Jungkat

Rp14.999 JUTA 🥶!!! Unboxing Xiaomi 17 Indonesia! (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Halo guys, David di sini, dan kita bakal cobain Xiaomi 17. Flagship compact dari Xiaomi, yang bodinya kecil, tapi selalu ngasih spek dan kamera serem. Dia datang buat gantiin Xiaomi 15. Jadi nggak ada yang namanya Xiaomi 16 ya. Nomor 16 diskip, langsung loncat dari 15 ke 17. Kenapa diskip bang? Karena... Hmm... Xiaomi nggak pernah ngasih keterangan resmi sih, tapi semua punya tebakan yang sama. Kalau Xiaomi, pengen samain angkanya kayak iPhone. Kemaren kita udah cobain Xiaomi 17 Pro Max kan? Nama itu udah pasti terinspirasi dari iPhone. Nah, sekarang kita cobain Xiaomi 17 versi polosannya. Nggak ada Pro, nggak ada Pro Max, nggak ada Ultra, polosan saja, yang harga resminya di 14.999 juta, buat varian RAM 12.256 atau 15.999, buat varian 12.512 yang setengah tera. Itu artinya, ada kenaikan 3 juta ya, dari Xiaomi 15 tahun lalu, naiknya sekitar 20%. Wuh, damagenya berasa ya. Selain gara-gara pasar RAM yang makin sadis, upgrade di Xiaomi 17 ini juga emang lumayan berasa. Ayolah, kita mulai cobain dulu, nanti baru kita ambil kesimpulan. Apakah kenaikan harganya sesuai atau tidak? Mulai dari liat isi kotaknya, dari desain depannya dulu deh. Di sini ada logo Xiaomi Silver, terus ada Xiaomi 17 Co-Engineered with Leica. Jadi yang fleksi-fleksi, bahkan yang T-series, udah ada Leicanya, dan ini powered by Xiaomi Hyper OS. Di kiri ada tulisan Xiaomi 17, di kanan Xiaomi 17, di bawah atas dia polos aja, dan di belakang ada keterangan-keterangan yang penting, seperti garansi 15 bulan untuk unit perangkat Xiaomi 17, terus ada Leica Sumilux Optical Lens, ini baterainya 6330 mAh, jadi baterainya juga naik sekitar 20% dari Xiaomi 15, yang kemarin di 5240 mAh versi global. Prosesornya pake yang terbaru dan terkencang dari Snapdragon 8 Elite Gen 5, ini casnya 100W, Hyper Charge, Wireless Charging 50W, layarnya kecil, compact 6.3 inci, Dynamic 1-120Hz alias LTPO, dan powered by Xiaomi Hyper OS. Di sini warnanya adalah Alpine Pink, RAM 12GB dan internal setengah tera, artinya varian yang 15999 juta. Di sini kotaknya lumayan tebel, mari kita lihat apakah isinya juga sesuai dengan ketebalannya. Soalnya HPnya kan kecil. Kita dapetin ucapan selamat bergabung, oke di sini ada service centernya kartu garansi, kalau lihat ujungnya sampai ada 41 titik, di Jogja, Tasik, Malaya, Surabaya, dan lain-lain. Ada dapetin casing juga yang tipenya hard case, di sini kalau kita lihat bagian sisi belakangnya agak frosted, atau agak butek-butek sedikit, dan di pinggir-pinggirnya dia bening, jadi ada tutun gitu ya. Dan ada SIM Ejector di kotak pembungkusnya tadi. Ini si HPnya sendiri, kali ini Xiaomi-nya warna orange dan menyala, seperti warna Leica-nya juga ada Leica, dan yang tertulis di bagian belakang tadi kita taruh di sebelah dulu, kita lihat sisa penutupannya ada kabel charger atau kabel data, USB A to USB C, oke standar saja, dan chargernya 100W dengan colokan USB A. Sekarang kita cobain HP-nya si Xiaomi 17. Kita buka dulu, eh... Ya sayang ya, sayang sekali. Woy, pembungkus dari kertas itu rasanya lebih premium aja, dibanding plastik kersek-kersek yang burem dan enteng dan ya... Jadi ini Xiaomi 17 varian warna Alpine Pink, yang tipis-tipis aja ya, warna pinknya tidak terlalu pekat, tidak terlalu nampol, mungkin bakal lebih nampol modul kameranya yang terlihat ada 4 titik sekarang, dia lumayan beda sama desain kamera dari Xiaomi 17 tahun lalu, yang terlihat menyatu dengan frame kameranya, sekarang yang 17 terlihat ada tonjolannya, jadi ada buletan-buletan masing-masing, cuma kalau kita lihat ketebalan total dari lensanya, sebenarnya sama-sama aja sih, jadi bagian kotak si 17 lebih diturunin dibanding si 15, jadi