Review Samsung Galaxy Buds 3 Pro untuk Orang Awam (YouTube Video)
Halo apa kabar semuanya kembali Na Bu terza kita ngomongin soal gadget lagi dan abis kelar ngebahas zflip 6 ada zfold 6 sekarang kita lanjut ke tos terbarunya Samsung jadi sedikit info bagi yang mungkin belum tahu selain smartphone ya di unpack kemarin Samsung juga ngerilis TS terbaru mereka dengan nama Samsung Galaxy BDS 3 Pro jadi jelas ini adalah kelanjutan atau penerus si Galaxy buds 2 Pro yang sebelumnya bisa dikatakan cukup sukses lah jadi apa aja yang beda meningkatnya apa kurang lebih serta worth it atau enggaknya Langsung aja kita bahas di video kali ini dan By the way ini review dari sisi non audio file ya Jadi untuk awam aja so kalau kalian pengin review yang teknikal banget Maaf bukan saya orangnya ya langsung aja dari lihat sekilas saya yakin semua bakal langsung notis perubahan desain dari buds 2 Pro ke Galaxy buds 3 Pro perbedaan yang teram dramatis dan signifikan tidak perlu dijelaskan lagi Sebenarnya ini inspirasinya si Galaxy BD 3 Pro dari mana karena saya yakin mayoritas sudah pada tahu garis desainnya tuh mirip terus posisi dari lampu indikatornya pun sama gitu ada di tengah casing saya juga baru ng Kenapa Samsung bikin bagian tutup atau atasnya ini jadi transparan Coba bayangin kalau dia dibikin warnanya Solid juga apalagi yang warna putih gini apanya enggak jadi tambah mirip gitu kan untuk port usbc dia ditaruh di bawah dan di sampingnya itu ada tombol Buat pairing dan sedikit beda sama yang tws1 lagi casingnya Samsung ini kalau kita taruh seperti sekarang bisa berdiri karena di bawahnya itu dibikin flat ya Jadi bisa ditaruh seperti ini sebenarnya Kalau mungkin dari desain tuh dibikin mirip sama yang mana gitu saya tuh enggak terlalu masalah tapi yang saya lebih sebel sebenarnya dari perubahan bentuk case-nya si Galaxy B STP Pro adalah ini ya udah jadi enggak bisa dipakai lagi gitu untuk yang ini saya yakin saya enggak sendiri gitu ya karena kan desain buds Samsung kotaknya terutama itu kan udah dipakai cukup lama kotak seperti itu enggak berubah-ubah dari beberapa tahun sehingga pasti ada dong yang punya lebih dari satu case apalagi yang cololab-colab seperti ini jadi koleksi segala macam dan sekarang dengan perubahan desain yang baru akhirnya kan tidak bisa lagi dipakai ke depannya kecuali Samsung mungkin nanti tiba-tiba balik lagi gitu ke desain lama yang kalau menurut saya sih kayaknya hampir mustahil terjadi dalam waktu yang dekat ini jadi di luar kemirip-miripan saya lebih sebel karena enggak bisa pakai casing yang lama habis dari bentuk casing sekarang kita lanjut ke bentuk tws-nya ya sekarang itu jadi model batang atau stem bentuk batangnya kalau kita lihat dari bagian bawah itu dia bukan segitiga ya kayak segilima ya hampir segitiga tapi ada sudutnya lagi dan bisa ditebak juga kalau di bagian batangnya ini ada sensor sentuh untuk operasional aktivasinya itu bisa dengan model pinch ya atau dicubit seperti ini ditekan ini bisa untuk play pause bisa buat maju mundurin lagu atau juga bisa kita pakai untuk naik turunin volume dengan cara diswipe ke atas atau ke bawah dengan perubahan design seperti ini emang enggak sedikit yang jadi bertanya-tanya kenapa sih Samsung harus mengubah desainnya seperti ini apakah pengin nyama-nyamain gitu well kalau dari yang saya tahu sih sebenarnya Salah satu alasan yang dikatakan Samsung tu adalah untuk meningkatkan kenyamanan dan juga meningkatkan kemampuan mikrofone agar lebih baik untuk poin kenyamanan Kalau