Jungkat

Rumah Tropis 7x13: Ada Patio Rahasia di Lantai 2 (YouTube Video)

  • 18/10/2025

Hai guys, balik lagi di Behind the Bricks. Kali ini kita akan house tour satu rumah dengan konsep tropikal yang dari luar tuh kelihatannya tertutup, private. Tapi begitu masuk kalian akan langsung ngerasain semuanya terbuka. Banyak bukaan, cahaya masuk, sirkulasi udaranya bagus, udah gitu banyak penghijauan juga. Penasaran? Tonton sampai habis ya. [Musik] Oke, Guys. Sekarang kita udah barengan sama Pak Rafael dari Rafael Miranti Architects. kita bakal ngobrol-ngobrol, kita bakal kulik lebih dalam soal rumah yang ada di belakang kita ini langsung sama arsiteknya. Halo, Pak Rafael. Apa kabar? Baik, sehat, Pak. Thank you. Sehat, Sehat. Thank you. Kita dari arsitak udah diizinin main-main ke sini. Iya. Thank you juga udah mampir. Yes. Keren banget dari luar gitu, ya. Berarti ini kan eh Woven Dream namanya ya. Woven dream. Woven dream untuk clusternya kluster sunflower. Sunflower. Mungkin boleh ceritain soal materialnya dulu, Pak, yang di fasad ini apa aja materialnya yang digunakan? Ya, ini material yang cukup sederhana ya. Jadi, basically di lantai dasar kita pakainya ee cat kamprot, cat tekstur kamprot dicat warnanya gelap. Jadi supaya tuh dari luar yang panas ya, Jakarta semua panas ya, masuk tuh mata tuh enak, adem gitu dibantu oleh kanopi yang dipakaiin kisi-kisi jadi enggak terlalu ee panas, mengurangi ininya ya, cahayanya maksudnya. Iya, betul. gitu. Terus ee di apa? Di ground biasanya kita pilihnya yang enggak licin ya, karena ini pasti kena hujan, mobil gitu. Jadi kalau bisa yang kasar ya gitu. Itu sih kalau buat di lantai satunya. Oke. Saya tertarik juga sama ini nih, Pak. Sebenarnya ini menarik juga fitur ini ya. Jadi untuk tempat sampahnya dimasukin ke dalam gitu ya. Kan biasanya kalau di rumah-rumah kluster kan udah rumahnya bagus-bagus, tiba-tiba ada tempat sampah kuning gonjreng di depan. Iya, betul. Jadi basically iya tiap kali kita ngerancang kita justru question bagaimana sih kita bikin perumahan yang asri yang bikin berantakan biasanya apa misalnya kanopi oke kita bikin oke tempat sampah suka naruh sembarangan kalau ditaruh di pinggir jalan mencong-mencong kadang-kadang jatuh gitu ya kan jadi kita harus bikin tempatnya gitu nah ini di depan sini kita ee fokusin untuk bikin ee landscape. Jadi maksudnya tuh kan ini kan kalau dibilang tanah 7* 13 ini kan enggak ada ijaunya gitu loh. Ijaunya buat dalam. Iya. Nah, kalau kita mau bikin konsep yang tropis ee perlu ada kontribusi juga buat tetangga, buat kota gitu. Jadi dipandangnya enak gitu. Dari luar juga enak dilihat akhirnya diisi sama ini kan tanaman terus regard be way untuk taruh tempat sampah di mana ya? Nah, bikinlah di sini gitu. Jadi ini landscape-nya kita bikin potat dalam. Nanti kalian bisa lihat. Oke. Tapi ya udah kita bikin cerukan ke dalam gitu supaya maksudnya rapi gitu. Jadi ada tapi tetap bisa rapi dan enggak kelihatan dari luar mengganggu pemandangan ya. Oke. Ini juga saya tertarik sih Pak ini kena filosofinya kenapa dibuat kebuka kayak gini. Iya. Iya. Jadi ee yang bertetangga ya maksudnya em kita em udah hidup di era informasi