Jungkat

Rumah Standard Developer yg Layoutnya Asik! Amayana Residence (YouTube Video)

  • 30/05/2025

Kembali lagi di channel Wicak Mifta. Kali ini kita lagi berada di mana? Amayana Residence yang berlokasi di daerah Depok. Ini rumahnya menarik dan kalau kita lihat di sini itu udah banyak yang jadi juga ya rumahnya ya. Tuh dan udah banyak penghuninya. Nah, sebelum kita bahas rumah ya, Hun, kita harus bahas lingkungannya dulu karena ini aku lihat rapi sekali. Iya, benar. Karena enggak ada kabel di atas. Iya, enggak ada kabel yang seliwuran di atas. semuanya tertanam underground, baik listrik, pengairan, maupun internetnya semuanya underground. Dan kalau kita lihat juga ini ya bikin menarik tuh pohon pakis Brazilnya. Iya, karena semuanya sama gitu entar kalau udah makin tinggi tuh tinggi semua tuh. Cakep deh. Oke, terus kemudian kita langsung bahas aja rumahnya. Rumahnya itu luas tanah 84 m², lebarnya 8, panjang 10,5. Luas bangunannya 154 m² dan dibangun tiga lantai. Tiga lantai itu sih yang bikin beda. Biasanya kan dua lantai udah umum lah. Ini tiga lantai loh. Tiga lantai. Dan emang kalau kita ngelihat dari frontal banget gini kayak cuma dua lantai. Padahal kalau dari drone kelihatan juga tuh bagian yang paling tingginya dan ada bukanya dikit tuh untuk roof top garden. Oke. Dan kalau misalnya kita lihat dari depan kayak gini, Teman-teman bisa ngelihat emang ini bentuk fasadnya juga emang udah menarik banget ya. Jadi rumahnya menarik, fasadnya unik, layout-nya asik. W. Nah, rumah ini emang punya ciri khas ya desain fasadnya karena emang didesain juga sama Mas Riri dari Atelia Riri kali ini udah kenal karena udah beberapa kali ketemu tapi belum berkesempatan untuk kolaborasi kita ya sama-sama sibuk entar video ini kayaknya ditonton sama Mas sendiri halo Mas dan ini juga satu developer kita pernah review dulu banget ya Aman Terus sama dia sekarang ada Amayana ini ya menarik sih kalau dari bentuknya kan emang udah menarik ini yang mencuri perhatian lagi gent gentengnya un dia pakainya genteng aspal jadi dari yang paling atas jadi dia bisa dibikin agak lebih curam dan ditarik sampai ke depan sini terus material finishing dari si fasodnya pakai kamprot ini semuanya pakai kamprot tapi dibeda-bedain gitu warnanya ya ada warna coklat tu warna abu-abu terus bahkan sampai di bawah sini juga pakai kamprot semua iya oh ternyata aku baru merhatiin ada satu ini dinding vertikal yang dia dibelokin ya ternyata dimiringin ya untuk ini sih kayaknya arah angin biasanya ya. Iya. Arah angin dan mempercantik si fasad kayaknya ya. Karena kalau enggak ada itu pasti kayak polos aja. Kurang cantik gitu. Kurang manis. Nah, sekarang kita ke bawah sini. Ada yang menarik juga lebarnya 8 panjang 10,5. Ini cukup beda loh. 84 tuh kan kita sering ketemunya 6 * 14, 7 * 12. Ini yang delbarnya. Dan emang di sini carport-nya udah bisa untuk langsung dua mobil. Tadi kita lihat di tetangga-tetangga ya ada dua mobil emang beneran muat gitu dan masih lega di sini. Sebelum kita masuk, kalian juga udah dapat carboard dari Batuan Desit. Terus di sininya ada ruang. Ini ruang apa sih? Ruang kamar tidur ART. Jadi di sini yang cukup unik juga adalah konsepnya ART itu dia beraktivitasnya di luar. Ini kamar tidurnya di sini. Entar di situ juga ada laundry areanya. Oh, jadi jadi dia enggak perlu masuk ke dalam rumah kamar tidur dan kamar mandinya ya. Oke. Terus kemudian juga di bagian sininya kita tidak melihat pintu masuk teman-teman. Ini bukan pintu