Jungkat

Rumah 5,5x14 Layoutnya Cakep Banget (YouTube Video)

  • 11/05/2025

Nih belakangnya tuh, Bro. Wih, jadi berasa kayak lagi di Korea ya, Bro, ya. Banget ini Ben. Ini gede banget loh area living room-nya. Ukurannya itu di 4 m * 4 m. Lanjut aja deh. Uh, lega ya. Heeh. Master bedroom-nya bisa dibikin kayak gini. Sepat santai buat lihat view ya kan. Oh, iya. Mantap tuh. Lihat tuh ya. Halo semua, kembali lagi di channel Tukang Review. Hari ini kita mau ngajakin kalian nih ngelihat rumah. Lebar cuma 5,5 m punya empat kamar tidur. Ini menarik banget. Rumah ala Korea. Bisa dilihat ini area belakangnya. Tapi kita akan bahas dari depannya dulu. Tapi lu lihat nih. Ini enak banget kan loh. Iya loh. Ini empat kamar tidur, Bang. Iya ada yang lima kamar tidur. Emang mana ini? Yang ini nih. Nanti kita bahas. Tapi kita bahas yang ini dulu ya. Boleh dong dari depan nih, Bang nih. Boleh boleh boleh boleh. Tapi sebelum kita bahas rumahnya nih, ini lingkungannya enak banget. Row jalan utamanya lebar, row jalan klusternya juga lebar. Fasilitasnya juga ini lengkap banget ada di setiap klusternya. Yang paling menarik tahu enggak apa, Bang? Apa tuh? Ini rumahnya sudah underground. Eh, e bukan rumahnya dong. Listriknya underground maksudnya rumahnya. Oh, iya. Maksud gua itu listriknya sudah underground. Itu enggak ada tuh listrik yang melintang-melintang lagi. Benar, Ben. Dan ini bernuansa ala Korea. Weh, mantap. Jadi berasa kayak lagi tinggal di Korea. Benar banget, Bro. Sebelumnya kita udah pernah review tipe yang satu lantai Kak Villa 40 dan juga tipe yang Kak Villa 70. Nanti dicek aja tuh di deskripsi kita lampirkan linknya ya. Sekarang kita bahas untuk rumahnya nih. Bisa dilihat ini tampilan depannya itu keren banget pasatnya ya. Wih, mantap ya. Ini lebarnya 5,5 m. Wih, panjang ke belakangnya itu sekitar di 14 m. Nah, sekarang kita bahas dari mulai tipenya ya. Boleh. Ini tipe kapila 100. Kenapa dibilang kapila 100, Bang? Karena luas tanah bangunan 100 bukan? Iya, karena luas bangunannya itu 100 m². Oh, karena posisinya dia ada di hook. Oh, ada di hook. Tapi kalau misalkan badan dia tipe 95. Oke. Kenapa dibilang 100? Nih di area sininya nih, Bang. Nih. Jadi di area pinggirnya itu ada kelebihan di area bangunannya 1/2 meter ada. Iya. Jadi dia dibilang K pila 100. Luas bangunannya 100. Wuh, mantap dong. Luas tanahnya itu kalau yang standar 77 m². Oke. Tapi ada juga tipe yang hook yang tanahnya jauh lebih gede. 3.000 m ada. E, lu mau bikin pabrik enggak? Ada 3.000 m? Iya. Lu bikin club host tuh baru ini kan ada club host-nya nih yang buat ee keseluruhan. Oh, iya benar kan? Iya. Nah, sekarang kita bahas dari model atapnya dulu nih. Boleh. Model atapnya sudah menggunakan atapana. Iya. Ke kanan dan ke kiri. Tapi yang ke area kanan sini nih. Nah, ini lebih pendek. Kalau ini lebih menurun gitu kan. Lebih menurun ya. Dan di kanan kirinya itu sudah ada dak talang beton. Woh, jadi masing-masing dong. Masing-masing