Jungkat

Rumah Nordik yang Tampilannya Estetik! Inspirahoms: Ergan House (YouTube Video)

  • 03/10/2025

Selamat datang kembali di channel WCK MFTA episode Inspiroms. Kali ini kita akan mengunjungi sebuah rumah yang warnanya monokrome tapi desainnya menarik. Kita ketemu sama ownernya yuk. Hai nama saya Rini. Hai nama saya Erik. Saat ini kerjaan kita di bidang wirausaha. Selamat datang di Ergan House. Halo, Mbak Rini, apa kabar? Baik, Mbak. Kita terima kasih banget sudah boleh datang ke sini, boleh main ke rumahnya. Tapi sebelum kita membahas desainnya, aku mau tanya dulu nih, Mbak. Luas tanahnya berapa? Luas bangunan berapa? Rumahnya ini luas tanahnya 180, terus luas bangunannya 250. Lebarnya 10, panjangnya 18. Oh, oke. Nah, ini memang dari luar desainnya simpel ya, Mbak ya. Kotak-kotak dan warnanya hitam putih. Dom hitam putih. Ini ini sebenarnya temanya minimalis. Minimalis aja kayak gitu. Kita kasih warna ee sebenarnya bukan putih tapi abu-abu muda gitu fasetnya. kotaknya abu-abu muda, bawahnya ee sama kita kasih warna hitam. Jadi warnanya kayak hitam putih gitu. Nah, hitam putih ini apakah memang warna favoritnya atau gimana tuh, Mbak, ceritanya? Sebenarnya aku sukanya warna putih, suami aku sangat suka warna hitam. Jadi, gimana kalau kita mix aja gitu. Oh, oke oke oke. Jadi memang simpel aja ya kotak ya. Cuman di atas itu juga ada aksen apa tuh Mbak? Kayak second skin. Iya, itu sebenarnya ee balkon dari kamar mandi utama. Tapi karena e kita bingung saat itu bawa pakai roster atau mau pakai besi. Tapi kayaknya kita kasih partisi besi aja sih lebih oke gitu. Akhirnya jadilah kayak gini. Oke. Dan itu kotak-kotaknya kalau k lihat jadi senada juga sama yang kanopinya ini ya. Bikin kotak-kotak juga ya. Benar. Iya. Kanopinya. Heeh. Oke. Terus ini kalau ku perhatiin berarti si pagernya memang dibikin cukup tinggi ya Mbak? Iya. Kita memang semi private ya. He. Jadi biasanya kalau ini kan besi biasanya dalamannya fiber tapi ini kita ganti pakai GRC. Oh, ini pakai GRC gitu. Jadi, jadi dari luar tetap tidak terlihat. Jadi, benar-benar memang nih seperti tidak terlihat ya. Betul. Dan itu menarik karena nanti ketika kita masuk ke dalamnya ternyata ruangan di dalamnya itu terang. Oke. Nah, aku mau tanya dulu, Mbak. Ini berarti rumahnya didesain sama arsitekkah sama kontraktor kah atau seperti apa? Kalau untuk desain dari fasad sampai dalam ruangan sebenarnya itu aku sama suamiku yang desain. Tapi untuk jasa RAB bangunan itu kita pakai jasa konsultansi. Oh, oke. Ee ada basic dari arsitektur juga Mbak atau gimana? Sebenarnya cari inspirasi aja sih sebenarnya. Iya, inspirasi sendiri sama suami. Tapi jadinya keren. Nah, ini kita boleh masuk, Mbak? Kita masuknya le mana nih, Mbak? Boleh masuk. Oh, ini untuk pintu pejalan kakinya. Iya. Jadi ee kita bikin ee akses yang beda sama karpot. Heeh. Iya. Ini akses menuju e pintu utama. Oh, jadi kalau pejalan kaki langsung masuk ke area sini? Iya. Masuknya ke area sini nyambungnya. Kalau yang mobilnya kita dari situ ya. Iya. Kalau karpot dari samping. Oh, oke oke oke. Dan ternyata pas aku nyampai sini bahkan lantainya