Review Redmi Note 15 Pro 5G Indonesia - Banyak Upgrade! (YouTube Video)
Tahun baru HP baru. Selamat tahun baru 2026 buat semuanya. Kita balik lagi Mutter Reza di Project Review. Dan untuk review handphone perdana di tahun ini adalah ini dia Redmi Note 15 Pro 5G lengkap beserta kotaknya yang kita bisa lihat ada redesain. Udah enggak langsung nampilin bentuk HP-nya di depan kayak versi sebelumnya. Untuk isinya tetap sama seperti sebelumnya. ada HP, terus ada aksesoris kayak case di sini warna abu-abu, terus ada SIM card ejector, ada charger 45 watt, dan juga kabel USBC. Nah, untuk desainnya dari tampilan sekilas sebenarnya mungkin kayak mirip ya sama yang sebelumnya. Posisi tombol juga enggak ada yang beda-beda. Tapi ada dua poin atau dua bagian yang langsung saya noti pas nyobain langsung. Pertama dari bobot perangkapnya. Ini langsung berasa buat saya kalau Redmi Note 15 Pro 5G ini sedikit lebih berat dibandingkan versi yang sebelumnya. Habis itu untuk bentuk bodinya khususnya di bagian sisi yang belakang ya ini dia tuh kembali ke desain rata. Kalau sebelumnya ini kan kayak curvy melengkung gitu ya. Nah, sekarang dia balik dengan sudut yang lebih tegas seperti 13 Pro series mereka. Yang menariknya di versi terbaru ini smartphone-nya malah jadi lebih tipis yaitu jadi 8 mm dibandingkan yang sebelumnya di 8,4 mm. Untuk kesan HP-nya memang berasa kokoh, solid, dan sesuai dengan salah satu poin highlight-nya Redmi 15 Pro 5G tahun ini yaitu durability. Kalau di website Xiaomi ini dibilang sebagai struktur baru, konstruksi baru dengan sebutan Titan structure. Nah, kalau di Indonesia Titannya tadi jadi tiada tanding. Kreatif juga nih tim komunikasinya. Dalam konteks si Redmi Note 15 Pro 5G ini sepertinya lebih ke perubahan struktur di dalam ya, supaya HP lebih kuat dan enggak rusak ketika ada benturan maupun kena air atau debu. Soalnya kalau dari segi material ini tidak berubah dibandingkan versi yang lalu. Kalau kita ngomongin IP rating, nah ini udah mantap banget sebenarnya. ada IP68, IP69, bahkan yang baru ini ditambah dengan IP69K yaitu ada semua tahan air dengan macam-macam kondisi, termasuk ini bisa tahan di kedalaman 2 m hingga 24 [musik] jam. Jadi kalau cuman kehujanan, keguyur, berenang, disemprot air tekanan tinggi kayak dari mesin steam gitu, enggak masalah. Lanjut. Ini layar depannya dia pakai Gorilla Glass Victus 2 ya, bagian belakang dengan polikarbonat. Begitu juga dengan bagian rangkanya. Walaupun kelihatannya enggak beda sama yang tahun lalu, tapi versi baru ini sudah mendapatkan sertifikasi Sgs untuk drop resistance dari ketinggian hingga 2,5 m di lantai marmer. Kerennya juga ini karena secara material dia kan enggak berubah ya dari versi tahun lalu, tapi bisa jadi lebih kuat. So, HP ini cocok banget buat sehari-hari untuk pemakaian bebas worry. Jadi, pakai kerja tenang, mau pakai ngonten yang tempatnya mungkin ajaib ya, berpasir, air segala macam, enggak masalah juga. Nah, ngomong-ngomong soal ngonten baik itu foto maupun video, Redmi Note 15 Pro 5G ini masih setia dengan dual kamera ya. Di belakang ada utamanya 200 megapixel, ada OIS, ultra wide 8 megapel. Untuk hasil fotonya, kamera ini sebenarnya untuk range harganya menurut saya bisa di-andelin. Karakteristiknya i plezing dengan warna yang vibrant bahkan kadang-kadang kelihatan lebih vibrant