Jungkat

Rumah Besar untuk Keluarga Besar! InspiArsi: Studio Talk (YouTube Video)

  • 19/12/2025

Oke, Teman-teman. Selamat datang kembali di channel Wicak Miftah. Hari ini kita mau explore sebuah rumah yang dibangun untuk kebutuhan tiga generasi dengan konsepnya yang sangat menarik. Yuk, kita ketemu sama arsiteknya. Halo, kami dari Studio Talk. Perkenalkan saya Anisa, salah satu co-founder. Saya Asya, salah satu co-founder juga. Saya Ames, salah satu senior desainer. Saya Maura, salah satu junior interior desainer. Saya Nishaya, salah satu interior designer intern di Studio Talk. E, selamat datang di karya kami. Oke, Teman-teman, sekarang kita sudah ketemu sama Mbak Ica. Mbak, terima kasih kita sudah boleh datang. Salah satu karyanya ya. Weh, Mbak, sebelum bahas desainnya, ini kalau boleh tahu luas tanahnya berapa, luas bangunan berapa berarti, Mbak? Luas tanah sekitar 400 m², lalu luas bangunannya di sekitar 1100 m². Dan memang dibangun untuk kebutuhan tiga generasi itu ya, Mbak ya. Betul sekali. Oke. Dan ini menariknya ceritanya tadi di balik layar berarti berproses juga ya, Mbak proses pembangunannya nih. Iya, betul. Jadi projject ini mulainya tuh pas pandemik lalu ee memang sudah ada existing bangunannya. Oke. Yang tadinya sebelumnya ee kantor lalu jadikan rumah, lalu mungkin ada kebutuhan-kebutuhan yang terasa belum maksimal gitu. Jadi prosesnya juga berkala dari lantai satu dulu lalu fasad lalu lantai du dan lantai 3. Oke. Jadi benar-benar bertahap ya proses renovasi berarti ya. Renovasi. Oke. Dan ini karena kita lagi berada di depan ini konsep fasatnya pun juga menarik, Mbak. Tapi yang aku notice ini benar-benar seperti tertutup gitu ya. Iya. Jadi, eh sebenarnya awalnya existing fasadnya tuh memang tidak terlalu modern. Sebenarnya kan karena ada tiga lantai, jadi kita coba untuk membuat kamufla seperti kayak ada dua lantai. Jadi enggak terlihat karena pengin tetap me apa ya mengusung proporsi humanis aja sih, enggak yang terlalu eeisme. Betul. Terhan beda sendiri gitu ya, Mbak ya. Cuman yang menarik ini kayaknya ee dibikin tertutup juga. Apakah karena ini juga di jalan raya juga ya, Mas? Iya, betul. Karena sebenarnya emang facing ee jalan raya nih publik banget dan lumayan jalan utama di area sekitar sini. Jadi emang fokus internal yang kita maksimalisasikan gitu secara fasad. Ada privacy-privacy karena di depannya juga ee existing bangunannya bangunan publik gitu. Desain tropisnya juga dari paduadan aksen-aksen kayunya juga ya, Mbak ya? Iya. Emang pengin tetap terlihat ini sih asri gitu ya. Jadi ee meskipun modern tetap e pengin ngangkat tropikalnya juga sama pengin tetap inline bahasanya dari e dari luar ke dalam gitu. Jadi tropikal, adem, asri gitu dari pasat sampai ke interior bangunan. Kalau k lihat dari bawah desain atapnya nih salah satu yang mencuri perhatian. Memang sengaja dibikin kayak paling menonjolnya paling ditarik ke depan gitu ya, Mbak ya? Iya. Jadi sebenarnya ada fungsi di atasnya, ada kamar juga gitu ya, sama area ruang terbuka. Jadi sebenarnya skylight-nya pengin tetap ada. Jadi pencahayaan Iya, betul. Ditutup kisi-kisi. Iya. Jadi secara pencahayaan alami tetap masih bisa dapat tapi enggak terlalu terekspose gitu. Sama memang kemiringannya ee dibuat sangat tajam gitu ya supaya ya curah hujan lebih baik dan lain-lain gitu sih. Dan tadi menutup ee kelihatan besar dan tiga lantai. Iya. Jadi kayak saptel aja gitu ya. Betul. Lebih humanis aja. Lebih human humanis. Terus kalau kita sambil maju ya Mbak ya mumpung lagi sepi. Iya. Ini berarti rumahnya juga lebar ya, Mbak ya? Cukup lebar nih untuk mukanya juga ya. Iya. Sebenarnya area depannya tuh memang muat sampai ke jajar empat mobil karena sebenarnya emang secara kebutuhan karena multiigen generation family yang masing-masing juga punya kebutuhan untuk kendaraan dan memang existingnya tadinya kantor yang memang udah parkiran kayak gitu. Jadi kita tetap mempertahankan itu sih. Oke. Dan kayaknya efektif tapi cara fasad enggak lagi kantor ya. Lagi-lagi kisi-kisi kayunya ini juga ya Mbak ya kayaknya ya. Iya. Jadi ini sebenarnya e pagarnya bisa diakses ee dari sini dan sebelah sana juga. Jadi enggak harus buka all the way untuk masukin mobil. Oh oke. Jadi salah satu aja ya. Oh iya. motoriz jadi tergantung kebutuhan yang mana. Oke. Nah, kita sambil masuk nih, Mbak, untuk area depannya sini berarti apakah termasuk ee pasti termasuk berarti ya dari proses renovasinya ya karena diubah semua juga ya. Betul. Iya. Dan sebenarnya awalnya tuh fasa tuh justru bukan yang pertama. Jadi kayak lantai interior e lantai satu dulu yang pertama, tapi ternyata kebutuhannya jadi ada keinginan untuk mengubah fasad gitu ya. Lalu kita eh next stepnya begitu. Karena challeng-nya adalah penghuninya masih tinggal di sini during construction dan susahnya juga pas pandemi kan. Oh, pas pandemi. Iya, benarbenar zamannya itu waduh kalau kita mau ada ke mana aja kan susah banget tuh. Nah, kalau yang bagian depan sini selain dari si kanopi yang dikasih kisi-kisi ada apa lagi aja nih Mbak yang udah diubahin nih? Jadi hampir seluruh fasnya kita ee lift ini ya, lift up. Eh jadi kayak ada garasinya juga untuk kebutuhan ee dua mobil. Lalu di carport-nya ee ada kebutuhan