Jungkat

Rumah Mungil Lebar 5 meter, Terasa Luas Ga Perlu Renovasi! (YouTube Video)

  • 02/04/2025

Nah, di bagian sini lucu nih, Teman-teman. Jadi, di bagian sini tuh ada bch-nya. Ini dibantu curve gitu sama Bang Doy. Di sebelah sini ini pakai Gipsem di sebelah sininya. Baru di sini pakai HPL dibentuk curve gitu, lucu. Habis kita bisa duduk-duduk di sini dengan bayangan sampai nyantai kita ngelihat ke luar, kita bisa nyantai di sini sambil handphone-an atau kita bisa baca buku. Masih tren enggak sih baca buku, ya? Hai, jumpa lagi sama kita dari Se Indonesia. Hari ini episod-ya berbeda, Teman-teman. Kenapa? Karena kita mau ng-review perumahan kita sendiri yaitu siana Serpong dua. Nah, sebelumnya kita udah pernah bikin ee Siena yang pertama itu jaraknya 150 m dari tempat ini. Nah, ini adalah Sienna kedua. Nah, Sienna kedua ini posisinya sekarang lagi mau bikin jalan. Udah setengah jalan sih. Jadi, di si Serpong ini terdapat 8 unit. Dan ini adalah eh posapam ya, Teman-teman bisa lihat. Habis itu sekarang konsepnya itu kita banyak menggunakan batu bata tempel. Nah, batu bata tempel ini kan warnanya terraakota. Itu sebenarnya kalau teman-teman cari di Google, siena itu awalnya dari bahasa Spanyol kalau enggak salah dan itu artinya terraakota. Makanya ini kita banyak gunain bata tempel terraakota. Nah, bata tempelnya seperti apa teman-teman? Ini kayak gini nih. Nah, ini contohnya ini adalah bata tempelnya, Teman-teman. Jadi benar-benar bata beneran ya. Jadi bukan apa ya, ini tanah lihat beneran lah. Kurang lebih kayak gini nih modelnya. Habis ditempel-tempel seperti itu. Nah, begitu kita belok ke kanan sini ini nanti adalah ee balai warganya, Teman-teman. Nah, sekarang kita mau jalan ke sana. Kita lihat dulu. Jadi, ini pintu pagarnya juga udah dibikin seperti ini supaya privacy-nya itu tetap terjaga, Teman-teman. Jadi, ini ada delan unit dan yang mau kita review itu ada di sebelah sana, Teman-teman. Nah, ini kita di sini lagi bikin jalan. Jadi, jalannya itu kita menggunakan cornblock, Teman-teman. Supaya untuk resapan. Dan ini kita pakai mereknya Conn Block. Benar-benar cornblock. Kualitasnya tuh banyak digunakan sama eh developer-developer besar. Kenapa? Karena ini kekuatannya bagus sekali. Tuh, bunyinya begini tuh. Inya bagus. Kenapa kita pilih material con bloknya itu yang benar-benar bagus? shopping blocknya. Karena gua sering banget ngelihat di perumahan-perumahan itu, Teman-teman, beberapa tahun kemudian itu udah mulai remek-remek. Nah, kalau kita pakai kon blok yang benar-benar kualitasnya bagus, ini dijamin puluhan tahun itu akan selalu mulus. Dahan. Kalau satu saat tiba-tiba terjadi penurunan ini tinggal diangkat aja ditambahin pasirnya dipakai lagi. Sedangkan kalau kita pakai kualitas puffing block yang jelek itu biasanya akan remek-remek diangkat pecah. Nah, itu kita enggak mau terjadi. Makanya dari awal kita udah pilih satu merek yang emang benar-benar paling top untuk jadi jalan. Nah, ini adalah rumah yang kita review, Teman-teman. Kita bahas dari atas. Jadi, rumah ini tuh bentuknya flat, enggak ada kelihatan gentengnya, modern banget. Tapi tetap berasa hangatnya dari permainan bata tempel. Nah, di atas itu kita menggunakan Alderon. Habis itu turun ke bawah, Teman-teman. Lihat di sini ini semua dari karya kita menggunakan Dulux Weather Shield. Kenapa? Karena Dulux Weather Shield itu punya trefense teknologi. Jadi, dia kuat