Jungkat

Rp11 JUTA! - Unboxing RoG Phone 8 Indonesia! (YouTube Video)

  • 01/04/2024

Halo guys, David di sini dan kita bakal cobain Asus RoG Phone 8. HP gaming baru nih. Udah lama ya kita nggak bahas HP gaming, apalagi yang resmi; ini spesies langka ini. Asus doang yang konsisten lewat RoG Phone. Varian yang kita bahas sekarang ini, dia varian paling basic ya, yang paling terjangkau. Harganya itu 11 juta, dapat memory 256 GB, RAM-nya 12 GB. Kalau mau varian lebih tinggi, ada RoG 8 Pro, bedanya di memory 512 GB, RAM-nya 16 GB, ada kamera tele, dan sistem LED-nya beda, buat gaya gitu. Harganya 15 juta. Terus ada RoG Phone 8 Pro Edition yang RAM-nya itu 24 GB, Internal 1 TB, harganya 20 juta. Ya, kita mah yang basic-basic aja lah. 11 juta, tapi dia udah punya spek sama fitur gaming yang mirip kayak 20 juta. 12 GB - 20 GB, RAM udah teritori yang terlalu berlebihan. Jadi, yang paling basic aja udah cukup lah. Apalagi kalau kita cek promo online kayak Tokopedia gitu, harga… bisa di bawah 10 juta loh. Cepat banget turunnya. Udah diskon sejutaan lebih. Kalau pengen harga paling bagus, sering ada promo, emang enaknya langsung cek ke Tokopedia aja sih. Linknya saya taruh di bawah kalau pengen cek harga paling update. Ya… ini HP buat gaming banget lah, gak bakal sering foto-foto atau rekam video juga. Atau kameranya udah upgrade jauh? Nanti kita lihat bareng. Sekarang kita unboxing dulu kotak yang kelihatan super simpel. Ya di sini temanya warna hitam doang dengan apa nih? Eh gambar-gambar warna silver yang mengkilat-mengkilat. Di sini ada ‘Established 2006’, mereka kayak selalu masukin 2006 ini ya, kayak menghargai sejarah banget kalau RoG itu didiriin 2006. Berarti sekitar… 16 tahun lalu. Eh, nggak. 18 tahun lalu, yup. Tagline-nya tentu aja ‘Dare to Play’, ada logo RoG, dan ada ‘For Those Who Dare’, dan di sini ada RoG Phone seri ke-8. Udah yang ke-8. Sini ada hiasan-hiasan tanda panah yang nunjuknya nggak tahu ke mana. Ya ini keren-keren doang. Ini ada RoG Phone 8, ada RoG Phone 8, ada Republic of Gamers, dan di atas juga sama. Di bagian bawah kita bakal nemuin banyak sekali barcode ya, ini kayaknya barcode terbanyak yang ada di kotak HP. Ada 9 barcode, entah buat apa aja. Yang pasti buat IMEI dan lain-lain. Di sini ada serial apanya, mungkin kode teknis buat HP-nya, ada ukuran layar 6,78 inci. Di sini ada sedikit spek-spek kunci. Ini warna grey punya, terus nya 12 GB, internal 256 GB, 5G Dual SIM, layarnya 6,78 inci Full HD Plus display, isinya apa, Snapdragon 8 Gen 3, dan ini spek kameranya. Dibikin di… Batam ya. Wow, masih di Batam. Setia banget. Dari dulu, kalau HP-HP Asus memang bikinnya di Sat Nusapersada kayak Xiaomi dan lain-lain. Pernah bikin juga, tapi saya gak nyangka mereka masih setia dengan si Batam ini. Ya ini kotaknya kelihatan sederhana ya. Kita coba lihat isinya semoga nggak terlalu sederhana ya, di baliknya nggak ada apa-apa. Terus di sini ada tulisan ‘For Those Who Dare’ lagi, ada 8 dan logo RoG. Di dalamnya, kita bakal dapetin SIM ejector khas RoG banget ini. Ini berasa kayak pedang-pedangan gitu, kecil. Kok susah ya? Yup, pedang-pedangan kayak gini, ini termasuk SIM ejector yang keren sih, bukan cuma buletan atau oval terus ada batangnya doang. Nggak, tapi ini termasuk keren. Terus ada buku petunjuk, ada tulisan RoG Phone 8… ini apa ini? Service center ya. Buset, wow banyak ya. Wow, Oh Asus service partner