empat mobil gitu. Karena juga ee apa ya culture yang tinggal tuh juga banyak meng-hosting acara-acara mungkin ada pertemuan keluarga, teman gitu. Jadi parkir jadi salah satu yang perlu dipikirin gitu. Betul. Oh. Dan itu udah request juga dari awalnya ya. Iya, gitu. Are parkirnya jangan diotak-atik. Pokoknya malah kalau bisa ditambahin gitu ya, Mbak. Iya. Tapi gimana tetap inline lah, enggak kayak satu hal yang terpisah dari ee bangunannya gitu. Oke oke oke. Oh ya, Teman-teman. BTW ini nanti kita tidak semua ruangan kita bisa masukin karena ada alasan privacy juga. Jadi ya sabar aja kalau kita enggak bisa lihat semua ruangannya. Karena biasanya ada aja yang nanya tuh Mbak, "Loh, kok kamar-kamarnya enggak dimasukin? Ini enggak dimasukin." Ya, udah ya emang gitu ya, Teman-teman ya. alasan privasi dan kemudian di sini juga masih ada di pojok situ juga untuk area tamannya ya Mbak ya. Iya betul. Ee ya karena pas existing kita lihat semuanya jadi sangat gersang karena kebutuhan mobil tapi kita akhirnya tetap mau masukin elemen-elemen greeneries-nya sih ya untuk lebih ee makin asri aja sih. Setuju. Setuju. Setuju. Kalau enggak jadi kayak ini kaku banget ya rumahnya ya. Enggak ada ininya tanamannya sama sekali. Oke kita mau ngebahas yang mana lagi nih Mbak? Arya B. I tu ada ya mungkin ee misalnya ada area tunggu kan bisa di sini gitu misalnya ada e hosting acara atau apa-apa ada yang bisa di sini bisa di sini atau mungkin kebutuhan kalau misalnya emang pengin di luar itu bisa duduk-duduk sih biasanya para perokok nih kuliah di situ juga ada satu kebutuhan iya di situ ee kebutuhan untuk ee tempat sampah jadi memang kan kadang itu yang suka terlupakan ee pengin tetap rapi tombat sampahnya nya. Terus kebutuhan untuk ee apa namanya biasanya akses yang distrib apa yang ngambil sampahnya kan dari luar gitu ya langsung. Jadi dia ada tetap private, tetap rapi di luar bisa langsung diakses gitu. Jadi dia ada pagarnya dari luar, dari sini pun juga ada pagarnya ya. Untuk entrance berarti tetap berada di area tengah-tengah rumah nih, Mas. Iya, betul. Tapi kita coba bikinnya satu pintu yang lebih lebar gitu ya. Lebar berapa, Mbak, kalau boleh tahu? Ma ee ini ada 1,2an sih. 1,2an ya. 1,5 tambah tambah sini sama ini ya glas. Heeh. Lebih pengin ada tetap ada cahaya yang masuk ke area voer gitu sama solid. Jadi kita juga mempertimbangkan safety gitu sih. Ini cakep sih ini dari ini semua customize ya handle-nya dari steel gitu. Dan tadi kan pas perkenalan juga ngerjain interior dan furniturnya juga berarti Mbak. Iya betul. Jadi kita memang sangat ee maksudnya tidak hanya arkitecture, tapi karena rumah tinggal tuh ya mostly ditinggali di dalam. Perasaannya enggak boleh apa ya enggak boleh berubah dari luar ke dalam. Jadi ya kita full scop-nya sampai ke interior dan build furniture termasuk di projject yang ini. Iya. Oke boleh kita masuk Pak. Tinggal di Jakarta ternyata enak ya dekat ke mana-mana. Akses dan transportasi umumnya komplit, ada semua, jadi lebih praktis dan efisien buat kegiatan sehari-hari. Fasilitas yang komplit kayak gini ini biayanya dari mana sih? Salah satunya ya dari pajak bumi dan bangunan alias PBB. Ngomongin PBB lagi ada program keringanan PBBP2 Jakarta 2025 nih. Jadi buat teman-teman yang ada tunggakan PBBP2 dari tahun 2013 sampai 2019 ada diskon 50% dari Pempr DKI. Terus kalau punya tunggakan PBB dari tahun 2020 sampai 2024 dapat diskon 5%. Lumayan kan? Bukan cuma ada diskon aja tapi semua sanksi administratif juga dihapus selama sesuai ketentuan ya. Jadi yang perlu dibayarkan murni pokok pajaknya aja. Program ini tuh udah dimulai dari 8 April sampai 31 Desember 2025. Dan ini tuh Desembernya udah mau habis. Jadi, buruan kalian bayar PBB kalian jangan ditunda-tunda lagi. Langsung cek aja status PBPP2 kalian dan manfaatin program ini. Yuk, jadi warga Jakarta yang cerdas dan taat bayar pajak bareng-bareng. Kita wujudkan Jakarta yang lebih baik. Info lebih lanjut bisa cek website-nya aja bapenda.jakartaaduggo.id atau cek media sosialnya @gumaspajakjakarta. Silakan dilanjut nontonnya. Wih, asalamualaikum. Waalaikumsalam. Mata kita tuh langsung tertujunya ke ujung sana ya, Mbak ya, area kolam ya. Iya. Jadi tadinya emang ini kan side-nya panjang ke belakang terus apa udara dan cahaya tuh memang agak kurang. Jadi ee kita coba ada kebutuhan juga ingin ada additional kolam renang. Tapi kita juga akhirnya menyiasati tempat yang paling cocok ditaruh kolam renang tuh di mana ya? Akhirnya kita taruh di sana supaya air circulation juga masih crossing. Kalau masuk kan masih adem. Iya. Ini kondisi enggak pakai AC tapi ad. Jadi, iya kalau merenang bantu e pengawaan lebih dingin sih. Berarti buka pintu ini kita ketemu sama area foyer. Jadi sebenarnya kayak area penerimaan terus ya normalnya memang ada ee SH kabinet gitu ya. I kabinet di kanan dan kiri ya berarti Betul. Dibuat lebih ini aja sih lebih organik enggak terlalu kayak masif-masif. Terus juga ada elemen glass blow supaya nyuri-nyuri cahaya lah gitu ya. Bisa masuk dan enggak terlalu masif gitu. Dan ininya juga dilengkungin gini ya, Mbak ya. Iya. Karena sebenarnya kita juga pengin maksudnya ruangan tuh enggak terlalu kaku e kaku ya. Jadi kita sham terus kita ada