Jungkat

Review Samsung Galaxy A57 5G dan Komparasi dengan A56 5G (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Halo, apa kabar semuanya? Kembali dengan Put lagi di Project Review dan langsung aja ini dia Samsung Galaxy A57 5G. Seri yang setiap tahun selalu ditunggu dari Samsung kelas menengah. Kayak bisa dibilang jadi seri yang sangat populer karena memang segitu banyak orang yang senang dan puas sama seri-seri sebelumnya. Paling enggak kalau kita ngelihat kayak Galaxy A56, A55 gitu ya. Jadi apakah itu akan diteruskan oleh Samsung Galaxy A57 5G? Nah, sebelum kita lanjut lebih dalam, kita lihat soal harganya dulu deh. Jadi untuk tahun ini Samsung menurut saya cukup menarik dari segi pricing, dari segi harga. Saya dapatin ini di studio ponsel dan untuk Samsung Galaxy A57 5G rata di bawah R juta semua untuk sebuah perangkat Samsung yang baru. Ini sesuatu hal yang menurut saya menarik sekali ya karena semuanya di bawah R juta tuh untuk produk yang baru. Sudah tentu ini kan ya ada kontribusi dari promonya Samsung ya, update storage dan segala macam tetap aja tapi harganya oke banget. Nah, tapi balik lagi ke topik yang tadi di awal. Apakah kesuksesan seri sebelum bisa diteruskan sama Galaxy A57? Nah, kita lihat dulu dari soal desain ya, dari bagaimana Samsung ngebuat tampilan dari HP-nya. Ini A57 itu dibikin lebih tipis, lebih ringan juga dibandingkan dengan Galaxy A5G. Kalau secara ukuran, paling enggak kalau saya lihat spek teknis, A57 ini memang sedikit lebih kecil dari Galaxy A56. Jadinya ini adalah kombinasi yang bikin kenyamanan pemakaian sehari-hari jadinya lebih baik. Kayak lebih enak dipegang udah pasti. Apalagi buat mereka yang tangannya sehari-hari tuh susah banget lepas dari sebuah smartphone. Ini pasti lebih nyaman. Kata kuncinya itu nyaman. Nah, kamera belakang juga kita bisa lihat ada sedikit beda di bagian desain ya. Binginkai aja sih, tapi susunannya masih sama. Oh, satu lagi buat IP rating ini juga naik dari IP67 ke IP68. Ini artinya Galaxy A57 bisa kecebur sedikit lebih lama dibandingkan versi sebelumnya. Tapi ya udah sebenarnya enggak spesial-spesial amat. Sisanya kalau dari tombol power sama port ya sama aja. Power volume dari kanan di atas ada mikrofon, di bawah itu ada lubang mikrofon. Terus ada satu titik yang hilang juga kalau kita compare sama Galaxy 56. Tapi kalau kata orang Samsung ini juga bukan mikrofon dan ya fungsinya enggak penting-penting amat. Terus ada speaker dan tentunya ada tempat SIM card untuk dua nano sim card tanpa micr SD. Galaxy A575G ini juga udah support pakai e SIIM buat yang enggak mau pakai SIM card fisic. Apalagi sekarang belinya tuh makin gampang kayak pakai isim simpaticopay. Aktivasinya instan, gak perlu ribet ke gerai provider atau mesti antri lagi. Dengan harga Rp35.000 aja kalian udah bisa dapetin ISIM plus kuota 3 GB. Enggak cuma itu, kalian juga bisa dapetin reward hingga Rp35.000 dari Gopay seharga ISIM-nya itu sendiri. Tinggal buka aplikasi GoPay, habis itu pilih menu ISIM SI simpati GoPay. Klik beli sekarang. Pilih nomor HP kamu, isi data diri dan langsung bayar. Habis beli nanti kalian bakal dapat QR code kayak gini nih. Tinggal buka menu ISIM, habis itu add isim, scan QR yang kalian dapetin dan langsung aktif siap pakai tanpa harus ribet ke counter offline lagi. Jadi kalau masih mikir kalau pakai ee tuh ribet, mending cobain ISIM SI simpate GOP aja. Oke, lanjut lagi kita ngomongin