juga hitam putih lagi. Iya. Ini kita bikin pijakan. Pijakannya ee kita mix lagi sama batu koral. Oke. Ini pakai cat aja nih ya Mbak ya. Soalnya cukup mengkilap gini kan. Iya. Iya. Kita pakai cat. Hmm. Dan ada tamannya di sini ya. Iya. Ini ada sedikit taman. Kita kasih tanaman biar ada hijau-hijaunya. Oke. Dan ini playground untuk Iya. Jadi ee ada apa kita kasih spot sedikit untuk taruh ee mini playground. Jadi anak-anak biar enggak bosan gitu. Oke. Oke. Dan di sini cukup untuk parkir dua mobil. Iya. Ini dua mobil. Ukurannya 7 * 5. Oh. Jadi jadi muat dua mobil. Oke. Nah, kalau k lihat dari carportnya ternyata di situ ada satu pintu ya, Mbak? itu ada satu pintu menuju service area. Nanti di dalam juga kelihatan sih. Kalau untuk karpotnya ini ee kita mix ini e keramik sama batu koral putih. Keramik sama batu koral putih ya? Iya, batu koral putih. Sebenarnya sama sih konsepnya rata-rata karpot kita samain. Oke. Kalau yang sini kayaknya ini ya apa? Plester aci ini ya, Mbak ya? Iya. Iya, betul. Plester aci kita kasih cat. Catnya yang memang glossy terus kita mix sama batu koral gitu. Nah, Mbak biasanya nih teman-teman ada aja yang nanya nih, Mbak, kalau warna hitam tuh lebih gampang kelihatan kotor enggak sih, Mbak? Betul banget. Oh, iya. Iya. Sebenarnya memang ee pertama kali kita milih konsep monokrom ini kita udah tahu sih resikonya akan lebih cepat kotor, tapi karena kita udah suka, jadi ya udahlah. Jadi, ya udah emang enggak apa-apa. Udahlah. Iya, enggak apa-apa. Paling maintenance-nya aja yang lebih sering gitu. Tuh, pertanyaan teman-teman sudah terjawab ya. Karena itu pasti biasanya jadi pertanyaan utama tuh, Mas. Iya, betul, betul, betul, betul. Karena lebih cepat kotor kan. Heeh. Nah, ini juga kalau k lihat boleh kita ke sini ya, Mbak ya? Ini ternyata menarik juga karena pintunya cukup lebar dan handel-nya juga cukup unik nih. Iya. Ini tingginya 3 m. Oh, ini 3 m. Iya. Tinggi. Tinggi pintunya 3 m dan lebarnya sekitar 1,2 ya. Iya. Iya, kurang lebih segitu. Kita mix sama kaca. Dan kacanya juga dikasih kaca film ini ya. Tadinya sebenarnya mau pintu buka dua, cuman kayaknya lebih agak ketinggian ya. Jadi kita kasih kaca aja deh, gitu. Oh, dan kemudian jadi satu daun pintu aja. Satu daun pintu aja. Oke, boleh kita buka nih, Mbak? Boleh. Silakan. Nah, ini pas sudah masuk kita berada di nih, Mbak. Ini area foyer. Ini area foyer. Jadi ee sama konsepnya juga minimalis. Kita kasih pajangan. Nah, e sebenarnya kalau tamu ini kan konsepnya open space, tapi kita mau tetap kelihatan ada privacy, jadi kita kasih partisi ini. Iya. Jadi kalau tamu-tamu yang sekiranya cuman sebentar, kita taruhnya di sini. Tapi ini lucu banget, Mbak. Ini Iya, ini custom. Custom sekarang udah keren-keren deh Jepara. Oh. Oh, ini custom dari Jepara. Custom Jepara. Iya, udah lucu sih. Heeh. Bentukannya kayak ini ya, kayak pretzel ya. Iya. Iya. Dia motifnya kayak gini. Oke. Oke. Dan sini lagi-lagi masih ada ini dinding tapi dikasih aksen juga ya, Mbak ya? Iya. Kita kasih kayu. Oh, ini kayu dan lagi-lagi hitam ada motif-motifnya. Iya, buat pemanis aja sih. Ini teman-teman kita bakal