Rp45 JUTA... UNBOXING iPhone 16 & 16 PRO!!! (YouTube Video)
Halo guys, David di sini dan saat ini saya sedang berada di depan Apple Store Marina Bay Singapura lagi... buat unboxing iPhone 16 series. Disini kita udah beli iPhone 16 Plus dan iPhone 16 Pro. Di video ini kita bakal coba lihat penampakannya kayak gimana, lihat tombol-tombol barunya dan tentu aja cobain fitur barunya ya. Ya ini kayak udah jadi tradisi lah, tahun lalu kita juga unboxing di sini. Dan semoga tradisi itu bakal segera putus ya. Semoga bakal ada Apple Store di Indonesia dan... iPhone baru cepat masuk pas launching global gitu. Kalau sekarang kan... di Digimap, di iBox dan lain-lain baru teaser kalau bakal masuk, tapi nggak tau kapan. Kalau tahun lalu sih sebulan kemudian ya. Di sini saya bukan ngajak anda buat beli iPhone di Singapura, kalau mampu ya silahkan aja, kalau sempat, kalau niat banget, pengen cepet banget, tapi tidak rekomen karena cukai. Cukai-nya... mayan sih, nanti saya kasih tau berapa pas saya udah pulang ke Indonesia dan udah bayar. Kita unboxing dulu! Buat yang penasaran, ini iPhone-nya berapaan bang? Kalau harganya langsung beli sebelum pajak. Kalau nggak salah ini harganya sekitar Rp1.700-an dan ini sekitar Rp2.200an. Jadi sekitar Rp20 juta dan ini sekitar Rp25 juta. Ya kira-kira begitu total... eh kok gue bayar Rp45 ya? Bentar. Salah, salah, salah. Ya bener-bener Rp25 tambah Rp20, sama kayak angkanya udah kegedean gitu. Kok nggak wajar Rp45 buat dapet 2 HP? Tapi ya udah itu lah iPhone, kita langsung unboxing. Yang iPhone 16 plus dulu ada yang varian regular itu ukuran layarnya 6.1 inci, kalau ini 6.7 inci dan varian yang kita ambil adalah warna apa ini? Ultramarine! Jadi ini warna biru yang paling sering dipamerin, warna baru juga ada warna hijau, terus ada warna pink, ada hitam dan warna putih. Cuma kita selalu ambil yang paling unik, yang paling fresh. Ini warnanya biru, kita bisa lihat di depan sini ada penampakan dari iPhone-nya, bagian belakang, yang baru itu dari desain kameranya. Jadi bukan silang lagi ya, tapi udah dari atas ke bawah tegak lurus, tidak 45 derajat lagi. Tapi kameranya tetap 2, tidak ada yang berubah, tetap 48MP buat kamera utama dan 12MP buat kamera ultrawide. Terus ada LED Flash, terus di sini ada tulisan iPhone, ada logo Apple, iPhone lagi dan logo Apple, yang warnanya sesuai kayak bagian belakang dari HP-nya. Di belakang sini kita bisa lihat detail variannya iPhone 16 plus, warna ultramarine dan 256GB. Kalau varian paling rendah ada yang 128GB, paling tinggi 512GB. Nggak ada yang 1TB sih. Terus udah sih kita langsung green peel aja. Ada 2 bagian kita tarik dulu. Ketek kertas. Oke, di bagian bawah kita tarik lagi. Oke, ini kita taruh dulu guys soalnya... nyampah di Singapura kena denda berapa juta? 5 juta? 10 juta? Bisa setengah iPhone. Nanti tambah boncos lagi, ini hotel juga lagi F1, parah banget. Sekarang kita buka saja, lihat bagian dalemnya... Oke, jadi ini warna biru, biru... Gimana ya? "Biru blau" gitu. Lo tau blau apa? Blau yang biasa dipakai buat cucian 1 kantong kayak pangsit somai gitu, terus lo masukin ke ember cucian, nanti... kusemnya ilang gitu. Atau sekarang nggak ada lagi? Dulu emak gue kayak gitu sih. Tapi ini warna yang ingetin saya sama warna blau itu, saya nggak tau