material-material yang mungkin ee bisa lebih menarik. Tidak hanya sekedar rak sepatu gitu. Art sendiri lah ya di sini. Iya. Dan emang rak sepatu kan mesti ada sirkulasi udaranya ya. Ini perotan tuh lumayan fungsinya baik tapi estetika juga benar cakep. Terus untuk di plafonnya pun juga divariasiin juga ya Mbak ya. lighting juga kita pikirin kayak semacam ada arahan untuk sana gitu kita nih kita diajak ke sini gitu ya. Nah, cuman sebelum sampai ke situ Mbak aku lihat di sini kan ada tangga sama di sini juga ada pintu lagi. Iya. Jadi memang karena rumah ini tuh agak-agak mirip ee apartemen gitu misalnya kan yang tinggal Oh, multievel gitu ya, tapi enggak yang high rise gitu ya. Iya. Jadi untuk lantai atas bisa langsung diakses dari tangga ini utama sini sebenarnya ada dua tangga utama jadinya. Oke. Sini. ini dan di belakang. Karena panjang kita harus bikin aksesibel lah untuk ee dua sisi gitu. Kalau yang ini pintu langsung ke garasi. Oke, garasi yang tadi teman-teman. Oke, menarik menarik menarik dari layouting-nya. Nah, ini kita lanjut ke area apa nih, Mbak? Area living. Jadi, ya tadi aku sempat mention secara culture dan kebiasaan suka hosting tamu, keluarga. Jadi living e dining dan kayak dry kitchen-nya itu dibuat satu area gitu. Jadi ya lebih bisa kegiatannya bisa lebih fluid aja sih di area sini. Heeh. Dan ya tadi karena untungnya ada area ee semi outdoor tapi ya itu si kolam renang jadi itu membantu juga supaya enggak terlalu sumpak juga kan. Di belakang sini juga ternyata aku lihat ini ada satu Heeh. Ini hidden room ya, Mbak ya? Iya. Ini sih sebenarnya powder room karena ini area penerimaan gitu ya. Jadi ini pengen ada wall panel yang tetap e inline lah konsepnya dengan keseluruhan. Tapi sebenarnya ada fungsi juga di dalamnya. Ada powder room. Oh ini powder room. Jadi untuk tamu kalau dia butuh apa segala macam ke toilet tinggal ke sini aja. Benar. Iya. Karena sebenarnya ada private office juga di lantai ini. Oh. Jadi kalau misalnya emang tamu-tamu yang dengan pekerjaan gitu juga enggak perlu masuk masukmasuk ke dalam. Oke. Oke. Cakep sih untuk ininya dan cukup luas juga ya, Mbak ya untuk poderumnya ya. Iya lumayan. Dan seleknya poderum ada wastaffel, cermin dan closet. Oke. Oke. Juga ada ee meja-meja untuk eh meja lagi lemari ya. Iya. biasanya eh karena ee keluarga ini juga punya barang-barang existing, kita coba padu padanin sih. Ee enggak semuanya harus harus baru. Iya harus baru semua tapi bisa merus lagi itu kayaknya juga jadi satu kepuasan tersendiri sih buat kita dan klien. Setuju? Setuju. Setuju. Setuju. Oke. Nah, sini ini juga ya yang tadi itu ya area living dining-nya yang benar-benar seterbuka ini. Iya. Sebenarnya yang menarik karena tadinya kebutuhan yang office ee ini tuh emang kayak panjang banget gitu kan. Si tangga juga tadinya ada di paling belakang dan sifatnya servis. Tapi sebenarnya kan lantai 1 2 3 tuh diakses ee bisa diakses secara mudah kan jadi satu hal yang perlu dipikirin. Akhirnya kami pindahin ee tangga menuju lantai du di sini. Cuman lantai 2 T kita bisa pakai existing tangga yang Oh, oke. Jadi dia tadinya si tangga itu berada kayak di tengah-tengah sini gitu Nah, kalau dari segi interior karena ini kan juga interiornya dikerjain dari studio Talk ya, Mbak ya. Ini seperti apa ceritanya, Mbak, kebutuhannya dari kliennya terus menterjemahkannya seperti apa tuh dengan mempertimbangkan kebutuhan-kebutuhan klien yang tadi mau serve ee apa namanya acara-acara. Heeh. Jadi ya kayak konsep timber terus kebutuhan-kebutuhan kayak perlu ada e bikin sesuatu yang light cooking gitu-gitu masih ada di sini fungsinya. Dan kita juga ada kamuflase untuk ke storage karena Oh ini iya karena untuk taruh misalkan gas aqua galon gitu-gitu kayaknya bisa langsung di situ lewat garage gitulah. Jadi Oh oh oh oh oh bisa dari sini Mbak Oh di belakang sini berarti dia ya betul jadi entar bisa dibuka gitu sih. Heeh. Tapi ya karena se beginilah ya, banyak sekali teman-teman barang-barangnya ya. Kalau sini area dapur bersih ya untuk perlengkapannya semua. Yang sebelah situ berarti untuk area duduk-duduk aja ya Mbak ya berarti Betul area duduk-duduk. Duduk-duduk sambil nonton TV. Nah kita ke sini berarti ini udah mungkin teman-teman tungguin juga nih Mbak Ica karena salah satu yang wih menarik banget. Jadi gimana Mbak kok akhirnya diterapkan, dibikinlah satu kolam renang di sini dan ini posisinya juga unik ya karena yang situ full outdoor, yang sini agak semi-semi indoor gitu ya. Iya. Jadi ee karena tadi memang existing bangunannya tuh agak challenging juga buat kita taruh lokasi kolam renangnya dan ada kebutuhan mereka ingin pas pandemik pengin ada berkegiatan berenang sama anak-anak gitu ya. Nah, jadi e akhirnya kita memutuskan untuk setengah open to sky setengah e ada di indoor karena itu secara existing kita mencoba untuk mengadjust dari situ. Lalu ternyata pengudaraan yang jadi dingin untuk ke area dalam sini jadi nyuri nih. Jadi dari sini gitu. Iya sih. Kerasa emang udara jadi agak lebih dingin ya dekat sini ya. Betul. Betul. W elemen air nih guys. Iya. Terus kayak di end situ ada e green ada wall gitu apa namanya? Penghijauan di dinding gitu. Itu juga membantu secara penghawaan secara udara dan