soal desain nih ya. M, soal desainnya Galaxy A57 5G. Nah, yang berubah itu ke arah positif sebenarnya ada lagi yaitu bagian layarnya. Secara speks, emang mayoritas masih sama banget dengan Galaxy A5UG ya. Yang berubah itu adalah di panelnya ini adalah Super AMOLED Plus. Panel ini dibikin lebih tipis dan lebih ringan. Cocok sama skema upgrade-nya yaitu soal desain yang emang jadi highlight dari smartphone barunya yang lebih ringan, lebih tipis. Makanya Galaxy A57 5G ini sekarang kalau kita lihat punya beasel layar yang lebih tipis sehingga kelihatan lebih modern dibandingkan Galaxy A56 5G. Tapi ya udah sampai situ aja sih sebenarnya upgrade layarnya. Sedangkan kalau dari segi kualitas visual masih sama-sama aja. Enggak jelek ini masih layar yang bagus enak dilihat warnanya vivit kontras terti tinggi dan ya itu enaklah untuk dipakai multimedia dan segala macam. Cuma ya udah sampai situ aja. Lanjut lagi soal spek berikutnya yaitu adalah chipset ya. Galaxy A57 5G ini pakai Exyos 1680 ditemani dengan RAM 8 gig dan storage 256 untuk unit yang saya pakai sekarang. Jadi, ini adalah versi tengah lah di antara tiga varian yang ada dari Galaxy A575G. Kalau berdasarkan dari contekan yang waktu itu saya lihat di acara peluncurannya Galaxy A57 5G, peningkatan yang cukup signifikan dari soal chipset ini adalah NPU-nya itu sampai 42%. Sedangkan untuk CPU dan GPU itu cuma 12,5% dan 13,8%. Makanya kalau dari soal kencang emang enggak dijanjikan ini bakal terasa signifikan. Beda itu cuman belasan pers untuk CPU sama GPU-nya. Makanya tipis-tipis aja. Terbukti kalau dari pengujian di Antutu ya angkanya memang meningkat tapi enggak signifikan. Geekbench juga begitu. Sama aja sebenarnya dengan performa segini ya orang yang pakai HP-nya ringan-ringan cuma buat komunikasi sosial media multitasking enggak heboh gitu ya. Bisa banget sebenarnya enggak masalah ya. Masih cukup lancar apalagi sudah dibantu dengan Onei 8.5 5 yang memang secara animasi itu lebih oke, lebih smooth. Habis itu kalau buat mereka yang mungkin ingin memaksimalkan dengan tujuan bikin konten ya kayak di CapCut gitu masih bisa juga kok ya buat ngedit dan render di 1080 itu masih cepat dan aman banget. Sedangkan kalau diajak 4K ini baru berasa sedikit lebih berat. Nah, kalau buat gaming juga bisa kok ya. Cuma emang ini bukan yang bisa kencang setin tinggi ya. ya udah ketebak banget sebenarnya kalau kita lihat dari angka benchmarknya tadi saya cobain di Mobile Legends ini udah oke ya bisa rata kanan tapi rata kanannya ini emang enggak yang mentok maksimal game ya seperti FPS aja di Galaxy A57 5G ini cuma bisa 90 aja jadi belum bisa pakai 120 terus kalau buat game yang lebih berat kayak ST Zone Zero ini udah mentok saya pakaiin di setting medium low aja kalau pengin main di low semua sebenarnya lebih ok cuma saya agak sedikit pusing lihat gambarnya dan untuk FPS dia konsisten di papan tengah tengah sekitar 30-an FPS saja. Tetap label cuman enggak spesial. Dan satu lagi kita bahas soal performa yaitu dari segi baterai ya. Ini perlu diapresiasi bagaimana sebenarnya kan Samsung tadi bisa bikin HP lebih tipis tapi tetap mempertahankan baterai di 5000 mAh. Daya tahannya kalau dari pemakaian sehari-hari sebenarnya itu enggak berasa yang signifikan perbedaannya kayak 111 aja. Cuma ini sedikit fun fact doang sih ya. Kalau berdasarkan aplikasi pengujian PC Mark, baterainya Galaxy A56 itu justru sedikit lebih lama dibandingkan