udah ada dak talang betonnya. Jadi enggak akan ribut dia sama tetangga. Iya, enggak akan benar. Turun lagi ke bawah. Ini yang paling menarik nih. Ada topian beton yang melingkar sampai ke samping. Heeh. Dan di bawahnya dikasih jendela yang gede-gede banget. Oh, iya loh. Gede-gede loh. Jadi pencahaannya optimal. Benar. Benar. Benar. Jadi kalau lu lagi di dalam nanti bagian dalam lu kan ya, Bang ya? Iya. Entar gua. Iya. Yuk kita lanjut lagi ke bawah. Nah, ini nih paling menarik kanopinya nih. Oke, kanopinya keren loh ini. Iya, dia sudah menggunakan bahan hologpanis tapi dilapisi oleh kayu-kayuan kayak gini nih. Wih, mantap ya. Ih, ini keren banget loh. Dan dia serada ini. Udah dapat nih kalau lu beli di sini. Udah dapat. Udah dapat. Wih, mantap dong. Nah, sekarang kita lanjut mana nih? Sini. Sini boleh. Ada nomor punggung. Hei, hei. Nomor rumah. Nomor punggung. Ini dikasih nomor rumah juga ya. Iya, bagus ya. Jadi, setiap rumah itu emang dikasih nomor-nomornya gitu. Oh, bak sampah dapat belum? Bak sampah dapat bang sama sampahnya dapat. Enggak dong. Sama sampahnya. Iya iya iya. Lu masuk sini sampah jangan dong. Bisa gua lanjut sini Bangleh. Nah di sini ada karpot yang ukurannya lumayan nih. Bisa untuk dua mobil. Oh sini mobil. Heeh. Sini mobil. Ya sini kerbau. Enggak enggak enggak enggak enggak motor. Enggak. Ya motor. Motor. Masih bisa buat pejalan kaki. Masih bisa, Bang. Ih masih bisa. Leluas. Ini ini lantainya lu tahu nih lu deketin nih. Ini udah kayak pakai batu alam. Oh. Ya, kalau dilihat dari sini sih ini kayak batu alam ya. Iya. Atau pakai homogeneous style yang motif batu alam. Muk. Betul. Bisa jadi tuh. Ya. Lanjut lagi ke sini. Di sini masih ada taman. Walaupun ngambil tipe standar dia batasnya sampai sini ya. Masih terdapat taman. Wih. Enak ya. Enak. Jadi lu bisa nanam-nanam pohon toge. Enggak toge. Enggak. Pohon-pohon yang cakep gitu, Bang. Kelapa. Jahe lah. Jahe kelapa enggak ya? Yang bagus lah ya. Benar. Nah, kita ke sini dulu nih, Bang. Nih. Ini menarik banget loh. Jadi ini ada motif bata. Iya. Ini asli batu alam. Wih, mantap dong. Mantap. Enaknya pakai batu alam tuh apa? Satu, dia lebih adem ya di area depan. Benar. Kedua, ini kalau kusem, benar. Iya. Lu coating lagi ini terang. Wih, benar. Itu kayak lampu. Terang enggak? Enggak, enggak biasa aja terangnya. Heeh. Nah, di sini tuh kenapa disediain dua kayak gini? Rumah contoh ya. Iya. Karena ini kalau mau lihat aslinya itu yang ini. Oke. Ini yang pakai purnis. Oh, iya. Jadi bisa dicontoh. Benar. Benar. Jadi kalau mau ada yang beli enggak berbayang-bayang lagi. Iya, bisa contoh. Nah, yang paling menarik tuh apa, Bang? Nih, gua demen banget kalau punya rumah di area depannya dikasih bangku beton kayak gini nih. Oh, iya. Enak ya. Ini enak banget buat duduk-duduk. Duduk-duduk nagi THR kalau mau lebaran. Iya. Di sini kan? Iya. Nungguin. Nungguin. Padahal enggak ada orang. Enggak ada. Enak ya? Iya, enak banget. Menarik