Rumah Murah View Gunung Dengan Ceiling Tinggi, Spring Valley Extension, Sentul City (YouTube Video)
Cuma ada satu yang gua highlight dan ini khas banget dari rumah tropis. Teman-teman bisa lihat di sebelah kiri itu ada jalusi di atas dan di sebelah sini langsung berhadapan ada roster. Nah, ini adalah kaidah rumah tropis, Teman-teman. Jadi kalau misalnya kita punya satu rumah pengin adem, itu kita mesti ada cross ventilation yang automatic seperti ini. Hai, jumpa lagi sama kita dariektur Indonesia. Hari ini spesial banget, Teman-teman. Kenapa? Karena kita ada di bawah sebuah bukit. Wih, keren banget ya. Bayangin enggak kalau misalnya teman-teman setiap pagi bangun keluar rumah ngelihatnya langsung bukit seperti ini? Yah, kita lagi ada di Sentul City, Teman-teman. Ini adalah perumahan terbaru dari Sentul City. Namanya adalah Spring Valley. Nah, Spring Valley ini itu udah ground breaking nih, Teman-teman. Jadi, yang pertama itu udah dibangun. Kalau teman-teman lihat tuh di sebelah situ udah mulai pembangunannya. Nah, yang mau kita bahas kali ini adalah Spring Valley Extension alias tambahan dari Spring Valley gitu ya. Iya, perpanjangan perpanjangan dari Spring Valley. Nah, kalau di Sentul City ini tentu teman-teman tahu di sini tuh fasilitasnya udah luar biasa banget. Ada IKEA, udah ada ion besar banget mall-nya di depan sana. Dan yang pasti kalau teman-teman nanya rumah sakit udah ada rumah sakit IMC. Jadi semuanya udah lengkap udah seperti sebuah kota mandiri. Sekarang kita mau menuju ke rumah yang akan kita bahas. Ini adalah Spring Valley Extension. Nah, luas tanahnya ini ada di 72 m², 6 * 12. bangunannya itu ada di 45 m². Bayangin deh kalau misalnya teman-teman sekarang punya uang lebih, habis itu pengin punya villa, kenapa enggak beli di Spring Valley ini? Ya karena ini dia nih yang seperti gua bilang tadi, belakangnya itu benar-benar bukit. Jadi, ini adalah Spring Valley yang pertama dan Spring Valley Extension itu akan ada di sebelah sananya makin dekat lagi ke bukit. Enak banget udaranya itu. Sekarang nih, Teman-teman, kita lagi ada di jam .30 11 siang, tapi benar-benar masih sejuk banget. Oke, yuk mulai kita bahas dari rumahnya. Nah, Teman-teman, atapnya ini modelnya pelana tapi di sebelah kanan kirinya itu ada dag-dakan ya. Nomor satu, yaitu tempat untuk jatuhnya air. Nomor dua itu bisa memperbagus pasat kita. Teman-teman bisa lihat deh ini di bagian sini Shopee-sopin-nya itu dimajuin kan, jadi kebentuklah sebuah segitiga lagi. Bayangin kalau misalnya dia enggak ada dak-dakannya, enggak bakal dapat tampilan. ada tonjolan seperti ini. Sedangkan kalau kita mau bikin rumah kita menarik itu kita harus ada permainan maju mundur dari rumahnya. Dengan kita bikin di kiri kanannya dek kita bisa majuin. Akhirnya bentuk rumahnya jadi unik seperti ini. Habis itu kalau teman-teman perhatiin walaupun rumah ini satu lantai, tapi dia memiliki siling yang tinggi. Nah, kenapa bisa silingnya tinggi seperti ini, Teman-teman? Karena dia gunain atap modelona. Jadi dia dalamnya itu juga bisa miring interiornya. Nah, kalau teman-teman pengin bikin atap kremona seperti ini, ada dua caranya. Nomor satu, Teman-teman bisa pakai baja ringan dan bilang ke tukang baja ringannya kita mau bikin modelnya atap tremona karena kita mau expos miring di dalam interiornya atau bisa juga pakai besi. Nah, kalau teman-teman perhatiin rumah ini udah pakai genteng beton. Genteng betonnya itu kalau kita mau bikinnya seperti ini, atapnya jangan lupa harus seperti rumah ini nih, ada nok sampingnya seperti itu. Dan supaya nok sampingnya itu aman dan enggak gampang copot, Teman-teman harus kasih baut seperti di rumah ini. Dengan kayak gitu, apa yang terjadi, Bro? Nok