kameranya terlihat lebih tinggi. Sama mungkin karena ini varian warna pink, jadinya kameranya kelihatan lebih bulet, lebih boba gitu ya, dibanding si hitam ini. Kalau kita lihat varian warna hitam, dia nggak se-boba itu ya, cuma emang nggak serata yang Xiaomi 15 juga. Anda lebih seneng desain yang mana? Nah kalau saya tentu saja lebih suka yang Xiaomi 15 ini sih, alasannya karena dia kerasa beda aja dibanding seri HP Xiaomi yang lain. Soalnya kalau Xiaomi 17, dia ini flagship cuma kelihatan lumayan mirip kayak Xiaomi seri T. Emang sama-sama angka lumayan tinggi kelasnya, tapi yang ini kan T series ya, harusnya dibawah flagship yang polosan, tidak ada huruf apa-apa, jadi rasanya kurang beda aja. Xiaomi kayak pengen lebih nyamain semuanya. Untung aja dia nggak sama kayak seri Redmi Note, yang kameranya sudah sangat kompor ini. Ini minimal lebih ada kelasnya. Kalau pengen beda banget, emang harus loncat ke varian Ultra ya. Ini Xiaomi 17 Ultra yang kameranya udah pake sensor 1 inci, cuma kelasnya udah jauh beda dari Xiaomi 17 yang polos. Ini Ultra, ini polos. Buat kameranya sendiri, semuanya pake resolusi 50MP, mau kamera utama, mau kamera taillight, mau kamera ultrawide, semuanya 50MP, dan ada branding Leica-nya, karena warnanya udah hasil kerjasama bareng si Leica. Kalau kita lihat sisi kanannya, kita bakal menemukan 2 garis antena, karena ini framenya kebuat dari metal, ada tombol power, ada tombol volume, di atas ada 2 garis antena lagi, di belakang sini harusnya ada sensor inframerahnya ya, buat nembakin inframerah, buat jadi remote control. Di kiri dia ada 2 garis antena lagi, banyak banget, dan 2 lagi di bagian bawah. SIM tray-nya sendiri dia pake 2 nano SIM, jadi ada SIM 1, SIM 2, tanpa slot microSD, jadi pilihan 256 atau 512 nggak bisa di ekspansi lagi, sayangnya ada mikrofon, port type C 3.2, dan ada speaker stereo, 1 di bawah, dan 1 lagi di bagian earpiece sini. Buat fitur lain kayak gyro hardware, NFC udah pasti ada, IP68, tahan air udah aman, dan update softwarenya sampe 5 generasi ya, jadi kalau misalnya ini dari Android 16, dia bakal sampe Android 21, dan securitynya sampe 6 tahun ke depan, sampe 2032. Sip! Jadi ini adalah penampilan paling awal dari Xiaomi 17! Wallpapernya warna merah ya, mungkin ngikutin varian warna HPnya yang agak kemerahan, pink-pink gitu. Di sini saya udah nginstall beberapa aplikasi, tadi sekalian aja, sekalian jebret buat ngeliat apakah ada iklan-iklan yang ditampilkan, apakah ada security analysis ngecek, apakah aplikasi yang kita install ada virus, padahal pengen nyelipin iklan doang. Jawabannya, untungnya tidak ada. Jadi kalau kita lihat di bagian tema sini, HP flagship tentu saja tidak punya iklan ya! Saya ngomong ini agak ngeri nih, apa ini barusan? Oh bukan, ini... Apa ini ya? Ini widget ya, bukan iklan! Widget ya, bebas lah dari aplikasi yang udah kita install, dan nggak ada keterangan ads yang bisa kita silangin gitu. Ini udah bersih sekali kalau kita ganti wallpaper, nggak ada jamscare, bah! Ada tiba-tiba pesan sekarang atau install sekarang. Itu aman. Kalau flagship Xiaomi 17 udah ada iklannya, udah bubar sih. Sasuke nih, kita ganti Sasuke Weekly Favorites. Layar utama. Oke, 1, 2, 3. Sasuke melawan Naruto. Yeah! Oke! Jadi aman ya. Terus satu lagi, kita coba cari yang di sini nih, yang kemarin ada diselipin. Kita cari aplikasi. Wow! Tidak ada rekomendasi apapun saudara. Jadi memang bersih buat cari aplikasi. Tidak ada selipan rekomendasi buat kita install yang ada tulisan ad-nya sudah tidak ada. Jadi sesuai kodratnya lah. Kalau get apps ya matiin aja notifikasinya. Ini sih yang mengejutkan kemarin. Untungnya sudah tidak ada. Kita ganti wallpaper, balikin lagi atau pake yang lebih netral aja kali ya? Biar kita bisa lihat kalau bezel si