eluk tuh jauh lebih adem gitu. Kadang kalau misalnya mau enggak enggak mau terpapar matahari banget ini juga ya salah satu. Iya benar juga. Benar juga. Karena kadang malas ya kalau renang siang-siang panas. Iya. Ini bisa kapan aja berenang? Habis ini kita mau berenang Miftah. Kita tarik ke sini jam 12.00 siang bisa berenang. Oke. Ini juga kalau dari atasnya divariasi ya, Mbak ya, plafonnya ya. Ada dua kayak dua garis hitam gini ya. Betul. Sebenarnya buat lighting dan iya kan karena saya panjang enggak mau maksudnya ada sesuatu yang emang jadi feature aja sih dan sekalian narangin bawahnya. Heeh. Nah, kalau dari ruangan berarti di sini ada ruangan apa situ? Ada ruangan apa nih Mbak? Jadi kalau sebelah kiri itu sebenarnya master bedroom untuk di lantai satu. Nah, diakses dari dalam tapi sebenarnya bisa punya bukaan. langsung ke kolam karena biar lebih dingin juga untuk kamarnya. Terus di sini e ada guest bathroom yang sebenarnya juga mirip tapi diaksesnya dari arah kolam renang. Jadi kalau yang untuk master bedroom-nya kita enggak boleh masuk, Guys. Alasan TRX. Oke. Oh, sebelum ke situ, Mbak. Ini ada Iya, itu storage sih. Kan kalau berenang tuh eh kalau merenang tuh banyak perintilan yang pompa buat bersih maintenance gitu. Kita di semua utilitasnya taruh sini. Iya. pakai camouflage door. Kita di projject ini lumayan banyak ee kamuflase-kamuflase sih. Oh iya sih ya. He jadi kayak batuan alam gitu ya. Iya lebih ini aja sih lebih rapi gitu. Lebih nyampur lebih mixing nih ke dalam sirah ini. Ini boleh kita masuk ke sini? Boleh. Boleh silakan. Nah ini adalah kamar tamu. Boleh silakan masuk ada wardrop dan gas bathroom. Oh, oke. Jadi emang kayak layout-nya lumayan mirip kayak hotelnya masuk. Iya, ya. Iya. Iya. Jadi kamarnya, kasurnya pun enggak langsung kelihatan. Iya, betul. Oh, ini guys bathroom-nya di sini. Uh, benar-benar terang ya nuansanya pas masuk ke dalam sini ya. Ya, berarti semua ini dirancang juga sama studio talk ya. Nah, aku punya pertanyaan deh, Mbak. Kenapa di studio Talk itu mostly cewek, Mbak? Eh, sebenarnya terjadi begitu saja secara organik, tapi akhirnya jadi lumayan merepresentatifkan bahwa sebenarnya di dunia arsitektur yang nota benemal dominated industry kita sebenarnya bisa lakuin juga gitu ya. Semangat untuk yang mau mulai di dunia ini gitu. Keren sih, keren. Setuju. Kita sambil ke sini nih, Mbak. Dan tadi juga di balik layar 90% ya, Mbak. Timnya berarti cewek ya? Walaupun tetap ada cowoknya tapi sedikit, Guys. Betul. Dan ini adalah area kamarnya. Iya, tadinya memang ada satu bedah gitu ya, cuma ini ada kebutuhan-kebutuhan yang menyesuaikan. Cuma memang karena ada ee anggota keluarga yang tinggal di luar terus pasangin ke sini ini jadi tempat mereka gitu. Jadi tempatnya mereka. Iya sih. Dan asik banget pun masih diberikan fasilitas nih buka pintu sini langsung ke kolam ya, Mbak ya. Ada lagi mungkin, Mbak yang belum kita bahas? Eh, so far lantai ini udah semua sih. Oke, berarti kita ke lantai dua. Let's go. Orang. Oke, sekarang gantian sama Mbak Asya. Kita lanjut ke lantai dua kali ya. Iya, boleh. Eh, kita mau naik lewat tangga yang mana nih? Jadi, tadi kan udah dijelasin sama Mbak Icha, ada dua tangga, ada yang di dalam sama yang di luar. Eh, sori di depan. Cuman kayaknya kita naiknya lewat depan ya, biar sequens-nya lebih enak naiknya. Kalau yang satunya ini tangganya yang di belakang, Guys. Ini tangganya. Jadi, ada tangga yang emang bisa akses langsung dari ee area dalam gitu. Jadi, enggak harus ke depan lagi gitu. Oke, berarti kita naiknya lewat sana. I oke, ayo kita mengikuti. Berarti kalau bisa dibilang ini kan lantai dua untuk generasi kedua. Benar. Lantai dua untuk generasi kedua. Benar. Oke, jadi yang tinggal di sini itu ada ee anaknya satu dengan suaminya dan juga ee anaknya itu ada ee dua perempuan gitu masih kecil gitu. Oke. Dan ini sebenarnya ada sliding door-nya juga ya, Mbak ya. Jadi untuk penghuni yang di lantai du ini bisa langsung akses dari depan tadi dari luar langsung bisa naik ke sini ya. Benar. Benar. Heeh. Jadi enggak ganggu aktivitas yang di dalam gitu. Benar-benar kayak apartemen sih k. Benar. Dan sebenarnya di sini sebelum kita masuk ini ada ruang untuk storage juga dulu ya. Iya. Ini jadi ada extra storage di sini dan juga ada extra shoin juga karena kan balik lagi penghuninya di sini banyak ya. Jadi sepatu juga pasti banyak masing-masing punya storage sendiri jadi enggak enggak berantakan gitu. Sepatunya ada di mana-mana gitu. Oke. Boleh masuk? Boleh. Boleh. Silakan. Penghuninya banyak tuh. Totalnya berapa orang, Mbak? Kalau boleh tahu berarti tujuh. Pengun. Oke. Dan e sebenarnya berlap ee yang satu itu tinggalnya di overseas gitu. Jadi kadang-kadang sesekali ke sini gitu. Oke. Nah, pas masuk ke sini sini sini get ngelihatnya tuh langsung ini sih sebenarnya aku ini emang benar-benar jadi semuanya ada lagi ngulang lagi ya Cuman aku lihat di sini kayak lebih fresh, lebih kayak anak muda vibes-nya sih gitu. Iya, sebenarnya ya balik lagi kan karena ini generasi kedua ya, jadi secara umur juga ee jauh lebih muda dari yang di bawah. Jadi secara interior vibes-nya juga kita pilih lebih muda juga, lebih cocok untuk penghuninya juga apalagi ada anak kecil juga kan