Rp3.299 JUTA! Unboxing vivo V40 Lite Indonesia! (YouTube Video)
Halo guys, David di sini, dan kita bakal unboxing Vivo V40 Lite 4G. HP baru dari Vivo yang harganya 3.2 juta. Ini lumayan murah buat sebuah V series ya. Biasanya Vivo 1-2-3 jutaan itu, dapetnya Y series. Kalau V series, dia udah mainnya di 4-5-6 jutaan. V40 Lite 4G ini anomali lah ya. Sekali lagi yang 4G, 4G. Soalnya ada juga varian 5G-nya, yang harganya tuh udah sesuai V series, sekitar 4-5 jutaan. Yang 4G ini nih, entah emang V series turun gunung, ngebawa kualitas mid range yang bagus ke pasar yang lebih terjangkau, atau cuma trik marketing Vivo aja, namanya V series tapi ya ternyata Y series. Ada harga, ada rupa kan soalnya. Apakah HP ini cuma pansos nama V series yang lagi hot di pasar mid range? Kita cobain aja. Sambil banding-bandingin sama V40 ini, yang kotaknya seperti ini, yang harganya 6.5 jutaan ya. 2 kali lipat dari harga V40 Lite ini. Kalau dilihat dari desain kotaknya sih, udah mirip ya, soalnya Y series itu setau saya warna putih. Ini udah warna hitam. Dari tampangnya udah oke lah. Kita langsung buka dulu aja plastiknya, biar nggak mantul-mantul silau. Ini masih baru banget kotaknya, kalau misalnya anda pernah lihat saya bikin konten Vivo V40 Lite 4G di Reels, itu memang saya udah pernah coba yang satu, cuma dikirimin sampel HPnya aja, itu buat ngetes charging sama AI eraser. Tapi kalau dari kotaknya, belum pernah coba, jadi kita langsung buka aja. Ya, desain kotaknya emang sekali lagi mirip banget sama si V40, dari buletan-buletan aura lightnya sama, sebagai seri V, terus ada V40 Lite, ada logo Vivo. Di sini juga ada emblem Vivo 10 years. Ini menandakan kalau Vivo udah 10 tahun main di pasar Indonesia. Ya, ya, itu selamat buat Vivo, bisa bertahan selama itu, prestasi juga. Ada Vivo, ada tempelan, ada Vivo V40 Lite, dibawahnya polosan aja. Dan di belakang cuma tulisan-tulisan soal variannya ya. Ini ada RAM 8GB, ada memori internal 128GB, ada satu lagi yang 8GB sama 256GB, harganya tambah Rp300 ribu, terus warnanya silver-silver. Harusnya bukan silver-silver sih, tapi silver titanium. Terus ada peach purple juga, sama ada satu lagi yang warnanya carbon black. Kita cobain yang silver titanium sih, bukan silver-silver ya. Ini entah kenapa cetakannya kayak gini. Terus ada tanggal produksinya, 2 September 2024, belum sebulan, udah sampai ke tangan kita, frekuensi dan lain-lain, ada postelnya, dan... sudah, begitu saja. Sekarang kita unboxing, coba kita lihat isinya. Di sini ada HP-nya, nanti kita lihat lebih detail. Kita kelarin dulu bagian dalemnya, ada dapet casing silikon, mantep. Di sini kelihatan kalau kameranya manjang ke bawah, terus ada dapet Telkomsel Prabayar. Ini ada nomornya, tapi nggak bakal dipakai, jadi tidak usah di-miss-call. Terus ada informasi penting, tapi nggak dibaca juga. Terus kita dapetin charger 80W. Ini lumayan mantep buat HP yang harganya Rp3 juta. Jadi flash charge, dan... di sini ada ketulis maksimal 80W. Kemarin kami ada tes di stasiun MRT di Singapura ya, dan 7 menit udah masuk 17%. Terus tambah 7 menit lagi, masuk 17 lagi, tambah 7 menit lagi, tambah 17 lagi, jadi 20 menit nambahnya bisa 50%. Mantep! Sesuatu yang sangat dihargai ya, HP kayak gini dapet charger kenceng, apalagi ada HP yang udah nggak ngasih sama sekali. Terus di sini ada kabel USB Type A to Type