Jungkat

Review itel Power 80 | Tangguh dgn "Case Frame", Garansi 5 Tahun, dan Bonus Paket Menarik (YouTube Video)

  • 13/07/2026

Power Your Impact. Ini Itel Power 80 yang hadir dengan 7000 mAh long life batery. Ini bawa pengalaman pakai yang katanya beda banget ya. Desainnya unik karena punya cage frame. Memang kata beda ya kata Itel. Tanpa casing pun smartphone ini sudah tetap tangguh ya. Bukan cuma itu aja dia punya rating IP68 plus IP69 udah lolos uji military standar 810 dan dia punya sertifikasi SGS 5 star gold droppo proof. Wah, baterai besar. plus body dengan dataan ekstra. HP outdoor banget yang satu ini ya. Jadi enggak heran ya kalau ITEL melengkapi HP ini dengan AI adaptive outdoor experience. Apalagi tuh ya apakah benar bisa bawa impact yang luar biasa untuk smartphone baru ini? Oke, Itel Power atau P series akhirnya ada varian baru lin ini yang hadir ke Indonesia ya. Ini Itel Power 80 atau 80. Smartphone ini-nya hadir dengan desain yang terlihat tangguh dan memang disiapkan itel untuk yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Oke, langsung aja kita bahas smartphone sat ini. Mulai dari isi paket penjualannya. Nah, paket penjualan yang datang kali ini adalah edisi spesial kerja sama dengan Air Spo. I brand ini tahun lalu jadi partner dari timnas sepak bola Indonesia untuk jersey-nya sebelum tahun ini beralih ke Kelmi. Jadi, smartphone ini hadir dalam gift box yang berisikan jersey, bandana, keychain, dan ada box paket penjualan smartphone-nya. Sementara untuk bok paket penjualan smartphone ini isinya adalah unit smartphone dengan screenpotator yang sudah terpasang, kabel USB A2C, lalu tentunya ada chargernya, ada chargernya, ada chargernya. Ini adalah charger 18 watt dan ada case, SIM trajector, paket dokumen juga ada di sini tentunya ya. Untuk desain, smartphone ini disebut punya shockproof desain dengan cage frame ya. Jadi memang ada struktur hollow di bagian-bagian sudutnya dan body belakangnya pun terlihat punya motif ala-ala raget seperti ini. Nah, ini dijanjikan membuat smartphone ini akan tetap aman sekalipun terjatuh dari ketinggian 2 m. Ini membuatnya bisa mendapatkan sertifikasi military standar 810 dan SJS 5 star gold drop test. Selain itu untuk ketahanan terhadap debu dan air ada rating IP68 plus IP69. Jadi smartphone itu kedap debu, aman kalau kecemplung dalam air, serta aman juga kalau disemprot dengan air bertekanan tinggi. Memang terlihat seperti disiapkan dengan durabilitas yang ekstra ya untuk penggunaan di luar ruangan. Bahkan kata Itel, tanpa casing pun udah tetap tangguh yang satu ini. Tapi seperti biasa kami ingatkan lagi ya, ini lebih untuk jaga-jaga aja. Bukan berarti kalau misalnya lagi kesal, smartphone ini bisa kita banting-banting atau lempar-lemparin, cemplung-cemplungin aja ke air untuk pelampiasan. Enggak, enggak, jangan, jangan. Ya, jangan seperti itu. Apalagi kalau mau dicemplong-cemplongin ke air laut. Jangan. Fitur tahan banting dan tahan airnya itu buat jaga-jaga aja. Oh ya, kalau pakai casing-nya jadi seperti apa? Nah, terlihat ya. Dari tadi juga saya pakai pakai casing nih sebetulnya ya. Jadi kalau pakai casing tuh seperti ini jadinya terlihat cukup menyatu dengan bodinya. Untuk warna ada rock black, lava orange, serta tandra green seperti yang kami pakai ini. Nah, untuk dimasinya tinggi 171 mm, lebar 82 mm dengan tebalan di 8,6 mm. Bobotnya sekitar 220 gr. Ini cukup berat ya, tapi karena baterainya 7.000 mAh dan catch frame-nya, bobotnya masih terasa wajar ya sebetulnya. Nah, sekarang mari kita lihat apa yang ada di sekeliling bodinya. Di sisi kanan ada tombol power sekaligus