Rumah Kecil 38.5m2 Tapi Lahannya Besar! Inspirahoms: Rumah Kuki (YouTube Video)
Halo teman-teman, balik lagi di channel Wicak Mifta. Di Inspiromes kali ini aku bakal ngedatangin tiny house dengan luas 38,5 m². Yuk kita ketemu ownernya. Halo, [tertawa] ini dia Mbak Kika. ownernya. Makasih banget kita sudah boleh datang ke sini. Nah, ini kan kita tadi aku bilang aku mau ngedatangin Tiny House luasnya 38,5 m². Betul. Di mana tuh? Di belakang sana ya. Di belakang sana ini. Jadi ada main house-nya terus kita bikin guest house di belakang sana. Oke. Ini ceritanya luas tanahnya berapa sih? Kayaknya luas banget. Luas tanahnya kira-kira hampir 1400. Wow 1400. Jadi kalau ini rumah utamanya ya di sini? He. Heeh. Tapi katanya di sini juga bisa untuk disewa ya? Bisa untuk disewa. Ee sebenarnya yang disewa tuh guest house-nya. Tapi kalau misalnya kadang kan ada yang mau bikin fotosoot, video shoot dan lain-lain gitu, itu kita ee bebasin untuk tamu-tamu pakai area teras itu halaman ini juga ini semua bisa pakai untuk foto dan untuk tamu juga mereka bisa akses ini semua. Oke. Jadi bisa photoshooot di sini gitu ya. Betul. Biasanya buat apa? Priwet gitu ya? Priwet banyaknya. Kebayang sih udah tempatnya kayak gini kan kayak asik-asik kayak romance gitu. He. Nah, itu rumahnya ngumpet di belakang situ. Oke, kita agak mendekat dulu di sini. Nah, ini ceritanya konsep rumahnya seperti apa nih? Kalau dari fasadnya aja kan katanya yang ngedesain e mamanya mbak Mbak Kika ya. Iya. Seperti apa nih? Sebenarnya konsepnya sih sesuai selera dia aja sih sebenarnya. Eh, dia sukanya yang open space. He. Jadi dia bikinnya mezanin dengan jendela yang gede gitu supaya view halamannya juga dapat gitu. Udah gitu aja ya. Gitu aja. Dan ya intinya sih cuman untuk ada private space dari main house gitu. Jadi ini tadinya dia jadiin kamarnya Tadinya enggak mau disewain. Heeh. Karena kita tinggal sini kan dulu. Oke. Buat ee pribadi aja, keluarga gitu ya. Tapi pada akhirnya disewa juga. Akhirnya dia pindah. Habis itu ini kita decide untuk sewain di tahun 2023. Oh. Oh. Kalau pembangunan gedung ini sendiri udah dari 2007. 2007? Oh, udah lumayan lama ya berarti ya? Tapi emang kalau misalnya aku ngelihat kayak apa namanya fasadnya gitu bentukannya emang kayak udah apa ya? Kayak vintage vintage gitu enggak sih? Iya kan? Bukan yang kayak modern kekinian kan biasanya bentuknya udah kayak kotak-kotak simpel gitu. Iya. Mungkin di tahun 2007 dulu masih rada modern ya. [tertawa] Iya benar, benar, benar. Tapi akhirnya di tahun 2025 jadi sesuatu yang unik ya. Kita boleh agak maju ke sini. Boleh. Boleh. Berarti ini wah aku kebayang sih kalau ada tamu yang nginp ke sini kayaknya enak banget ya keluar di sini tuh langsung fresh gitu, hijau, luas gitu. Testimoninya orang-orang yang nginep di sini kayak gimana tuh? itu ee refreshing, damai, sepi. Padahal kita ada anjing-anjing ya di sini. Tapi untungnya mereka behave lah kalau misalnya lagi ada tamu. Terus udaranya sih yang biasanya mereka paling suka. Soalnya ini kan di daerah Lembang ya, jadi dingin. Iya, itu benar-benar jadi masih kayak fresh aja gitu di sini ya. Soalnya tadi pas kita di luar pas begitu masuk tuh langsung beda gitu. Ternyata dalamnya tuh full hijau gini, enggak full bangunan ya. jadinya beda. Nah, ini pas masuk di sini berarti ada terasnya dulu ya. Ini teras. Kalau ini ada cerita apa nih? Soalnya K lihat juga emang banyak tanamannya ya di sini. Kita emang keluarga yang suka tanaman banget. Agak hording tanaman ya. Bisa dilihat nih banyak banget. Banyak banget. Oke. Terus ini tuh tadinya enggak ada nih si ee apa nih namanya ya? Kanopi ya? Heeh. Kanopi. Kanopinya