kita makin lama makin seringnya HP-an gadgetan. Jadi em kita pengin perumahan kita itu juga masih punya interaksi sosial yang offline gitu. Jadi kalau ini diutup ya udah dia biasa aja. He he. Enggak salah juga enggak jelek juga gitu. Tapi kalau dengan ini dibuka mungkin ada terjadi interaksi dengan tetangga gitu yang kita enggak tahu apa kabar atau perlu bantuan atau gimana. Jadi itu menurut saya ee fitur yang kecil gitu dengan cara membuka dinding pembatas sudah bisa bikin ada dorongan untuk berinstruksi. Oke, mungkin kita bisa ke sebelah sana, Pak. Iya. Iya boleh. Jadi ini masuknya agak unik ya. Biasanya kalau ee Istan bikin rumah Heeh. dia selalu ada teras tapi terasnya kebuka gitu. Nah, kalau yang ini kita bikin gimana kalau private jadi masuk ke enclosed ters gitu. Jadi sekaligus juga dipush dengan ee ini dinaikin lantainya sehingga tuh em seperti kayak masuk ke H tapi belum masuk gitu ya. Jadi silakan masuknya sini di sini tempat biasanya ganti sepatu naruh ee apa namanya? naruh barang gitu ya atau ya bahkan untuk jadi ekstra ruang tamu. Yes. Jadi kalau misalnya ada Pak RT datang atau siapa enggak perlu sampai masuk ke dalam rumah gitu ya. Ini bisa jadi ruang yang enak dan mereka senang ada area itu yang anginnya bagus gitu. Tapi sekarang kita coba tutup kasih landscape gitu. Ini menarik banget. Jadi lebih private lagi. Kita bisa duduk-duduk di depan rumah. Biasanya kalau di perumahan kluster kan ya udah kebuka aja gitu ya. Tapi kita tetap bisa private, tetap bisa ada privacy lah gitu dengan ada space buat taman juga di sini ya. Si Woven Dream ini ee kita konsepnya difokusin sama perumahan yang asri dan tropis ya. Jadi makanya ada ruang terbuka lagi gitu ya. Jadi kalau ee menggantikan yang biasanya ada di depan. He. Tapi kalau ditaruh di depan kita lagi di dalam biasanya kan ditutup digorderin ada tangga lewat ada tukang jualan atau mobil. Jadi kita enggak pernah menikmati taman depannya gitu. Orang luar yang nikmatin orang luar. Gimana caranya kita bikin taman tapi yang nikmatin e pemilik rumah di dalam. Dalam. Oke. Dan ini jadi fitur yang menarik juga untuk rumah ini ya. Salah satu fitur yang paling menonjolnya bahkan ya. Nah, untuk area sini sendiri Pak ini material yang dipakai apa? Material yang dominan di seluruh bangunan. Teksturnya warna gelap. Terus bangku ini pakai ee kayu ya. Terus ee tapi pasang kering. Dan ini yang khas ini pakai ee darah kota tile. Darah kota tile ya. Darah kota ta ini home industry ya. Yang dia tuh enggak terlalu precise tapi ya juga kita ngebantu produk lokal lah untuk apa namanya bisa dipakai di perumahan yang sifatnya gitu loh. Nah, ini jadi karakternya kompleks gitu. Oke, ini yang Pak Rafel bilang tadi nyambung sampai depan itu. Iya. Jadi kita mencoba menemukan ee untaian dari keseluruhan master plan dan unit rumah gitu. Jadi ee di depan ada penanda masuk ke dalam kompleks, terus ada gate, terus ada trotoar, terus ada fasilitas publik, ada bench gitu. Nah, gimana caranya itu terasa di dalam rumah gitu. Jadi bukan cuman tempelan gitu, rumahnya sama kompleknya beda gitu. Saya kita maunya tuh dia menyatu gitu. Nah, kita pilih pakai material yang familiar di di