Jungkat

Review Samsung Galaxy Tab S10 Lite Indonesia | Ketika Samsung Bikin Tablet 4 Jutaan Baru (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Halo, apa kabar semuanya? Kembali Put di Project Review dan langsung aja kita ngebahas soal gadget lagi. Dan bersama saya sekarang ini ada satu tablet terjangkau dari Samsung yang paling baru ya. Ini dia namanya Samsung Galaxy Tab S10 Lite. Tablet ini harganya R jutaan dan udah dapat stylus atau Sen langsung di dalam kotaknya. Jadi kita enggak perlu beli lagi. Buat yang mungkin bingung kok tiba-tiba Samsung ngerilis Galaxy Tab S10 Lite? S9 Lite-nya emang ada? emang enggak ada sebenarnya. Soalnya si Galaxy Tab S10 Lite ini adalah penerus langsung dari Galaxy Tab S6 Lite ya. Tab S6 Lite sendiri itu kan terakhir rilis tahun lalu ya, itu ada Galaxy Tab S6 Lite 2024 yang sempat saya bercandain bakal jadi tablet abadinya Samsung. Gimana enggak itu tablet ya si Samsung ngerilis Galaxy Tab S6 Lite sampai tiga kali 2020, 2022 dan terakhir 2024. Masih ada deh tabletnya. Semuanya udah saya cobain, udah di-review juga. Makanya saya sempat bilang di akhir video yang tahun lalu kayaknya bukan tidak mungkin atau apakah kita akan bisa melihat Galaxy Tab S6 Lite 2026 2028. Ternyata tahun ini jawabannya tidak dan diganti sama ini si Galaxy Tab S10 Lite. Dari tampilannya kita bisa lihat si Galaxy Tabe S10 Lite ini jelas udah pakai desain tablet Samsung yang lebih modern. Di bagian sisinya kita bisa lihat dia dibikin flat dengan sambungan sudut yang kelihatan lebih tegas. Terus karena ini desain yang baru, jadi Galaxy Tab S10 Lite ini udah enggak punya jack audio kayak Tab S6 Lite. Habis itu secara orientasi juga kita bisa lihat nih diperbarui dari peletakan logo Samsung yang dipasang secara landscape ya dibandingkan TP6 Lite yang masih kayak gini. Hal yang sama juga kita bisa lihat di bagian depan. Kamera depan dari TPS 10 Lite itu udah ada di tengah dengan orientasi landscape. Jadi kayak emang dibuat untuk kita pakai ya gini gitu misalnya pakai keyboard segala macam dan kameranya ada di tengah. Sedangkan kalau kita bandingkan sama TPX6 Lite itu dia masih di atas kayak gini. Atau kalau misalnya kita miringin tabletnya ada di landscape, kameranya jadi ada di samping. Ini kayak lewat-lewat tablet lama lah. Dulu kan tablet di situ semua posisinya sekarang udah pada pindah ke tengah ya. Udah kayak laptop gitu ibaratnya. Nah, untuk kualitas kameranya sendiri menurut saya standar cukup aja sih karena tetap butuh cahaya yang baik sekali untuk mendapatkan hasil yang optimal. Jadi untuk foto atau video. So, misalnya kalian pengin pakai video call, meeting gitu, pakailah di tempat yang terang supaya hasilnya lebih oke. Jadi, sebelum kita ngelihat sampel rekaman video menggunakan kamera depannya Tab S10 Lite, ini saya kasih tahu dulu untuk sampel dari Tab S6 L. Nah, ini kan bisa lihat saya ngelihatnya harus ke samping karena kamera itu ada di samping enggak di atas gitu. Kayak TPS standard yang baru. Untuk pencahayaannya ada jendela di situ dan hasilnya seperti ini. Kalau di bagian belakang. Nah, itu kalau tembok warna putih hasilah seperti ini. Gimana oke atau enggak silakan dikomentarin aja dan habis ini kita pindah ke Galaxy Type S10 Le. Oke, jadi yang sekarang kalian lihat ini adalah sampel video menggunakan kamera depannya Galaxy Tab S10 Lite yang direkam lewat aplikasi Zoom Meeting ini. Jadi simulasi kalau misalnya di pakai video call dengan aplikasi lain juga bisa gitu ya. Atau mungkin pakai meeting di Zoom ya. Hasil seperti ini. Seperti yang tadi saya bilang, kita pakainya itu butuh cahaya yang cukup. Jadi saya di sini ada jendela itu terang banget ya. Jadi kalau karena cahaya yang cukup hasilah seperti ini. By the way tembok saya warnanya emang gelap sih. Jadi emang ya kurang kurang kelihatan gitu. Tapi mungkin kalau misalnya kalian di tembok yang warna putih atau segala macamnya bisa kelihatan lebih terang lagi. Kalau