masuk ya. Ini cuman jendela aja. jendela buat bukaan ke arah depan biar enggak gelap entar di dalamnya. Nah, pintu masuknya ternyata dibelokin ke sini. Oh, tapi pun belum langsung ketemu pintu masuk juga karena ketemu dulu sama Side Garden. Iya, benar. Jadi, konsep rumah ini baik di hook maupun enggak semuanya punya side garden. Jadi, enggak dindingnya tuh enggak langsung nempel sama tetangga. Nah, di sininya ada ruang untuk laundry. Kalau yang standar itu ukuran laundry-nya lebar 1,575, panjangnya 3,350. Kalau yang sininya ya sama sih 1,575 panjangnya ke belakang 7,15. Ini masih sangat lega ya dan layout-nya unik. Aku suka juga dengan pemilihan tanamannya di sini. Un lihat ya, ada Lili Paris, ada Kucay dan ada juga Bromel. Bromel dan ada Pandan Bali. Ini yang gede-gedenya tuh Pandan Bali sama Kamboja nih yang bawahnya yang kecil-kecilnya. Dan di sini ada pucuk merah untuk jadiin pagar. pagar tapi dari tanaman. Menarik kan? Semua rumah berarti dapat kayak gini ya? Ee ini untuk yang hook aja sih. Kalau yang rumah di standar dia dinding tetangga tapi enggak nempel. Tapi enggak nempel. Oke. Ini pintu masuknya. Ini pintu masuknya dibikinnya sliding ya dan selebar ini tah. Wih. Kita bahas dalamnya. [Musik] Jadi ini untuk lantai satunya ini seluas 5,4 * 4,7 untuk area living dining kitchen-nya dan masih ada area podo room juga soalnya di belakang sana sama area tangga dan itu enggak masuk ukuran itu. Iya dan emang di lantai satu ini enggak ada kamar tidur ya konsepnya teman-teman mungkin ada kan yang suka komen kok di lantai satu enggak ada kamar tidurnya ya emang untuk memaksimalkan area komunalnya ini biar besar biar lega. Iya. Nah tapi ini yang aku paling suka ya. Jujur pertama adalah ini pintunya tuh kan ada di samping sini. Jadi kalau misalnya sehari-hari kita buka full kayak gini juga itu privasynya enggak terganggu gitu karena enggak kelihatan kan. Nah, tapi tetap ada bukaan di bagian depan tadi yang aku mention tetap ada jendela di sini. Oh, jadi kita masih bisa dapat cahaya juga enggak yang full tertutup. Oke, terus kemudian situ adalah area living living. Living-nya tuh benar-benar enak ya. Cozy banget. luas di sini, nyaman. Jadi ketika ini dibuka juga seperti menyatu indoor outdoornya. Jadi kalau misalnya ada orang yang ada tamu atau ada teman yang duduk di luar gitu, kita sambil ngobrol juga masih bisa gitu. Setuju. Setuju. Dan luas semakin luas areanya. Enak ya. Padahal tanah cuma 84 tapi karena area lantai satunya dibikin full kayak gini, benar-benar kerasa luas banget tegap banget. He. Dan walaupun ini cuma show unit ya, Teman-teman, tapi ini benar-benar bisa jadi inspirasi sih menurutku untuk desain furniturnya. Oke, kayak ini aja. Sesimpel ini ya. Dia tuh ngikutin bentuk sofanya loh. Tuh dia letter L gitu. Yang bagian sininya untuk buku-buku gitu untuk pajangan dibelokin curve gitu enggak lancip ya. Terus di sininya untuk duduk. Sebenarnya mungkin ini yang di sini tuh bisa untuk makan atau enggak ngopi-ngopi cantik aja karena di bagian situ juga ada meja makannya lagi. Tapi ini kalau mau makan sambil nonton TV jadi bisa. Iya benar benar benar. Terus di sininya kayak coffee corner atau bisa dijadiin apa aja lah ya. Heeh. Bisa untuk area prepare juga di sebelah sininya. Ini lucu banget ya dibikin kayak gini ya. Iya. Nyambung sampai dapurnya tapi dipisahin sama kulkas ini ditaruh di tengah. Oh oke. Jadi Mas dapurnya juga sampai atas tuh. Terus perpaduannya itu loh. Jadi dia enggak masif semuanya