Jungkat

Rumah Subsidi 60m2 Tapi Cantik Sekali! Inspirahoms: Xalvadorahouse (YouTube Video)

  • 01/07/2025

Hari ini aku mau ngedatangin rumah subsidi yang udah direnovasi jadi cantik sekali. Yuk kita ketemu ownernya. Halo, selamat datang. Perkenalkan nama aku Ema dan saya Sandra Putra. Selamat datang di Salvadora Host. [Musik] Asalamualaikum, Teh. Waalaikumsalam. Ye, akhirnya aku main ke sini. Ya ampun, aku nungguin banget kalian main ke sini. Katanya nungguin. Tapi aku tanya, "Emang isi Form Inspira Homes?" Enggak. Aku mau diis aja katanya. Lucu banget, enggak? Tapi akhirnya kita menemukan akun rumahmu loh. Iya ya. Alhamdulillah. Alhamdulillah gitu kan. Iya. Nah, jadi aku ngelihat emang rumahnya di sini paling beda ya. Warnanya putih sendiri gitu. Warnanya putih sendiri. Kalau yang lainnya kan warna-warni putih sendiri. Ini berarti rumah subsidi ya, Teh ya? Iya. Ini rumah subsidi. Ukuran tanahnya 6* 10. Ukuran tanahnya 6* 10. Bangunannya 39 ya setelah direnov ya. Iya. Setelah direnovasi. Berarti kalau beli rumahnya tahun berapa tuh, Teh? Aku belinya itu tahun 2016. Suami sih ya waktu itu belum nikah gitu 2016. Terus nyicil-nyicil renov itu di pertama renov itu di tahun 2018 itu renov biasa lah ya nutup yang bagian belakang ituil-nyicilah Kak sedikit-sedikit hasilnya kayak gini gitu. Nah, yang pas renovasi awal itu berarti enggak apa-apa ya, Teh. Aku mau mewakili pertanyaan netizen nih. Soalnya kan ada yang tanya tuh, katanya kalau rumah subsidi bolehnya setelah 5 tahun itu gimana tuh, Teh? Nah, ee iya waktu itu kan yang baru direnov itu kan bagian belakangnya besel ya, Teh ya kan nutup bagian dapur biar enggak kehujanan. Udah itu habis itu stop enggak renov-renove lagi. Nah, habis itu lanjutlah itu renov ganti granit. Kalau untuk fasad itu masih pure dari developer ya, Kak? Fas dirubah itu 2022. Oh, 2022 faset itu baru dirubah. Berarti udah lebih dari 5 tahun juga ya kalau udah. Ini rumahnya udah mau 10 tahun ya? Oh, udah mau 10 tahun. Udah lama berarti ya. Cuma ditempatinnya baru tahun 2022. Oke. Nah, sekarang kita bahas dari mulai fasadnya dulu nih. Nah, fasadnya tuh tadi awal mulanya warna apa emang ini Teh? Warna kuning. Warna kuning. Oke. Tapi akhirnya kenapa kok mutusin buat diganti warna putih aja gitu? nya biar luas aja sih, Kak. Karena emang rumus subsidi kan sempit ya. Jadi biar di visualnya itu biar lebih luas gitu sih. Oke. Jadi dia sebagai kanvasnya gitu ya. Betul. Betul. Biar bisa netral lah aku mau kasih warna apa kayak gitu. Jadi enak kan kalau warna putih. Kalau dari depannya ini apa aja nih yang udah diubah? Kalau dari fasad ya ini pasang kanopi nih. Bajaringan sih ini Kak. Kalau kanopi ini kita bikin dak colong. Tahu kan ya dak colongnya? Eh, jadi ini tuh bukan dicor. Oke. Pakai langsung kerangka gibsun gitu plafonnya. Kalau ini beton nih. Ini ada beton gitu. Terus ininya juga kayaknya diubah ya. Iya. Iya, itu diubah ini pakai semen manual sih, Kak. Kan biasanya orang-orang pakai lisplang ya. Heeh. Kalau kita pakai ini sih e semen manual sama tukangnya gitu. Oke. Pagarnya udah setinggi ini kah aslinya? Ee enggak, pendek banget. Paling kayaknya 50 cent. Terus kalau di sininya dikasih taman ya emang. Iya taman. Bawaannya belum ada ya? Tapi belum ada. Belum ada taman sama sekali, Kak. Kalau