Jungkat

Royal Enfield Guerrilla 450 : 150 jutaan aja! (YouTube Video)

  • 08/07/2025

Turing kenaaringgul bisa explore gumuk pasir di Bromo bisa ngelewatin kemacetan di Sudirman bisa dan yang paling penting parkir di lobi mall juga bisa ini dia Royal Enfield Guerilla 450 Oke, kenapa kita bisa bilang begitu di awal? Karena platform dari Guerilla 450 ini memiliki platform yang sama dengan Himalayan 450 terbaru. Sasi seplek ketiplek mesinnya pun sama jadi stress member buat sasisnya. Itulah kenapa dia punya daya tahan yang baik seperti Himalayan 450 tapi dengan desain yang lebih ringkas dan kompact jika dibandingkan dengan Himalayan 450. Tidak terlalu mengintimidasi dimensinya sehingga Guilla 450 ini masih enak banget untuk dipakai harian bahkan touring sekalipun. Lalu jika berbicara mengenai Royal Enfield, mereka memang punya sejarah-sejarah panjang di kendaraan roda 2. Namun nama Guerila sendiri memang masih asing untuk lini model Royal Enfield. Karena ini pertama kalinya mereka membuat scrambler kelas 450 cc. Sebelumnya mereka sudah membuat kelas motor roadster ya, tapi dia di segmen 350 cc. Royal Enfield Hunter yang udah kita bahas waktu peluncuran globalnya di Thailand. videonya di atas ini boleh banget kalian tonton. Oke, sekarang kita bahas soal desainnya. Benar-benar mengesankan kesan motor roadster masih tapi lebih condong ke desain scrambler. Jadi, tangguh kesannya ee kokoh, raget seakan bisa untuk diajak offroad sekalipun walaupun ya kelas-kelas EC atau medium ya. Apalagi ditambah dengan genuin motorcycle aksesoris resmi dari Royal Enfield. Nih lihat aja ya, lampu depannya udah di-cover, radiatornya udah di-cover, terus ada crash bar sampingnya walaupun Oh, dia untungnya nih ya bisa kalian lihat ada engine guard di bagian bawah jadi aman-aman aja buat dipakai offroad. [Musik] Sampai situ memang kesan tangguh banget si Guilla 450 ini. Tapi kenapa kita bisa bilang kalau motor ini enak untuk dipakai harian? Karena dengan badan gue yang cuma 164 cm nih ya, kecil badan gua. Tapi tuh naik motor ini tuh berasa ya kalau dikasarin sih ya kayak naik bison modif ya. Tapi nih tinggi kursinya cuma 780 mm dan karena travel suspensin-nya lumayan main ya dia yang bagian belakang 150 mm, yang depan 140 mm. Jadi dia lumayan ambles sehingga kaki gua bisa menampak dengan mudah. Walaupun memang berbicara mengenai beratnya untuk kelas 450 cc lumayan berat ya dia di 191 kg. Tapi tuh enak banget buat stop and go dan bermanuver di tengah kemacetan deh. Enak banget buat dipindah-pindahin. Jadi masih aman buat harian. Dan dengan badan gua yang kecil kayak gini, kalau misalkan kaki gua turun satu, gua bisa menapak dengan sempurna. Kalau kaki gua turun dua itu enggak terlalu jinjit. Semi jinjit. Tapi ya 3/4nya udah napak tanah dengan mudah. Namun yang paling penting soal mesinnya mungkin e sebelum kalian sampai di fase gua membahas mesin, udah ada yang komen tuh pasti, "Bang, masih geter enggak mesin Royal Enfield? Bang, masih panas enggak mesin Royal Enfield?" Semuanya sudah terpatahkan berkat mesin terbaru 450 cc Sherpa engine dari turunan Himalayan 450 karena sudah berpeningin cairan, udah bukan air cold lagi. Dan ya kapasitasnya walaupun cuma 1 silinder 450 cc. Transmisinya udah srier clutch enam percepatan. Itulah mengapa mesinnya jadi lebih halus rasanya. Oke, transmisi yang sudah dibantu fitur sliper dan asis clutch tersebut menyalurkan tenaga sebesar 40 PS dengan torsi 40 Nm dari mesinnya ke roda belakang yang disambungkan lewat rantai. Oke, masih rantai. Tapi kesan dari suar knalpot dan rantainya itu yang membuat kita benar-benar merasakan pure adrenalin dari sebuah motor Royal Enfield. Sekarang kita lanjut lagi bahas soal panel instrumen yang ada di Royal Enfield Gerilla 450. Kita lihat turunan persis dari Himalayan 450. Karena lagi-lagi seperti yang