samping itu bahaya, Bro. Kalau enggak ada nok sampingnya, air itu masuk ke dalam, kan? Ke dalam. Lama-lama dia masuk ke dalam ee plafon kita. Plafon ya kan? Lama-lama plafon kita enggak sadar, rembes, hitam-hitam, airnya jatuh. Nah, nokah samping itu adalah yang ngebatesin si air supaya enggak bisa masuk. Nah, kalau nok sampingnya enggak dipasang beneran, enggak dipasang pakai baut, yang terjadi adalah satu saat lepas kita lupa. Karena itu kan barang ada di atas. Kalau di depan pasti kita lihat nih, wah, rumah kita ada giginya ompong gitu ya. Tapi kalau yang di belakang kan enggak kelihatan. Nah, makanya lebih baik dari awal udah di serrup jadi aman. Rumah kita juga bebas bocor. Oke, kita bahas lagi turun sedikit, Teman-teman. Supaya tampilannya menarik, ini agak unik. Kalau Teman-teman lihat di situ ada permainan topi-topinya dari beton. Bentuknya T seperti itu ditonjolin ke depan. Nomor satu supaya ketika ada matahari masuk itu masih kehalang. Jadi, matahari itu enggak langsung nyorot masuk ke dalam kaca kita. Ini menarik banget karena banyak developer yang bikinnya tuh langsung kaca-kaca aja. Kalau yang ini tuh dia ada tonjolan si T-nya ini. Matahari itu agak terhalang tapi sinarnya tetap masuk. Nah, di bagian bawahnya sederhana ada permainan dark beton lagi yang bentuknya L begini. Dan di bagian sisi S itu kelihatannya standar aja. Mau dikasih hiasan dikit tuh, Teman-teman tinggal tambahin satu bahan-bahanan seperti ini. Nah, bahan-baan seperti ini itu enggak perlu pakai besi. Ini bisa pakai pasangan bata aja. Oke, menarik. Ini tuh kadang-kadang ada yang suka kelupaan tahu enggak loh, Bro. Developer tuh suka bikin begini aja brat. Habis itu akhirnya dia naik di sini kecil. Nah, kalau developer ini menarik. Dia bikin kotakan lagi begini. Jadi, begitu kita keluar itu masih ada step ya. Ini masih bisa ditaruh karpet. Ah, jadi karpet kita itu enggak merusak pemandangan dari teras kita. Oke, kita mulai bahas di terasnya. Nah, teman-teman ini gunain produk dari Milan Keramik Habitat. Ini adalah salah satu produk yang sering gua pakai. Kalau teman-teman lagi nyari e keramik yang motifnya kayu tapi harganya forordable, teman-teman bisa pakai e Milan Keramik nih. Seperti ini. E serinya Habitat. Kalau yang biasa gua pakai itu Linea Mappple. Nah, Teman-teman bisa cari deh. Nah, kalau ini dia juga gunain habitat. Habitat itu adalah keramik bukan homogeneous style, tapi tampilannya seperti homogeneous style. Hasilnya sebagus homogeneous style. Tapi harganya lebih murah. Tapi apa kekurangannya? Kenapa dia bisa lebih murah dari homogenous stel? Contohnya begini, Teman-teman. Kalau misalnya keramik ini tiba-tiba kejatuhan benda keras dar gitu ya, dia pecahnya itu di dalamnya itu akan berwarna merah karena dia bahannya dari tanah merah. Sedangkan kalau homogenous style ketimpa benda keras dalamnya itu warnanya sama seperti yang di luar homo gitu. Dalam dan di luar homo gitu. Jadi benar-benar sama. Itu aja perbedaannya. Jadi kalau kita sebenarnya bikinnya itu di tempat-tempat yang hampir enggak mungkin kejatuhan sesuatu, pakai ee keramik juga oke-oke aja. Yuk, sekarang kita mau masuk dalam rumahnya. Tapi sebelum kita masuk dalam rumahnya, buset nih, Bro. Ada kodok kodok, Broah, hati-hati lompat sebelum itu, Mas. Ini kalau kalau kalau bukan was-was, Bro. Masalnya gua didoktrin dari kecil. Gua sih kayak gini-gini enggak takut. Cuman katanya kalau ngencingin kena mata bisa buta. Ah, katanya gua sih pakai kacamata lu enggak pakai ya kan. Entar dulu belum selesai. Ini dia gunain aluminium teman-teman. Warnanya itu coklat anodize. Menarik sih. Jadi kalau teman-teman lagi nyari eh aluminium yang harganya lebih overdable, teman-teman