fingerprint scanner dan volume up and down. Di atas ini kosong ya. Di kiri ada SIM tray triple slot. Ada untuk dua nano SIM plus micr SD. Ini non hybrid. Tiga-tiganya bisa dipasang bersamaan. Di sisi bawah ada mikrofon, ada USBC, dan ada grill speaker. Ya, smartphone-nya hanya punya single speaker. Untuk kuota suaranya udah cukup rapi dengan suara yang lebih dominan di mid. Memang untuk lase harganya ini memang sudah ok lah ya. Ada juga infinity volume plus di sini yang membuat volume suara dari speaker itu bisa ditingkatkan sampai 300%. Ini akan buat kualitas suara jadi sedikit menurun. Jadi ini akan lebih cocok saat butuh volume lebih tinggi. Misalnya untuk video call atau conference call saat lagi di luar ruangan ya sekitarnya berisik mau lebih kencang. Nah, tuh bisa tuh kayak gitu ya. Nah, bagaimana dengan volume suaranya kalau tidak pakai Infinity Volume Plus? Sudah cukup kencang kok sebenarnya untuk penggunaan pribadi ya. Oke, kita beralih ke sisi depannya. Ini adalah layar 6,78 inci. Panelnya IPS atau IPS level. Resolusinya HD plus atau 1576 * 720 piksel. Refresh set-nya up to 120 Hz. Tentunya adaptif ya, jadi bisa turun sendiri ke 60 Hz kalau tidak ada aktivitas di layar. Sekarang kita cek brightness-nya. Untuk penggunaan di dalam ruangan, brightasnya bisa mencapai sekitar 550 units. Nah, untuk simulasi outdoor dalam kondisi standar ternyata masih sama juga di 550 nits. Apa enggak bisa naik lagi? Ternyata kita harus aktifkan dulu HBM. Nah, saat aktif brantasnya bisa naik ke 690 nitz. Sudah dekat banget dengan 700 nits. Jadi, udah terbilang terang ya. Sesuailah dengan klaim dari Itel ya. Nah, di smartphone ini tidak ada opsi untuk warna layar ya. Saat kami coba tes layarnya menawarkan gambut coversage di sekitar 91,4% sRGB dengan gambut volume sekitar 100,2% sRGB. Secara umum warna di layar sudah terbilang mencukupi. Tidak akan terasa kekurangan warna atau pucat gitu ya. Dan ini sudah memadailah untuk editing warna di foto atau video sekalipun. Nah, untuk beza layar ini terlihat agak tebal ya dan basel bawah layar juga terlihat lebih tebal. Bisa juga ini adalah efek dari desain yang dirancang untuk menjaga supaya smartphone-nya enggak mudah rusak kalau dia jatuh. Nah, untuk always on display ada nih, tapi tampilnya cuma 5 detikan aja, bukan yang benar-benar always on terus-terusan. Lalu untuk earpiece ada di beasel atas layar. Di sini juga ada kamera selfie 8 megapel dan sudah pakai pun ya. Jadi setidaknya penampilannya masih cukup modern. Inilah kamera dengan bukaan f2.0 fix fokus perekaman video sampai 1080p 30 fps. Beralih ke sisi belakang ini adalah sistem kamera utamanya. Ini ada 50 megapel main kamera bukan f2.0 dan tentunya udah autofokus. perekaman video juga sampai 1080p 30 fps. Kemudian ada dua kamera bonus dan ada dual flash yang ditempatkan di area kanan. Lalu ada juga infrared sensor alias infrared blaster di area modul kamera ini. Untuk fitur kameranya surpris ini cukup banyak ya. Dilihat aja nih lumayan banyak kan fitur-fiturnya ya. Dan di sini ada juga aqua mode yang bisa membuat kita merekam video atau mengambil foto di dalam air. Setelah aktivitas dalam air ada mekanisme yang otomatis mengeluarkan air yang masuk lewat lubang speaker juga nih ya. Oke, untuk spek internalnya SOS-nya pakai Uni SOC T7250. Untuk RAM dan storage-nya saat ini cuma ada yang 4 GB plus 8 GB memusion dengan storage 128 GB. Jadi, ya 4128 lah ya. Untuk RAM-nya ini pakai LPD 4X dan storage-nya pakai EMMC 5.1. Lalu untuk baterai ini ukurannya adalah 7.000 mAh mendukung charging 22,5 wat. Tapi ingat ya, charger di paket penjualannya cuma 18 watt