berhalaman-halaman. Banyak banget. Ini mah satu buku kayak… eh apa buku telepon alamat gitu, directory setengah lebih loh. Dan ada juga casing bawaan, ini casing kayak dari kaca atau dari silikon atau apa ya? Ini bisa patah sih. Yup, kalau kita paksain ini bisa patah walaupun dia elastis. Di sini ada tulisan RoG 8, ini ada bagian bening kayak kaca jendela buat ngintip gitu, sementara sisanya burem, ada garis-garis-garis. Ini casing yang lumayan keren, cocok buat HP gaming. Ada 206, di sini ada tempat port-portnya, banyak banget jadi bagian yang dihilangin lumayan banyak. Ya ini lumayan bergaya. Lanjut kita bongkar lagi, ini ada hp-nya kita taruh dulu, di bawahnya ada charger, ini uh, gede banget! Ini kayaknya lebih gede dari charger laptop Zenbook yang kemarin itu. Yang kemarin kecil banget. Ini dia lebih gede, maksimalnya di 65W, mirip. Tentu aja dia udah pakai port type C, jadi harusnya ini juga type C to type C. Bener, ini type C to type C, udah braided, tebal kabelnya mantap. Dan ada earphone, widih! Kita berasa balik ke tahun 2000-an ya, kayak HP-HP Nokia gitu. Ada tombol buat receive call, buat pause-play, terus di sini ada… ya in ear-nya, atau ada speakernya, ini mirip banget sama AirPods buat… ya kayak Apple-Apple gitu tapi warna hitam dan dia berkabel. Artinya, si Asus lumayan bangga kalau HP ini punya headphone jack ya, cuma gua kok kayak kurang suka sama ujung silver gini, kayak headset murah gitu feelnya, biasa kan udah emas. Sip lah, kita langsung lihat aja si HP-nya. Eh… di sini ada keterangan negara pembuat, Indonesia, langsung slide aja. Ini adalah Asus RoG Phone 8 edisi yang biasa. Warnanya warna grey, ada satu lagi varian warna hitam. Jadi, kalau yang biasa itu ada dua varian. Kalau yang Pro sama Pro Edition itu setahu saya cuma warna hitam doang sih adanya dan matte-matte gitu, sementara kalau yang biasa dia punya dua varian mengkilat-mengkilat. Di sini ada sss… oh bukan SIM. Kok kebiasaan ngomong SIM tray gitu ya. Di sini ada stiker, s nya bener. Oke. *Tertawa* Kalau ngelihat desain RoG Phone 8 ini, dia kayaknya desain RoG Phone yang paling sederhana ya. Maksudnya kalau kita bandingin sama RoG Phone 5 ini garisnya banyak, terus dia kameranya mungkin tajam -tajam, kalau ini ada RoG Phone 7 ada layar, ada kipas-kipasnya, oh masih hidup tuh LED-nya. Ini juga ada layar-layarnya, ada tulisan-tulisannya, sementara si RoG Phone 8, dia yang kelihatan paling simpel. Ini ada logo RoG aja nanti dia bisa hidup, tapi ya udah, gitu aja. Kalau dilihat dari jauh, nggak ada logo RoG-nya gini, dia kelihatan kayak Zenfone 11 Ultra ya, bisa dimasukin di sini gambarnya, boleh dibandingin. Ukuran kameranya sama, ukuran bodinya juga sama. Kalau kita lihat di GSMArena, dimensinya itu sama persis, dari panjang, lebar, ketebalan, beratnya itu sama persis, Zenfone versus RoG Phone. Kalau dilihat kayak gini emang masuk akal sih, mungkin… entah ya. Saya agak cemas gitu sama Asus, mungkin Zenfone mereka udah… Ya dulu kan ada isu mau dikelarin tuh, udah mau tutup divisi Zenfone-nya. Terus Asus klarifikasi kalau nggak jadi. Entah mereka cuma mancing-mancing doang, lihat apa… lihat reaksi masyarakat kayak ada yang protes atau nggak, terus dibatalin gitu, saya nggak tahu. Tapi ya, kalau lihat yang RoG Phone nih kayak udah muncul tanda-tanda lagi, mereka kayak udah efisiensi gitu. RoG sama Zenfone disamain. Kalau dulu kan pembagiannya jelas