orang-orang Indonesia ya. Itu material ini kayak si terakota ini. Jadi kita coba pakai ini di dalam rumah juga. I oke oke kita boleh lihat ke dalam Pak Jadi penasaran nih lihat dalamnya kayak gimana. Silakan silakan masuk. Wah, permisi. Wow, keren banget. Iya, ini dalamnya ya. Ini open plan ya. Open plan ya. Biasanya trik yang paling jitu buat menangani ruangan kecil bed living rooming room kitchen jadi satu gitu. Seperti biasa biasanya kita tuh penginnya di dalam orang merasa private dan nyaman sehingga jendela ke depan itu kita minimize gitu. Makanya ini ya yang kecil aja. He iya. Terus ee nanti kalau ada Gojek atau tamu ya masih bisa melongok ke depan itu tapi secukupnya aja supaya dia enggak supaya ee dalamnya ini enggak terekspos dari luar gitu sehingga ini rasa nyaman. Namun iya masih namun ee rasanya masih luar juga kalau tiap itu. Di belakang masih ada taman sedikit lah gitu. Yes. Ini tadi yang dari depan begitu di dalam ternyata wow efeknya luar biasa ya ke rumah ini ya. Betul. Jadi yang kayak Pak Rel bilang tadi gitu, beneran berasa sampai ke dalam Tuh dapat lah ya. Benar. Kalau misalnya apa namanya acara keluarga rameai gitu, ini bisa di buka buat fresh air ya? Iya. Iya. Buat fresh air. Wow. Terus yang di luar jadi kayak di dalam gitu. kemewahannya yang kita bilang ee enggak ada di rumah-rumah ee unit sebesar ini. He. He. Terus ee di sini ada ini fitur dari apa namanya? Woven rim. Kenapa dipilih pintu kaca, Pak, kalau boleh tahu? Emm, ya good questions. Ini sebenarnya ini sebenarnya kan bisa difungsikan jadi kamar, kan? Betul. Betul. Nah, kalau misalnya jadi kamar apa possibility-nya dia bisa dipakai sebagai kamar sama dipakai sebagai ruang kerja itu bergantung pada penghuni masing-masing. He ya. Kita sudah develop ini dari rumah yang kita rumah kedua yang kita bikin buat namanya flexyir flexibel bisa dipakai buat apa aja gitu. Kalau mau dipakai buat kamar pintunya bisa pintu solid. Bisa pintu solid. Kalau dia mau dipakai buat ruang kerja pintu kaca supaya lega. Betul. Kenapa pakai pintu? Supaya kalau kang kan bisa kadang-kadang banyak fak zoom gitu kan bisa lebih kedap gitu. Enggak kedap banget tapi lebih kedap gitu supaya kalau lagi ada masak suara enggak kedengaran gitu. Kalau misalnya mau dipakai buat ruang tidur tapi mau pakai pintu kaca bisa juga entar pakai tirai gitu. Jadi serba bisa kalau mau enggak pakai pintu sama sekali bisa juga. Bisa juga. Tapi kalau ini difungsikannya sebagai ruang jahit ini kayaknya di sini ya. Iya. sini Eastern ee membuat ee ininya apa? Interiornya kayak e taayor ya gitu. Ini hanya ini aja ya, hanya properti, hanya contoh. Iya, contoh. Tapi banyak sunflower di sini. Iya. Iya, iya. Temanya ya karena ini nama klusternya, Pak ya. Nama clusternya Sound Power. Sof power. I ini hanya payangan aja kalau dipakai buat ruang kerja. Saya sendiri bisa bayangin zooman di sini. He gitu. Kalau misalnya agak sedikit berisik, pintunya ditutup. Bisa ditutup. Betul. Betul. Sekarang kita mungkin ke sini ke area meja makan dan living dan dining lah. Iya. Iya. Di rumah ini tuh high ceiling gitu. Jadi kita bikin gimana caranya rumah yang enggak terlalu besar ini bisa terasanya