(RUMAH UNIK) Renovasi Rumah 2 Lantai yang Low Budget dan Cepat (YouTube Video)
Waktu ngebangunkan 5 bulan berapa sih? Dapat di kisaran 4 sampai 5 juta per meter. Apa yang bikin terinspirasi ada beginian nih, Pak? Daripada tiap minggu ke kolang lumayan ya. Lumayan ya. Heeh. Iya. Ini untuk menyalurkan ini aja sih apa namanya hobi-hobi mereka gitu. Halo teman-teman, ketemu lagi sama Belinda di Arsitektur Indonesia di episode Barung Belinda, teman arsitek kamu. Kali ini kita lagi ada di daerah Depok. Nah, aku mau ajak kalian teman-teman buat ngelihat rumah house tour yang sebelumnya rumahnya itu adalah 36 tipenya direnov menjadi seperti ini. Penasaran kayak apa? Yuk, kita temuin dulu yang punya rumahnya. Hai, saya Benny. Umur 39 tahun. Saya tinggal di Depok bersama satu orang istri dan tiga orang anak perempuan. Sehari-hari saya bekerja sebagai karyawan ee di sebuah perusahaan. Selamat datang di Terra Kota Hope. Nah, sekarang gua udah bareng sama yang punya rumah ini namanya Mas Beni. Mas, boleh enggak ceritain ini bangunannya itu kan sebelumnya 36 nih. Heeh. Habis itu udah direnov. Tapi ceritain dong ini berapa luas bangunannya sekarang sama luas tanahnya serta konsepnya? Iya. Kalau ini memang bangunan awal 36. Kemudian kalau luas tanah memang ini kami sengaja ngambil di hook memang kemarin cari tanah yang agak lebaran di 144. H. Terus kemudian kemarin sempat ee ini direnov. Jadi mungkin kalau total bangunan sekitar 168 ya. Oke. 168. Dua lantai ya. Iya. Dua lantai. Ee include ee mungkin nanti di situ ada apa? Teras dalam sama mungkin e launder room seperti itu. Oke. Di sebelah sini kalau tadi gua udah lihat ya itu kayak ada semi-semi jacuzinya. Uh menarik. Dan ini rumahnya namanya Terraota. Nah. Terakota home seperti itu. Dulu awalnya rumah 12 ya. Kenapa berubah? Terus entah kenapa istri saya ini itu orangnya sebelah sana. Jadi saya ikut aja ya. Oke. Betul betul betul Bu. Emang yang namanya tuh happy life, happy wife. Hidup bahagia itu tergantung dari istrinya. Kalau istrinya enggak happy, ya kelar. Di sini ee Mas Beni ini waktu itu ini atapnya pakai apa sih, Mas? Ini atapnya kebetulan dipropose sama arsiteknya Bum. Nah, kebetulan sebenarnya suka ya dengan Buman, cuman aku enggak tahu nih ini barang apa seperti itu. Cuman ee pas ee dipropose itu langsung suka aja sih gitu. Oh iya, emang looknya lebih rapi ya. Tapi emang pengalaman sih kalau misal ee aku pernah bangun sih, ini sharing aja dikit ya, pernah bangun waktu pakai Bitumen rembesannya lebih sedikit daripada pakai genteng biasa karena di dalamnya juga ada lapisan lagi Iya, ada membran, habis itu ada multipleknya gitu. Terus habis itu, Mas, ini ee dibangun waktu itu berapa lama sih, Mas? Ee ini dibangun sekitar 5 sampai 6 bulan. Jadi dimulai di bulan ee akhir September tahun lalu tahun 2024. Kemudian ee selesai di pertengahan Maret 2025 ini. Oh, jadi bisa dibilang 5 bulan ya? Iya, 5 sampai 6 bulan. meskipun kemarin juga pas apa namanya ee ini belum belum 100% bersih ya kita sudah masuk oke karena udah udah malas dikontrakan i benar benar benar oke Mas boleh yuk masuk yukar ini ee terraakota si terraakota iya dapat ini warna terakota ini ya jadi kita ini dan ini cat ee kamprot ee kamprot iya dan di sini itu ee carport-nya bisa untuk dua Mobil ini lebarnya berarti di berapa nih, Mas? Ee lebar enam ya sana? Oh, sampai