saja. Kemudian di sini juga ada dukungan untuk reverse charging. Itel juga menjanjikan ada bater self repair yang otomatis berjalan setiap 200 charging cycle. Ini disebut akan memperpanjang umur pakai baterai. Untuk sensor-sensor ini ada astrometer, proximity sensor, light sensor, dan sayangnya sih ini masih pakai virtual gyro. Untuk kreativitas 4G ya dan tentunya 2G dan 3G juga bisa. Untuk Wi-Fi-nya Wii 5, Bluetooth-nya Bluetooth 5 dan sport audio Codex SBC dan AAC. Di sini untuk USB-nya udah bisa OTG, FM radio tersedia juga di sini. Untuk display output USBC tentunya belum tersedia dan sayangnya di sini juga belum ada NFC. Nah, untuk keamanan dia punya side fingerprint dan face unlock. Untuk dia pakai Itel OS 16 ini tentunya menggunakan basis Android 16 untuk janji update OS saat ini belum ada informasi ya mengenai hal tersebut dari Itel. Lalu di sini ada juga AI adaptive outdoor experience dalam wujud outdoor booster. Jadi ini akan mengaktifkan fitur brightness enhancement, call enhancement, order obtaining assistance, dan screen time out extension. Ini disebut akan berguna saat penggunaan smartphone di luar ruangan. Misalnya order obtaining assistance. Ini bisa sedikit meningkatkan kemampuan smartphone menangkap sinyal seluler saat kita menggunakan aplikasi seperti ojject online dan sebagainya. Ini bisa berguna untuk yang ingin pesanan oj maupun untuk pengemudi ojek online-nya juga. Tapi fitur ini tentunya akan membuat daya tahan baterai jadi sedikit berkurang ya. Lalu untuk fitur AI di sini ada Itel AI yang berisi solar voice untuk AI assistant, AI caption, AI translation, AI writing, AI generator, AI note dan ada document assistant. Circle to search tentunya juga tersedia di sini. Aplikasi pihak ketiga ada berapa yang secara standar terinstal di sini ya, tapi kalau dirasa enggak dibutuhkan ini masih bisa dihapus dengan mudah. Oke, kita masuk ke dalam performance-nya. Kita lihat benchmarknya dulu ya. Untuk Antu 11 ini pakai 3D Light. kita bisa dapat Rp389.000-an untuk Geigb 6 core 435 multiore di 1399 untuk 3max sling shot extreme open GL graphic skornya ada di 1093 wildlife stress test tanpa kipas score ada di 581 lowest score ada di 577 jadi stability-nya ada di 99,3% enggak perlu dikipasin lagi. Lalu kita lihat untuk gaming ya. Sekarang kita mulai dari supply server. Game ini sayangnya hanya berjalan maksimal di 60 fps saja. Tapi seenggaknya frame rate yang kita dapatkan tuh stabil rata di 60 fps. Lanjut ke PUBG Mobile. Saat kami coba, frame rate-nya tuh bisa diakses cuma sampai high. Iya, memang cuma sampai 30 fps aja. Frame rate yang kita dapatkan terbilang cukup stabil dekat dengan 30 fps. Tapi ini memang terasa belum pas kalau kita mau main game shooter dengan serius ya. Mungkin lebih pas kalau buat ngegame ngisi waktu luang aja lah ya. Jaro Emin juga terasa kurang mantap karena ada delay dan ini wajar karena dia pakai virtual gyro. Untuk Mobile Legends. Untungnya kalau untuk game ini frame rate-nya bisa sampai 60 fps. Kita coba main dengan setting rata kanan dan frame rate-nya terbilang masih cukup stabil dekat dengan 60 fps. Tidak terasa ada penurunan frame rate yang mengganggu sepanjang kami mencoba game ini. Lanjut untuk Gin Impact. Kita coba pakai setting di lowest 60 dan sayangnya game ini masih belum tersenyaman untuk dimainkan. Frame rate yang kita dapatkan itu masih sering ada di bawah 30 fps yang membuat game ini belum terasa smooth. Setelah 30 menit kita mainkan, suhu layar itu bisa menyentuh 40 derajat celcius di area dekat kamera selfie. Tapi area tengah dan bawah layar suhunya tetap terjaga di 35 derajat Celcius