terhadap cuaca. Dia juga punya efek daun talas. dan dia punya anti crack nih, Teman-teman. Jadi, kita pengin yang terbaik untuk customer kita. Jadi, kita gunain juga cat yang berkualitas. Turun ke bawah, Teman-teman bisa lihat. Karena ini permainan warnanya adalah abu-abu muda dicampur sama bata merah, kita maunya terlihat juga lebih hangat. Jadi, enggak terkesan tuh kayak kaku banget. Jadi, kita menggunakan aluminium itu yang warna coklat. Nah, supaya terlihat seperti kayu. Nah, kalau untuk bagian depannya itu di situ ada relingnya. Relingnya itu menggunakan besi strip dan 4 * 4. Oke, sekarang kita bahas lagi. Kalau beli Siena itu kita kepenginnya semua tuh rapi, Teman-teman. Jadi enggak ada lagi orang yang bikin pergola modelnya beda-beda. Makanya ketika beli itu udah include sama pergola ini. Jadi pergola ini teman-teman bisa lihat ini tuh menggunakan 4 * 8, habis itu 4 * 8 muter. Baru di sininya itu pakai 4 * 4. Nah, kalau teman-teman lihat ini kan udah mulai hujan tuh udah agak-agak hitam-hitam ya. Nah, karena di sini itu udah ada besi besarnya, holo besarnya dari depan tuh tetap akan selalu terlihat rapi. Nah, kenapa kita pilih model atap seperti ini? Karena Alderon itu ini roof toop mereknya itu eh dia ada rongga udara di tengahnya yang ngebuat ketika kita pakai atap ini itu kita bisa mereduce yang namanya panas matahari. Nah, kalau untuk lantai di sininya kita pakai 5050. Karena pengalaman kita kalau kita pakai yang lebih besar dari ini itu lebih gampang untuk crack karena ada beban buat mobil. Makanya kita pilih yang besar tapi kecil. Nah, besar tapi kecil tuh ukurannya menurut kita pasnya di 5050 seperti ini. Oke, sekarang kita mau masuk ke dalam rumahnya. Di sini juga ada terasnya sedikit dan ini menggunakan semen kamprot. Emang kita maunya agak kasar seperti ini, Teman-teman. Supaya tetap berasa alaminya. Nah, jadi ini kasar banget nih. Emang kalau kena badan agak sakit nih. Cuman kita penginnya seperti ini supaya kesan alaminya tuh dapat. Yuk, sekarang kita masuk ke dalam rumahnya. [Musik] Nah, Teman-teman kalau untuk pintunya ini pakai e double multiplex dan dilapis HPL. Habis itu di sini udah pakai smartlock dari Bardi. Nah, kalau untuk cordennya kita semua pakai roller B. Habis itu inilah space yang ada di rumah ini. Jadi di sebelah sini itu dimanfaatkan sebagai sofa dan kita tahu ini adalah rumah kompact teman-teman. Ukurannya itu ada di 5 * 12 kurang lebih 60 m². Jadi di bagian sininya itu juga harus kita manfaatkan dengan baik. Ketika ini sofanya ditarik ke sana kita masih bisa buka di bagian sini untuk penyimpanan. Contohnya seperti ini, Teman-teman. Jadi, kita bisa dapat tambahan penyimpanan. Lihat deh, lumayan tuh masih dapat 30 cent untuk naruh-naruh sesuatu. Kalau kita punya rumah yang kompact, emang kita harus punya banyak penyimpanan. Tapi ketika didorong seperti ini, ini bisa seakan-akan tampilannya seperti wall panel. Nah, di sebelah sini juga ada tempat buat penyimpanan. kita menggunakan ee HPL ini tuh afro Morsia dari Taco. Habis itu di bagian belakangnya sini kita kasih cermin. Nah, cerminnya itu dapat efek yang memperluas ruangan ini. Jangan lupa dikasih dua spotlight supaya lampu ini juga memantul ke cermin dan membuat menjadi lebih terang. Kalau teman-teman lihat ini lighting-nya kita cuman pakai satu down light di tengah. di sini sebagai lampu utama. Sedangkan yang lainnya itu ambience, Teman-teman. Jadi, ini