Rumah Sudut Compact Tropis 3 Lantai, Sejuk & Terang (YouTube Video)
Hai teman-teman, kembali di Behandle Bricks. Kali ini kita akan house tour di rumah kompact di perumahan kluster. Tetapi privasi tetap terjaga meskipun banyak bukaan. Tonton sampai habis ya. [Musik] Kali ini kita udah langsung dengan arsiteknya Kak Dani dari Danisel. Makasih banget sudah diperbolehin ngelihat rumahnya yang keren banget ini. Ee boleh tahu enggak kira-kira dari luas lahan sama luas bangunannya berapa? Luas lahannya itu di 147 m². Kebetulan memang lokasinya di hook. Jadi memang kita punya e dua sisi DSB juga. Untuk luas bangunannya kurang lebih 178 m². Oh. Kalau dari segi hook itu gimana sih? Ada tantangan challenge apa sih untuk pembangunannya? Oke, sebenarnya untuk hook ini ee challenge-nya adalah kita terlihat seperti punya side yang besar, tapi ternyata tidak. Karena kita punya gap di depan GSB jalan, setengah lebar jalan. He. Di samping pun juga gitu. Jadi memang area yang bisa kita desain dan area yang memang bisa di-build itu enggak terlalu besar. Challenge selanjutnya adalah kita jadi punya dua sisi yang memang harus kita cover dan harus kita pikirkan secara fasad ya. Oh, iya betul. Walaupun keuntungan ada yakni pasti kita dapat sirkulasi udara dan peluang masuk matahari lebih banyak dan juga kita bisa punya dua sisi muka yang bisa kita show ke ke orang gitu. Oh, ngomong-ngomong matahari jadi kita nih ke arah mana nih? Rumah ini menghadap ke selatan sisi samping ini barat. Oh, jadi selama selatan dan barat ya yang perhatikan ya. Oke. Terus untuk konsep dari rumah ini sendiri itu apa? Konsep bangunan ini sebenarnya ee seperti konsep eh yang kita percaya, kita lebih ke modern minimalis, tapi kita juga masukin konsep tropical ke rumah ini. Oh, tropical. Jadi ada tumbuh-tumbuhan gitu ya, tumbuh-tumbuhan. Terus kita pikirkan sekali arah e mata angin, kita pikirkan sekali flow udara, kita pikirkan sekali masuknya cahaya matahari. Oke. Ini tentang carpot. Jadi untuk berapa mobil? Karpot untuk dua mobil. Oh, dua mobil. Terus untuk materialnya sendiri ada yang menggunakan material khusus atau gimana nih penggunaannya? Sebenarnya sih ee kalau kami ee senang menggunakan material yang seminim mungkin gitu. kita kita memang penggunaan material utama tidak terlalu banyak ee tapi memang kita cukup mainkan ee polanya, penyusunannya dan lain-lain. Untuk bangunan ini sendiri untuk dinding sih kita pakai cat tekstur semprot biasa, tapi ee warna dindingnya kita buat warna abu-abu supaya rumahnya terasa teduh ketika siang hari. Untuk material lantainya di sini kita pakai undesat. E andesitatnya juga modulnya kita ulang ukurannya e mengikuti dimensi roster yang di atas. Oh, ukurannya sesuaikan ya sesuai roster karena supaya pas kita pasang di pola di lantai atas garisnya ketemu rapi gitu. Kalau di sini karena kita enggak ketemu lantai atasnya jadi kita mainin pola penyusunannya kita gapin 1 centti kita masukin ke dalam supaya air kalau lagi cuci mobil jalan gitu. Teman-teman bertanya-tanya nih roster apaan nanti. Sabar. Terus ini apa nih? Aku ngelihat sebuah kotak yang ukurannya beda sendiri. Oh iya. Kira-kira ini apa sih? Bisa dikasih tahu enggak? Itu sebenarnya titik saptive tank, tapi ee di sini kan mungkin akan ada perlu udara dan ada maintenance jadi enggak bisa ditutup mati. Makanya kalau kita aneh sendiri juga ee takutnya terlalu ganggu ee estetikanya. Jadi kita bikin potongan e kecil material yang sama supaya ngeblurlah dengan mat. Sebenarnya enggak begitu kelihatan sih, cuman akunya iseng aja ngelihatnya kok beda sendiri gitu ya. Sama ini juga menarik kalau aku lihat ya ee apa namanya dibikin seamless dengan e tembok yang ada. Jadi sebenarnya ini untuk sudah buka kali. Nah, untuk listrik kan? Iya. Ini KWh ee meteran listrik lah gitu. Oke. Jadi memang terlihat sangat rapi rumah ini. Nah, kita langsung lanjut ke tempat Voy ya. Kalau dari carport ke Voy sepertinya enggak ada jarak ya. langsung voy. Itu memang request dari yang punya rumah atau iya memang di sini kalau misalkan pertama ya lahannya kan enggak begitu besar sedangkan kebutuhan ruangnya cukup kompact gitu. Ee dari klien tuh sudah datang ke kita ee minta tiga lantai. Di lantai bawah tuh semuanya untuk area service gitu. Makanya memang di area bawah di sini ee istilahnya ruang transit aja untuk ee owner gitu. Jadi memang di sini setelah parkir