C. Kabel data dan kabel charger, di dalemnya lagi ada... Sampai lepas! Ini ada double tape lho! Ya, ya udahlah. Sekalian unboxing sampai ke akar-akarnya ya. Di sini ada SIM Ejector, ini SIM Ejector, satu aja. Habis itu udah deh, sekarang kita coba lihat HP-nya, yang cara bukanya itu asik ya. Jadi di sini ada tulisan open, kita sobek bagian sini. Sebenernya bisa di-slide kayak gini doang sih, tapi karena kita udah disuruh open sama lebih satisfying, masukinnya malah lebih susah. Kita sobek aja. Wuidih, vivo sengaja kali ya. Padahal bisa di-slide doang, tapi ada suara-suara kayak gitu. 1 kali sepanjang anda beli HP ini. Kita langsung lihat desainnya saja, yang kesannya masih persis lah buat saya sampai sekarang, walaupun saya udah pernah pakai selama 1 minggu, 2 minggu. Ini sangat meniru tren jaman sekarang ya, yang namanya aja Silver Titanium. Jadi mereka ngikutin tren HP-HP mahal sekarang, yang segalanya ada nama Titanium-nya, persis kayak iPhone yang ada di sini. Ini namanya sih Natural Titanium ya, tapi di Silver Titanium ini... warnanya mirip-mirip dari kilauannya, mantep! Walaupun back case dari vivo V40 Lite 4G ini, dan 5G juga, dia kebuat dari polikarbonat, tetapi finishingnya lumayan mirip. Ini lumayan satisfying buat ngelihat kayak gini, jadi ada feeling-feeling mewahnya kali ya, kalau misalnya lihat desainnya aja. Jadi ini Natural Titanium, ini Silver Titanium, untung desain kameranya dia sama sekali tidak meniru yang lain ya. Saya nggak pernah lihat desain kamera kayak gini, yang dikasih nama Cushion Cut Diamond Camera, entah artinya apa, intinya dia manjang ke bawah, terus ada 3 buletan, buletan yang pertama kamera tidak penting, 2MP, terus ada kamera 50MP, dan ada AI Auralight. Ya ada AI-AI nya yang katanya bisa mikir sendiri, bisa hitung-hitung sendiri, padahal ya Auralight yang biasa juga udah bisa hitung sendiri, tapi ada branding AI biar lebih keren, di sini ada tulisan Auralight, dan di sini ada flashnya. Saya suka sih! Kalau dilihat di kamera gini, rasanya jadi lebih wah lagi, bagian belakangnya ini, rasanya mulus aja, dan pas dipegang emang mulus, terus di sini ada logo vivo yang tidak terlalu mengganggu juga. Anda bisa komen di bawah, anda seneng atau nggak, tren-tren titanium-titaniuman kayak gini. Di sebelah kanan, dia silver metallic aja, ada tombol power, ada tombol volume, di bagian atas dia ada lubang mikrofon, mantep! Di sini juga earpiece-nya bisa berfungsi sebagai speaker, jadi sebagai V40, dia udah stereo speaker sih, yang kita puji banget di V40 kemarin, karena akhirnya nyusul juga, soalnya V30 kan yang regular pun masih mono, sementara V40 sampe kelepun udah stereo, jadi ya dihargain sih, cocok lah V40. Di kiri dia polosan saja, di bawahnya ada SIM tray yang bisa masuk 1 kartu nano SIM, terus di baliknya bisa masuk 1 kartu nano SIM lagi, atau microSD, jadi tipenya hybrid, silahkan dipilih mau masuk yang mana, terus ada port USB-C, dan ada speaker, ini ada mikrofon juga, jadi mikrofonnya udah 2, speakernya juga ada 2, NFC juga ada, gyro hardware juga ada, buat vivo 3 juta! Saya jujur aja salut sih, soalnya nggak ngarep banyak apalagi... saya kirain awalnya V40 Lite, apa cuma namanya doang, tapi ternyata masih ada kualitas V40 yang regular di HP ini ya. Yang bedain V40 Lite sama V40 regular, kalau yang regular kemarin dia udah sampe