menggunakan spotlight, spotlight dan spotlight. Teman-teman juga bisa lihat di situ spotlight, spotlight dan di atas sini juga nih pakai spotlight yang efek itu ada curve. Nah, bagian ini itu menyambung sampai ke dapur gini. Nah, ini ada ruang penyimpanan yang besar semuanya pakai push button supaya rapi. Di sebelah sininya adalah dapurnya. dapurnya itu menggunakan solid surface. Nah, hasilnya tuh seperti ini. Solid surface, Teman-teman. Menggunakan Modena juga buat kompornya. Dan di sini kita pilih yang agak unik. Bentuknya bulat. Bulat. Salah, Bro. Bundar. Gua tuh dari dulu balik-balik mulu. Yang benar adalah bundar. Gua selalu harus mengingat konferensi meja bundar. Nah, bundar. Jadi, bentuknya bundar seperti ini. Nah, di sini juga menggunakan cermin sebagai backpash ya, Teman-teman. supaya efek ruangan ini itu makin terasa besar. Di tengah-tengahnya kita harus pasangin satu lampu seperti ini dan di bawahnya itu ada mejanya. Nah, mejanya ini tuh ukurannya jangan terlalu besar, Teman-teman. Seperti meja ini, itu besarnya di 120 * 80. Fit in banget sama rumah ini. Dan ketika kita mau bikin seperti ini, kita emang harus siapin satu lampu yang benar-benar persis di atas mejanya. Jangan nanti kita enggak siapin gitu, Teman-teman. Jadi, akhirnya ketika kita makan apa, Bro? Gelap. Gelap dan salah milih lauk. Oke, sekarang kita menuju ke sini, Teman-teman. Bisa dilihat di sini, di bagian sini tuh nanti ee ditaruh gas. Makanya di sini udah disiapin ada ventilasinya. Jadi, kalau gasnya itu bau, kita bisa langsung cium. Dan udah disiapin stop kontak dan ada lampu di sini untuk nyalain spotlight-nya. Gua sih sekarang-sekarang ini lebih suka pakai spotlight begini, Bro. Kenapa? Karena dengan ada spotlight kayak gini tuh kita di bagian sininya itu terang terang dibandingin yang model di sini. Mungkin ini bisa jadi tren berikutnya. Nah, rumah ini tuh masih memiliki halaman belakang. Walaupun ukurannya itu di 5,5* 12, pasti ada halaman belakang yang bisa dimanfaatin untuk jadi tempat cucian. Jadi, ini udah lengkap banget deh. Rumah ini tuh enggak perlu renovasi lagi, Teman-teman. Jadi, di sini tuh udah tinggal dipakai aja udah kita keramikin semua, udah disiapin juga ee keran untuk mesin cuci dan pembuangannya. Nah, kalau someday teman-teman pengin emang, "Wah, ini kepainnya udah ditutup aja." Kalau kita kan harapannya ini ada udara yang lewat, Bro. ya kan? Tapi kalau teman-teman penginnya wah pakai aja gitu, kita udah siapin itu tuh ada pralonnya. Jadi teman-teman nanti tinggal pasang kanopi dan sambungin pembuangannya ke situ. Nah, sekarang kita menuju sini. Ini adalah wallpanel TV teman-teman. Yang di bagian sininya itu ada pintu kamuflase yang menuju ke dalam kamar mandi. Nah, ini adalah bentuk kamar mandinya, Teman-teman. Kita semua pakai toto kalau untuk sanitary-nya. Ini toto closet dan udah ada jet showernya. Walaupun sebenarnya bukan favorit gua, tapi permintaan dari klien tuh kebanyakan jet shower kalau enggak tahu ya. Kalau gua sih lebih suka echowas. Jadi lebih simpel gitu enggak? Kalau ini kan suka rusak tuh. Iya. Tapi ya itu permintaan dari klien. Nah, ini pas banget untuk mandi di sini. Ini menggunakan showerin. Jadi kita tuh penginnya kalau beli rumah di siena itu emang bahan-bahannya yang terbaik. Ini paloma, Teman-teman. Showm. Nah, semua karya kita tuh floor drainnya selalu di ujung seperti itu. Dan ini, nah, ini