luas gitu. Yang pertama kita bikin view ke outdoor outdoor kecil di belakang di samping Yang kedua, gimana kita bisa achieve eh high ceiling gitu. Nah, akhirnya lantai duanya kita bikin street level. St level. He. Jadi kita bisa ach di belakang ini lebih luas. Jika lebih enak masuknya biasa aja gitu ya. 2,7 terus akhirnya dia besar. Ini berapa? Ee 2,7. Ini mungkin 3,3 ya. Sekitar 3,3 ya. Ah, oke. Betul. Nah, jadi kesannya lebih luas gituangitu ya. Iya. Ya, untuk men-support ruangan ini. Ada fitur powder room. Oke. Ada powder room di sebelah sini. Sebelah sini. Ini di bawah tangga ya. Ini yang tadi bukaan di depan itu ya, Pak? Iya. Di jendela tadi di depan untuk ini kita pengin setiap ruangan kalau bisa dapat cahaya biar enggak lembab. Dan ada sini ada ekstra gudang. Wah. Ya. Buat ngumpetin segala macam ruang di bawah tangga ya. Iya. Tapi dikasih jendela juga dari si toilet tadi. Jadi biar terang gitu. Iya. Ada jendela. Menarik menarik menarik menarik gitu sih. Oke. Oke. Dan biasanya yang paling belakangan gudang kan gitu. Nah. Rumah ini ada gudangnya gitu. Nah, ini area belakang juga menarik ya. Oke. Ya, area belakang ini untuk masukin matahari sedikit dari belakang ya. Itu kayaknya udah makin rare gitu karena rumah kebutuhannya makin banyak tapi lahannya makin kecil gitu ya. Jadi itu tantangan buat kita. Tapi kita juga bikin ruang ini fungsional. Jadi di situ balik tangga ini kita bikin tempat buat mesin cuci gitu. Oke. Terus habis itu yang kalian mungkin enggak terlalu lihat sebelah kanan itu ada ruang ee ART gitu, kamar ekstra Oh, tapi ini kalau dari ruang sini enggak terlalu kelihatan ya? Iya, betul. Karena ini agak sedikit dimajuin nih kamar mandinya gitu. Oke. Ah, oke. I ya, iya. Komplit lah buat keluarga muda. C betul. dengan apa space yang terbatas. Tapi dari masuk aja kita sudah lihat yang lapang-lapang udah banyak gitu kan dari depan terus sini juga masih ada apa taman di belakang gitu ya taman di belakang terus itu saya lihat ada tangga itu buat ke atas tuh berarti Pak buat ke Iya iya jadi tangga ini untuk mengakses ee petandon air di atap kita pengin bikin rumah yang ee sustainable di mana yang punya rumah sendiri bisa bisa ngurus sendiri g bisa ngurus sendirilah gitu bisa cuci sendiri bisa masak sendiri I bisa apa bersihin tannya sendiri gitu. Betul. Betul. At least kalau dipanggil tukang dia aksesnya mudah. Nah, akhirnya di sini dia harus naik ke apa platform beton itu terus dia naik ke atas dengan lidah gitu. Asik ya. Jadi biar lebih nyaman. Betul. Betul. Tful banget sih itu Pak. Iya. I apa improving small e detail tapi bikin e I think value-nya betul. Oke kita boleh lihat ke atas. Oke. Wah, ini menarik nih. Ada bolongan lagi di sini. Iya. Iya. Jadi, ini tangganya kan kayak lorong gitu kan. Jadi, supaya dia enggak sumpek, kita bolongin gitu. Nah, maksudnya tuh bolong ini supaya pas lagi naik turun kelihatan gitu dari living room dan bisa say high gitu. Jadi, ini ada pilihan buat lebih rendah tapi ya konsekuensinya kitchen setnya lebih sedikitnya. Heeh. Tapi kalau lebih tinggi kitchen set lebih banyak cuman dia enggak terlalu bisa lihat ke sana. Cuman ini bikin ruangannya dari sisi