tuh dulu ada ambruk. Heeh. Dipasang lagi atasnya tanaman. lapuk. Oke, akhirnya sempat beberapa lama enggak pakai penutup sama sekali, tapi kita sadar kayaknya untuk nerima tamu dan mereka keluar langsung kehujanan atau gitu jadi enggak nyaman deh. Jadi akhirnya kita dikasih atap ya. Heeh. Akhirnya bikin atap ini tahun lalu 2024. Oh, baru banget berarti. Barulah lumayan. Jadi selama mungkin sekitar hampir setahun tuh enggak ada atapnya ini. Enggak ada atapnya. Tapi iya sih kalau ada atapnya orang bisa sambil duduk di sini juga ya. Bisa jadi lebih nyaman juga kan mereka enggak harus nunggu kalau lagi cerah aja gitu untuk nikmatin si halamannya ini karena mereka mungkin nyari ininya ya. Sayang juga ya kalau misalnya enggak ini. Oke kita boleh langsung masuk enggak ke dalam? Boleh. Nah ini dia nih. Kan kemarin aku udah sempat ngelihat foto-fotonya kan di sosial media. Ini sih sebenarnya yang paling menarik perhatianku. Jadi dia mezanin gitu dan unik aja gitu cara pemanfaatan ininya. Ini ceritanya kayak gimana nih? Selera mama aku aja sih. Mungkin dia lebih suka yang open space ya. Jadi kerasa tempatnya tuh luas dan benar-benar enggak restricted kelihatan semua view di situ. Oke, benar sih. Kalau dari sini ternyata ini ya full jendela semua ya. Dan ketika kita di dalam itu rasanya masih kayak menyatu sama luar ya. Heeh. Karena bisa ngelihat pohon-pohon ternyata dari dalam sini mungkin kalau ini ya karena ini kan enggak terlalu luas ya lahannya jadi dibuat full terbuka aja gitu ya. Dan ini berarti ada apa aja nih Mbak Kika? Kalau di sini kan ini ada yang di lantai bawahnya sama di atas. Kalau ini bisa diceritain enggak ada apa aja lantai bawahnya ini ya kayak living room aja ya. Heeh. Nah, semenjak kita decide untuk sewain yang ngarrange furniture itu sebenarnya ini agak campuran dari mama aku dan suami aku. Oh, oke. Itu dan aku juga sih kadang ber malas mikir [tertawa] colab ya antara kita semua. Aku sebenarnya malas mikir. Jadi kayak suami aku aja yang kamu aturlah ini gimana supaya lebih attraktif gitu. jadilah seperti ini. Tapi kalau dari konsepnya sendiri mungkin kayak lebih apa emang yang nyaman dan disuka aja kalau aku lihat di sini atau ada cerita tersendiri kahsi atau gimana? [tertawa] Kursi ini punya Eang dan kakek aku dari dulu. Tuh kan benar kan benar lagi benar ada cerita ben [tertawa] soalnya aku ngelihatnya ini udah kayak jadul banget sih kayak enggak ada kayaknya zaman sekarang kursi kayak gini ini dulu kursi mereka untuk ngopi-ngopi di teras kayaknya lucu untuk naruh ini di rumah sini gitu akhirnya ditaruh di sini jadi ada kenangannya tersendiri ya ada memorinya ya mejanya juga enggak mejanya juga tuh kan benar banget iya sih lucu kotak itu juga umurnya kayaknya lebih tua dari aku deh ya Allah iya sih 30 tahun kayaknya udah udah agak jadul gitu ya di sini. Cuman ornamen-ornen yang dipasang di sini tuh sebenarnya simpel aja sih ya. Iya. Nah, kalau ini ini punya mama aku. Terus nickn di sini campuran dari punya mama. Ada yang kita beli juga. Oh ya, ini tanaman juga karena bibi aku yang bekerja di sini dia suka banget ngurusin tanaman. Jadi harus banget aku ngewajibin di sini harus banyak tanaman. Iya sih kalau misalnya di sini tuh aku ngelihat nyaman aja sih. Dan kita dari tadi di sini tuh kena angin. Jadi tuh anginnya tuh lewat lewat gitu ya. Karena ini juga ada jendela ya. Jendelanya bisa dibuka juga sebenarnya. Bisa dibuka dan kalau dibuka tapi ketemu anjing-anjingku. Oh iya. Nah. Oh iya. I itu namanya siapa tuh? Yang mana? Ini nih yang gede ini yang raksasa. Itu namanya Nora. Nora. dia langsung ada tahu dia kalau mau di-shoot. Berarti kalau di