Jungkat

Rumah Ini Terang dan Sejuk Sepanjang Hari (YouTube Video)

  • 19/09/2025

Pandangannya ke situ. Coba lu lihat. Enak banget. Sayangnya dulu satu pun WMPTN gua enggak ada yang tembus. Iya iya sih. Ah udah gua sekarang enggak mau lagi jadi orang Jakarta. Gua mau mauembangun Jatinangor. Asik. [Musik] Hai jumpa lagi sama kita dari Seekter Indonesia. Hari ini suasananya dingin banget teman-teman. Ini jam 11.00 siang. Tapi benar-benar dingin karena kita sekarang lagi ada di Jatinangor dan rumah yang mau kita review ini adalah Mansion Hills. Namanya Mansion Hills kenapa? Karena kalau teman-teman lihat di sebelah sana itu ada Gunung Gelis. Di sebelah sana ada city viw. Bayangin enggak punya rumah di daerah ini. Ini kalau zaman gua masih kuliah nih, kok gua akan belajar sungguh-sungguh banget supaya bisa mental beliin papi rumah di sini. Kenapa? Karena menariknya gini, ini itu cicilannya cuma R jutaan. Bayangin enggak rumahnya itu ada yang tipe 5, ada yang tipe 6. Yang kita review hari ini tipe 6. Tapi yang tipe 5 nih, Teman-teman, itu ada dua kamar di dalamnya. R jutaan sebulan. Kalau premium-premium di Jatinangor ini, Teman-teman tahu kos-kosan tuh di R jutaan. Bayangin enggak? Jadi gua tinggal ngajak teman gua satu, mereka patungan namain cicilannya. Gua cuman bayar R2 juta aja. Bokap gua ceritanya ya kan? Dan ini kenapa jadi bisa investasi? Kenapa? Karena suatu saat nanti ketika gua sudah lulus kuliah ini bisa disewain ke adik-adik kelas gua atau mungkin adik gua nih itu adalah anak yang mau sekolah di ITB atau di UNPAT juga. Enggak. Lanjut ya. Lanjut. Jadinya di sini dan ini buatannya super rapi, Teman-teman. Kalau Teman-teman lihat di sini, ini pakai cat kamrot dan yang serunya di sini tuh ada besi sikunya. Besi sikunya ikut dicat nih, Teman-teman. Jadi kelihatan nyatu banget. Dan kerennya apa? Kerennya tuh di sebelah sini itu ada lampunya. Jadi kalau malam-malam ini benar-benar bagus banget. Tadi gua udah ngobrol sedikit sama arsiteknya. Arsiteknya ini itu anak Unpar, Teman-teman. Namanya ama. Nah, dia yang bikin nih semua kayak begini hasil diskusi tentu ya sama ownernya. Teman-teman bisa lihat di sini tuh ada RAMnya di sini pakai batu sikat. Rapi banget. Bayangin enggak sih setiap hari pulang kampus ke sini pulang dengan suasana kayak gini kalau masih jelek juga IPK-nya keterlaluan. Benar enggak K? Benar. Bagus. Berangkatnya semangat, Man. Apa berangkatnya semangat? Berangkatnya semangat. Cuman ya itu dia jangan nakal. Ngerti kan lu kalau nakal dingin-dingin ya? Enggak. Enggak usah dilanjutin lah ya. Tulis di kolom komentar kalau teman-teman ngerti. Nah, ini menarik banget di sini pakai kayu teman-teman. Ini belum jadi ya, tapi nantinya nih pasti akan kayu-kayu semua. Keren banget. Dan ini adalah rumah yang mau kita review. Karena ini adalah Mansion Hills, Teman-teman. Jadi, tentu ada permainan konturnya. Dan ini menurut gua permainan konturnya dari tadi di situ ram, di sini ada tangga-tangga, semua detail-detail dipikirin, Teman-teman. Di sini tetap dikamprot, di sini ada batu sikatnya. Dan rumahnya juga unik banget. Kenapa unik banget? Karena harus tidak bisa dipungkiri UNPAR itu adalah salah satu kampus arsitek terbaik. Jadi hasilnya juga pasti desainnya sangat menarik. Oke, sekarang sudah sampai depan rumahnya. Ini adalah yang mau kita review hari ini. 6 * 12 karpotnya dua. Habis itu di sini itu ada tiga kamar mandi dan tiga kamar tidur. Menarik