Xiaomi, si Xiaomi 17 ini tipis dan simetris ya. Kalau dari OSnya sendiri, sudah Hyper OS 3 dan animasinya sudah bagus. Sama kayak Hyper OS-Hyper OS yang kemarin udah kita coba. Jadi kalau kita tarik dari sini, dia seperti menjalar dari atas menuju menyebar ke bawah. Terus apalagi ya dari layar. Kita coba show refresh rate saja. Buat tunjukin kalau displaynya sudah LTPO. Jadi dia bisa turun dari 120Hz ke 1Hz saja. Saya nggak tahu di sini kenapa ada 120 dan 60 mungkin. Settingannya atau datanya nambah banyak dari Androidnya. Lihat bagian yang ini aja. Kalau kita scroll, dia bakal naik turun. Dan nggak langsung 120 sih, karena di Xiaomi ini ada settingan refresh rate yang lebih detail lagi ya. Adaptive refresh rate Pro. Jadi kalau kita matiin, dia malah hilang. Kalau kita hidupin, dia bisa naik turun tunjukin datanya. Langsung turun. Cepat sih dia perubahan. Ini fitur yang lumayan penting buat diomongin, karena nggak semua HP yang kelasnya sama kayak Xiaomi 17, yang di bawah 15 juta atau kurang lebih 15 juta, nggak semuanya punya fitur LTPO ya. Ada yang masih mentok di 60 aja paling bawahnya. Ada yang udah LTPO. Jadi ini penting buat kasih tahu kalau Xiaomi juga udah punya. Buat panelnya sendiri, dia tentu aja udah dari OLED, terus resolusinya 1.5K, ini ukurannya 6.3 inci. Kalau kita bandingin sama Xiaomi 15 yang 6.36 inci, harusnya nggak kelihatan jauh beda ya. Kalau 15 ini dia bezelnya kelihatan lebih tebal, karena dia framenya warna hitam, jadi bezel dari layar dan framenya nyatu. Sementara kalau si 17, dia framenya agak pink. Jadi dia bagi jatah antara bezel warna hitam dan warna pink. Kalau digabung mungkin mirip-mirip aja kayak si 15. Sama kalau kita lihat sudut-sudutnya, Xiaomi 17 lebih ngebulet ya dibanding Xiaomi 15. Jadi kelihatan mungkin lebih gempal atau lebih lebar, mungkin dibanding si 15. Kayak lebih kurus gitu, padahal layarnya sedikit lebih gede. Saya udah coba ngetes kecerahan dari Xiaomi 17 juga, dan udah aman sekali ya. Peak brightnessnya di 3500 nits, dan buat high brightness mode di outdoor juga kelihatan dengan sangat jelas. Bagus sih speakernya! Walaupun ukurannya kecil, tapi suaranya, detailnya kerasa hidup, separasinya bagus, bassnya juga lumayan mendang. Mantap! Ini nilainya 8 dari 10 kalau kita coba yang lebih bass. Yup, kecil-kecil tapi speakernya tidak disabirkan. Sekarang kita lihat Antutu-nya. Dia pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan skor Antutu-nya adalah 3.31 juta. Ini bukan skor yang tinggi, ini bukan skor maksimal dari karena biasanya kalau ukuran lebih gede, dia bisa dapet 3.8, 3.9, bahkan yang bener-bener gila ada yang tembus 4 juta. Jadi ini Antutu-nya lebih rendah 20% dari Snapdragon 8 Elite pada umumnya. Mungkin karena kebatas ukurannya ya, nggak bisa ngelawan bagian itu ya. Buat settingan tentu bisa di 120 fps, Mobile Legends, buat performanya sih nggak perlu dicoba lama, udah ketebak ya kalau pasti rata 120 fps. Nanti tunjukin aja hasilnya. sambil main dulu, kalau bersih ngapain dia? Diem aja ya? Diem. Ulti, terus? Diem aja gitu? Ya, ya, ya. Memang harus lagi rame ya baru di... Nah ini ya, coba ya. Tapi kayak nggak kena damage gitu. Ada ya? Oh, barusan kecil. Wah, nggak sih bukan kita sih. Tapi yang... Bukan? Ini bukan kita kan? No. Oke, jadi burung dulu. Wih, lucu ya. Jadi burung. Coba kita loncat. Test loading UFS 4.1. Iyap. Nggak sampai 5 detik, sudah sampai. Sudah seharusnya seperti itu. Dia sudah pakai LPDDR5X juga. Sudah spek-spek yang tertinggi lah sebagai sebuah flagship-nya Xiaomi. Cuma memang performanya agak terbatas oleh ukurannya saja. Masih agak susah buat nyari HP kecil yang bisa adem dan super kenceng maksimal terus ya. Kalau ini pakai skateboard. Mobility banget tim ini. Nah, setelah dimainin selama setengah