Jungkat

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX | Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap! (YouTube Video)

  • 24/03/2026

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru saja rilis di Indonesia. Prosesornya pakai AMD Ryzen 5240 yang punya 6 core 12 thre. Diskut-nya pakai Nvidia GeVOS RTS 5050 laptop dengan 8 GB V RAM. RAM-nya langsung 16 GB dan storage-nya 1 TB. Layar IPS resolusi 2,5K 180 Hz dan ini udah 100% sRGB ya. Keyboard-nya juga baru dengan polling rate yang diclaim bisa mencapai 8.000 Hz. Ini adalah HyperX Omen 15 keluaran 2026. Ya, saat event C 2026 pada bulan Januari kemarin, HP mengumumkan penyatuan subbrand HyperX dengan Omen ke dalam satu ekosistem. Jadi untuk selanjutnya seluruh produk-produk gaming dari HP akan berada di bawah nawangan brand HyperX. Nah, kalau sebelumnya ada laptop gaming namanya HP Omen 15. Di tahun ini semuanya diubah jadi HyperX Omen 15. Dan laptop yang satu ini adalah laptop pertama yang dibawah HP ke Indonesia dengan branding HyperX. Nah, penasaran dengan laptopnya? Mari kita bahas bareng-bareng mulai dari spesifikasi utamanya terlebih dahulu. Untuk prosesornya dia pakai AMD Ryzen 5 240 ya. Code name-nya adalah hap arsitekturnya Zen 4. Dia punya total 6 core dengan 12 thread. Default TDP-nya 45 wat, base clock-nya 4,3 GHz dan maksimum boost clock up to 5 GHz. Untuk L3 cas-nya ada di 16 MB. NPU-nya pakai AMD Ryzen AI yang punya performa up to 16s. Untuk integrated graphics, dia pakai AMD Radeon 760M Graphics. Ini punya 8 graphic skore dengan total 512 shader unit. Untuk kapasitas RAM-nya itu adalah 16 GB DDR5 5600 single channel. Ini menggunakan RAM yang sodim ya, tapi sayangnya yang terpasang memang masih single channel. Sisi positifnya kalau kita mau upgrade ke 32 GB, kita tinggal beli satu keping RAM 16 GB lagi dan tidak perlu mengganti RAM yang sudah terpasang. Tinggal nambah aja bisa ya. Nah, lalu untuk storage-nya 1 TB SSD NVMI PC Gen 4. Untuk diskri grafis pakai Nvida Geforce RTX 5050 laptop. Ini arsitekturnya udah blackwell. Kapas RAM-nya ada di 8 GB GDDR7 128 bit. Total dia punya 2.560 kuda corese performa AI-nya sampai 440 AI tops dan sudah support resizable bar tentunya sudah mendukung berbagai teknologi baru dari Nvidia seperti DLSS 4.5 dan multiframe generation. Di software Omen Gaming Hub terdapat menu yang dapat digunakan untuk mengubah mode GPU. Ada dua opsi di sini, integrated graphics only dan ada hybrid ya. Kemudian untuk konektivitas wireless-nya dia menggunakan modul real 8852BE. Ini udah support WiFi 6 dan Bluetooth versi 5.2. Kapasitas baterainya ada di 70 wat hour. OS-nya pakai Windows 11 Home. Nah, untuk body formakornya tentunya adalah clampell atau laptop klasic. Materialnya polikarbonat. Untuk warna ini shadow black alias hitam ya. Nah, laptop satu ini masih memiliki desain yang khas dari laptop seri Omen sebelumnya. Desainnya simpel dan sekarang ada logo HyperX di bagian belakang layar yang juga berwarna hitam. Jadi memberikan kesan low profile saat digunakan. Jadi kalau mau dipakai untuk kerja atau meeting masih ok lah yang satu ini ya. Seperti biasa di area pamr kanan terdapat angka 015 yang menggambarkan ukuran dari layar laptopnya. Oke untuk dimensi panjangnya 34,3 cm, lebar 25,3 cm dengan tebalan di 2,36 cm. Untuk bobot laptopnya ada di 2,2 kg dan chargernya 336 gr. Jadi kalau dibawa total semuanya ada di 2,56 kg. enggak terlalu berat untuk sebuah laptop gaming. Nah, untuk display ini adalah panel IPS ukuran 15,3 inci sesuai dengan namanya ya. Untuk resolusinya 2,5K atau lebih tepatnya 2.560 * 1600 piksel. Refresh rate-nya 180 Hz dan response time-nya ada di 3 ms. Menurut SP layarnya punya tingkat kecerahan di 500 newit dengan karga mut di 100% SRGB. Kalau dari pengujian kami, tingkat ccerahannya ternyata maksimum bisa mencapai 520 nit dengan gambut coverage di 99,1% sRGB dan gambut volume di 111,1% sRGB. Nah, jadi layarnya bukan hanya