banget, Teman-teman. Dari tampangnya kita mulai dari atas, ya. Ini bentuknya agak Scandinavia gitu, ya. Dari atasnya yang paling menarik adalah dia gunain genteng flat dari Cisangkan. Teman-teman bisa lihat nih, ini genteng flat beton itu ternyata bisa juga jadi bagian fasad seperti ini dengan cara bangunannya itu dimajuin punya bagian samping akhirnya ditaruh ada permainan genteng. Nah, genteng seperti ini gimana sih cara pasangnya, Teman-teman? Ternyata ada genteng yang khusus untuk tampilan samping untuk fasad seperti ini. Jadi gentengnya juga harus spesial, bukan genteng beton yang biasa. Di atasnya itu pakai genteng yang biasa, di sampingnya itu pakai genteng yang spesial untuk fasad. Nah, karena mereknya satu, hasilnya adalah satu kesatuan seperti ini. Bagus banget warnanya. Abu-abu gelap pendekati ke hitam. Nah, di bagian depannya ini teman-teman bisa lihat ini menggunakan WPC. WPC-nya itu ada di setengah bangunan dibikin ada sedikit mundur lagi. Jadi, rumah ini tetap memiliki balkon. Di sebelah sini ada satu jendela. Jendelanya itu menggunakan jendela zigzag. Sudah bisa ditebak ini adalah kamar mandinya. Oke, kita turun lagi ke bawah, Teman-teman. Yang unik adalah di bagian sini. Ini adalah tembok pembatas antar rumah dan rumah. dijadikan penahan dari kanopi ini untuk carpotnya teman-teman menggunakan alderon. Tapi yang unik adalah di sebelah sininya teman-teman bisa lihat nih kenapa bangunan ini bisa terlihat rapi? Karena ternyata di bagian sini itu pembuangannya langsung masuk ke dalam si kolom ini dan dibuang ke riol kota di sini. Riol tuh bahasa gampangnya apa ya? G. Nah, gitu. Dan yang gua suka itu, Teman-teman, di bagian sininya talangnya itu enggak kelihatan membuat karpot ini tuh terlihat sangat rapi. Baru di sebelah kanannya ini. Nah, ini dia menggunakan Oh, ini gede banget ya. Berapa nih? 1010 kayaknya lebih ini 10* 10 lebih enggak? Hah? 1010 mana? Benar. 10 * 10. 10 * 10. Tahu enggak tadi kenapa si Bang Doy begini-beginiin pakai jari begini? Karena kalau arsitek tuh ada hafalan ya, jempol tuh berapa senti, ini berapa senti, itu udah dihafalin sama dia. Jadi ketika dia mau tahu berapa ukurannya, tinggal gini-gini doang. Oh, ini kira-kira segini gitu. Dan itu ee bisa dibilang lebih akurat dari meteran ee tarik itu, tapi enggak lebih akurat dari apa? Apa? Dari apa? Metran fengui. Oke, sekarang kita menuju ke sini, Teman-teman. Yang gua suka adalah di bagian karpotnya ini, ini menggunakan Nah, kita coba tes lagi dia ya. Berapa kali berapa nih? pakai tangan lu. 20 40 40 cent, Teman-teman. Nah, gitu tuh cara ngitung arsitek tua. Nah, ini yang gua suka adalah di bagian nate. Nate itu dibikin agak tebal, Teman-teman, di sininya. Jadi, kalau kita bikin 4040 itu supaya lebih estetik, dia ini bukan homogeneous style. Jadi, di ujungnya itu ada pinggulannya, Teman-teman. Nah, kalau ada pinggulannya gitu bagusnya dikasih nut. Nah, nutnya itu kalau bisa besar seperti model di karpot ini supaya terlihat lebih estetik. Nah, Teman-teman bisa lihat di sini ini fungsinya adalah untuk ee naruh estetika, Teman-teman. Di sini tuh ada lampunya. Bisa juga untuk naruh ya sekedar untuk naruh alat-alat ee mobil. Ketika kita lagi nyuci-uci mobil di sini bisa taruh-taruh sabunnya dulu sementara gitu supaya enggak repot. Cocok banget buat teman-teman yang suka ngebengkel. Dan yang gua suka adalah dengan ada permainan horizontal seperti ini membuat rumah ini yang tadinya adalah tipe 6 terlihat