jam, kita dapetin rata-rata frame rate di 55 saja ya. Tidak mulus mentok 60 fps. Karena setelah main belasan menit, performanya turun ke sekitar 50 fps. Lagi-lagi karena suhunya yang udah lumayan tinggi. Kalau kita lihat kamera thermal bisa sampai 45 derajat. Nggak lebih sih. Mungkin Xiaomi nggak berani nge-push terlalu tinggi sampai 4849. Yang penting HP-nya tetap terjaga. Nggak kepanasan. kamera Leica-nya. Ini SU7 lumayan sesuai sama angka 7. Kita hanya bisa merasakan miniaturnya saja. Buat hasil fotonya, saya suka. Seperti biasa, kombinasi Xiaomi dan racikan warna dari Leica ini kerasa kayak bukan dari kamera HP kata Iqbal. Soalnya gimana jelasinnya ya? Warnanya itu kontrasnya itu sangat berani tapi nggak over, nggak kebablasan. Misalnya di foto ini juga kita bisa ngeliat kalau bayangannya kuat, kontrasnya tinggi, tapi warna dari bajunya nggak kerasa berlebihan. Jadi bagus sih tuningannya. Foto-foto dari kamera Leica emang kerasa sinematik, kerasa udah diedit. Padahal di HP-nya kita nggak apa-apain ya, cuma pake preset Leica Authentic aja. Kelain cerita kalau misalnya kita ubah ke mode ultrawide, kalau di mode ultrawide ini baru fotonya kerasa biasa aja. Kayak HP-HP lain yang flat, yang main aman, kontrasnya nggak tinggi-tinggi banget. Nggak jelek, ini kayak HP-HP flagship lain, tapi kalau kita barusan lihat foto kamera utama yang berani, rasanya ultrawide ini B aja. Buat perekaman kamera depan, Xiaomi 17. Stabil ya, mantep. Bisa di 4K 60 fps lagi. Terus kalau di gas sama matahari yang lagi trik-triknya, masih ada bagian biru yang bisa kelihatan di sini gedung di belakang, Daun juga oke. Kalau mau lihat seberapa... ini jam 2 siang. Jadi menantang sekali cahayanya. Buat perekaman video, udah level flagship. Sesuai kelasnya. Kesimpulan buat Xiaomi 17. Ini HP compact yang makin-makin lagi ya. Di review Xiaomi 15 tahun lalu, saya udah puas sama kamera dan performa ganas di dalam HP ukuran ringkas. Xiaomi 17 ini juga ngasih feel yang sama, ditambah banyak ekstra-ekstra lagi. Chipset yang makin ngegas, karakter kamera yang tetep khas, baterai makin cadas, speed ngecas makin deras, layar build quality tetep kualitas, tapi sayangnya harganya juga bikin halah nafas. Yah, Xiaomi pun kena ya. Naik 3 juta Sesuai kah sama upgrade yang didapet? Kalau anda emang beli HP buat jangka panjang, buat 5 tahun kedepan, boleh lah ambil Xiaomi 17. Chipset paling baru sama baterai gedenya bakal berasa. Jangan lupa cari promo-promo lebaran atau tanggal kembar, biar damage lebih enteng. Tapi kalau cuma pengen pake 1-2 tahun kedepan, anda sering gonta ganti HP, Xiaomi 15 masih berasa worth it sih. Sambil nunggu Xiaomi 18 atau 19. Jadi gitu ya, cobain Xiaomi 17! Like kalau anda suka dengan video ini, dislike kalau nggak suka, kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yow! Closed Caption by @Subbox.id Di atas hobi geser furniture kayaknya. Krek, krek. Ya mau bookberg kali.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.

Xiaomi 15

Xiaomi 15 merupakan smartphone flagship ringkas yang secara resmi diperkenalkan oleh Xiaomi dan dipasarkan untuk konsumen Indonesia. Perangkat ini menjadi model dasar dalam lini Xiaomi 15 Series, namun tetap membawa teknologi kelas atas yang setara dengan smartphone flagship premium. Xiaomi 15 ditujukan bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi, kamera profesional,...

Xiaomi 17

Xiaomi 17 hadir sebagai smartphone premium yang menggabungkan desain compact, kamera Leica, dan performa tanpa kompromi dalam satu perangkat. Smartphone ini dirancang untuk memberikan kenyamanan penggunaan harian tanpa mengurangi kemampuan flagship modern. Ukurannya tetap nyaman digunakan satu tangan dengan tampilan yang terlihat elegan dan modern. Xiaomi 17 cocok untuk pengguna...