kita bilang dari awal, ini adalah Himalayan 450 yang ditelanjangin. Jadi lebih ringkas. Kita lihat di bagian kiri. Nah, masih ada tombol dial ya untuk mengatur lampu jauh, lampu dekat tuh sama lampu pas beam. Dan di bagian atasnya ada tombol home untuk mengatur speedometer panelnya. Lalu di bawahnya standar ya, tombol sain. Dan di bagian kanan dari klakson itu ada joystick untuk mengatur speedometernya juga. Lalu ada klaksonnya. Nah, bentar kita dengerin klaksonnya. Apakah lantang? Nah, lantang sesuai motor India. Lanjut lagi. Di sebelah kanan dia tombol paling atasnya ada tombol hazard, terus dial untuk ini ya, engine start stop. dan tombol mode berkendara yang sayangnya mode berkendaranya enggak kayak Himalayan yang bisa ABS kita matiin. Dia cuma ada dua, performance sama Eco aja tanpa ABS bisa kita matiin sama sekali. Oke, sekarang kita ke area yang lebih gelap karena kita mau ngelihatin panel 4 inci TFT speedometernya. Jadi kalau kalian bilang Royal Enfield masih ketinggalan zaman, sekarang udah enggak. Udah canggih banget speedometer. Bahkan perlampuannya udah full LED ya. Oke, sekarang kita bahas soal speedometernya ya. Udah full layar. Dan mode tampilannya, interface-nya bisa kita ganti. Mau mode yang full takometer atau mode yang full informasi. Jadi ada dua mode tampilannya. Bisa setting auto ini juga ya, day and night. Jadi bisa ngegelapin sama terangin sendiri. Dan tuh kelihatan ya dia karena udah panel TFT full sudah dilengkapi dengan fitur Royal Enfield Triper yang bisa menampilkan peta navigasi secara langsung di speedometernya. Bukan turn by turn tapi petanya langsung yang ditampilin di speedometer. Gimana? Udah makin canggih enggak tu Royal Enfield? Nah, mungkin emang tampilan petanya enggak kelihatan sekarang karena mesti terkoneksi ke smartphone dulu lewat aplikasi Royal Enfield Triper. Jadi di mesti dikoneksiin dulu ini. Makanya icon eh linknya belum aktif sama sekali mesti sign in dulu baru bisa nampilin tampilan navigasi tripernya yang sudah berbasis Google Maps. Sekarang masuk kita ke inti video ini yaitu impresi berkendara Guerilla 450. Oke, dari segi ergonominya tadi di awal udah dibahas sedikit. Ini nyaman untuk harian karena nih bisa kalian lihat segitiga ergonominya ya. Posisi footpack dia enggak terlalu ke belakang banget dan enggak terlalu ke depan sehingga masih nyaman untuk menopang badan. Tapi karena tangkinya yang lumayan besar 11 L ini jadi buat badan gue yang 164 cm kebagian stangnya agak bungkuk. Walaupun untuk perjalanan panjang Rfield Guerilla 450 ini masih nyaman ya di bagian joknya yang lumayan empuk dan menahan lumbar support dengan baik. Stangnya juga lebar tapi kalau dipakai untuk lama-lama lumayan pegal ke bagian tangan karena badan kita agak condong ke depan. Tapi dengan ergonomi posisi berkendara yang seperti ini, kita bisa sigap berkendara melewati kemacetan, melewati medan offroad sekalipun dengan Guerilla 450 ini. Lalu karakter mesin 450 ccarpannya karena sudah berteknologi right by wire, responsif banget. Torsi 40 Nm terasa bahkan dari putaran bawah sekalipun. Oke, di gigi satu masih bisa kita berkendara dengan pelan santai, tapi kita ganti ke gigi dua langsung meledak-ledak tenaganya. Lumayan seram. Ciri khas Royal Enfield banget. Jadi torsi putaran bawahnya meledak-ledak tapi tenaganya cukup untuk harian. Walaupun setelah kita coba ya sampai ke gigi 6 sayang top speed cuma 140 km/h padahal potensinya ada gua rasa ini karena di 140 km/h mesinnya seperti ke limit jadi dia berasa ketahan sebenarnya bisa lagi tuh di-etting mungkin sehingga bisa melewati batas kecepatan 140 km/h 450 cc cuy harusnya bisa sih karena itu susul menyusul juga melewati tanjakan di Royal Enfield Gorilla 450 ini bisa dilakukan dengan sangat mudah. Makanya enak banget buat dipakai touring nih. Oke, lanjut lagi dengan mesin