lebih lebar lagi. Nah, di bagian bawahnya teman-teman bisa lihat juga untuk bagian terasnya itu dia menggunakan keramik motifnya kayu. Oke. Dan gua sukanya begini, Teman-teman bisa lihat ya. Ini tuh kan sebenarnya melebar ke sana. Dia naruhnya begini nih. Supaya apa? Supaya teras ini tuh tidak terlihat pendek. Jadinya terlihat lebih lebar lagi. Ini menarik banget. Dan di bagian bawahnya ini, Teman-teman bisa lihat di sini tuh ada got-gotannya. Yang fungsinya adalah ketika nanti kita lagi mau ada air hujan atau ada cuci-cuci mobil segala macam itu airnya benar-benar langsung bisa cepat tidak mengembang. Ngembang kan bahasanya? Ngembang. Oke, yuk sekarang kita menuju ke sini. Ada yang gua suka di bagian sini. Ini kembali lagi permainan kamprotnya teman-teman. Kalau mau rapi seperti ini jangan lupa dikasih aluminium. Rapi ya? Rapi banget jadinya. Ah, ini permentali airnya menarik ya. Jadi dipasin sama ujung dari si kusennya. Nah, kalau untuk pintunya oke. Intinya menarik banget ya. Double triplek tapi difinishing dengan sangat bagus. Kalau kita menggunakan pintu dengan jenis seperti ini, bukan pintu solid di bagian depan rumah. Oke, selama teman-teman punya topi-topian yang lebar dan juga ada kanopi di sini. Jadi, dia tidak akan terkena cahaya matahari langsung dan tidak terkena air secara langsung. Oke, kalau teman-teman lihat di sini ini ada pompanya dan di sini ada penyimpanan air bawah nih reservoar bawah di bagian depan dari rumahnya. Yuk, sekarang kita masuk ke dalam rumah, ya. Nah, sekarang kita masuk dalam rumahnya. Rumah ini udah cocok banget nih. Jadi, kalau misalnya orang tua kita beliin rumah kita di sini untuk kita tinggal sebagai mahasiswa, keamanannya sudah terjamin, Teman-teman. Kenapa? Karena di sini tuh udah ada smart doorlcknya dari Paloma. Ini Paloma sering banget gua pakai di kantor itu. Gua pakai Paloma. Gua suka banget bahan materialnya. Tapi yang paling gua suka adalah dia tidak pernah nge-lag. Awet awet dan tidak pernah error. Jadi ini adalah salah satu yang sering banget gua pakai nih mereknya Paloma untuk smart Door lock. Nah, begitu masuk ke dalam sini, wah teman-teman ya. Ini langsung berasa open space-nya. Gua suka banget. Jadi ternyata kenapa sih jendela itu dibikin setinggi itu? Supaya di sininya itu bisa ditaruh tempat untuk TV. Nah, gua suka banget nih. Salah satunya adalah di top table. Teman-teman bisa lihat top table-nya semuanya ini itu menggunakan granit yang sama termasuk dengan si kitchen backpash-nya. Nah, kita lihat dulu yuk ke depan yuk. Kenapa sih gua suka banget semua top table itu kalau bisa serumah tuh pakainya adalah granit atau marmer keras supaya awet. Karena top table itu adalah bagian yang paling sering terkena gesekan-gesekan anak kita lah taruh apa segala macam semua macam bisa buat kadang-kadang dipakai buat ngater-ngater atau apa segala macam. Kalau semua top table di rumah kita tuh dari granit akan membuat rumah kita tuh seragam, rapi, tapi juga kuat. Ah, narik banget ya. Dan di sebelah sininya, Teman-teman, supaya lebih lebar lagi ditaruh kaca cermin. Nah, ini untuk menghemat nih, Teman-teman. Bisa juga di sini itu menggunakan wallpaper seperti kayak gini nih. Wernya dipilih yang warnanya agak batu-batu supaya sesuai dengan granit yang digunakan di sini. Kalau untuk bagian bawahnya menggunakan HPL. Nah, ini menariknya gini nih. Ini gua lebih suka yang sistem kayak gini nih, Teman-teman, nih. Daripada yang model