gitu. Dan pemilihan-pemilihan furniture-nya juga kita konsultasiin masing-masing ke tiap penggunanya gitu. Jadi yang di lantai bawah itu ee apa namanya? konsultasi dengan ee penghuni bapak ibunya yang di sini kita konsultasi dengan ee mereka gitu dan anak-anaknya gitu biar sesuai juga dengan kebutuhan sesuai kebutuhannya juga gitu. Kalau untuk luasan ruangnya nih Mbak keseluruhan ini masih ingat enggak kira-kira gitu? Kurang lebih 400-an ya? Heeh, 400-an sih. Wow. Tapi emang ini dari ujung sana teman-teman. Sampai ujung sana. Mari kita bercerita dari mana nih, Mbak? Dari mana dulu? Tadi kan pas naik langsung ketemu sama ini dulu nih. Benarbenar. Iya. Jadi ee masuk-masuk ya kayak layaknya rumah biasa kita ketemu di ruang tamu gitu. Dan ruang tamu ini kita menggunakan furniture-furniture ee yang sudah lama yang mereka memang punya sudah lama. Jadi mungkin punya nilai e sentimentalnya juga bagi mereka gitu untuk menyimpan furniture ini. Karena jadi kan bisa dilihat juga ini lebih antik sendirilah kayak gitu. Benar kayak beda sendirilah. Ada di sudut sini gitu. Di sudut sini gitu. Oke. Jadi ee kalau orang bertamu gitu bisa ee kumpulnya pertama di sini gitu. Di sini dulu ya sebelum explor ke yang lain ya. Iya betul. Oke. Terus ada apa lagi nih Mbak Asya ni? Lalu di sini ada piano buat kliennya memang suka main piano dan anak-anaknya juga bisa belajar main piano gitu. Dan ini sebenarnya Mbak dan Iya di tengah-tengah ruang soalnya. Di tengah-tengah ruang karena memang kliennya sendiri itu kan memang suka mengundang tamu ke rumahnya gitu. Memang suka entertain. Dan mereka tuh suka banget tanding pingpong sebenarnya. Jadi kalau ngumpul tuh mereka di sini pasti aktivitasnya either sosialisasi tapi di sini juga bisa main pingpong gitu kan di sini. Oke. Jadi emang di ruangan yang sangat luas ini bisa banyak kegiatan juga yang dilakukan. Bahkan sebenarnya aku tuh sedikit ngintip di situ. Itu ada kayak ada ruangan apa ini, Mbak? Playroom atau? Iya. Jadi di sini ada playroom karena kan anaknya ada dua perempuan ya di sini. Oke. Jadi mainan-mainan juga bisa ditaruh di sini. Mereka main juga bisa dengan leluasa di sini. Tapi juga karena ee benar namanya juga kan playroom ya pasti mainan banyak, barang banyak dan kalau dibilang bisa selalu rapi kan kayaknya susah ya. Jadi, makanya dibikin ada folding door seperti ini. Jadi, kalau emang pengen ditutup biar enggak kelihatan terlalu banyak barang atau masih berantakan, jadi ini bisa tinggal ditutup. Ini di sebelah sini ada rest room. Nanti mungkin bisa lihat di dalamnya ee di rest room ini tuh ada tempat wudu juga gitu. Meang di sini warnanya agak sedikit berbeda dengan yang tiba-tiba ada warna merah. Benar. Terakot. Kayak langsung pop up gitu ya warnanya. Iya. Dan ee warna merah ini sebenarnya benar-benar spesific kliennya karena dia suka banget warna terraakota gitu. Jadi dia pengin, "Aku pengin dong ada warna pop up di kamar mandi gitu." Jadi ya untuk ngubah inilah ngubah suasana juga gitu. Tapi tetap di padu padan sama warna abu yang natural ya. Benar. Sebelah sini itu ada sebenarnya ada guest room juga ada guest room yang kadang juga dipakai bisa nginp sama keluarganya yang lain gitu. Oke. Dan aku lihat emang pintunya floor to ceiling semua ya. Benar, floor. Floor to ceiling semua. Oke, kita pindah ke living room-nya. Tadi kalau di bawah kita lihat ada living room yang luas. Benar. Di atas ada lagi ya, Mbak Asya? Ketemu lagi tapi dengan konsep yang berbeda sih sebenarnya di sini. N ini aku suka banget sama ininya. Salah fokus gitu. Gimana ini, Mbak Asya? Iya. Jadi sebenar sepertinya menyimpan banyak storage di Benar. Jadi sebenarnya kalau dilihat ya walaupun mungkin pas masuk tuh vibe-nya beda ya di bawah sama di atas, tapi kalau diperhatiin warna kayunya tuh sebenarnya sama kayak yang di bawah gitu. Cuman emang perpaduan dengan mungkin furniturnya dan e barang-barangnya juga itu jadi bisa ngubah ngubah style juga sebenarnya tapi dengan warna yang sama juga bikin seragam juga sebenarnya satu rumah ini Oke, kita agak geser ke sini dikit biar kelihatan. Oke, kalau living room di sini gimana nih? Karena aku juga suka nih sama sofanya kan dia ini sebenarnya letter L atau letter L letter L hampir letter U. Iya, hampir letter U. Benar. Iya. Jadi emang sengaja dipilih ee sofanya yang ee panjang kayak gini hampir letter U karena kan mereka juga suka entertain orang ya. Jadi yang ngumpul juga banyak jadi bisa nonton bareng-bareng tuh ramai-ramai di sini gitu. dan ee dipilihnya juga agak low rise kayak gini juga biar anak-anak juga kalau main di sini tuh tetap nyaman Oke. Nah, bagian ini pasti ini request desainnya seperti apa? Pasti kan sudah disesuaikan ya ini ya. Karena ini variasinya juga cukup menarik nih. Kayak gimana ini Mbak Asya? Iya. Jadi kalau untuk yang area living room ini tadinya tuh memang barangnya tuh banyak banget dari klien gitu. Ee jadi memang ada barang-barang yang ee sepertinya membutuhkan stor ekstra storage untuk bisa disimpan gitu. Makanya kalau bisa dilihat di sini banyak banget kabinet ee ada yang terbuka ada yang tertutup gitu. Tetap bisa menyimpan banyak barang tapi juga enggak enggak enggak mengganggu ee secara kenyamanan juga gitu. Jadi bisa