banyak melihat area dinding-dindingnya yang dikasih motif-motif jadi lebih cantik sih rumahnya. Oh, iya betul. Nah, Mbak boleh kita lanjut ke sini nih Mbak, ada apa lagi? Silakan masuk. Oke, ini sekarang kita wah masuk ke living dining kitchen ya di sini. Iya. Ini living room kita. Nah, ini tuh sebenarnya yang paling sering aku lihat nih, Mbak, di sosial media ini cukup viral juga ya, sepertinya Backdrop TV ini. Boleh diceritain enggak, Mbak ini? Iya. Jadi, memang ini ee living room ini salah satu highlight di rumah ini. Sebenarnya ini e bangunan yang terakhir kita bangun. Bangunan yang terakhir kita buat karena kita pasti cari inspirasi backdrop-nya sebenarnya mau motif apa sih kayak gitu. Tapi sampai akhirnya aku nyari-nyari di Pinterest memang e naksirnya temanya Nordik, Nordik gitu. cuman bingung ya ini di aplikasi ini tuh pakai apa sih materialnya sampai akhirnya kita ketemu sama e spon jadi kayak ee spon karet gitu kita bikin kita bentuk jadi yang ngegambarin ee yang konsepin suami aku gambarin jadi nanti tukangnya tinggal bentuk tempel tempel tempel tempel jadilah aplikasinya seperti ini gitu pengerjaannya cepat ya Mbak apa lama tapi 1 minggu sih oh minggu lumayan juga ya mingguan sampai atas sampai atas tu ee satu mingguan jadi ngegambar sendiri ya bagus banget sih untuk sampingnya ini aku sengaja ee Eh eh dia motifnya kayak agak industrial sebenarnya mix aja ini jadi e di chat tapi ee dia seperti lime wash gitu jadi bermotif gitu. Jadi emang sengaja seperti ini ya teman-teman bukan belum jadi bukan emang udah final udah final jadi kayak bukan belum jadi ya. Iya emang sengaja kayak gini ya sengaja ini sebenarnya paling terakhir dikerjain tapi malah jadi highlight-nya itu ya. Terus di sininya kan tadi yang Mbak Rin sudahudah cerita. Nah sisi sininya juga beda lagi. Ada wallpanel kita ini w kita kasih wood panel. Jadi dari ujung sini sampai dari ujung sana bahkan ya sampai ujung situ temboknya tuh enggak polosan aja gitu ya. Semuanya ada motifnya tersendiri kasih. Nah, katanya tadi aku juga dengar ceritanya ini lampunya juga katanya bikin sendiri diy kah. Iya. Iya betul. Suami saya kebetulan memang suka ya bikin-bikin gitu. Jadi ee sebenarnya aku tuh pada saat itu masih agak jarang yang jual ee lampu abi-sabi. Iya. Terus akhirnya bikin cuman dari kerangka besi di kerangka terus dibentuk pakai e foam. Dia kayak lem foam gitu. Akhirnya dihandmade pakai tangan diukir jadinya kayak gini. Bagus banget loh. Ada lima ya. Dan beda-beda ukurannya. Jadi area livingnya ini juga aku suka banget sih pas kita ada refer tadi masuk ke sini terus langsung ada view lagi gitu ya keluar. Ini juga sofanya tuh yang bikin unik juga nih. Jadi kayak statementnya juga ya di sini. Kenapa dipilihnya yang lengkung-lengkung gini? Iya, karena kan ee backdrop-nya Nordik. Jadi aku pikir apa ya ee yang cocok e sofa yang cocok untuk tema living room ini. Jadi aku cari-cari ternyata nemunya ee lihat di Pinterestnya motif kayak gini terus aku bilang, "Eh, kayaknya cocok deh." Terus akhirnya kita custom jadilah seperti ini. Ternyata pas dipasang cocok banget gitu Iya. Cuman