coak-coak. Coak-coak itu kadang-kadang coakannya itu enggak semua tukang bisa bikin rapi. Mendingan bikin kayak gini. Jadi nyowaknya itu emang benar-benar kotak aja dicoak begini. Dan ini enak nih menurut gua karena tangan tuh masuknya juga pas. Ukurannya berapa di sini? Sekitar 2 centtian. Di sini coakannya itu masuk sekitar 1 centtian. Iya. Heh. Selalu begini. Ada ukurannya. Kalau punya gua jari tengah itu 1 cent, Teman-teman. Kayak gini nih. Hap. Gitu. Jadi, semua arsitek pasti bisa menggunakan tubuhnya untuk ee tinggi-tinggi. Contohnya salah satu nih kok ya. H segini tuh 1 m. Segini 1 m. I kan ini gua tebak-tebak 75 karena dia di atas dengkul gua dikit. Ah, gua haalan gua gitu. I I kan. Yuk. Tapi dengkul lu sama dengkul orang lain kan beda, Mas. Iya. Makanya kan setiap arsitek punya ukuran masing-masing dari badannya. Nah, ngerti enggak lu kalau belinda mah yah segini kali sepinggang. Oke, jadi begitu masuk teman-teman di sini ini ada unik ya. Jadi di sini dimiringin. Nah, fungsinya dimiringin ini itu apa sih teman-teman? Jadi flow-nya tuh ngebawa kita untuk langsung miring ke sini menikmati si open space ya. Di sebelah kanannya ini ada tempat duduk yang bisa dimanfaatin untuk jadi tempat kita mau siap-siap pakai sepatu, tapi juga bisa jadi tambahan tempat duduk supaya lebih luas lagi. Di sini dikasih kaca cermin. Di bagian atasnya simpel aja, Teman-teman. Dimanfaatkan untuk buat naruh-naruh buku-buku atau pajangan-pajangan. Di sini ada lemari kecil yang pakai kaca riband. Hasilnya sih menarik sebenarnya. Ada satu pajangan seperti itu dikasih LED remang-remang kelihatannya juga bagus ya malah lebih mahal gitu ternyata pakai riband ya. Oke sekarang kita maju lagi ke sini teman-teman. Memanfaatkan ruang di bawah tangga dimanfaatkan untuk jadi kamar mandi. Oke ini warnanya favorit gua sih teman-teman. Jadi kamar mandi dengan warna-warna seperti ini tuh benar-benar favorit gua. Kenapa? Karena ini enggak cepat kotor. Habis itu enak banget ini. Gua tinggi gua 185 cent. tapi masih bisa mandi dengan enak. Dan yang gua suka peletakannya ada di sebelah sini. Kenapa? Karena ketika dia mandi, dia masih bisa agak ke sini, tidak langsung ee menyorot ke pintu. Hasilnya pintu kita akan tetap selalu awet. Nah, semuanya toto termasuk sama si klosetnya. Nah, kloset itu emang harus ditaruh di letaknya itu paling rendah di bagian bawah tangga seperti ini. Karena kita menggunakannya itu dalam keadaan duduk. Oke, detail L kalau misal dilihat dari mana nih? Lu masuk deh. Masuk masuk masuk. Nah, detail loh. Jadi di bagian bawahnya sini pun juga di kasih homogeneous style. Oh iya benar. Oke, sekarang kita menuju ke bagian dapurnya. Oke, unik ya. Ini agak-agak enggak biasa nih di Spensernya dikotakin seperti ini. Tapi di atasnya itu bisa buat naruh barang-barang. Nah, di sini adalah sinknya. Cuma kalau menurut gua singnya agak kegedean dan benar. Iya, sing-nya agak kegedean untuk dapur sekecil ini karena jadinya enggak punya meja preparation. Walaupun mungkin preparation-nya bisa ditaruh di sini karena meja ini ukurannya cukup lebar dan punya space yang enak. Tapi tetap aja ini mestinya ukurannya yang lebih kecil. Cuman gua tahu banget nih ini adalah sing yang lagi ngetren banget di TikTok. Bisa macam-macam. Bisa keluar dari sini, bisa keluar dari sini, bisa keluar dari sini segala macam. Ini kalau teman-teman beli di Alibaba harganya cukup terjangkau. Oke, menarik. Ini menggunakan fluted glass. Di