ditutup kayak gitu. Jadi tidak berceceran semua barang ada rumahnya lagi. Betul gitu. Dan sebenarnya aku ngelihat juga di sisi sana ya itu sepertinya juga benar ada storage juga ada storage-nya juga cuman benar-benar dibikin kamuflase ya Mbak ya. Jadi seolah-olah ya udah kayak dinding aja wallpanel aja tapi sebenarnya di dalam situ juga cukup besar ya Mbak ya cukup besar. Iya juga privacy. Oke. Nah ini untuk secara lighting-nya juga cantik loh. Kalau ini kan di livingnya di sini ya Mbak berjadi 1 2 3 di situ juga. Nah masuk ke ruang tengah ini sebenarnya kalian juga bisa ngelihat Ada kayak track light-nya ya. Ini dia bentuk persegi panjang emang khusus untuk menyinari area tengah ini gitu ya, Mbak ya. Iya. Iya. Oke. Kalau untuk lightingnya sendiri gimana nih, Mbak? Kan rumahnya cukup kompleks juga gede gitu kan. Iya. Jadi karena emang side-nya kan emang ini rumahnya panjang banget. Dan memang secara pencahayaan juga ee itu tuh jadi salah satu challenge kita juga pas ee ngedesain ini gitu. Ee tapi dengan adanya couryard di di belakang itu lalu di depan juga masih ada bukaan yang besar itu tuh sangat membantu secara pencahayaan. Lalu untuk kalau lampunya kita ee bikin beberapa ee titiknya itu kita memang sengaja bedakan. Jadi memang biar membedakan tiap ruang itu ee pencahayaannya enggak enggak monoton lah kayak gitu. Nah, karena di sini ee apa namanya? Untuk ee tempat nonton, jadi ee lampunya juga enggak enggak enggak sebanyak itu sebenarnya ee dibutuhkan. Baru yang di tengah ini ada track light melingkar seperti ini. Kenapa kita pilih track light? Karena biar bisa di-adjust juga sebenarnya kalau memang ada area yang pengin lebih difokusin terangnya itu masih bisa di adjust lagi gitu. Iya. Karena ini bisa disesuaikan ya mau menerangi area mana. Benar. Heeh. Oke, Nah, masih ada lagi. Geser lagi kita ke sini. Masih banyak, Teman-teman. Ini aku cukup suka sih sama area dapurnya. Kayak cantik banget kayaknya kalau orang punya konten yang khusus masak-masak di dapur tuh cakep banget gitu. Di sini ini tiba-tiba ada aksen lengkung di dindingnya dan island-nya juga ada kayak dan di kursinya. Konsepnya yang disampaikan oleh klien seperti apa sih, Mbak Asya? Jadi konsepnya balik lagi sebenarnya ee saat kita desain ini juga kita mikirin ee secara fungsional yang tinggal di sini tuh siapa sih gitu. Dan ee yang sangat kita pikirin itu kan sebenarnya ada dua anak cewek gitu masih kecil. Hobinya juga mungkin dengan ruangan segini kan bisa lari-lari gitu. Makanya ee hampir ee semua furniture kita untuk ujung-ujungnya kita rounded seperti ini gitu. Jadi kalau mereka lari-lari kalau di sini tiba-tiba ada yang e lancip sendiri kan takut kan gitu bahaya. Jadi emang sengaja kita rounded gitu. Dan karena rounded ini kita juga pilih e elemen furniture-nya juga yang bahasanya sama gitu. Ini ada rounded corner kayak gini. Plafonnya pun kita elemennya kita tonjolkan juga gitu. Rounded corner seperti itu gitu. Oke. Jadi ternyata bukan dari segi estetikanya aja tapi emang dari fungsionalitasnya itu sendiri ya. Iya. Benar. Karena siapa yang menghuni di sini lebih aman aja gitu kan anak kecil. Lebih aman. Benar. Oke, setuju. Setuju. Lalu kalau mau lihat juga untuk backsplash di sini kalau bisa lihat ini tuh sebenarnya marmer kita potong-potong kecil-kecil di ditata satu-satu di dinding ini. Jadi kayak dicor gitu di Marmernya pun kita match juga sama lantai. Jadi ee bahasanya sama, tapi biar ada aksen yang beda, kita bikin di sini gitu e pattern-nya satu-satu kayak gitu. Tapi matching banget ya warnanya. Sebenarnya kan beda dengan ini ya, top table-nya cuman senada gitu. Senada. Iya. Yang bikin senada sebenarnya ee filler terasonya itu di antara di antara marmernya itu jadi tetap ada abu-abunya tapi ada aksen putih-putihnya juga sama gitu. Tetap nyambung lah ya. Iya. Dan ini benar-benar udahlah lengkap banget di sini. Aku pikir tadi tiga generasi tapi mungkin lantai kamar semua gitu. Tapi ternyata enggak. Di sini kayak rumah sendiri juga ada living dining kitchen semua lengkap. Benar. Benar. Jadi fungsinya kayak ya itu kayak mini ee ada apartmen gitu ya. Tiap lantai itu dia punya ee apa namanya? Rumah sendiri sebenarnya gitu. Apartemen low rice ya. Iya apartemen low rice. Nah ini kita berhitung ada berapa kursi? Ada 10. cukup apa ya? Cukup besar juga kalau bisa dibilang meja makannya. Bahkan mungkin e sewaktu-waktu cuma ada dua orang di ujung sini sama di Dan meja ini tiba-tiba kursinya tuh hijau gitu. Cuman masih nyambung sih. Ada cerita enggak ini, Mbak? Iya. Iya. Jadi ee kalau mejanya ini sendiri sebenarnya ini pakai meja existing. Jadi mereka emang udah punya dan emang request juga sebenarnya untuk kursi minta 10 karena balik lagi mereka kan suka entertain orang ke sini gitu. Jadi kalau makan tuh bisa ramai-ramai di sini. Bahkan mungkin ee ibu bapaknya yang biasanya di bawah ee kadang-kadang juga makannya di sini. Jadi ada setting yang beda gitu makan-makan bisa di bawah bisa di atas kayak gitu. Dan untuk warna-warna ee hijau seperti ini kita pilih memang sengaja kita pengen tetap masukin warna ada pop of colors juga kayak di kamar mandi juga tiba-tiba ada terraakot tapi kita pilihnya juga warna-warna yang earth tones jadi enggak