menurut saya relatif ya pasti Tiap orang bakalan beda gitu tingkat kenyamanannya kalau untuk saya sebenarnya fittingnya udah cukup enak ear tips-nya yang ukuran default atau yang keluar dari kotak itu udah pas buat kuping saya enggak gampang copot untuk pemakaian harian olahraga kayak di gym juga sebenarnya masih oke terus kalau misalnya mau dipakai berlama-lama sih sebenarnya masih bisa aja terakhir kayak waktu saya penerbangan ke Amerika bulan lalu itu saya enggak nyetel lagu apa-apa enggak nyetel media apa-apa cuma buat noise cancelling doang di pakai tidur dan ya somehow it works gitu ya oke oke aja agak pegal sih emang sedikit tapi mungkin karena tidur Jadinya enggak terlalu berasa habis itu Kalau buat kualitas mikrofon saya setuju ini bagus tapi entar ya pembahasannya di belakang buat yang satu ini dengan desain yang lebih familiar Samsung tuh tetap memberikan santuhan berbeda sebenar jadi dia dibikin lebih Flashy karena dikasih lampu jadi sekilas bolehlah bentuknya mirip ada batangnya tapi lampunya ini bikin beda cuma walaupun lampunya ini sebenarnya keren Samsung menurut saya masih Enggak praktis gitu untuk nyalainnya jadi untuk sekarang satu-satunya cara untuk nyalain lampu di TC ini adalah dengan mencet sensor di bagian batang tsnya saat tos itu baru keluar casing Udah cuma itu doang caranya jadi kalau misalnya kita udah pakai nih udah pakai terus kita pikir ah pengin nyalain gitu itu enggak bisa langsung Jadi kita mesti copot masukin tw ke casing matiin tunggu UD disconnect buka keluarin baru pencet dan lampunya nyala Harusnya sih ya hal-hal kayak gini tuh bisa dilakukan sesimpel satu pencetan tombol via aplikasi aja nyalain lampu AC air purifier sampai TV aja itu kan bisa dilakukan lewat aplikasi masa nyalain lampu di TWS enggak bisa kan enggak mungkin gitu ya jadi Semoga nanti option-nya bakal ditambah Samsung ke depannya lewat software update ya mestin sih bisa-bisa aja enggak masalah lanjut sekarang kita bahas tentang kualitas audionya Saya tegasin lagi ini adalah pendapat saya yang awam Ya bisa dibilang awam kalau dilihat dari segi SPC sebenarnya si bat 3 Pro ini menarik karena dia punya twoway speaker yang ditingkatkan dari versi Sebelumnya dia punya Dynamic full range driver dan untuk dukungan audio itu 24 bit 96 khz dengan codec SSC ya Samsung samless codec ada juga dual amplifier yang memberikan lebih banyak Power dan pada akhirnya bisa menghasilkan kualitas audio yang bagus kalau dibandingkan Galaxy batu Pro ini jelas lebih bagus gitu dibandingkan airpods Pro generasi kedua pun menurut saya apagi gitu di settingan default basnya tu sebenarnya cukup nendang tapi enggak overpowered enggak sember mids atau suara vokal ya itu juga cukup agak sedikit di bawah memang tapi enggak tenggelam gimana sedangkan frekuensi high atau tingginya itu enggak mengganggu seperti biasa kalau misalnya pingin di otak-atik sendiri tinggal masuk ke aplikasinya Samsung weable dan bermain dengan pilihan IQ yang ada ada cukup banyak pilihan favorit saya kalau dari preset sih Mas yang damic tapi mau custom pun sebenarnya juga sangat bisa jadi dari segi audio Saya suka suaranya Galaxy BDS Pro ini dan saya yakin dengan orang-orang kebanyakan yang tidak audio file saya rasa juga mestinya sih bakal suka Kayak misalnya saya pakai buat dengar macam-macam lagu gitu mulai dari ya kayak wok Rock saya dengerin the weekend yang lebih ada buass dan segala macamnya terus saya mungkin ganti ke elite gitu ya dengan lagu Korea habis itu ganti lagunya Roman Reigns