Jungkat
Review Honor X6c: HP Rp 2 Jutaan Tangguh, Baterai Awet

Review Honor X6c: HP Rp 2 Jutaan Tangguh, Baterai Awet

  • 01/09/2026

Jakarta - Honor kembali meramaikan pasar smartphone Rp 2 jutaan lewat Honor X6c. Ponsel entry-level ini membawa sejumlah fitur menarik, mulai dari AI Button, baterai 5.300 mAh, layar 120Hz, hingga kamera utama 50 MP. Namun bukan sekadar spesifikasi yang menjadi daya tarik utama. Honor X6c juga mengusung bodi yang dirancang tangguh, lengkap dengan perlindungan IP64. Menariknya, semua itu dikemas dalam desain yang tetap terlihat seperti smartphone pada umumnya, bukan perangkat rugged yang tebal dan berat. Lantas, seberapa tangguh Honor X6c saat digunakan sehari-hari? Berikut pengalaman detikINET menggunakan Honor X6c warna Moonlight White dengan RAM 6 GB dan penyimpanan 256 GB. Desain Honor X6c punya desain yang cukup menarik untuk smartphone di kelas entry-level. Tidak ada bodi supertebal atau aksen rugged yang membuatnya terlihat seperti perangkat khusus untuk aktivitas ekstrem. Dengan dimensi 163,95 x 75,6 mm dan ketebalan 8,39 mm, X6c masih cukup nyaman digenggam. Bobotnya sekitar 199 gram, terasa proporsional mengingat ponsel ini membawa layar 6,61 inci dan baterai berkapasitas 5.300 mAh. Bagian belakang menjadi salah satu detail yang kami sukai. Honor menggunakan finishing glossy, tetapi permukaannya ternyata tidak terasa licin saat digenggam. Panel belakang tersebut juga tidak gampang meninggalkan bekas sidik jari. Alhasil, bodinya tidak cepat terlihat kotor meski sering digunakan tanpa casing. Karakter ini membuat Honor X6c tetap nyaman digunakan langsung tanpa pelindung tambahan. Kendati demikian, Honor tetap menyertakan casing transparan di dalam paket penjualan bagi pengguna yang menginginkan perlindungan ekstra. Honor X6C Foto: Rizqy Nur Amalia Ketangguhan menjadi salah satu hal yang paling menarik dari Honor X6c. Untuk mengetahui seberapa kuat bodinya, kami menguji langsung ponsel ini dengan menjatuhkannya beberapa kali dari ketinggian sekitar 1 hingga 1,5 meter. Ponsel bahkan sempat berbenturan dengan permukaan keras seperti lantai keramik. Setelah beberapa kali dijatuhkan, kami tidak menemukan kerusakan fisik berarti seperti penyok maupun lecet mencolok pada unit yang digunakan. Seluruh fungsi ponsel juga masih berjalan normal setelah pengujian. Pengalaman ini membuat klaim ketangguhan X6c terasa lebih dari sekadar gimmick pemasaran. [Gambas:Youtube] Ketahanannya terhadap air juga cukup meyakinkan untuk penggunaan sehari-hari. Layar masih dapat dioperasikan ketika terkena cipratan air. Saat digunakan di tengah gerimis, X6c juga tetap berfungsi normal. Kemampuan tersebut sejalan dengan rating IP64 yang dibawanya. Namun perlu diingat, perlindungan ini bukan berarti Honor X6c aman untuk direndam di dalam air atau dibawa berenang. Setidaknya untuk menghadapi risiko sehari-hari seperti kehujanan, terkena cipratan air, atau tidak sengaja terjatuh dari tangan, perlindungan yang ditawarkan Honor X6c terasa cukup meyakinkan. Honor X6C punya AI Button. Foto: Rizqy Nur Amalia Fitur yang cukup unik pada Honor X6c adalah AI Button di sisi kiri bodinya. Tombol fisik ini dapat dikustomisasi menjadi shortcut menuju aplikasi atau fungsi tertentu sesuai kebutuhan pengguna. Kehadirannya ternyata cukup praktis. Misalnya ketika tangan sedang berkeringat atau basah, tombol fisik bisa digunakan untuk membuka fungsi tertentu tanpa harus banyak berinteraksi dengan layar. AI Button juga dapat ditekan dan ditahan untuk mengakses Google Lens. Pengguna bisa lebih cepat melakukan pencarian visual terhadap objek yang sedang dilihat. Fitur ini memang bukan sesuatu yang revolusioner, tetapi implementasinya cukup fungsional dan mampu membuat beberapa aktivitas sederhana menjadi lebih praktis. Fitur AI Honor X6c Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET Layar Honor X6c menggunakan layar TFT LCD berukuran 6,61 inci dengan resolusi 1.604 x 720 pixel atau HD+. Di atas kertas, resolusi ini memang menjadi salah satu kompromi mengingat sejumlah smartphone di rentang harga serupa sudah menawarkan resolusi lebih tinggi. Namun dalam penggunaan sehari-hari, keterbatasan tersebut ternyata tidak terlalu mengganggu. Kami masih nyaman menggunakan X6c untuk menonton film, YouTube, berselancar di media sosial, hingga membaca artikel. Bezel di sekeliling layar juga tergolong cukup tipis sehingga area tampil terasa luas untuk menikmati berbagai konten. Kecerahan layar yang diklaim mencapai 1.000 nits turut membantu ketika ponsel digunakan di luar ruangan. Saat berada di bawah pencahayaan cukup terik, konten di layar masih dapat terlihat dengan cukup jelas. Layar Honor X6c Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET Nilai tambah lainnya adalah refresh rate hingga 120Hz. Dukungan ini membuat