sana enam ya? Ya, enam lebih dikitlah ya. Oh, iya iya. Dan kita masih dapat space. Iya, buat buat naruh motor kadang. Oke. Dan di sini aku lihat ada gudang buat si Bapak. Ee gudang-gudang ini sih barang-barang kotor ya. Kayak barang buat kucing, tangga, perkakas-perkakas gitulah ya. Alat pel, alat kebersihan gitu ditaruh di sini. Tapi enggak usah dibuka ya, enggak usah. Di bagian sininya ini agak turun ya. Dan ternyata kalau misal dilihat-lihat nih, sini deh. Ini adalah tangganya. Uh, tangganya sitru guys. Keren sih. Dan ini bisa bikin jadi dingin loh, by the way. Nah, untuk lantainya ini pakai apa nih, lantainya pakai apa ya? Iya, batu andesit. Heeh. Cuman memang kemarin ini pas e finishingnya agak kurang rapi sih. Jadi masih kena cat-cat apa gitu. Tenang aja, udah ada kok cairan yang buat bisa ngilangin kayak gitu. Terus di bagian atasnya ini, ini dia pakai apa Ya, ini juga sebenarnya kalau rangkanya ini masih pakai ini yang lama, cuman kemarin ininya atpnya itu memang udah sempat rusak terus akhirnya untuk sementara memang diganti pakai apa ya? kayak gini itu namanya ya spandex seperti itu. Cuman memang kalau dari desain sama arsiteknya itu pakai solar flat cuman ya karena menyusul menyusul gitulah yang nunggu budget terkumpul. Heeh betul betul nanti kita ngomongin budget nih. Tapi konon katanya budgetnya lumayanlahu affordable. Lumayanlah ya. Masuk akal. Iya masuk akal. Nah ini di bagian sini itu ada kayak terasnya nih teman-teman dan ada tempat duduknya ya. Iya buat ganti sepatu. Buat ganti sepatu ya. Nih sekarang kita mau masuk nih ke daerah foyennya yang lantainya pun sama dengan si teras nih. Tapi ini lantainya kayaknya beda deh, Pak. Ini dingin loh nih. Enggak kayak keramik biasanya. Ini apaan sih, Pak? Ee ini kemarin dipropose sama arsiteknya pakai batu tempel Terracopta. Ee kemarin juga apa namanya? Kita cari ee ada di Instagram. Jadi mungkin nanti bisa dicek lah ya di Instagram ya. Oke. Instagramnya apa nih, Pak? Terakota Home. Oh, Terraakota Home. Yang lain di rumah jangan lupa follow ya. Nah. Nah, di sebelah sini tuh ada apa nih? Ini ada terinspirasi sama mungkin bangunan-bangunan Jepang ya, rumah-rumah Jepang gitu suka kalau masuk itu ada ruang penyimpanan gitu. Ini buat penyimpanan bahan makanan. Kemudian ini juga ada alat-alat ee masak ee milik istri saya seperti itu. Jadi ini gudangnya si ibu. Dan dindingnya pun juga dikasih keramik. Keramik gaya tegel kunci. Iya, tegel kunci. Cuman ini yang keramik aja sih. Karena tegel kunci lumayan lah Sudahlah karena ini juga agak-agak tertutup jadi yang versi murahnya aja gitu. Murah tapi tidak kelihatan murahan. Dan ini karena dikasih keramik jadi dia enggak akan kotor ya bisa dibilang ya. Oh iya di sebelah sini lupa nih gua lupa tanya nih. Itu sebelah situ tuh ada pintu lagi tuh Pak. Pintu besi nih. Nah, ini sebenarnya ke taman samping sih. Taman samping nih. Buat langsung akses ke nanti sama area yang tersembunyi tadi nanti. Oh, i ya. Ya. Dan di sini gara-gara ini pasti gara-gara kita enggak pakai pagar ya di depan ya. Dan di sini masih ada anak-anak ya, Pak ya kalau enggak salah ya. He. Iya. Dan jadi ee sama ada kucing juga sih. Dan ini memanfaatkan mungkin dari pintu kawat besi yang lama. Heeh. Ee ini diganti aja sama kayak gini nih perforated gitu ya. Perforated. Iya seperti itu dimodif aja dimanfaatkan. Ini