lagi apa? Apa tuh? Ini speknya udah pakai bata merah. Wih. Kenapa enggak bata ungu? Enggak dong. Bata lu kata ubi. Bukan. Ini pakai bata merah. Udah gitu pondasinya udah tiang pancang. Wih. Berarti anti gempa. Anti lini. Anti lini. Iya benar. Kita lanjut lagi ke sini nih. Di sini ada jendela yang emang gede banget ya. Wih, mantap ya. Lu tahu enggak ini ke area mana? Ke mana tuh? Ya, ke dalam lah. Iya, ke dalam. Benar. I kan. Tapi ini gede ya, Bang ya? Dia udah pakai ee aluminium ini ya. Aluminium B lapisannya. Nah, di sini juga dikasih bata-bata sampai ke sini. Wih, benar ya. Mantap batu alam ya. Ini udah free juga nih. CCTV udah mantap dong. Gokil. Di sini juga kanopinya emang udah dikasih lampu juga. Iya. Jadi teranglah enggak ngasih lampu-lampu lagi. Iya, benar. Yuk kita lanjut ke mana nih? I ini nih masih ada terasnya nih. Oh iya ini udah pakai homogeneous stel 60 * 60 tapi motifnya kasar. Wih ya. Jadi enggak mudah digeledag. Digeledag. Iya gitu. Mantap ya Bang ya. Benar. Bagus.Bagus loh. Beliin gua satu lah, Bang. Hah? Beliin gua boleh entar kalau warungnya masih buka kita beli. Oh gitu. Iya. Nah ini untuk smart doorlocknya. Iya itu udah free. Udah free. Dia pakai si Bardi. Si Bardi? Iya si Bardi emang lagi terkenal tuh. Bagus ini. Bagus ya. Ini bisa pakai fingerprint, bisa pakai kartu. I bisa manual. Gimana kalau manual? Tak enggak enggak bisa begitu. Enggak usah biasa aja biasa ya gini ya. Tapi pintunya ini menarik. Wih. Iya dong. Biasanya kan satu ya dia dibikin dua tapi yang ini kecil. Lebih kecil ya? Iya, yang ini lebih gede. Benar. Pakai apa ini? Engineering door ya? Engineering door. Benar. Benar. Bagus ini pintunya. Bagus. Bagus. Sekarang kita lihat ke dalam ya. Dalam. Boleh. Boleh. Tapi bagian lu, Bang. Iya, bagian gua. Yuk, lanjut. Let's go. [Musik] Permisi. Wah, silakan keluar. Masuk dong. Oke. Ya udah di dalam aja. Iya dong. Dari dalam gua. Wah sekarang bagian W Bangbang nih di dalam. Tadi kan WA Ucup bagian luarnya. Nah untuk penjelasan bagian dalamnya bagian gua. Oke. Nah jadi untuk living room-nya guys. Eh di sini kameranya. Ngomong dong. Bang jelasin nih. Area living room gede banget ini. Ini gede banget loh area living roomnya. Ukurannya itu di 4 m * 4 m. Oh lega ya. Lega dong. Wi ini bisa dicontoh nih. Oh gitu. I kan dikasih kursi ngapung. Hah? Hah? Kursi ngapung. Ngapung. Kan enggak napak ngapung. Iya kan? Enggak napapak. Iya. Tapi keren, Bang. Bawahnya ada lampunya ya. Iya ada lampu lis. Keren. Bisa dicontoh ya, Bang ya. Bisa dicontoh tuh ya kan lampu-lampu hias yang lain ya kan. Karena kalau beli di sini dapatnya kosong ya. Betul. Dari tambah nih kalau enaknya beli hook ya itu bisa dibuat jendela kayak gini. Oh buat menikmati suasana. Benar. Adem. Asri ya kan? He benar. Bah mantap. Lantainya dia pakai apa sih, Bang? Nah, nanti untuk lantainya aslinya aslinya itu dapatnya Omujinista 60* 60. Oh, oke. Nah, untuk ee plaaponnya ini keren nih, Bang. Nih