bisa pakai anodize. Cuman pilihlah yang warna ini. Tapi tetap aja ya, anodize itu juga ada merek-mereknya. Kalau ini adalah merek yang cukup bagus karena dia tebal banget. Dan jangan lupa kalau kita bikin satu jendela yang besar seperti itu bagian bawahnya itu harus kaca mati seperti ini nih. Ini akan lebih bagus sih kalau misalnya sebenarnya ini kaca doble ya. Bayangin deh ini udah bisa dibuka, ini bisa dibuka. Udara Sentulnya tuh. Ah, tapi itu gampang lah. Nanti kalau teman-teman beli rumah ini tinggal panggil tukang aluminium untuk tambahin bukaan jendela dua lagi. Tapi harusnya seperti ini. Di bagian bawahnya ini udah disiapin mati jendelanya. supaya anak-anak kita itu gak bisa main lompat-lompat aja keluar dari rumah. Wah, ini ada yang menarik nih di rumah ini. Jadi di bagian banget. Nah, kalau teman-teman punya rumah yang bentuknya pelana seperti ini, habis itu plafonnya pendek, nih di bagian Shopee-sopinya dikasih juga ada ventilasi dan di Shopi-sopi sini ada ventilasi. Akhirnya rumah kita udara panas yang terjebak di atas plafon itu akan hilang dan rumah kita jadi adem. Oke, sekarang kita ah masuk ke dalam rumahnya. Sederhana aja. Di bagian sini ada sofa muat untuk tiga seater dan di bagian depannya ini udah ada wall panel yang digunain buat TV. Dan kalau teman-teman lihat ini sebenarnya seru. Jadi ini ada beberapa komponen di sini. Ada brown mirror, ada brown mirror, ada HPL, ada. Oke, ini bukan HPL nih, Bro. Jadi ini PVC. Nah, jadi ini tricky nih. Jadi, Teman-teman kalau mau beli kayak gini kan sekarang udah banyak nih di Tokopedia nih, tinggal beli-beli doang nih. Jadi, kita udah enggak ngukir-ngukir lagi kayak zaman dulu dapatlah ee permainan tali air-tali air yang tebal seperti ini. Tapi kan warnanya dia tricky nih, ya kan? Warnanya dia kan pilihannya berbeda sama warna HPL. Mau kita gabungin. Nah, belilah salah satu dulu ininya. Habis itu teman-teman lihat sampel HPL-nya disamain. Jadi hasilnya mirip nih antara yang beli di Tokopedia sama HPL. Tapi kalau misalnya enggak yakin, Bro, kalau gua sih enggak nyari miripnya. Tabrakin sekalian. Jadi lebih aman gitu. Misalnya ininya ee muda ya, sini gua sikat gelap aja. Jadi akhirnya aman gitu tabrak sekalian daripada mirip-mirip malah enggak mirip gitu. Kayak contohnya kayak lu. Lu kan mirip sama Jamal Mirdad ya kan? Jadi akhirnya orang milih siapa? Milih Jawal Mirdad, Bro. Ya kan? Tapi kalau lu disandingin sama Jeffre Nol kan beda kiri kanan lebih kemungkinan lu dipilihnya lebih besar gitu ya. Tapi ya gitu bro. Zaman sekarang tuh yang kelimis-klimis bro yang breok-breok tuh udah udah jadul. Karena yang breok-breok siapa gua sebutin ya? Ranok Karno. Jamal Mirdad ya kan? Engak ngetren. Lu lihat yang baru-baru ni kalau Saputra mana ada begitu kan. Iya, iya, iya. Jeffre Nicole enggak ada. Oke, Teman-teman. Ada juga yang menarik di sini. Kalau Teman-teman pengin rumahnya tuh kelihatan mewah, kan perlu ada permainan stone-nya. Ini tuh bisa dapat dari HPL. Nih, HPL loh. Enggak kelihatan banget ya kalau dia ini tuh HPL. Kecuali kalau kita pegang. Sama juga seperti ini. Coffee table-nya gunain besi 3* 3 dibending. Habis itu di atasnya sama dibikin juga eh stone seperti yang ada di wallp panel TV ini. Oke, sekarang kita menuju ke sini. Ah, ini menarik nih. Jadi kalau kita bikin satu meja makan pengin efisien itu kita bisa putar 45 derajat seperti ini. Nih dulu di kantor gua juga bikinnya kayak gini nih. Jadi bikin 45 derajat begini mejanya itu jadi ke sana, ke sana, dan ke sana dan ke sana. tengahnya ini kan sebenarnya ng-round. Ini kan penginnya seperti konsep meeja bundar gitu. Nah, makanya di sininya juga membundar nih. Jadi, cocok-cocok aja kalau misalnya atasnya