Jungkat

Review REDMI Note 17 Pro 5G - Baterai Makin Besar, Durabilitas Ekstra dan Garansi Super Lengkap! (YouTube Video)

  • 03/10/2026

Ini adalah Redmi Note 17 Pro 5G, smartphone yang katanya punya Redmi Titan Quality. Baterai besar 8340 mAh dengan charging 67 watt hyperche. Layarnya AMOLED 1,5K 120 Hz dengan pakai Gorilla Glass Victus 2. Dia punya rating IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Jadi ketahanannya enggak main-main di sini. Sus-nya Snapdragon 6S Gen 4. performanya udah pas buat kegiatan sehari-hari. Storage-nya lega tersedia sampai 512 GB. Garasiya luar biasa. Mulai dari gratis ganti back cover, layar, baterai, bahkan ada layanan perbaikan gratis juga untuk kerusakan akibat kemasukan air juga. Penasaran kemampuan lengkapnya? Simak videonya kali ini. [musik] Ya, Redmi Note 17 series itu s resmi hadir dan ini adalah seri Redmi Note kedua yang hadir di Indonesia tahun 2026. Sebelumnya Redmi Note 15 series itu sudah hadir di awal tahun 2026. Lalu sekitar 9 bulan kemudian Xiaomi menghadirkan penerusnya yang namanya adalah Redmi Note 17 series. Mungkin angka 16-nya dikip ya sama seperti Xiaomi number series dan T series-nya juga. Jadi setelah 15 langsung lompat ke 17 biar seragam. Nah, Redmi Note 17 series ini terdiri beberapa model. Ada yang standard 4G, standard 5G, Pro 5G, dan Pro Max 5G. Yang kali ini kita akan bahas adalah Redmi Note 17 Pro 5G. Sementara versi Pro Max-nya kita akan bahas di video terpisah. Langsung aja kita mulai dari paket penjualannya. Di dalamnya tentunya ada unit Redmi Note 17 Pro 5G dengan screen protektor yang sudah terpasang. Kemudian ada chargernya, ada chargernya, ada chargernya. Ini charger 67 watt ya. Lalu kabel USB type C, SIM tray ejector case, serta ada paket dokumen plus kartu ucapan. Jadi isinya masih lengkap di sini. Untuk desain, smartphone ini menggunakan desain yang cukup simpel dengan frame dan layar yang flat. Tapi keempat sudut pinggirannya dibuat melengkung jadi enggak terasa tajam. Posisi modul kameranya berubah. Kalau generasi sebelumnya ada di tengah, sekarang jadi ada di sebelah kiri sisi belakang smartphone. Untuk material back cover dan frame ini sama-sama terbuat dari polikarbonat ya. Pilihan warnanya ada tiga, yaitu black, purple, dan sky blue. Untuk warna sky blue seperti yang kami pegang ini back covernya punya corak yang terlihat seperti awan di langit. Sementara untuk warna black dan purple back covernya polos. Dimensinya tinggi 163,45 mm, lebar 78,27 mm, dan tebal di 8,6 mm. Bobotnya ada di 223 gr. Memang tidak bisa dibilang ini tipis dan ringan, tapi masih terbilang wajar karena baterainya besar. 8.340 mAh. Untuk proteksinya, smartphone punya IP rating di IP66, IP68, IP69, dan IP69K. Untuk angka 6 ini menunjukkan bahwa dia kedap dari debu. Sementara angka di belakangnya menunjukkan tingkat ketanan terhadap air. AP6 itu tahan percikan air dari segala arah. Kalau IP68 aman kalau tidak sengaja kecempung dalam air. Sementara IP69 ya itu berarti tahan semprotan air berkenan tinggi hingga 80 derajat Celcius. Sementara IP69K ini suhunya lebih tinggi airnya ya di 100 derajat Celcius. Tapi ini bukan berarti HP ini bisa disiksa ya. Hadirnya sebuah perlindungan ini lebih ke arah proteksi kalau enggak sengaja terjadi aja ya hal-hal yang tidak diinginkan tadi. Sekarang kita lanjut ke sisi-sisinya. Di kanan ada tombol power dan tombol volume. Di atas ada infrared blaster dan ada speaker. Sisi kiri ini kosong. Untuk sisi bawah ada sim tray untuk dual nano SIM non hybrid. Dan untuk dungan ISIM tersedia ya di sini ada microfone juga, ada port USBC 2.0 dan ada speaker. Jadi smartphone ini punya dua speaker alias stereo. Untuk kualitas suarnya standar ajaalah ya dengan volume yang