itu semuanya oke-oke aja gitu Sof far so good menurut saya terus kalau untuk performa dari noise cancelling ya NC ini oke juga tapi kalau menurut saya dia tidak yang luar biasa ya cukup sebenarnya untuk ngeblok cukup banyak frekuensi atau tipe suara tapi kenapa saya bilang dia enggak luar biasa soalnya pas saya pakai kemarin juga yang di penerbangan panjang tadi suara pesawat itu mungkin saya bisa bilang tidak terlalu efektif Emang dia bisa menurunkan suaranya biar enggak terlalu kencang gimana Tapi saya juga masih M dengar ada sedikit kayak white noise tipis yang kedengaran gitu kayak gituah kurang lebih Ya jadi walaupun tadi di awal saya cerita pakai BD 3 Pro ini untuk ANC untuk tidur itu emang bisa tapi bukan yang kedap banget cuma kalau untuk memakaian sehari-hari misal untuk commuting dalam kota dalam kereta dalam bus atau pakai di gym yang seringan kan playlist mereka tidak enak gitu Ini sebenarnya udah cukup banget habis itu buat transparency Galaxy B 3 Pro sebenarnya udah bagus dan meningkat dibandingkan Galaxy B 3 Pro terdengar lebih baik lebih natural meskipun ya masih agak terdengar artificial juga buat saya airpods masih juara transparansy tapi yang ini sama sekali enggak bisa dibilang jelek di versi barunya ini Samsung juga ngasih opsi fitur adaptif di mana TWS itu bisa adjust atau ngatur level transparency dan W canceling secara otomatis kalau saya sih sebenarnya tetap lebih suka atur manual aja tapi kalau pengin coba yang auto pun sebenarnya bisa bisa aja kemudian buat yang mungkin penasaran dengan baterainya Galaxy B 3 Pro menurut saya udah cukup awet lah ya sekitar 6 jam full ANC sebelum harus masuk ngecas lagi sesuai sih sebenarnya sama klaim di website-nya jadi untuk yang non agency sebenarnya mungkin bisa dikatakan bakal Segitu juga habis itu buat mikrofon well ini saya bisa bilang bagus dan langsung aja kita cobain sampelnya berikut ini Oke jadi sekarang kita cobain ini untuk tes mikrofon dari Galaxy Bud trip Pro di sebelah sini bisa langsung dideng ar kualitas audionya nah nih kalau mau lihatket nih bat 3 pro-nya di sebelah sini suara bisa langsungengar ini masih dalam kondisi dalam studio aja tanpa ada ambience sound di luar Sekarang coba kita nyalain ambience sound aja dari speaker yang lumayan kencang Ini Ambi lumayan kencang di stelnya ya jadi ens suara Cafe gitu Jadi kalau misalnya kalian kurang lebih pakai di luar ya suaranya sih bakal seperti ini ya gitu Nah untuk perbandingan sekarang saya akan coba pakai Galaxy bats 2 Pro juga untuk kalian bisa dengar gitu gimana perbedaannya mikrofon dari bats 3 Pro dengan Galaxy bats 2 Pro Nah sekarang ini kita pakai Galaxy bats 2 Pro ya Tuh bisa dilihat ini si Galaxy bats 2 pro-nya yang warna ungu audionya bisa langsung didengar di dalam studio yang kurang lebih sepi tanpa ada ambience sound hasil seperti ini dan kalau ambience sound kita nyalain ya masih dengan ambience yang sama seperti yang tadi saya tunjukin sebelumnya pakai Galaxy bask Pro yaal kayak suara di kafe misal lagi pakai luar seperti inilah kurang lebih tangkapan dari audionya Apakah suara kalian masih terdengar dengan jelas atau engak silakan didengar sendiri kalau menurut kalian gimana ada peningkatanak dibanding yang kedua sama yang ketiga saja pendapat kalian diom komentar di bawah oke Jadi sekarang kita cobain ini mikrofon dari Galaxy B Pro kalau saya cobain di aplikasi Zoom jadi misalnya simulasi kita lagi meeting di apasi hasil seperti ini untuk kualitas audionya yang orang bisa dengar kita