bawaannya ini kita dari Hebel sih pagarnya waktu itu inspirasinya dari villa ya waktu itu ke villa. Ini dari heb ini ya. Heeh. Happening-nya itu kan di roaster ya. Iya. Makanya kita kayaknya di tahun sekarang ini pakai heb kayaknya beda sendiri gitu kan ya. Heeh. Tapi jadi menarik sih karena ini juga disusunnya kayaknya miring gitu ya. Iya miring. Heeh. Tapi inspirasinya dapat dari mana tuh, Teh? Ee dari villa tadi. Oh, dari vila aja gitu. Maksudnya enggak apa namanya? Dari suamikah. Oh, kalau itu iya dari suami. Kalau kalau yang bagian ini pagar ini dari suami ini juga di IWY suami ini, Kak. By the way. Oh, iya. Iya. Ngerjain sendiri, motong sendiri, ngelas sendiri yang ini. Wow. Tahu enggak budgetnya berapa ini? Berapa? Cuma Rp15uta. Oh, karena materialnya beli sendiri semua atau? Iya. dan dikerjakan sendiri semuanya. Iya gitu kan. Kalau misalkan kita custom ke orang ini kayaknya hampir R juta R juta sebenarnya itu mahal tapi karena suami sendiri kan jadi Iya. Jadi lebih murah Rp15uta udah jadi deh kayak gini. He. Terus besi holonya juga ini tebal banget sih Kak. Ben berapa yang berapa emang tebal? Berapa ya? Aku enggak tahu ya. Pokoknya lebih tebal aja gitu ya. Oh lebih tebal. Jadi dia berat sih. Oh kalau menurut aku ya. Oh iya loh. Lumayan berat. Iya berat. Ayo kita masuk ke dalam. Boleh, boleh, boleh. Silakan masuk. Aku tuh juga dengar-dengar katanya ini berubah ya. Tadinya karpotnya di sini. Iya, tadi ini tuh karpot. Di sini cuman ya teras aja lah yang 2 kali tiganya. Nih tadinya di sini nih, Kak, pagarnya. Oh, oke. Tapi kenapa kok akhirnya diubah? Karena kita majuin ini. Heeh. Majuin pintu biar dalamnya itu lebih luas. Cum kekurangannya karpotnya jadi pendek gitu. Jadi mobilnya kita nongol mau enggak mau. Oh iya mungkin mobil-mobilnya juga kalau misalnya agak mobil panjang gitu agak nongol juga ya. Lebih nongol K kita lumayan sih 1 m nongolnya. Oh iya mobil di sini muat sama satu motor juga. Iya satu motor aja. Itu pun udah sempit-sempit tuh kalau jalannya kayak gini nih. Nah di sini berarti lantainya juga diganti ya? Diganti, Kak. Ini baru 2023 nih. Dulu mah masih tanah, Kak. Ini kita pakai keramik habitat ya, yang motif terajo. Cuman ini kita nyesel sih, Kak. Kotor ya. Iya. Ini anti slip banget kan waktu aku ngelihat sales di itunya kan maksudnya ini anti slip nih. Cocok untuk di karpot. Oh ternyata kok karet ban mobil enggak bisa hilang. Ini kan lebih cocok di kamar mandi kali. Kamar mandi makin Kak. Oh makin kotor. Makin makin kotor. Iya sih soalnya warnanya juga terang sih ya. Kakak pernah ke di rumah Lia itu. Oh. Yang syuting di sana kan kamar mandinya pakai keramik ini. Dia juga sih mengeluh kayaknya sih ya. Udah terlalu banyak ya. Ya udah itu mungkin ada keluhan dari customer ya. Jadi mungkin nanti bisa dinotis. Iya ini. Oke. Nah kalau yang di sini nih dindingnya juga menarik nih menurutku. Enggak polosan aja di chat gitu tapi ada dikotak-kotakin gini nih Teh. Iya. Tekstur kamprot ya kalau gitu ya. Iya kamprot. Terus masih di ada kotak-kotaknya gini ya. Biar enggak polosan aja sih, Kak. Ini aku biar ada variasinya lah, biar enggak monoton, Kak. Berarti kalau misalnya kayak kayak gini desain-desainnya gini ngidet sendiri tuh dapat dari Pinterest kah atau seperti apa? Berarti