Review Toshiba Z670S | Smart TV 144 Hz, Tampilan Berkelas, Kaya Fitur Gaming (YouTube Video)
Smart TV terbaru dari Toshiba ini hadir dengan banyak fitur canggih pendukung kualitas tampilan. Ada Quantum Dot Color, Mini LED 4K dengan Full Array Local Dimming, dan tentunya ada juga andalan Toshiba Regza Engine ZRI Gen 4. Ini menyajikan warna yang cerah, akurat dengan kontras tinggi. Tampilannya kualitas prima nih ya. Regza Engine ZRI Gen 4 ini juga hadir dengan kemampuan baru, lebih canggih juga dengan optimasi tampilan berbasis AI. Refresh rate-nya sampai 144 Hz. Cocok buat gaming juga nih. Fiturnya tentunya banyak, khas Toshiba Z Series. Ada Regza Power Audio Plus, AI Lex Prism, Farfield Voice, Dolby Vision, Dolby Vision Gaming, Game Mode Pro, dan masih banyak lagi. Ya, ini adalah Smart TV Toshiba terbaru, Toshiba Z670S. Oke, Toshiba kembali membuat Smart TV terbaru mereka, Z670S ke Indonesia. Z Series ini memang diposisikan di kelas menengah atas ya. Jadi, kualitas gambarkan tuh umumnya memang terbilang tinggi. Selain itu, fiturnya juga banyak. Seperti biasa, Smart TV ini Design in Japan dan Fine Tune in Japan. Dua hal ini biasanya terbukti mendukung kualitas tampilan dan suara dari TV Toshiba. Jadi, bukan isapan jempol belaka ya. Kita tes hasilnya memang keren-keren sebelum ini ya. Nah, lini Z670S ini hadir dengan beberapa pilihan ukuran. Ada yang 55 inci, 65 inci, 75 inci, 85 inci sampai 100 inci. Nah, untuk kali ini kita coba yang 65 inci ya. Langsung aja kita mulai pembahasan Smart TV ini mulai dari isi paket penjualannya. Di dalamnya tentu ada unit Toshiba Z670S, lalu ada set stand berisi dua kaki penyangga TV, ada Bluetooth remote control, ada kabel power, dan ada paket dokumen. Nah, untuk desain seperti biasa, Toshiba menggunakan desain slim dan minimalis, tapi tetap memberikan kesan elegan untuk TV ini. Tebal bezel dan frame layarnya sekitar 0,8 cm untuk sisi kiri, atas, dan kanan. Ini masih terbilang cukup tipis ya. Bezel bawah layar tentunya lebih tebal sekitar 3,3 cm dan ini wajar apalagi ada front firing speaker di bezel ini. Lalu ada juga lampu indikator di bagian kanan bezel ini dan ada logo Toshiba di bagian kiri. Untuk stand ini pure metal stand ya. Desainnya seperti ini ya dan stand ini dipasang ke lubang pemasangan yang tersedia di sisi bawah TV. Jarak antara kaki stand ini adalah sekitar 126 cm. Stand ini mengangkat TV sekitar 5,5 cm dari permukaan. Ini terbilang cukup tinggi tapi kalau pasang soundbar di bawahnya rasanya belum cukup ya kecuali kalau memang kita menggunakan soundbar yang low profile banget. Masih di sisi bawah ada satu switch untuk built-in mikrofon dan ada satu tombol pengendalian juga di area agak ke kiri. Beralih ke sisi belakang ada lubang untuk VESA mount dengan ukuran 400 * 300 mm. Lalu ada juga area cable solution di bagian agak ke bawah. Lalu ada konektor AC input di area kiri sementara untuk konektor IO itu semua ditempatkan di area kanan. TV ini punya dimensi tanpa stand di 144,5 * 84,4 * 5,5 cm sementara dengan stand dimensi berubah jadi 144,5 * 89,9 * 31,5 cm. Untuk spesifikasinya ini adalah layarnya 65 inci 4K UHD 3840 * 2160 pixel. Teknologi layarnya pakai QLED ya. Backlit-nya pakai mini LED dengan full array local dimming. Refresh rate-nya up to 144 Hz. Untuk HDR-nya ada HDR 10 plus adaptive, HLG dan Dolby Vision. Untuk video processor dia menggunakan Regza Engine ZRI Gen 4. Processor ini disebut punya CPU, GPU dan NPU yang lebih kencang dibanding generasi sebelumnya. Fitur-fitur khas dari Regza Engine ZRI ini juga masih tersedia tapi tentunya ada saja fitur-fitur baru yang hadir di sini termasuk Regza Intelligence terbaru. Nah untuk audio dia pakai front firing speaker jadi speakernya ngadep ke depan