suaranya seperti apa Dan kalau misalnya di tempat saya sekarang saya aktifkan ambient sound yang lumayan ramai mensimulasikan misalnya kita lagi meeting di tempat yang ramai mungkin di kafe atau seperti apa hasil seperti ini untuk Galaxy B Pro Nah sekarang sambil lanjut saya coba copot yang Galaxy B Pro saya cot dulu habis itu kita pindah sekarang ini kita sudah terkoneksi dengan menggunakan Galaxy B Pro ya Jadi untuk audio kurang lebih begini B Pro di kondisi yang tenang kalau misalnya nyalain Ya seperti sekarang Apakah ada perbedaan sama yang sebelumnya silakan dinilai sendiri dari hasil harus ada peran sama yang lebih baru oke sekarang lanjut aja ke membahas dan berikutnya dari si Galaxy budstrip Pro Oke jadi dari tadi saya sudah bahas performanya si Galaxy budstrip Pro secara desain dari segi fitting dan juga audio sekarang kita lanjut sedikit ke soal aplikasi atau software karena ini akan sangat menentukan experience pada pemakaiannya aplikasinya itu namanya Samsung wearepple tersedia secara natif di smartphone Samsung tapi bisa juga kita Download di Play Store untuk user smartphone nonssung jadi emang ini tuh bisa dipakai sama user Android lain fitur yang dikasih juga cukup lengkap cuma kalau untuk nonssung itu kurangnya adalah dia enggak bisa maksimal sampai 96 khz dan enggak ada mode game codec-nya pun pakai AAC ya bukan SSC seperti yang di smartphone Samsung by theway saya juga menemukan hal yang sama ini sebenarnya di smartphone Samsung nonflip dan fold terbaru jadi kayak misalnya di Galaxy S24 Ultra kalau mau dipasangin ke Galaxy BD trip Pro untuk sekarang performanya itu belum maksimal Ya seperti contoh kalau di Galaxy Z fold 6 di sini bisa dilihat opsi high quality audio itu muncul tapi saya cobain di Galaxy S24 ultra itu belum ada soal ini kalau dari keterangan yang saya tahu dari Samsung katanya sih memang bakal dapat update jadi tinggal ditunggu aja dan bukan sebuah dealbreaker untuk layout dari aplikasi dan menunya sebenarnya bisa kita lihat cukup familiar bisa dilihat langsung ada togle untuk adaptive noise canceling di bagian atas kita bisa atur intensitasnya terus kita bisa atur juga equalizer bisa ngetes fitting earbuds Terus yang cakep juga ada voice control yang bekererja dengan sangat baik di sini jadi kita bisa memerintahkan secara simpel untuk play untuk pause untuk majuin lagu mundurin ke lagu sebelumnya atau bisa juga untuk terima dan reject telepon yang masuk hanya dengan menyebutkan kata kunci seperti yang tertulis sekarang Play Music stop music music next song Next song preview song previous song volume up volume up volume up volume down untuk saat ini fiturnya hanya support dengan bahasa Inggris dan bahasa Korea kalau yang saya cek Jadi Semoga bisa ditambah lagi supaya bisa menjangkau lebih banyak orang khususnya di Indonesia habis itu ada juga yang namanya in ear detection untuk Matiin suara media yang lagi disetel kalau salah satu dicopot ini sebenarnya memang bisa bekerja dengan baik cuma kalau dari sepengalaman saya dia tuh enggak terlalu responsif enggak terlalu responsifnya itu di sini jadi misalnya saya lagi dengar lagu saya copot itu ada delay sedikit baru lagunya mati contoh nih sekarang saya coba lagi dengerin lagu Ya saya akan copot nanti saya kasih tahu kalau misalnya lagu udah mati ya Sekarang saya coba 1 2 3 Nah baru mati di situ jadi emang ada jarak sekian detik baru dia bakal matiin lagunya sedangkan kalau untuk dipasang lagi untuk rison play lanjut lagu itu bisa dibilang hampir instan tapi