sana enggak sumpek gitu, enggak semuanya wall. Jadi dia lihatnya ada ekstra space di balik dinding gitu. I si bisa say sama yang di bawah juga. Iya iya iya. Atau at least panggil manggil jadi kedengaran dan kelihatan. Wah ini bahkan area tangganya aja terang loh, Pak. Ini ada Skylight ya. Skylight. Iya. Kita berusaha bikin semua ruangan itu e serang gitu. Nah, ini kan karena berada di antara dua kamar ya, belakang kamar, depan kamar. Jadi pasti kejepit. Itu lebar berapa, Pak? 30 cent. 30 cent-an ya. Tapi ngaruh ya. Benar-benar langsung ngaruh. Jadi bikin bright gitu. Enak ya. Heeh. Luar biasa. Oke. Ini berarti ada ruangannya. Ruangan pertama apa nih, Pak? Iya. Ini kamar master. Oh, ini master bedroom ya. Master bedroom ada di depan. Ini dia adalah kamar yang berada di bawah atap yang miring curam tadi. Jadi, dia bisa gain apa? Height space-nya. Jadi lebih besar Seilingnya tinggi banget ya. Ini berapa nih? Berarti kurang ini mungkin sudah bisa sampai mungkin 3,7 3,7. 3,6 3,7. He ya. Terus ini di tengah-tengah diapit oleh lemari dan sedikit court yard teras ya. Sama ini kamar mandi. Jadi kamar master ini suit ya. Jadi ada ada apa namanya? Ada bathroom-nya. He. Wah. Di dalam kamar. Lihat ada meja belajar. Meja rias atau buat taruh TV ya. Oke, untuk konsep jendelanya sendiri kenapa dibikin kayak gini, Pak? Kenapa enggak full aja sampai bawah gitu langsung? Iya, karena ini pertama alasan fungsi karena layout ya. Jadi ee ini kamar master dia harus private terus dia perlu naruh TV. Di mana naruh TV? Amin. Kita perlu kasih ee reference ke pembeli untuk bayangin ini bisa gimana dipakainya ruangan kita ini. Terus ee jadi kita pikir harus ada harus ada dinding tempat naruh nakas TV gitu. Tapi selain itu sebenarnya alasan utamanya adalah privacy. Di mana gimana caranya kita bisa lihat luar tanpa yang luar enggak bisa lihat dalam. Jadi, makanya dinding apa depan ini bawahnya kita naikin supaya ngeblok view dari jalan gitu. I jadi ee dia bisa tetap lihat luar tanpa kehilangan prevesi gitu. Oke. Makanya dibikinnya enggak full sampai bawah. Enggak full sampai bawah. Iya. Lebih kayak framing apa namanya? Luar gitu ya. Gitu. Nice. Iya. Nice. Nice. Terus untuk kamar mandinya juga menurut saya nice juga sih, Pak. Karena ada tamannya juga. ada iya. Iya. Jadi ee bisa menikmati luar, bisa menikmati outdoor. Dan outdoor itu bukan sesuatu yang ngerepotin, tapi itu kemewahan justru gitu. Jadi di sini ada taman, di sana ada taman, ada teras gitu. He. Wah, ini keluar kamar langsung dapat cahaya banyak lagi nih sebelah kanan. Ini apa nih, Pak? Iya. Iya. Ini jadi ee mereka nyebutnya S Pio ya? Sani Patio. Iya. Saya kami menyebutnya ini ee apa? Cordyard lantai du gitu. Jadi di bawah kan ada courtyard tadi tuh taman bentuknya. Nah, yang ini bentuknya kering. Ee bisa dipakai untuk aktivitas ee semi outdoor di situ. Kita ke situ aja kali ya, Pak. Lihat langsung bisa dirasakan udara luar nih. W dulu aslinya pas kita bikin ini di unit 714 gitu. Nah, ini adalah void gitu atapnya ditutup. Jadi ee lantai duanya bisa berkomunikasi ke lantai satu tipikal rumah yang ukurannya agak besar lah ya. He. Tapi begitu di 713 ee kita diskusi sama