dibandingkan dengan tab S10 eh S10 S6 Lite ini jelas menurut saya. Nah kan ini tembak putih lebih oke ya. SX Lite ini lebih oke karena kamera di tengah jadi lebih kelihatan natural gitu pas kita ngomong atau ngelihat layar lebih enak gitu dibandingkan yang satu kan ada di samping ya ini jauh lebih enak. Kalau menurut kalian gimana? Oke atau enggak silakan komen aja di kolom komentar yang ada di bawah. Habis itu Galaxy Teps 10 Lite juga sekarang udah ada pin connector untuk nyambungin aksesoris seperti keyboard ya. Kita bisa lihat ada di bagian bawah. Untuk sekarang saya enggak ada keyboard-nya Samsung sih untuk nyontohin ya. Tapi Galaxy Tab S10 Lite ini bisa pakai keyboard dari Galaxy Tab S10 FI ya. Jadi ukurannya sama yang F bukan yang F plus. Terus kalau misalnya mau pakai keyboard Bluetooth standar ya udah pasti bisa seperti biasa mau ditambahin mouse juga bisa. Terus kalau untuk S Pen-nya ya baik yang baru tempe Slite atau S6 Lite sebenarnya sama-sama aja udah inbox enggak perlu beli lagi. Dan secara bentuk tidak ada perubahan ya tetap bisa tuker-tukaran pakai. Saya bisa pakai stylus yang lama di tablet yang baru, stylus yang baru di tablet lama itu bisa-bisa aja. Dari segi kualitas X-nya sendiri ya masih bagus sih sebenarnya, masih responsif juga. Dan Samsung udah punya aplikasi yang namanya pen up yang bisa dicoba kalau kalian pengin gambar-gambar atau sekedar mewarnai. Habis itu kalau kita ngomongin specs di bagian layar sekarang udah 90 Hz dibanding 60 Hz di versi sebelumnya. Resolusinya juga naik lebih tinggi. Tapi untuk jenis panelnya ini masih sama yaitu pakai TFT LCD. Jadi kalau dari segi kualitas visual, penambahannya itu lebih ke soal smooth ketika kita bernavigasi. Sedangkan untuk dari segi warna, kontras itu masih sama seperti yang sebelumnya. Ini masih layar yang menurut saya sangat cukup kalau untuk pemakaian sehari-hari. Tetap oke untuk dipakai browsing, untuk baca-baca artikel, baca-baca komik, scroll sosial media atau nonton, semuanya masih cukup. Speaker stereoya juga membantu banget untuk bikin experience yang lebih maksimal. Suara cukup kencang dan nyaman untuk dipakai sehari-hari. Kemudian kalau kita ngebahas lanjutannya yaitu dari segi performa di tablet ini Samsung pakainya adalah Exyos 1380 adalah chipset 5 nanom ya chipset lama sih sebenarnya tapi sebenarnya masih cukup RAMnya 6 gig dengan storage 128 gig. Peningkatan dari TP6 Lite itu udah pasti ya, tapi kalau kita bilang sebagai lompatan yang jauh sebenarnya mungkin enggak terlalu ya. Paling dengan RAM yang lebih besar di sini kan ada 6 gig dibanding 4 gig sebelumnya. Ini tabletnya berasa lebih smooth. Secara performa saya bisa bilang cukup kok ya kalau untuk pemakaian hari-harian gitu bagi user yang casual aja. Hantu tuh kan dia udah kena hampir R00.000 nih. Yang mana angka yang sangat memadai sebenarnya udah bisa banget dipakai untuk multitasking yang mungkin bisa dikatakan tidak terlalu intensif. Nah, untuk multitasking seperti biasa nih masih unggulannya Samsung banget apalagi dengan One UI yang sudah versi terbaru. Jadi tablet ini sudah pakai One UI 8 dengan Android 16. Interaksi di UI-nya itu lancar banget. Split screen-nya terasa mulus dan sangat fleksibel. Mau buka tiga aplikasi di bagian kiri kanan dijejerin segala macam enggak masalah. Mau lebih leluasa, Toilet ini juga punya namanya mode desktopnya itu ya. Samsung Dex itu ada di sini. Jadi buat yang mungkin pengin lebih berasa desktopnya, nah bisa pakai si Tab S10 Lite ini. Habis itu karena di sini udah pakai One UI8, beberapa fitur kayak nowbar bar itu udah bisa dipakai. Terus ada juga untuk menyelesaikan soal matematika di aplikasi Samsung Notes sudah tersedia. Terus kalau untuk AI di sini emang enggak ada Galaxy AI tapi paling enggak masih ada objek eraser lah untuk ngapus objek yang ganggu di foto-foto dan tentunya masih ada Gemini yang semakin canggih ya dari nanya hal yang sepele sampai bikin