Jungkat

RINGAN SIAP KERJA! Polytron Luxia Pro i5 (YouTube Video)

  • 06/08/2025

Bismillah. Alhamdulillahirabbil alamin. Wassalatu wassalamu ala rasulillah. Dan ya, Politron Indonesia bikin rangkaian laptop. Namanya adalah Luxia Series. Yang saya pegang ini namanya adalah Luxia Pro i5. Satu buah laptop yang bobotnya ringan enggak nyampai 1 kilo. Dan pertanyaannya gimana performa hariannya, spesifikasinya seperti apa, look internalnya kayak gimana? Yuk kita bahas review. Barang Novotech Review. Dan ya, ini dia Luxia Pro i5 yang saya gunakan selama satu pekan terakhir ini menjadi media scripting dan juga riset. Karena memang ee dibuatnya laptop ini arahnya lebih ke sana ya, kuota-katik dokumen, terus juga browsing, googling, multimediaan, dan juga tentunya adalah memastikan e rangkaian uang tetap masuk dengan lancar buat kerja maksudnya ya. Dapat bocoran dari tim Polit sendiri, Luxia Pro FF ini memang didesain untuk profesional dan juga pelajar yang pengin punya satu buah laptop dengan look yang sangat guanteng. Tapi emang saya pribadi enggak bisa bohong sih pas pertama kali megang look Xia Pro FF ini. Oh ya, dari sisi look atau sisi desain emang menarik ya. Warnanya ini adalah abu gelap dengan garis desain yang sangat kekinian. Bodinya menggunakan bahan magnesium dengan finishing yang jatuhnya clean. Ada logo Polytron di balik layar, tapi itu pun di sebelah kiri gitu ya, tidak di tengah-tengah. Dan begitu kita buka untuk ngelihat bagian keyboard-nya, nah ini juga look-nya udah cakep dengan tombol power berlok kanan atas. Untuk keyboard-nya sendiri, Luxia Pro F5 ini emang desain keyboard ini yang jenis flat gitu ya, tapi travel key-nya 1,2 mm. Jadi jatuhnya udah lumayan enak untuk ngetik hari-hari. Dan trackpad-nya ini juga centered atau ada di tengah. Jadi, mobility nih dari ngetik terus ke trackpad itu jatuhnya masih enak. Tapi memang catatannya adalah untuk ukuran trackpad-nya sendiri memang bukan yang paling besar. Perpaduan antara desain dan juga bobot laptop ini memungkinkan Polytron Luxia Pro i5 itu dibuka menggunakan satu tangan. Jadi enggak usah ribet-ribet, satu nahan satu buka. Satu tangan cukup untuk ngebuka layar laptop ini. Sementara dari bobotnya sendiri dia ini diklaim punya bobot 0,97 kg. Apa? Saya coba ukur paket timbangan ini angkanya ada di 0,98 kg lebih sedikit lah ya. Hitungannya ini masih amanlah mengingat total beratnya pun juga sebenarnya masih di bawah 1 kg. Dan emang beneran cocok untuk Anda yang pengen mobile bawa laptop ke mana-mana tanpa terasa ada beban berat bawa-bawa laptop. Tapi walau bobotnya ringan, laptop yang satu ini masih punya port yang lengkap ya. Di sebelah kiri kita akan ketemu dengan HDMI 2.0, satu buah USB type A 3.0, satu buah USB type C full function, dan juga satu buah USB type C 3.2. Definisi full function type C ini berarti dia udah support display port 1.4, udah PD atau power delivery, dan juga untuk transfer speed-nya itu USB 3.2 jadi support 5 Gbs. Sementara di sebelah kanan kita ngelihat hadirnya port Kensington Security Lock, satu buah USB Type A2.0. 0, satu buah USB type A 3.0, satu buah audio jack, dan juga e shater camera switch. Jadi, ya walaupun ringan, port untuk laptop ini bisa dibilang lengkap, enggak ketinggalan. Koneksinya pun juga udah WiFi sex. Nah, pertanyaan berikutnya boleh deh laptopnya ringan tapi aksesorisnya gimana? II charger. Nah, goodness-nya chargernya ini kayak charger PD biasa gitu ya. Batok bukan yang gede. Perlu kabel tambahan lagi. No. As simple as charger yang kotak kecil. dengan ee koneksi itu menggunakan type C. Jadi, ya simpel dan gampang. Kalaupun ketinggalan bisa menggunakan charger lain yang udah support PD. Oh ya, dari sisi baterainya sendiri, laptop ini menggunakan baterai 55 watt hours. Jadi kalau misalnya dipakai nonton film offline dengan Wi-Fi mati, bisalah menyentuh angka sampai dengan 10 jam untuk kekuatan baterainya. Dan ya itu merekap ya bagian fisik dari laptop ini ringan, gampang dibawa ke mana-mana, chargernya juga enteng gitu kan. Pertanyaannya performanya kayak gimana? Oke, kita bahas dari benchmarking dulu ya. Sintetis benchmark yang saya punya untuk skor SBCH R23-nya dia ada di nilai 1509 dan untuk