merek apaan. Ini teksturnya matte dan licin-licin dari Infuse Glass! Suaranya begini kalau diketok, ehm... agak empuk ya? Oke, enteng juga, dia 201 gram cuma naik sekitar 3 gram dari... iPhone 15 Plus. Disini ada kamera ultrawide 12 MP dan kamera utama 48 MP. Di bagian lensanya ini atau kandang lensanya ini, housingnya, dia glossy ya, jadi beda. Dualtone, di sini glossy, di sini matte, dan dia kelihatan lebih gelap. Entah kenapa... Saya kayak lebih, kayaknya lebih seneng kalau bagian belakangnya ini pakai yang glossy gini loh. Warnanya kayak lebih asik dibanding warna matte-matte yang ini. Entah karena saya lagi cari... Kekurangannya sok-sok, pengen beda atau apa, tapi saya suka. Lihat housing yang mengkilat dan birunya cemerlang kayak gini. Sisanya kita coba lihat yang ini. Di sini ada kamera kontrol, di sini ada lambang kameranya jadi jelas banget, dan teksturnya beda juga, dia glossy beda sama... tekstur tombol power yang ini, dia matte senada sama framenya, tapi... yang kamera kontrol dia dibikin beda, dan bisa ditekan nggak ya? Bisa, dia bisa ditekan! Jadi ini tombol fisik, bukan cuma tombol sentuh yang... ada geteran-geterannya doang, jadi nanti kita cobain, ini tombol baru lagi-lagi, Apple malah tambah banyak tombol, tambah lama sih. Ini tombol power, ada garis antena, terus di atas polos, di sini garis antena lagi, di kiri ada action button, ini baru juga buat iPhone yang non-pro ya! Kalau action button kemarin cuma ada di seri 15 Pro, kali ini 16 biasa juga udah dapet, walaupun selama saya pakai iPhone 15 Pro selama 1 tahun... saya tetep pakai dia buat nge-mute sama ring notifikasi doang sih, jadi tetep fungsinya mirip kayak slider, yang ada di HP iPhone, di iPhone-iPhone kemarin, tanpa action button. Cuma lebih custom lah kalau anda pengen. Di bawahnya ada tombol volume, up and down, sama di sini ada SIM tray buat varian yang bukan US, kalau US tau saya udah nggak ada SIM tray lagi, semuanya eSIM, di sini ada speaker dan port USB Type-C, yang sayangnya masih tipe USB 2 ya, ini parah banget! HP 20 juta masih pakai USB 2, yang teknologinya udah tahun 2000-an, yang speednya lambat, sayang, ini sengaja banget lah. Apple harus bikin beda dari varian Pro, biar orang itu lebih tertarik sama Pro, karena USB 2 lambat, lambat banget. Sebelum kita lanjut lihat HP-nya gimana, kita lihat kelengkapannya dulu, Disini ada kabel charger USB C to C, dan dia packagingnya bagus ya, jadi sistem locknya berasa kayak unboxing Apple Watch atau apa gitu, pokoknya packaging Apple emang niat sih, dan kabelnya braided jadi lebih tahan, walaupun di bagian lehernya ini masih sama, kayak yang kemarin-kemarin, tidak ada pelindung, jadi mungkin saya nggak pakai kabel ini sih, jadi jangka panjang saya nggak tau dia bakal mudah patah atau nggak, kayak kasus-kasus kabel iPhone zaman dulu, mungkin udah braided jadi lebih tahan, dan ada SIM Ejector, terus di dalamnya lagi ada buku tunjuk, ini iPhone oke, ini udah kosong, dan tidak ada stiker ya? Tidak ada stiker lagi saudara-saudara, sayang sekali tidak ada stiker yang bisa di koleksi, atau ditempel di mobil, atau di buku, atau di Macbook, atau dimanapun buat pamer lagi sayangnya, Tadi saya juga di Apple Store nanya ada stiker nggak? Buat ekstra gitu... Aksesoris bonus lah! Katanya