tuh, kalau RoG Phone ya gede, speknya tinggi, heboh, sementara Zenfone ya kecil aja, kameranya ya, ada desainnya sendiri, dia pede sendiri, dia tahu posisinya di mana, RoG juga tahu posisinya di mana. Sementara kalau RoG sekarang, rasanya ya udah, miripin aja, ganti desain logo-logo, ganti dikit-dikit, tambahin hiasan-hiasan dikit, udah. Jadi, efisien. Nggak perlu banyak mikirin. Ya itu sih, kesannya mungkin kayak gitu ya. Nggak pengen banyak dipikirin lagi. Buat detail-detailnya sih, masih ada rasa RoG-nya lah. Di sini ada Republic of Gamer, ada logo RoG, terus di sini ada ‘Dare to Win’, ada good luck have fun, ‘GLFH’, ada ‘Established 2006’ juga, terus di bagian bawah ada port type C juga, ini port yang kenceng USB 3.2. Jadi kalau misalnya kita mau display out atau mau connect-connect-in apa yang kencang, lewatnya di sini, jangan di sini karena ini USB 2 doang, ini buat ngecas doang bagusnya. Ini ada garis antena banyak banget. Di atas, dia ada mikrofon, ada garis antena banyak. Di kanan ada AirTrigger, ini HP gaming banget. Di bagian sini ada tombol volume sama power juga, ada mikrofon lagi. Dan di bawah ada headphone jack, ada speaker, ada SIM tray. Ini Dual SIM, nggak bisa micro SD. Dan ini kayaknya mikrofon nih, banyak banget mikrofonnya. Sekarang kita coba hidupkan saja. Di sini harusnya ada RoG, Republic of Gamer. Oh, iya tuh. ‘Powered by Android’ nya sebentar doang, ada ‘Snapdragon Elite Gaming’. Ini feel megangnya, saya akuin paling enak dibanding RoG Phone yang lain, karena dia jauh lebih tipis dari RoG Phone-RoG Phone sebelumnya, sama ini juga sedikit lebih enteng walaupun di atas 200 gram ya. Kalau kita bandingin gini, langsung berasa kalau RoG Phone yang lama itu… bentuknya ya HP gaming banget lah, bongsor lah,… terus berat lah…. Ini juga RoG Phone yang lama, uh… tebalnya. Tapi kameranya, dia bump-nya jadi lebih tipis, sementara kalau RoG Phone yang baru, dia kamera bump-nya tetap tebal. Sip. Jadi ini adalah penampilan paling awal dari Asus RoG Phone 8. Dia kelihatan minimalis sekali dengan warna hitam putih aja ya, siluet-siluet gitu. Kalau kita hidupin X Mode, ini explore, penjelasan, skip, harusnya dia bakal berubah jadi warna merah. Wow ya. Hidupin lampu aja, jadi ada kuning-kuningnya gitu. Di sini… ya, kelihatan simpel aja sih. Dia ada wallpaper… eh wallpaper, ada icon-icon khas RoG yang kelihatan minimalis, ada lampu-lampunya, ada merah, kuning, biru. Di bagian belakangnya juga tentu aja hidup ya, di sini ada logo RoG yang warnanya berubah-berubah, ini orange, ungu, biru. Di sini, kita harusnya bisa ganti… uh. Kalau kita masuk Armoury Crate, kayak ada… apa musik-musik lagi loading game gitu ya, atau masuk option gitu ya. Harusnya di sini, oh sistem lighting nih, lighting sync, ada advanced. Kita bisa setting dia hidupnya pas kapan, ada X Mode, dan lain-lain, kalau ngecas bisa, kita bisa edit, ada brightness, ada color Uh, oke. Color cycle dia ganti-ganti. Quartet? Kalau quartet dia kedip-kedip, uhuh. Kalau flash and dash? Flash and dash itu, oh lewat-lewat gitu ya. Oke. Set-set, set-set. Bedanya RoG Phone, di sana sih spesialnya. Dia punya Armoury Crate, ada lampu- lampuan, sama ada fitur gaming juga. Tapi kita lihat dulu si layarnya yang punya refresh rate sampai 165 Hz. Kita coba aktifin dulu, refresh rate…. Di sini kita coba setel 165 Hz, jadi dia ke-lock, kekunci di 165 terus. Kalau kita diam pun ya ngabisin