IP69, ditembakin pressure washer pun yang kayak steam-steam gitu, terus dia masih aman, tapi di yang Lite ini dia yang Lite, yang Lite kayak inget apa ya? Yang Lite. Yang Lite ini dia IP64 aja, alias tahan debu, tapi nggak bakal tahan semprotan kenceng ya, dia tahan percikan air aja, jadi sebatas hujan, jangan disembur-semburin terlalu ganas, jadi kalau basah-basah gini masih aman. Kita juga lepasin screen protectornya aja, saya pengen nunjukin kalau dia punya screen protector bawaan, kayak HP-HP yang lain dapet screen protector bawaan juga, kecuali ini biar syutingnya lebih bagus aja, jadi kita lepas, terus kita hidupkan. Terus install-install. Sip! Jadi ini adalah penampilan paling awal dari Vivo V40 Lite di sini. Terlihat kalau bezel atas kanan kirinya kelihatan lumayan seimbang ya, terus bagian bawahnya agak sedikit tebal, tapi nggak setebal itu, sedikit lebih tebal aja kalau liat gini sih, masih enak kalau dari ukuran layarnya dia 6.67 inci, dia refresh ratenya bisa 120Hz, tapi kalau angka brightness ini jarang beda sih, biasanya angkanya sesuai sama apa yang mata kita lihat langsung. Di sini, layar dari V40 Lite punya spek yang terang, dia di high brightness mode, dia bisa 1200 nits, itu kalau kita tembakin di bawah sinar matahari, masih jelas, masih nyaman, mantep kalau peak brightness-nya di 1800 nits. Si Vivo V40 ini sedikit lebih tinggi ya, di sini kelihatan, cuma buat HP 3 jutaan, 1200 nits itu udah mantep. Peak brightness-nya sendiri di 1800 nits, di sini kelihatan mirip-mirip aja ya sama V40, yang brightnessnya udah sama-sama kita maksimalin, jadi terangnya layar si V40 Lite udah mantep, dia bisa samain, itu keren. Sekarang mari kita cobain stereo speaker-nya. Saya agak nggak nyangka sih awalnya, kirain mono kan, soalnya V30 aja yang 5 jutaan dia mono juga, kok yang ini bisa stereo walaupun pake earpiece? Volumenya nggak kenceng-kenceng banget ya, ini udah di 100%, kita bisa naikin sampe 300% ada boosternya, tapi jadinya pecah suaranya kemana-mana, kalau 100% enak, kalau udah di tengah gini agak mendingan deh. Cuma nggak rame ya rasanya. Minimal balance lah, 60-40 lah, 60 di bawah, 40 di atas. Ya oke lah, suaranya juga balance. 7.5 lah, 7-7.5 buat HP 3 juta, oke, no complain. Sekarang bagian yang paling lemah dari V40 Lite, yaitu di chipsetnya. Dia RAM-nya 8GB LPDDR4X, terus dia pake memori UFS 2.2 yang 128GB atau 256GB, bisa dipilih aja bedanya 300 ribu, tapi chipsetnya sama-sama Snapdragon 685, yang skor AnTuTu 10-nya dia di 350 ribuan aja. Ini bukan angka yang tinggi-tinggi banget sih, jadi performa gamingnya juga udah pengalaman, kalau nggak bakal selancar itu juga. Buat game enteng kayak Mobile Legends, Snapdragon 685 masih aman sih. Buat settingan yang... apa ini? Kita main di settingan high, high-high, dia bisa dapet hampir 60 fps buat rata-ratanya. Jadi bisa nyaman mainnya, ya sudah seharusnya lah ya HP 3 juta, mau speknya kayak gimana pun harus lolos tes game Mobile Legends, kalau nggak gawat banget. Oke, RAM-nya juga 8GB, kalau mau yang RAM-nya 12GB ada yang si V40 Lite ini, tapi dia yang 5G dan harganya udah 5 jutaan. Itu luar biasa sih, 5 jutaan dapet Lite. Kalau buat game berat kayak Genshin, dia keteperan, apalagi kalau buat battle, kalau awal-awal sih masih enak ya, cuma kalau udah lama, udah main di atas 10 menit, frame-nya bakal menurun, dan