enggak tiba-tiba pop up sendiri gitu enggak nabrak gitu. Ya, jadi Mas se kalau dilihat juga rasanya masih adem Iya. Dilihat di mata enggak tiba-tiba kaget gitu ya. Tiba-tiba ada warna apa gitu di sini? Ungu atau Iya? Benar ungu kuning gitu kan aneh gitu ya. Oke. Oke. Nah, kita ke ujung sini dulu deh mbak. Oh, di sini ada coffee cornernya juga. Benar ada. Memang karena kliennya sangat suka kopi. Jadi di sini ada kopi corner. Di tadi di pantry juga sebenarnya ada Oke. Ini sebenarnya kalau kita mau fullin gini, Guys, ini bukaan semua. jendela. Tapi yang di tengah-tengah ini menariknya bisa dibuka ya, Mbak ya. Dan view-nya langsung ke kolam renang ke kolam renang. I renang. Nah, ini emang memanfaatkan juga ya, Mbak ya, karena emang di sini buat bukaan juga sirkulasi dan view-nya bagus Betul. Iya, benar kan ee tadi juga dibilangkan gitu kolam renang tuh berguna juga untuk mendinginkan hawa. Jadi ee sayang banget kalau jendela ini kita full tutup gitu. Jadi kita tetap setengahnya kita buka karena balik lagi kan secara safety ya. Jadi setengahnya tetap tutup dan apalagi ada anak-anak kayak gitu. Jadi udara tuh dari bawah tuh tetap bisa yang dingin bisa masuk ke atas kayak gitu. Oke. Untuk batas amannya yang ketinggiannya berapa sih, Mbak? Ini ee biasanya tuh normalnya sebenarnya minimal itu 90 cent. Tapi kalau mau 1 m atau 1,1 gitu itu sebenarnya lebih nyaman juga. Disesuaikan juga lagi ya ke penghuninya. Oke. Wah enak loh ini. Aku di dekat sini sepoi-sepoy adem gitu di sini. Dan kalau misalnya kita lihat di sini ternyata sama ya ini apa ada jendela juga di ada ruang mirror. Jadi ee kalau bisa dilihat sebenarnya di sini tuh ruang master bathroom-nya yang di kiri yang di seberangnya ini kamar anak-anaknya gitu. Jadi ee masing-masing tetap punya akses buat si couryard ini gitu. Jadi dapat pencahayaannya dapat, dapat hawa dinginnya juga dapat. Kalau bisa dilihat juga sebenarnya ee di sini tuh ada skylight di atas. Kalau bisa lihat itu juga membantu banget untuk nambahin pencahayaan alami gitu. Karena kan ini bangunannya panjang banget gitu. Jadi ada extra light ke dalam tuh pasti lebih lowong gitu rasanya gitu. Jadi harus ada disobek dikit ya. Iya benar. Istilahnya jendelanya dipindah ke atas guys karena ruangannya panjang banget. Oke ada lagi enggak mungkin yang belum dijelaskan di sini? Oh ini loh di sebelah sini kita tadi belum kelihatan. Iya benar. tadi kalau bisa lihat ee dekat kabinet TV tuh sebenarnya nyambung tuh nyambung ke sini ada ekstra kabinet lagi itu buat extra storage gitu. Jadi berarti ditarik aja ke sini ya full ya. Benar. Iya ditarik full tapi bahasanya tetap sama gitu. Jadi enggak ramai desainnya tetap sama tetap clean gitu. Oke. Dan masih ada lantai masih ada lantai tiga sebenarnya. Lantai ee lewat mana nih? Karena kau tadi lihat di situ ada tangga di sana. Benar. Ada. Jadi tangga yang tadi itu bisa diakses lewat sini, tapi juga sebenarnya bisa lewat tangga yang depan kita masuk. Kita mau lewat mana? Lewat depan. A tapi boleh lihat enggak dari situ? Soalnya ini menarik loh. Kalau misalnya ditutup kayak gini aja kan orang enggak tahu gitu loh, Mbak. Sebenarnya ada tangga di balik ini gitu. Jadi ini kalau dibuka itu bisa langsung akses ke atas dan masuknya itu ke area servis sebenarnya. Oke, gitu. Jadi ee apa namanya? di atas itu ada kamar ART, ada juga tempat cuci juga ee tempat jemur juga. Jadi untuk akses ART tuh lebih gampang gitu ke atas lewat Dan bisa nyambung ke bawah juga. Ini boleh aku buka? Boleh, boleh. Oh iya Tuh. Jadi ternyata ini pintunya kan kalau ditutup mirip ya sama yang satu tuh dari bawah yang ini ke atas. Jadi kayak diumpetin juga umpan ya. Kita boleh ke atas enggak, Mbak? Boleh. Boleh lewat yang sana ya. Heeh. Lewat tanggal depan aja. Oke. Jadi ternyata ini rumahnya tiga lantai ya. Lantai. Benar. Tiga lantai. Oke. Wow. Di atas ini masih luas banget juga. Ini ada apa aja? Iya. Jadi naik ke sini sebenarnya fungsi utamanya dulu sebenarnya di sini ada kamar gitu anak ketiga dari orang tua yang di bawah di sini tinggal di sini dan juga area sini sebenarnya di digunakan jadi area olahraga gitu. Oke, di sini kalau bisa lihat ada ee barang-barang ee apa namanya? Alat gym. Terus juga ee kliennya memang suka bersepeda. Jadi di situ bisa lihat ada banyak sepeda kayak dan ini pintu-pintu ini berarti kamar semua atau ee ada kamar, ada gudang juga gitu dan ada ee ruang kerja gitu. Dan sampai atas ini terang banget loh karena di balik situ tuh jendela. Jadi benar-benar menerangi area Benar. Iya. Jadi ruangan ini tuh kayak ruangan rooftop sebenarnya gitu. Karena dia benar-benar di atas ee dia itu di atas ee area atep gitu. Jadi pencahayaannya tuh benar-benar langsung dapat gitu ke keluar gitu. Terang banget. Oke, kalau kita geser ke situ ini ada apa nih, Mbak Asya? Boleh ke sini kita? Iya, boleh. Oke, bisa masuk ke sini. Jadi ada ekstra pantry lagi gitu. Jadi tiap lantai itu semua punya pantry sendiri. Heeh. Jadi ee terutama untuk ee keluarga yang tinggal di sini gitu, dia bisa aktivitas sendiri di sini gitu tanpa harus menggunakan ee pantry atau kitchen di bawah kayak gitu. Kadang juga sebenarnya ruangan ini bisa dipakai tempat untuk belajar untuk anak-anak yang di bawah gitu. Jadi