karena dia warnanya putih, jadi bertemanlah dengan debu. Nah, itu udah jadi resiko juga. kita soalnya kadang teman-teman itu emang enggak gampang kotor ya? Iya, Teman-teman. Enggak mau kontor. Tapi gimana ngerawatnya aja? Mau rajin-rajin bersihin apa enggak. Kalau enggak, kalian cari warna yang aman aja. G aman aja ya. Oke, kita kayaknya ke situ dulu deh karena ini udah kelihatan. Bentar, Mbak. Ini tuh ya kalau lihat sampai atas loh. Ternyata dia ada kacanya ya. Jadi, betul kita ee jadi cahayanya masuk. Boleh ngintip enggak ini tet? Boleh dong, silakan. Wow. Iya, ini taman kecil kita lucu konsepnya. Ini juga apa? Ngonsepin sendiri semuanya di Iya, kita konsepin sendiri. Jadi ini tamannya itu simpel ee yang penting tuh ada hijau hijaunya gitu. Jadi kita kasih satu bonsai di sini. Ee ini juga rumputnya rumput sintetis. Sama kita bikin kayak di depan ini pijakan terus kita kasih e batu koral. Berarti masih mengikutilah ya. Dan di atas ini emang kan kalau yang sini ada atapnya, kalau yang situ enggak ada ya. Jadi masih ada emang air hujan masuk. Jadi kalau hujan di sini nih kena nih. Heeh. Ini luasannya berapa sih, Mbak? Semuanya di sini 2,5 * 10 luasnya. Oh. Heeh. Plus sama itu ya? Plus sama belakang. Jadi luas tanah sampai belakang ini 2,5 * 10. Oke. Nah, ini nih sebenarnya aku juga langsung tadi pas keluar tuh aku lihatnya langsung ini gitu. Ini juga sama dia. Ini ceritanya gimana. Jadi emang aku pengin bikin e tempat duduk. Iya, pengin bikin tempat duduk. Tadinya polos, tapi suamiku tuh pengin lebih gimana ya, kayaknya agak beda deh gitu. Akhirnya dia e painting sendiri tuh, lukis sendiri jadilah seperti ini Wow. Dilukis sendiri berapa lama pengerjaannya? Enggak lama kok. Kayaknya berapa hari? Iya, cuma beberapa hari gitu. Emang hobi juga ya? Iya, emang hobi juga. Kalau ini tuh batu alam ya. Ini batu alam sih. Kita kita mix aja pakai batu alam. Tapi emang konsepnya jadi menyatu sama alam. Beneran ini gitu ya. Kasih tenda doang. Oke. Nah, di sini masih ada akses ke mana lagi nih, Mbak? Ada tangga? Ee iya. Ini ruangan dua ruangan yang berbeda. Jadi ee di bawah ini gudang. Gudangnya agegak berantakan ya. Oh, ini yang masuk agak ke Iya, ini gudang di atasnya area laundry. Boleh ke atas? Ini area cukup unik juga sih menurutku, Mbak. Iya. Iya. Tapi biasanya jarang eh mati. Eh, mati. Sor. [Musik] Maaf ya, Mas. Jadi area laundri simpel aja sih sebenarnya enggak terlalu besar. Dia konsepnya kayak gini. Oh wah di sini. Tapi kalau di sini aku ngelihatnya lebih terang ya. K lebih terang karena kita kasih bening solar flat. Jadi sekalian di sini untuk area menjemurnya juga ya. Betul. Area jemurnya di sini. Oke. Wah ini kepikirannya dari awal atau tambahan? Sebenarnya dari ya sebenarnya bingung sih mau taruh di mana ya karena tadinya di belakang tuh kan khusus gudang. Karena area kita belum tahu di mana. Ee akhirnya kita kasih di atas gudang ya gitu kita akalin. Jadi multifungsi ya gudang sekaligus laundry. Keren, keren, keren. Oke, kita lanjut lagi. Oke, ini kita udah di dalam lagi, Teman-teman. Cuman kita belum ngebahas area sininya dulu kali ini, Mbak. Ini