multiicore skor-nya ada di angka 5.443. Geekbench 6 single core-nya 1966 dengan multiore scor-nya 7.863. Untuk crystal dismart-nya dia punya read speed 3.57 Mbps dan right speed-nya 2.868 Mbps. Kok bisa benchmarking-nya sampai seperti ini? Emang spesifikasinya gimana? Oke, sesuai dengan namanya Luxia Pro i5, berarti dia menggunakan e prosesornya Intel Core i5 ini 12 gen ya, 1235U atau Alder Lake. RAM-nya 16 GB LPDDR5 dan storage-nya 512 GB dengan GPU integrated Intel Iris X. Selama 1 minggu terakhir ini kalau saya menggunakan untuk masalah ngetik-ngetik doang, e, buka-buka dokumen itu sih enggak ada masalah ya. Terlebih kalau saya yang doyan scripting, reset, dan segala macam itu full power semuanya pakai browser. Wah, itu mah udah aman banget. Tapi pun kalau kita ngebuka aplikasi-aplikasi standar kayak Paint gitu ya, itu juga berjalan dengan aman, normal-normal aja kok enggak ada yang mengganggu. Yang menarik emang ee saya sempat coba nih untuk iseng-iseng editing plus juga rendering video lah pakai CapCut. aplikasinya bukan yang paling berat. Tapi pun saya ngerti peruntukan laptop ini bukan untuk itu. Cuman ya saya penasaran nyoba-nyoba aja. File 4K 10 bit 422 ternyata bisa dijalankan dengan normal di aplikasi CapCut. Tidak ada lagi, editing-editingnya juga masih lancar. Render-nya dari 4K ke 1080 dengan video durasi 1 menit 1 detik itu hanya perlu waktu sekitar 26 detik aja. Ini adalah simulasi sebenarnya di saat kita perlu nih ngedit video tipis-tipis untuk masuk ke presentasi. Laptop yang satu ini masih bisa kok menjalankan CapCut dengan aman. Ya, bukan berarti untuk ngedit-ngedit panjang jadi bisa. Tapi kalau lagi perlu dikit-dikit atau tipis-tipis ini berjalan dengan aman. Dan bagian bukan untuk edit ini harus digaris bawahi ya karena memang secara layar sendiri laptop ini tidak ada kalibrasinya whatsoever. sRGB-nya diklaim bisa sampai 100% tapi kan balik lagi ya bukan yang mengalami proses kalibrasi. Jadi ya dicatatlah itu. Untuk layarnya sendiri laptop ini punya ukuran layar 14 inci dengan resolusi 1920 * 1200. Rasilonya 16 bing 10 dan panelnya ini IPS dengan tingkat brightness 400 nitz. Untuk multimedia udah cukup sebenarnya bahkan dengan konsep bahwa layarnya ini ada antiglare-nya. Jadi kena silau di bagian belakang juga masih nyaman untuk multimediaan. Dan untuk speakernya, nah ini stereo speaker. Kualitasnya tentu bukan yang paling banyak bassnya, bukan yang ee clear di bagian detail-detail, tapi ya udahlah minimal dia udah stereo jadi dia didengar masih aman. Oh ya, masih ngomongin soal performance sendiri dari masalah cooling system deh. Polytron Luxia Pro5 ini tentu hadir dengan cooling system tersendiri ya. Di bagian bawah kita akan ngelihat dia hadir dengan satu buah kipas dan juga ada heat pipe-nya. pembuangan panasnya sendiri ada di area sebelah kanan belakang. Nah, pertanyaannya sekarang dengan segala spesifikasinya, terus juga keunggulan bodinya, berapa sih harga dari si e Polytron Luxia Pro i5 ini? Ternyata dibandrol di harga R jutaan. Satu buah laptop yang bisa diklasifikasikan sebagai ringan dengan performa yang sudah cukup untuk mengolah data gitu ya. Plus datang dengan Windows Home 11 bisa ngedapetin Polytron Premium Backpack dan enggak ketinggalan garansinya 2 tahun plus ada ekstra ADP 2 tahun. Jadi ya harga R jutaan itu masuk dalam kategori fair sebenarnya ya. Mengingat ada ADP-nya ini dan besaran ADP-nya sendiri ini di-cover senilai harga laptop. Jadi kalau misalkan ee ada kerusakan diklaim sampai tiga kali seharga R5 juta kerusakannya. ya. Enggak bisa karena kan seharga laptopnya aja ya, yaitu sebesar R jutaan tadi. Oh ya, dan kalau Anda nonton enggak jauh-jauh dari tanggal rilis video ini, Luxia Pro i5 ini hadir eksklusif di Beli pada tanggal 5 sampai 15 Agustus nanti. So, ya there we go. Satu buah harga yang fair dan juga menarik sebenarnya dari Polytron untuk si Luxia Pro i5. Menurut pandangan saya sih sebenarnya ya selama minggu terakhir menggunakan laptop ini sebagai media ngetik-ngetik dan juga riset. Menurut Anda sendiri gimana? Tulis di kolom komentar. Yuk, kita ngobrol. Gua sekarang Taufik nobundur diri. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Lihat di YouTube