Review HONOR X7d - Smartphone Unik Dengan Tombol AI Fisik! (YouTube Video)
Ini adalah Honor X7D, smartphone kelas entry level terbaru dari Honor untuk pasar Indonesia. Walaupun entry level, storage-nya itu 1/2 TB 512 GB. Fitur AI-nya juga banyak, bahkan ada tombol fisik khusus buat akses fitur AI-nya. Baterai besar 6.500 mAh. Dan ini awet ya, bisa tahan lebih dari 30 jam dalam pengujian kami. OS-nya bebas iklan dan tentunya punya dukungan penuh ke Google Mobile Services. Apakah itu aja kelebihannya? Tonton video pembahasannya kali ini. Oke, Hor X7D X7D ya. Ya, ini adalah smartphone pertama yang diarikan HER ke Indonesia di tahun 2026 ini. Sebelum saat ini kita udah pernah mereview beberapa produk HER lainnya seperti Honor Pad 10 dan Honor 400. Kalau kalian belum nonton mungkin kelewatan karena belum subscribe. Jadi tahu dong harus ngapain. Oke, balik lagi ke Honor X7D ini ya. Dan langsung aja kita bahas mulai dari paket penjualannya. Di dalamnya ada unit smartphone dengan screen protektor yang langsung sudah terpasang. Lalu ada chargernya, ada chargernya, ada chargernya. Ini adalah charger 35 watt Honor superchge. Kemudian ada kabel USBC, earphone dengan ujung USBC, case, sim tray ejector, dan paket dokumen. Wah, ini lengkap ya. Bahkan dapat earphone pula di sini ya. Nah, untuk desain Hor X7D ini hadir dengan penampilan cukup simpel. Body belakangnya itu polos. Jadi, kesannya tuh clean banget. Bagian frame dan body belakang itu sama-sama pakai desain flat alias rata semuanya. Materialnya sama-sama pakai bahan polikarbonat. Tapi menurut Ander, mereka menggunakan teknologi micro nano texture untuk bagian back covernya yang membuat tekstur itu jadi sangat halus dan terasa nyaman di tangan. Dan kalau dipegang sih digini ya, ini juga solid ya. Nah, untuk opsi warnanya tuh ada dua, ada desert gold dan velvet black. Untuk daya tahan terhadap debu dan airnya dia punya IP rating di IP65. Jadi kalau kena percikan air atau hujan harusnya masih aman. Tapi kalau untuk kejemur air itu belum bisa ya. Jadi tetap hati-hati saat pakai smartphone yang satu ini. Selain itu, HER juga mengklaim kalau yang satu ini sudah punya sertifikasi SGS 5 star drop resistance. Klaimnya sih ini aman kalau jatuh dari ketinggian sampai 2 m. Tapi bukan berarti untuk dibanting-banting. Ini untuk kondisi yang tidak sengaja aja ya. Jadi harusnya ini udah lumayan tangguh sih. Nah, untuk dimensinya Smart ini punya tinggi 166,8 mm, lebar 76,8 mm, dan tebalnya di 8,24 mm. Sementara bobbotnya itu ada di 209 gr. Nah, sekarang kita lihat sisi kanannya. Ada tombol power yang menyatu dengan fingerprint scanner dan ada tombol volume up and down. Di atas ada microfon dan ada infrared blaster-nya di kiri. Nah, ini dia tombol khusus bernama AI button. Di sisi bawah ada SIM tray non hybrid. Ini untuk dual nano SIM ya, tanpa slot untuk micro SD. Kemudian ada mikrofone lagi, ada port USBC dan ada grill speaker. Nah, untuk kontes suara speakernya ternyata cukup mantap ya dan basnya tuh lumayan bulat. Volume suara juga lantang, tapi kalau butuh suara yang lebih lantang lagi, di smartphone-nya ada fitur volume booster hingga 400%. Tapi ini mungkin untuk berteleponan aja ya, bukan untuk dengerin musik. Beralih ke depan ini adalah layar 6,77 inci. Panelnya IPS resolusinya 1610 * 720 piksel. Refresh set-nya adaptif up to 120 Hz. Untuk brightness, smartphone ini kalian punya peck brightness sampai 700 nits. Kalau kita tes untuk indoor, brightness layarnya bisa mencapai 670-an nitz. Sementara untuk simulasi outdoor beratnya ternyata bisa lebih ya, bisa sampai 790-an nits. Nah, untuk al gambutnya smartf ini punya dua mode warna layar yaitu normal dan