itu bentuknya membundar seperti ini. Bawahnya kotak tapi diputar 45 derajat. Tapi kalau ini diputar yang enggak 45 derajat dibikin biasa begini ini jadi enggak match. Nah, Teman-teman kalau kita punya satu rumah yang tinggi seperti ini, taruhlah AC jangan terlalu tinggi. Seperti kayak gini nih. Bagus. Kenapa? Karena AC itu cukup dinginin yang bagian bawahnya. Kalau kita terlalu terlalu tinggi, akhirnya dia ngedinginin lebih banyak volumenya. Enggak perlu juga, enggak perlu juga. Dan ini seru loh sebenarnya rumah ini itu bayangin ya di sini ini kan tinggi pintu itu sekitar 240. Di atas pintu ini persis itu sebenarnya bisa siap untuk jadi mezanin kalau kita butuh ruangan lagi. Nah, di bagian sininya itu masih panjang. Andaikan nih, kalau teman-teman lihat di sini, ini kulkasnya digeser lagi. Bagian sini tuh masih bisa jadi tangga untuk menuju mesaninnya. Dan si meja makan ini itu masih bisa digeser ke situ. benar-benar cuman dikasih pajangan sederhana seperti ini. Jadi kalau kita mau bikin satu kamar kelihatan lega itu carilah satu titik berat. Jadi titik beratnya itu cuma di sini doang. Sedangkan sebelah sini itu dibikin lebih light. Jadi akhirnya kita punya satu kamar yang kelihatan luas. Ini enak banget loh. Bayangin dengan kamar 3* 3 seperti ini, dapat layout yang seperti ini, anak kita main lego di bawah itu bisa enak banget. Nah, di sebelahnya itu di antara kamar tidur anak dan kamar tidur utama ada kamar mandinya. [Musik] Dan ini adalah yang bagian yang paling menarik menurut gua karena atapnya pelana seperti tadi itu dan sebelah kanan kirinya itu ada dag-dakannya. Di dag-dangan seperti ini itu bisa dikasih skylight. Hasilnya kamar mandi kita akan selalu kelihatan terang. Cuman sayang ya entah kenapa dikasih keramik modelnya seperti ini. Satu dia gelap kamar mandinya enggak terlalu besar tapi dikasih keramik yang warnanya gelap. Bayangin kalau misalnya keramiknya itu dipilih yang motifnya seperti ini, lebih terang lagi. Habis itu ini dan ini itu warnanya sama. Satu enggak bikin rumit gitu kelihatannya di mata. Habis itu nomor dua akan ngebikin mandi kita kelihatan jauh lebih besar. Sekali lagi di sini juga terulang nih, Teman-teman. Ini turunannya itu juga enggak patah. Ini menarik nih. Satu kan airnya itu enggak akan keluar ngebasahin bagian kloset. Ini kan bagian keringnya, ini bagian basahnya. Tapi andaikan ada orang tua di dalam rumah ini atau anak kecil, mereka andaikan kepleset atau apa tidak tajam. Menarik nih. Yuk, sekarang kita mau menuju ke kamar tidur utama. Tapi sebelum ke kamar tidur utama, ternyata di bagian sini itu bisa dimanfaatin untuk jadi wastaffel. Enak sih. Jadi kamar mandinya itu tetap berasa lega gitu. enggak maksain. Walaupun sebenarnya kalau misalnya ini digeser sedikit Sekali lagi terulang nih di sini. Jadi kayaknya emang kalau buat teman-teman yang e orang tuanya itu nyari villa gitu ya kan maksudnya kita beli buat orang tua kita istirahat gitu ya itu emang dia udah siapin ini kan kalau misalnya ada kursil satu top table dari beton cuma dibikinnya tipis banget nih. Jadi akhirnya tampilan itu seperti seakan-akan ini adalah marmer white karara. Cuma sayangnya di bagian sini enggak dikasih BPL nih. Kalau ini enggak dikasih BPL ya gitu teman-teman pasti akan pudar karena kena air, kena minyak kotor segala macam karena enggak ada backspressnya. Tapi kalau untuk layout-nya ini sangat menarik teman-teman. Jadi sekali lagi ini dibikin L cuman ya ini kurang panjang sedikit si Andaikan bisa panjangan sedikit ya. Jadi kalau orang itu itu 80 cent teman-teman. Jadi kalau teman-teman mau bikin selasar seperti ini, itu bagusnya dari sini sampai sini tuh 80 cm. Itu baru enak untuk sirkulasi. Nah, kalau