bagian sininya teman-teman bisa lihat ini ada kulkas. Tapi kulkas ya di atasnya dikasih kisi-kisi. Ini menarik ya. Ini membuat tampilan itu satu menarik. Jadi keren gitu ada kisi-kisinya. Tapi juga punya sirkulasi yang bagus dari bawah ke atas. Jadi kulkas ini akan selalu awet buat upgrade, Teman. Ini man kalau kurang ukurannya tinggal digedein lagi buka atasnya. Iya, bisa juga seperti itu, Teman-teman. Jadi ini bisa nanti dicopotin semuanya. Kalau kita punya uang lebih, bisa bikin kulkas yang lebih besar. Oke, kalau ini modelnya simpel aja. Tarikan-tarikan emang paling benar tuh ya kalau menurut gua daripada bikin kabinya terlalu banyak, lebih bagus bikin laci yang banyak. Karena laci ngambil itu lebih gampang daripada lu pakai kabinet gini, lu nyari panci jongkok-jongkok ya kan. Mendingan pakai laci. Lacinya dibikin yang lebih besar. Tapi kalau udah bikin laci yang lebih besar jangan lupa pakai exel yang bagus. Yuk sekarang kita keluar dulu. Oke ini pintu gesernya lebar enak. Di sini ditaruh mesin cuci. Oke, cuma ini kurang oke menurut gua karena mestinya ini ditambahin lagi. Nanti kalau teman-teman beli ini bisa di-upgrade di sininya untuk ditambahin ee teras. Ini juga kan udah dikasih kaca, jadi dia bisa ngadap ke sini lebih enak lagi. Di sebelah sananya pun juga bisa jadi tempat untuk naruh setrikaan. Tapi yang gua suka adalah di bagian sebelah sininya, Teman-teman, masih ada tempat untuk kongko-kongko empat orang. Dan ini enak loh. Wah, ini kursinya enak nih. Ini kursi IKEA nih. Tapi ini benar-benar enak buat duduk. Adem lagi, Man. Adem lagi. Ini Jatinangor sih. Enak banget ya. Sayangnya dulu satu pun UMPTN gua enggak Iya sih. Ah. Hah. Coba gua. Hidup gua di Jatinangor masih ada di sini kali gua. Enggak mau pulang lu, Man. Heeh. Udah, gua sekarang enggak mau lagi jadi orang Jakarta. Gua mau membuangun Jatinangor. Asik. Dan yang gua suka nih di bagian sininya nih ternyata bisa dibuka selebar ini. Gila. Coba lu muter lu gitu dikit dong. Kok jalan ke situ dari situ. Dari situ ke situ set gitu. Berasa enggak leganya? Lega banget. Legawat. Menyatu dari luar ke dalam. Asli. Udah. Yuk sekarang kita ke lantai keduanya. Oke, sekarang kita menuju ke lantai berikutnya, Teman-teman. Oh, menarik nih. Cuman ya ini agak pendek sedikit, tapi kan enggak banyak orang setinggi gua. Nah, di atas ini teman-teman ada oke Skylight. Skylight menarik ya kalau dikasih ee kotak-kotak model kayu seperti itu. Membuat bayangan yang tercipta itu agak ada permainannya gitu. Asik banget. Ada garis-garisnya, Man. Iya. Yuk, sekarang kita menuju ke sini. Oh, ini mirip sama salah satu desain kita nih. Di bagian sininya itu dimanfaatkan sebagai ruang buat work from home. Oke, sekarang kita naik ke sini. Oh, di sini ada ininya nih. Serui. Itu tadi itu voidnya. Heeh. Astaga, gua gua dari tadi ngebayangin ngebayangin zaman kuliah mulu nih. Asli enak banget. Oke, sekarang kita menuju ke sini. Ini adalah kamar tidur anak yang pertama, Teman-teman. Wah, kalau beli yang ini malah lebih seru lagi. Bisa bertiga. Di sini tuh adalah satu kamar masih muat untuk ditaruh lemari-lemari dan ini modelnya lucu. Jadi semi tatami gitu ya. Jadi teman-teman bisa memanfaatkan tempat duduknya itu dari tempat tidur ini untuk belajar di sini. Kalau udah capek enak nih tinggal tidur aja bep Nah, habis itu di sebelah sininya. Oke, semua kamarnya tuh ada ee sirkulasi udara yang bagus dan pencahayaan juga yang bagus. Oke, sekarang