juga masih pakai yang lama. Oh iya emang harus begitu ya. Apalagi kalau misal ini judulnya renov ya memang harus memanfaatkan buat mensave budget. Dan lucunya di bagian sini juga dikasih glass box. Glas blog ini juga sebenarnya salah satu impian saya yang sebenarnya enggak saya kemukakan ke arsitek, tapi sama arsiteknya entah kenapa dari interview-nya langsung nyambung gitu. Nyambung. Oke, memang kalau nyari arsitek harus gitu ya. Terus di bagian sini nih, Pak, ini tuh ada ruang keluarga sama si dapurnya nih. Konsep open space ya? Konsepnya open space. Ini ukurannya berapa? Tahu enggak, Pak? Ee ini mungkin sekitar ke sananya mungkin 6 sampai 7 saya. Ah, 6* 4 dapat nih ruang ruang kitchen yang he kitchen yang lumayan lah ya karena buat e hobi istri masak. He Heeh gitu lumayanlah. Oke, Pak. Ini tinggi plafonnya tuh berapa ya? Karena ini kalau aku lihat ini semuanya tuh mentok-mentok semua nih. Nah, ini juga sebenarnya enggak terlalu tinggi nih ee ee proposal dari arsiteknya. Karena kemarin kami dengan keterbatasan budget seperti itu, maka kemarin dapat di 2,4 m di sini. ee iya termasuk yang atas, termasuk kamar-kamar yang lama pun akhirnya disesuaikan jadi 2,4 semua seperti itu ya. Saya saya mungkin menganalogikan kayak gambar aja. Kalau gambar mungkin ukurannya 4 * 6 gitu terus tiba-tiba di harus sementara lebarnya tetap empat gitu kan menjadi enggak proporsional ukurannya gitu. Tapi so far sih meskipun ini cuman 2,4 masih e kesan lega ya karena semuanya kaca semuanya bukaan gitu. Dan juga karena dia 2,4 jadinya kusen-kusennya ini dan ini semua juga full semua. Itulah yang bikin jadi ruangannya juga kelihatannya juga masih lega. Aku juga pas nyampai sini tadi enggak nyangka juga aku pikir 2,6 2,8 ternyata ini 2,4 loh. Good idea. Hm. Dan kebetulan juga rumah lama ee kitchennya emang agak gede gitu. Heeh. Jadi ini buat menyalurkan hobi. Heeh. Bagus nih. Keren deh. Dan bentuknya juga lucu ya, dikasih rotoran-rotan gitu ya. Kayak ada-ada di Bali kayaknya kemarin juga lagi hits kan. Terus kemarin terinspirasi gitu. Oh. Terus habis itu yang kerennya nih teman-teman ini adalah keramik. Ini adalah cat. Wow. Tukang catnya gokil. Karena di sini enggak kelihatan kayak ada perbedaannya ya, Pak ya. Iya. Ya, ini sebenarnya ee memang ee awalnya itu yang di keramik e memang hanya atasnya doang. Sebenarnya kalau yang di sini tuh desain awalnya memang ee chat biasa cuman karena memang alhamdulillah kemarin tuh dapat ee tukang yang lumayan apa namanya pintar terus senang berkreasi jadilah ee seperti ini nih ya kayak miriplah ya sama lah ya looknya ya. Heeh. Looknya keren banget dan ini pasti lumayan nge-save biaya lah ya. Iya jauh. Hm. Oke oke oke. Terus I aku pengin lihat dapurnya boleh enggak? Iya boleh. Hah? Setiain dapur biasa aja lah di Wow. Cuma wah dapurnya ini pun di bawah sini juga ada buat ininya ya. Iya oven. Karena hobi istri masak tadi kan bikin kue gitu. Jadi satu oven enggak cukup. Perlu berova. Di sinilah ego wanita dipermainkan ya. Oke oke oke. Di dapur inilah. Terus habis itu sebelum kita ke sana, ini ada ruangan apa nih, Pak? Nah, ini ini juga salah satu ruangan ee request istri saya sebenarnya. Istri saya selain ee hobi apa namanya? Ee bikin kue gitu, dia juga hobi menjahit. Cuman memang sementara ini karena memang masih anak kecil ee belum bisa menyalurkan