ngedesain sendiri kan? Iya benar ng-edesain sendiri. Kayalan aku aja sih, Kak. Heeh. Sebenarnya terus disampaikan ke tukang gitu. Hm. Gitu. Kayak ini juga nih sebenarnya enggak niat ini, Kak. Karena ini sebenarnya tembok yang di atas itu mencorok ke dalam. Heeh. Nah, terus kok aku dibikin apa ya ini ya supaya enggak polosan? Ah, ya udahlah ngikutin garis apa namanya tembok yang agak menjorok ke dalam. Makanya kita bikinlah kayak gini. Sebenarnya kalau ngomongin fungsi enggak ada sih. Tapi akhirnya jadi rak sepatu. Tapi kayaknya agak kurang kedalamannya ya. Iya karena kitanya ngituin ini sih Kaknyotnya ini ya. Akhirnya ada yang direlakan gitu ya. Cuma 15 centti apa ya. Tapi walaupun gitu di sini kan space-nya masih ada kecil banget nih. Buat ada tamannya loh. Ada kaktusnya untuk dikasih ya. Iya. Biar ada hijau-hijaunya lah Kak. Biar mata tuh sakit putih. semua. Tapi, tapi setuju sih kalau semua kayaknya mau nonton gitu ya. Kurang gimana gitu. Nah, kita masuk ke sini. Ini kayaknya yang cukup ramai juga di Instagram ya. Iya. Ini sih yang bikin rumahku viral kayaknya. Oh iya. Emang awalnya gimana sih idenya? Ini boleh diceritain enggak proses buatnya lah, ide desainnya lah seperti apa? Jadi sebenarnya inspirasinya dari Penterest lagi-lagi ya, Kak ya. Cuman ya aku ngidenya itu kok ini polosan banget dindingnya. Heat keangsung tuh tukang gambar juga tuh tukangnya tukangnya ngambar. Iya ngegambar dulu jadi enggak langsung ngebata ya maksudnya digambar dulu, dibikin dulu desainnya. Kupikir yang gambar kamu maksudnya tukangnya aku cuma ngasih lihat gambarnya aja. Ya udahlah singkat cerita jadilah seperti ini dan sesuai ekspektasi hampir 90% kayaknya. Nah ini boleh diceritain materialnya? Pasti kan orang-orang salah kira nih materi. Iya benar ini materialnya bata bat merah. Iya ya. I merah di semen kokoh. Wah. Iya keren sih tukangnya. Jadinya juga bagus ya. Padahal bentuknya kan macam-macam ya. Iya cuman berhasil. Bisa dibilang berhasil enggak? Ini berhasil banget sih Kak. Aku puas banget sih. Nah orang-orang juga kan pada nanya tuh ini emang enggak roboh? Katanya enggak roboh. Enggak. Soalnya ini tuh dalamnya pakai tulangan besi. Besi 10 besar kan? Kalau besi 10. Di sininya nih ada ada apa nih ya? Oh di sini ya? Di apa ya? lah ada penyangganya lah di bawah sini kasih holo di situ. Jadi aman walaupun pakai bat merah gitu. Berarti ini salah satu spot ngonten terfavorit dong pasti sama jadi studio foto ya kayaknya kok jarang kayaknya kalau foto di sini. Oh jarang. Iya tapi aku tuh yang pertama kali lihat pas nemu akun Instagramnya itu ini sih kayak ih lucu karena ini cahayanya pantulan cahayanya bukusnya sore Kak gitu. Entar kita minta aja pas sore apa malam ya kita masukin nih boleh. Nah, ini kalau misalnya dilihat dari kan tadi agak ketutup tanaman tuh. Kalau ini baru terlihat jelas ya. Iya. Makanya kenapa alasan aku tuh pakai cemara lilinnya, Kak? Karena kan itu kan media tanamnya kan sempit. Tapi aku pengen tuh rimbun nutupin si lubang dari ininya nih, Kak. Gitu. Karena kan kucing keluar masuk tuh, gitu. Makanya aku pilih cemar lin biar menutupi gitu. Tapi udara masih bisa masuk ya. Masuk banget kalau udara banget. Oke. Wah, baru sampai sini aja udah banyak cerita ya. Ini juga di atas ini dibentuk lagi kayak