vivit. Di mode normal gamot coversnya ada di 93% dan gamut volum-nya ada di 107% sRGB. Sementara di mode Vivit gamut covers ada 98% dan gamut volum ada di 119% sRGB. Oke, untuk baselnya ini standar aja ya. Sisi atas, kiri, dan kanan memang sudah simetris, tapi bagian bawahnya masih cenderung sedikit lebih tebal ketimbang sisi lainnya. Untuk earpce ini terletak di beasel bagian atas. Lalu di sini ada kamera selfie 8 megapel, bukannya F2.0 dan ini kamera fixed focus. Perekaman video sampai 1080p 30 fps. Beralih ke si belakang ini adalah kamera utama 108 megap bukannya F1.75 dan ini autofokus ya. Perekaman videonya sampai 1080p 30 fps. Lalu ada kamera dep megapel ya. Ini anggap aja kamera bonus lah ya. Oke, lalu ada LED flash dan untuk fitur kamera ya lumayan banyak juga di sini tinggal dilihat di tabel ini aja. Lanjut untuk spesifikasinya. SOS-nya pakai Snapdragon 685. Untuk RAM dan storage itu cuma satu varian ya, yang RAM-nya 8 gig dengan storage yang 1/2 TB 512 GB. RAM-nya ini pakai LPD 4X. Sementara storage-nya ini kencang karena pakai UFS 2.2 bukan pakai IMMC dan tersedia juga fitur RAM turbo hingga menambah ke 8 GB. Nah, untuk baterai ini 6 mAh. Sementara untuk dukungan charging-nya smartphone ini mendukung 35 watt under superchge. Tersia juga fitur reverse charging hingga 7,5 watt. Jadi bisa ngecas HP dan perangkat elektronik lainnya seperti pakai powerbank aja jadinya ya. Ya mungkin mau ngecas TWS gitu ya cocok nih ya 7,5 watt doang soalnya. Nah, untuk sensor ada aksalometer, light sensor, presimeter sensor, magnetometer, dan untuk sensor giroskop sayangnya belum ada. Untuk konektivitas ini 2G, 3G, dan 4G ya. WiFi-nya Wii 5. Bluetooth-nya versi 5. Untuk cdex-nya itu bisa SBC, AAC, dan LDAC. NFC-nya ada dan USB-nya bisa OTG. Dan si kamaranya dia pakai face unlock dan fingerprint scanner. Untuk OS dia pakai Magic OS 9.0 ya 9.0 ya berbasis Android 15. Sayangnya ini masih start dari 15 ya, belum Android 16. Untuk jatah update-nya owner bilang ini dijanjikan akan dapat update sampai Android 17. Sementara securitate patch-nya itu sampai 2 tahun. OS-nya ini bersih dari iklan ya. Tapi untuk aplikasi third party memang masih tetap ada. Kalau misalkan tidak butuh, tenang bisa di-uninstal dengan mudah. Urusan animasi tampilannya ini ah lumayan mulus ya dan untuk fiturnya ada banyak di sini. Fitur dari Google seperti Gemini dan Circle to Search tentunya udah ada juga di sini. Lalu mungkin banyak yang nanya ya ee apakah ada Google Play Store-nya? Nah, tenang ada smartphone dari HER itu memang punya Google Mobile Services secara resmi ya. Jadi fitur dan layanan Google itu bisa jalan tanpa masalah sama sekali. Nah, untuk fitur unggulan dari smartphone, nah ini ya ada si AI button. Kalau kita tekan tombol yang sebelah kiri ini bakal muncul quick access untuk beberapa fitur atau fungsi seperti screenshot, flashlight, screen recorder, dan shortcut untuk aplikasi pilihan kita. Tapi kalau tombol ini ditahan selama beberapa detik, fungsi atau fitur yang muncul bisa berbeda-beda, tergantung aplikasi apa yang sedang dibuka. Misalnya kalau kita nekan saat lagi buka gambar di galeri, nanti fitur yang muncul adalah fitur AI terkait gambar seperti circle to search, AI eraser, dan AI upscale. Lalu kalau kita tekannya pas lagi buka YouTube nanti yang muncul adalah fitur AI subtitle ya. Kemudian kalau kita tekannya pas lagi nulis email nanti yang muncul adalah AI smart content creation untuk membantu kita nulis. Intinya fitur yang muncul ketika kita tahan tombol itu bisa berbeda-beda tergantung yang sedang kita buka itu apa. Jadi kontekstual ya dan kita tidak perlu repot-repot lagi mengingat lokasi fitur-fitur AI-nya. Ini