Jungkat

RIP kamera Mirrorless ! DJI Pocket 4 Bisa Rekam 4K 240 FPS !! (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Kalau dulu di Kipas liputan itu harus bawa kamera gede plus lensa yang sepanjang ini, terus tripod, terus kadang juga bawa gimbal. Sekarang kalau liputan di Ked itu cuman bawa kamera satu ini [musik] aja. Kamera DJI Pocket 3. Lebih simpel. Dan itu aja ya udah banyak yang tanya di kolom komentar, "Bang, kameranya pakai apa? Kok bagus banget?" Padahal itu baru pakai DJI [musik] Pocket 3. Nah, sekarang di tangan saya udah ada DJI Pocket 4. Pocket 4 ini kalian tahulah ya LX-nya itu dia ada dua kamera, ada tele. Tapi sayangnya LX tersebut enggak benar. At least untuk SKU yang bakalan kita bahas ini tuh kalau sekilas aja kayak mirip-mirip aja kan. Tapi di DJI Pocket 4 ini upgrade-nya tetap gokil sih. Pertama dia udah ada internal storage-nya 107 GB. Terus sekarang dia udah bisa slowmo record itu 4K [musik] 240 FPS. Ada film tone-nya juga ala-ala kameranya Fuji. Tombol-tombolnya baru juga dan bahkan itu aja sih, masih banyak. [musik] Apa aja itu? Yuk, kita bahas. [musik] Jujur saya kasihan sih ya dengan industri kamera profesional yang [musik] gede-gede kayak gini, apalagi di era sosme. Karena kebanyakan orang kerja ya upload-nya [musik] itu di sosmate, kecuali mereka bikin ads komersial yang budgetnya gede banget baru tuh pakai kamera. Cuman kalau sekedar liputan upload di Sosm udah banyak saya lihat di MWC, Comutex, bahkan content creator dari luar pun banyak yang beralih ke DJI karena ya kamera itu mahal. Pertama plus ribet, gimbal lah, lighting lah, wah pokoknya sesuatu yang kompleks banget dan kalau misalkan liputan itu banyak orang kesenggol jatuh. Jadi sayang juga kameranya. Makanya untuk DJI Pocket buat saya pribadi itu udah jadi [musik] barang primer. Apalagi kalau saya pas liputan dan di dalam paket pembeliannya seperti biasa DJI enggak [musik] pelit terutama untuk yang SKU Creator Combo ya. Lihat aja nih banyak banget. Ada mic-nya juga dapatnya DJI MIX 3 yang versi terbaru yang lebih kecil dan [musik] lebih nyaman buat dipakai. Walaupun kalau buat saya pribadi sih mic-nya bakalan lebih cepat hilang ya karena lebih kecil. Terus sekarang udah ada magnetic F light-nya juga udah include [musik] di dalam paket pembelian. Tapi sayangnya untuk versi kreator combo enggak ada tambahan baterai [musik] kayak di DJI Pocket 3 sih. 4K 240 FPS. Yap, sekarang DJI Pocket 4 naik. Kalau di DJI Pocket [musik] 3 kan 120 fps, sekarang 240 fps. Dan ini adalah fitur yang biasanya ada di kamera-kamera mahal kayak Red V Raptor, terus juga Black Mini Ursa Pro 12K. Itu 240 FPS 4K-nya. Cuman harganya kan mahal ya. Ini kecil terjangkau tapi support 4K 240 FPS. Dan DJI bilang kalau 4K 240 FPS-nya adalah pertama kalinya di industri kamera pocket. Bayangkan ya momen-momen kayak anak lari-larian misalkan ulang tahun ditiup terus air yang jatuh atau hewan peliharaan yang lagi main kita record 240 FPS-nya itu semuanya terlihat smooth dan menyenangkan. Selain di sektor video dapat 4K 240 FPS, sekarang fotonya juga naik. Kalau dulu resolusinya 9, sekian megapel, sekarang naik sekitar berapa tuh? 4 kali lipat 37 megp. Emang resolusi gede buat apaan, Bang? Wah, ya banyak dong ya. Misalkan pengen croping biar bisa tetap detail yang tajam, terus mau print ukuran poster A1 biar enggak pecah bisa. Dan kalau misalkan kalian foto, lihat aja nih detail urat-urat daun di background juga bisa terlihat lebih tajam. Dan pas editing karena datanya lebih gede, jadi masih [musik] banyak ruang untuk komposisi pas diedit. Momen paling menjengkelkan ketika [musik] liputan ataupun nge-vlog apa itu SD card. Kenapa SD card-nya? Buat saya SD card itu SD card-nya ini ya [musik] kecil banget dan saya sering ketinggalan. Kemarin aja pas saya diundang event salah satu brand di Jakarta, SD card saya juga [musik] ketinggalan. Tapi