baterai doang, dia nge-refresh-nya 165 kali per detik, jadi mending kita auto aja sih, jadi dia bisa naik turun. Layar RoG Phone 8 ini, bahkan buat pertama kalinya ada di RoG Phone, kalau dilihat dari jauh mungkin nggak terlalu berasa ya, apalagi kita pakai tema yang warnanya hitam. Kita coba hidupin aja lampunya pakai light mode, langsung kelihatan kalau bezel atas bawahnya udah tipis, mirip kayak kanan kirinya. Jadi, walaupun ya… desain dari RoG Phone sekarang ngikut-ngikut Zenfone, terinspirasi Zenfone, tapi bagian depannya dapetin faedah juga ya, jadi kelihatan lebih ramping lagi. Coba kita bandingin sama RoG Phone 7. Wow, jauh banget! Kalau kita lihat gini doang, mungkin ya… “Redmi Note juga gini kan bang? Si Infinix juga gini kan, yang murah-murah?”. Tapi kalau kita bandingin, ini RoG Phone 7 loh. Ini satu generasi sebelum ini loh. Tebal banget. Ini… ya berasa Nobita-Nobita gitu, atau apalah yang atas bawahnya tebal. Ini memang masih ada keuntungannya sih, keuntungannya kita bisa nikmatin speaker yang hadap ke depan, karena ada, eh… space buat dimasukin. Karena sayang kan, item-item doang, jangan nggak dipakai. Sementara kalau RoG Phone 8, dia speakernya udah digusur ke bawah, jadi nembaknya ke bawah, sama di sini ada earpiece Jadi, pas kita nonton video, main game, atau apapun yang ngeluarin suara, arahnya tuh ngebuang ke kanan kiri gitu. Kalau… ngadap ke depan itu kan langsung ke telinga kita, lebih nikmat. Arah speaker itu juga penting, nggak cuma kualitas speakernya. Sekarang kita coba tes deh, sememuaskan apa. Harapan saya sih, tentu aja bagus banget ya. Dari dulu, dua generasi kemarin RoG Phone, HP gaming itu speakernya harus bagus, menggelegar. Wow…. Luas sih, detail-detail yang biasanya gak kedengaran waktu kita bahas HP biasa di sini berasa… muter aja, stagingnya kayak bagus aja, detailnya juga lebih kedengaran. Kalau bassnya gimana ya? Seimbang ya, lumayan seimbang. Wah!! Wow! Gila ya, booming ya. Wow. Boom-boom, dung-dung, duk-duk-duk. Ck-ck-ck. Nendang coy, nampol coy. Untungnya, kualitas speakernya nggak di… nggak di… itulah, nggak dikurang lah. Coba kita lanjutin. Tetap mantap sih, cuma memang… coba kita bandingin sama yang 7 ya. Coba ya. Tuh, ini juga lebih kencang, coba. beda langsung berasa bedanya saya sering kasih gambaran kalau speaker yang ngadap samping itu kayak kita punya speaker bagus tapi yang dengerin yang sebelah aja. Uh, ini jauh lebih bagus lagi, lebih bagus lagi dari yang 8, jadi ya jangan dibandingin sih kalau mau yang wah the best, 7, speakernya ya dibandingkan 8 ya, cuma ya ini, bayarannya kita harus kasih tempat tinggal buat speakernya biar bisa ngadap ke depan dan setebal ini. Bezel yang tipis juga bikin HP-nya jadi punya tompel ya, ni mirip kayak HP-HP standar lah yang nggak standar itu, coba kita lihat AnTuTu Benchmarknya, tadi saya udah tes benchmarknya dan dapat 2, hampir 2,2 juta, 2.197.698, kurang 2.500 lagi langsung 2,2 juta ini udah bisa beli HP Infinix ini, kalau kita mau main game kita bisa pilih icon-icon kayak biasa, kayak di home screen, kayak HP biasa lah atau kita bisa buka lewat Armory Crate, di sini saya udah install game-game yang biasa MLBB, Genshin, PUBG. Di sini dia juga jelasin atau tunjukin HP-HP yang udah support refresh rate tertentu, misalnya 165 Hz kalau misalnya pengen maksimalin layarnya kita bisa pilih-pilih game yang ada di sini, lumayan banyak 165 Hz, banyak