mobil kita drop sendal atau sepatu terus kita langsung naik ke atas untuk ke area utama langsung gitu. Jadi untuk ee posisi ini untuk taruh sepatunya ya dibikinnya memang sengaja gantung gitu. He iya. Kalau kenapa kita gantung? Ee sebenarnya yang bagian bawah tuh lebih ke yang fungsinya sendal. Biasanya kan kalau anak-anak tuh penginnya cepat ya kalau misalnya di perumahan gitu kayak lepas sendal yang penting ada tempat parkingnya rapi enggak berhamburan ke garasi ataupun ke teras. Tapi untuk yang di dalam lemari itu lebih ke daily shoes. Jadi kayak memang sepatu gitu biar enggak kena debu kotor gitu ya atau basah gitu. Kalau yang sehari-hari ya mungkin yang mau dipakai lagi nih di bawa aja gitu ya. Oke ini kita langsung lanjut ke dalam atau mau lihat itu yang tadi dibilang mengenai ee situasi slopy yang slopy tadi ada tadi sempat disebutin ya. Oke. Ee jadi itu di sini ee awalnya juga klien datang ke kita dengan beberapa konsep. Memang pertama dari klien pengin e desainnya box terus punya sloping karena memang dia udah tahu ni lantai bawahnya akan menjadi area service gitu sekalian jadi buff, jadi pagar supaya kotornya area service enggak terasa. Tapi dari sisi luar kita menambah estetika dan e area hijau untuk lingkungan lah gitu. Makanya kita bikin ee kemir ee taman miring di luar sisi luar itu taman miring ya. I mir dan itu juga ee untuk kita mengakali e proporsi bangunan yang tiga lantai ini yang cukup tinggi gitu. Dan di sini juga kita keep nih ee bangunan kita usahakan bisa lepas dari dinding-dinding tetangga supaya sirkulasi udara dan cahaya matahari bisa maksimal. Salah satu tantangan yang dimiliki oleh Litch nih sepertinya nih. Oke, nih sebelum kita masuk nih pintunya terlihatnya sangat megah terus solid. Nah, ini ada konsep tertentu enggak yang mau disampaikan nih kira-kira? Sebenarnya lebih ke ini aja sih karena ini tetap e pintu utama. Kita ingin menggunakan ee pintu yang solid e pakai tik yang di sini kita menggunakan kayu jati. Warnanya pun juga kita natural, hanya finishingnya kita piu supaya e stain aman dari stain. Terus ya supaya bisa lebar aja sih gitu. Jadi kalau pintu utama kita penginnya berat supaya lebih elegan, lebih terasa apa ya feel mahalnya lah gitu. feel mahalnya. Dan memang kalau kita lihat ya ee pintunya memang terlihat seperti gate sih besar dan kokoh gitu ya. Oke kita langsung masuk aja ya. Silakan. Oke. Ee aku buka buka ini ya. Oke kita langsung masuk ke area. Jadi di sini ee area ee entrance utama di sini ee memang yang tadi aku bilang di sini adalah area service. Kita bikin ada hidden door supaya enggak kerasa ya kalau misalnya ini adalah akses untuk area service. Oh ini ada sebuah ruangan. Iya, di sini ada pintu. Oh, wow. Benar. Pintu ke mana saja? Iya. Oh, iya. Jadi di sini ee dapur kotor. Heeh. Sini ada dapur kotor dengan flow yang langsung keluar gitu ya. Jadi masak langsung kena udara luar. Terus di sini ada satu ruang tidur ART, gudang, kamar kamar mandi ART dan e laundry. Oke, ini juga udah area servis semua seperti sesuai permintaan dari si owner sendiri ya. Betul. Dan di sini tuh secara floor to sirin kita buat secukupnya aja di 2,4 eh tetap tetap nyaman, tetap tinggi eh tapi tidak terasa terlalu tinggi supaya bangunan tiga lantai ini tidak terasa terlalu mencolok di e di tetangga. Oke, kita langsung lanjut ke area berikutnya nih. Oh, tangga. Heeh. Oke, tangganya juga ini ya apa namanya? Solid. Dibikin solid terus dibikin ee ada konsep tertentu mungkin yang mau disampaiin enggak di sini? Eh, di brief awal sebenarnya klien sudah mention budget ee di awal gitu, tapi ee kita pengin jangan jangan tanpa olahanlah waktu ada walaupun ada budget eh constrain gitu. Nah, di sini makanya kita coba olah karena di sini sudah bahasanya kayu walaupun kita menggunakan HT ya, homogeneous style, kita harus detail yang lain nih supaya punya bahasa yang sama. Makanya kita buat nosnya menggunakan tetap kayu e solid. Iya, untuk noing. Heeh. supaya kalau kita kalau dari sisi sini juga enggak ngelihat e tebal tebal dari si HP itu sendiri gitu. Kita tiba di lantai du. Apa nih yang bisa di-share nih ke teman-teman nih? Kalau untuk mungkin ruangannya dulu kenapa sih ruangannya seperti ini terus luas terus mejanya juga dibikin bawahnya ada lubang enggak mungkin solid gitu. Apa alasannya? Sebenarnya sih untuk area lantai atas ini e dari klien info ini