dari aslinya gitu dari segi pemprosesan. Danic range-nya cukup luas untuk foto di macam-macam kondisi. Beberapa case mungkin kelihatan agak lebih lagi dengan pemrosesan, tapi saya cukup yakin yang suka banyak dengan karakteristik seperti ini. Untuk detailnya, Maritas bisa tertangkap dengan baik, bisa kelihatan cukup tajam, dan jangan lupa juga untuk kita maksimalin resolusi 200 megapel-nya. Oh ya, meskipun enggak punya lensa telefoto, zoom-zoomnya ini ternyata cukup oke loh hasilnya untuk HP ini. Tentu memang tidak akan setjam kalau dia ada lensa telefoto sendiri, tapi ini udah oke banget. Lensa ultrawide. Kalau siang terang sih oke sebenarnya beda tone, beda war sama lensa utama. Wajar ya untuk kelas seperti ini kalau menurut saya. Kalau untuk low light masih sangat perlu pakai night mode nih untuk hasil yang lebih oke. Tapi kalau bisa ya menurut saya mendingan pakai lensa utama aja untuk hasil yang lebih optimal. Kamera depan okelah untuk selfie-selfie casual sehari-hari. Oke, so sekarang kita cobain ini buat Redmi Note 15 Pro 5G perekaman di 4K 30 fps. Hasilnya kayak gini. Emang kita lagi agak sulit ya di Jakarta untuk mendapatkan kondisi yang cerah. Langit biru lagi susah ya. Realistesnya emang kayak gini aja mendung-mendung dan ini lagi agak gerimis. Jadi mungkin ya kalau buat kalian pengin bikin konten sambil hujan-hujanan gitu ya udah pirating udah aman banget. Tapi untuk video hasilnya kayak gini di 4K30. Mungkin sambil jalan kali ya buat ee stabilisasinya, skin tone-nya mungkin ada perubahan-perubahan dari warna langit segala macam bisa langsung dilihat aja. Sekarang kita pindah kamera depan. Dia hanya di 1080p aja. Kalau sambil jalan bisa lihat hasilnya seperti sekarang ya. Stabilisasi sih oke, enggak ada masalah. Audio bisa langsung kalian dengar juga sambil jalan seperti ini. Ag sedikit hujan-hujan dikit. Oke sih ya, walaupun hanya 1080p tapi tetap mencukupi sebenarnya kalau untuk rekam-rekam yang casual aja. Ini dia buat low light-nya dari Redmi Note 15 Pro 5G. Kita coba bawa sambil jalan. ya buat stabilisasi dan ya tuh kalau ada lampu terang gitu sana kalau yang kegelapan ini lebih gelap nah itu langitnya diterangin sih ya makanya jadi lebih noise aslinya enggak ada warnanya langitnya ya biru tapi birunya lebih gelap ini dibikin lebih terang sama processing-nya pohon-pohon juga ya diangkat tuh jadi bikin lebih terang sebelah itu ya jauh lebih terang daripada aslinya. Kita enggak bisa nge-zoom ya di sini. Ngeoom-nya cuma sampai 2 sampai 6 tapi ini pun juga digital ya. Hasilnya kayak gini. Kalau malam baiknya tidak dipakai ya. Mendingan pakai 1 X-nya aja hasilnya jauh lebih proper seperti yang bisa dilihat sekarang. Sedikit buat kamera depannya hasilnya kayak gini aja. hanya bisa di resolusi 1080p enggak bisa dipakai di resolusi 4K. Ya, lanjut berikutnya kita bahas soal spek spek penting lainnya di luar soal desain dan kamera yang udah tadi kita omongin. Kita mulai dari bagian layar ini. Ada upgrade dari segi ukuran yang makin gede aja jadi 6,83 inch. Bzel tipis, enak dilihat dan layarnya jadi full rata enggak pakai lengkung-lengkung lagi di pinggir. Kemudian di sektor performa ini juga ada upgrade chipset jadi dimensity 7.400 00. RAMnya di sini 8 gig untuk storage-nya 256, Android 15, color 2.0 udah terinstal semua di sini. Nah, kalau ditanya