ke bawah. Sementara to belakang suhu juga bisa menyatu 40 derajat Celcius di modul kamera. Untungnya untuk area lainnya suhunya jauh di bawah itu. Nah, bagaimana kalau kita pakai F grip? Secara umum hanya SU saja yang jadi lebih terjaga. Frame rate-nya yang kita dapatkan masih ada di kisaran yang sama dan ini juga masih sering banget ada di bawah 30 fps. Jadi untuk ranking-rankingan Genin Impact sayangnya cuma bisa dapat ranking D. Oke, sekarang kita lanjut ke pengujian kameranya. Di tangan saya kali ini udah ada Itel Power 80. Untuk pengujian kamera kali ini sama saya ya. Kita coba tes mikrofonnya dulu. Karena dia hanya punya single mikrofon. Jadi kalau misalnya bagian bawah smartphone kita tutup seperti ini. Nah, kelihatan ya tadi kalau suara saya tidak bisa kedengaran dengan jelas karena kehalang oleh tangan saya yang kebetulan menutup bagian mikrofonnya. Nah, jadi sebelum kita bikin konten kayak vlogging seperti ini, pastikan dulu aja bagian bawah smartphone itu tidak terhalang sama tangan kita supaya suara kita bisa kedengaran dengan jelas. Nah, kualitasnya sendiri ini sudah terbilang mencukupi ya. Suara saya bisa ketangkap dengan cukup baik meskipun suara noise di sekitar itu masih bisa ketangkap. Jadi untuk kebutuhan basic ini masih terbilang memadai lah. Nah, gimana misalnya kalau kita pakai mikrofone eksternal? Contohnya kayak gini ya. dan mikrofon eksternalnya itu bisa tersambung dengan baik di HP ini. Jadi kita bisa bikin konten dengan audio yang lebih oke lagi. Cuman di UI kameranya itu tidak ada notifikasi terkait penggunaan mikrofon eksternal. Jadi sebelum kita bikin konten kayak gini, pastiin dulu aja apakah mikrofon eksternalnya sudah tersambung atau enggak. Oke, ini dia hasil video kamera selfie si Itel Power 80 di kondisi cahaya mencukupi. Asalnya sendiri ini udah terbilang oke ya. Wajah bisa ketangkap dengan baik. Background juga kelihatan bagus juga. Ya, untuk HP budget ini masih mencukupi bangetlah. Oke, kita lanjut ke dynamic range-nya. Kita mulai dari kamera selfie-nya dulu nih. Untuk kualitasnya sendiri, area langit cenderung over expos ya dan area wajah agak sedikit gelap. Tapi seenggaknya wajah saya masih bisa kelihatan dengan cukup baik. Oke, kali ini kita cek stabilisasi video kamera selfie si Itel Power 80 di kondisi cahaya mencukupi. Hasilnya kurang lebih seperti ini ya. Kalau kalian merasa ini kurang stabil, kita bisa pakai aplikasi Google Photo agar videonya bisa lebih stabil lagi. Ini dia hasil di video kamera belakangnya Itel Power 80 di kondisi cahaya mencukupi. Hasilnya sendiri sudah terbilang bagus ya. Wajah ketangkap dengan baik, detailnya dapat, background-nya juga ketangkap dengan baik juga. Dan ini adalah hasil dari dynamic Ren si kamera belakangnya Itel Power 80. Untuk kualitasnya sendiri, area langit ini cenderung over expos ya. Dan area wajah agak sedikit gelap nih. Tapi seenggaknya wajah saya masih bisa kelihatan dengan cukup baik. Oke, sekarang kita coba untuk stabilisasi video kamera belakangnya si Itel Power 80 di kondisi Hasilnya kurang lebih seperti ini ya. Dan kalau misalnya kalian merasa videonya ini kurang stabil, kalian bisa pakai fitur stabilisasi di aplikasi Google Photo agar stabilisasinya bisa lebih stabil lagi. Oke, kali ini kita uji kemampuan kamera dari Itel Power XD di kondisi low light. Untuk kualitasnya sendiri sudah terbilang oke ya. Wajah saya masih kelihatan cukup terang di sini. Untuk detail ya juga masih amanlah ya. Oke, sekarang kita uji kemampuan stabilisasi dari kamera selfie Itel Power 80. Oke, sekarang kita coba dipakai jalan seperti ini. Untuk hasilnya memang yang