gitu ya. Nah untuk fitur dia punya Regza AI Sound, Regza Power Audio Pro Plus, Dolby Atmos, DTSX, Eilex Prism 360 Surround Upscaling dan lain-lain. Untuk Smart Feature-nya, OS-nya menggunakan Vida U9. Ini OS untuk Smart TV yang terbilang ringan dan nyaman digunakan. Dukungan aplikasi juga sudah mulai banyak sekarang ya. Dia mendukung remote voice control dan farfield voice juga. Mendukung Google Chromecast dan Apple AirPlay juga. Jadi mirroring dari smartphone ke layar TV ini bisa. Untuk fitur gaming, ada Game Mode Pro, Game Deck Variable Refresh Rate atau VRR dan Auto Low Latency Mode atau ALLM. Untuk konektivitas, dia punya Wi-Fi dual band, Bluetooth versi 5.4, ethernet tentunya ada. Nah, untuk TV digital tentunya dia bisa untuk TV digital Indonesia, enggak perlu pakai STB tambahan, cukup pasang antena yang sudah mendukung TV digital saja. Bisa dilihat ya, banyak banget siaran TV digital Indonesia yang langsung bisa didapatkan di sini. Untuk konektor atau IO-nya, dia punya satu USB 3.0, ada dua HDMI 2.1 dengan dukungan resolusi sampai 4K 60 Hz. Ada juga dukungan untuk ARC atau eARC untuk koneksi ke soundbar di port HDMI 2. Lalu ada dua HDMI 2.1 dengan dukungan resolusi sampai 4K 144 Hz. Kemudian ada antena in, ada antena in untuk DVB-S, lalu ada digital audio out dan ethernet. Nah, standar untuk semua Smart TV saat setup awal, kita akan diminta menghubungkan TV ini ke Wi-Fi, lalu kita juga bisa masuk ke akun Vida. Setelah itu, Smart TV ini langsung bisa kita pakai untuk menikmati konten termasuk dari berbagai aplikasi streaming yang sudah tersedia. Secara standar aplikasi populer seperti Netflix, Disney Plus Hotstar, YouTube, Vidio, Vision Plus dan sebagainya itu sudah tersedia. Kalau butuh aplikasi lain, ada App Marketplace yang sudah berisi banyak sekali aplikasi sekarang nih ya. Nah, untuk input dari HDMI di Smart TV ini ada dua macam port HDMI. Ada yang hanya mendukung input sampai 4K 60 Hz. Ini harusnya lebih cocok untuk perangkat seperti STB, Blu-ray player atau konsol game generasi lama. Lalu ada juga port HDMI yang mendukung 4K 144Hz. Ini akan cocok untuk menghubungkan konsol generasi baru atau PC desktop dan laptop ke TV ini. Saat kami coba dengan laptop, kita bisa dapatkan resolusi 4K dengan refresh rate sampai 144Hz. Tapi ingat ya, kita harus mengubah dulu setting HDMI mode-nya ke enhance pro. Kalau HDMI mode-nya hanya ada di standar, tentunya kita tidak bisa memperoleh 4K 144Hz ini. Sayangnya, TV ini tidak mendukung AV in ya. Jadi kalau masih punya perangkat lama yang hanya mendukung konektor jenis lama, nah ini kita tidak bisa menggunakan di TV yang satu ini. Lanjut lagi untuk navigasi, kita bisa pakai remote bawaan yang desainnya khas Toshiba banget ini ya. Masih pakai desain banyak tombol, tapi biasanya ini akan jadi lebih mudah untuk digunakan. Remote ini sudah pakai bluetooth, jadi kita bisa pakai voice command ke TV. Contohnya seperti ini. Play Japan in 8K Ultra HD in YouTube. Eh, tapi kalau mau voice command langsung ke TV ya, bisa juga. Pastikan built-in mikrofonnya sudah aktif dan opsi setting untuk far field voice itu sudah aktif juga. Oh ya, ini bukan sekedar voice command ya, bisa juga untuk mengatur fitur AI chatbot di TV ini. Hasilnya seperti ini jadinya. Hey Vida, who is the winner of F1 Miami Grand Prix? What else can I help you? Nah, untuk USB-nya ini super storage dan keyboard. Storage seperti USB drive itu bisa digunakan untuk memutar beberapa jenis file langsung di TV atau bisa juga untuk fitur PVR, ya untuk merekam-rekam itu ya. Nah, untuk keyboard kita bisa gunakan membantu navigasi atau input teks ke TV. Kalau mau pakai Bluetooth keyboard bisa juga ya. Tentunya Bluetooth juga bisa kita gunakan untuk memasang sistem