gini. Pokoknya silingnya enggak ada yang polosan aja nih. Ada biar rame gitu kan. Nah, ini pintunya tetap di sini tapi maju. Tapi maju dan di warna putih juga. Heeh, warna putih. Oke, boleh masuk ke dalam rumahnya. Krem kali ya ini. Kenapa agak kem? Iya, benar-benar putihnya agak putih tulang gitu. Oke, yuk kita masuk. Iya, silakan masuk. Mari. Oke, nah ini kita udah di dalam rumahnya. Sekarang kita bahas dalamnya nih. Ini apa aja yang udah diubah dan seperti apa ceritanya? Yang diubah sebenarnya layout sedikit ya, Kak. Yang diubah itu cuma di bagian kamar mandi aja yang di Iya, yang di belakang ini belakang tembok ini tuh kamar mandi. Nah, dulu itu kamar mandinya di sini di minibar. Oh, di minibar ini. He. Menghadap ke menghadap ke sini pintunya. Oh, oke. Menghadap ke pintu kamar gitu. Karena kita penginnya open space ya biar lebih luas rumahnya, makanya kita pindahinlah kamar mandinya ke belakang gitu. Makanya dia sekarang ada di sana gitu ya. Tapi ini emang pas aku masuk pun masih sama ya warnanya dominan putih sih walaupun mungkin ada warna-warna kayu gitu cuman emang lebih dominan ke putih. Iya paling warna-warna tambahan lainnya di ya penekutnya aja sih kalau kalau untuk base cat tembok rumahnya emang penginnya putih aja gitu. Oke dimulai dari living-nya dulu. Ini cantik banget sih. Aku dari tadi ngelihat sininya nih. Heeh. Ini cakep sih. Ayo. Nah, apa itu materialnya? Kita ketek-ketek dulu kan. Asalamualaikum gitu. Apa ya materialnya? Ini apa itu? Gibson. Jadi, Kak tembok rumah subsidiu kan rata-rata kan miring. Ini kemiring kemiringannya itu dalam banget yang bagian sana. Makanya udah tidak tertolong ya kemiringannya. Dulunya ini tuh pakai ini wall molding. Iya, pakai wool molding kanan kiri ini. Cuman kok di-nya rumah aku miring banget ya dari samping kayak mau roboh. Makanya makanya dibikin kayak giniver ya sebenarnya nih penolongnya gitu ya. Oke. I biar versi low budgetnya kau mendang-mending pakailah GSun. Tapi jadinya cantik banget loh ini. Iya. Tapi karena ini tuh ada variasinya ini melengkung-melengkung biar sama kayak plafonnya ya kan. Terus di atas ini dikasih ambalan. Di sini untuk meja TV-nya ya. Iya, meja TV dan floating ya dia tuhnya. Dan ini tuh tadi pas kita datang emang lampunya udah dinyalain semua. Jadi kayaknya dia mau ini nih lighting-nya bagus kan gitu. Iya. Oh, sehari-hari sih enggak pernah dinyalain Kak. Cuman paling satu doang yang dinyalain. Iya. Iya. Iya. Benar benar. Tapi emang lampu juga lighting salah satu yang penting juga ya. Penting kayak jadi berubah banget. Iya. Iya. Kan kita kan chatnya itu ee putih semua ya, Kak ya. Orang-orang tuh pada nanyain catnya pakai warna apa? Kok kadang warnanya ini sering cat ya? Katanya enggak kok cuma dipermain lampu aja gitu. Benar benar. Karena lampunya ada yang warna kuning, ada yang e warm white, ada juga yang putihnya juga gitu. Iya. Jadi tergantung pasti jadi berubah lagi ya tergantung lampunya warna. Terus di sini dikasih sofa. Sofanya bahkan juga lengkung loh dipilihnya. Enggak yang kotak gitu. Mejanya juga. Iya kan? Emang suka meloknya udah menetapkan ya. Iya. Harus biar apa bernyambung semua gitu ya. Oke. Terus ke situ ada apa lagi tuh? Di sini ada apa ya? Mini bar ya? Meja makan lah, Kak. Berarti meja apa? Kamar mandinya