cocok buat gaming ya, tapi juga cocok buat kegiatan content creation. Layar ini punya permukaan antiglare atau matte, jadi nyaman digunakan tanpa ada banyak pantulan bayangan dan cahaya yang mengganggu kita. Sayangnya memang layarnya belum bisa dibuka sampai 180 derajat. Nah, untuk bingkai layar kanan kirinya tergolong tipis dengan screen to body rasio di 90%. Untuk bingkai atas memang sedikit agak tebal ya karena ada kamera dan mikrofon di area tersebut. Laptop ini menggunakan webcam yang resolusinya adalah 1080p 30 fps. Dan karena prosesor laptop ini sudah punya NPU, jadi kamera juga sudah mendukung berbagai fitur dari Windows Studio Effect seperti background blur, eye contact, dan auto framing juga. Untuk mikrofonnya itu terletak di samping kanan kiri kamera ya dan sudah dilengkapi dengan fitur noise cancelling. Untuk atas kamera dan mikrofonnya kurang lebih seperti ini. Oke, sekarang kita sedang berada di studio untuk menguji kemampuan noise removal dari laptop HyperX Omen 15 yang satu ini. Suara yang kalian dengar saat ini adalah suara dari kamera yang kita gunakan untuk merekam video ini. Nah, kalau yang ini adalah hasil perekaman menggunakan mikrofon dari laptop yang satu ini. Menurut kalian bagaimana? Apakah suara saya masih bisa terdengar dengan cukup jelas? Oke, sekarang kita uji kemampuan kamera dari laptop HyperX Omen 15 yang satu ini di kondisi CA studio yang memadai. Nah, laptop ini bisa merekam video up to 1080p 30 fps di rasio 16 b 9. Menurut kalian bagaimana kualitas perekaman video dari laptop gaming yang satu ini? Oke, untuk audionya laptop ini menggunakan konfigurasi dua buah speaker stereo yang terletak di samping kanan kiri laptop mengarah ke alas laptop. Ya, untuk suara ini bukan speaker yang paling lantang untuk sebuah laptop gaming di kelas harga segini. Walaupun demikian, suaranya tergolong rapi yang dominan di mid dan high serta bass-nya nih ya agak tipis ya. Ya, jadi kalau mau lebih mantap saat main game atau nonton saran kami sih mungkin pakai headphone tambahan ya. Pakai headphone yang HyperX asik kali ini ya. Lanjut untuk konektor. Di kiri ada satu DC in, ada satu USB 3.2 gen 2 10 Gbps lalu ada satu audio jack combo 3,5 mm. Beralih kanan di sini ada satu USB 3.2 Gen 2 10 Gbps ada satu Ethernet port lalu di belakang itu ada satu USB 3.2 gen 2 type C 10 GBS yang sudah mendukung display output fitur slip and charge dan USB powery kemudian ada satu HDMI 2.1. Nah, untuk keyboardnya HyperX Omen F150 ini menggunakan keyboard baru yang disebut hyper action keyboard. Keyboard ini diclaim memiliki polling rate hingga 8.000 Hz. Jadi untuk latenya sendiri diklaim hanya di 0,125 Ms. Ini keren banget ya. Beneran gaming grade keyboard. Tentunya dia sudah mendukung teknologi 26 key rolver anti ghosting. Jadi cocok buat gaming. Tombolnya terasa sangat solid saat ditekan tapi tetap silent ya. Jadi masih cukup nyaman untuk digunakan saat mengetik. Untuk tombol home, page up, page down dan end itu menyatu dengan tombol padet dan tombol anak panah yang punya ukuran full size di sini. Keyboard ini juga sudah dilengkapi dengan backlit RGB yang punya empat zona warna. Tingkat kecerahan dan pengaturan warna dapat kita atur melalui software Omen Gaming Hub dan Omen Lighting Studio. Nah, untuk touchpad-nya ini punya ukuran 12,5 * 8 cm. Ini mirip seperti seri Omen sebelumnya. Letaknya cenderung sedikit melebar ke kanan dari tombol space bar. Tapi tenang karena touchpad ini punya fitur palm rejection, jadi kursor tuh enggak bergerak kalau touchpad-nya tersenggol telapak tangan kita. Area samping kanan dan kiri touchpad ini juga dapat digunakan untuk mengatur brightness dan volume loh. Nah, untuk sistem pendingin laptop ini menggunakan sistem pendingin aktif yang disebut Omen Tempest Cooling. Sistem pending ini terdiri dari dua kipas dan tiga buah heat pipe. Menarik ya, fitur pendingin di Hyper X Omen 15 ini sudah dilengkapi dengan teknologi