audio tambahan ke Smart TV ini. Selain tentunya kita bisa menggunakan optical audio out atau HDMI atau HDMI yang IR tadi. Oke, sekarang mari kita coba Smart TV ini untuk nonton berbagai konten. Sekilas kualitas tampilan dari TV ini memang terbilang mantap ya. Warna tampil dengan saturasi yang memadai, enggak kurang dan tidak berlebihan. Sementara tingkat kecerahannya juga pas di sini. Seharusnya ini adalah efek dari penggunaan Quantum Dot Color Mini LED dan Regza Engine ZRI Gen 4. Kita coba cek color gamut dari mode-mode yang ditawarkan TV ini. Hasilnya untuk mode standar, gamut coverage-nya di kisaran 99,3% sRGB dan gamut volume-nya ada di 130,6% sRGB. Kalau untuk DCI-P3 ini jadi ada di kisaran 90% ya. Beralih ke mode cinema, ini terlihat diatur mendekati 100% sRGB dengan gamut coverage di 96,8% sRGB dan gamut volume di 103% sRGB. Ini mirip dengan yang kami dapatkan di beberapa Smart TV Toshiba kelas menengah atas. Nah, kalau lebih suka warna dengan saturasi tinggi sekali, apakah ada? Sayangnya, mode dynamic yang punya gamut coverage paling tinggi pun ternyata tidak jauh berbeda dengan mode standar untuk color gamut-nya. Secara umum ini sudah terbilang memadai banget loh untuk kebanyakan orang, tidak akan terasa kurang berwarna. Tapi memang dia tidak menghadirkan warna yang berlebihan ya. Nah, TV ini hadir dengan Mini LED serta full array local dimming. Saat kami coba TV ini memang menawarkan yang terbilang tinggi. Yang tentunya merupakan efek dari full array local dimming tadi. Sementara untuk brightness layar untuk SDR dia bisa mencapai 486 nits, ya sudah mendekati 500 nits lah ya. Sementara untuk mode HDR, local peak brightness-nya itu ada di kisaran 750 nits. Ini bukan HDR yang super-super terang dan cemerlang, tapi hasil ini juga menunjukkan kalau tingkat kecerahannya sudah terbilang memadai. Bahkan kalau mau dipakai di ruangan yang terang di siang hari sekalipun. Nah, untuk HDR tampilan terbilang memuaskan. Kita bisa mendapatkan tampilan yang terang dengan detail tampilan yang terjaga dengan baik. Area-area gelap juga bisa diangkat jadi detailnya juga terlihat tapi tidak membuatnya jadi kelihatan wash out. Demikian juga saat kita pakai Dolby Vision saat kita coba di Netflix ini juga berfungsi dengan baik. Oh ya, Smart TV ini mendukung Dolby Vision IQ ya. Tampilan layar TV ini juga terbilang relatif rapi ya, minim sekali hal-hal yang mengganggu mata di sini. Secara umum ini memang Smart TV dengan tampilan yang bisa dikatakan berkualitas untuk kelas harganya. Untuk viewing angle ini masih ada sedikit pergeseran saturasi warna saat kita mencoba melihat TV ini dari sudut yang agak miring. Ini berpotensi sedikit mengganggu karena tentunya kualitas tampilan yang dirasakan oleh orang yang melihat ke arah TV dari sudut miring akan berbeda dibandingkan yang tepat di depan TV. Biasanya semakin besar ruangan dan semakin kecil layarnya ini akan semakin berefek. Jadi kalau ruangannya mau cukup besar dan mau menghilangkan efek dari ini ya mungkin mau ngambil yang 100 inci. Nah, bagaimana dengan fitur modern seperti upscaler? Menurut kami ini terbilang relatif efektif. Konten resolusi 720p atau 1080p itu bisa ditampilkan dengan sangat baik, cukup mendekati resolusi 4K rasanya ya. Nah, untuk 480p bagaimana? Ini relatif baik juga ya, enggak terasa seperti resolusi yang terlalu rendah banget gitu, enggak. Konten masih bisa tampil dengan relatif baik, tidak terlihat ada pixelated atau terasa seperti resolusi yang rendah banget juga. Nah, fitur untuk buat konten dengan frame rate rendah jadi seperti tampil pakai frame rate tinggi tentunya juga ada di sini ya. Ini cocok buat semua yang suka tampilan mulus dan lancar. Secara standar ini sudah diaktifkan di berbagai preset