Galaxy A57. Kayak hampir 20 menitan gitu. Tapi balik lagi kalau dari pemakaian aslinya pas saya cobain itu enggak ada perbedaan yang signifikan. Masih bisa diandelin ya untuk kita pakai scrolling, nonton YouTube segala macam enggak bakal cepat habis main game ya kalau misalnya intensif ya bakal lebih cepat turun. Tapi kalau untuk pemakaian sehari-hari harusnya aman banget. Nah, terus kita ngebahas soal software juga nih. AI sedikit deh ya. Jadi kita bisa lihat tadi kalau Samsung punya peningkatan NPU yang cukup tinggi 42%. Tapi apakah itu diterjemahkan langsung ke fitur-fitur A-nya bakal langsung auto canggih? Sebenarnya enggak segitunya ya. Saya bisa bilang kalau peningkatan 42% yang ada di NPU tadi kayak cukup mubazir sebenarnya ya, karena tidak benar-benar di-push oleh Samsung untuk fitur AI yang wah gitu. Jadi kalau misalnya kalian berpikir Galaxy A57 ini sudah pakai Galaxy AI seperti Galaxy A Series ya mohon maaf belum gitu. AI-nya masih ya intelligent features biasa gitu. Kayak kita bisa lihat di menu setting dari HP-nya. Kita bisa lihat aja di sini adanya adalah object eraser ya. Tapi object erasernya juga bukan yang ajb. Jadi kalau misalnya kita mau ngapus muka itu ada tangan dan muka. Kalau SRS kan bisa tuh diganti mukanya jadi halus, jadi bersih. Di sini belum bisa. Terus ada juga best face. Best face okah ya karena ini bisa ngebantu misalnya kalian lagi foto mukanya enggak benar gitu ya, enggak oke gitu posenya. Ekspresinya masih bisa diganti. Tapi itu tetap perlu aktifin motion foto supaya fiturnya bisa dipakai. Habis itu juga untuk custom filter ya, auto trm okelah ya. Kalau misalnya kalian mau pakai ada AI select alloud sama yang sempat diunggulkan Samsung itu adalah si voice transcription. Oke, kalau misalnya kalian mungkin lagi meeting atau mungkin ada menghadiri acara dengan bahasa asing segala macam, ini kita bisa rekam langsung di translate segala macam ini pastinya akan sangat berguna gitu untuk sebagian orang. Cuman kalau kita ngelihat dari peningkatan NPU yang sebesar 42% tadi, nah saya sih berharapnya ada sesuatu yang lebih wah gitu dari segi fitur AI-nya. Jadi semoga ke depannya Samsung bisa masangin Galaxy AI di seri A series mereka ya, seri A mereka supaya AI-nya tuh bisa lebih jos gitu, lebih [tertawa] apa ya, lebih greget lah dibandingkan sama yang ada sekarang. Nah, sisanya kalau di luar fitur AI yang intelligent features tadi ya, Samsung ada circle to search yang terbaru ya, udah bisa dipakai. Jadi kalau misal kalian ngelingkerin orang dengan bajunya gitu, itu langsung akan dibreakdown bajunya apa, caranya apa, segala macam. Pokoknya ada elemen-elemen tadi di dalam satu gambar itu bisa di-breakdown enggak seperti yang sebelumnya. Cuma balik lagi ini kan adalah fiturnya Google ya. Samsung memang debut. Cuman bukan tidak mungkin ke depannya nanti yang lain ya bakal bisa pakai fitur yang sama ya. kayak CCLE to search sebelumnya juga Samsung duluan, tapi yang lain pada akhirnya kan bisa juga kurang lebihnya begitu. Nah, langsung aja sekarang kita masuk ke bagian terakhir dari pembahasan Galaxy A57 yaitu soal kameranya. Ya, desainnya berubahan kameranya tadi udah lihat cuma kalau kita lihat dari segi spesifikasinya bagaimana setup-nya Samsung, tidak ada sesuatu yang wah wah berubah gitu enggak enggak ada. Jadi Samsung masih tetap dengan lensa utama, lensa ultrawide sama ya satu lagi lensanya bukan telefoto gitu. Menurut