berubah jadi ini. Iya ini. Nah ini dapurnya cantik banget loh. Ini ada ceritanya enggak seperti apa? Karena kalau misalnya orang baru masuk nih langsung ngelihatnya tuh ini spotlight-nya. Iya pasti ini kan ngelihatnya. Nah gimana ceritanya tuh ceritanya ya? Heeh. Dulu itu kan di renovan pertama dulu kali ya. Renovan pertama 2018 itu. Iya, renovan pertama di 2018 itu dulunya ini warna hitam, Kak. Hah? Oh, aslinya? Aslinya keramiknya itu warna hitam terus enggak ee enggak sampai sini. Ini tuh dimajuin dulunya di sampai sini doang nih miniarnya. Oh, sampai sini. Ini tuh dulunya miniar, di situ dapur. Cuman karena dulu itu bikinnya tebal banget, kurang minimalis, makanya kita renov lagi lah gitu. Karena kitanya pengen pasang kitchen set sih, jadi biar sekalian gitu kan. Makanya kita renov lagi yang kedua ya. Jadinya kayak gini. Nah, tapi untuk pemilihan ininya nih kayak top table-nya ini kan cantik juga yang mau nih. Iya, putih tetap putih cuma ada sentuhan warna gold-nya ya. Akhirnya disesuaikan dapurnya juga tonya seperti itu. Heeh. Sama ya, Kak ya? Ya, aku juga sebenarnya enggak niat sih, cuman karena nemu ini. Makanya langsunglah jatuh cinta di ini pakai apa kodenya apa, namanya apa? Misalnya ada yang nanya soalnya. Iya. Banyak Kak yang ini yang nanya apa? Ini granit Sandimas tipe blanolasta 120* 60. Oke, itu teman-teman dicatat tuh kalau misalnya mau kembar kayak gini. Jadi dia dijadiin backpash juga ya sekalian ya. Sekalian kah? Biar enggak terlalu banyak ini motif corak motif ya biar sama sekali. Biar sama semua. Nah, tapi pertanyaanku mesin cucinya tapi tiba-tiba di sini ya, Teh? Dulunya mesin cuci di kamar belakang, Kak. Oh, gitu. Iya, karena emang kita space-nya yang enggak ada gitu. Makanya kita jadiin lah yang mesin cuci satu tabung ditaruhnya di sini biar nyuci masak nyuci piring semuanya langsung beres gitu. Sebenarnya lebih ke menyesuaikan juga sama gimana kita sehari-hari ya penghuninya itu sendiri ya karena kan enggak bisa disamain juga kan satu sama yang lainnya. Iya ben sebenarnya aku juga mau sih Kak punya laundry room. Iya cuman balik lagi ke emang lahannya ke lahannya yang enggak ada gitu. Jadi ya kita maksainlah di sini gitu. Tapi oke kok di sini. Dan ini kalau misalnya kita ke sini sebenarnya ini ada buat apa namanya? Keranjang. Keranjangnya tapi ngumpet di bawahnya ya. Oke. Terus dapurnya bergeser sampai sana. Sampai ujung. Sampai sana. Sampai ujung. Dan semuanya di sini full storage ya, Teh ya? Iya. Ini tiap hari dipakai masak atau dipakai ngonten atau di setiap hari, Kak. Setiap hari dipakai masak. Kayaknya dapur bersih, dapur kotor jadi satu. Jadi satu di sini. Dan ini juga cantik banget warnanya. Gold. Iya. Cuman kita ketetesan itu tuh pembersih cairan waktu bersihin ini belakang apa namanya panci harusnya ini kalau warna gold tuh enggak boleh kena e cairan pembersih ya harus hati-hati bangetlah ya dia. Tapi enak sih, Kak, kalau warna gold tuh dia kayak jamur air tuh enggak terlalu kelihatan. Enggak terlalu. Kan kalau warna hitam tuh kayaknya hitam gitu ya. Karena aku di rumah warna hitam sih. Iya. Jadi dia kelihatan banget gitu. Kelihatan. Iya. Itu sih kelebihan. Oke. Terus ini juga masih ada storage juga ya. Ini apa namanya? Oh, buat bebersih bebersih. Iya. Space sedikit kan