tampilan TV ini termasuk untuk mode cinema sayangnya. Nah, kalau kita suka tampilan yang lebih natural kita harus menonaktifkan dulu fitur ini secara manual di menu motion. Sayangnya untuk panel layar refresh rate tinggi ini memutar konten 24 FPS itu bisa menimbulkan efek jader yang mengganggu. Gerakan cepat jadi terasa agak patah-patah saja, kurang mulus. Untuk mengatasinya ada baiknya coba fitur custom untuk ultra smooth motion. Kita bisa cari titik di mana smoothing yang dilakukan tidak sampai mengganggu, tapi bisa mengurangi efek patah-patah ini. Nah, bagaimana dengan suara yang dihasilkan oleh TV ini? Secara umum, kualitas suaranya terbilang sudah mantap di sini ya. Mid-nya terbilang cukup detail, treble sudah cukup rapi, tapi untuk volume tinggi terkadang memang bisa terasa sedikit menusuk telinga ya. Untuk bass ini sudah cukup terasa, walaupun memang agak tipis dan belum bisa yang mendentum besar sekali ya. Separasi suara terbilang sekedar mencukupilah. Untuk suara yang terbilang ramai, memang belum bisa terasa sangat-sangat rapi ya, cuma terasa memadai saja di situ. Oh ya, ada fitur Alex Prism di TV ini. Saat kami coba matikan, kualitas suara yang ditawarkan menjadi terasa agak berkurang. Jadi, saran kami biarkan saja ini tetap aktif. Kalau butuh melakukan fine tuning karakter suara, ada equalizer yang bisa kita manfaatkan. Ini memang bukan yang bisa mengubah total karakter suara, tapi bisa sedikit membantu mendapatkan suara yang lebih cocok dengan preferensi kita. Nah, beralih ke menu di remote ditekan, akan muncul overlay di bagian bawah layar yang berisi pengaturan cepat untuk beberapa hal, termasuk untuk picture mode, sound mode, dan beberapa hal yang lain. Kalau butuh pengaturan yang lebih lengkap, ada shortcut untuk masuk ke menu pengaturan utama. Nah, menu ini juga masih muncul sebagai overlay juga. Jadi, saat kita melakukan pengaturan tampilan, kita bisa langsung melihat efek dari pengaturan kita pada konten yang sedang kita tonton. Nah, TV itu harusnya memang seperti ini ya. Lanjut lagi, kita coba TV ini untuk gaming. Ada game deck, bar khusus gaming yang berisi akses cepat ke beberapa fitur gaming seperti ini. Smart TV ini juga sudah support ALLM, jadi saat perangkat seperti konsol atau PC dihubungkan ke TV, preset game secara otomatis akan aktif. Post processing yang berpotensi menghasilkan input lag langsung tidak digunakan. Ini tentunya bisa mengurangi kemungkinan gangguan yang menyebabkan ketidaknyamanan saat kita lagi main game. Sekarang mari kita coba main game. Kita coba dengan laptop gaming yang support G-Sync. Karena TV ini mendukung VRR, harusnya akan terdeteksi G-Sync compatible. Nah, saat kami cek dari control panel ternyata benar, bisa ya G-Sync compatible yang satu ini ya. Saat main game, ini bisa membantu kita mendapatkan game yang lebih mulus, lebih bebas tearing dan stuttering. Rentang VRR yang didukung juga terbilang jauh ya, dari 48 sampai 144 Hz di resolusi 4K. Jadi, efek dari VRR ini akan sangat mudah untuk dirasakan. Seharusnya konsol game generasi terbaru juga sudah bisa memanfaatkan fitur yang satu ini ya. HDR untuk gaming juga berjalan dengan baik di sini. Secara umum, TV Toshiba ini terbilang sangat memadai untuk gaming, khususnya untuk game-game yang triple A. Oke, sekarang kita lihat konsumsi dayanya. Mini LED dengan full area local dimming tentunya bisa membuat konsumsi daya TV ini jadi punya rentang yang cukup lebar ya, akan variatif pasti. Kita coba cek untuk non HDR dulu. Di mode standar, konsumsi dayanya itu rentangnya dari 100 watt saat tampilan dominan gelap sampai paling tinggi di 190 watt. Sementara di mode dynamic, konsumsi dayanya itu lebih tinggi di kisaran 150 watt sampai 190 watt juga. Kalau