fan cleaning. Teknologi ini mungkin kipas di laptop ini untuk membersihkan debu tanpa perlu bongkar cover bawahnya. Untuk ITK udara itu dari bawah dan ekosnya ke arah belakang. Sekarang kita masuk ke aspek performa. Seperti laptop Omen lainnya, kita bisa temukan pengaturan performa di software Omen Gaming Hub dengan dua opsi di sini, Echo dan Balance. Selain dua mode performa tadi, kita juga bisa atur kecepatan kipas dengan dua opsi, ada Auto dan ada Max. Nah, karena ini adalah laptop gaming seri Omen, kita juga bisa temukan mode Omen AI yang diklaim dapat meningkatkan FPS hanya dengan satu kali klik tanpa perlu setting-setting manual lagi. Buat yang penasaran, kita juga udah pernah bahas peningkatan performa dari Omen AI ini ya. Oke, lanjut untuk konsistensi performa cin R23 stabilitas selama 30 menit kita loop. Untuk skor maksimum yang bisa diraih di mode balance dengan kecepatan kipas auto, skor bisa mencapai 12.441 41 poin. Dan untuk moda balas dengan kecepatan kipas di max itu bisa mencapai 12.511 poin. Untuk skor yang bisa dipertahankan di moda balas dengan kecepatan kipas auto ada di kesaran 11.900 sampai 12.300-an poin. Sedangkan kalau kecepatan kipas kita ubah ke max skor jadi berada di kisaran 12.400 sampai 12.500-an poin. Nah, untuk suhu kerja suusip itu ada di kisaran 77 sampai 82 derajat celcius. Ini masih tergolong adem ya. Oke, lanjut kita langsung lihat aja. Kita pakai Blender 5.0.1, kita pakai splash scene. Ini kita pakai yang model baru ya. Nah, untuk CPU render kita butuh waktu 37 menit 26 detik. Sementara untuk GPU render butuh waktu 7 menit 7 detik. Untuk suhu kerja yang bersat menjalankan GPU render, suhu CPU ada di kisaran 59 sampai 64 derajat celcius dan suhu GPU ada di kisaran 50 sampai 57 derajat Celcius. Lanjut untuk Adobe Premiere Pro CCI 2026. Kita pakai video yang baru nih yang durasinya 5 menit pas ya. Udah bukan yang 2 menit 7 detik lagi. Ini 5 menit pas. Untuk 4K60 video exporting dia butuh waktu 6 menit 5 detik. Sementara untuk 1080p 60 fps video exporting dia butuh waktu 1 menit 47 detik. Nah untuk suhu kerjanya bisa melakukan 4K video export. Susu CPG ada di kisaran 60 sampai 70 derajat Celcius dan SUJ GP ada di kisaran 50 derajat celcius saja. Adem. Lanjut Dainci Resoft 20. Ini software video editing class profesional tapi yang free version ya, yang gratisnya. Untuk Davinci kita juga pakai video baru yang durasinya 5 menit. Untuk 4K60 video export butuh waktu 11 menit 40 detik. Sementara untuk 1080 fps video export butuh waktu 3 menit 19 detik. Untuk suhu kerja pada saat kalian melakukan 4K video export, suhu CPU ada di kisaran 80 sampai 85 derajat Celcius saja. Dan suhu GPU itu ada di kisaran 50 sampai 60 derajat celcius saja. Jadi masih adem ya. Sekarang kita lihat 3D graphic skor-nya. Untuk Fireestrike DX11 kita dapat 22.697 poin. Untuk time spy dx12 kita dapat 8.263 poin. Nah, untuk SU kerjanya dengan time spy stress test SUG GP udah di kisaran 60 derajat celcius saja. Ini adem banget sih ya. Udah distres cuma 60 derajat Celcius doang. Oke, sekarang langsung aja kita lihat pengujian gaming-nya. Oke, di game yang terakhir ini ya, Cyberpunk 2077 kita mainkan selama 30 menit. Kita lihat suhu kerjanya. CPU ada di kisaran 50 sampai 51 derajat Celcius dan suhu GPU ada di kisaran 58 sampai 61 derajat Celcius saja. Wah, ini adem sih. Untuk suhu permukaan tit terpanas ada di area lubang pembuangan udara di kiri atas body. Wajar. Tapi ini pun cuma di 42 derajat celcius. Dan untuk seluruh area keyboard-nya itu suhunya adem banget di bawah 34 derajat celcius. Area terpanas ada di bagian tengah atas dekat tombol F6 dan F7 yang hanya 34 derajat Celcius saja. Untuk area lain itu 30 sampai 33 derajat celcius untuk area 6T. Jadi yang paling adem dia bakal ada di bawah 27 derajat Celcius sama seperti area palmr-nya. Oke, sekarang kita tes SSD-nya. Dengan kalisma kita dapatkan bahwa kecepatan bacanya ada di 6.206 MB/s dan tulis di 5.35 MB/s. Hasil yang cukup okah di sini ya. Lalu untuk daya tahan baterai kita set brightness 150 Nit dengan volume suara di 25%. Mode performa dibalance, kecepatan kipas di auto, lalu mode GPU resolusi dan refresh setnya tetap di default-nya aja. Hasilnya saat digunakan untuk muar video resolusi 1080p, baterai masih bisa bertahan di 10 jam 30 menit. Ini tergolong bagus ya untuk sebuah laptop gaming seperti ini. Sekarang kita lihat untuk charging testnya. 