ada lemari penyimpanannya juga. Loh, kok ada foto lu sama cewek lain, Bro? Hah? Kenapa lu sih bersih lagi. Andi lagi buat apa kok agak seksi? Sini sini sini. Ini adalah kamar yang di bagian bawah. Nah, ini tuh bisa dimanfaatin dua. Kemarin di siena pertama itu kita bikin agak terpisah dengan maksud ini bakal jadi ee kamar asisten rumah tangga. Tapi ada masukan juga kenapa enggak dijadiin kamar aja. Jadi berhubungan langsung. Jadi bisa ada dua pilihannya. Bisa jadi kamar asisten rumah tangga atau jadi kamar orang tua yang menginap. Sekedar ada tempat tidurnya atau bisa seperti ini dijadiin apa? Dijadiin ruang belajar. Nah, ini teman-teman bisa lihat di sini kita bikin L di sini. Habis itu di sininya ada lemari penyimpanan lagi. Kita lengkapin pakai LEDL LED. Habis itu di sebagian sininya dibikin smooth gini ya. Di bagian sini juga dibikin smooth. Kenapa? Supaya menghindari ketabrak dan sakit. Nah, ini laptop legend nih. Laptop legend ini selalu ada di siena. Ini laptop gua. Um 20 tahun lalu kali ketika gua bikin tugas akhir kuliah. Kuliah beneran Intel Centrino Windows Vista Acer 6293. Kenapa pakai Acer? Karena Acer itu, Bro, dulu dapat speknya lumayan tapi harga paling murah gitu. Gu penginnya si ROG menyokap enggak punya duit nih beliinnya ini. Tapi cukup nih ini legend dan terus ada di sini. Ini juga buku. Ini buku ini dibeliin sama nyokap gua waktu gua SMA nih. Dan ini banyak banget eh dapat insight-insight bagus dari orator-orator di dunia ini. Kalau masih ada nih, Teman-teman bisa beli. Ini bagus sumpah bagus banget. Buat Teman-teman yang remaj apa punya anak remaja kasih itu bagus banget. Nah, ini pakai fabrik teman-teman. Di bagian bawahnya itu juga ada lemari penyimpanan seperti ini. Habis itu di sininya tu pakai fabrik. Dan jangan lupa di sininya juga dikasih fabrik supaya enggak kotor. Oke, gua lagi dilihatin sama Bang Doey di situ tuh takut salah ngomong. Kenapa? Karena ini desain interiornya dia yang ngerjain. Dia yang ngerjain. Dari awal dia bilang jangan dicela. Ya, tapi kan dia emang pintar jadi ya bolehlah gitu. Sebenarnya dia e waktu zaman kecil, Bro, enggak ada yang percaya dia bisa nyampai begini. Sumpah benar. Nyokap tuh neleponin gua mulu. Tolong dong bantuin Mas Arga tuh ya kan supaya enggak bandel gitu asli beneran. Jadi si Bang Do ini waktu kuliah itu dia tinggal nyokapnya dia nitipin ke nyokap gua gitu karena menurut nyokapnya dia e Hilman tuh anaknya baik gitu. Bisa bisa membuat bisa membuat anak saya menjadi lebih baik gitu katanya. Enggak gitu ya. Sama-sama aja. Nah di bagian sini lucu nih teman-teman. Jadi di bagian sini tuh Gipsem. Di sebelah sininya baru di sini pakai HPL dibentuk curve gitu lucu. Habis itu kita bisa duduk-duduk di sini luar. Kita bisa nyantai di sini sambil Masih tren enggak sih baca buku? Ya enggak ya? Masih. Masih kayak sedikit-sedikitlah. Orang-orang kayak lu yang bohongin cewek-cewek tuh baca-baca buku. Oh, sekarang mah semua udah handphone, cuma kalau handphone kurang berwibawa kelihatannya. Ini kayak gini. Nah, ini bisa kita kasih e lukisan juga di sini dan dikasih spotlight di atas. Nah, kalau untuk lantainya ini bagian kalau kita pakai vinil tuh gua ini loh apa namanya? Agak trauma kalau untuk bikin rumah yang banyak seperti ini. E karena cepat rusak, kadang-kadang suka senggol-senggol, orangnya berbeda-beda. Makanya kita buat dia menggunakan keramik motif kayu. Nah, ini dari