pelaponnya keren. Kalau plaapon dibikin kayak gini keren banget. Walaupun nanti dapatnya itu memang datar aja. Oh, standar. Standar. Sudah ada lampu donetnya juga. Cuman bisa nih contoh kayak gini. Bagus loh. Iya benar. Eh, ada Sukro juga tuh. Bukan Sukro dong. Ini lampu hias. Masa Sukro? Apa dah? Eh, kita mau ke mana dulu nih? Ke sini dulu, Bang. Sini dulu dong. Boleh. Eh, ini konsepnya open space ya? Benar, dia open space. Dia di di sini dibikin plong nih ke arah dapur. He. Oh, oke. Keren ya. Nah, sekarang ke situ dulu ya. Sini dulu. Ini apa, Bang? Nah, kalau di sini kan ini sebagai ruang kerja. Heeh. Atau ruang belajar. Iya. Nah, ini nanti aslinya kamar, Bro. Oh, kamar. Kamar. Oh, keren nih. Ini ukurannya kurang lebih 2,5* 2,5. Oh, lumayan lah ya. Bisa buat kamar tamu atau kamar anak. Lumayan. Benar. Oke. Atau kamar ee orang tua mungkin sudah sepuh gitu kan. Heeh. Nenek, kamar nenek bisa. Jangan naik-naik ke atas. Bahaya. Iya, bahaya. Makanya kamarnya di bawah aja, Bang. Ini untuk atapnya dia emang kayak gitu. Ah, entar ini atapnya plafonnya tetap rata standar. Ada lampu donet-nya juga. Oh, oke. I kan semuanya tuh kayak lantainya juga sama. Pakai Mojinesta juga sama kayak ruangan utama, Bro. Oh, sama. Oh, tapi ini dicontoh bagus ya, Bang? Bagus banget. Ada buat tempat apa sih itu? Nah, ini nih buat tempattempat pajangan apa ya kan? Heeh. Ini. Oh, minum dulu. Eh, lagi review. Lagi review. Oh, iya. Makan makan ya. Nah, ini kalau misalnya alamatnya kan masih luas belakang bisa nih bikin pintu ke belakang nih. Walaupun nanti aslinya enggak dapat. Oh, aslinya mah jendela ya, Bang ya? Eh, jendela gede cuman enggak pintu gini. Oh, oke. Gitu dia bisa geser. Oke, oke, oke. Gitu. Nah, sekarang kita lanjut ke sini nih. Ke mana nih kita nih? Belakang dulu. Oh, eh ada topi gua nih. Bukan. Hah? Menggorengan. Bagus ya, Bang, ya. Iya, hiasannya keren ya. Gua baru baru lihat ee lampu gantung yang model kayak gini. Benar. Biasanya kan biasa aja gitu ya. Standar ya. Mewah ya? Iya. Keren loh. Ah, unik banget ini. Unik dong. Nah, ini area dapur nih, Bro. Oke. Cuman, Bro, nanti kalau misalnya Heeh. beli rumah di sini tuh enggak enggak di dalam kayak gini. Gimana, Bang? Jadi tembok yang ini tuh Heeh. posisinya di sini. Oh, berarti pintu dong. Pintu di sini ada pintu. Ini tetap dapur di belakang. Heeh. Halaman belakangnya tetap luas. Oh, gitu. Bagus nih. Kasih kitchen set ya kan? Bisa dicontoh ya, Bang ya? Bisa dicontoh. Mantap. Bagus. Ininya juga keren loh, Bang. Buat cuciannya tuh. Ih, keren nih. Cuci kaki dalam enggak cuci tangan. Cuci kaki agak dalam tuh. Iya. Emosi mulu ah. El cuci kaki airnya enggak nyeblok luar. Dalam gitu. Nah, ini ada kompor uruk. Enggak dong. Tanam tanam ada akar ya dong. Mana nih? Ke belakang dulu dong. Nah, ini. Iya. Ini arah yang paling gua suka bro. Bentar ya. Tadi karena dikunci jadi kita lewat samping nih. Kunci. Iya. Lupa bawa kunci ya? Lupa. Lupa bawa kunci. Mohon maaf