nggak ada, sayang banget, soalnya ada isu yang beredar, kalau kita minta langsung sama tokonya baru dikasih, tapi saya minta tuh nggak ada, mungkin karena lagi rame atau apa, nggak ada aja. Nggak terlalu dengeran sih kalau di outdoor, Kurang satisfying! Jadi kita coba lihat layarnya, yang bezelnya harusnya tetap sama, karena ukuran bodinya sama, ukuran layarnya sama. Jadi tidak ada perbedaan yang signifikan. Dari desain depan seharusnya, yang ada itu dari tombol sini, yang nanti bakal kita cobain, pas udah unboxing ini aja deh, soalnya dari sini udah, dari desainnya, sekarang kita cobain iPhone 15 Pro! Kita pilih varian Pro, karena ini HP yang selalu saya pakai, bukan Pro Max, kalau misalnya anda pengen lihat varian Pro Max segede apa? karena layarnya udah 6,9 inci, udah naik, HP Apple paling gede, iPhone paling gede... Bisa main ke channel YouTuber cupu aja, katanya dia pilih yang Pro Max, karena dia pakai yang Pro Max juga, sama dia bisa bandingin fitur-fiturnya, sama iPhone 15 Pro Max sebelumnya kayak gimana, linknya di bawah. Kalau box varian yang Pro, dia pakai desain layarnya ya, karena di seri Pro yang baru ini, layarnya emang ada perubahan, bezelnya lebih tipis lagi, sementara bagian belakangnya sama-sama aja, jadi biar nggak ada salah paham kali. Kalau 15 kemarin... kalau nggak salah warna putih juga ya, 15 Pro kemarin, kotaknya nggak ada hitam ya, soalnya 13 Pro sempat hitam, sama 14 Pro kayaknya sempat hitam, tapi sekarang udah balik ke putih semua kotaknya, sama di bagian frame ini, ada dikasih efek mengkilat-mengkilat gitu, biar ada sedikit "ekstra wow"-nya, walaupun cuma dari kardusnya doang. Di sini ada iPhone yang mengkilat juga, di sini ada Apple mengkilat, iPhone mengkilat, Apple mengkilat, dan ada iPhone 16 Pro dessert! Desert, desert, bukan dessert, Desert Titanium, 1 terabyte dong, harus tuh! Ini varian warna baru juga. Kalau natural titanium, Black Titanium sama White Titanium, itu varian warna yang ada di 15 Pro kemarin. Jadi buat yang ngefans sama warna itu, tetap ada di 16 Pro, tapi kita lagi-lagi cobain warna yang baru. Wah, masukin lagi. nanti double dendanya seharga iPhone lagi. Agak susah ya... Ah oke! Di sini ada, oh ada lubangnya, iya-iya tapi nggak bisa dicabut, di sini adalah warna yang kelihatan kayak... warna kayak krim-krim kayak warna apa tuh bal? Yang iPhone yang dulu ada Rose Gold, gold-gold apanya gitu, Kayak warna emasnya ini, bukan warna coklat, soalnya kalau kita lihat bagian depannya kayak coklat banget, dari wallpapernya sama, waktu pertama kali saya lihat gambarnya di website Apple, kok rasanya lebih coklat, lebih tembaga gitu ya. Tapi di sini kalau lihat aslinya, mirip kayak warna krim-krim doang sih. Kalau dari desainnya sih, ini tidak kelihatan berbeda dengan iPhone 15 Pro ya, sebentar ini kita lepasin dulu, yang warna natural titanium. Ehmmm.... 