habitat nih kalau yang di sebelah sini. Nah, jadi kita bikin tangganya tuh berbeda, warnanya lebih gelap. Sedangkan di atas itu pilih warna yang lebih terang supaya ruangan ini terasa lebih luas. Dan ini ketika naik ketemu kamar anak yang pertama tuh di sini seperti ini bentuknya. Di sini ada fabriknya. Di sini juga ada HP warna putih. Baru dibikin putar begini supaya untuk naruh komik-komik segala macam di sini. Dan di sebelah sini ini adalah meja belajarnya. Dia menghadap langsung ke jendela. Jadi setiap kamar di rumah ini tuh semua ada jendelanya. Dan udah disiapin stok kontak seperti ini, Teman-teman. Dan jangan lupa di bagian bawahnya namanya juga kamar yang kompact. Pasti Teman-teman nanya lemarinya di mana. Untuk kamar seukuran ini, sekompaek ini. Nih, lemarinya ada di sini. Lemari di sini. Dan jangan lupa dimanfaatkan untuk jadi laci. Jadi makin banyak penyimpanan, Bro. Jadi intinya makin rapi dan oh ada lemari juga di sini lupa gua. Sini ada lemari. Bukanya harus ke sini jangan ke sini. Kalau enggak kena tempat tidur dibukanya begini. Lemari tambahan lemari di bawah. Jadi ukuran itu tidak menentukan kenyamanan dari satu kamar. Tergantung gimana layout-nya kita atur. Bisa juga memenuhi kebutuhan. Bahkan enak. Gua bisa bayangin kita duduk di sini belajar segala macam. capek langsung tiduran ke sini nyimpan-nyimpan barang juga rapi. Di sini juga nanti kalau misalnya dikasih Gundam atau dikasih Iron Man, dikasih apa juga pasti kelihatan bagus. Yuk, sekarang kita menuju ke kamar yang kedua. Ini adalah kamar yang kedua. Semuanya ada jendelanya, Teman-teman. Di sini juga ada lacinya. Habis itu di sini ada bed set-nya. Di sini ada lacinya juga. Di sini ada meja belajarnya juga. Nah, ini kamar ini mungkin buat anak yang ee perempuan. Jadi kalau laki itu kan harus ngalah. Anak perempuan dapat yang lebih besar. Lebih besar. gitu. Ini semuanya teman-teman bisa lihat juga ini kebiasaan kita di kantor juga supaya dapat efek build-in. Di atas itu dikasih gipsem baru bawahnya dibikin lemari gitu. Jadi atas itu rangka gipsem. Oke, sekarang kita jalan lagi. Ah, ini menarik ya. Ini semua pakai Dulux nih, Teman-teman. J kita semua di sini pakai dulux. Ini adalah Dulux trend warna 2024 warna pink. Ini bagus banget. Yuk, sekarang kita menuju ke mana? Kita menuju ke sini. Jadi, gua tuh paling suka model riling seperti ini sebenarnya yang di atasnya bisa dikasih kayu seperti ini. Ini pakai HPL juga, Teman-teman. HPL-nya semuanya sama warnanya. Jadi, satu rumah ini tuh berkesan satu. Oke, ini adalah kamar mandinya. KR mandinya teman-teman bisa lihat di sini. Gua suka banget pilihan warna ini karena ini gue yang milih. Kenapa? Karena ini membuat kamar mandi kita tuh enggak akan kotor, kena bercak. e jamur air segala macam akan nyaru nih dengan warna ini. Tapi elegannya dapat dan ketika ditimpa sama warna seperti ini tuh bagus kan? Cocok banget kelihatan elegan. Dan bagian bawahnya ini kita menggunakan toto yang ukurannya paling kecil tapi setiap beli rumah di Chena itu udah selalu pakai shower red. Karena kenapa bro? Ang salah satu fitur yang paling harus enak itu adalah kamar mandi ya kan. Nah, kalau udah kayak gini lihat deh di semua di siena itu kamar mandinya itu emang diciptain untuk kamar mandi kering. Jadi sesimpel lu tinggal tambahin ee ini aja udah enak tinggal tambahin ee korden atau kalau mau mahalan dikit pakai kaca udah pasti enak. Jadi