nih. Oh i nih area belakangnya tuh, Bro. Wih jadi berasa kayak lagi di Korea ya, Bro ya? Benar. Mantap. Ini bisa dicontoh kayak gini ya. Iya. Korea tapi di Bogor. Bogor. Nih enak nih. Ih bener. Mantap ini, Bang. Iya. Belakangnya. Tapi nanti hasilnya enggak sampai belakang sih. Kalau yang standar. Oh, standar. Iya. Sampai sini. Oh, batasnya ini. Iya, kalau standar ya. Tapi kalau misalnya teman-teman ngambil yang luas tanahnya gede bisa ngeblong ke belakang. Iya, biasa aja dong. Iya, biasa aja. Nah, ini buat tapi batas biasanya kalau panjang tuh jarang ya. Jarang. Sekali ada langsung habis. Wuh, langsung ini aja sisa 4 unit apa? Ih, sisa 4 unit lagi loh. Y dong. Lewat mana? Lewat tukang review. Pokoknya kalau datang bilang aja dari tukang review. Lihat tukang review. Iya. Lihat tukang review mau lihat rumah gitu. Ketemu sama Wa Ucup. Wa Ucup boleh, Wa Bambang boleh. Oh, gitu. Dan Wa Ucup aja. Oke, Bang. Lanjut, Bang. Nah, ini nih. Kalau misalnya di area belakang dibikin tempat santai kayak gini enak. Oke. Jadi berasa kayak lagi di Korea itu ya, Bang ya? Ini duduk di sini. Sini nyeduh Indomie, ikan asin. Iya. Enggak dong. Oh, enggak. Esak jengkol enak nih. Jengkol. Iya. Iya. Sekarang kita ke dalam lagi. Tapi sebelum ke dalam, Bang, apa nih? Dicontoh kayak gini enak ya? Oh, iya benar. Di sini ada kursi beton. Tadi kan di depan di sini juga ada. Oh, sini ada yang mana? Bisa buat santai ya kan? Ada taman-taman kayak gini tuh. Iya, benar. Dan kan enak banget loh. Atau dicontoh nih kanopi yang kayak gini nih, Pak. Nah. Iya. Ini nih yang ada kayu-kayu begini nih. Ini menarik ya, Bang? Ya, menarik banget. Udah dia kanopi transparan ditambah pakai ornamen-ornamen kayu di bawahnya. Iya, benar. Ih, benar. Bagus loh ini. Ini luas belakangnya berarti berapa? Nah, ini untuk luas belakangnya. Kalau untuk unit standar itu kurang lebih di 2 m. Heeh. Kali ke sananya itu di 5,5. Iya. 5,5 ya? Iya. Oh, lumayan gede lah, Bang, ya. Oh, berarti batasnya dinding ya? Lumayan dinding ini nih. Oh, oke. Enggak nyampai ke sana ya? Enggak. Eh, tapi lebih ser lagi ngambil tipe yang hook, Bang. Wah, hook bisa ke samping sana. Iya, bisa bikin kuelek. Eh, itu di sampingin enggak dong, Mas? Sampingin enggak? Ya, sekarang lanjut ke dalam. Kita ke dalam lagi. Yuk, lewat mana? Kita lewat samping lagi. Lewat samping ya. Iya. Oke, balik lagi dong. Iya. Iya. Yuk. Karena tadi terkunci, jadi kita muter lagi. Muter lagi. Iya, muter lagi. Nah. Eh, ke mana sekarang? Nah, sekarang nih lihat nih, Bro. Ini kan belakang kayak dinding biasa ya. Iya. Tapi ada sesuatu, Bro. Apa tuh? Ih, ada ruang diskusinya. Oh, gitu. Tuh, kamase ini ya? Iya, kamu jadinya. Ini bisa dicontoh ya? Bisa dicontoh walaupun nanti dapatnya pintu biasa ya kan. Ini menarik ya. Menarik tuh. Oh, ini di lantai satu kamar mandinya ada berapa? Ada satu. Oh, di sini. Lantai satu. Iya, di sini aja kamar mandinya. Ini ukuran nih lumayan nih. Ukuran ya di 1 m. Heeh. Cuman