jadi dapur sama ruang makan ya. Ruang makan. Nah, ee semua yang ada di sini ini kita custom. Kalau kursinya ini kita pakai materialnya jati. Kalau ini kayu mahoni dicat hitam lagi ya. Iya. Sebenarnya kalau mungkin kalau motif kayu dia lebih cakep ya, cuman kita tetap pengin hitam. Iya ya. Biar menyatu juga sama konsep rumahnya seluruh ya. Dan dapurnya di sini ini dapur bersihkah atau ini dapur bersih. Sebenarnya ini enggak terlalu aku pakai karena sebenarnya aktivitas masaknya itu lebih ke dapur kotor kayak gitu. Jadi ini biar ada aja dapur bersihnya gitu. Jadi kalau jadi paling kalau ini aku kasih kompartmen aja buat naruh-naruh makanan kayak gitu aku kasih. Jadi dia bisa diide kayak Dan sebenarnya agak nyaru juga enggak teralu kelihatan ya orang ada storage di situ. Iya benar. Jadi semuanya konsepnya sebenarnya ini semua storage. Jadi aku enggak mau barang-barang yang ada di luar tuh kelihatan. Jadi semuanya bisa masuk ada rumah. Benar, benar, benar. Jadi semuanya ya sampai sini nih storage semua. Stor semua terisi. Cuman di sini sepertinya ada pintu-pintu misterius. Iya, ini ada pintu-pintu misterius. Kita gini gini. Pilih yang mana, Teman-teman? Pilih yang mana? Silakan yang ini dulu mungkin. Boleh. Oke, boleh. Ini ee yang pertama ini ada kamar mandi. Ini kamar mandi tamu sih. Kamar mandi tamu. Biasanya anak-anak yang pakai. Konsepnya juga sama, minimalis. Kamar mandinya ini ukurannya 2 * 2. Heeh. Dan abu-abu yau. Masih dalam konsep yang sama. Abu-abu semua gitu. Abu-abu semua. Terus ini storage juga atau ruangan? Ini tebak. Ini storage ya. Ini storage. Jadi ee steril ada steril ada naricom di bawah. Semuanya kita pergunain ee biar bisa buat naruh-naruh gitu. Jadi rapi semuanya. Nah, kalau ini aku sebenarnya agak kelihatan ada ruangan. Iya, ada celah ya. Dari celahnya tuh kelihatan ada ruangan. Iya. Ini ee apa ya? Ini sebenarnya ke area servis. Oke, ini ke area servis. Ini dapur kotor. Terus ada dua ruangan Mbak sama satu kamar mandi yang terhubung sama pintu samping. Kalau dari fastat kelihatan ya. Ini kayak gitu. Jadi ini dari depan tadi itu ya? Iya. Ini dari depan. Kalau dari faset kelihatan ini ada pintu ini area servisnya gitu. Jadi Mbak kalau masuk bisa langsung dari Iya. Sebenarnya kenapa kita pisah? Biar ee si Mbak juga punya preksi ya. Jadi biar aman gitu. Berarti ini kamar Mbak di sini ya? Iya, ini kamar Mbaknya. Kayaknya di situ ada ruangan tuh. Iya. Tebak apa? Mungkin kamar tamu biasanya. Iya, betul sih. Cuma di sini tuh menariknya emang dibikin kamuflase ya, Mbak ya? Iya. Ini kamuflase. Jadi ee nih ee sebenarnya di kamar tamu, tapi karena kita jarang kedatangan tamu, jadi kita bikinlah kamar main. Wah, pas masuk kamarnya langsung beda vibes-nya. Iya, kayak hilang gitu hitam putihnya. Iya, sebenarnya putih cuma enggak ada hitam. Sebenarnya kalau kita taruh hitam tu kayaknya agak kasihan ya anak-anak ya. Jadi kita taruh colorful aja tapi warnanya ton gitu. Ukurannya berapa nih Mbak? Ini 3 * 3. Iya, ukurannya 3* 3. Dan ada jendelanya juga di sini. Ada jendelanya biar cahayanya tetap masuk. Oke. Ke mana lagi nih, Mbak Rini? Si mungkin