bukan yang super stabil ya, cuman seenggaknya wajah saya bisa ketangkap dengan cukup terang. Kita beralih ke kamera belakangnya ya. Di kondisi low hasilnya sendiri ini udah terbilang mencukupi ya. Wajah Hasri masih kelihatan sangat terang ya. Background sekitar juga terlihat terang juga ya. Untuk detail wajah juga masih ketangkap ya. Overall ini untuk low light ini masih terbilang mencukupilah kalau mau dipakai untuk video low light. Nah, sekarang kita uji kemampuan stabilisasi kamera utamanya kalau di kondisi low light. Nah, kalau semisal kalian merasa ini stabilisasinya masih agak gempa, kalian bisa pakai aplikasi Google Photo ya agar hasil videonya bisa lebih stabil lagi. Oke, sekarang kita cek kemampuan autofokusnya. Langsung aja kita coba. Nah. Nah. Oke, oke, oke, oke. Lagi. Nah, untuk kasinnya sendiri ini sudah terbilang cepat ya. Kamera belakangnya bisa mendeteksi objek dengan cukup baik. Nah, sekarang kita cek hasil foto yang ditangkap oleh kamera smartphone ini. Untuk hasil selengkapnya bisa kalian cek di slide foto berikut ini. [musik] Oke, lanjut untuk fitur ekstranya. Di sini ada promote ya. Untuk fitur ini hanya bisa dipakai di kamera belakangnya aja dan hanya bisa dipakai untuk foto. Nah, di sini kita bisa atur ISO dari 100 hingga 6.400 dan shutter speed dari 1/1.500 hingga 30 detik. Berikutnya kita coba dual video. Untuk resolusi maksimalnya dia bisa sampai 1080p 30 fps. Untuk layout-nya sendiri ada dua ya, yaitu picture in picture dan side by side seperti ini. Posisinya juga bisa diubah kayak gini. Saat direkam, kita hanya bisa mengganti posisinya saja, enggak bisa ganti layout-nya. Ya, berikutnya ada fitur Aqua Mode. Mode ini bisa kita pakai kalau semisal ingin ambil foto atau video saat hujan dan kondisi layar smartphone lagi basah. Kita bisa memanfaatkan tombol volume atas untuk ambil foto dan tombol volume bagian bawah untuk ambil video. Untuk keluar dari aque, kita cukup tekan dan tahan tombol power selama 3 detik. Nanti akan ada suara yang akan mengeluarkan air dari speaker. Lumayanlah ya fitur ini kalau semisal kita lagi ingin ambil foto pas lagi hujan dan enggak perlu takut salah pencet layar lagi. Oke, itu tadi kualitas kamera dari Itel Power 80. Overall untuk kebutuhan foto atau video basic, HP ini sudah lebih dari cukup. Oke, sekarang kita lanjut ke pembahasan berikutnya. Oke, kita lanjut pengujian baterai ya dengan brightness layar kita atur ke kisaran 200 nit dan ini adalah standar baru yang kami gunakan. Untuk YouTube offline video playback dia bisa bertahan 17 jam 44 menit. Sayangnya ini masih terasa kurang untuk yang pakai baterai 7000 mAh ya. Semoga aja HTEL bisa menghadirkan optimalisasi yang lebih baik lewat update-update berikutnya. Lalu untuk YouTube streaming 1080p 30 FPS baterai berkurang 6% dalam 1 jam. Untuk swipe-swipe TikTok baterai berkurang 6% dalam 1 jam. Untuk Genin Impact lucunya hasil tes kami menunjukkan bahwa baterai berkurang 6% tapi ini dalam 30 menit ya begit 1 jam dan settingannya adalah lowest 60 fps. Sekarang mari kita lihat charging-nya. Kita pakai charger bawan. Untuk mencapai 50% kita butuh waktu 1 jam 9 menit. Sementara dari kosong sampai saya penuh butuh waktu 3 jam 2 menit. Sayangnya ini masih belum terasa kencang ya. Lebih pas untuk kita charge saat kita tidur aja. Tapi mengingat dukungan charging untuk smartphone ini katanya bisa sampai 22,5 watt. Kita coba tes charging lagi dengan charger yang kapasitasnya lebih tinggi dari charger bawaan. Kita pakai charger USBD yang lebih besar di sini ya. Nah, ternyata di sini untuk mencapai 50% butuh waktu 1 jam. Sementara dari kosong sampai