banget, terlalu banyak sih ini, saya kirain cuma kayak 10-20, tapi scroll ke bawah masih ada makan waktu walaupun udah cepat scrollnya, itu mantap, ini mungkin komitmen Asus buat kerja sama juga, ada situs juga, situs yang game-game musik itu, terus ada 120 Hz ini harusnya lebih banyak lagi, yup, ini kerasa lebih lama sedikit dari 165 dan RoG select ini apa, oh ada tema-temanya sama yang hot-nya, nggak tahu hot ini maksudnya apa. Terus game-game yang compatible sama gamepad ada Honkai: Star Rail, ada Bloody, wah ini kalau dibilang mungkin langsung kena dolar kuning nih, ada Air Triggers juga, Air Triggers itu yang ini ya, tadi kita mungkin nggak sempat sebutin yang ada tulisan RoG-RoG gini, ini buat shoulder button L1, R1 gitu kalau PS, jadi ya buat game syuting sih biasanya, tapi banyak juga game yang bisa manfaatin, woh banyak loh, wow, Naruto, Boruto, X Boruto. Ini sambil loading mungkin, woh udah jalan, wah langsung bos, oke kelarin dulu kelarin dulu ee, Ya main rame-rame gini asik sih, suaranya, suaranya kencang banget, ya tentu aja paling kencang dibanding HP-HP lain, pokoknya kalau buat gaming ROG phone ya susah dilawan lah, apalagi dia punya fitur-fitur yang nanti kita lihat, yang mendukung banget buat main game, suara gua mungkin gak terlalu kedengaran kali ya karena saking kencangnya. Mungkin ada yang bilang “Bang kalau main game kencang doang mah IPhone bisa itu tuh HP turnamen tuh iPhone, Samsung gak ada yang pakai RoG” ya mungkin gak boleh karena curang kali ya soalnya RoG Phone ini punya fitur yang banyak banget mungkin kebanyakan, sampai kurang realistis buat dipakai orang-orang biasa gitu. Wah iya ya agak kurang enak loh kalau misalnya speakernya di bawah Jadi kalau ketutup gini agak agak kesumbat jadinya, eh agak mendem enakan speaker yang ngadap depan sih. Nggak cuma kualitas suara tapi kenyamanan posisi tangan juga berpengaruh besar ya saudara-saudara ya. Iya nih kalau ketutup jadinya kayak gini jadinya berasa banget mendemnya. itulah pengorbanan yang harus kita dapatkan, eh berikan, dapatkan pengorbanan mah ngasih ya kalau dapat enak. Demi bezel yang tipis kalau buat performanya sendiri ya gak usah diraguin lagilah, Xiaomi 14 yang kecil aja dia bisa ngasih grafik yang mentok 60 FPS apalagi RoG Phone. Waduh udahlah mlbb lah, mau pubg lah, mau gensin lah, Snapdragon 8 gen 3 udah santai lah, apalagi RoG Phone segede gini coolingnya juga bagus. Titik paling panas Kalau kami main di 41 derajat aja sih depan belakang jadi nggak pakai cooler pun aman. Oh iya cooler ini saya pengin coba tes pakai cooler RoG Phone 6 entah kompatibel atau nggak mungkin nggak ya karena tipisnya udah beda, nggak nempel lagi mungkin nempel eh. Ya ternyata buat aksesoris aeroactive cooler yang didesain buat RoG Phone 6 nggak cocok buat RoG Phone 8 karena kalau kita tutup jepit dia nekan tombol power-nya jadi ketekan yang awal tadi itu bukan kebetulan ya nih dia langsung auto mau matiin sendiri kalau ketahan lama mungkin, langsung ya langsung ya oh. Kalau yang ketujuh kalau yang ketujuh ini lebih ganas sih. karena dia ada speaker build in di dalamnya. Apakah dia makan juga iya sih kayaknya nih kayaknya kena nih ini tombol powernya nih kalau kita, ya mati sih, yah. Jadi ROG Phone baru, aeroactive coolernya juga harus yang baru, kalau lihat di website-nya sih kelihatan lebih ramping, lebih keren gitu ya banyak garis-garisnya, cuma kali