selama setengah jam dapet rata-rata di 30an fps doang. Itu artinya ya ada yang di atas 30, sama ada yang di bawah 30. Di bagian di bawah 30 itu yang bakal berasa berat gamenya, kurang asik lagi lah. Jadi kalau buat... sekedar nyari-nyari loot doang, atau kelarin daily... quest doang ya masih aman, tapi kalau mau main enjoy, lancar-lancar, bukan ini jawabannya. Wah! Wow! Untungnya suhu yang dikasih enak ya, karena dia mesinnya nggak kenceng-kenceng banget, jadinya thermalnya juga panasnya nggak setinggi itu juga. Kayak mesin yang eco gitu. Di bawah 40 derajat, atau kurang lebih 40 derajat, itu enak sih buat dipegang. cobain kamera 50MP-nya. Ini tanpa ZEISS ya, kalau 3 juta dapet ZEISS, itu aneh sekali sih. Berarti semuanya dapet ZEISS dong, HP Vivo. Ini dia juga 1 kamera utama aja, yang 50MP nggak ada kamera ultrawide. Buat hasilnya, dia lumayan sensitif sama lokasi atau objek yang diportret ya. Saya bisa ngomong gini karena saya ada ngetes di Jakarta, yang lumayan sering berkabut, berasap, mendung. Jadi fotonya kelihatan agak kusam, dan warnanya tenggelam gitu rasanya. Tapi pas kami coba foto di Singapura, yang langitnya cerah dan tempatnya lagi warna-warni, rasanya bagus sih, bagus banget. Kayak kesannya beda, lumayan jomplang sama foto yang biasanya kita foto di daerah mall ini. Berasa di foto pake kamera yang berbeda sih. Cuma anehnya pas saya coba tes di kondisi malam, yang seharusnya jadi kondisi paling sulit buat kamera apapun, ya kalau nggak pake night mode, dia kelihatan... Burem-burem gini sih. Cahayanya berpendar bocor-bocor, kurang bagus, tapi kalau kita pake night mode, jadi rapi banget. Rasanya jadi kayak processing HP 4-5 jutaan gitu. Ini saya suka, dan saya jadi wajibin buat pake night mode, kalau misalnya anda lagi foto di kondisi yang gelap ya, soalnya jauh banget bedanya. Oh iya, sebagai HP V series, walaupun harganya berapapun, sebagai V series, dia punya aura light portrait ya. Ini ada lampu-lampunya di sini, yang ngomong-ngomong dia lebih gede dari V40 biasa, yang buletan kecil gini, di V40 Lite malah dia buletannya lebih besar. Warnanya juga bisa menyesuaikan keadaan, jadi di sini modenya lagi auto, kalau misalnya menurut dia... lebih bagus flashnya warna orange, dia bakal berubah jadi warna orange, tapi sekarang dia bilang warna putih. Vivo bilang di situ AI-nya! Tapi di V40, di V30 nggak ada nama AI, juga udah bisa, jadi AI itu lebih ke brandingan aja. Kalau kita mau matiin juga bisa, kita pilih sendiri mau warna putih atau warna yang kekuningan. Silahkan diatur aja. Kira-kira bedanya kayak gini sih, kalau pake Aura Light, pake LED Flash yang standar, sama yang nggak pake flash atau lampu apapun. Sama satu lagi, mumpung lagi ngomongin soal AI-AIan, kita sekalian coba demoin, di sini ada foto dari V40 Lite, kita pake fitur yang namanya AI Eraser, buat menghapus bagian yang... tidak diinginkan ya. Wih dih! Cara bacanya juga gampang, eh, pinter. Saya asal circle, dan dia bisa hapus seperti ini ya. Rapi lho! Saya suka sih sama si AI Erasernya Vivo ini, tapi harus online ya. Jadi kalau kita offline, nggak terkoneksi kemanapun, dia nggak bisa. Berarti dia lempar ke server, entah server siapa, software apa yang kerjain, baru kasih ke Vivo ini. Tapi itu server yang bagus sih. Kesimpulan buat Vivo V40 Lite. HP ini ada harga, ada rupa lah ya. Walaupun nama