
Review Realme C100x: Baterai Monster 8.000 mAh di Kelas Entry Level
Jakarta - Realme C100x hadir sebagai salah satu opsi smartphone entry-level yang fokus pada daya tahan baterai dan ketahanan fisik. Dengan harga mulai sekitar Rp 3 jutaan (varian 6GB/128GB), ponsel ini menawarkan baterai jumbo 8.000 mAh, layar 120Hz, serta sertifikasi ketahanan IP64 dan MIL-STD-810H. Apakah ini pilihan tepat untuk pengguna yang butuh HP awet seharian tanpa sering cas? Berikut review singkatnya: Desain Realme C100x memiliki dimensi 166,5 x 78,2 x 8,6 mm dan bobot 219 gram. Bobot yang cukup berat ini wajar mengingat kapasitas baterai besar, tapi terasa solid di genggaman. Bodi menggunakan glass front, plastic frame, dan plastic back dengan lengkungan 2.5D yang nyaman. Realme C100X Foto: Adi FR/detikINET Kelebihan utama ada di ketahanan. Ada sertifikasi IP64 untuk tahan debu dan cipratan air, ArmorShell Protection, tahan jatuh hingga 2 meter, serta sertifikasi MIL-STD-810H. Cocok untuk pengguna aktif seperti driver atau pekerja lapangan. Tersedia warna Deepblue Tides dan Golden Coast yang bertandang ke detikINET. Bagian belakangnya menjadi salah satu daya tarik utama. Menggunakan finishing matte dengan motif gelombang cairan yang mengalir indah, memberikan kesan dinamis dan mewah. Motif ini memantulkan cahaya dengan cantik, membuat HP terlihat lebih mahal dari kelas entry-levelnya. Realme C100X Foto: Adi FR/detikINET Ada pula Pulse Light RGB di belakang untuk notifikasi dan status charging yang keren. Secara keseluruhan, desain belakangnya modern, eye-catching, dan berbeda dari kebanyakan HP plastik polos di kelas harga ini. Layar Layar IPS LCD 6.8 inci dengan resolusi HD+ (720 x 1570 piksel, ~254 ppi) dan refresh rate 120Hz (touch sampling hingga 240Hz). Kecerahan mencapai 900 nits (HBM), didukung Rain Touch Mode untuk penggunaan di tangan basah. Realme C100x Foto: Adi FR/detikINET Kelebihannya scrolling mulus untuk media sosial, YouTube, dan gaming ringan. Proteksi kaca Panda/ArmorShell (Mohs level 5) cukup tangguh. Dilindas roda motor pun masih aman. Warna IPS standar, bukan AMOLED, tapi cukup untuk penggunaan sehari-hari. Sayangnya HP ini masih mengadopsi resolusi HD+, sehingga di layar besar terasa kurang tajam saat menonton video atau membaca teks kecil. Baterai Ini adalah highlight Realme C100x. Baterai 8000 mAh dengan charging 45W SuperVOOC dan reverse charging. Klaim Realme mampu menyala hingga 3 hari penggunaan ringan, 21 jam video playback, atau 13+ jam gaming. Dalam penggunaan berat, masih tersisa 40% di akhir hari. Saat diuji baterai pakai PC Mark, HP ini menorehkan angka 23 jam 59 menit. Benchmark baterai Realme C100x Foto: Adi FR/detikINET Angka ini termasuk sangat tinggi di kelas entry-level dan menunjukkan efisiensi yang baik meski menggunakan chipset Unisoc T7250 serta layar 120Hz. Hasil ini membuktikan Realme C100x mampu bertahan hampir seharian penuh bahkan pada skenario penggunaan berat (web browsing, editing dokumen, foto, video playback, dan standby). Untuk penggunaan normal hingga ringan, baterai ini sangat mungkin bertahan 2 hingga 3 hari seperti yang diklaim Realme. Pengisian dari 0-100% memakan waktu sekitar 1 jam 50 menit. Realme juga mengklaim baterai masih mempertahankan lebih dari 80% kapasitas setelah 7 tahun pemakaian rutin.Fitur reverse charging turut menambah nilai praktis, memungkinkan C100x berfungsi sebagai powerbank darurat. Performa Ditenagai chipset Unisoc T7250 (12 nm, octa-core hingga 1.8 GHz) dengan GPU Mali-G57 MP1. RAM 6 GB dan storage hingga 256 GB. Jalankan Android 16 dengan Realme UI 7.0.0 Performa cukup lancar untuk multitasking ringan, WhatsApp, TikTok, browsing, dan game seperti Mobile Legends di setting medium (bisa 60fps stabil). Untuk gaming berat atau multitasking berat, agak terasa limitasi. Cocok untuk penggunaan sehari-hari, bukan power user. Dalam pengujian benchmark, Realme C100x mencatatkan skor sebagai berikut: AnTuTu v10 : 391.024 