kita manfaatin dimasukin situ. Wah, jadi rapi semua ya rumahnya ya. Nah, ini teh untuk pembagian kompartmennya nih. Kabinetnya seperti apa? Iya, kalau ini sih buat apa namanya? Galon. Ini gas ya. Ini buat sutil-sutil kayak gitu. Ini buat sendok. Lumayan banyak sih ya. Kalau ini buat dapur. Eh, dapur. Bumbu dapur buat stok. Sama ya. Stok-stok. Kalau ini buat ini buat ini sih panci-panci gitu. Yang bagian ujung ini bisa ditarik sih, Kak. Oh, aduh ada yang jatuh. Oh, iya lupa. Skylight-nya nih. Tetap ada Skylight ya di sini. Iya biar terang ya, Kak. Ini kalau enggak dikasih Skylight telat banget. Tapi awalnya emang udah udah dikasih yang renov pertama itu enggak ada. Baru tahun 2003 ini dikasih Kyle. Itu juga bukan rencana awal ya. Spontanitas aja gitu tuh bikin skyl dong biar terang dapurnya gitu kan. Penting banget. Makanya ini alasan kenapa juga lampunya banyak sih, Kak. Karena emang biar aku enggak pakai tambahan lighting lagi. Benar, setuju. Setuju. Nah, ini kamar mandinya sekarang. Dari tadi kasihan dia enggak jadi mulu. Ayo kita lihat kamar mandinya. Kalau kamar mandinya ada cerita apa nih? Kalau posisi ya pindah ke sini karena ya alasannya biar sekali lagi biar di situ jadi lebih luas. Tapi untuk sanitario warnanya juga masih sama loh. White and gold. Kalau aku lihat di sini kalau yang di sini enggak ada permainan warna juga sih ya. Basicnya putih, gold ya. Jadi emang area basah sama keringnya juga ya udah menyatu aja ya. Cuman kita enggak ada ventilasi udara sih, Kak. Karena emang tuh tembok yang sama tetangga. Cuman kita pasang exhaust tapi ada exhausnya. Tapi tetap loh teman-teman lihat silingnya tidak bisa dia siling biasa-biasa aja gitu kayak gitu harus melengkung juga. Oke mungkin aku sharing lantai kali ya. Boleh. Boleh. Lantainya kenapa tuh? Apa sih namanya? Mungkin ini rekomendasi kali ya buat teman-teman yang mau renove kamar mandi. Ini lantainya gampang banget buat dibersihin. No effort. Ini tuh pakai Sandimas, tapi tipenya aku lupa ya, Kak. E cuman ini granital yang matte ini tuh enjoy banget buat bersihinnya. Benar-benar untuk perawatannya mudah ya. Iya. Nah, kita balik lagi ke sini karena ada yang kelewat nih, Teman-teman. Ada lampu cantik nih nangkring di atas. Pemilihannya gimana lampunya gitu? Pemilihannya kalau ini maunya suami sih. Oh. Tadinya aku mau pengin yang simpel aja, cuman Iya, yang minimalis. Cuman karena ini suaminya pengin yang kayak gini ya udahlah ngikutin. Oke. Kalau untuk lantai rumahnya juga ini lantai rumah diganti apa nih teh? Pakai apa? Ini pakai City Grass 80 * 80 yang glass polish. Emang suka ya ada motif-motifnya ini? Ini enggak suka yang polosan gitu ya, Teh? Iya. Heeh. Emang sukanya apa ya? Ya kayak ginilah. Gitu ya, Teh. Seleranya kayak gini. Nah, sekarang kita pindah ke sini. Ini berarti dua kamar tidur ini emang di sini posisinya. He di sini enggak? Dari awal dari developer juga emang segini aja. Oke, boleh lihat kamarnya yang mana dulu? Ini kamar anak dulu kali ya. Boleh. Tapi emang ini dikasih gorden gini, Teh. Depannya nih aku agak safek. Ternyata ada gordennya. Ini fungsinya berarti kalau pas lagi apa nih, Teh? Maksudnya fungsinya ya buat hiasan aja sih, Kak. Sebenarnya enggak ada fungsi ya. Berarti double ada gorden dan pintunya. Nah, ini kamar