keluarganya ada V40-nya, yang biasanya harganya mid-range 5-7 juta, tapi HP ini kualitasnya nggak ngelebihin harga lah. HP ini kurang cocok kalau anda tipe user yang cari mesin sekenceng mungkin. Snapdragon 685-nya cuma bisa kasih performa gaming yang sekedar cukup aja. Dia bakal santai buat main game enteng, tapi bakal ribet kalau kita udah ajak main game yang berat. Mesin getarnya juga, saya lupa sebutin, dia juga berasa murah, kayak nyebar gitu, kurang kefokus. Buat saya itu sih, kurangnya V40 Lite ini. Sisanya buat saya udah mantep. Ini mesin yang secukupnya, malah kasih suhu yang cil juga, gaming di bawah 40 derajat itu mantep, ngecas juga kenceng, nggak banyak HP 3 jutaan yang bisa kasih charger 80 Watt, baterai juga gede, 5000 mAh, awet juga, NFC, gyro ada, IP64, stereo speaker, desain yang lagi ngetrend juga, ala-ala titanium gini, layarnya AMOLED, udah bagus, terang juga, jadi kamera juga mantep sih. Buat malem. Bisa dibilang nih, HP masih ada aura-aura allroundernya lah, kayak si V40 ini. Spek beda, tapi jiwanya sama. Cakep, saya suka. Demikian unboxing gadget in buat Vivo V40 Lite. Like kalau... Like, like, like kalau anda suka dengan video ini, dislike kalau nggak suka, kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yo! Closed Caption by @subbox.id Dislike. Like, dislike, mirip lah. Sengaja salah ngomong.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Langkah tidak biasa diambil oleh Jagat Review saat mendadak menunda ulasan mendalam untuk vivo X300 Ultra, kasta tertinggi ponsel flagship di tahun 2026. Di balik...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Tren ponsel pintar berdimensi ringkas kembali mencuri perhatian lewat kehadiran vivo X300 FE, sebuah perangkat kompak yang digadang-gadang menjadi idaman baru para...
Pertarungan supremasi fotografi seluler tahun 2026 akhirnya mencapai klimaks melalui benturan dua raksasa: OPPO Find X9 Ultra dan vivo X300 Ultra. Lebih dari...
Di tengah sengitnya kompetisi adu tajam lensa smartphone, kemunculan sebuah ponsel pintar yang sepenuhnya menanggalkan kamera justru memicu rasa penasaran yang...
Persaingan vivo X300 Ultra dan OPPO Find X9 Ultra melampaui sekadar adu spesifikasi di atas kertas. Melalui pengujian ekstrem dari stabilitas suhu, efisiensi daya,...
Pasar smartphone kelas menengah kembali diguncang oleh inovasi radikal yang menjawab keresahan terbesar setiap pengguna gawai: daya tahan baterai. Kehadiran lini...
iQOO kembali menggebrak pasar smartphone tanah air lewat lini terbarunya yang membawa spesifikasi baterai di luar nalar. Melalui impresi pertamanya, David GadgetIn...
Bagi seorang tech enthusiast yang dikenal setia pada satu brand, berpaling ke perangkat lain bukanlah perkara mudah. Namun, kehadiran OPPO Find X9 Ultra tampaknya...
Bagi para gamer yang sering frustrasi karena baterai smartphone mendadak sekarat di tengah-tengah push rank, iQOO Z11 5G hadir membawa dobrakan teknologi yang sulit...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Pasar smartphone flagship kembali diguncang oleh kehadiran vivo X300 Ultra, sebuah perangkat yang tidak hanya mengaburkan batas antara ponsel dan kamera...
Pasar ponsel kelas menengah kembali diguncang dengan kehadiran vivo T5 Series yang mendefinisikan ulang arti ketahanan sebuah smartphone. Dijuluki sebagai "HP...


