ini kita nggak punya, jadi ya nggak bisa ditunjukin. Buat main game aja sih aman lah, di 41 derajat itu benar-benar adem sih, 41-42 derajat termasuk adem buat main game sekenceng ini, ini highest 60 FPS. Terus yang spesialnya lagi dari ROG Phone 8 ada di game Genie-nya, jadi dia kalau saya baca-baca fiturnya lebih banyak lagi terutama yang ada titik merah ini, ya ini fitur baru namanya x sense, kalau X Sense ini dia ya AI-AI gitu lah, kalau kita hidupin dia bakal aktifin banyak fitur misalnya diauto pickup ini kita tinggal datangin ke barangnya aja dia langsung keambil, soalnya kalau Genshin, inventory kan gak ada limit, jadi barang apapun yang lu ambil, eh ketemu ya ambil aja, jadi mungkin si developer ROG Phone ini game Genie-nya nyadar kalau fitur yang auto picker tadi bakal ngebantu banget, ya udah mereka bikin, mungkin kerja sama bareng Genshin kali ya, bareng miHoYo, nih kayak gini, ketemu langsung diambil. Terus ini ada auto run juga, dia bisa lari doang, eh lari doang, ya lari doang sih, langsung lari tanpa kita sentuh, kalau di HP lain lu harus tahan, panas, panas dah karena layar HP lain juga panas kan kalau main Genshin, apalagi yang kencang, apalagi kayak Xiaomi yang dulu atau ya pokoknya HP-HP yang panas lah, kita harus tahan layar, udah mulai menghangat, jempol udah nggak tahan tapi ya harus itu harus di tahan terus. Oh ini juga keambil loh, biasanya itu harus ada timingnya, sekarang muncul sedikit tombolnya langsung bisa dieksekusi tanpa harus kita pikirin, mantap. Ini sih, auto lari ini sih gua suka banget sih karena ya gini, mau anget aja kalau tangan kita nempelnya lama bakal itu juga berasa juga, sama kalau layar kita gesekin terus kadang layarnya jadi keset kan lama-lama, kayak lengket aja rasanya, layar, layar apapun sih, layar HP mahal juga gitu, iPhone pun gitu atau tuh tempered glassnya, gak tahu, kebanyakan gitu. Skill selanjutnya dari ROG Phone yang lumayan curang, kita tungguin aja. Jadi kalau di Genshin ini Bal, ada efek apa tuh, hexnya ya atau kutukan atau apa gitu Frozen, Stone, gitu-gitu. Nah kalau di sini, kalau kita ke air, kita basah, terus kita kena es, kita bakal Frozen, Frozen kita harus tekan ini, biar esnya itu pecah, biar kita bisa gerak lagi atau dipukul musuh. Kalau di ROG Phone, kita bisa aktifin fitur yang membantu atau curang ya namanya Quick Escape, dia bisa bantu, dia yang tekenin, nah langsung pecah sendiri kayak, lu lihat animasinya kayak diteken-tekenin gitu, enak sih, tuh langsung pecah lagi tanpa musuhnya harus itu, lumayan sih. Sekali lagi, tuh, tek tek tek tek tek tek tek. Ya apakah fitur-fitur kayak gitu curang? sangat membantu kan, apakah curang? eeem tidak curang karena ini bukan game kompetitif ya, kalau misalnya game kompetitif, lawannya orang, ya orang yang nggak punya fitur yang sama pasti bilangnya curang, tapi ini lawannya komputer, lawannya Ai, ceritanya ya sendiri-sendiri aja, jadinya membantu sih jatuhnya. Terus ini juga ada fitur buat bikin percakapan jadi lebih kenceng, tadi saya udah aktifin, biasa kita harus tekan-tekan tapi ini tiba-tiba udah kelar aja karena malas kan kalau ngomong lama, hap, tep, nah dia cepetin, dia cepetin, dia cepetin, dia cepetin, dia cepetin, biasanya kan harus nunggu dia kelar. Terus kalau di game-game shooter atau game apapun kita bisa mapping tombol-tombol tertentu ke Air Trigger ini, misalnya saya udah mapping si, uh, ada yang