mau seperti ruang yang lebih semi semi publik lah gitu. Jadi di sini ada living dining pantry eh di mana mereka juga biasa nerima tamu. Jadi kita memang buka ruang ini selu ee sebesar-besarnya supaya bisa menampung orang yang banyak. Terus juga kita buka supaya flow udara dan matahari bisa masuk. Tapi ee kita tambahin lagi teras ee balkoni di sisi luar supaya bisa extend tamu lah ke sisi luar. atau sudah gitu kita bisa punya ee view yang luas gitu ya. Kita bisa melihat ke berbagai sisi gitu. Terus crossing udarnya maksimal karena kita bisa buka ee banyak jendela di berbagai ee sisi bangunan gitu. Karena bangunan ee dari sisi samping kita lepas, dari sisi belakang kita kita lepas gitu. Terus ee walaupun kita banyak bikin bukaan, tapi kita bisa tetap jaga privacy karena kita tambahkan e second layer. Nah, ini dia. Silakan kita mendekat ke arah roster. kita ee tambahkan seconds layer untuk menyikapi kondisi konteks ini gitu. Makanya di sisi sini kita tambahin second layer. Kenapa kita mau buka jendela besar? Karena di sini area ruang e ruang makan gitu ya, pentry dan ruang makan. Tapi di seberang ada rumah tetangga. Supaya sama-sama menjaga privasi antar rumah, kita tambahin roster gitu. Tapi supaya dari meja makan tetap bisa berhat hijau, kita tambahin pot tanaman gitu. Begituun juga di sisi depan. Silakan. Oke, mungkin kita sambil keliling. Nah, ini adalah area yang tadi disebutkan ya. Ya, ini living living room. Ini tadi dining, ini living room. Memang kita bikin blend, open terus dengan pantry. Pantry-nya di sini juga ee karena tidak digunakan untuk memasak, jadi kita bikin semuanya hiden. Kulkas kita hidden eh dispenser kita hidden even kamar mandi pun kita hidden gitu. Oh, iya. Ngomong kamar mandi ayo sini. Kamar mandinya di mana? Aku nanti kalau Oh, ada kamar mandi di sini. Aku tadi pikirnya cuman ruangan biasa. Jadi di sini Oh, ada teman-teman. Coba kita lihat ya. Oke. Di sini pun juga kamar mandi enggak cuma powder, tapi kita buat ada shower area karena memang bisa dipakai untuk ee kalau misalnya tamu dudu atau misalkan kalau ada tamu-tamu keluarga yang nginp di sini biasanya mereka katanya suka tidur ramai-ramai di living room. Jadi di sini untuk meng-cover ee mandinya mereka lah gitu. Oke. Sudah dipertimbangkan dengan konsep nantinya kalau ada banyak orang nanti gimana nih kamar mandinya nih gitu kan. Dan konsep e dari kamar mandi sendiri itu simpel dan sama ya warnanya abu-abu gitu kan. Lebih Iya lebih lebih simpel aja sih karena kita pengin setiap ruang punya kesinambungan yang sama sih dengan the whole konsep uang. Eh bahannya ini sama yang di lantai tangga tadi sama ya? Heeh. Homogeneous style. Dan tetap semuanya punya opening langsung dan sirkulasi udara yang langsung. Oke, kita langsung lanjut dengan tadi ada apa lagi di sini? Eh, penyimpanan ini dengan semua penyimpanan yang ada nih memang terlihat sangat rapi loh. Jadi yang ini e ada kulkas, ada kulkas tersembunyi. Wow. Ini juga apa nih? Kulkas. Ini freezernya. He. Oh, ini freezernya. Freezernya di bawah. Oh, teknologi memang sekarang keren banget. Jadi ini custom semua nih ya. Ee untuk luarnya custom tapi dalamnya sih beli jadi gitu. Bahan ini sendiri pakai apa? Ini ee multiplex finish ee tikw ini. Hm. Gitu. Jadi di sini kita ada pengolahan kayu beragam, ada kayu solid, ada beberapa furniture e custom dan menggunakan e kayu solid, ada yang menggunakan tikw, ada yang menggunakan vinir. Oke, ada tiga macam ya. Itu mungkin ee bisa dijelaskan sedikit enggak bedanya apa atau mungkin yang lebih mahal mana. Jadi nanti teman-teman yang di rumah juga tahu nih mau pakai yang mana ya. Oke, kalau misalkan ee perbedaannya pasti kalau solid wood ya kita tahu ya ee kayu jati punya ketebalan atau kayu solid yang lain ya kebetulan di sini pakai jati ketebalannya 2 cent biasanya dan kita udah itu menjadi udah jadi gitu enggak harus ada multiplex lagi. Tapi kalau misalnya tikwood dan vinir ee itu lebih ke seperti lapisan mungkin kalau banyak yang familiar dengan HPL. Nah, ini tuh seperti itu. Tapi ee tikut dan vinir itu datangnya dari real kulit ee kayu. Kalau vinir tuh datangnya biasanya lembaran ee kontraktornya harus punya mesin press. Dia terlihat lebih natural, lebih bagus. Kalau tikut dia datang sudah ee sudah tertempel di triplek setebal 3 mili. Terus nanti kita tempel lagi ke multiplex. Nah, itu e biasanya perlu ada