30 menit pertama sudah terisi 51% dari kosong sampai penuh dia butuh waktu 2 jam pas. Durasi charging di 30 itu tergolong sangat kencang ya sebetulnya untuk sebuah laptop gaming seperti ini. Tapi memang di belakangnya dia agak melamban. Yang tetap aja hasil akhirnya 2 jam itu adalah hasil yang sangat-sangat pantas. Oke, untuk harganya laptop satu dijual mulai dari harga Rp21.999.000 R000 dan ini sudah termasuk Microsoft Office Home 2024, Microsoft 365 Basic selama 1 tahun, langganan PC Game Pass selama 3 bulan, dan ada garansi 2 tahun resmi dari HP Indonesia dan sudah termasuk garansi accidental damage protection atau garansi terhadap kelalaian pengguna selama 2 tahun juga. Untuk accidental damage protection ini bisa diklaim satu kali per tahun dengan syarat nilai perbaikannya tidak melebihi nilai laptopnya sendiri. Oke, kita masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama untuk RAM konfigurasinya itu datanya cuma dengan single channel aja. Harapan kami sih untuk laptop gaming di kelas segini RAM-nya udah langsung dual channel. Jadi siap pakai tanpa upgrade-upgrade lagi. Tapi ya kapasitasnya sudah langsung dapat 16 GB. Nah untuk sebuah laptop gaming kami merasa bahwa mode performance tawarkan dia tergolong sedikit ya enggak banyak gitu ya. Meski demikian laptop ini masih menyediakan pengaturan kipas yang bisa kita set ke maksimum ya. Pengaturan kipas ini juga sudah dilengkapi dengan fitur fan cleaning. Jadi harusnya jangka panjangnya sih kipasnya gak perlu terlalu sering dibersihin ya. Dari sisi menariknya, pertama performanya mantap dengan kombinasi prosesor AMD Ryzen 5240 dan GPUX 5050 laptop. Mau dipakai mitasya udah oke. Prasor udah punya 6 core 12 thre. Buat gaming eports atau gaming triple A jelas udah lancar banget. Dan GP juga support berbagai teknologi baru dari Nvidia seperti DLS 4.5 dan multifame generation. Mau dipakai buat ngedit video 4K atau 3D modeling juga sudah lumayan oke ya. Tapi mungkin akan lebih mantap lagi kalau RAM-nya kita upgrade lagi jadi dual channel dan lebih besar lagi ya. Ah, terutama di sini layarnya udah punya resolusi 2,5K 100% sRGB 180 Hz. Jadi buat gaming maupun content creation jelas mantap. Yang satu nih satu hal yang keren banget di sini adalah suhu kerjanya yang super adem. Suhu permukaannya juga adem. Jadi nyaman dipakai gaming berlama-lama atau ya bahkan ng-render berlama-lama juga enggak ada masalah. adem-adem aja ya. Kemudian desainnya simpel dan minimalis. Tetap terasa profesional kalau dipakai buat kerja. Konektor lengkap di sini. Support WiFi 6, Bluetooth 5.2 juga. Lalu untuk garansi sudah dapat 2 tahun resmi dari HP Indonesia dan sudah mencakup accidental damage protection selama 2 tahun juga. Jadi Hyper X Omen 15 ini cocoknya buat siapa? Ya tentunya buat yang butuh laptop high performance di harga Rp jutaan ini lumayan cocok ya buat gamer yang mau main game esports atau game triple E tanpa khawatir dengan suhu. Ah yang satu ini kencang dan adem. Dipakai content creation juga lumayan kencang ya. Mau di kerja AI bisa juga atau mau dipakai buat programming oke juga asalkan memang speknya cocok atau sesuai dengan software yang dipakai dan daya tahan baterai juga lumayan oke nih kalau mau dibawa jalan-jalan ya. Masih di atas 10 jam loh ini ya. Intinya kalau dicari adalah sebuah laptop gaming dengan performa kencang dan suhu super adem dan baterai lumayan awet. Hyper X Omen 15 ini layak untuk dipertimbangkan.

Lihat di YouTube