cukup lantang. Beralih ke sisi depan ini adalah layar 6,83 inci 1,5K Crystal R AMOLED Display namanya. Resolusinya 2772 * 1280 piksel atau kalau kata Xiaomi 1,5K. Refresh rate-nya adaptif up to 120 Hz. Touch sampling rate-nya 240 Hz. Untuk brightness saat kami coba di kondisi indoor brightness-nya bisa mencapai 800 nits. Untuk simulasi outdoor bisa mencapai 1080 nits. Ini masih oke banget untuk penggunaan di luar ruangan. Untuk kelar gamut smartphone ini punya dua mode warna ya di layarnya itu standar dan vivit. yang lucunya sama-sama diarahkan mendekati 100% DCI IP. Sayangnya di sini belum ada mode warna layar yang diarahkan ke 100% sRGB. Jadi harus agak hati-hati kalau mengedit foto atau video di smartphone ini. Untuk bas layar ini sudah cukup tipis dan simetris untuk empat sisinya. Lalu di sini juga ada in display fingerprint scanner. Untuk AOD ada enggak? Ada, tapi ya ini 10 detikan aja belum yang nyala terus-terusan. Untuk durabilitas layar dia sudah pakai Gorilla Glass Victus 2. Untuk spesifikasi ada beberapa dari TV RL yaitu low blue light certified. Ini hardware solution, ada circadian friendly certified dan ada flicker free certified. Kemudian di bagian atas layar ini ada earpiece-nya. Lalu di bawah earpace ada kamera selfie 16 megapel dengan model punch hole. Ini bukanya F2.4 fix fokus perkaman videonya sampai 1080p 30 fps. Berada kasi belakang ini adalah kamera utama 50 megapel bukannya F1.8 8 autofokus optical image stabilizer, perekaman video sampai 1080p 30 fps. Kemudian ada juga kamera ultra wide 8 megap f2.2 fix fokus perekaman video sama 1080p 30 fps. Lalu ada LED flash juga ya. Nah, untuk fitur-fitur kamera ini lumayan lengkap ya, tinggal dibaca aja di sini ya. Untuk spesifikasi internalnya sekarang kita lihat SOC-nya pakai Snapdragon 6S Gen 4. Untuk RAM dan storage ada tiga opsi 6256, 8256, dan 8512. RAM-nya pakai LPDDR 4X, untuk storage-nya pakai UFS 3.1. Nah, untuk kecepatan storage kita coba pakai aplikasi PC Mark. Hasilnya untuk kecepatan baca di 1417 MB/ dan tulis 1345 MB/all ini memang kecepatan standar yang ditawarkan oleh UFS 3.1 terbilang sudah cukup kencang untuk penggunaan sehari-hari. Lalu untuk RAM ada fitur memory extension dengan opsi sampai 8 GB. Sementara untuk duan micro SD belum ada di sini. Untuk baterai 8340 mAh dengan dukungan 67 watt hyperch wired reverse charging sampai 22,5 wat. Baterai smartphone ini sudah pakai silikon carbon ya dan kapasitasnya naik signifikan dibandingkan Redmi Note 15 Pro 5G yang baterainya dulu tuh 6.580 mAh. Capis baterai sekarang diklaim bisa bertahan hingga 80% setelah 1600 kali charge cycle atau sekitar 6 tahun pemakaian. Untuk sensor-sensor dia lengkap ya, terutama dia punya gyroscope sensor juga ya yang hardware. Untuk kreativitas tentunya 2G, 3G, 4G, 5G bisa semuanya. Dukungan ISIM juga ada. Wii-nya Wii 5 dan Wii sharing juga bisa. Bluetooth-nya 5.1. Untuk kodexnya SBC, AAC. Keluarga Qualcom Aptex, LDAC, dan LHDC juga ada di sini. NFC tentunya ada, USB OTG juga ada. Tapi karena di USB 2.0 dia belum support display output. Untuk keamanan dia pakai inisplay fingerprint scanner dan face unlock. Untuk W dia pakai Hyper OS3 berbasis Android 16. Untuk janji update-nya dia bakal dapat empat kali update versi Android dan ada 6 tahun security patch. Nah, untuk [mendengus] blotware masih ada ya, tapi beberapa bisa diuninstal kalau memang tidak diperlukan. Sementara untuk iklan di sini memang masih ada. Kalau seri Redmi kan emang umumnya masih ada iklannya. Yang bebas iklan itu seri Xiaomi seperti Xiaomi 17, 17T, 17 Ultra gitu ya dan lain-lain. Untuk fitur khas iPos seperti Interconnectivity juga ada di sini. Lalu fitur A juga ada seperti AI Era Pro, AI GL removal, AI image expansion sampai circle toers dan Gemini tentunya ada. Sekarang kita lihat benchmark-nya. Untuk Anto 11 didapat Rp951.000-an. Untuk Geig Bandch 7 single core 835, multiore 2.500. Trimax sling shot Extreme OPG Lis 3.1 graphic scor-nya ada di 4.550. Trimax Wildlife stress test score 2.950 dan low score 2.931. Jadi stability tinggi di 99,4%. Dari skor benchmark-nya mungkin ini memang bukan smartphone paling kencang untuk kelas harga R jutaan ya. Tapi harusnya level performa ini masih cukup oke untuk kebutuhan sehari-hari. Sekarang mari kita lihat untuk gaming. Kita mulai dengan supply servers. Kita coba mainkan refres set-nya tuh ternyata nyangkut di 60 Hz. Jadi game-nya hanya jalan maksimal di 60 fps. Kita sudah coba atur manual ke refresh set 120 Hz. Tapi hasilnya tetap sama ya, nyangkut di 60 Hz aja. Untuk Mobile Legends, setting frame-nya terbuka sampai super alias 90 fps. Kalau kita mainkan dengan setting rata kanan, gameennya bisa jalan di 90 fps kalau sepi, tapi turun ke kisaran 60 fps kalau lagi ramai. Bukan yang super mulus, tapi masih cukup playable untuk push rank. Untuk PUBG Mobile setting frame rate maksimal terbuka sampai ekstrem atau 60 fps di preset grafik smooth. Kita coba mainkan dan frame rate-nya ada sekisar 50 sampai 60 fps. Sesekali memang sempat turun ke 30-an atau 40 fps, tapi itu jarang ya. Untuk jaring aman kan pakai sensor joskcop yang hardware di sini. Lanjut untuk Gensin Impack kita juga pakai setting highest 60 fps dengan skenario seperti biasa. Setelah 30 menit hasilnya rata 30 fps. Sepertinya ini memang dikunci di 30 fps ya. Nah, untuk suhunya titik terpanas sisi belakang ada di kisaran 35 sampai 36 derajat Celcius saja. Sementara di bagian depan ada di 36 derajat Celcius saja. Jadi ini terbilang adem walaupun memang performanya di Gensin Impact terasa dibatasi. Kalau dikipasin gimana ya? Sama tetap rata di 30 fps juga. Kita coba di setting lowest 60 fps pun hasilnya juga sama rata 30 fps sepanjang pengujian. Jadi memang terasa performanya itu dibatasi ya. Jadi untuk ranking-nya harusnya masuk dalam B minus. Lanjut untuk watering waves. Kita coba setting ultra performance 60 fps. Hasilnya belum bisa dibilang nyaman untuk dimainkannya. Frame rate-nya masih suka turun di bawah 30 fps kalau lagi ramai. Oke, kita lanjut ke pengujian kameranya. Oke, jadi sekarang kita bakal ngebahas kameranya si Redmi Note e 17 Pro 5G ya. Dan sekarang e bareng sama saya dulu. Ini langsung direkam menggunakan mikrofonnya si smartphone-nya. Jadi ini enggak pakai mikrofon eksternal ya. Kalau mau dipakai vlogging gitu misalnya, jadi suaranya itu bakal kayak begini. Oke, langsung aja kita mulai pengujiannya ya. Kita bahas kemampuan kamera selfie-nya terlebih dahulu ya. Di sini resolusi maksimalnya sampai 1080p 30 FPS aja ya. Untuk kualitasnya ini masih tergolong oke sih untuk kami. Detailnya masih dapat dan juga ketajamannya masih terasa pas. Dynamic range standar aja. Area terang bisa terangkat dengan cukup baik meskipun masih ada beberapa bagian yang over expos. Untuk stabilisasi di resolusi 1080p 30 fps ini bisa jalan ya. Hasilnya sudah cukup rapi lah walaupun masih ada giternya tipis-tipis. Pindah ke kamera utama. Ini juga mentok di resolusi 1080p 30 fps aja ya. Untuk kualitasnya masih bisa kami terima lah. Detail bisa ditangkap dengan baik dan juga ketajamannya masih terasa pas. Untuk dynamic range, area background bisa ditangani dengan cukup baik di sini. Sayangnya untuk bagian wajah masih belum terlalu konsisten dan cenderung kurang terangkat. Lalu kalau untuk stabilisasi ini bisa aktif ya. sayangnya belum bisa yang rapi-rapi banget. Saat kondisi siang hari seperti ini saja, efek ziter dan kedut-kedutnya cukup terasa pindah ke kamera ultrawide. Yang ini juga