untuk dicabut dia berhenti Nah itu baru ada delay-nya sedikit habis itu kita turun lagi ke menu bawahnya ada Seamless earbud connection antar produk Samsung yang login dengan Samsung account yang sama ini masih bekerja dengan baik ya kalau misal kalian punya dua device Samsung mungkin tablet satu handphone Ya itu bisa terkoneksi dengan baik habis itu untuk game mode atau mode game untuk meminimalisir latency juga tersedia kalau kita pakai game mode ini otomatis kita enggak bisa pakai fitur Ultra high quality audio jadi ya mesti dikorbankan salah satu untuk dari segi latency kalau ini modeya diaktifkan memang berkurang sekali jadi delay-nya sedikit banget tidak noticeable saya yakin untuk sebagian orang tapi kalau misalnya kita pengin bandingkan sama TWS gaming yang pakai dongle usbc sendiri ya jelas beda yang itu lebih cepat dibandingkan ini tapi untuk gamer casual yang tidak harus suaranya presisi pas banget untuk gamer casual Sebenarnya masih cukup banget overall fitur di bagian software atau aplikasi sebenarnya udah mantap si Galaxy Bud 3 Pro dan hampir lengkap cuma satu nih kurangnya dari Samsung untuk TWS versi Pro begini yaitu fitur fine ya okelah kalau tws-nya dalam kondisi connect ke handphone terus dia jatuh misalnya ke bawah sofa bawah meja selipan jok mobil itu masih bisa kita bunyiin dan ada lampunya juga masih bisa kelihatan kata kuncinya itu TWS masih terkoneksi dengan smartphone-nya sedangkan kalau tos-nya udah masuk ke case kayak gini udah masuk ke dalam case tutup diskonect kan enggak terkoneksi lagi dan dia akan Cuma nunjukin l lokasi terakhir pas dia connect aja mungkin bukan hal besar dan signifikan Ya karena memang masih banyak TWS lain apalagi kayak yang dari brand audio itu kan belum banyak gitu ya bisa seperti ini tapi untuk sebuah produk teknologi mereka menghasilkan produk audio dengan Label Pro dan mereka juga kan bisa memproduksi barang seperti Samsung smarttech fitur fine terus ditambah speaker untuk mencari lokasi ya kayak benda seperti toos yang mana mungkin sering selip di tas dan segala macam itu harusnya sih enggak dilewatin udah sih itu doang menurut saya yang kurang dari TWS ini jadi overall kalau ditanya worded atau enggak ini TWS baru Samsung cakep banget ya audionya Saya suka dia punya Clarity yang cakep sekali basa cukup dan ya pokoknya kalau mau diwick pun mestinya sih bisa ketemu selera yang pas selama kalian bukan audio file yang terlalu gimana banget mikrofon apalagi ini peningkatan ya dibandingkan yang sebelumnya baterai susung lah software sudah bagus ya Ada high quality audio game mode-nya juga Lumayan cuma itu dia sih sayangnya kurang di game mode terus untuk inar detection-nya juga tidak terlalu responsif tapi ya di luar itu semua tidak ada yang bisa dikatakan sebagai Deal breaker kalau buat kalian yang pakai smartphone Samsung bisa dipertimbangkan pakai tos ini gitu kalau buat yang bukan user Samsung juga sebenarnya masih bisa-bisa aja cuman ya pastinya kan option-nya bakal lebih banyak karena toh gimanapun fiturnya tidak akan maksimal kalau kita tidak menggunak gunakan di smartphone Samsung tapi gimanapun tetap semuanya balik lagi ke preferensi masing-masing cocok atau enggak suka atau enggak silakan dipertimbangkan sendiri-sendiri Ya itu dia untuk review-nya Galaxy B 3 Pro Makasih banyak nonton sampai habis semoga video inibantu Put pamit sampai ketemu lagi di video berikutnya dan seperti biasa have a nice day
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...

