kita menuju ke mana? Kita menuju ke sini yuk. Kaca lagi. Wah, ini seru sih ada tempat buku-buku gini nih. Pokoknya di rumah ini harus belajar terus, Man. Benar, benar, benar, benar. Harus belajar terus. Jangan cuma mainnya doang. Heh. Oke, sekarang kita menuju ke mana? Kita menuju ke sini. Ah, ini adalah kamar anak yang kedua, Teman-teman. Ini ukurannya lebih besar, bahkan bisa buat naruh queen. Habis itu jendela-jendelanya juga enak. Bukaan-bukaannya di sini dimanfaatkan untuk jadi meja belajar. Ini kisi-kisi. Oke, ini beli jadi nih WPC. Tarik. Heeh. WPC. Habis itu pakai push button, Teman-teman. Sederhana aja. Tapi yang pasti kamar ini itu muat untuk lemari. Nah, kalau emang teman-teman di sini butuh lemari lebih besar, dia masih bisa di-upgrade sekitar 30 cent. Mejanya masih bisa ke sana sedikit kayaknya. Oke, ini menarik ya. Dan semuanya pakai spotlight. Dan untuk headboard ya, Teman-teman, di sini menggunakan Oke, menarik ya. Jadi ini itu menggunakan HPL sederhana aja, cuman yang gua suka adalah peletakan saklarnya. Ini bagus nih, Teman-teman. Nah, kalau teman-teman lupa nih bikin di rumah gitu ya, beli rumah dari developer, habis itu enggak ada kayak gitu-gitunya gitu. ee cetekan dan colokannya teman-teman bisa manfaatkan teman-teman dari furniture. Jadi teman-eman furniture bikinin wall panel-nya, habis itu mereka tarikin kabel-kabelnya, habis itu bikinin cetekan baru dan colokan baru. Oke, jadi kadang-kadang furniture itu bisa membantu kita menyelesaikan masalah-masalah yang sudah terjadi dari sipil. Oke, sekarang di sebelah sini. Ini adalah kamar mandinya. Oh, menarik ya. Jadi di bagian sininya nih kayaknya ini adalah struktur ya, Teman-teman. Jadi dimajuin sedikit bisa naruh. Nah, ini menarik nih. Jadi yang di sini bisa naruh sampo-shampo ukuran besar. Yang ini di bisa taruh sampo-sampo ukuran ngambil dari hotel. Oke, menarik. Dan semuanya ada toto teman-teman di sini juga ada main-nya. Cuman menurut gua akan lebih bagus lagi kalau di sini tuh dikasih ekha fan. Kalau bisa persis di atas closer supaya enggak bau. Nah, sekarang kita masuk dalam sini. Oh, ini semi hotel. Kamur utama semi hotel. Masuk sebelah kiri ada wardrop. Push button semuanya langsung menuju ke kamar mandi. Oke, asik ya. Modelnya unik juga. Jadi ee kadang-kadang tuh menikmati bangunan itu bukan dari estetik-estetik kayak begininya, Teman-teman. Kadang-kadang menikmati bangunan itu dari layout-nya. Layout-nya menarik menurut gua. Jadi ini semi hotel. Begitu masuk ketemu wardrop langsung ke kamar mandi baru kita masuk ke kamar dalam keadaan udah bersih gitu. Itu layout. Layout yang dibuat arsitek itu bisa mengubah perilaku hidup kita menjadi lebih baik. Itulah layout, Teman-teman. Jadi bayangin teman-teman masuk dalam keadaan kotor biasanya kalau langsunglangsung aja pasti ke tempat tidur. Tapi dengan layout yang dibuat masuknya itu adalah tempat cuci-cuci. Ganti baju dulu kita punya kebiasaan masuk ke tempat tidur udah bersih. Udah bersih ke kasur gitu. Oke menarik. Dan gua suka juga ternyata ya supaya kelihatannya itu enggak monoton ya, ternyata di atas tuh enggak usah difulin kayak gitu bisa juga di atasnya tembok biasa dikasih tali air dipasin sama si jendela. Jendela manis malah kelihatannya jadi kayak kamar mandinya tuh enggak terlihat monoton. Oke, sekarang kita menuju mana? Kita menuju ke kamar tidur utamanya. Oh, kamar tidur utamanya asik asik. Nomor satu bisa masuk tempat tidur