pengalaman menggunakan Honor X6c terasa lebih mulus, terutama saat scrolling halaman web, menjelajahi media sosial, maupun berpindah-pindah menu. Secara keseluruhan, layar Honor X6c memang bukan yang paling tajam di kelasnya karena masih menggunakan resolusi HD+. Namun untuk penggunaan sehari-hari, kualitas tampilannya masih terasa nyaman, ditambah refresh rate 120Hz yang membuat navigasi terasa lebih responsif. Performa Honor X6c ditenagai chipset MediaTek Helio G81 Ultra yang dipadukan dengan RAM 6 GB. Spesifikasi tersebut memang tidak dirancang untuk mengejar performa tinggi, tetapi sudah cukup memadai untuk kebutuhan sehari-hari. Selama pengujian, X6c dapat digunakan dengan nyaman untuk chatting, menelepon, browsing, scrolling media sosial, menonton video, mendengarkan musik, hingga menjalankan sejumlah aplikasi secara bergantian. Untuk penggunaan normal seperti ini, performanya terasa cukup responsif. Untuk gaming, kemampuannya lebih cocok untuk permainan ringan seperti Candy Crush dan game sejenis. Saat digunakan memainkan Mobile Legends: Bang Bang, game masih dapat dijalankan, tetapi pengalaman bermainnya menurut kami belum menjadi kekuatan utama X6c. Karena itu, pengguna yang gemar memainkan game berat atau mengejar performa gaming tinggi perlu mempertimbangkan keterbatasan chipset Helio G81 Ultra. Honor X6c memang lebih ditujukan sebagai perangkat untuk menunjang aktivitas sehari-hari ketimbang sebagai HP gaming. Honor X6c menjalankan MagicOS Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET Baterai Jika performanya lebih ditujukan untuk penggunaan sehari-hari, sektor baterai justru menjadi salah satu kekuatan Honor X6c. Ponsel ini dibekali baterai berkapasitas 5.300 mAh. Selama pengujian, kapasitas tersebut mampu menemani aktivitas selama seharian penuh dengan pola penggunaan yang cukup beragam. Ketika digunakan untuk chatting, browsing, media sosial, menonton video, mengambil foto, dan sesekali bermain game, kami tidak dibuat khawatir harus mencari charger sebelum hari berakhir. Jika pola penggunaannya lebih ringan, misalnya sebatas berkirim pesan, mengecek email, browsing dan mendengarkan musik, daya tahannya bisa mendekati 1,5 hingga 2 hari. Jadi, meski bukan HP paling kencang di kelas Rp 2 jutaan, stamina Honor X6c menjadi salah satu nilai jual yang cukup kuat untuk pengguna dengan mobilitas tinggi. Kamera Honor X6c dibekali kamera utama 50 MP dengan aperture f/1.8 yang ditemani kamera tambahan. Untuk kebutuhan fotografi sehari-hari, kamera utamanya cukup dapat diandalkan, terutama dalam kondisi pencahayaan yang memadai. Kamera belakang Honor X6c Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET Detail foto masih terjaga dan warna yang dihasilkan cenderung natural. Kamera ini cukup nyaman digunakan untuk mengabadikan pemandangan, makanan, maupun berbagai objek di sekitar. Kemampuannya mulai terbatas ketika cahaya semakin minim. Foto malam masih cukup untuk mengabadikan suasana, tetapi detail berkurang dan noise lebih mudah terlihat di area gelap. Hasil foto kamera belakang Hasil Foto Kamera Honor X6c Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET Hasil Foto Kamera Honor X6c Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET Hasil Foto Kamera Honor X6c Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET Hasil Foto Kamera Honor X6c saat kondisi petang. Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET Hasil Foto Kamera Honor X6c kondisi minim cahaya Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET Untuk selfie, Honor X6c membawa kamera depan 5 MP dengan aperture f/2.2. Hasilnya sudah memadai untuk selfie maupun video call. Dalam kondisi luar ruangan dengan pencahayaan cukup, detail wajah dan warna kulit terlihat lumayan natural. Ketika digunakan di dalam ruangan dengan pencahayaan minim, hasil foto cenderung lebih soft dan kehilangan sejumlah detail. Hasil Foto Depan Kamera Honor X6c Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET Opini detikINET Honor X6c menawarkan paket menarik di kelas HP Rp 2 jutaan dengan mengandalkan bodi tangguh, baterai awet, dan kenyamanan penggunaan sehari-hari. Desainnya tetap terlihat seperti smartphone konvensional, bukan HP rugged yang tebal dan berat. Honor X6C Foto: Rizqy Nur Amalia Performa MediaTek Helio G81 Ultra cukup untuk aktivitas harian dan game ringan. Baterai 5.300 mAh menjadi salah satu keunggulannya, ditambah layar 120Hz, kamera utama 50 MP, dan AI Button yang cukup praktis. Nilai jual terbesarnya tetap pada ketangguhan. Setelah beberapa kali dijatuhkan dari ketinggian sekitar 1-1,5 meter dalam pengujian kami, Honor X6c tetap berfungsi normal tanpa kerusakan berarti. Ponsel ini layak dipertimbangkan bagi pengguna yang mencari HP Rp 2 jutaan tangguh dan awet untuk menemani aktivitas sehari-hari. (rnu/afr)