titik-titik QC-nya masih ada. Ini mengindikasikan kalau si mobil ini bukan KM putaran. Asli KM 6600-an. Tuh, titik-titik UC-nya masih ada. Dan kalian bisa lihat sendiri ini stiker aja dia masih belum memudar, masih tegas stikernya. Sekarang kita tes jalan sambil ngobrol ya. Bedain kilometer rendah itu asli apa putar-putaran. Tapi sebelumnya gua mau review sedikit mobil All New Senia tahun 2022 ini. Mulai dari feedback setirnya dulu. Waduh, mulai dari feedback setirnya, dia setirnya enteng dan ya entengnya itu tidak ada bukan tidak ada feedback ya, tapi enteng seperti kosong gitu, Guys. Ya, selayaknya mobil MPV dia kan multiurpose ya. Jadi enggak dibuat untuk sebuah hal yang sporty, yang berbau sporty, melainkan di pasti dibuat untuk condong ke kenyamanan, mau yang nyupir atau yang numpang. Dan ini salah satu faktornya nih, tuh setirnya ringan, ringan banget dan ringannya itu kosong. Jadi kalau ringan terus ada bobotnya pada saat kita belok kanan terus kita mau koreksi ke kiri dia seperti kayak ngelawan sedikit setirnya ada isinya tapi kalau ini pas dibalas ikutan ringan enggak ada perlawanan itu sebenarnya bukan sesuatu hal yang negatif sih semua balik lagi ke preferensi masing-masing ya berikutnya kita bahas dari bantingan mobil ini baru berjalan 6 km udah Pasti kaki-kakinya adem total, enggak bakal ada bunyi. Ya iyalah 10.000 km aja belum nyampai, jelas enggak ada bunyi. Tuh. Oke, kita lewatin paffing block yang mana jalanan kalau kaki-kaki ada trouble dikit aja lewat paffing block pasti langsung kedengaran bunyinya. Tapi ini enggak ada. Untuk karakter suspensi dan shockbreaker memang dia stif ya dan lebih ke arah keras. Kenapa? Karena untuk mengakomodir penumpang atau muatan full. Ini kan MPV multiurpose vehicle. Kalau dikasih yang rada keempukan nanti kalau diisi penumpang full dan kalau barangnya banyak mobilnya ambles jadinya malah nanti gasruk-gasruk dan dipakainya enggak stabil. Makanya di kasinya agak sti keras. Jadi ini sambungan paving blok berasa di pantat gredeg gedeg gredegedeg gitu berasa. Tapi bukan ke arah sesuatu yang enggak nyaman, enggak juga. Jadi gua cuman mau bilang kalau mobil ini keras gitu. Bukan yang enggak nyaman sih. Semua balik lagi ke preference kalian lah ya. Nah, terus berikutnya. Wait, mobil ini. Nah. Berikutnya ini kan transmisi manual ya. Ini karena balik lagi odometernya baru 6.900. Personelling-nya ini masih gigit banget, Guys. Tuh, masih takt gitu. Masih rigit kelihat berasanya. Bukan kelihatan berasanya tuh tek tek. Dan koplingnya karakter kopling si Senia ini banget. E kalau orang bilang kan kalau itu satunya pendek ya. Kalau yang ini tuh dalam lawan katanya apa ya, Joy ya? Cetek. Cetek itu. Cetek itu ini ya. Ee cetek itu shallow kan? Heh. Oh enggak. Ini koplingnya itu jauh. Nah koplingnya itu kalau pendek kan kita lepas kopling dikit aja udah masuk koplingnya. Kalau ini koplingnya harus agak jauh. Karakternya ini lebih jauh dari R3. Kemarin kan gua sempat tes drive R3 ya. Ini lebih jauh lagi. Ngelepas koplingnya tuh udah hampir mau habis. Untuk peredaman soso lah. Tapi yang di kuping gua rasain ini ada improvement dibanding versi sebelumnya ya. Xia yang sebelumnya tuh nih ada motor mau lewat. Nah, tapi yang gua rasain ya di kuping gua ini peredamannya masih lebih baik dibanding Sienta kemarin loh. Iya enggak Jo. Kalau sienta kemarin gua pernah review Sienta kalau motor lewat kayak kaca enggak rapat. Nah, kalau ini masih lumayan ada keredamnya sedikit. Kalau Sienta tuh yang benar-benar kayak kayak tembok triplek dah. Nah, benar-benar nancep banget di kuping gitu ya. Kalau ini lumayan lebih teredam. Enggak tahu mungkin karena efek mobilnya masih baru mungkin ya. Karena kan ini baru 69.900 udah otomatis karet-karet pintu masih pada kencang. Jadi peredaman mungkin sedikit lebih baik. Tapi dibanding sienta kemarin, peredaman samping ini sedikit lebih oke. Cuman kalau peredaman mesin, nah sama kolong ini kalah jauh. Sienta kemarin adem banget. Suara mesin enggak tembus, suara kolong enggak tembus. rolling road noise gitu ya, rolling resistance gitu enggak, enggak tembus. Kalau ini tuh tembus ya dari kolong tuh berasa grudukan ya. Tuh sama kalau kopling salah masuk. Hmm. Suara mesinnya masuk banget ya. Iya kan? Ini empat kuping loh dua orang dan gua hobi dan yang ini enggak terlalu hobi tapi