tertutup seperti ini. Yang sebelah sini tuh kan dikasih apa namanya? Black mirror. Yang sebelah situ di terbuka aja terus atasnya dikasih kisi-kisi dikit gitu. Jadi enggak difulin karena apa? Buat ini buat naruh lampu juga. Iya. Cakep ya? Cakep sih, cuman cooker hood-nya belum kebeli kayaknya. Nanti kalian pasang ya, Teman-teman. Oke. Dan di sini juga udah dicontohinnya pakai kompor induksi ya, Teman-teman ya. Iya. Terus vibes-nya sini putih jadi beda. Benar-benar wood and white. W. Di sebelahnya sini ada powder room. Kita intip dulu ya. Oke. Powder room-nya ini ukurannya 1 * 2,9. Jadi pas masuk ketemunya dinding. Emang kalau misalnya kita ke kanan itu ketemu kloset duduk. He terus kalau ke kiri di belakang pintu ini itu ada waselnya juga. Jadi kalau ditutup seperti ini sih masih lega areanya ya. Dan untuk kamu yang 3183 itu enggak mentok sih atasnya. Heeh. Jadi luas kita jadi dua-duaan di pohor. Wah emang enak sih ketika buka pintu ngelihat ke situ tuh aku suka banget sampai sekarang. Nah ini ada dining-nya. Dining-nya di sini yang tadi aku bilang ya. Diningnya juga peletakannya ya okelah ya. Heeh. Dan ini tuh untuk lalu-lalang orang juga yang masih aman gitu, masih oke, masih lega. Terus kalau kalian lihat ini kan sebenarnya di balik sini dinding ya, tapi di sini dikasih kayak kisi-kisi dulu dan dicontohinnya dikasih sage green gitu warnanya jadi enggak enggak monoton. Ini bisa dibuka. Oh, itu sebenarnya ada storage-nya di situ. Ada storage-nya di balik sini untuk penyimpanan biasanya untuk gudang mini di bawah tangga. Ada yang menarik itu peletakan sakelar lampunya ditaruhnya di kisi-kisi ternyata, Om. Oh, iya benar. Jadi dia kalau kita lihat dari sana enggak langsung kelihatan sakelar lampu di tembok sini. Jadi orang harus nyariin dulu ya, harus ada usahanya gitu. Terus ini sih lampunya juga menarik dipakaiin yang rotan-rotan gini. Nah, kalau kita lihat juga ini kan plafonnya dibikin ada kotakannya gitu. Terus yang di sini juga ada dibikin kotakan lagi di variasi warna hitam. Nanti kalau beli rumahnya dapatnya yang modelan daun ceiling. Jadi enggak plafon flat gitu. Cakep ya. Tapi udah dapatnya seperti itu ya. Heeh. Dan ini tingginya 2,8. Betul. Untuk lantainya, lantainya pakai homogenous style yang warna abu-abu gini, motif semen. Ukuran 60 * 60. Oke, sekarang kita lihat ke atas. Nah, ini area tangganya juga masih cukup lebar karena dia 1,075 m, terus juga masih pakai homogeneous style yang sama. Cuman menurutku ini perlu ada step nosing nih, sehingga dia enggak terlalu tajam kayak gini kan atau bagian HT-nya ini agak dihalusin dikit jadi enggak terlalu tajam. Dan masih dilengkapin juga sama lighting. Dikasih jeda beberapa anak tangga baru ada lighting. Jadi malam terang. Kalau siang tetap terang lagi karena di bagian atasnya ini ada skylight nih dari atap miring. Ini menarik sih udah dibikinin dari awal ya. Nah, seperti yang kita bilang sebelumnya ini kan layout-nya menarik. Lantai duanya aja enggak ketemu koridor yang memanjang. Koridornya kotak ukuran 2,4 * 3,4. Di sini ada tetangga menuju lantai 3. Cuma di sini dibikinnya floating. Jadi enggak terkesan penuh. Sini ada kamar tidur anak, kamar tidur master, dan kamar mandinya. Tapi kalau kita perhatiin dulu ini pintunya juga menarik, Teman-teman. Mungkin tinggi sekitar 2,4 man. Bagian atasnya enggak ada kusennya. Yang ada kusennya di samping-sampingnya. Dan pintunya juga cukup lebar nih. 1 m lebih dikit kayaknya. Oke, sekarang kita masuk