kalau mau mau cari suasana belajar yang beda itu bisa dia pindah ke atas gitu. He ke atas. Dan ternyata di sebelahnya ada servis ya, service area benar ini. Jadi cukup luas. Ya, karena banyak juga sih ya penghuninya. Iya, betul. Jadi area sini dijadiin e kayak semacam ada roof kecil yang dijadiin tempat jemur baju dan area cuci juga. Dan karena memang penghuninya banyak, jadi pasti servisnya juga butuh yang cukup luas. Oke, udah semua kayaknya kita lanjut ngobrol di bawah lagi dikit. Boleh, boleh, boleh. Oke. Oke, akhirnya kita udah sampai penghujung acara nih. Dan kita beram tiba-tiba dong ya. Kan tadi yang nongol cuman di awal beramaian terus berdua di tengah-tengah terus beramaian lagi. Karena mereka dari tadi ngumpet-ngumpet, Guys. Jadi harus muncul aja, nongol aja semuanya. Oke. Ternyata yang incharge di project ini tuh Mbak Ames yang dari tadi ternyata dia bercerita. Kita tembak di akhir aja ya, Mbak I ya. Boleh banget. Gimana? mau cerita dikit dulu enggak, Mbak, tentang projek ini? Gitu kan mungkin banyak kan projectnya. Kalau yang untuk ini gimana nih? Termasuk project yang spesial kah atau yang punya cerita apa nih? Mungkin sebelumnya juga udah diceritain kalau ini tuh proyek pada saat pandemi. Jadi kita ada beberapa yang agak harus mikir dikit tuh misalnya ee karena ini satu rumah ada beberapa yang tinggal ee barang-barangnya itu enggak bisa semuanya dikeluarin terus baru dikerjain. Jadi kita tuh yang agak thinking-nya itu justru kayak pembagian fase-fasenya. Oh. Jadi lantai satu dulu gitu. Semua barang yang lantai satu pindah dulu ke lantai oh. atau lantai dua gitu. Terus habis itu kita ngjarin lantai 3 dulu baru lantai dua. Jadi kayak skipnya itu enggak bukan yang usual gitu di mana harus hygien juga karena pandemik. Jadi harus tukang-tukang gimana. Oh kcangnya di situ ya soalnya ya sebenarnya semua orang takut ketularan juga gitu ya tapi harus tetap bekerja dan alhamdulillah tapi lancar ya. Selama berapa lama proses pengerjaan pembangunan rumah ini? Oh, boleh tahu sebenarnya dari design 2020 terus kayak finish di 2023 karena tadi permintaannya berkala pasok. Terus emang yang paling spesial sih dari project ini nambahin Ames tadi akhirnya karena relasi dengan klien itu paling penting sih justru ya. setuju setuju. Kenapa bisa akhirnya mempercayakan kepada kami dan kita juga percaya juga sama klien itu tuh jadi sebuah hal yang em kita senang ngerjain projek ini. Terus kayak kita merasa lebih apa ya ee lebih mudah deh banyak orang yang terlibat tapi jadi lebih mudah aja karena relasi kliennya juga baik dengan kita gitu. sejauh ini ada project di mana dulu nih, Mbak? Lagi ada jalan di mana nih? Studio talk gitu kan? Siapa tahu teman-teman ada yang penasaran atau ada yang mau ini juga entar dibikinin rumah sama kalian. Kita mosnya lagi rumah tinggal jauh tabek juga ee Jakarta. Banyak di Jakarta. Iya sih. Terus tapi kalau kayak komersial dan beberapa ada di luar kota juga sih. Kayak di Bali, Medan. Jadi kalau luar kota aman ya. Soalnya teman-teman nih tahunya kalau misalnya kita misalnya syuoting di Jakarta, udah ini arsiteknya buat Jakarta aja gitu. Aman sih. Ada juga rumah tinggal yang pandemik di Palembang. Jadi kita kayak sebenarnya aman seluruh Indonesia bisa kalau percaya sama kita selalu ada solusi. Oke. Ngubunginnya ke mana? Kalau mau ini kontak kalian. Ee sebenarnya ada di Instagram sih Studio Talk Design tapi kalau mau lihat website juga ada studiotalk.id. Oke, sekarang kita ngebahas budget rumah ini kali ya perkiraannya. Karena teman-teman tadi kan sudah nonton house tour-nya lengkap sampai atas tadi sama Mbak Asya. Iya kan? Sampai lantai 3. Nah, kira-kira berapa nih Mbak budgetnya untuk ngebangun rumah ini? Eh, karena bangunan ini existing kayak strukturnya terus kayak lantainya itu tuh masih kita pertahankan. Jadi emang kalau ngomongin budget dari nol agak membingungkan. Cuma mungkin karena luasannya juga lumayan nih 1100, tapi juga ada ruang-ruang yang mungkin enggak kita garap gitu. Jadi mungkin ee sekitar 7 sampai R juta per me pers mungkin ya. Tapi ada part-part yang mungkin di ruangan lain ee lebih besar dikit gitu karena penggunaan material-material yang real marble gitu misalnya gitu sih. Dan itu udah include interior ya yang tadi interior baru-baru itu ee Iya. Dan kayaknya sih iya sih mudah-mudahan kayaknya soalnya udah agak lama ya guys maklum agak lupa ya dapat dimaklumi gitu kan mungkin dari ada lagi Mbak yang mau ditambahin dulu iya sama kan tadi karena permintaan desain dan konstruksinya bertahap banget jadi kita tuh mau ngcalculate ee semuanya tuh juga jadi agak susah heeh jadi kayak itu kisaran aja sih paham paham paham untuk bayangan aja lah mereka oke teman-teman makasih yang sudah nonton sampai akhir. Jangan lupa juga follow Instagram kita, Wickson, Mifta, Jannah Inspira Homes, dan TikTok-nya Wicakk Mifta dan Inspira Homes. Oh ya, kalau misalnya kalian ada yang lagi nyari rumah, mampir juga ke click.id. Lihat, lihat aja rumah di sana. Oke, thank you. Sampai ketemu lagi di episode selanjutnya. Bye. Byye. Bye. Halo. Eh, gimana, Kak scriptnya gimana? Nanti aku jelasin di apa? Halo, kita dari studio. T Oh, I ya. Oke, oke dulu latihan dulu dulu ya, Kak.

Lihat di YouTube