penyikapan. Makanya di sini kita ada tambahan detail solid lagi di sini untuk eh closing lapisan dari Tickwood dan Multiplex itu biar rapi gitu. Untuk budgetnya pasti paling mahal itu ada solid. E level duanya itu adalah vinir. Yang ketiganya adalah tikw gitu. Oke dapat ilmu nih kita teman-teman ya semua di rumah ya. Ini aku tiba-tiba melihat di balik balik kamu tuh ada sesuatu yang bisa kita lihat dan intip teman-teman. Apa tuh? Ee jadi ini sebenarnya adalah dinding dari ee kita berseberangan sama tetangga. Ini parameter. He parameter ya. Terus bisa ceritain enggak maksudnya ada mungkin kendala apa dari segi pemasangannya terus katanya eh ada sesuatu tuh yang mendinggi ke atas. Coba mungkin diceritakan. Di sini kita memang sengaja memaksimalkan ee sirkulasi udara tadi ya dan matahari. Jadi kita gapin ee banyak sisi bangunan supaya semuanya jalan. Dan juga di sini kita sengaja gapin supaya ada akses ke area eh service duck yang ada di atas. Jadi ada Oh, ini tangga yang tang servis. Heeh. Jadi e orang yang mau servis outdoor AC e pemanas terus ee toran air semuanya enggak perlu naik ke area e utama. Mereka punya akses sendiri dari sisi bawah gitu dari sisi samping carport tadi gitu. Untuk penyikapan terhadap tetangga di sini sih kita cuma rapikan aja. Kita cuma tinggikan dinding parimeter kita supaya dari sisi kita terlihatnya tetap enak gitu. Heeh. Jaraknya ee berapa tuh? Ini 60 cent. 60 cent. Heeh. Oke, kalau gitu kita langsung lanjut ke ini. Tadi saya mau bilang sama teman-teman apa tuh? Rooster. Kita ngebahas roaster yuk. Ngomong-ngomong kalau kalian suka banget dengan rumah yang biasa kita review, rumah lama direnof jadi cakep dan kalian lagi nyari rumah non developer di area Jabo Detabek yang kalian ingin make over jadi rumah versi impian kalian, nah kita sekarang lagi kerja sama bareng PES Houses. Mereka spesialis untuk mencari rumah-rumah second yang potensial untuk direnov yang biasa kita tampilkan di konten Behind the Bricks. Kalau kalian tertarik untuk survei rumahnya, ongkosnya kita bayarin. Tinggal isi form yang ada di link di deskripsi di bawah ini. Untuk lima pembeli pertama sampai bulan Juni bakal dapat free kitchen set juga loh. Jadi jangan sampai ketinggalan. Sepertinya dari fasad roster itu yang paling dominan, paling kelihatan beda dengan sekitar. Benar enggak? Iya. Memang ceritain dong roster. Material utama yang kita ambil dari rumah ini tuh adalah roster. Sebenarnya roster ini tuh ee satuannya tuh udah standar ya. ini kita ee kita ambil yang pabrikan karena memang e kita ada constra di budget sebenarnya rter kita bisa custom tapi untuk karena kita konstruan budget kita beli jadi di suatu vendor lah gitu tapi yang membedakan adalah penyusunan polanya gitu jadi memang penyusunan pola ini hanya ada di rumah ini sebagai identity dari rumah ini gitu sih. Nah, ini untuk yang di ujung sana. Ini juga termasuk spot yang menarik. Kalau aku bilang loh, kita punya piaran ikan. Kita bilangnya apa? Kolam atau Iya, ini kolam ikan aja sih. Jadi ee ini pun juga penambahan kolam ikan bergerak di ee berjalannya proses konstruksi. Jadi memang di awal karena kita jaga sekali budget, awalnya bukan kolam tapi tanaman gitu. Tapi beberapa kali klien datang ke kantor kita, kantor kita ada kolam, dia pengin deh jadi kolam. Ya sudah kita coba wujudkanlah di sini request dari ownernya. Request dari ownernya untuk dijadikan kolam. Memang apa ya ee secara psikologi ee bunyi air itu dekat dengan kita manusia gitu ya. Kayak bikin tenang gitu. Nah ee untuk bangku yang di ini apa? Tempat duduk kan? Iya. Ini bench. Oke. Terus memang sengaja dibikin agak hanging karena di bawahnya bolong loh. Aku lihat loh bisa ngintip nih. Iya. Iak si ini sengaja kita bikin floating, kita angkat e supaya tidak ada udara yang keblok itu satu. Terus juga kita mainin proporsi dan e estetikanya ya dari fas. Selain itu juga e kita bisa nambahin lampu sih untuk efek malam harinya di bagian bawahnya ada lampu di malam hari. Lampu Oh, jadi nanti pada saat kumpul-kumpul gitu di dalam terus ada yang di luar efeknya nanti ada efek-efek lampu yang Iya. Oke, menarik ya. Oke, ini kita langsung ee di sana juga sama artinya ya sama. Jadi kita memang ee buat terasnya hampir ngel ya. Heeh. Jadi memang pertama ini buat buffer supaya air hujan. Terus sudah gitu e view apa privacy untuk area living dining pantry ini ketutuplah