kamar tidur anaknya. Ukurannya 3,5 * 2,85. Emang Mifta tuh paling haal kalau ngapalin angka-angka gitu kan. Paling canggih dia. Layoutnya di sini ada meja. Ini bisa untuk belajar, bekerja. Kalau belajar tambah pintar karena depannya ada jendela kan terang ya jadinya ya sini ya. Terus ini kasurnya kasur lebar 140. Ada aksen-aksen ala jejepangan gitu dibikin lingkaran Gunung Fuji. Cakep banget. Terus di sini untuk si lemarinya. Lemarinya dibikin floor to ceiling loh. Dan ada kisi-kisinya kayak gini. Ini kayak alal jepangan banget ya. Untuk lantainya di unit ini dipakaiin SBC yang warnanya gelap ya. Coklat gelap biar enggak sama gitu sama furniturnya gelap. Kontras kontras. Oke, ini pintu kedua adalah kamar tidur master. T. Wow. Master bedroom-nya luasnya 4,6 * 4,1. Gimana nih layoutnya? Layout-nya cukup menarik juga. Dia bentukannya ngotak gini. Sini adalah area kasurnya. Situ area meja untuk dandan. Sini walk-ing closet. Dan masih ada TV yang cukup lega. Ini aku suka sekali dengan ee peletakannya ya. Peletakannya sama paduadan interiornya. Mungkin ini selera aku aja ya. Karena kadang kan ada orang yang suka juga sama seleranya lebih kegelap-gelap gitu ya. Heeh. Kalau itu selera sih. Benar. Nih di bagian belakangnya dikasih LED strip. Dibikin kotakan kayak gini ada kisi-kisinya. Terus di sini kasurnya kayaknya king nih. 180. Terus ada bed side table-nya. Sini ada meja untuk berdandan dan tetap ada jendela. Ininya juga ya dikasih cermin yang black mirror dan masih ada TV yang cukup lega. Nah, oke. Ini ada satu area jendela yang cukup besar. Ini jendelanya ada patahannya ya di tengah gini. Terus dia enggak ada kusennya di kanan kirinya. Jadi dia ditanam gitu loh. Terus dikasih silen. Yang sininya baru ada kusennya. Nih dimix kayak gini cakep ya? Heeh. Dan di sini enggak lengkap kalau enggak ada kamar mandi di kamar masternya. Ini ukurannya ini lebar ke sini 1,5 dari sana ke sininya 2,1 komplit. Ada area shower, ada cengokannya buat naruh sabun shampo, ada lubang pipaannya buat water heater. Di sini ada jendela jendela zigzag. Jadi udara masih bisa masuk disekat sama temper. Terus di sini toilet, wastaffelm, dan cermin. Ini aku yang suka dia finishingnya. Materialnya dipilihnya yang homogeneous style 3060 tapi disusunnya vertikal. Seolah-olah jadi lebih tinggi karena emang bagian atasnya sini plafonnya ngikutin bentuk atap tuh. Iya. Iya kan jadi tinggi sekali kan. Kita lanjut yang kamar mandi sharing-nya. Nah, kalau yang kamar mandi seringnya ini 1,5 * 2 komplit juga toilet, shower, cuma enggak ada sekatnya berarti nih ya, Bunda ya. Heeh. Dan wastafel yang ada di belakang sini. Tada. Oke. Tetap ada jendelanya buat sirkulasi udara. Wih, cakep sih. Oke, habis ini kita lanjut ke lantai tignya. Oke. Oke, kita lanjut ke lantai tiganya. Masih ada kamar tidur di sini. Eh, kita perlu mentionin dulu tahu. Ternyata ini tuh di belakang tangga menuju lantai 3 adalah area void dari lantai 1 sampai lantai tig karena ini nembus ke bawah, aku nyaranin sih kalau misalnya kalian bersihin area tangganya ini pakai vakum ya, jangan pakai sapu entar area bawahnya kena tuh. Oke. Wow. Oh, ternyata di sini pun masih split level ya. Jadi emang unik banget nih layoutnya. Benar-benar unik. Jadi di sini untuk ruangan kerja dua orang di sini. Nih, terus di sini untuk buku-bukunya. Nah, ini disekat sama ini, Teman-teman. Dikasih sekat buat naik ke sini menuju ke kamar tidurnya. Ayo kita ke sana dulu deh. Wow, lucu. Kalau kamar tidurnya