seberapa kencang sih dibandingkan 7.300 Ultra, nah saya enggak nyobain nih ya yang 14 Pro tahun lalu. Tahun lalu saya ngetesnya itu adalah yang Pro Plus. Tapi kalau berdasarkan cek-cek dikit via Antu memang ada peningkatan angka yang cukup lumayan. Hasil ya dari segi performa memang sudah sangat cukup menurut saya untuk pemakaian harian orang pada umumnya. Lancar untuk navigasi, multitasking udah enak bisa diandelin juga untuk tugas yang cukup berat seperti edit video di CapCut render 1080p sampai 4K bisa. Buat gaming juga menurut saya lanjut aja sih ya dari Mobile Legends ini bisa kok kita dapetin FPS 90 yang cukup stabil pada settingan paling tinggi yang disediakan di dalam game-nya. sayangnya ini emang belum kebuka setting yang 120 fps. Terus saya cobain untuk main Zenzone Zero. Ya juga bisa kok, tapi memang settingnya harus sangat dikondisikan. Paling enak ya tetap kita pakai di low 30 FPS aja supaya lebih playable ya. Jadi enggak mandek-mandek gitu misalnya pas lagi battle-nya. Kemudian kalau kita ngomongin soal baterai, nah ini menarik nih karena kapasitasnya naik banyak sekali dibandingkan versi yang sebelumnya. Mantap banget. Saya cobain pakai scrolling TikTok atau reels 1 jam itu hanya berkurang 7 sampai 8%. Nonton Netflix full brightness pakai Wii juga sama sekitar 7 sampai 8%. Dan buat main Mobile Legends itu sejamnya sekitar 14%. Kalau rata-rata untuk screen on time-nya ini lama banget sih. Ini salah satu smartphone yang menurut saya awet sekali untuk pemakaian sehari-hari. Enggak bakal cepat habis. Screen time-nya bisa menyentuh sampai 8 jam dalam satu kali charge. Kemudian kalau untuk bagian charging di sini sudah support hingga 45 wat dan menurut saya cukup cepatlah untuk mengisi baterainya yang besar tadi. Selain itu bisa juga untuk reverse charging sampai 22,5 watt. Jadi enggak cuma ya HP baterai gede doang, ini juga bisa jadi power bank dadakan. Jadi kalau untuk si Redmi Note 15 Pro 5G menurut saya tentu tetap akan menjadi mid range yang sangat populer, menarik, dan akan masuk daftar. Pertimbangan banyak orang yang ingin ganti smartphone di tahun ini. Ya, jadi kalau desain suka atau enggak suka, bagus atau enggak menurut saya itu udah subjektif sekali. Tapi yang lebih penting menurut saya adalah dari segi durability, ketahanan. Ada peningkatan yang signifikan sekali bikin HP-nya tangguh buat harian, ngasih rasa aman buat kita ngapain aja. Habis itu layarnya juga makin gede, enak dilihat. Performanya oke, sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kamera juga masih bisa banget diandelin. Ya, memang masih bisa ditingkatkan dari segi video dan juga syukur-sukur next rilis ada lensa tele-nya. Untuk baterai mantap, udah hampir 7.000 mAh tadi ya. Gede sekali 6.850. Enggak cuma menang angka, tapi memang ini daya tahannya bagus sekali. Sekarang kita tinggal menunggu aja kira-kira bakal dikasih harga berapa sama Xiaomi Indonesia untuk Redmi Note 15 Pro. 5G. Menurut kalian bakal berapa? Coba aku tulis komennya di bawah. Untuk sekarang kayak segitu aja dulu review singkat saya dari si Redmi Note 15 Pro PUBG. Makasih banyak nonton sampai habis. Buat kalian pengin lihat lebih detail mungkin mau link pembelian langsung aja cek di bawah. Putamit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya seperti biasa. Have a nice day. [musik]