di bagian sini juga akan selalu kering. Nah, di bagian sini itu kena sinal matahari bagian basahnya cepat jadi kering. Karena kar mandi tuh harus menurut enak. Dan ini tuh nyambung ke sini. Jadi ini connecting, Teman-teman. Connecting. Ini adalah kamar tidur utamanya. Nah, ini gua duduk sini nih. Nah, oke. Ini adalah kamar tidur utamanya. Ini ada wall panelnya, Teman-teman. Di sini pintu camouflase dan masih ada balkon. Emang betul balkonnya cukup cuman dikasih kursi aja dua gitu. Dan itu keluarnya lewat sini nih. Pintu geser. Nah, gini. Ini dibikin begini jendela yang berfungsi juga jadi pintu. Kenapa? Supaya di bawahnya itu ada tanggulnya. Jadi air tuh udah benar-benar enggak mungkin masuk deh ke dalam kamar ini. Ini enak nih supaya kita lagi bosan tidur-tidur apa segala macam pengin udara segar dibuka, kita nongkrong dulu sambil ngelihat ngopi sedikit enak. Nah, ini ruang tidur utamanya. Bagian sudut-sudut ini selalu dibikin seperti ini. Jadi enggak tajam. Ter di sini kasih LED. Di sini ada wall panel-nya. Dan ini ada cerminnya yang besar ukurannya. Di bagian bawahnya bisa untuk penyimpanan. Dan untuk lemarinya bagian bawah sini kita gunain untuk naruh-naruh underwear segala macam. Dan ini untuk bagian baju-baju gantungnya. Dan ini menggunakan aluminium dengan kaca. Gua selalu merekomendasikan aluminium dengan kaca ini cuman di kamar orang tua, Teman-teman. Jangan di kamar anak. Karena anak masih rusuh, takutnya pecah. Kalau di kamar orang tua lebih aman. Dan di bawahnya kan juga tajam. Kalau misalnya di kamar anak, takutnya bisa mencederai. Tapi kalau di kamar orang tua kita bisa kontrol. Nah, Teman-teman, kenapa kita harus beli rumah di siena? Nomor satu, Sienna itu selalu memilih lokasi-lokasi yang sangat strategis. Karena properti itu cuma bicara lokasi, lokasi, dan lokasi. Lokasi Sien siena ini di belakangnya, futur-nya itu akan lewat MRT. Nah, dekat juga sama tol. Teman-teman tahu di sini itu dekat juga sama Universitas Pamulang. Jadi ketika suatu saat teman-teman pengin cari rumah yang lebih besar lagi dari ini karena mungkin anggota keluarga bertambah ini bisa disewakan untuk jadi kos-kosan anak Universitas Pamulang. Jadi kita ketika kita beli properti itu, kita harus berpikir 10 tahun, 20 tahun lagi apakah ee kita mau pindah rumah apa enggak segala macam. Dan rumah lama kita mau kita jual harus gampang atau kita sewakan juga harus gampang. Dan siena itu selalu kita pikirin itu karena kita adalah orang properti. J kita selalu mencari lokasi-lokasi lokasi yang terbaik. Sienna 2 ini dijual 1,3 miliar teman-teman. Luas tanahnya di 60 m² sedangkan untuk bangunannya ada di 90 m². Nah, Teman-teman, sayangnya si ini udah habis. Jadi kita nih ng-review dalam keadaan sebenarnya 88-an rumah ini tuh semuanya udah habis. Tapi berita baiknya kita sekarang lagi bikin Sienna ketiga yang lokasinya benar-benar keren banget. Lokasinya itu cuman 1 menit atau 2 menit dari stasiun Cisau dan cuman 5 menit doang ke ION BSD. Dan 5 menitnya kalau kita ke ion BSD itu tandanya adalah 5 menit juga ke tol. Balaraja. Nah, jadi kalau teman-teman tertarik pengin punya rumah siena juga, teman-teman bisa hubungi 0813881110. Oke, sampai jumpa di cara kita selanjutnya. Jangan lupa bantu kita like, subscribe, sama share video ini. Kita juga punya Instagram @arsitekturindonesia. Kita juga punya TikTok @arsitekturindonesia. Bantu follow ya. J

Lihat di YouTube