sama mentok di 1080p 30 fps saja. Untuk kualitasnya kurang lebih seperti ini. Memang belum sebagus kamera utama atau kamera selfie-nya. Untuk dynamic range ini mirip dengan kamera utamanya. Area background bisa ditangani dengan cukup baik, tapi bagian wajah masih belum bisa terangkat. Lalu kalau untuk stabilisasi ini terbilang masih oke ya, jaternya masih ada tapi terbilang wajar. Lanjut untuk pengalaman mult kamera sayangnya belum bisa. Jadi sekali kita mulai merekam kita tidak bisa pindah-pindah ke kamera yang lainnya bahkan di resolusi 1080p 30 fps sekalipun. Lanjut ke bagian low light. Kita bahas mulai dari kamera selfie-nya terlebih dulu. Detail dan ketajaman memang sudah menurun ya ketimbang saat siang hari. Noise pun sudah mulai bermunculan dan terasa ada frame drop. Tapi setidaknya gambar yang dihasilkan itu masih cukup terang walaupun di kondisi low light seperti ini. Untuk stabilisasi di kondisi low light seperti ini tentu jater stabilisasinya makin terlihat ya kalau dipakai jalan. Pindah ke kamera utama. Di kondisi low light seperti ini, kualitas gambarnya juga turun ya ketimbang saat siang. Detail gambarnya jadi semakin hilang dan gambarnya ya jadi halus. Frame rate pun sempat terasa turun ke bawah 30 fps. Lalu kalau di bawah jalan kayak gini efek jaternya juga semakin terasa. Lanjut ke kamera ultrawide. Di kondisi low light yang seperti ini, gambar yang dihasilkan itu sudah sangat menurun ya ketimbang di siang hari. Jiter dari stabilizer pun cukup terasa kalau di bawah jalan. Menurut kami sih lebih baik pakai kamera utama atau kamera selfie-nya saja kalau di kondisi low light. Untuk autofokus sekarang kita coba langsung di kondisi low light ya. Di kamera utamanya ini aman. Lanjut ke fotografi. Di kondisi pencahayaan yang cukup oke, kamera ini masih bisa menghasilkan foto yang kualitasnya mencukupi. Catatannya konsistensi warna antar kamera itu masih belum maksimal. Lalu untuk foto potret ini bisa juga dan hasilnya sudah lumayan oke. Untuk foto saat low light ini juga sebenarnya masih oke walaupun bukan yang sebaik saat siang hari. Untuk foto dan video yang lainnya silakan aja lihat di konten yang satu ini ya. Lanjut kita bahas fitur ekstra. Yang pertama kita bisa cobain slowmo-nya. Ini bisa di kamera utamanya ya. Kemudian ada dual video ini kita bisa merekam dengan kamera utama dan juga kamera selfie-nya secara berbarengan. Berikutnya ada juga pro mode dan ini bisa untuk foto ataupun video ya. Untuk pengaturan ISO dan juga shutter speed-nya bisa langsung dicek aja di tabel yang berikut ini. Oke, itu tadi pengujian kamera dari Redmi Note 17 Pro 5G. Tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ya. Pertama, resolusi perekamannya itu mentok di 1080p 30 fps untuk semua kamera. Agak berharap setidaknya ada opsi untuk 60 fps ya di smartphone yang satu ini. Kemudian kemampuan recording video low light dari semua kameranya juga kami rasa masih perlu ditingkatkan ya. Setelah itu stabilisasi videonya juga belum maksimal. Jadi kalau dilihat dari pengujian yang tadi terlihat kalau aspek kamera itu bukan jadi prioritas utama untuk smartphone ini. Tapi bukan berarti kameranya tidak bisa dipakai sama sekali ya. Kalau di kondisi tertentu yang cukup ideal seharusnya ini masih bisa dipakai kok untuk berbagai kebutuhan. Tapi ekspektasi kita terhadap hasilnya juga perlu disesuaikan. Sekian pengujian kamera dari Redmi Note 17 Pro 5G ini. Kita lanjut ke pembahasan berikutnya. Lanjut lagi, sekarang kita tes daya tahan baterainya untuk YouTube offline video playback 1080p 30 fps. Baterai bertahan untuk muter video terus-terusan tanpa berhenti di 32 jam 34 menit. Wah, ini panjang sih. Lalu untuk YouTube streaming 1080 30 fps non HDR selama 1 jam baterai