saya sangat disayangkan Samsung belum memasukkan telefoto ke seri A mereka, seri A mereka seperti kompetitor yang semua udah berani banget masukin telefoto. Karena emang telefoto seberguna itu kalau menurut saya gitu. Kayak enggak ada alasan untuk sebuah midrange. Walaupun midrange enggak ada telefoto tuh zaman sekarang kayak kurang gitu. Makanya Samsung agak miss di sini untuk tidak masukin telefotonya. Nah, terus kalau misalnya AI tadi kan sudah lihat ada base face, ada segala macam. Dan satu hal yang saya noti juga dari eh Galaxy A57 ini kalau kita compare dengan Galaxy A56 adalah untuk di bagian videonya. Yang pertama untuk transisi perpindahan lensa dari lensa ultrawide ke utama ya. Tapi situ dari utama ke ultrawide jauh lebih smooth ya ada transisinya. Sedangkan kalau kita lihat di A56 itu patah ya perpindahannya. Kalau ini sini lebih smooth. Habis itu dengan One UI terbaru di sini kita udah bisa menyimpan hasil perekaman langsung ke eksternal device seperti SSD. Nah, kalau kalian punya SSD ya ataupun apa, kalian bisa langsung colok, langsung rekam, langsung kesimpan di sini. Sedangkan kalau sebelumnya itu belum bisa. Nah, kalau kita ngomongin hasil dari fotonya ya sebenarnya saya bisa bilang ya Galaxy A57 hasilnya masih bagus ya. Saya yakin orang masih banyak yang puas kok sama hasil. Masih oke banget. Masih aman ya. Saya bisa bilang aman ya. Masih bagus di mata banyak orang. Saya yakin ya. Dynamic range-nya bisa juga kelihatan sedikit lebih luas dibandingkan Galaxy 56. Cuman pada waktu emang tidak kelihatan perubahan yang signifikan. Entah kita pakai lensa utama, kita pakai ultra wide. Ya udah hasilnya mirip banget. Makanya saya sempat coba ngambil banyak foto gitu. A56, A57 saya compare kiri kanan kayak harus pixel pipping, harus saya dekat-dekatin banget baru kelihatan beda ya. Tapi kalau cuman lihat seilas, sekilas sekilas ya udah itu emang mirip banget hasil fotonya. Entah di foto siang, tempat terang, atau di kondisi low light. Oke, testing-testing Samsung Galaxy A57 5G untuk perekaman video. Di kondisi outdoor siang hari, resolusi kita pasang di 4K 30 fps. Nah, di sini saya e statis dulu enggak bergerak ya. Kita bisa lihat bagaimana dynamic range-nya. Warnanya ini dynamic range lumayan bagus ya. Oke, kita bisa lihat warna langit. E, shadow-shadow di pohonnya juga masih dapat ya. Di bawah juga oke kita ganti ultra wide. Eh, ultrawide-nya l zoom-nya ya, bukan zoom lensa, tapi ini ini digital aja kalau pengin di zoom ya, 2x-nya seperti ini. Nah, kita bisa pindah ke 0,6 set ya. Lebih ada transisinya dibandingkan Galaxy A57. A57 tuh patah pindahnya. Nah, ini Elsa Ultra White-nya. Oke, sekarang kita coba ke 1X. Nah, ini kalau dipakai untuk selfie Genzy katanya ya. Kita ngerekam diri sendiri pakai kamera belakang. Hasilnya seperti ini. Pakai Galaxy A575G. Stabilisasi skin tone warna ini panas banget jadi keringetan. Silakan dikomenin aja hasil oke atau enggak. Nah, ini untuk lihat gimana kemampuannya di bawah jalan, stabilisasi oke atau enggak. Kalau di sini sih bagus ya. Tuh bagus. Dynamic range-nya kelihatan luas sekali. Kita pindah kam. Ini dia kamera depannya A575G untuk perkaman 4K30. Ee ini di bawah pohon ya, tidak terkena matahari. Hasilnya seperti ini. Dynamic range-nya. audio bisa didengar. Kalau di bawa sambil jalan hasilnya seperti ini. Ini kena matahari nih. Nah, nih kalau tersorat matahari jadinya seperti ini. Sekarang kita ke