kita mau ke lantai du kan. Boleh, boleh. Silakan, silakan. Cuma di tengah-tengah ini nih. Cantik juga loh nih. Ini cerminnya juga jadi aksen menurutku nih. Iya, benar. Jadi sebenarnya kan ee area sini tuh tangganya agak susah dijangkau ya. Ee jadi maksudnya bangunannya agak susah. Jadi memang aku sengaja bikin kompartmen yang banyak untuk menutupi. Nah, ini sebenarnya di belakang sini ada kompartmen lagi. Jadi kita tutuplah pakai kaca ini, gitu. Oke, kita boleh ke lantai dua. Boleh. Ini yang Mbak Rini bilang boleh. Boleh. Ini apa aja nih, Mbak? Ini semuanya full compartment. Jadi ini semuanya ada isinya. Ada isinya. Oh iya. Tuh buat naruh-naruh barang. Ini juga ini jadi kayudang juga. Iya. Ini buat naruh-naruh. Oh ini semuanya alat kebersihan di sini. Iya ditaruh di sini. Ini berapa, Kak, harganya? Mau beli warung ya, Say. Iya. Ini ee apa rak sepatu. Rak sepatu biasanya kita taruh sini. Wah. Tapi aku suka sih. Jarang sih aku ngelihat area menuju ke tangga itu. Sininya storage yang full ini kan. Semua sengaja kita taruh storage biar barang yang di luar tuh rapi dan enggak kelihatan gitu. Oke, silakan. Nah, kalau tangganya nih ada cerita apa nih Mbak Riini? Ini tangganya sebenarnya motifnya simpel cuman memang untuk menutupi dia agak susah. Jadi kita bikin kompartmen banyak ini. He. Nah, ini e aksennya kayu. Ini kayu mahoni. Ee simpel aja sih. Polos. Udah kita kasih aksen kayu. Pegangannya juga sama kita kasih kayu. Nah, ini sebenarnya pegangannya ini juga enak banget loh. Jadi kalau misalnya kalian lihat ya di sebelah sininya tuh ada emang buat pijakan e tangannya. Iya. I buat megang jadi sukuran tangan gini ada celahnya gitu loh guys. Iya. Terus aku kasih skylight biar tetap kelihatan terang. Terang banget di area tangganya. Benar-benar. Jadi walaupun warnanya tuh hitam hitamhitam tapi rumahnya tetap terang ya Mbak ya. Tetap terang. Sebenarnya kalau gelap itu kebutuhan konten. Oke. Nah, biasanya tuh teman-teman juga ada yang nanya loh, "Mbak, kalau rumah hitam kayak gitu tuh suka banyak nyamuk enggak sih?" Suka ada aja yang nanya kayak gitu. Untungnya enggak ada, Mbak. K enggak ada nyamuk sih. Berarti emang tergantung aja ya, tergantung lokasinya juga kali mungkin. Iya, mungkin. Ee alhamdulillah di sini enggak ada. Aman berarti. Nah, pas sampai atas. Wih, tapi sebelum ke sana kita ke sini dulu nih ngelihat. Ternyata kalau dari atas ke bawah, kita bisa ngelihat ke bawah tuh. Dari bawah. Iya. Oke. Jadi kalau misalnya orang yang di bawah pun bisa masih berkomunikasi ya sama di atas ya. Betul. Heeh. Dari dari atas kelihatan. Jadi kalau dari atas kelihatan kayak gini, Teman-teman. Heeh. Nah, di sini ada banyak pintu. Mungkin boleh ke sana dulu Mbak R. Boleh, silakan. Ini sebenarnya ada area ee balkon yang tembus dari taman nih. Jadi, dia memang area balkon yang tembus ke bawah. Sebenarnya balkonnya tuh enggak terlalu besar, tapi ada disisain ya emang ya untuk space ini ya. Kalau aku ngelihat emang dikasih tangga monyet Iya. Ini tangga monyet untuk ke DAK atas. Jadi maintenance semuanya di atas. Oke. Pintu kedua. Pintu kedua ini sebenarnya area