15 Pro, 16 Pro, ehm... 16 Pro sedikit lebih panjang, dan apakah sedikit lebih lebar? Nggak kerasa lebih lebar sih, padahal ukuran layar si 16 Pro ini, dia udah naik 0,2 inci, jadi 6,3 inci, itu karena efek bezelnya lebih tipis, jadi bodinya nggak perlu dilebarin lagi. Kalau dari spek kameranya mirip-mirip aja 48MP buat kamera utama. Oh nggak, ultrawidenya udah 48, jadi ultrawidenya udah lebih tajem, dan ada kamera optikal 5x. Bukan 3x lagi, tapi 5x kayak varian Pro Max yang ada di 15, kali ini di 16 Pro, dan Pro Max semuanya sama-sama 5x. Nggak ada 3x lagi. Nggak tau saya seneng atau nggak, nanti selama pake saya bakal komenin, ya tungguin aja bakal ada reviewnya, seperti biasa. Kita lanjut lagi, liat-liat tombolnya kayak gimana, tombol kamera kontrolnya ya masih sama, dia mengkilat sama kayak varian 16 biasa tadi, cuma ya bagian framenya udah mengkilat-mengkilat juga, ala-ala titanium gitu. Di sini ada tombol power, di atas juga sama. Layoutnya kayak 16, ada action button, ada volume, dan ada SIM tray, terus dibawah ada port type C, dan ini udah USB 3 ya, bukan USB 2 lagi. Jadi 10x lipat lebih kenceng, di sini ada speaker, dan udah sih, Warnanya Desert Titanium, agak, agak halus-halus gimana gitu ya. Lu suka nggak warna kalau kayak gini, bagusan titanium atau, eh natural atau desert? Bukan buat lu ya... iye ya? Lebih suka natural! Sama sih mungkin karena ini ya familiar kali? Kalau di casingin sih mungkin nggak terlalu kelihatan ya? Tapi tetep ada lah... aura-aura natural titaniumnya. Ini saya pakai casing dari Unicase, mungkin anda udah bosen dengarnya, karena tiap tahun iPhone saya selalu pakai casing dari Unicase. ini mereknya Spigen punya. Di sini saya juga udah bawa casing Spigen, biar langsung ngetes kita, ada apa ini? Semuanya buat iPhone 6,3 inci ya, jadi ini spesifik buat iPhone 16 Pro! Nggak bisa dipakai di iPhone lain, Ini varian Ultra Hybrid, jadi casing yang bening gitu, nggak ada MagSafe-nya. terus ini Ultra Hybrid yang ada MagFit-nya. Jadi bisa kita tempelin aksesoris MagSafe, keren juga kali! Buat gaya ada lingkaran dan garis gini. Kalau ini Liquid Air, ini enteng buat ya nutupin banyak warna, cuma kelihatan kamera aja. Coba kita pasangin, tapi kita kletek dulu. Suaranya sangat tipis sih. Kalau baru awal-awal iPhone launching, pakai yang bening dulu, biar orang, anjir ini warnanya Desert Titanium ya, waduh! Sama, kita bisa pamer satu lagi, kalau iPhone 16 series, udah ada lubang buat tombol kameranya, jadi casingnya emang beda. Kalau yang seri lain kan nggak mungkin ada port khusus kayak gini, jadi udah dipikirin juga pasti. Terus saya juga ada bawa charger pastinya, karena tadi kita lihat sendiri, dari dulu unboxing udah nggak ada charger. Disini ada yang 30 Watt dan 45 Watt. Kita pindah dikit, karena lagu-lagu di belakang sudah mulai meresahkan, yang ada copyright- copyrightnya kayaknya. Lanjut yang charger tadi... si iPhone 16 series itu, bisa ngecas 50% dalam 30 menit, kalau menurut klaimnya Apple, dan pakai charger 20 Watt aja. Jadi kalau misalnya anda cuma butuh charger buat iPhone, yang 30 Watt cukup, tapi kalau mau ada 2, ini ada 45 Watt yang ada 2 portnya, jadi sekalian. Terus tentu aja ada kabelnya, Ini bisa sampai 100 Watt ngecasnya, lebih tinggi dari chargernya, Terus ada screen protector yang pasangnya gampang, yang easy fit punya. Terus ada yang... buat lensanya. Jadi mau cari aksesoris apapun buat iPhone anda, mau iPhone 15, iPhone 14, atau udah PO iPhone 16, atau udah beli juga di Malaysia, Singapura, atau jastip iPhone 16, ya jangan lupa aksesorisnya, bisa didapetin di Spigen Official Store, atau Ugreen Official Store by Unicase. Sikat aja, linknya ada di bawah. Oh ya, sebelum cobain