penuh butuh waktu 2 jam 44 menit. Sedikit lebih kencang tapi bukan yang terlalu jauh bedanya sama charger yang bawaannya ya. Oke, kita lanjut lagi. Untuk Netflix dia udah white fan L1 dan bisa untuk streaming konten HD dari aplikasi yang populer ini ya. Lalu untuk YouTube kita bisa streaming sampai 1080/60 fps tentunya tanpa HDR. Untuk htic feedback nah ini saying kita hasilkan tuh terasa agak panjang dan akurasinya masih terasa kurang gitu. Oke. Untuk wifi sharingnya sayangnya dia enggak bisa. Wii akan otomatis dimatikan saat kita mengaktifkan hotspot. Nah, lanjut untuk harganya. Untuk varian 4128 yang kami uji ini harga resminya adalah di Rp2.399.000. Nah, ada harga spesialnya juga nih waktu promo launching ya menjadi Rp1.999.000. Sekali lagi kami ingatkan ya, ini harga new normal. Jadi jangan dibanding-banding dengan harga smartphone tahun 2025. Ini pertengahan tahun 2026. Harga-harga semua sudah beda ya. Nah, jadi untuk 120 pembeli pertama di TikTok Shop dan 80 pembeli pertama di Shopee, ada juga bonus gift box kerja sama dengan Airpo seperti yang kami tampilkan dari tadi. Keren sih ya. Sementara untuk total 1.00 pembeli berikutnya ada juga bonus phone holder spesial dari Itel. Oh ya, smartphone ini juga dilindungi dengan garansi yang luar biasa ya. 2 tahun kurang panjang, 3 tahun masih kurang ya garansinya disebut sampai 5 tahun. Mantap banget dan ini berlaku untuk 10.000 unit pertama. Oke, langsung aja kita masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, performa SOC-nya sudah terasa agak tertinggal untuk kelas harganya. Tapi memang kelas harga segini sekarang SOC-nya seperti ini semua sih. Jadi tertinggal tuh mungkin standar awal tahun ini ya. Lalu untuk data baterai ini agak kurang untuk 7.000 1000 mAh. Charging juga terasa agak lambat. Untuk storage juga dipakai IMMC jadi kurang begitu kencang storage-nya. Lalu dia hanya punya virtual Gyro. Body juga terasa cukup berat. Lalu belum ada dukungan untuk NFC. Layarnya HD Plus. Tapi kalau menurut ini sih enggak terlalu jadi masalah ya karena tampilan di layar bukan yang jadi burik atau pixelated sih sebetulnya. Nah, dari segi kelebihannya body dengan perlindungan ekstra terintegrasi desain jadi terasa unik. Berbeda dengan kebanyakan smartphone saat ini. Rating IP68 plus IP69. Jadi aman kecempung dalam air atau kalau kena semprotan air dengan tekanan yang tinggi ya garansinya. Nah, panjang banget 5 tahun. Setidaknya untuk 10.000 pembeli pertama ya. Lalu kamera selfie-nya udah pakai pansol. Jadi untuk harga segini ya udah kelihatan modern lah ya. Rz adaptif dan tampilan warna yang diberikan udah udah oke di sini ya. Enggak pucet ya. Bukan yang saturasi sampai terlalu tinggi juga ya. Tapi udah dekat dengan 100% SRGP. Brightness layar juga lumayan tinggi dan ada fitur-fitur berbasis EA juga. Lalu dia punya triple slot di sini. Support micro SD tanpa perlu ngorbanin satu slot SIM. Oke, Itel Power 8 ini terasa punya keunikan di body yang memang sudah terlihat dilindungi secara ekstra yang bisa jadi cocok mendukung aktivitas kita di luar ruangan. Ya, ini hal yang menarik untuk membantu kita jaga-jaga terhadap kemungkinan kerusakan karena jatuh atau hal-hal yang lain. Ingat ya, untuk jaga-jaga saja bukan untuk sengaja dijatuhkan atau dibanting ya. Secara umum apa yang ditawarkan smartphone ini plus garansi panjangnya atau garansi ekstra super panjangnya membuatnya jadi pilihan yang menarik untuk yang mencari smartphone terjangkau dengan harga yang masih wajar untuk era new normal ini dan dilengkapi dengan daya tahan yang ekstra dan garansi yang luar biasa. [musik]

Lihat di YouTube