sini kan untuk area bersantainya aja gitu ya. Yes. Ini ada smart TV-nya juga karena pastilah ya semua orang perlu zaman sekarang perlu lah ya. Tanaman lagi. Oh iya ini juga sofaabet ini. Jadi kita tamu tuh sebenarnya bisa sampai tiga orang. Tapi kalau misalnya perlu kita bisa sediain ekstra bet juga sih. Bisa sampai lima orang tadi katanya ya. Heeh. Heeh. Oke, aman berarti kalau berlima, Guys. Nah, di belakang sini kalau ini berarti ada kayak small pantry aja. Small pantry ya. Udah ada juga untuk piring, perlengkapan masak, perlengkapan makan, kopi apa segala macam. Teh. Oke. Ini ada coffee cornernya juga. Dan di sini ada satu lemari. Ini lemari kan ya? Iya. Closet. Ups. Oh, isinya ada kipas sekali aja ya. Lembang lagi panas. Jadi orang ada yang Kapan yang Lembang panas ya? Kapan [tertawa] sih? Enggak tahu, tapi Oke. Berarti di sini penyemannya cukup besar juga ya. Di sini ini ada buat supplies kita juga. Tapi sebenarnya kalau tamu bisa p mau pakai ya silakan. Oke. Untuk kopernya lah atau apa taruh aja di sini ya. Udah disediakan tempatnya. Heeh. Heeh. Soalnya kadang ada juga tamu yang staynya agak lama. Berapa tuh paling lama biasanya? Paling lama tuh seminggu sih aku ngebolehin. Lumayan ya. Itu udah dimaksimalin juga ya seminggu ya maksudnya. Oke. Ini kayaknya aku ngintip ada kamar mandi. Boleh ya? Ada kamar mandi boleh. Ini juga suara satu. Wow, cukup besar ya. Bagian yang kayaknya mama aku paling suka deh waktu dia bikin nih. Kenapa tuh? Katanya enggak tahu desainnya dia banget aja atau something. [tertawa] Tapi pas masuk sini kayak nyaman banget sih. Iya kayaknya bisa berlama-lama gitu ya di sini. Soalnya kan di sini ada backup-nya. Terus di sini untuk showernya juga ada shower box-nya sendiri gitu kan. Terus di sini bagian kering area keringnya nih. Dan tetap ada jendelanya lagi ya di sini ya. Heeh. Nah, kalau diintip lagi ketemu anjing lagi. [tertawa] Sempat renovasi. He ya, karena udah lama aja. Oh, berarti aslinya enggak kayak gini. Ee sebenarnya desainnya semua kayak gini cuman perlu maintenance aja karena ini udah udah tua kan. Oke. Nah, di atas ini kan berarti untuk kasurnya ya, kamar tidurnya ya. Yes, betul. Area bedroom di atas. Yuk, kita ke atas. Tangga ini juga ini secara apa? Desain mamaku banget. Ada floating gitu. floating dan enggak ada rilingnya loh, Guys. Enggak child friendly ya, enggak ada pegangannya. Nah, di atas ini nih. Wih, tapi kalau kita udah sampai atas sini terus kita ngelihat ke sana, benar sih kata Mbak Kik tadi view-nya lepas banget. Heeh. Jadi benar ngasih jendela ini tuh full aja di depan sini ya. Dan enggak ada hordennya emang ya. Enggak ada tutupannya gitu sama sekali. Iya. Sebenarnya tamu tuh suka nanyain, "Kak, ini enggak ada kodennya?" Aduh, sorry banget enggak ada. Karena mereka mungkin kayak entar kalau malam gimana ya gitu ya. Itu sebenarnya sama, Guys. Kita tuh pernah nge-review juga ee di Alaya. Di Alaya. Tapi itu kita gini, pas siang-siang, "Ih, bagus ya. Entar pas malam seram enggak ya?" Ternyata enggak. Serius. Serius. Enggak seram ya? Enggak. Jadi aku pikir kan aku bakal takut gitu loh pas malam pas kayak aduh ini kayaknya enggak kan gede banget tuh. Oh, benar. Lebih le full kaca dari ini sih. Terus sampingnya sini langsung pohon semua kan. Tapi pas tidur ternyata aman-aman aja sih. Cuman pikiran kita aja guys ternyata. [tertawa] Jadi jangan takut ya. Oke. Nah, ini konsepnya sebenarnya cukup unik sih untuk di lantai mezaninnya. Jadi sebenarnya kalau misalnya kita lihat dari bawah situ juga enggak kelihatan kalau ada kasurnya gitu ya. Iya sih juga kayak cukup tertutup. Karena kalau misalnya kita dari bawah situ ngelihatnya kayak meja ini aja sih. Bukan kasur gitu. Jadi tetap private tapi tetap buka gitu. Jadi kalau dari luar itu tuh orang enggak bisa ngelihat orang yang lagi tidur gitu ya. Tapi dari sisi sini kita yang lagi tidur kita ngelihat view gitu. Mahal banget sih. Cakep cakep cakep. Jadi ya udah di atas ini ya udah untuk full istirahat gitu ya ceritanya ya. Ini diarange-nya juga sama suami aku. Ini bagian yang dia paling suka. Si suami aku karena bikin sendiri. Karena untuk orang kerja. Jadi kayak orang bisa kerja di sini laptopan tapi view-nya gitu gitu. Oh iya benar sih. Terus kayak dia senang banget kalau space ini tuh dipakai. Oh iya. Wah enak banget ternyata kerja di sini. Jadi ini salah satu space favorit ya di sini ya. Iya. Dan pasti kepakai banget sama tamu sih ini. Iya lumayan sih kalau kadang tuh soalnya ada tamu yang datang ke sini untuk ya sambil kerja aja gitu. Heeh. Jadi bergunalah sebenarnya mereka tuh pengin nyari tempat aja sih buat kerja gitu kan kadang-kadang. Oke, berarti kalau untuk kamarnya udah simpel ya sebenarnya. Ee kasurnya ditaruh di bawah aja gitu kan. Terus habis itu ini ya ini juga ada pojok-pojok vintage nih. Sepertinya di sini ini ini enggak fungsi. Btw [tertawa] ini tidak berfungsi. Tidak berfungsi. Tapi bisa buat ini ya pajangan ya sekarang ya. Iya. Sebenarnya tadinya masih ada kabel AUX-nya sih, tapi pas dicobain oh ya ini umurnya udah 20 tahun sih kayaknya. Ya Allah. Oke. Oke. Hiasan-hiasan aja itu buku-buku mama aku. E simpel tapi cozy banget sih. He. Oke. Nah, kalau misalnya ada teman-teman nih yang mau misalnya bermalam di sini atau untuk photoshooot itu bisa ke mana aja sih? ee kita taruh listingnya itu di Airbnb sama punya Instagram account juga. Jadi bisa langsung book ke aku via WhatsApp. Namanya apa? Namanya Rumah Kooki Lembang kalau di Instagramnya. Dan kalau di Airbnbaku Lembang. Oke, entar kalian intip aja di sini. Tuh bias harganya berapa sih range harganya? Kalau boleh tahu range-nya kalau weekday hari biasa itu sekitar 700800 dan kalau weekend itu R1 juta. Rp1 juta. Oke. Nah, tuh teman-teman bisa dicek-cek ini sebenarnya dar aku juga salf sama ini sih ceilingnya sih kayak unik banget dibuat peluang tinggi tapi dia ngikutin bentuk atap kan. Set set gitu. Oke. [musik] Oke. Tadi kita udah bercerita tentang rumahnya. Makasih banget loh. Rumahnya tuh kecil tapi unik gitu ya. Penuh memori ya ternyata setiap sudutnya ya. Nah, ini kan di tahun ee dibangun tahun 2007. Untuk biayanya berapa sih di waktu itu? Di 2007 lama banget lama banget. Ya Allah banget. Itu ee kurang dari R juta. Kurang dari R juta dan ee sempat direnovasi lagi katanya ya. Sempat waktu ee ini mau kita sewain karena tembok-tembok kan udah retak-retak dan waktu itu kanopi ini juga belum ada. Jadi ada beberapa hal yang harus dibenerin itu emm mungkin sekitar R10 juta ya tambahannya. Oh oke. Tapi mungkin udah enggak relate lagi sih kalau misalnya sekarang ya teman-teman. Ini cuman buat ini aja sih kilas balik aja [tertawa] ke 2007. Iya ke 2007. Lama banget itu. Oke kalau misalnya teman-teman ada yang mau merasakan bermalam di sini boleh langsung aja tadi ke Rbnb-nya Rumah Kuki atau Instagramnya Rumah Kuki juga ya. Entar bertemu langsung dengan Kakika. Oke teman-teman, makasih yang sudah nonton sampai akhir. Jangan lupa juga follow Instagram kita, WicK Soniftajana dan TikTok kita Wicak Mifta. Bye byye. Entar bertemu langsung dengan Kak Kika. Kuki Kika [tertawa] namanya. Kok bisa sama gitu sih? BTW entar aku belum mau nanya nih. Enggak tahu. Jangan salah. Kika Cookie. Tadi aku sadar sih. Oh iya dibikin sama mamanya Cookie. Oh iya aku hampir. Oke maaf. Ah.