kliennya ada ide untuk bikin ini sanatio gitu sehingga between sunflower sama nanti yang 714 bisa ada beda, ada beda ada keunikan lah gitu. He. Nah, jadi ee saya pikir ini ee unik banget karena ee enggak banyak perumahan yang punya ee area outdoor di lantai du ini. Konsepnya masih agak jarang enggak sih, Pak? Iya, jarang banget. Iya, semua biasanya orang kalau mau bikin maunya diorin, diindoorin gitu. Tapi ee ini kita dapat support dari klien untuk bikin dia outdoor gitu. Kalau misalnya kurang nyaman bisa diadepin, dipasangin pergola bisa juga gitu ya. Jadi, ya many kinds of thing bisa dilakukan di sini gitu. terus justru memperkuat ee apa ee unsur tropisnya di rumah ini gitu. Dibuka gini kayak gini sekarang kan ada angin gitu. Terus ee apa ee pengudaraannya enak gitu ya kalau buka kamar jadi bisa cross ventilation gitu. Betul. Kalau di bawah ada flex serum ini ada flexipatio kayaknya ya. Iya. Iya kan? Buat duduk-duduk bisa mau yoga di sini bisa. Yoga bisa. Iya. Barbecue juga bisa. K barbeue juga keluar kan. Tapi ini kan berarti ee ini kebuka ya. Iya kebuka. atas kebuka ya. Antisipasinya gimana, Pak ketika hujan yang deres banget gitu? Iya. Kayak gimana tuh? Iya. Basically kita menyediakan ee cukup gter aja bikin apa ee levelnya miring. Jadi begitu dia jatuh dia langsung apa dirain drain gitu. Wow. It's a really nice konsep. Ini tuh benar-benar pas lihat tadi kayak wow. Saya baru pertama kali sih jujur lihat begini di rumah kluster ya. Iya. I benar-benar baru pertama kali ini. Keren banget sih. Betul. Betul. Wow, gitu. Nah, di sini ee di ujung nih biasanya kita ee suka bingung mau ngapain gitu. Kalau biasanya bikinnya study nuke gitu, tapi yang di bawah kan udah ada study room lah. Jadi kita bikinnya dibed gitu buat ruang apa anaknya mungkin baca buku gitu. He. So, dengan ini jadi San Patio, dia kalau lagi baca buku di sini tuh dia bisa menikmati iya outdoor gitu loh. Tapi outdoor itu private banget di rumah bukan di luar Enggak ngadap ke jalan. Enggak ngadap ke jalan. Benar. Benar Ini ada jendela bisa dibuka juga. Iya, bisa dibuka juga. Jadi pengudaraannya pokoknya maksimal lah. Iya, gitu. Sepegang-pegang sepegang-pegang pohon. Iya. Nyiramin dari situ tuh kayaknya kalau nyiramin tanaman. Iya. Jadi kita coba bikin rumahnya itu walaupun di apa lebar 7 m dia enggak mepet ya. Jadi dia punya gap supaya dia bisa lihat luar itu ee jadi ke sana luas gitu. Jadi pemandangan luar tuh jadi kayak bagian dari dalam gitu. Iya. Dan angin bisa lewat juga. Selain itu rumah yang mewah itu sebenarnya yang enggak nempel gitu. Jadi buat pemirsa ya. Jadi kalau lepas itu lebih mewah. lebih ilmu baru walaupun rumahnya kecil yang penting lepas karena itu biasanya rumah mewah gitu kan. Oke, selanjutnya kita ke mana lagi nih Pak? Iya, ini kamar anak kali ya. Ini kamar anak ya. Ini mungil komact ya, Pak. Iya. Ukurannya hanya 3 m dikali 2,6 gitu Jadi kalau misalnya ya ini kamar secukupnya untuk bed, meja belajar ee sama rak buku dan rak kemari. Jadi ini kayaknya kalau menggunakan ruangan kecil begini tipsnya ee interiornya mesti di custom lemarnya mesti dicustom ya. Ini ini bukan desain saya, ini desainnya si by sendiri