akhirnya saya pinjam punyanya Alvian dari Kudetek kayaknya belum saya kembaliin. Jadi terima kasih buat Alvian yang kemarin udah minjamin. Dan di kondisi sekarang kalau kalian perhatiin memori [musik] SD card itu juga ikut naik harganya karena [musik] ya kelangkaan chipset. Nah, si DJI Pocket 4 ini dia udah punya yang namanya internal storage. Biasanya internal storage itu dikasih paling berapa ya? 10 gig, 20 gig. Tapi ini enggak. Kita dikasih 107 GB. Gokil. Itu gede banget loh. Misalkan kalian record ke 4K, dia masih bisa record dengan internal storage-nya sekitar [musik] 3 jam. 4K 60 fps ya. Dan saya pribadi kalau misalkan liputan tahtik UMWC, Barcelona, C America, biasanya format saya itu cuma 1080p 60 fps. Kenapa? Karena yang ngedit bukan saya [musik] ya. Jadi footage-nya itu saya kirim ke Malang biar diedit anak-anak. Kalau 4K, wah kuotanya gampang habis. Nah, full HD kalau misalkan kalian record dengan internal storage [musik] itu bisa sampai 8 jam. Dan sekarang buat transfer file ke aplikasi dari [musik] DJI MIMOnya ke HP lebih kencang karena dia udah pakai WiFi 6 yang sebelumnya itu HFi 5. Speed-nya [musik] itu sekitar 90 megbit pers. Terus dari sisi dynamic range juga keupgrade ya. Kalau di DJI Pocket 3 itu ada 12 stop dynamic range. Kalau ini 14 stop. Itu berkat sensornya. Walaupun sensornya secara ukuran tetap sama 1 inch. Tapi kalau kata DJI sensor 1 inch-nya itu ke enhine. Nah, kira-kira kalau untuk perbandingannya dengan Pocket 3 itu seperti ini. Coba kita lihat kalau misalkan dynamic range pas backl kayak gini bagusan mana? Bentar ya, gimbalnya ini saya atur dulu. Kira-kira seperti ini ya. Wuh, terlihat jelas kalau di layarnya ini ya. Warnanya pocket 4 itu lebih bagus. Terus subject tracking-nya juga oke. Tuh, warna daunnya kayak lebih vibrant. Terus gradasi di bagian langit kalau kalian perhatiin itu juga lebih oke di pocket 4. Jadi tekstur awannya itu lebih terlihat. Gradasi putih dari langitnya juga lebih terlihat dan warna biru di bagian atas itu lebih detail dibandingkan Poket 3. Widih. [berdehem] Nah, ini kira-kira perbandingannya lagi. Jadi saya coba shoot untuk Azura. Kalau stok stabilisasinya sih mirip-mirip aja ya. antara Pocket 3 dan juga pocket 4. Tuh, kita mau rotary shot misalkan seperti ini. Halo, Zur. Halo. Nah, itu masih oke. Coba sekarang perbedaannya itu di sini nih. Kalau misalkan kalian ada footage yang butuh dari titik gelap ke titik terang, tuh, kelihatan kan ya bedanya? Langitnya di DJI Pocket 4 itu lebih detail dan warnanya juga mendekati aslinya. Kalau di Pocket 3 itu birunya kayak biru lebih pekat, tapi kalau ini kayak biru yang biru mudah. Kalau warna detailnya atau warna aslinya itu ya kayak yang di DJI Pocket 4. Beh. Dan seharusnya kalau dia punya 14 stop kalau misalkan dibuat low light itu bakalan lebih terlihat bagus. Jadi langit yang biasanya itu cuman hitam pekat itu bakalan ada gradasi bintangnya gitu. Dan kalau kalian lihat footage ini flat ya. Ini saya balik dulu deh biar kalian lihat banyak warna. Nah ini karena sekarang dia sudah mendukung 10 bit lock pro mod yang M biasa ya. Keuntungannya apa? Jadi kalau misalkan kalian ngedit grading di Da Vinci Revol Soft atau Adobe Premiere Pro itu bakalan lebih kaya gitu, lebih rits dan lebih fleksibel dibandingkan di LCK M yang ada di DJI Pocket 3 sebelumnya. Dan kalau kalian malas grading di DJI Pocket 4 ini juga ada namanya itu filmtone. Dia ada enam filter yang bisa kalian pakai. Nah, ini beberapa CC film, [musik] NC film, pastel, warmtoone, movie dan juga retro. Kalau saya sih paling suka yang ini ya, yang CC film. Saya ralat, ternyata yang paling bagus itu pastel ya. Nah, ini kira-kira kalau misalkan kita pakai film tone pastel seperti ini tuh. Jadi, masih mendekati aslinya dan warnanya itu kayak lebih shadow-nya lebih keangkat, highlight-nya juga lebih keangkat. Kalau untuk dynamic range