nembak atau gua yang nembak, si tombol kiri ini saya mapping buat nge scope, kalau tombol kanan saya mapping buat tembak, itu sih, shortcut yang bikin gerakan jadi lebih lancar. Apakah itu curang? ya kalau lawan orang yang gak pakai fitur ini, curang, makanya fitur-fitur gini, HP-HP gini nggak boleh dipakai di kompetisi atau nggak bolehlah atau nggak pengen lah karena yang nonton mungkin gak relate kali ya karena fitur kayak gini ada di HP mahal doang, kurang menjual mimpi kali, orang jadi malas main malah. Itu sih fitur-fitur yang beda dari ROG Phone 8 dari desain, dari bezel, dari fitur-fitur di dalamnya, sisanya sih mirip-mirip aja, mungkin baterainya berkurang jadi 5.500 dari yang kemarin 6.000 karena tebal banget yang kemarin, tapi 5.500 pas saya baca-baca review-nya nggak terlalu ngaruh karena mungkin prosesornya juga lebih efisien, dia lebih adem juga, kalau dari kamera juga dia sama aja sih, dia kamera utama 50MP, ada OIS, sama kamera ultrawide. Buat yang versi basic ini nggak ada kamera tele, dia adanya kamera makro doang kalau mau kamera tele, naik ke yang 15 juta tadi atau yang 20 juta. Sekarang kita... Coba cek-cek hasil fotonya, ini 50MP. Harusnya kalau dari hasil foto si Zenfone bakal lebih bagus ya, desain boleh sama, si layar boleh sama, tapi harusnya Zenfone punya keunggulan yang beda, kalau ROG kan di fitur-fitur gaming, di aksesoris, di... apa termal, kalau Zenfone harusnya menangnya di kamera. Kalau dilihat dari hasil fotonya pun ROG jelas nggak fokus buat kamera ya walaupun resolusinya udah bagus, speknya kelihatan udah bagus ada OIS, tapi dia bagusnya di suasana terang doang, kalau terang, cuacanya bagus, langitnya biru, warnanya bakal kelihatan cerah juga cuma kadang processing warnanya lebai ya, langit yang biru jadi biru banget, daun yang hijau jadi hijau banget, terangnya terang banget, mungkin dia terlalu berusaha, nggak santai aja, padahal suasana kayak gini HP mid range pun udah bagus. Terus kalau malam di sini juga kelihatan, kalau kualitas kamera dari ROG Phone kurang oke ya, kalau saya nilai sih ini mirip kayak kamera HP standar 3 sampai 4 jutaan lah buat night mode dia kerasa nerangin banget jadi kasar banget kalau nggak pakai night mode, dia gelap-gelap aja, apalagi kamera ultrawide-nya juga noise-nya banyak dan halus. Kamera bukan sesuatu yang dibanggain di ROG Phone. Kesimpulan buat ROG Phone 8, ya ini ROG Phone yang klasik sih, performanya tentu paling kencang, fiturnya juga tentu bakal kerasa curang ini fitur yang gaming banget. Saya malah ngerasain sedikit kecemasan gitu ya, semoga Asus nggak malas, nggak mulai putus asa buat jualan HP walaupun dari kemarin kita bilang mereka bikin HP cuma buat have fun doang, nggak cari untung, semoga dananya masih tetap tebal ya buat aneh-aneh ya, kalau sekarang rasanya mereka satu dana buat dibikin dua HP, jadinya, apa, pondasinya sama Zenfone, ROG cuma fitur-fitur pelengkap aja yang dibedain, jadinya rasanya kurang berkarakter aja ya ROG Phone kali ini ya, dari desainnya sih, dari layarnya sih, dari speakernya sih, kalau dari performa ya tentu aja tetap paling kencang. Jadi gitu aja unboxing buat ROG Phone 8 yang edisi paling murah, like kalau Anda suka dengan video ini, dislike kalau gak suka, dan kita ketemu lagi di video selanjutnya, yo. Closed Caption by @subbox.id Pegangnya paling enak sih, kalau mejem nggak nyangka ini ROG Phone.

Lihat di YouTube