workshop kita. Jadi karena kita kerjanya di rumah. Jadi ini sebenarnya area kamar aja sih. Boleh masuk? Oh wow. Jadi kalau misalnya di sini kerja bareng suami. Iya. Eh, sebenarnya aku sama suami beda. Cuman maksudnya kalau kerjaan kita berdua gitu di biasanya di rumah tuh di sini ruangan ini gitu. Oke. Tapi yang dikerjakan berbeda cuman ruangannya sama di sini. Ruangannya sama jadi satu biasanya workshopnya di sini. Sekarang kita menuju pintu berikutnya, Teman-teman. Menuju pintu berikutnya. Selalu ada kejutan di pintu setiap pintu. Iya. Next. Sebenarnya kalau ini ini kamar anak-anak, tapi karena anak-anak masih tidur sama aku, jadi ini kita jadiin kamar tamu. Tuh, kamar tamu. Oh, kalau ini ukurannya sedikit lebih besar kayaknya daripada yang tadi. Iya. Jadi ini ukurannya 3 * 4. Ee karena ini harusnya kamar anak, karena masih tidur sama aku ini dijadiin kamar tamu sementara dulu. Oke, kayak gitu. Jadi emang ya udah simpel aja ya ada kasur dan maksudnya tetap harus abu-abu gitu seya. Iya ini juga koridornya areanya tuh cukup lega juga ya jadi berlalu lalang untuk mindain barang juga enak ya di sini tu sih simpel aja sih karena ini kan cuma buat lalu lalang aja. Oke. Oke. Ini kita ke mana dulu? Ini apa, Mbak? Ini gudang. Oh ini gudang. Ini gudang. Sebenarnya kamar cuman karena belum jadi kita jadiin gudang dulu. Oke. Ini kamar mandi kan beda nih. Kamar mandi. Ini kamar mandi anak-anak. Biasanya anak-anak di sini pasti. Oh, aku pikir hitam. Mas enggak ini kita kasih aksen yang berbeda. Ini kamar mandi. Oke. Wah, kamar mandinya memanjang ya. Kam Iya, dia memanjang. Kita kasih kaca biar ada ventilasi cahaya. Jadi, ini ada pemisahnya juga untuk area basah dan area keringnya di sebelah sini. Nah, dindingnya aja enggak mau biasa aja nih. Iya, kita tetap dibagi dua ya. Iya. kita mix sama chat ini. Oke. Jadi lucu sih, lebih emang anak-anak banget gitu enggak hitam gitu ya, Mbak ya. Biar enggak bosan ya. Oke. Nah, berarti kalau ini kamar tidur utama dong. Betul. Ini master bedroom kita biasanya aku tidur di sini pasti hitam nih. Kenapa? Wah, tuh kan benar kan teman-teman baru masuk kita langsung ketemu hitam-hitam di sini cuman belum terlihat kasurnya. Berarti kalau ini langsung ketemu sama ee wardrop terus ada kamar mandi. Boleh lihat dulu kamar mandi boleh silakan. Ini kamar mandinya. Kamar mandinya dibikin kamuflase juga ya. B kamas. Wih. Ayo ma. Oh masukmak ya. Ini kamar mandi area utama. E kamar utama ya. Wah. Jadi kalau di sini serba abu-abu semua. Tapi aku suka banget sih sama perpaduan dindingnya ini loh mbak. Iya. Ini sama sih sebenarnya konsep kamar mandi kita tuh rata-rata ini ee setengah keramik eh setengah granit setengah lagi tembok di gitu ya dan ada lisnya gini ya di tengahnya. Nah untuk area basahnya bagian sini dibedakan ya Mbak ada terazonya terazonya cakep banget. Nah ini ada pintu menuju ke ini pintu balkon. Jadi kenapa ada pintu biar sirkulasinya masuk. Jadi ini e ke area dari fasar tuh ada apa ada balkon. ini tembusannya. Jadi ini yang tadi kita lihat dari bawah itu ya, dari luar ya. Betul. Iya. Jadi ini kayak second skin juga