Geekbench 6 : Single-core 443/Multi-core 1.468 Benchmark Realme C100x Foto: Adi FR/detikINET Skor tersebut menunjukkan bahwa performa C100x berada di level entry-level yang cukup kompeten untuk kebutuhan sehari-hari. Single-core yang rendah membuat ponsel agak kurang gesit saat membuka aplikasi berat atau multitasking intensif, namun multi-core yang lebih baik membantu menjaga kestabilan saat menjalankan beberapa aplikasi ringan sekaligus. Secara keseluruhan, performa ini pas untuk pengguna yang tidak terlalu demanding, terutama mengingat fokus utama ponsel ini adalah baterai dan ketahanan. Kamera Kamera belakang utama 50MP, sementara kamera depan 5MP. Untuk kemampuan video hingga 1080p@30fps (belakang) dan 720p (depan). Di siang hari, foto cukup baik untuk media sosial dengan detail oke dan warna natural. Malam hari biasa saja. Kamera depan cukup untuk video call, tapi kurang memuaskan untuk selfie. Ada fitur AI editing seperti object eraser. Bukan andalan utama, tapi cukup untuk kelas harganya. Berikut hasil kameranya Realme C100x Foto: Adi FR/detikINET Realme C100x Foto: Adi FR/detikINET Realme C100x Foto: Adi FR/detikINET Realme C100x Foto: Adi FR/detikINET Realme C100x Foto: Adi FR/detikINET Realme C100x Foto: Adi FR/detikINET Realme C100x Foto: Adi FR/detikINET Opini detikINET Realme C100x unggul di baterai monster, ketahanan fisik, dan layar mulus 120Hz dengan harga terjangkau. Cocok untuk pengguna yang prioritas daya tahan seharian, aktivitas outdoor, atau tidak ingin sering charge. Realme C100X Foto: Adi FR/detikINET Beli jika butuh baterai awet dan HP tangguh. Jika prioritas kamera tajam atau performa lebih kencang, pertimbangkan kompetitor di range harga sama. (afr/fay)
Video Lainnya
Realme P4x mendobrak pasar lewat baterai 8000 mAh yang diklaim awet hingga tujuh tahun. Berbagi DNA dengan C100X, ponsel dua jutaan ini punya desain balap klasik....
Strategi radikal realme P4 Lite mendobrak pasar lewat baterai 7000mAh dan layar 120Hz. Namun, keunggulan ini menuntut kompromi masif di sektor kamera yang memaksa...
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Kapasitas baterai 8000 mAh realme P4x meruntuhkan standar lawas ponsel gaming. Siksaan grafis ekstrem membuktikan ketangguhannya tanpa kompromi performa. Ada fitur...
Gebrakan baru realme P4x sukses mematahkan batas wajar ponsel pintar lewat rekor MURI untuk ketahanan gaming maraton. Ada tenaga raksasa di balik bodi cantiknya....
Sering kesal karena baterai cepat habis saat asyik push rank? Ponsel gaming dua jutaan ini baru saja mencetak rekor MURI berkat kapasitas daya 8000mAh. Segera...
Pasar smartphone midrange di pertengahan tahun 2026 ini sedang menghadapi badai kenaikan harga yang kian tidak masuk akal, memaksa konsumen untuk ekstra jeli dalam...
realme C100 membuktikan bahwa ponsel kelas menengah ke bawah tidak selalu harus berkompromi soal daya tahan. Di tengah persaingan pasar yang ketat, perangkat ini...
Menemukan True Wireless Stereo dengan fitur Active Noise Cancellation premium biasanya membutuhkan anggaran jutaan rupiah. Namun, kejutan datang dari Realme Buds...
Pasar True Wireless Stereo (TWS) ramah kantong kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru yang berani membawa spesifikasi kelas atas ke segmen harga...
Pasar ponsel pintar kelas menengah sering kali didominasi oleh nama-nama besar yang membuat kita abai terhadap permata tersembunyi dengan potensi luar biasa....
Pasar smartphone kelas terjangkau kembali diguncang oleh kehadiran realme C100 yang membawa spesifikasi di luar nalar, terutama lewat baterai raksasa berkapasitas...
Kapasitas daya yang masif sering kali menjadi daya tarik utama saat memilih ponsel pintar baru, tetapi benarkah angka besar pada spesifikasi menjamin daya tahan...
Di tengah gempuran ponsel pintar yang makin tipis dengan kapasitas baterai yang begitu-begitu saja, pasar teknologi dikejutkan oleh kehadiran sebuah perangkat yang...


