anaknya ya berarti ya, Teh. Ukurannya berapa ini? Ukurannya 3 * 3 ya? 3 * 3 ini lumayan ya. Iya, lumayan besar. Biasanya ini dijadiin itu kan master bedroom cuman ya gitu jadinya enggak ada area kosong buat ventilastik, Kak. Gitu. Kalau mau dibikin kitanya harus lombak ulang kayaknya. Jadi untuk sementara kayak gini dulu sesuai dengan kebutuhan. Tapi sebenarnya menarik tuh ini loh, kan ini kasurnya ya udah dibuat lesehan aja ya di bawah. Terus ini apa, Teh? Di atas ini gudang. Oh. Eya seperti apa? Bukanya ini pintu berarti ya? Iya ini pintu Kak sedikit aja ya karena berantakan. Oh iya ini juga dari Gibsun Kak. Tapi kalau kerangkanya dari bajar ringan kita bikin suntik ke atas gitu. Jadi biar Tapi ini aman sih tapi aman. Ya udah ya. Jadi yang memanfaatkan vertikalnya ya vertikal areanya soalnya butuh gudang Kak. Oke. Terus ini kemarin kayaknya aku lihat di storynya dia baru pasang AC nih, Guys. Iya, bener. Tapi kemar kemarin banget apa eh hain du ya sebelum syuting ya? Ha. Heeh. Hamin dua sebelum syuting. Jadi sekarang adem. Jadi dia lagi repot banget teman-teman. Benar-benar emang ngepas juga ya. Ngas juga ada kerjaan juga. Jadi ya udahlah aku ngelihatin storynya sampai tadi malam loh. Ih ini masih di iW apa nih? Entar kita lihat di kamar utamanya. Ayo. Ada di IW. Nah. Nah, kamar utamanya boleh masuk. Iya. N hah kayak gini aja si kalau ini agak lebih besar kayak empat ini 4 * 3. Oh, 4 * 3 ya. Oke, karena tadi aku sudah bahas di IWY apa sih yang barusan dibikin di sini? Iya. Jadi ini nih backdrop TV di dibikin sendiri sama suami juga. Iya, dibikin sendiri. Kita pakai WPC aja biar cepatlah. Satset-satset kan. Jadi kita pakai pakai materialnya itu dari WPC. Terus yang sampingnya itu kita dari GRC ini biar bisa dicat ya. Iya biar kita kan kebanyakan di IW pakai itu tuh pakai GBS cuman kita pilih GRC aja sih biar enggak tahu ya orang lebih mudah kah pemasangannya atau gimana atau kalau Gnya lebih lebih ini sih ya Kak kayak dipotong-potongnya juga itu lebih susah susah kalau Gibson tuh lebih mudah ya karena materialnya dia lebih ini sih tapi jadi loh jadi semalam baru jadi jam 11.00 kayaknya jam 11 kita selesai jam . Wow. Tapi jadinya cantik banget sih. Rasanya jam . Iya. Alhamdulillah ya bisa di-shoyot ya hari ini ya. Nah, jadi kalau misalnya untuk kamarnya sendiri temanya masih sama ya aku ngelihat ya. Emang ya mau nonton enggak sih, Kak? Menurut kamu enggak sih. Enggak ya sih. Karena kan emang ada warna-warna lainnya juga sih. Dan emang warnanya soft-soft gitu. Enggak ada satu warna yang tiba-tiba mencolok gitu ya. Jadi kasurnya di sini ya, Teh ya. Heeh. Kasur terus dikasih wall panel juga loh. Di sini ada wall panelnya. Oh iya iya. Ini biar buat jadi apa sih backgroundingnya. Ih, lampunya cantik banget. Iya, pemilihan lampunya cantik semua loh di rumah ini entar. Iya. Nah, ini kan aku baru lihat lagi. Iya. Ya, kalau kayak gini-gini juga semuanya enggak semuanya beli sih, Kak. Oh, endorse enggak apa-apa bilang aja udah biasa kita semua orang-orang endorse kan soalnya. Iya. Ya, siapa tahu habis dari sini ada lagi mau diendorse apa bilang ada lagi butuh apa? Apa ya? Nanti gampang loh ini. Serius? Pak, jadi yang penting peralatan rumah tangga kalian. Iya. Coba kalian brand-brand lihatlah rumah ini yang ada yang