ya, Mbak. Heeh. Jadi dibikin balkon biasanya kalau sore-sore nyantai suami aku di sini. Sambil manggil apa yang lewat. Iya, betul. Gitu. Lanjut ke sana. Boleh. Ini kalau di area ini ada kasur kasur utamanya. Terpisah ternyata di sini. Iya. Ini di areanya. Wah. Heeh. Tapi di sini langsung terang ya rasanya langsung terang karena ini ee jendelanya lumayan besar. Oke, ini jendela dan sebenarnya ini dominasinya enggak hitam banget walaupun di sini ada hitamnya cuma di sini lebih cerah warnanya sih ya lebih cerah. Kalau cerita kamar tidur ini gimana? Biasanya kan kamar tidur itu salah satu yang paling spesial nih. Iya sebenarnya ini belum rampung. Jadi kayak kayak wardrop itu belum semuanya rampung. Masih dalam proses custom. Cuman kalau kamar sebenarnya kita peng yang simpel aja sih, tapi tetap aksen abu-abu hitam. Tapi kita tambahin krim sedikit biar kayaknya berwarna sedikit ya di kamar gitu. Dindingnya bagian situ juga cantik banget enggak polosan. Pokoknya dikit bangetlah dinding yang seperti ini di rumah ini. Kalau ini dicat aja. Dicat aja ya simpel biar tetap ada hitam putih ya. Area kasurnya di sini dan ada bed set table-nya di kanan dan kiri. Kalau ini balkon juga enggak ya? Enggak. Ini enggak balkon. Ini cuman kaca aja sih. Oh, oke. Tapi bisa dibuka gitu. Ini tembus ke fasad. Oh, wow. Ini tembus ke fas. Jadi di sini luas banget ya pandangannya ya. Iya. Kalau misalnya mau maintenance ini lewat sini. Lewat sini juga bisa ya. Tinggal melangkah aja tuh. Tinggal melangkah. Oke. Oke. Jadi tadi kita udah house tour kelahnya ya Mbak ya. Makasih banget loh udah diajakin cerita. Kata cakep banget sih rumahnya. serba hitam putih konsisten ya dari luar sampai semuanya konsisten. Nah, biasanya kalau udah duduk kayak gini kita closing tuh ngebahas budget Mbak karena teman-teman pengin tahu mungkin boleh tahu Mbak budget ngebangunnya berapa, interiornya berapa. Kalau ini sih kurang lebih ya Mbak e aku enggak bisa tahu estimasi cuman ee kalau bangunannya aja itu kurang lebih di ee 800-an. Oh ya. Oke. Dan ini ngebangunnya di tahun berapa sih? Ini 2023 aku bangun 2023 selesai di 2024 gitu. Oke. Berarti juga enggak belum terhitung lama banget ya? Belum terhitung lama sih. Iya. He. Setelah jadi puas enggak, Mbak, sama hasil desain sendiri dan suami? Sebenarnya puas. Puas. Banyak puasnya karena kita benar karena ini rumah pertama jadi semuanya kita perhitungkan sih. Tetap kita perhitungkan. Hati-hati banget gitu. Jadi sesuai sih sama yang kita penginin. Heeh. Oke. Nah, kalau misalnya teman-teman masih ada pertanyaan mungkin bisa kontak ke mana? Ada Instagram atau TikTok? Ada Instagramnya Ergan House. TikTok. Ada TikToknya juga sama eh kalau TikTok sori kalau TikTok e ke TikTok aku Rini Media. Oke, itu teman-teman entar ada di sini Di sini. Oke, jangan lupa eh apa teman-teman? Makasih juga sudah nonton sampai akhir. Jangan lupa juga follow Instagram kita Wicakson Miftajana Inspiral Homes dan TikTok kita Wicak Mifta dan Inspira Homes. Bye byye. Bye bye. Action. Hai. Namaku Rini. Ee eh gantian ya. Sor ya. Mas Sor ya. kita jadi lu mundur entar bak kanan ya.

Lihat di YouTube