HP-nya, saya hampir lupa buat nunjukin isi kotak 16 Pro. Kayak ya sama-sama aja sih, dari kabel, dari SIM Ejector, dan di sini kita juga tidak dapat stiker. Jadi... udah minta sama Taman Safari aja lah. Oke, jadi HP-nya udah kami setting-setting, dua-duanya jadi udah itu bisa dipakai, tapi sebelum itu saya pengen jelasin dulu, speknya secara singkat ya, dari prosesor. Kalau yang regular dia pakai A18, kalau yang Pro dia pakai A18 Pro. Jadi ada Pro-nya, RAM-nya sama-sama 8GB, ini ada 2 kamera, ini ada 3 kamera, terus layarnya ini udah ya 120Hz ProMotion, Lihat betapa mulusnya layar iPhone 16 Pro. Sementara kalau buat ya yang biasa, tuh sampai teriak orangnya. Melihat layar iPhone 16 biasa yang masih 60Hz sampai "Ah!" gitu. Jadi memang agak geli sih liatnya. Geradakan gitu. Kayak jalannya tadi geradakan jadi tersandung juga. Sisanya sih bakal panjang kalau dijelasin, jadi itu pas video review-nya aja. Yang pasti kalau dari penampilan, iPhone 16 yang biasa, bezelnya masih mirip-mirip kayak iPhone 15 kemarin ya. Jadi nggak bakal berasa banyak bedanya. Sementara kalau yang Pro, ini berasa banget tipisnya. Waktu itu yang 15 Pro udah nipis, sekarang dia nipis lebih tipis lagi. Kalau di iPhone 15 Pro, tahun lalu pas saya unboxing, saya bilang ini bezelnya udah tipis banget. Udah bagus tapi ternyata 16 dia bisa bikin jadi jauh lebih tipis lagi. Mungkin kepotong sampai 50% lagi ya. Dari yang udah tipis jadi lebih tipis lagi, makanya layarnya bisa naik 0,2 inci tanpa banyak gedein bodinya. Jadi ini mantep sih. Sekarang saya pengen cobain tombol baru yang ada di iPhone 16 series. Jadi ini adalah sekali lagi, kamera kontrol ya. Kalau kita tekan sekali, dia bakal jadi shortcut buat masuk kamera. Oke, mudah. Terus kalau kondisinya ke lock, harusnya bisa sih. Jadi ini kondisinya lagi ketutup, kita coba tekan, harusnya mirip kayak kita tekan tombol shortcut kamera di sini ya. Mau dia ke lock atau nggak tetep bisa dipakai dan memang bisa. Cuma galerinya harusnya nggak bisa diakses ke foto-foto yang sebelum kita ambil pakai mode kayak gini. Kalau kita tahan apa yang terjadi, dia bakal mulai, oh ngerekam cepat ya. Jadi kalau kita rekam, set, set, set, pengen cepat gitu, "Ada yang viral, ada yang viral!" ada kejadian nih. Ini ada yang kabur. Nah udah, udah selesai. Dan dia bakal ke save. Kalau mau rekam lama apa ya? Kalau tekan cepat dia cuma ngeklik. Kalau kita masuk ke setting, ada pilihan buat kamera kontrol, nggak ada tombol buat atur kalau double click atau apa, ngerekam video dalam jangka panjang sih. buat sekarang tidak ada ya, tidak ketemu ya. Terus kalau tombol ini kita tekan dikit ya, bukan tekan jatuhnya, tapi agak kasih... apa? Tekanan, tekanan yang tidak menekan. Jadi tekanan yang halus, dia bakal muncul, menu tambahan kayak kita bisa slide-slide pakai zoom, kalau misalnya kita pengen masuk menu yang lain, tekan halus 2 kali, kita bisa pilih apa yang mau diatur. Misalnya dari style, dari depth, kalau dari yang saya lihat sih, yang paling sering dipakai adalah zoom tadi. Cuma kita bisa langsung switch mode kamera, pakai slide-slide doang, tapi nggak bisa diantaranya, Kalau mau diantaranya yang zoom ini. dari tadi saya nggak neken sampai ngeklik ya, tapi neken tanggung aja. Jadi berasa ada pressure sensitifnya, terus