berkurang 4%. Sob-swap TikTok selama 1 jam baterai berkurang 5% saja. Untuk Gensin Impact high 60 fps selama setengah jam baterai berkurang 6%. Overall kemampuan dia tahan baterainya udah oke ya, tapi sedikit berharap dia bisa tembus kisaran 35-36 jam untuk offline video playback-nya. Nah, untuk charging dengan baterai 8340 mAh dan dukungan 67 wat hyperch, kecepatan charging-nya itu untuk 0 sampai 50% butuh waktu 33 menit. Sementara 0 sampai 100% itu butuh waktu 1 jam 12 menit. Lumayan kencang ya karena bisa ngisi baterai 8.340 mAh di bawah 90 menit. Lanjut lagi untuk Netflix sudah bisa white f1 bisa streaming sampai full HD. Untuk YouTube streaming bisa sampai 2K 60 fps tanpa HDR. Haptic feedback ini sayangnya getaran di hasilkan tuh masih terasa agak kasar dan agak panjang. Oke, untuk harganya varian 6256 itu harga SRP-nya di Rp5.699.000, tapi ada promo di Rp5.299.000. 8256 itu SRP-nya Rp5.999.000 untuk promo di Rp5.799.000. Untuk 8512 itu Rp6.999.000, tapi promonya ada di Rp6.799.000. Lalu untuk pembelian dalam masa promo sampai tanggal 31 Oktober akan ada beberapa bonus yang menarik. Ada gratis Redmi Watch 5 Active seharga 599.000 dan ada garansi khusus yang meliputi garansi utama hingga 24 bulan ya 2 tahun. Lalu ada satu kali penggantian back cover layar dan ada perlindungan kerusakan akibat cairan selama 24 bulan. Jadi dalam 2 tahun kalau misal ada kemasukan cairan bisa diganti atau bisa diperbaiki dalam satu kali ya. Dan ada satu kali juga pergantian baterai, tapi ini bukan dalam 2 tahun, dalam 3 tahun alias 36 bulan. Untuk info selengkapnya cek di kolom deskripsi. Kita masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, masih ada iklan di beberapa aplikasi bawaannya. Kemudian, performa mungkin bukan yang paling kencang di kelas harganya, tapi udah cukuplah ya untuk penggunaan sehari-hari. Lalu, always on display seperti biasa masih 10 detikan. Haptic feedback ini masih terasa agak kasar. Lalu mode warnanya ini belum ada yang 100% sRGB. Kemudian body terasa agak berat dan tebal karena baterainya memang besar banget. Lalu masih ada beberapa keterbesan di sisi kamera seperti yang sudah dibahas tadi. Dari si menariknya baterai besar 8300 mAh dengan daya tahan baterai yang cukup oke. Dukungan charging juga kencang dan chargernya disertakan dalam paket penjualan. Ini penting. Lalu ada opsi storage yang lega sampai 512 GB. Layarnya AMOLED 120 Hz dengan tampilan yang asik dan udah pakai Gorilla Glass Victus 2 untuk perlindungan ekstra. Lalu dia juga punya dukungan untuk eim sensor-sensor lengkap. Ada NFC dan infright bluster juga update OS 4 kali security P 6 tahun. punya IP rating yang lengkap ya 66, 68, 69, 69K. Janji durabilitas ini enggak bercanda di sini. Dan yang saat ini punya garansi yang sangat lengkap dan panjang ya, mulai dari kerusakan layar, untuk back cover, serta ada garansi yang penting banget dan langka banget itu adalah garansi kerusakan terhadap cairan. Oke, dibandingkan dengan generasi sebelumnya memang terasa ada beberapa bagian di smartphone yang disesuaikan akibat kenaikan harga komponen ya. Tapi sepertinya Redmi atau Xiaomi ini tidak kehabisan akal untuk tetap menawarkan hal-hal menarik di seri Redmi Note tahun ini. Mereka tetap menghadirkan peningkatan ke beberapa aspek lain seperti kapasitas baterai, janji durabilitas, serta yang paling penting adalah garansi yang udah enggak biasa lagi nih ya. Pada akhirnya kalau cari adalah sebuah smartphone R jutaan di tahun 2026 yang punya baterai besar, performa mencukupi untuk sehari-hari, punya durabilitas tinggi, dan ada garansi yang super super lengkap dan durasinya juga panjang ya. Jelas Redmi Note 17 Pro 5G ini sangat menarik untuk dipertimbangkan. [musik]

Lihat di YouTube