kira-kira seperti ini. Wih, jadi enak kalau kalian malas-malas grading. Malas-malas grading. Apa sih? Nah, di DJI Pocket 3 itu active track-nya dia pakai versi yang namanya 6.0. Nah, sekarang diupgrade jadi 7.0. Fungsinya kalau misalkan kita lagi record, kalau misalkan liputan itu kan banyak orang lewat ya. Nah, kadang kalau misalkan saya bikin subject tracking itu dia gampang hilang fokus kayak hari Senin lah. Karena hari Minggu itu kan habis libur terus Senin kerja lagi itu hilang fokus. Tapi kira-kira seperti ini saya akan demoin. Jadi kita tinggal tekan satu kali untuk S job tracking enable. Nah, ini misalkan saya geser-geser kayak gini, dia bakalan ngikut dan lebih cepat ya. Tuh, kameranya tuh. Jadi, secara active tracking misalkan saya lari coba ya itu hilang fokusnya. Nah, ini coba ya. Nih ini kita coba misalkan ada Azura di sini untuk ES tracking-nya dia tetap ngikutin enggak? Tuh ngikutin kan? Ngikutin tuh. Karena di Active Track 7.0 ini sekarang kita bisa mendaftarkan muka [musik] kita sebagai subject tracking. Jadi kalau misalkan udah didaftarin mau muka siapa aja yang masuk di sini, dia enggak bakalan ikut kebaca. Nah, kalau dulu di Pocket 3 itu zoom to time [musik] looseless-nya itu enggak bisa pakai active tracking. Tapi sekarang di Pocket 4 udah bisa. Terus di lock slowo low light pun sekarang juga udah bisa pakai zoom dua kalinya. Buat saya yang libutan Solo dengan budget tipis itu sih game changer banget ya. Karena biasanya kalau [musik] misalkan saya harus ke MWC, misal berangkat sama kameraman gitu aja, wah udah bangkrut saya karena tiketnya aja udah mahal. Secara desain sih overall enggak ada yang berubah ya, masih [musik] mirip sama Pocket 3. Cuman bedanya yang enggak sama kayak yang di-rilis yang katanya [musik] dua kamera itu ya. Nah, paling perubahan terbesarnya itu ada di bobot dan juga dimensi karena sekarang sudah ada internal storage plus baterainya lebih gede. Pocket 3 itu 1300, pocket 4 itu 1500 mAmz. Jadi bobotnya lebih berat dengan 190 gr. Paling yang berubah ini tombolnya ya. Tombol joysticknya sekarang udah bisa 5D artinya 5D itu jadi dia bisa responsif. Jadi kalau misalkan saya geser pelan aja tuh dia bakalan pelan. Tapi kalau misalkan saya dorong lebih kencang wis dia bakalan langsung cepat kayak gini. Tapi kalau pelan aja e tapi perlu terbiasa ya karena ini joysticknya itu kecil segini aja. Jadi harus perlu dibiasain untuk speed dari joysticknya ini. Plus sekarang kalian bisa meminimalisir untuk touch screen-nya. Karena kalau misalkan kalian pengen enable subject tracking tadi ya, itu kalian bisa pencet sekali aja di 5D joystick-nya tuh dia langsung keetraacking. Terus kalau kita tekan dua kali si gimbalnya ini bakal balik ke tengah. Terus kalau tiga kali dia bakalan rotate. Jadi meminimalisir kita pencet-pencet touch screen. Terus sekarang kalau kalian lihat di bagian atas udah ada dua tombol baru. Jadi ini tombol buat ngezoom. Zoom dua kalinya. Kalau kita tekan lagi dia bakalan zoom out lagi. Plus ini tombol custom. Jadi tombol custom-nya ini kalian bisa atur. Kalau ini saya atur sebagai foto kalau enggak salah tuh langsung ke super foto. Dan untuk cara setting custom tombolnya tinggal sel aja. Terus kalian bisa custom di sini nih. Nah, jadi gampang. Nah, upgrade-nya lagi kalian sekarang udah bisa pakai aksesoris dari DJI-nya [musik] langsung. Di DJI Pocket 3 itu saya pakai aksesoris Lighting itu beli sendiri dan dia harus dicest ribet. Tapi kalau ini enggak nih, Guys. Jadi ini paknetic terus kalian tinggal tempelin aja cek kayak gini. Dan dia bisa langsung auto nyala. Bisa kita gerakin juga mau ke [musik] depan, ke atas. Terus ini kita juga bisa agak kayak tripod kita tarik ke bawah atas kayak gini tuh. Keren kan? Ya, sekarang kita coba. Kalau misalkan pakai V Lite, [musik] kira-kira seperti apa dan kira-kira seperti ini kalau misalkan kita pakai