kurang. Ayo endorse gitu. Iya ya. Nah, terus di sini untuk lemari pakaiannya nih ya sekaligus buat cerminnya yang full bodynya ya. Heeh. Berarti cerminnya di sini. Iya. Biar ngasih visual luas aja sih, Kak. Soalnya kalau lembarnya ditaruh di sini nih kamar ini jadi kelihatan sempit banget. Benar. Setuju sih. Apalagi ini full kan cerminnya jadi makin luas lagi. Makanya kita taruhlah di sini gitu. Oke, udah deh. Ini sama kan silingnya juga. Udahlah, dari tadi udah aku bahas. Yuk, kita bahas budgetnya sekarang. Oke, alhamdulillah, Teh kita udah selesai home tour dan aku nongol di akhiran. Jadi, gimana, Teh ngobrol sama Miftah? Katanya tadi di balik layar sebelum mau syuting. Nervous katanya. Nervous dong. Siapa yang enggak nervous ketemu Kicok Miftah ya kan. Waduh, waduh, waduh. Cuman untungnya aku udah udah udah latihan sih. Udah latihan ya? I berapa? Sebelum lama sih, Kak. Sebenarnya latihannya ngayal ya sebelum ini Renov kapan ya saya diundang di YouTube-nya Wcak Mita? Ah, nanti kalau habis lihat nih di di YouTube-nya Kakak nih di channel Kakak nanti saya lihat lagi di sini. Terus saya pura-pura ngomong lagi pura-pura pura-pura diinterview sama kakak. Jadi ya inilahnya udah lancar, sudah lancar dan emang pas kita datangin tuh emang bagus sih rumahnya keren sekali. Aku juga suka banget sama ini loh, Kak, lighting-nya. Karena kan rumahnya dominan putih ya, jadi tetap ada semua lighting-nya tuh enggak cuma warm white doang gitu ya. Oke, langsung aja kita ke pertanyaan utamanya biasanya nih, Kak. Karena ee teman-teman yang nonton biasanya pada penasaran berapa sih budgetnya untuk membangun jadi seperti ini renovasi budgetnya mungkin keseluruhan atau apa nih? Ee boleh mau pertahap mau keseluruhan langsung terserah. Dapur itu 15 di Rp15 juta sama kamar mandi ya itu ya. Terus apa sih? Lanjut renovasi lantai ini yang bagian ini aja ya. Itu tuh R5 juta. Oke. Heeh. Terus lanjut fasad. Fasad itu habisnya dian juta ya. Banyak sih ya. Kemarin tuh udah notalin yang ee kayaknya di 120-an ya. 120-an udah ditotalin dulu sebelum syuting nih. Karena pasti ditanya. Iya udah. Tapi jadinya emang wah cakep banget sih. Ee kira-kira next project-nya apakah apa lagi nih yang mau direnovasi? Next project-nya mungkin udahan kayaknya ya. Enggak ada enggak ada lagi k yang dienov kayaknya udah cukuplah segini gitu ya. Paling beli-beli perintilan-perintilannya buat dekor aja sih. Karena udah ini kanvasnya ini udah jadi gitu ya. Iya. Mungkin dari teman-teman ada yang pengin nanya-nanya lebih detail ke Tehema bisa ke mana tuh? Bisa ke Instagram-nya Salvadora Host atau juga di TikTok-nya Salvadora Host. Oke. Oh, ada TikTok-nya juga ya? Ada dong. Lirik aku mulu ya. Oke. Jadi teman-teman itu kalau ada yang mau nanya-nanya langsung ke Instagramnya Salvadora House tadi ya. Iya. Terus kalau ada yang mau endorse juga bisa ke sini juga boleh banget ditunggu. Oke dan jangan lupa subscribe. Jangan lupa follow Instagram kita juga Wicakson Mifta Jana dan TikTok kita juga Wicak Mifta. Ada juga TikTok Inspiraum dan Instagram Inspiraum. Selengkap pokoknya semuanya ada di deskripsi. Yes. Dadah. Sampai jumpa lagi di episode selanjutnya. Gimana Teh setelah muter nih ngobrol sama Mikta? Katanya tadi sebelum tahuahu bulat digorengnya.

Lihat di YouTube