dari dari sekitar gitu. Jadi kita sedikit setback lah. Ada alasan enggak kenapa yang dipasang cuman e daerah situ aja? Oh, karena ada jendela itu. Yang ini enggak usah artinya itu. Yang ini enggak usah karena kita harapannya pohon ini suatu saat akan besar gitu. Jadi emang view-nya langsung ke pohon. Oh, sudah mempertimbangkan berapa tahun kemudian. Oke. Terus ini ada tanaman-tanaman. Ini sepertinya untuk hijau tadi atau ada tujuan lain? Iya. Jadi di sini ee sama untuk blocking karena ini kan rumahnya dihook ya, jadi banyak kendaraan datang dari arah sana gitu. Sedangkan di sini adalah living room. Jadi kita e kita mau memblocking untuk privacy, tapi kita enggak mau menggunakan rooster karena kita butuh sudut ini untuk untuk terang lah ya gitu. Karena ini e corner jadi kita coba kombinasikan selain roster kita buat pot tanaman gitu. Dan di sini kita ada kolaborasi dengan tim landscape. Kita minta tanamannya tanaman-tanaman tropis lah supaya memang masuk ke dalam konsep rumah dan tanaman-tanaman tropis kan lebih mudah dirawat dan daunnya lebar. Jadi bisa ngeblocking kita dan view kita lebih masif lah hijaunya gitu ya. Memang perlu karena ini ee jendela yang terlihat sangat besar ini kan tuh kan lebar sekali kan. Betul. Iya benar sih. Oke. Iya. Sedangkan ini kan spot living room kan kita duduk nonton TV di sini jadi view kita harapannya yang jendela ini nanti tinggi pohonnya. Yang ini kita bisa lihat tanaman perdunya gitu ya. Karena pertimbangannya dari arah sana apabila ada gedung yang lebih tinggi kali ya yang ada rumah tetangga kan di situ saya masih kosong. Jadi memang kita ngedesain kan sangat perhatikan konteks bukan hanya sebelum membangun tapi ke depannya gitu. Kita cukup memperhitungkan hal tersebut. Oke, mantap banget nih untuk filternya nih biar terlihat jadi ruangan ini enggak ee pada saat kita menginginkan jadi private terbantu dengan tanaman ini kan karena enggak kelihatan dari luar gitu ya. Oke, untuk ee tangga nih tangganya enggak seperti tangga pada umumnya bisa dibantu untuk ceritain enggak sih? Ya, jadi ee awal eh karena constrain budget desainnya tidak seperti ini. Kita bikin okelah untuk di budget yang dimention klien di awal. Tapi along the way proses konstruksi dari klien e kayaknya aku enggak apa-apa deh mau punya tangga yang floating dia oke open akhirnya kita adjust lah seperti ini. Kita bikin tangga yang floating supaya sirkulasi udaranya enggak keblocking dan juga em cahaya juga bisa masuk gitu. Ini bahannya bagian dalamnya structurnya e besi tapi ini pakai solid solid tick. Di temboknya sih di dindingnya kita masukin IWF ada besi IWF terus setempat-setempat sesuai dengan posisi tangga ada besi diilas lalu baru kita masukin ee rangka kayu ini yang sudah jadi ke dalam besi tersebut. Emang sih ya kalau udah pengen konsep floating bisa lah ya diakalin apa aja bisa. Benar ya pasti bisa. Oke. Oh, satu lagi loh. Aku sebenarnya tertarik sama meja ini. Ini mejanya itu ee nyatu sih dengan ee tanah lantainya juga yang parket. Nah, ini gimana nih? Ini memang sengaja dibikin banyak rongga di bawah. Terus apa nih kira-kira tujuannya? Sebenarnya sih ee untuk rongga di bawah ee lebih ke desain aja. Kita lebih pengin ini terasa lebih light. Kita enggak mau terlalu bulky dan tebal karena memang ruangannya tidak terlalu besar gitu. Terus dan juga kan lebarnya enggak terlalu lebar, cukup buat berenam supaya kaki bisa masuk juga. Kalau misalnya kita tutup palang kaki kan enggak bisa masuk ketabrak gitu ya. Oke. Oke. Oke. Kita langsung lanjut ke lantai nah lantai tiga nih sekarang. Nah sebelum kita lihat ruang gimana nih? Ini termasuk bagian dari ee apa namanya? Perlakuan kita jaraknya dengan ee tetangga. Ada Iya. Ini e keuntungan kita memberi gap terhadap e tetangga ya. Jadi kita masih bisa buka jendela di setiap ruang kita dapat terang sirkulasi udaranya pun juga tetap crossing. Jadi kita siang-siang enggak usah nyalain lampu, kita enggak usah nyalain AC karena memang udara bisa crossing gitu. Oke, kita langsung masuk ke kenapa nih ruangan yang mana? Jadi di sini tuh juga sama kita banyak bikin hidden di sini adalah ee area-area private di mana ada dua ruang tidur anak tipikal secara ruang. Lalu ada satu kamar mandi sharing untuk anak-anak, ada living room dan ada master bedroom. Jadi sederetan ini ada dua pintu untuk ruang tidur. He. Dan di sini ada satu pintu untuk