di kondisi Light. Nah, ini kan kalau kalian lihat enggak ada lampu yang nyala ya. Entah kenapa ini anak-anak kerja enggak mau pakai lampu ya. Kayaknya hemat listrik ya, Div ya. Nah, kira-kira seperti ini dan dia bisa kita ganti juga untuk temperaturnya. bisa tiga temperatur nih. Jadi kalau misalkan mau warm tinggal pencet ini. Kalau mau cool putih ini. Nah, ini warm lagi seperti ini. Dan brightness-nya bisa kita set juga. [musik] Paling kencangnya itu segini nih. Tuh, tuh lihat muka saya langsung jadi lebih rata gitu lighting-nya ya. Karena memang dia ada dimmernya juga di sini. Cuman sayangnya di DJI Pocket 4 ini di dalam paket pembeliannya untuk yang kreator kumbu ya itu gak ada baterai extendernya ini. Tapi saya pakai punya saya si DJI [musik] Pocket 3. Masih bisa sih walaupun warnanya jadi beda ya. Kalau Pocket 3 tuh hitam, ini agak silver tuh. Tapi masih [musik] bisa dan ngecas. Jadi apakah ini diperbolehkan? Saya juga enggak tahu. Harusnya sih boleh ya karena kan dia cuman jadi [musik] kayak sekedar jadi powerbank gitu. Nah, ini kan tetap ngecas tuh dia. Oke, jadi kalau buat summary apa aja upgrade-nya? Kalian bisa langsung lihat aja tabel berikut ini. Kalian bisa post, kalian bisa timbang-timbang apakah kalau kalian punya Pocket 3 kalian wajib [musik] upgrade. Tapi kalau dari saya sih Poket 3 itu sebenarnya masih capable [musik] banget ya. Asalkan Pocket 3 kalian itu enggak rusak kayak punya saya ini. Bentar saya tunjukin. Punya saya ini udah rusak karena memang sering saya pakai ya. Rusaknya kenapa? Jadi kalau misalkan kita slide ke sini tuh dia enggak mau balik tuh. Jadi dia kayak ngepir gitu ya. Nah, ini mungkin nanti bakalan saya bawa ke service centernya di Gi. Kalau dibilang rusak ya rusak karena kalau ini ngeganggu banget ya. Karena kan kalau misalkan mati dia harus kayak gini nih. Nah, intinya kalau misalkan Poket 3 kalian itu enggak rusak menurut saya Poket 3-nya masih capable kok karena secara gambar juga masih bagus Poket 3 tuh. Tapi kalau misalkan kalian butuh, contohnya butuh kalian butuh aksesoris yang lebih gampang kayak magnetic Vlight-nya tadi, terus kalian tipikal orang yang sering lupa kayak saya bawa storage, terus kalian butuh foto yang resolusinya lebih tinggi 37 megapel, ya kalian wajib upgrade ke Pocket 4 ya. Tapi kalau misalkan kalian enggak butuh itu, [musik] Pocket 3 itu masih sangat capable. Dan kalau misalkan kalian adalah orang yang pengen terjun ke kamera Pocket, menurut saya langsung jam aja ke Pocket 4. Karena game changernya menurut saya 4K 240 FPS-nya tadi plus internal storage kalau buat saya pribadi ya. Dan baterainya sekarang juga lebih gede dibandingkan Pocket 3. Tapi minusnya ini saya buat record video masih sama kayak Pocket 3 kalau misalkan digunain ngrecord sama dicas pakai baterai extendernya. Ini saya enggak tahu suhunya berapa ya. Nanti mungkin kita fleir fleirnya di mana ya? Ya intinya dia anget lah ya. Kerasa hanget. Dan tapi sih enggak kayak kamera lain [musik] yang misalkan overheat dia bakalan pause record. Ini belum ada notif tanda-tanda dia overheat. Paling kekurangannya itu plus dia jadi lebih berat ya karena 190 gr. Untuk harganya berapa? Jujur pas video ini dibuat saya belum tahu berapa. Harusnya sih bakalan mirip-mirip sama DJI Pocket 3. Tapi overall DJI Pocket 4 ini ya walaupun enggak ada telinnya kayak di-klicks yang pakai dua kamera ya. Itu kalau misalkan ada tolonglah DJI tolong direalisasikan lah ya. Karena itu bakalan jadi game changer banget sih buat saya. liputan kalau misalkan. Tapi kalau enggak ada ya udahlah ya karena kita dapatnya ini. Tapi ya dengan harga yang harusnya mirip-mirip sama DJ Pocket 3, kalian enggak perlu bawa kamera yang segede itu plus aksesorisnya, tripod, gimbal, tapi kalian bisa dapat kualitas kamera yang masih mumpuni. Bang, saya Kes Budi and see you on the next video. Bye bye.

Lihat di YouTube