panjang dia. Oke. Dia 2,5 panjangnya. Oh, 2,5. Iya. Tuh HP sana tuh. Enak ya? Enak dong. Terus ini, Bang, WC-nya ngapung. Enggak WC ngapung dia napak di bawah. Jadi pas lu duduk duduk terbang. Enggak dong. Enggak. WC. Nah, ini WC di sini. Ini area huruhara. Oh, gitu. Ini huruharahara. Uruara. Oh, gitu ya. Ada panas dinginnya juga ya? Iya. Bisa nyeduh kopi ya? Enggak dong. Eh, Bang keramiknya full enggak sih? Nah, ini nanti dapatnya full. Oh, kayak gini enggak? Enggak nanti cuman yang motifnya dia motif polos gitu. Oh, tapi full full. Ini posisi di bawah tangga, Bang. Buah tangga. Dia memanfaatkan di bawah tangga. Makanya dia kan agak miring. Iya. Terus ini baru lurus. Oh, lampunya satu. Iya. Down. Oke. Mantap ya. Eh, ini menarik ya dicontoh kayak gitu. Ditaruhin tempat sabun kayak gitu. Tempat sabun handuk ya kan ada wastaffel. Iya benar. Ada kacanya juga tuh di atas. Wastaffel. Gede lagi. Iya. Iya. Kita lanjut lagi enggak? Lanjut lagi. Lantainya pakai apa tu? Oh, i lantainya lupa. Ini lantainya tetap pakai keramik tapi motifnya kasar. Oh, oke. Homogeneusel ya. Hominus tapi motifnya kasar. Oke, mantap ya. Oke. Oke. Lanjut lagi, Bang. Mana nih? Sekarang kita sini. Ini kan di sini ya. Iya. Di sini juga ada, Bro. Kamu plase juga. Oh, di situ, Bang. Yo. Eh, ini ini di sono dia. Tuh, tuh. Eh, ini apaan, Nik? Singa enggak? Ini gudang. Oh, itu gudang, Bang? Iya. Buat kamar lu juga boleh. Jangan dong. Jangan. Eh, menarik ya dia. Ee bisa dicontoh kayak gini. Aslinya ada enggak sih? Ada ya? Benar. Ee, asli gudangnya ada, cuman untuk tempelan ininya belum. Ini bisa dicontohlah kamu kayak gini. Oke. Menarik ya, Bang ya. Mantap ya. Karena di atasnya juga dihiasin juga ya. Iya. Dia ada ornamen-ornamen sekat. Sekat sekat gitu ya. Iya, benar. Mantap ya. Tapi kalau survei ke sini kan ee disediain unit ini ya asli ya? Asli. Ini kan unit show unit nanti unit aslinya dilihatin juga. Oh iya. Makanya hubungi WA Ucup atau Wa Bambang. Oh gitu. Kita ke mana nih? Lantai lima. Eh dua dua dua. Iya lantai dua. Nah tapi sebelum lantai dua nih jendalnya lihat tuh. Wih galabag bro. Gede. Iya gede. Galabag gitu. Galabag gede ya. Mantap ya. Heeh. Mantap. Mantap. Pencahayaannya juga banyak ke area tangga. Oke, lanjut lanjut lanjut lanjut. Nih, ya. Lihat area tangganya juga enak banget, Bang. Jadi pas naik itu ada jendela lagi, Bang. Di atas sini ada jendela kan di bawah ada tuh di atas. Jadi pencahayaannya maksimal. Terus itu tangganya banyak lampunya tuh. Iya, banyak lampunya. Bisa dicontoh nih walaupun nanti belum dapat. Oh, belum dapat. Iya, tapi enak ya. Ini area tangga tinggi ke plelaponnya ya. Y tinggi banget tuh. Jadi enggak dia tidak pengap. Iya, benar ya kan. Nih kita lanjut ke sini ada dua kamar anak, satu master bedroom, dua kamar mandi. Oh, gitu. Kamar anak dulu. Kamar anak dulu. Iya. Nih kamar anaknya nih. Oke. Wih, mantap ni kamar anaknya. Mantap. Keren. Keren, Mang. Ih, lumayan nih. Ukurannya