kondisi low light 4K30 dengan Galaxy A57. Ini lensa utamanya seperti ini. Hasilnya oke sih ya. Menurut saya sih bagus untuk sebuah midrange. Kita coba ultrawide sudah pasti ada penurunan ya dibanding lensa utama. expected ya. Saya enggak kaget tapi oke enggak masalah. Tapi tetap mendingan kita pakai lensa 1X kelihatan lebih tajam. Tuh bisa lihat tulisan-tulisan di kanan ketangkap masih dengan sangat baik. Kita bawa jalan ini jalan jater-jaternya mungkin ya kalau mau lihat apakah ada ya. Ya kan? highlight-nya gimana kalau ketemu lampu yang terang kalau dibawa ke sana. Nah, itu karena lebih gelap tapi ada cahayanya juga. Dan terus kita pindah kamera depannya seperti ini. Nanti habis ini kita compare juga hasilnya dengan Galaxy A56. Menurut kalian bakal bagusan mana nih yang baru apa yang lama? Langsung aja kita cek. Sekarang kita cobain untuk perekaman video 4K 30 fps Galaxy A57 5G dengan Galaxy A56. Masih lensa utama, outdoor siang hari. Bisa langsung lihat nih ada perbedaan perekam video dari keduanya. Mana yang menurut kalian lebih bagus? Ini kita masih di lensa utama. Saya steady dulu ya supaya kita bisa lihat gambarnya baik-baik. Oke, sekarang saya coba pindah ke ultrawide-nya. Ini ultrawide sedikit berbeda. Di A56 itu 0,5. Di Galaxy A57 dia 0,6. Ini dia hasilnya. Kita balik lagi ke satu. Nah, A57 tuh lebih smooth ya perpindahan lensanya dibandingkan Galaxy A56. Nah, ini juga kita bisa lihat e perubahan lagi perbedaan dynamic range ya dari kedua smartphone ini. Sekarang kita coba bawa sambil jalan ya. Kalau sambil jalan warnanya, audio juga bisa langsung didengar dari tadi ya. Mana yang lebih oke menurut kalian? Ini kalau ngerekam saya sambil jalan panas banget jadi keringetan. Menurut kalian gimana nih hasil dari kedua smartphone ini? Oke atau enggak? Dikomentarin aja di bawah bagusan yang lama apa yang baru? Kita balik lagi. Nah, ini dia cukup menggambarkan sebenarnya kualitas dari kedua smartphone ini. Nah, sekarang kita pindah kamera depannya. Nah, ini kamera depan A57 Galaxy A56 Oke, kayak cukup ya dan langsung aja kita pindah ke kondisi low lightnya. Cobain di kondisi malam hari A56 versus A57 kita di parkiran yang ada lampu-lampu soalnya juga ada lampu-lampu banyak. Hasil seperti ini kalau dipakai untuk jalan. Kita mungkin bisa lihat bagaimana jater-jaternya ya, warnanya lebih oke mana menurut kalian? A57 yang baru apa A56 nih? Kita coba ke daun-daun. Warnanya beda banget ya. Beda pemasing warna daunnya. Sini juga beda tuh ke sendal dan audio bisa didengar ya tadi kalau langit. Nah, itu kita bisa lihat warna langitnya juga beda. Nah, itu kalau ke lampu. Nah, sekarang ini buat kamera depannya A56 sama A57. Kondisi low light Sada bawah. Oke, kita mau lihat ya hasilnya kayak gimana. Jiter sambil jalan skin tone audio bisa dengar menurut Kak gimana? Oke, yang baru apa yang lama sih ini hasilnya? Coba terus di bawah. [musik] Nah, jadi kesimpulannya nih, apakah Galaxy A57 5G bisa meneruskan kesuksesan dari seri sebelumnya? Apakah orang-orang bisa menjadikan ini device favorit mereka seperti seri sebelumnya? Menurut saya tetap bisa karena satu loyalisnya Samsung itu banyak. Kalau misalnya mereka udah mungkin udah kecantol sama Samsung ya mungkin agak apa ya agak sulit untuk mereka berubah haluan pindah ke brand lain sekalipun mungkin di tempat lain bisa menawarkan sesuatu yang lebih luar biasa kayak kamera yang lebih canggih, baterai lebih gede