ada style, dan ada exposure sama depth, sih kayaknya agak ribet kalau mau kejauhan. Ini entah saya yang baru pertama kali pakai, jadi belum kebiasa, atau neken kayak ginian nggak terlalu asik ya, nggak terlalu intuitif ya, malah lebih cepat kayak gini. Ujungnya pakai jari lagi, tekan terus kita geser-geser sendiri, kayak lebih gesit gitu. Terus kalau mau back ya tinggal pilih lagi. Kayak agak percuma gitu. Yang penting ada tombol baru, dan bisa jadi bahan obrolan, biar pas GadgetIn unboxing bisa jadi topik gitu. Mungkin, nggak mungkin, nggak mungkin sih. Tapi rasanya masih agak kaku saya pakainya. Terus ada juga fitur baru, ini saya agak lupa namanya apa, tapi intinya kita bisa pilih mode warna, atau tone warna di foto kita, dengan lebih variatif lagi sih. Jadi banyak banget preset yang bisa kita pakai, jadi dari kekuatannya, dari mau pojok kiri, pojok kanan, ini nggak ada keterangan apa-apa, intinya kita bisa main-mainin. Mappingnya kayak gimana, ada dramatic, ada quiet, kita bisa turunin intensitasnya, bisa naikin. Jadi lebih banyak lagi preset warna yang bisa kita atur. Ini saya udah bisa ngeliat nih, 3-4 bulan ke depan udah banyak nih yang kasih tips-tips Pakai preset ini di 3 dari atas, 2 dari kanan. Itu udah paling bagus guys. Ini quiet, bagusnya di kanan bawah, titik 3, atau 3 apa koordinatnya, ini ya gitu lah. Fitur yang kayaknya paling saya pakai, sebagai orang yang bikin konten itu, ada di videonya. Di 4K30, kita bisa naikin ke 60. Ini sering saya pakai, sering ditanyain, "Bang itu IG storynya rekam pakai apa?" Biasanya saya rekam pakai iPhone 4K60. Di iPhone 16 Pro, kita bisa 4K 120 fps. Ini bukan sesuatu yang baru, ada di S24 Ultra sebelumnya, tapi di HP lain nggak ada, seingat saya, iPhone yang kedua, dan harusnya kualitas iPhone juga nggak main-main ya, kalau soal rekaman video. 120 ya oke. Siap, 1, 2, 3, gua loncat-loncat, abis itu gua lari. Hahahaha Gua loncat-loncat... Sekarang saya lagi pengen cobain, bukan kamera selfie-nya, ya ini sekarang selfie 4K60, tapi saya pengen cobain fitur audio mix-nya, yang katanya bisa bikin suara berasa pakai mikrofon khusus. Kita cobain. Oke, Ekbal lihat aja. Cara pakainya tinggal tekan bagian edit ini, terus ada audio mix, dan ada pilihan standar, dan in frame ini beda, tapi yang paling saya tunggu itu ini. Studio, rasakan bedanya. Ini hasilnya luar biasa sih, saya bakal sering banget eksperimen di studio, pakai mode suara yang ini, sama eksperimen- eksperimen yang lain, dan bakal saya ceritain di reviewnya. Jadi silahkan subscribe kalau mau, kalau nggak ya mungkin bakal muncul, kalau saya udah tayangin terserah. Yang pasti saya thank you banget, udah pantengin unboxing buat iPhone 16 dan iPhone 16 Pro, sampai detik ini ya. Karena pasti durasinya lumayan panjang, banyak yang kita cobain dan kita komenin. Like kalau suka, dislike kalau nggak suka. Kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yo! Closed Caption by @subbox.id Berapa cukainya??
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Pasar ponsel murah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat sejutaan yang sekilas membawa visual mewah layaknya lini premium masa depan. Di balik desainnya yang...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...

