menuju ke kamar mandi anak. Oke, kita ke kamar mandi dulu kali ya. Oke. Oke. Jadi ee kurang lebih desainnya mirip dengan yang di bawah ya. Enggak ada yang dibedain ya. Iya. Iya. Memang susunan kamar mandi di sini pun juga ada tiga. Kita tiga lantai. Susunan kamar mandinya pun juga menerus supaya kita bisa ee saving di tarikan pipa. Terus juga untuk maintenance juga jadi lebih mudah. Jadi di sini dari kamar mandi ART yang di bawah terus ee kamar mandi yang tadi di lantai living room dan ini di lantai atas semuanya sama nih tipical. Hmm. Jadi memang ee dari segi itunya ya, dari segi perawatannya dan segala macam juga lebih mudah nanti ke depannya. Oh, gitu. Oke, ini juga ee teman-teman nih benar-benar enak banget anginnya loh. Kayaknya bahagia sekali ya. Nah, juga sama tujuannya tadi biar aman ya untuk safety ya. Iya, untuk safety ini pun juga kalaupun nanti tetangga di belakang side kita dibangun karena kita punya gap terhadap tetangga masih ada nih flow udara seperti ini gitu. Oh, iya. Karena diberikan ruangan space itu ya. Berapa tadi space ininya? Betul. Kalau yang belakang sih lebih besar sih. Kalau yang samping 60 cent. Kalau belakang sih ee bawahnya lebih besar karena memang area bawahnya kan buat buat laundry ya, buat panas matahari masuk. Oke. Oke, langsung lanjut ke mana nih? Ruangan arti ruangan anak ya? Iya. Di sini ada dua pintu. Yang satu sama yang ini. Yang kedua yang mungkin kita masukin di sini karena tipikal ya. Oke. Wow, kelihatan rosternya dari sini ya. Iya, karena di sini sisi barat nih. Ee biasanya kalau sore tuh kalau lagi terik panas sekali masuk ke sini. Di sini sih ee walaupun ruangnya tidak terlalu besar, tapi di sini fiturnya sudah lengkap menurut kami. Di sini sudah ada lemari yang cukup besar untuk dari anak kecil sampai nanti dewasa pun masih bisa masuk. Ada meja belajar, ee ruang e tempat tidur pun juga kita pakai yang queen size bisa masuk gitu. Dan di sini masih ada jendela yang langsung melihat keluar. Ini ukurannya berapa ya kamar anak ini? Ini tuh 2,4 * 2,7 kalau enggak salah. Aku lupa ya sebentar. Sorry. lebarnya aku agak lupa sih. Iya, sekitar segitu ya. Tapi enggak kelihatan kecil loh, beneran kayak benar-benar ee kosi aja kayak pas tuh tidur oke, nyaman, terus ruangan juga mungkin karena ee jendelanya dibikin besar jadi enggak ee apa solid ya. Jadi knya memang luas aja sih enggak kelihatan seperti di ruangan yang disebutin tadi saat 2 2,4 * 2,7 atau 2, Iya, enggak kelihatan sih benar-benar. Nah, terus ini sebenarnya efek apa nih yang di atas ada cela sedikit inive. COV ini sih buat lampu sih sebenarnya. Oh, untuk lampu. Jadi ada nanti ada lampu. Ada lampu. Jadi memang ee biasanya kalau kita mendesain ee setiap ruang tuh punya dua sistem lampu lah. Yang satu untuk general lamp, yang satunya untuk lampu suasana lah gitu. Jadi bisa dipilih sesuai ee waktu dan mood gitu. Lucu ya. Jadi kalau pas tidur enak nih kalau pakai lampu yang suasana tadi. Kalau misalnya tidur sih pasti lebih saja lampu tidur. Tapi kalau misalnya ini biasanya kalau misalnya lagi mendung gitu memang enggak harus siang-siang tapi mendung enggak harus nyalain general lamp itu cukup gitu. Hm. Oke. Oke. Ini juga bisa dibuka. Jadi kalau misalkan mau udara masuk juga bisa dibuka ya. Heeh. Jadi juga kita ee menyikapi tetangga kita enggak enggak harus lihat-lihatan nih dengan tetangga. Jadi kita blok dengan skin. Nah, kita langsung lanjut ke pastinya ke ruangan utama nih. Atau ada another? Oh, sebelum ke ruangan utama deng ini ada ruangan ee bisa dikatakan semacam living room juga kali ya. Betul. Gimana konsepnya? Jadi ini living room untuk yang private-nya lah. Jadi memang di sini ee hanya untuk keluarga inti. Jadi biasanya kalau anak-anak main game gitu atau misalnya mereka berkumpul e berempat gitu ya, kumpulnya ya bisa di sini gitu. Memang di sini tuh awalnya konsepnya lebih kayak lesehan gitu. Emang karena casual lah gitu kalau yang di bawah karena ada sofa jadi duduknya rapi. Tapi yang di sini ya bisa menempati posisi di mana aja gitu. Lebih casual lah. Dan memang menarik ya ee teman-teman roaster ini menjadi kayak sebuah ee pattern atau pola yang kayaknya menarik gitu loh. Bukan kayak ya udah kaca ya udah kaca tembus ya. Atau mungkin kita bikin lukisan, tapi ini benar-benar tampilan yang benar-benar real gitu. Iya. Ya memang kita pengin bikin kesan yang berbeda-beda