ngebut sekara chipset itu udah banyak tapi ya mungkin sebagian orang lebih memilih aman ya cari aman dengan ya udah pakai Samsung sesuatu yang mungkin mereka sudah terbiasa sebelumnya ya sudah pernah pakai udah pernah puas kayak ngerasa ya Udah amannya pakai Samsung aja walaupun yang tempat lain bisa ngasih sesuatu yang lebih. Wah, jadi emang menurut saya Al 57 ini adalah peningkatan yang tipis-tipis aja sih. Kalau menurut saya ini lebih ke bagaimana seseorang mengapresiasi ya peningkatannya. Apakah kalian yang mengapresiasi Samsung dengan membuat perangkatnya jadi lebih tipis, lebih ringan dengan bezel yang juga kelihatan lebih modern? Kalau itu dirasa sesuatu yang oke banget, kalian suka banget, ya monggo disikat Galaxy A575G karena itu adalah mungkin upgrade yang kalian butuhkan. Tapi kalau misalnya kalian merasa ya oke-oke aja kok dengan Galaxy A56 walaupun tidak setipis A57, tidak sering A57 ya, tapi dari segi performa, dari segi kamera, dari segi baterai ya memang tidak yang berubah secara signifikan ya. Kalau misalnya dibilang apakah Galaxy A56 lebih worthed dibandingkan Galaxy A57? Ya, mungkin tidak 100% demikian. Karena saya tetap berpendapat bahwa yang lebih baru ya lebih menarik gitu. Pasti lebih bagus ya pasti ada peningkatan dibanding sebelumnya. Cuman yang lama pun ya tentu tetap punya keunggulan yang utama apalagi kalau di Indonesia dari segi harga ya. Pasti yang lebih lama harganya lebih murah, lebih terjangkau yang mungkin bisa menjadi konsiderasi tambahan bagi sebagian orang. Jadi kalau misalnya kalian pengin beli Galaxy A57 ya emang ngerasa cocok, lebih ngerasa aman dengan smartphone ini, silakan dibeli ya. Saya taruh linknya di kolom deskripsi. Tapi kalau kalian pengin cobain yang lebih kencang, kamera lebih canggih, ya selalu lebih banyak alternatif yang bisa dicobain di luar sana. Saya udah sempat review beberapa B bisa cek di video-video sebelumnya. Jadi, ya itu dia mungkin saya taruh aja di link deskripsi di bawah. Oke, sekarang kayak segitu aja dulu buat review Samsung Galaxy A575G. Makasih banyak nonton sampai habis. Semoga bisa jadi referensi putri pamit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya. Seperti biasa. Have a nice day.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

HP Android 32 Juta...
Oleh GadgetIn
15m 11s

Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...

Brand Terkait

Samsung Galaxy A57 5G

Samsung Galaxy A57 5G hadir sebagai bagian dari Galaxy A Series yang membawa pendekatan desain lebih tipis dengan peningkatan performa dan Galaxy AI. Perangkat ini dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman dalam berbagai aktivitas harian. Samsung menghadirkan kombinasi fitur yang relevan untuk kebutuhan pengguna modern.Desain menjadi salah satu...

Samsung

Samsung menghadirkan smartphone Galaxy, tablet, wearable, TV, dan perangkat rumah tangga dalam satu ekosistem terintegrasi. Samsung dikenal dengan teknologi layar terbaik, performa tinggi, dan inovasi global untuk kebutuhan modern.

Samsung Galaxy A56 5G

Samsung Galaxy A56 5G merupakan smartphone kelas menengah atas yang secara resmi hadir di pasar Indonesia dengan perombakan desain, performa, layar premium, dan kemampuan kamera yang komprehensif. Ponsel ini cocok bagi pengguna yang menginginkan perangkat modern untuk kebutuhan sehari-hari, produktivitas, serta konten multimedia.Dari segi desain, Galaxy A56 5G hadir dengan...