gitu. Tapi kita bisa lihat sudah lengkap ya. Udah lengkap ya. ada kuku apa bahkan ada meja belajar meja belajar segede ini gitu. Iya. Iya. Betul. Jadi tadi di bawah kita ngomongin ada gap dari bangunan ke dinding belakang. Itu tujuannya supaya kita punya jendela gitu. Jendelanya bisa dibuka cukup besar untuk masukin cahaya alami gitu. Cahaya cahaya udara. Cahaya udara alami itu penting banget. Ya, unik ya dari rumah-rumahnya Isen tuh biasanya kamar mandi anaknya itu share suit gitu. Dia masuknya lewat dalam tapi di-share. Oh, di-share sama kamar sebelahnya gitu yang ukurannya sama persis gitu. Nah, ini juga sama nih kamar mandinya kalau bisa ada jendela. Ini jendelanya gede banget. Cuma kata cerminnya nih ditaruhnya di depan jendela. Hmm. Supaya dia bisa terang dan ada tamannya juga. Betul. Oh, iya benar. Betul. ini gardennya tetap ya. Iya, itu juga feature juga. Jadi kalau misalnya ruangannya ngikutin panjang ruangan kamar anak, dia akan terlalu besar kamar mandinya anak ini. Jadi kita coba nguncurin dikit, kita kasih garden. Tadinya konsepnya supaya ada privacy ya, kalau misalnya di belakang ada tetangga yang sama gitu supaya ngeblok dikit gitu. Another tropical itu ya, tropical touch. traffic touch dari rumah ini. Tapi kenapa dibikin connecting ini, Pak? Kenapa? Maksudnya kan sebenarnya ada opsi bisa dari depan juga. Betul. Itu pintunya kan? Iya, itu opsi sebenarnya dan bebas-bebas saja tapi itu adalah jadi keunikannya ya. Jadi ya udah ciri khasnya ciri khas ya dulu udah pernah kita pernah explore kalau dari luar dan mere itu mereka sendiri yang pengin tampil beda gitu. Tapi I think kelihatan lebih mewah karena kamar mandi sweet. Dari luar pun enak enggak kelihatan banyak pintu. Enggak kebanyakan pintu. Iya. Heeh. Tapi juga enggak kebanyakan kamar mandi kalau di-share kan. Jadi ngusnya mudah lah Jack Angel ya. Jack Angel. Yes, yes, yes. Oke. Betul. Ini sama ukurannya sama persis. Sama persis ya. Iya. Cuman oke. Jer dibikin temanya beda. Terus ada jendela juga. Itu berarti tangga yang di bawah tadi di situ ya? Di samping sana. Samping tangga naik itu ya? Iya. Karena di situ ada tangga tadi. Jadi ini fasnya jangan jendelanya jangan sampai sana. Jadi kalaupun tukangnya naik gitu ya, dia enggak directly ngelihat kamarat. Ya, sepertinya sudah semua ruangan kita bahas. Kita lanjut ngobrol di bawah kali ya, Pak. Boleh ya sambil duduk ngobrol lebih panjang lagi biar lebih enak ngobrolnya. I. Kita lanjut lagi ngobrol-ngobrol sama Pak Rafael. Ini saya juga jadi penasaran nih, Pak. Ini prosesnya mulai dari desain sampai konstruksi. Total berapa lama nih? Habis waktu kita ngedin? Habis itu biasanya sudah selesai tahapannya mereka biasanya ada administrasi site apa untuk ada jaraklah untuk akhirnya bangun. J menurut info dari developer mereka bangunnya 5 bulan. Tapi kami sih total tuh 6 bulan ya. He eh dari desain plan, desain gate, terus desain unit pertama, terus habis itu desain fast room dulu. Habis itu baru desain unit yang lainnya gitu. Overlap dengan dia ngebangun gitu sesuai kebutuhannya. Tapi kalau kita lihat kita, kami sendiri untuk ngedesain 6 bulan. 