lumayan membantu apalagi untuk yang malas atau susah ngafalin lokasi fitur E-nya ada di mana. Oke, langsung aja kita masuk dalam pengujian performa ya. Untuk Antoto 10 dengan 3D Lite, ingat harus pakai light yang di sini kita dapat Rp382.000-an. Sementara untuk Atutu 11 dengan 3D Lite kita dapat R520.000-an. Untuk Geigband 6 474 di single core dan 1510 untuk multiore-nya. Untuk Tim Sling Shot Extreme Open Gl 3.1 grafik scor-nya di 1457. Mari kita lihat kestabilannya untuk terima wild life stress test tanpa kipas. By score di 665, lowest score di 660. Jadi stabilitynya ada di 99,2%. Jadi enggak usah tes pakai kipas lagi ya. Udah stabil banget. Untuk pengujian gaming sekarang kita langsung aja masuk ke subway server. Saat main game ini refresh rate-nya bisa jalan di 90 Hz dan frame rate-nya lancar di 90 fps. Jadi walaupun belum bisa 120 fps, ini masih cukup seru ya main ini ya. Smooth dan lancar ya. Lanjut untuk Mobile Legends. Setting frame rate-nya terbuka itu sampai high atau 60 fps. Kalau dimainin ya frame rate-nya cukup dekat dengan 60 fps sepanjang permainan. Kalaupun turun itu sesekali cuma nyampai 45 fps kok. Lanjut untuk PUBG Mobile nih ya. Opsi setting terbuka itu sampai ultra atau 40 fps dan game-nya ya jalan mulus lancar di 40 fps tanpa ada masalah. Untuk gyro aiming sayangnya belum lancar karena di sini enggak ada sensor gyroskop yang hardware-nya. Oke, iseng deh kita tes Gensin Impact yang satu kita mainkan dengan setting lowest 60 fps. Kalau dimainkan tanampak kipas mendingin, frame rate-nya itu ada di rentang 30 sampai 45 fps. Untuk suhunya titik terpanas bagian depan smartphone itu ada di kisaran 39 derajat celcius. Sementara titik terpanas di bagian belakang smartphone itu sekitar 39 sampai 42 derajat celcius. Oke, sekarang kita coba pakai kipas pendingin gimana ya? Dengan skenario yang sama, frame-nya itu mirip-mirip aja dengan e tanpa pakai kipas. Ada di karan 30 sampai 45 fps juga. lumayan ya mungkin ni efek dari penggunaan UFS 2.2. Sekarang kita lanjut ke pengujian kameranya. Di tangan saya kali ini udah ada HP Hor X70D dan kali ini pengujiannya bareng sama saya ya, pengujian kameranya. Untuk suara yang kalian dengar ini direkam langsung menggunakan mikrofon dari smartphone-nya. Jadi kalau mau dipakai buat vlogging gitu misalnya suaranya tuh kayak gini. Nah, kira-kira kayak gimana kemampuan kamera dari smartphone ini? Langsung aja kita tes. Untuk kamera depan kualitasnya kayak gini ya. Standar aja lah kalau untuk menurut kami. HDR-nya juga standar aja. Bagian wajah masih kelihatan tapi background-nya agak over expos. Urusan stabilizer, sayangnya ini masih perlu dibenahi ya. Videonya tuh agak gempa kalau di bawah jalan seperti ini. Lanjut ke kamera utama. Ini juga hasilnya standar aja. Cenderung mirip dengan kamera selfie-nya. HDR-nya juga mirip. Wajah masih terlihat tapi background agak terasa over expos. Dan stabilisasi juga sama. masih goyang kalau di bawah jalan seperti ini. Lanjut ke low light. Di kamera selfie sih kualitasnya turun jauh ya ketimbang saat siang hari. Dan untuk giter ini minim karena memang stabilizernya enggak ada yang aktif. Kalau di low light tapi di kamera utama ini masih lebih mending lah ketimbang kamera selfie-nya. Untuk jiter juga minim ya karena memang stabilizernya enggak jalan. Nah, untuk hasil fotografinya silakan lihat aja ya. Kayak gini nih hasilnya. Oke, itu dia hasil pengujian kamera dari HER X7D. Mungkin memang bukan yang terbaik di kelasnya ya, tapi perlu diketahui smartphone ini bukan difokuskan untuk kameranya. Jadi ekspektasi kita harus disesuaikan lagi. Sekarang lanjut ke pengujian berikutnya. Oke, sekarang mari kita tes daya