yang torsi meledak-ledak dan horsepower yang mungkin oke ee standar-standar aja. Gimana soal pengeremannya? Sebenarnya pengeremannya juga lumayan ya di bagian depan master rem ee udah disbrak terus ABS depan belakang yang belakang juga udah disbrak. Pengeremannya pun bisa dilakukan dengan mulus ataupun ngerem mendadak juga bisa kita takar dengan mudah lewat tuas rem di kaki dan juga di tangannya. Ini masih enak soal pengeremannya enggak terlalu keras. Jarak main juga masih bisa kita takar sehingga pengereman halus dan pengereman pakem bisa kita lakukan di Royal Enfield Guerilla 450 ini. Makanya mendukung banget kesigapan berkendara dengan motor yang satu ini. Lalu soal bantingannya. Oke, walaupun desainnya benar-benar kayak retro Scrambler Roadster, e motor ini peruntukannya dari segi bantingan memang cocok untuk digunakan on road atau dalam kotak karena dari segi suspensinya ya, e dia depan telescopik bukan upside down dan yang belakang dia monoshok tapi dari segi jarak mainnya atau travel suspensinya dia enggak terlalu jauh. Jadi yang depan itu 140 mm, yang belakang itu 150 mm. Kira-kira enggak sampai 200 mm. Sehingga berkendara di on road masih stabil. Tapi untuk digunakan ngelewatin gravel, kerikil atau jalanan tanah yang easy offroad ya itu bisa dilakukan di Guerilla 450 ini dengan nyaman. Bandingan suspensi tersebut membuat Royal Enfield Guilla 450 di kecepatan tinggi, stabil. Bahkan ketika belok menikung itu juga tetap stabil tanpa ada rasa doyong-doyong di bagian buntutnya. Oke, bahas lagi soal kaki-kakinya. Di bagian velegnya dia bukan jari-jari tapi casting wheels. Dan kalau misalkan kalian lihat profil bannya itu di depan 120/70 lingkar 17 inci. Sementara yang di bagian belakang 160/60 dengan lingkar ban yang sama juga di bagian depan 17 inci juga. Sama-sama bannya dari CAT. Oke, jadi itu dia impresi berkendara kita mengenai Royal Enfield Guerilla 450. Kita pakai buat harian, mungkin akan kita pakai buat touring kali ya di next video. Karena asik banget ini motor. Dari segi rasa berkendaranya, dari fitur-fitur yang disediakan, walaupun desainnya retro, tapi fitur-fitur dan teknologi mesinnya udah canggih banget. Enggak kayak Royal Enfield yang sebelum-sebelumnya. Eh, karakter mesinnya masih yang tahun 2000-an, tapi sekarang Royal Enfield sudah lebih canggih dibandingkan dengan Royal Enfield terdahulu. Itulah kenapa gua senang banget kalau bahas Royal Enfield. Karena tiap kali ada model baru yang muncul, dia pasti ada penambahan teknologi yang loncatannya jauh dibandingkan dengan motor-motor sebelumnya. Namun soal harganya untuk di segmen 450 cc emang harganya lumayan kurang kompetitif karena Guerilla 450 dibanderol 149,9 jutaan on the road Jakarta. Tapi kalau misalkan kita ingat-ingat lagi ya, peraturan di Indonesia memang mengharuskan harga moge itu lebih tinggi dibandingkan negara asalnya. Karena lagi-lagi cc-nya sudah di atas 250 cc. Cuma kalau kita pikir-pikir lagi ya, semisal harga moge lebih murah, berarti populasinya akan lebih banyak dan potensi kecelakaan juga bakal lebih banyak. Karena misalkan kalau kalian lihat di medsos-Metsos apalagi di akuna Mas Permana ya, Mas Permana Trias yang tiap hari ada aja kecelakaan motor-motor yang itu baru kecelakaan motor kecil. Gimana kalau populasi moge lebih banyak bakal lebih ngeri lagi kecelakaannya. Makanya sebenarnya ada plus minus soal pengendalian harga dari moge itu sendiri. Hah. Oke, jadi gimana menurut kalian Royal Enfield Guerilla 450 ini? Dengan harga tersebut kalian dapat desain khas Royal Enfield. Mesin berteknologi tinggi yang sekarang sudah menjadi ciri khas Royal Enfield dan fitur-fiturnya yang sudah canggih. Komentar aja di bawah. Jangan lupa subscribe, jangan lupa tekan lonceng untuk mengutah video seru selanjutnya dari Autor Max Gua Bag Satrio. Dadah.

Lihat di YouTube