berapa? Nah, ukurannya nih kurang lebih di 3 m * 2,5, Bro. Wih, mantap, ya. Oke, bisa dicontoh ya. Bisa dicontoh. Dan aslinya dapat lantainya kayak apa? Untuk lantainya ini pakai vinil, Bro. Temboknya biasa, ya kan? Plafonnya juga rata. Biasa standar tapi pakai lampu downlet juga. Oh, mantap. Ya, dicontoh kayak gini bagus. Iya, bagus banget. Jendela tetap ada, Bang. Nah, ini jendela ke belakang tetap ada. Oh, buat ini pencahayaannya maksimal. Benar, ada view gunung banyak kan? Mantap, mantap, mantap. Nah, sekarang kita lanjut ke kamar anak kedua. Oh, gitu. Tapi di sini e bisa tembus, Bro. Oh, gitu. Iya. Set. Set. Set. Aslinya kayak gini enggak? Aslinya tembok biasa. Tapi bisa nih dibikin kayak gini. Oh, jadi ngeplong dia bisa masuk juga. Connecting. I ini kamar anak kedua. Wih, keren ya. Mirip ya. Mirip ini luasannya mirip. Oh, sama 2,5* 3 kurang lebih. He, enak. Uh, lumayan gede lah. Enaklah. Ini jendela belakang juga sama kan. Tuh, gunungnya kelihatan tuh. Iya. Tuh, gunung tuh perbukitan. Perbukitan. Kalau sana baru Gunung Salak. Gunung Salak sebelah sana. Pokoknya keren. Keren. Keren. Ini contoh kayak gini ya, Bang ya. Bisa nih. Ini bisa jadiin Oh, kasih duduk gini nih. Iya. E, buat santai. Ada kambing. Bukan, bukan. Bukan. Badak. Badak. Ini badak. Rusak, rusak. Jerapah. Jerapah. Jerapa. Yuk, sekarang kita lanjut ke sini. Oke. Kita ke mana? Sini. Oh, sini. Di sini ada kamar mandi. Oh. Oh, ini ada area diskusi lagi. Iya, area diskusi lagi. Eh, ada toren tuh. Bukan torrent, Pak. Ini wasap modelnya kayak gentong gitu. Bagus ya. Bagus ya. Oke. Dicontoh kayak gitu ya. Bagus. Iya. Buat keramas. Iya, gitu kan. Eh, ini ukurannya berapa? Ini ukurannya kurang lebih di 2 m kali 1,5, Bro. Oh, gitu. Tapi lumayan ya. Mantap loh ini. Terus itu di lantainya dibedain juga ya. Nah, ini antara area kering dan area tsunami. Enggak dong. Area basah. Oh, area basah nih ya kan ada ru tempat diskusi sama area uruha. Oke. Mantap. Ini nanti ini juga tinggi nih. Homogenista tinggi gitu. Oh, dindingnya benar. Bawasnya juga pakai homogenista. Teksturnya kasar. Oke, Bang. Apa ini biasanya suka ada yang komen apa kok itu dieview enggak ada pintunya ya? Enggak ada semua. Nah, jadi gini, Guys, ya. Harus kalian tahu. Heeh. Ya, enggak usah dekat-dekat. Tunggu enggak usah. Jadi, Guys, jadi kalau untuk namanya show unit itu udah pasti enggak ada pintunya. Karena apa? Untuk memudahkan kalian survei. Oke. Karena kan kalau buka-buka pintu kagok gitu. Tapi aslinya semua ada pintunya. Ribet soalnya. Oke, lanjut lagi. Ayo kita lanjut ke master beda. Eh, tapi sebelum ke sono apa ini masih ada space. Nah, iya benar ini masih ada space nih. Bisa dikasih pot bunga di sini kan. Kasih toren di sini. Enggak dong. Pot juga. Pot juga bagus kan? Atau mau dikasih kursi untuk santai juga masih ada. Ada spare-nya ada ya. Oke. Mantap sih ini. Mantap ya. Keren. Keren. Ken. Ini juga nanti dapatnya juga enggak bolong gini ya. Oh, standar. Enggak