yang ukurannya besar. Habis itu di sebelah sini itu masih menggunakan wpaper yang sama. Ada LED-nya di wall panelnya. Di bagian sininya Oh, ada tempat duduk sambil menikmati pemandangan. Jendelanya gede, Man. Dibukanya, Man. Iya, jendelanya dibuka gede. Anjing enak banget, ya. Gua pengin kuliah lagi. Bisa enggak sih? Enggak bisa ya? Aduh. Kalau di era gua tuh yang paling mengangen ngangenin itu adalah tuh enggak apa? Film Doraemon. Jam. Ya iya gua kalau film Doraemon gitu bukan bukan jam 8. Ya lu bayangin kalau kita sekarang jadi Nobita kita tinggal masuk ke dalam meja belajarnya dia cung gitu ya kan jadi muda lagi enak habis. Tapi ini juga cocok sih menurut gua buat pasangan muda yang emang benar-benar udah tinggal di Jatinangor atau e warga di sini juga Bandung ya atau punya sekedar pengin punya villa juga cocok gitu. Enak banget harganya terjangkau. Habis itu yang pasti punya view dan udara yang enak banget. Ah udah kita bahas lagi yuk kita teman-teman bisa lihat di sini. Jadi ini satu tembok ini itu ada dua bukaan. Satu bukaannya itu adalah ke balkon. satu bukaan ya tadi pintu masuk dibikin satu frame seperti ini. Jadi kesannya build in. Dan di sini tuh banyak lemari-lemari penyimpanan sampai atas bawah yang kecil-kecil dan besar semua tuh ee bisa terklasifikasi gitu. Ada barang yang sedang bisa taruh sini. Barang kecil bisa taruh sini buat nyimpan-nyimpan. Barang kecil juga bisa ditaruh di situ. Barang yang modelnya panjang bisa ditaruh sini. Stick golf mungkin. Hm. Atau payung. Di sini juga bisa ditaruh yang ketata, udah ada ambalannya. habis itu baju-bajunya taruh di mana? Sini dong. Oh, iya benar. Lupa gua sampai lupaan karena emang dari awal juga udah ada wardropnya. Oke, di sebelah situ jadi tempat untuk buat naruh ee rias dan sedikit belajar-belajar, meja belajar. Dan sekarang kita mau menuju ke mana? Kita mau menuju ke sini. Oke. Oke. Ukurannya agak agak agak kecil ya, tapi cukup. Cuma untuk sekedar smoking mungkin teman-teman yang merokok atau sekedar ayal-ngayal minum kopi sambil mandang. Sini lu masti ke sini lu masuk ke sini. Kebayangin ya lu lihat style gua ya lu. Style gua dulu. Style gua dulu gini set gini megang kopi kan. set gitu terabika nih pagi-pagi nih set gitu pandangannya ke situ. Coba lu lihat gantian. Waduh. Waduh Nah, Teman-teman sekarang kita sama Pak Wahyu dari Mansion Hills nih. Apa kabar Pak Wahyu? Alhamdulillah baik. Gimana suasana? Dingin banget ya? Dingin banget, Pak, di sini, Pak. Ini benar-benar salah satu kelebihan dari Mansion Hills nih. Kita tanya-tanya, Pak, ya. Boleh, boleh, boleh, boleh. Pak, kenapa sih orang itu harus beli rumah di Mension Hills, Pak? Di Mension Hill kalau dibilang rumah sehat. Rumah sehat. Rumah sehat. Yang pertama udaranya. Ya kan? Yang kedua view-nya. Nah, yang ketiga aksesnya. Aksesnya. Heeh. Dari pertama aksesnya untuk keamanannya. Aman. 90% lah ya. Kalau 10% mah Allah Subhanahu wa taala itu mah ya 90%. Terus aksesnya untuk angkot angkutan umumnya 24 jam. Oke. 24 jam. Yang kedua di sini tidak usah pakai AC. Betul. Betul. Karena udaranyain. Betul. Nah itu untuk rumah sehatnya. Yang kedua, investasinya. Yang kalau di sini terbanyak itu apartemen. Betul. Karena kebanyakan di sini itu rumah pendidikan atau daerah pendidikan. Ada UNPAT, ada ITB, ada ee IPDN. Nah, dan lain-lain. IOPIN juga ada. Nah, di sini tuh banyak-banyak mahasiswa. Nah, banyaknya itu apartemen. Pilihannya banyak pilihannya apartemen. Nah, di