dipakai mode cinema, rentang dayanya jadi turun di 80 sampai 130 watt. Kalau kita pakai energy saving, ternyata rentang dayanya itu ada di antara 80 sampai 140 watt. Nah, lalu bagaimana dengan HDR? Kita coba dulu HDR standar ya. Konsumsi dayanya ada di kisaran 150 sampai 190 watt. Sementara untuk HDR dynamic cenderung lebih tinggi di 160 sampai 190 watt. Lanjut lagi dengan HDR cinema. Kita bisa dapat konsumsi daya yang mirip dengan HDR standar di 150 sampai 190 watt. Lalu untuk HDR energy saving, ada di kisaran 140 sampai 175 watt. Ya, secara umum konsumsi daya Smart TV Toshiba ini terbilang cukup wajar untuk ukuran layarnya dan tingkat kecerahan yang ditawarkannya. Oke, untuk harganya Toshiba 65Z670S ini dipasarkan dengan harga kisaran 15.049.000. Kalau melihat spesifikasi yang ditawarkan oleh TV ini, harganya menarik banget nih ya. Nah, selain varian 65 inci, Toshiba juga menyediakan Z670S ini dengan ukuran 55 inci dengan harga kisaran 11.549.000, 75 inci di 20.049.000, 85 inci di 28.549.000, dan untuk varian 100 inci, menurut info dari Toshiba, varian ini akan segera hadir. Jadi, kalau untuk sekarang sih informasi harganya belum ada ya. Oke, kita langsung masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, konten dengan frame rate rendah itu masih bisa tampil patah-patah saat ada gerakan cepat kalau kita tidak mengaktifkan Ultra Smooth Motion. Tapi, kalau kita tidak atur manual fitur ini, tampilan konten semuanya akan terasa seperti tampil dengan frame rate yang terlalu tinggi, mungkin akan mengganggu ya. Jadi, harus di-tuning yang pas dulu. Kemudian, sesekali respon menu di Smart TV ini bisa jadi agak lambat. Dan masih saat kita melihat ke layar TV dari sudut yang miring banget. Kemudian, di sini hanya ada dua port HDMI ya, yang support 4K 144 Hz. Jadi, jangan sampai salah pilih port HDMI untuk pasang kabel dari konsol atau PC yang modern ya, kalau memang mau merasakan refresh rate yang tinggi. Nah, dari sisi kelebihannya, kualitas tampilannya ini sangat mantap untuk kelas harganya. Refresh rate-nya sampai 144 Hz di 4K. Iya, enggak perlu turun ke 1080p dulu. Tampilan layarnya juga terbilang relatif rapi. Lalu, ada berbagai fitur gaming termasuk Game Bar, ALLM, dan VRR juga ada di situ. Lalu, dia punya dukungan untuk Dolby Vision dan HDR 10 Plus ya. Kemudian, dia pakai Mini LED dengan full array local dimming. Ini membuat TV ini bisa menawarkan kontras yang tinggi. Konsumsi daya juga bisa naik turun sesuai dengan tampilan di layar. Nah, karena bukan pakai OLED, risiko terkena masalah burn-in itu terbilang sangat kecil sekali. Lalu, untuk fitur upscaler, ini sudah mantap banget upscaler-nya ya. Untuk port HDMI total ada empat ya. Dan menariknya, HDMI eARC itu ditempatkan di port yang hanya support 4K 60. Jadi, kalau kita memasang soundbar di port itu, kita tidak akan kehilangan satu pun port 4K 144 Hz tadi. Lalu, dia punya built-in mikrofon dan ada AI juga yang mendukung voice command. Secara umum, navigasi di Vida U69 juga terbilang nyaman. Lalu, dia juga sudah siap untuk menerima siaran TV digital di Indonesia. Ya, Toshiba Z670S ini hadir dengan kombinasi ukuran besar, kualitas tampilan yang mantap, serta fitur yang menarik. Tapi, itu tidak membuat harganya melambung terlalu tinggi. Harga yang ditawarkan Toshiba ini menarik ya, apalagi TV ini dibekali dengan refresh rate 144 Hz di 4K pula ya, yang membuatnya akan cocok untuk berbagai kebutuhan, termasuk gaming. Smart TV ini juga akan cocok untuk yang ingin punya Smart TV layar besar yang cukup berkelas dengan fitur yang mendukung penggunaan konsol generasi terbaru. Secara umum, untuk kelas harganya, Toshiba 65Z670S ini terasa bisa jadi Smart TV modern yang sangat layak untuk dipertimbangkan.