gambar dengan nano banana itu semua udah bisa di sini. Untuk soal software di sini Samsung memberikan janji jaminan update hingga 7 tahun. Ini panjang banget sih sebenarnya untuk tablet di kelas seperti ini. Soalnya nih ya kalau menurut saya tablet dengan ya spec yang di bawah sekarang dipakai 5 tahun lagi masih lancar aja tu sebenarnya udah bagus gitu ya kalau kejadian. Tapi di sisi lain ini juga menunjukkan komitmen Samsung untuk ngejaga ekosistem produknya supaya bisa berumur panjang dengan update software yang sangat panjang sampai 7 tahun. Nah, sekarang kita balik lagi ke soal performa. Kalau ditanya bisa buat aktivitas intensif enggak ya? bisa ya? Bisa mungkin, tapi tidak dengan performa yang paling maksimal. Mau dipakai buat ngedit video masih bisa di Capcap. Terus kalau ditanya buat gaming ya bisa juga tapi memang bukan yang kelas berat. Kalau main Mobile Legends 60 fps masih bisa dengan setting grafik yang tinggi. Main kartu Pokem atau main game-game grafis yang tidak terlalu intensif ini masih bisa dilakukan di tablet ini. Kemudian kalau ngomongin soal baterai di sini kapasitasnya adalah 8.000 1000 mAh. Kapasitas yang sebenarnya udah cukup besar dan bisa diandalkan lah untuk tahan lama. Paling enggak dengan penggunaan yang tidak terlalu intensif seperti misalnya ya kayak sehari nonton 1 2 jam ditambil dengan sosial media. Sebagian orang mungkin butuh 2 sampai 3 hari atau bahkan lebih untuk menguras baterai tablet ini. Andai aja nih kalau dari saya misalnya Samsung pakai chipset yang nanometernya lebih kecil ya ini bisa bikin tabletnya lebih efisien sih dibanding yang sekarang. Dan by the way untuk ngecasnya di sini udah meningkat ya dibanding TP6 Lite yang dulu 15. Sekarang sudah support 25 watt yang bikin lebih irit watt. Jadi kalau misal sekarang kalian lagi minat nih beli tablet Samsung dengan harga yang terjangkau lah ya di harga R jutaan dan sudah dapat stylus Galaxy T S10 Lite ini menurut saya bisa menjadi opsi ya. cukup banyak upgrade kalau misalnya kita lihat dari tab SX Lite seperti dari segi desain yang lebih fresh, terus refresh rate layarnya juga naik, performanya juga lebih kencang. Onu i8 tentu saja yang terupdate dengan sangat baik dan masih bakal panjang banget serta enggak lupa baterai yang punya kapasitas lebih besar. Paling poin yang perlu diperhatikan adalah dari segi performa aja bahwa ini adalah tablet yang menurut saya ada di kadar yang cukup aja. Jadi memang bukan yang bisa dipakai untuk aktivitas intensif seperti gaming kelas berat atau editing dengan resolusi yang super tinggi itu enggak bisa. Secara speks, Galaxy TP SL ini juga bukan yang paling tinggi di kelas harganya. Jadi kalau buat yang punya ekspektasi specs tinggi ya mungkin enggak bakal cocok sama tablet ini. Namun kalau di sisi lain kalian pengin upgrade dari tablet Samsung kayak misalnya Galaxy Tab A series gitu ya atau memang hanya mencari satu tablet yang simpel dengan stylus S Pen buat keperluan nyat nonton harian dan sudah punya ekosistem produk Samsung yang lain. Menurut saya sih Galaxy Tab S10 Lite ini layak untuk kalian cobain ya. Jadi, itu dia buat review-nya Galaxy Tab S10 Lite. Kalau misalnya kalian pengin tahu lebih banyak dari promo dan segala macamnya, saya taruh aja linknya pada kolom deskripsi di bawah. Kalau menurut kalian gimana tabletnya ini oke atau enggak, komenin aja di kolom komentar. Untuk sekarang kayak gitu a dulu buat review-nya Putamit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya. Seperti biasa have a nice day.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

HP Android 32 Juta...
Oleh GadgetIn
15m 11s

Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...

Brand Terkait

Samsung

Samsung menghadirkan smartphone Galaxy, tablet, wearable, TV, dan perangkat rumah tangga dalam satu ekosistem terintegrasi. Samsung dikenal dengan teknologi layar terbaik, performa tinggi, dan inovasi global untuk kebutuhan modern.