sama-sama notisnya hal yang sama gitu. Berarti kan ya cukup valid lah walaupun memang masih review subjektif aja. Untuk bandingan sosoo ini lewatin piving block yang agak enggak rata berasa ya gerodakannya. Road noise dari kolong juga gerodok, gerodok, gerodok gitu juga masuk ke dalam. Tapi ya S is selayaknya MPV. Selayak eh sori selayaknya LMPV low class MPV. Jadi menurut gua itu sebuah hal yang standar lah karena di jejeran saingannya juga enggak sampai yang peredamannya impresif banget. Paling impresif itu si R3 sama Xander. Itu yang paling top di kelas LMPv. Nah, kalau ini peredaman kolong, mesin sama samping menurut gua soso lah tembus. Tapi kalau dibanding seri sebelumnya yang Senia sebelumnya sebelum All New unggulnya di sini tuh duduknya semua luas. That's it. Nah, itu karakter sebuah harusnya sebuah MPV gitu. He. Kan dia multiurpose kan. He. Jadi memang visibilitas harus jelas, duduk harus commanding dan di sini semua diachieve dengan baik. Kayaknya dibanding expander baris ketiga masih lebih luas ini masih lebih lega ya. Kayaknya duduk masih kaki tuh enggak harus ngengkang gitu loh. Oh kalau expander agak masih itu lumayan harus ngengkang. Iya, kayaknya yang tadi itu aman. Berarti in terms of akomodasi mobil ini oke, Guys. Aomodasi dan practicality kita entezo ya. Tuh, peredamannya seperti yang kalian bisa lihat barusan ada motor pakai knalpot brong lewat lumayan ngerambat ke dalam. Tapi dibanding apa Sienta ya. Sienta kemarin tuh kemarin benar-benar kedengaran jelas. Iya. Kemarin kayak kaca enggak ketutup. Rapat lah. Pokoknya tembus nusuk banget ke kuping. Kalau ini kedengaran tapi ada masih kayak ada bantalannya gitu ya. He gitu, Guys. Tapi ya selayak kayak MPV lah. LMPv, sori, selayak kayak LMPv. Dan memang mobil ini kan ditujukan untuk lebih ke arah niaga komersil dan wara-wiri hari-hari dengan apa ya tujuan yang lumayan lumayan apa ya menurut gua tuh lumayan fungsional. Jadi functionality over quality. Posisi duduking tinggi banget, Guys. Tuh, ini visibilitas ke depan terlihat dengan jelas, ya. Kaca samping, kiri kanan juga lebar. Spion juga lebar. Dan karena ini unit baru 6 km odometernya, jadi ya kalian kalau beli mobil ini udah enggak perlu pusing apa-apa lagi. Tinggal beli, udah gas. Kalau yang mungkin mau jadiin taksi online tinggal gas. Kalau mau jadiin mobil keluarga juga ya udah tinggal gas. Apalagi yang kalian pusingin. Enggak ada bunyi sama sekali kaki-kakinya tuh. Enggak irit. Nah, kalau irit bahan bakarnya konsumsi bahan bakar berdasarkan mid 12,5 dengan transmisi manual. Dan perlu diingat kalau mid deviasi. Kadang-kadang dia bisa lebih boros hitungannya atau kadang-kadang malah bisa lebih irit. Jadi enggak enggak aktual banget. Tapi pengalaman gua pakai mobil manual kalau dalam kota rasa-rasanya 113 114 tuh masih bisa dapat tergantung kaki kalian. AC masih dingin banget udah jelaslah 10.000 1000 km aja belum nyampai. Mobil ini udah ya benar-benar mobil baru lah. Ini bekas rasa baru. The real definition of prelove. Prelove tapi rasanya brand new. Udah. Gua sih dengan budget lebih hemat 30% bakalan happy banget sih kalau beli mobil ini [tertawa] Adik gua aja bilang tadi, "Buset, ini kalau emang seleranya gua MPV boleh nih." Karena memang menarik banget ya, Jo, ya. Kayak baru banget ini. Buat family trip enggak bakal pegal-pegal ya. Betul. Karena kunci kursinya juga surprisingly lumayan empuk loh, Guys. Enggak tahu mungkin karena ini masih fabrik gitu ya. Kain. Gua berasa tuh jok kalau kain itu lebih berasa kayak di sofa rumah, lebih hom gitu ya, lebih relaxing. Nah, gimana guys? Buat kalian yang mau rasa mobil baru dengan budget lebih hemat mungkin sekitar 30%-an kali ya, cocok banget nih mobil. Soalnya apa? Ini barunya udah di atas R00 jutaan dengan tipe yang sama. Sedangkan kalau kalian ambil unit ini, ini dibandrol harganya di bawah R200 juta dengan pajak juga masih nyala. Buat kalian yang penasaran detailnya seperti apa, langsung cek aja di kolom deskripsi ya. Dan semoga video gua ini bisa membantu dan menambah wawasan buat yang nonton. Kalau ada informasi yang salah, ada informasi yang kurang, atau kalian pengen sharing pengalaman kalian pakai Xenia X ini, coba share di kolom komentar, ya. Terima kasih semua yang sudah nonton. Thank you for watching. See you in the next video.

Lihat di YouTube