sini satu-satunya dengan akses yang bagus, fasilitasnya lengkap seperti apartemen, bisa milih di sini dengan sertifikat hijau. Oke. Apa tuh sertifikat hijau? Sertifikat hijau SHM. Kalau apartemen tuh enggak ada SHM. Oke. Betul. Betul. Kalau di sini, kalau di sini house lah ya. Jadi daripada milih apartemen, investasi pasti lebih bagus di landed house. Nah, tadi Bapak ngomong fasilitas nih, Pak. Fasilitasnya di dalam ini ada apa aja? Nah, fasilitasnya di sini itu yang pertama gate-nya itu CCTV-nya 24 jam aman. Satpam-nya juga ada. Betul. He. Ada kolam renangnya. Ada clubhous-nya. Club house ya. Club house-nya ada. Club house-nya apa tuh isinya? Ada gym lah. Wah, minimal gym kita. Jadi ee kalau invest di sini sudah pasti bisa berenang, bisa olahraga juga. Oh, olahraga. Satu lagi olahraganya tenis. Enggak tahu apakah nanti perpedel-pedelan atau enggak tenis biasa nantinya. Tapi ada untuk lapangan tenisnya. Ada permainan raket lah. Ada ada permainan raket ya gitu. Dan kalau dipakai untuk jogging kayaknya juga seru banget nih ya ngajak teman-teman ke sini. Seru banget. Seru banget. Enggak usah keluar nanti ada komersialnya juga kan. Oh ada komersial juga. ada toko untuk kayak minimal ee ril ada ya untuk beli minuman gitu ada di situ. Minumet, Alfamartet lah. Iya, betul. Saya enggak mau nyebutin nama tadi. Saya aja nyebutin enggak apa-apa ya. Tapi itu pokoknya udah enak banget tinggal di sini enggak usah ke mana-mana lagi. Enggak usah ke mana-mana lagi. Ini kalau misalnya orang tua beliin ee rumah buat anaknya selain buat investasi juga ngerasa aman itu juga dapat ngerasa aman dapat. Nanti kan ada rencana juga buat PAUD sama TK. Jadi, ibu-ibu atau Oh, jadi selain mahasiswa juga orang sekitar sini beli juga menarik ya. Bisa menarik karena biasanya orang tua tuh enggak mau ngelepasin anaknya yang masih PAUD atau TK. Betul, betul, betul. Nah, di sini insyaallah nanti dibikin juga. Oke. Nah, tadi ngomongin investasi, ngomongin orang tua beliin buat anaknya atau warga sekitar yang beli di sini. Sekarang kita masuk ke acara yang paling penting nih, Pak. Berapa duit sih kalau mau beli? Kan ada beberapa tipe, Pak. Ada tiga tipe ya. Ada tipe 5, tipe 5, dan tipe 6. 52, 62. Berapa harganya? Habis itu cara bayar paling gampangnya gimana, Pak? Kalau paling gampang bayarnya cash keras. Cash keras. Cash bertahap paling gampang. Oke. Itu itu yang ee tipe paling murahnya berapa, Pak? Tipe murahnya paling murah 700. 700? Iya. Itu tipe 52. Kalau naik ke atas lagi tipe 62 itu sekitar 900-an yang kita review ini di yang sebelah. Oh, yang sebelah. Oke. Kalau yang kita review ini yang review ini 1,2-an. 1,2-an. Woh, menarik ya. Kalau program KPR-nya ada? Ada programnya kalau program KPR-nya sekarang itu cicilan apa untuk all in R5 juta, Pak. Jadi cukup bawa duit R juta. Kita sudah dapat rumah tipe 52 checking, BI segala macam. Bing sudah di diatur semua. Semuanya pajak, PPN, BPHTB semuanya sudah cicil doang ke bank. Tinggal cicil doang ke bank. Oke. 1,2 MAN ya. 1,2 MAN. Oke. Jadi menarik banget ya. Jadi teman-teman kalau pengin cari rumah di Jatinangor yang udaranya dingin dan investasinya bagus. Kenapa investasinya bagus? Karena ini rumahnya total berapa banyak, Pak? Totalnya 559 unit. unit itu berarti ini besar untuk di Jatinangor. Teman-teman bisa langsung datang ke sini cek unitnya lihat langsung ke langsung cek unitnya. Oke, makasih banyak Pak Wahyu buat wawancaranya. Yeah.

Lihat di YouTube