model tapi standar rata. Oke, sudah. Sekarang kita ke master bathroom nih. Nah, sebelum kita ke master bedroom. Heeh. Di sini ada kamar mandi lagi. Oh, ini di dalam kamar. Benar. Ini ukurannya kurang lebih itu di 1,5 kali ke sana 2 m sama. Oh, miriplah ya. Mirip. Cuma nanti kalau aslinya aslinya itu lebih panjang lagi. Oh, gitu. Sampai sini. Oh, nih aslinya sampai sini nanti. Oh, sampai situ. Seriusan? Iya. Kamar mandinya gitu lebih panjang lagi karena sebagai show unit. Jadi dibikin minimalis. Lantainya sama, Bang. Lantainya sama homogeneous style. Terus keramik dindingnya sama homogeneous style. He ya kan full sampai atas. Oke. Biasa ada tempat diskusi dan area huruhara. Oke. Menarik ya. Jadi di contoh kayak gini nih pakai Won. Wonnya. Iya benar. Lucu loh wastaponnya ya. Iya benar lucu. Coba aja ngobrolika. Enggak dong. Enggak enggak enggak enggak ya. Iya lanjut aja deh. Nih nih. Heeh. Master bedroom-nya. Ai gokil. Wi gokil ya. Ini gede banget ya. Gede banget nih master B ini ukurannya. Mau tahu enggak, Bro? Berapa? Berapa tuh? Ini dari sini. Heeh. Ke sana. Iya. Itu hampir di 5 m 4 m lebih dikit lah. Kurang lebih 4 meteran lah. Oh gede ya. Ke sininya berapa? Nah dari sini ke sana baru 5 m, Bro. Wih, gokil. Kamar paling gede ini, Master. Keren kamar. Uh, leluasa nih. Makanya kan bisa dibikin kayak gini sepat santai buat lihat view ya kan. Oh iya, mantap tuh. Lihat tuh ya kan ada view-view-nya jendela yang tadi kita lihat dari depan. Benar yang gede gitu depan. Oke. Lihat tuh lampunya bisa dihias. Plafonnya nanti modelnya rata ya. Oh enggak kayak gini enggak nanti cuma pakai lampu downlet ya kan standar. Ini bisa dicontoh kayak gini ya kan. Standar. Iya. Untuk TV untuk area TV semua tuh beh meja mantap. Ada meja rias ya kan. Iya benar. Lantainya pakai apa berarti? Nah, nanti untuk yang ini semua. Heeh. Yang lantai dua kamar. Kamar yang lantai dua semuanya pakai vinil. Oh, semuanya kamar ya? Khusus kamar aja. Tapi beda dengan kayak lorong enggak? Heeh. Jenis kamar mandi enggak mungkin kamar mandi pakai vinil. Enggak dong. Ngelopok, Pak. Iya kan? Kena air. Nah, enaknya hook itu ada jendela lagi, Bang. Kayak gitu ya. Kalau enaknya hook ya bikin buat jendela samping kayak gini nih. Enak ya? Iya, enak banget. Ih, gokil. I mantap banget ini, Bang. Apa coba sekarang jelasin lokasinya nih, Bang? Nih. Oh, untuk lokasinya. Iya. Ini untuk lokasinya di Atang Sanjaya Bogor, dekat Yasmin, Kota Bogor. Oke. Cuma 10 menit aja ke Tolbor. Heeh. Cuma 20 menit aja ke stasiun Cilebut ataupun stasiun Bogor. Oke. Promonya, Bang. Dan promonya untuk rumah ini, ya. Heeh. Itu cek deskripsi aja deh. Hah? Cek deskripsi. Iya, langsung cek deskripsi aja deh. Udah pasti tanpa DP sih. Iya, ya. ya. Oke, kalau enggak pakai DP deskripsi ada nomornya langsung klik aja linknya. Oke, Bang. Siap, Bang. Gitu aja ya. Itu kalau gitu tukang review pamit undur diri. Asalamualaikum. B Waalaikumsalam. Yeah.

Lihat di YouTube