ukurannya berapa? Kamar tidur naik ini ukuran 2,6 * 4. Jadi, pas masuk langsung di sini di sisi sebenarnya hampir mau mirip ya layout-nya sama kamar tidur yang tadi di bawah. Jadi di sisi sini untuk lemari pakaiannya, terus kasur dan meja di situ. Iya, ada cerminnya juga. Cuman ini ya uniknya itu kayak bagian silingnya ini loh. Di-cover. Iya. Semuanya jadi menyatu gitu loh warnanya. Coklat, hijau. Di sininya nih juga cantik nih, Teman-teman. Dikasih kayak gini bikin gunung kayak gunung. Terus ada LED stripnya. Nah, ambiance light-nya ini yang bikin beda. Kalau untuk lantainya masih sama pakai SPC sama yang kayak di bawah tadi. Cuman jendelanya di mana? Emang ada ya? Ada. Oh, ada ya. Oh, iya tetap ada. Pokoknya semua ruang harus ada jendelanya. Iya tuh. Oke. Nah, di situ tuh masih ada sedikit area lagi itu roof top garden istilahnya. Oke, roof toop gardennya di sini sebenarnya asiknya sih kalau pagi atau sore ya. Mungkin kalau siang-siang kayak gini panas ya. Oke. Tapi tapi asik loh. Jadi walaupun di atas ini tetap dikasih bukaan lagi gitu loh. Dan ternyata ini adalah bukaan yang kalau kita lihat tuh kayak di rumah-rumah tetangga ada bukaannya dikit tuh celahnya di atasnya. Lucu sih. Iya. Jadi kalau misalnya ada yang nongol dari situ lucu juga ya ternyata. Iya. Memegang atap bitumen ini tuh atap aspal tuh kayak gini teman-teman. Sebenarnya dia tuh tipis saja dan lebih mudah untuk dibelok-belokin. Kan cakep sih. Terus sepertinya ini kalau kita lihat dia juga udah disiapin ee kabel-kabel untuk AC-nya. Iya. Karena aku lihat juga di beberapa rumah-rumah yang lain udah disiapin juga. Karena ini bukaan juga area terbuka. Jangan lupa tuh teman-teman pasti ada florennya. Enggak cuman satu loh di sini. Di situ juga ada tiga. Itu sebenarnya area di belakangmu itu untuk area utilitas. He. A terus tor atau pompa booster semuanya bisa taruh. Jadi udah ada atapnya ya? Heeh. Wah. Oke. Kamu kok e mau mentok sama atap? Oke. Salah. Sini. Salah. Salah. Oke. Salah. Anda. Kita ke bawah. Oke teman-teman kita sudah selesai house tour rumahnya di Amayana ini. Ini ada beberapa poin juga yang mau aku sampaikan. Jadi di rumah ini itu udah dikasih anti rayap. Udah semuanya lah teman-teman. dan bertahan 3 tahun dari serah terima. Jadi sebelum dibangun tanya sudah disemprot dulu ya nanti ya. Iya benar. Jadi kalian enggak usah perlu ini lagi entar kalau udah terah terima. Terus ada titiknya. Jadi kan 3 tahun nanti setelah 3 tahun gimana? Kalau mau disemprot obat terayap lagi ada titiknya buat naruh semprotnya. Jadi enggak perlu nyuntik-nyuntik, enggak perlu ngebor-ngeboran stile. Iya benar banget. Terus di sini listriknya Rp3.500 dan setiap rumah udah ada penangkal petirnya. Oke, jadi udah aman banget ya. Terus lebar jalan depan tadi itu 7 m. Oh, makanya luas buat mobil papasan juga. Harganya berapa? Harganya 1,6. Dan lokasinya ini berada di daerah Cinaka Depok. Ini tuh exit tol terdekatnya ke exit tol Pamulang. Pas lagi lancar ya paling 10 menit. Kalau pas lagi macet ya setengah jaman lah. Oke, makasih teman-teman yang sudah nonton videonya. Terus jangan lupa follow Instagram kita WicK Mifta Janah Inspira Homes dan TikTok Wicak Mifta. TikTok Inspiral Homes dan Pinterest Inspira Homes. Wih, banyak banget ya. Bye. Byye. Eh, udah direkam. Ngapain? Selamat datang di rumah Miftah. Wih, kita tunggu Oman selesai belum ambil footage-nya? Kalau lama kita suruh pusap. Kang Dedi, Kang Dedi nih, Kang Dedi bawa ke barak aja nih.

Lihat di YouTube