sih. Misalnya kalau di bawah kan kita plong yang kita lihat yang di sini karena memang lebih private kita mau set mood lebih hangat, lebih warm rasanya tuh lebih apa ya? Lebih private lah. Lebih terpeluk lah. Enggak enggak enggak yang terlalu apa ya? Show off keluar. Oke. Ini saya agak ke sini dan jangan menginjak karpet soalnya karpetnya bersih. Teman-teman ini e apa namanya? Arah mana nih? Itu barat. barat yang sederetan sini barat. Iya. Kalau misalnya kita lihat ya mungkin kalau nanti ditunggu lebih sore lagi bayangan ini tuh akan masuk ke dalam. Jadi memang akan terbentuk pola bayangan roster sampai ke dalam sini nih. Jadi cukup panjang matainya ya nanti ya. Cup panjang karena kan barat ya. Oke. Jadi em untuk living room sih aku bilang udah sangat cosi. Dan sebenarnya dari segi penggunaan materialnya deh. Ini tadi kan sempat disebutin tiga jenis ya. Ini pakai apa? Kalau yang ini menggunakan vinir. Vinir. Ini vinir. Kalau yang bagian atasnya tikwood gitu. Tick wood. Jadi memang secara polanya sedikit lebih beda ya kalau misalnya kita perhatikan lebih lebih apa ya kalau matanya kita lebih detail lagi ya. Kalau misalnya tikut itu lebih polanya lebih mengulang. Jadi memang sedikit kurang natural. Makanya kita biasanya untuk tikwood kita kita mainin lah gitu. Kita bikin e detail yang gerut-gerut seperti yang sederetan. pintu yang kamar tidur anak tadi ya. Iya. Supaya polanya tidak terlalu bold lah. Tapi kalau misalnya vinir, karena vinir benar-benar ee kulit kayu tipis yang dipres ya feelnya ya benar-benar kayak pola kayak meja makan solid tadi di bawah gitu memang begitu gitu. Kadang ada kembang, kadang lurus, kadang gelap, kadang light gitu. Yang memang naturalnya kayu. Oke. Dan memang kembali lagi kalau aku perhatiin pada saat kita naik di ruangan ini yang paling beda ya ini ya. Karena di sana kan tadi garis-garis ya, sekarang memang sengaja enggak garis-garis kan memang dibikin Iya. Sebenarnya ini eh ini pun juga perubahan konsep juga ya di sini eh secara interior. Jadi memang awalnya interiornya memang lebih simpel tapi along the way proses. Eh dari klien ada budget lebih eh sempat main ke kantor kita juga senang dengan ada area yang ee apa ya dikelilingi oleh kayu. Akhirnya kalian mau dong seperti ini di rumah gitu. Kita cobalah di sini. Tapi memang karena ruangannya tidak terlalu besar, kalau misalnya kita gerut-gerut lagi rasanya terlalu ramai. Oke. Jadi memang ee kita buat ee kombinasi di sini lebih ngikutin modul satu triplek lah ya, 2,4 * 1,2 supaya udah terasa lebih lega aja. Ini ee ruang tidur masternya tuh. Wow. Rua suasananya benar-benar eh ya mirip dengan yang di bawah juga ya karena ada tampilan roster. Padahal roster ini bukan sebuah apa ya, bukan sebuah yang ditempel di dinding. Sebenarnya fasad tapi dia memberikan efek ke dalam rumah juga ya. Jadi di sini ee walaupun bukan menghadap ke sisi barat Heeh. ini menghadap ke selatan. Tapi karena memang posisinya dihook, kita butuh buffer untuk second skin. Karena memang dari sana tuh arah jalan kendaraan juga nih. Jadi kita blok gitu untuk privacy. Dan di sini kan langsung nih area ruang tidur gitu. Ruang tidurnya tidak terlalu besar. Ee jadi ee kita coba memaksimalkan space. Heeh. Semaksimal mungkin. Jadi memang untuk walking closet kita enggak buat ee dedicated ruang tapi kita cukup ee sekat dengan langsung lemarinya. Jadi ini belakangnya lemari, tapi dari klien karena ini pakai kayu solid, jadi kita ngerasa ini pasti bagus. Jadi di sini langsung kita tempelin aja TV gitu untuk kebutuhan ee TV di e di master bedroom. Tapi untuk memkoneksikan ruang di belakang walking closet dan vanity kita ada bikin opening gitu. Jadi kalau misalnya istrinya lagi dandan atau suaminya bisa sambil ngelihat dan sambil ngobrol jadi enggak kerasa terlalu keblok gitu. Iya. Kalau tadi enggak dibikin space lubang seperti ini, terlalu masif rasanya. Hitungannya mesti ke sana kali atau apa suaranya enggak kedengeran gitu ya. Dan ruangannya jadinya terlalu blocking padahal ruang ini enggak terlalu besar gitu. Makanya di sini kita bikin bukaan jadi ada koneksi untuk ke ke area walking closet. Oh ini walking closet. Iya. Di sini pun juga kita buat cermin yang cukup besar supaya area yang sempit ini enggak terlalu kerasa sempitlah gitu. Dan memang ini juga ada kebutuhan kan untuk ngaca lah yang full body gitu untuk lemari ini untuk