6 bulan ya. Oke. Ini jadi ilmu juga nih buat penonton nih. Oh, kayak gitu ternyata prosesnya. Iya. Iya. Iya. Tapi tantangannya sendiri apa sih, Pak, ketika ngebangun ini? Paling menantang apa? Kalau buat tipologi rumah developer, he rumah deret itu ee tantangan buat kami adalah supaya ee rumahnya itu enggak cuman cakep-cakepan dari luar lah gitu. Yang pertama itu dia tuh harus berfungsi Yang kedua gimana supaya enggak sama sama yang lain yang kita bikin gitu. Terus itu kalau bisa benar-benar kepakai sama yang beli gitu. Terus produk yang ini nih lain sama yang lain gitu. He yang saya bikin untuk lain itu tantangannya. Sunflower itu sendiri sih kalau kita mau tick off eh fitur ya pertama dia private gitu ya. Jadi di sini enggak lihat ke luar dari luar bisa lihat ke dalam. Terasnya juga private gitu terus terang banyak bukaan ya terkesar luas ya plafonnya tinggi. Plafon tinggi di dining room, plafon tinggi di master bedroom gitu. Semua fasilitas ada ya, kamar Mbak e apa gudang, apa powder room, laundry, pokoknya kebutuhan family itu sudah tersedia gitu. He. Dan sanatio tadi tuh kayaknya itu salah satu unik saling poinnya juga. Sanato. Iya, betul, betul. Kalau saya sih ngelihatnya banyak space terbukanya itu ya. Pasti bisa dibuka, bisa dibuka bisa dibuka itu tuh simpel tapi itu apa? Efeknya gede banget Iya. Iya. Jadi basically kalau lagi ngedesain itu kalau bisa kita kasih option ke pembeli gitu. Jadi pembeli bisa buka buka separuh buka semua bisa bisa ditutup gitu. Jadi ee ada fleksibilitas gitu sehingga kadang ke pagi-pagi udara bisa lewat gitu. Tapi kalau misalnya sudah agak sore ada nyamuk tutup gitu. Jadi ada option-option itu yang membuat ee ya hopefully bisa ngubah suasana bertah di rumah gitu. He, nice. Oke, kalau teman-teman mungkin pengin lihat nih karya-karyanya Pak Rafael dan juga Rafael Miranti Arkiteks, bisa ke mana nih? Nah, iya. I ya, iya ya. Eh, pertama mungkin bisa ke Instagram kami di @rafaelmiranti Architects. Di situ lebih update yang terbaru yang baru kita bikin gitu. Atau bisa juga mampir ke website kami eh www.rafaelmir.rafaelmiranti.com. He gitu. Oke. Jadi silakan kalau teman-teman penasaran pengin lihat karya-karyanya yang lain bisa langsung ke e Instagram dan juga website yang disebutin Pak Rafael tadi ya. Oke terima kasih banyak Pak Rafael atas waktunya. Makasih kami dari Arsitak sudah boleh mampir, sudah boleh keliling ngobrol-ngobrol juga. I thank you. Sama-sama. Semoga ee teman-teman yang nonton happy juga dengan episode kali ini. Ngelihat rumahnya gimana. kita sudah bahas langsung sama arsiteknya dan semoga ini bisa apa ya bisa jadi inspirasi juga bagi teman-teman yang mau ngedesain gitu kan atau mau bangun rumah ini bisa jadi inspirasilah gitu. Informasi lainnya bisa teman-teman temuin di link deskripsi udah kita taruh di situ ya. Yang pasti jangan lupa untuk like, jangan lupa untuk share, jangan lupa untuk subscribe juga. Kalau ada yang mau ditanyain tanya aja di kolom komentar nanti ee e mintak alias mimin arsitak akan membantu menjawab di situ ya. Oke, kita ketemu lagi di episode berikutnya di Behind the Bricks. Saya Taufik di pamit. Thank you. Bye. Byye. Makasih ya, Pak ya. Thank you. Sama-sama.

Lihat di YouTube