ini agak kurang sedikit tapi konsepnya menarik. dia ngambil satu garis seperti ini. Hasilnya adalah satu dapur yang enak dipakai, bisa ditaruh mesin cuci yang front loading. Enaknya lagi nanti di bagian atas ini masih bisa dibikinin lemari karena dia front loading bukanya di depan dan di bagian belakangnya itu masih muat untuk jadi taman. Menarik. Dan kalau teman-teman lihat ini developernya udah siapin untuk keadaannya seperti ini. Akan jadi dapur di sebelah belakang. Kenapa? Karena dia udah bikinin temboknya bentuknya seperti ini dan atpnya udah dibikin seperti ini. Jadi di bagian sini itu tidak kena hujan, Teman-teman. Dan kalau misalnya kita mau tutup, yang kita tutup itu enggak akan ngeluarin modal banyak karena udah disediain sama developer. Dinding yang di sini tinggi, di sini tinggi, dan atpnya juga udah dibikin seperti ini. Jadi kalau kita mau nutup pakai fiber seperti ini akan cepat dan murah. Tapi akan lebih bagus lagi, Bro. Kalau gua di sini ya, di bagian atas ini ya, itu gua kasih cyclon. Oke, cyclon itu yang bentuknya bunder gitu keliling gitu. Jadi otomatis enggak perlu pakai listrik, dia udah bisa ngalirin udara. Jadi pasti ee bagian sini tuh enggak akan pengap. Kalau kita taruhnya ekos di sini yang terjadi apa? Pengap. Bukan pengar tetangga belakang lu. dong lu buang panas ke dia. Kenapa sih kita harus banget beli rumah di Spring Valley Extension ini? Nomor satu developernya adalah Sentul City, developer besar. Nomor dua, fasilitasnya luar biasa. Di sini teman-teman bisa lihat ada ION yang gede banget dan juga ada IKEA. Kalau IKEA aja udah mau invest di sini, berarti IKEA juga memperhitungkan ini akan menjadi pemukiman yang emang benar-benar dihuni. Itu menarik banget sih. Jadi kalau teman-teman e beli di sini ya enggak usah khawatir karena IKEA aja udah berani masuk ke dalam sini. Habis itu nomor tiga adalah udaranya. Kalau teman-teman beli di sini untuk sekedar invest untuk liburan atau untuk disewain, ini menarik banget sih. Jadi ee satu teman-teman enggak perlu lagi bayar-bayar hotel ke puncak, enggak usah terlalu jauh kena macet-macet ya teman-teman. Punya rumah sendiri yang cicilannya ya enggak segitu mahalnya, Teman-teman udah bisa menghemat banyak sebenarnya. Teman-teman bisa liburan tapi juga punya rumah sendiri. Tapi kalau andaikan teman-teman kerja di Jakarta, ini juga aksesnya enak, tolnya juga enak banget untuk ke Jakarta. Bayangin deh kerja udah penat banget di Jakarta, pulangnya ke gunung. itu luar biasa sih. Nah, ini juga menariknya kalau teman-teman sekarang misalnya punya orang tua, habis itu teman-teman punya uang lebih, teman-teman beli villa di sini kecil ya orang tua orang tua teman-teman pasti happy banget untuk sekedar seminggu, 2 minggu di sini baru pulang ke Jakarta lagi. Seminggu 2 minggu di sini pulang ke Jakarta lagi. Jadi ini sebenarnya ee satu tempat yang cocok banget untuk segala macam acara. Untuk teman-teman yang punya kerjaan di Jakarta ya itu seperti gua bilang enak banget pulang ke sini. Nih, Teman-teman yang pengin nyari villa, enggak mau keluarin duit lagi untuk bayar-bayar hotel-hotel di puncak kayak mahal dan jauh dan macet, teman-teman bisa di sini. Kalau kita mau bahagiain orang tua juga bisa di sini. Jadi, ini semuanya lengkap. Nah, sekarang kita masuk ke bagian paling penting di acara kita, yaitu masalah duitnya. Berapa sih kalau kita mau beli di sini? Jadi, ini harganya di R735 jutaan. Anggap aja kita punya DP itu 10%, Teman-teman. 15 tahun itu sekitar 6 jutaan lah per bulannya. Sedangkan kalau misalnya ngambil 20 tahun itu di R jutaan. Nah, ini menarik banget dapat view dengan cicilan R jutaan. Kalau misalnya kita liburan satu keluarga itu nyewa hotel