vanity-nya. Oke. Ini juga lemari utama artinya nih ya semua di sini. Nah, ini untuk kamar mandi ya tinya nih. Iya. Iya. Ini kamar mandi master. Oh. Sama semuanya ada shower, shower box. Jadi e kamar mandi basah, kamar mandi kering kita pisah. Ee lavatory yang cukup besar, wasffelnya ya. Dan juga ada ee closet. Iya. Kalau untuk kamar mandinya juga sama sih dengan yang di bawah ya. Enggak ada yang dibedakan? Iya. Secara mungkin pemilihan dari homogeneous-nya aja sedikit lebih terang yang di sini apanya? E warna ee Oh. Oh iya. Enggak terlalu abu ya. Ini namanya warnanya apa? Iya light grey aja sih. Tapi materialnya sama. Material sama. Hm. Oke kalau gitu kita langsung lanjut bicara tentang teknis di ruang bawah aja ya. Di ruang tengah ya. Oke. Yuk. Oke. Oke kita sudah sampai ke ruangan ee ini dan kita langsung bahas mengenai masalah teknis. Oke. Nah, untuk mengenai skop dari pengerjaan rumah ini, ini sebenarnya Kak Dani itu mengerjakan secara semua atau gimana? Kalau skop desain kita untuk di project ini ee kita mengerjakan desain arsitekturnya dan juga mengerjakan desain interiornya. Oke. Jadi yang build in-nya eh desainnya by kita, tapi yang nge-build by e vendor kontraktor interior. Tadi kan kita juga membahas masalah challenge, tapi kira-kira ada tambahan lagi enggak sih mengenai challenge saat membangun rumah ini? Sebenarnya challenge-nya lagi di sini selain side-nya tidak begitu besar dan kebutuhan ruang yang cukup kompact sehingga mengharuskan kita membuat ini menjadi tiga lantai. Challenge proporsi sih yang kita cukup ee kulik ya. Jadi memang side-nya tidak begitu besar. Jadi secara ee muka fasad bangunannya tuh enggak terlalu lebar gitu untuk proporsi tiga lantai. Jadi di sini kita cukup ngulik tingginya si taman miring, elevasi e floor to ceiling-nya di setiap ruang. Terus ee seperti misalnya di lantai dasar kita bikin e floor to ceiling cukup di 2,4 supaya memang tidak terlalu jengah untuk ee keseluruhan bangunan. Untuk area ini kita bikin 2,8 tapi di sisi luar kita sedikit turunin. Jadi mengikuti selevel 2,4 dari pintu supaya memang proporsinya tetap masih enak. Begitu pun juga proporsi ke lantai nya. Jadi overall secara keseluruhan bangunan masih menurut kami nyaman untuk ee untuk di mata dan untuk sekelilingnya lah. Ee enggak terlalu enggak terlalu mencolok di antara tetangga tapi tetap apik dan estetik gitu. Oke. Nah, bahas masalah challenge nih. Artinya kan ee durasi yang dibutuhkan itu mungkin ee gimana berapa lama? Apakah ada karena penambahan-penambahan mungkin dari tadi permintaan si owner itu menambah lebih lama dan ee totalnya berapa lama jadinya tuh durasinya? Kita mulai start desain di Januari 2023 gitu. Terus eh konstruksi tapi di baru dimulai kurang lebih September 2023 memang karena ada eh masa-masa kita tender dengan kontraktor lah. Kita cari kontraktor yang terbaik, harga terbaik ee untuk bisa nge-build ee bangunan ini. Lalu dari situ eh masa konstruksi sih sebenarnya relatif sama ya untuk luas bangunan yang enggak terlalu besar gitu ya, medium size kurang lebih 1 tahun. Tapi memang sedikit ada adjustment dan juga ada vendor yang memang eh kita masih ada adjustment, ada penambahan, ada revisi yang akhirnya eh kurang lebih in total ya bangunan ini bisa diselesai tuh 1 tahun lewat 2 bulan lah gitu. Itu sudah include sama perabot atau sudah 1 tahun 2 bulan ya? Sudah 1 tahun 2 bulan. Jadi selesai kurang lebih di akhir Desember 2024 lah dengan budget range budgetnya ya kurang lebih 1,8 sampai 2 M lah. Oke. Jadi untuk tahun 202 24 atau I di 2023 ee untuk tiga lantai luas bangunan ee 178 m². Heeh. Segitu dengan material yang tadi ya kita udah sempat mention lantainya e menggunakan parketting. Lalu e fasad kita pakai texture warnanya abu. Terus kita ada eh aksen second skin kita menggunakan roster ya aluminium dan pintu-pintu sih standar lah gitu. Oke makasih Kak Dani. Sama-sama. Nah bagi teman-teman yang tertarik untuk melihat portofolio rumah-rumah project dari Kak Dani eh kira-kira mau lihat di mana? bisa lihat di Instagram kita di Danisal atau di website kita di danisal.com. Oke, tapi tenang aja pasti bakal ditulis kok di dalam YouTube kita juga. Bagi teman-teman yang penasaran dan punya pertanyaan, silakan langsung drop pertanyaan kalian di kolom komentar dan jangan lupa untuk like, share, dan subscribe channel Arsitak kita. Thank you so much. Terima kasih.