tahan baterainya dengan lokal YouTube playback 1080p. Jadi kita download dulu videonya dari YouTube, terus kita putar secara offline. Baterai baru habis setelah 38 jam 19 menit. Ini hasil yang terbilang sangat luar biasa. Harapan kami itu ada di kesaran 30-an jam aja udah bagus ya. Tapi yang ini udah nyaris mendekati 40 jam bahkan. Kemudian untuk streaming YouTube 1080p 30 fps. Nah, ini pakai internet ya non HDR ya. Selama 1 jam baterai berkurang hanya 5% saja. Kalau kita swipe-swipe di TikTok selama 1 jam, baterai berkurang hanya 7%. Lalu untuk Gensin Impact lowest 60 fps, baterai berkurang 15% dalam setengah jam. Oke, kalau untuk charging bagaimana? Kita pakai charger bawan yang 35 watt tadi ya. Dari 0 sampai 50% itu butuh waktu 40 menit. Sementara dari kosong sampai penuh itu butuh waktu 1 jam 28 menit. Mengingat baterai ukurannya besar dan memang awet, ini hasil yang wajar-wajar aja. Lanjut lagi untuk Netflix. dia masih white fan L3 ya, jadi belum bisa streaming sampai full HD. Solusinya ya download dulu dengan kualitas yang high lalu kita pakai offline playback aja. Untuk YouTube streamingnya itu bisa nyampai 1080p 60 fps tanpa HDR. Untuk heptic feedback by default hptic feedback di sini tuh dimatikan. Jadi kita harus atur dulu lewat menu settings di keyboard-nya. Getaran sendiri masih terasa agak panjang dan kasar ya sayangnya ya. Lalu untuk wifi sharing ada di sini ya. Tinggal nyalakan saja fitur hotspot saat sedang terhubung ke Wii. Oke, selain Hor X7D ini, Hor juga membawa satu smartphone lain yang lebih terjangkau, yaitu Hor X6C X6C. Ya, desainnya mirip dengan X7D, simpel dan clean, tapi layarnya cukup kompact nih di 6,61 inci. E button juga ada, jadi bisa panggil fitur A dengan cepat. SOS-nya pakai Helio G81, baterai 5300 mAh, dan chargernya ada di 35 wat. Nah, kembali ke Honor X7D. Untuk harganya sayangnya kita belum bisa kasih info pastinya ya. Tapi katanya sih ya katanya her ya si Hor X7D ini nantinya akan ada di kisaran R jutaan dan kalau yang HER X6C itu sekitar 2 sampai R3 jutaan. Pantengin aja kolom deskripsi ya. Nanti kalau ada info lengkapnya kita akan update di situ. Oke kita masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama SOC yang digunakan itu bukan generasi terbaru. Lalu dia masih pakai sistem kamera utama dengan kamera bonus dan di sini tidak ada jaroskop sensor ya. Lalu resolusi layar tuh masih HD, tapi kemungkinan berkat ini juga daya tahan baterai bisa jadi sangat awet. Lalu OS-nya start dari Android 15. Jadi memang kita belum dapat versi terbaru yang 16. Dari segi menariknya, OS-nya bih dari iklan. Fitur AI-nya ada banyak. Ada AI button ya dan ini intuitif ya, dia tahu kalau dipencet itu lagi buka apa. Jadi menyesuaikan fitur-fiturnya. Lalu ada dukungan Google Mobile Services. Baterainya 6500 mAh. Dan daya tahan baterai itu awet. Bahkan ini salah satu yang paling awet di kelas harganya. Storage-nya ini besar banget. Ini jaranglah di kelas harganya ada storage yang 1eng TB ini. Infighted blaster masih ada di sini. Paket penjualan juga lengkap ya. Masih dilengkapi dengan charger case screen protector, bahkan ada earphone. Ini udah jarang ditemukan ya di paket penjualan zaman sekarang ya atau bahkan enggak ada ya. Oke, itu dia smartphone pertamanya HER di Indonesia untuk tahun 202. Nah, mungkin ini bukanlah smartphone yang cocok untuk semua orang. Menurut kami ini akan cocok untuk yang cari smartphone entry level dengan d tahan baterai luar biasa, fitur AI yang unik, dan juga storage yang lega. Nah, kalau menurut kalian sendiri bagaimana kira-kira pengguna seperti apa yang cocok dengan smartphone ini? Kasih tahu pendapat kalian di kolom komentar. Oke.