hobinya. Sementara dialihkan jadi ruang kerja ya. Jadi alat-alat jahitnya disimpan dulu lah. Oh, jadi sekarang nih jadi ruang kerja atau enggak ruang belajar anak ya? Ya, anak-anak belajar. Terus di bagian sini itu ada pintu nih, Pak. Ini kayak Nah, ini pintu ke samping sih sebenarnya kalau mau apa namanya? Jajan-jajan gitu. Ada tukang bakso lewat jajan-jajan bisa daripada lewat depan lewat sini Kalau misalnya dia tadi lewat dari depan kita lagi di atas pas turun ke bawah dia udah lewat ke sini kita bisa cerat di sini berarti. I mungkin kalau ada galon datang gas datang lewat sini. Ah buat servis ya? Iya servis pintu servis. Oh iya iya iya. Ini nih yang bikin anak nyaman nih. Oh wow. Bikin anak nyaman, kucing nyaman. Oh iya ini kucingnya ya. Ah dan ini semua berarti karena si tukang cat hebat itu jadinya ini semuanya jadinya beton aja gitu ya. Iya di beton terus dicat aja sih meskipun ada beberapa part yang udah agak mengelupas. Oke. Eh enggak apa-apalah namanya juga outdoor ya. Ini chatnya juga agak-agak mengkilat nih. Jadi kat look sebagai marmernya juga dapat di sini. Terus ini bagian sini apa nih Pak? Kalau ini kan jauzi nih. Kalau ini apa? Ee apa ya? Ini ya kolam ini aja sih. Eeik. Iya. Buat main-main air. Oh. Oh. Oh. Iya. Kan anaknya masih masih kecil. Ada yang mungkin kalau di atas aku ya di sinilah ya. Bisa main-mainan air gitu. Terus ini ada buat jacuzinya nih ya. He. Apa yang bikin terinspirasi? Ada beginian nih Pak. Ya, karena ini ya karena emang punya tiga anak kecil biasanya kan kalau anak-anak sukanya main air gitu ya gitu. Jadi ya buat apa namanya daripada tiap minggu ke kolam renang lumayan ya. Terus terus di kolam renang juga enggak renang masalahnya gitu. Cuman cebur-tebur doang. Jadi ya ini untuk menyalurkan ini aja sih apa namanya hobi-hobi mereka gitu. Kalau pulang-pulang dari sekolah panas gitu nyebut gitu. Jadi jangan marah-marah langsung di sini. Wow. Ini tempatnya ee dikasih Oh, di sini ada temp. Ini sama kayak yang tadi? Iya, yang tadi ya. He, sama. Terus habis itu di sebelah sini juga ada decking kayunya ya. Iya. Ini pakai apa ya? Conwut atau apa ya? Aku juga engak lupa. Oh, conwut itu. Oh, iya. Ini pakai conwut. Benar, benar, benar. Dia teksturnya soalnya kerasa Ah, penginnya kayu sih. Cuman kan kalau kayu maintenance ya, sama kalau kayu ulin mahal ya. Iya. Jadi kita pakai yang ininya aja dulu. Kita ngakalin seperti ngecat ini. Oke. Dan ini ada tempat buat olahraganya juga ya. Jadi sebenarnya di sini tuh enak sekali. Ini ukurannya berapa ya, Pak ya? Ee ini sekitar 4,2 * 4,6 total tapi sampai ujungnya. Kalau berenangnya 2 * 2 aja. Oh, ini 2 * 2. Kalau yang ininya 4,6 * 4,2. Ya, sekitar segitulah ya. Karena runcing ya karena Oh, karena enggak simetris kan ini. Oh, iya. I ya. Tapi looknya bisa dapat enak kayak gini ya, lega ya. He. Oh ya, kebantu juga. Jadi karena di sini Tarakota, sini Tarakota warnanya juga agak merah jadinya Terra Home. Heeh. Terakota home. Beneran. Kita ke Taman belakang. Nah, ini nih. Ini Selasar aja sih. Ini dulunya kan memang bangunan nih mati. Ee di sini bangunan lama, terus di sini dapur. Terus karena buat biar ada penghawaan terus ee sama cahaya biar masuk akhirnya dipotong nih dibajukan. Dinding baru. Heeh. Dinding baru dibajukan seperti itu. Terus yang sini juga ini sekitar mungkin 90 apa 1 m ya. Iya. Iya. 1 m per buat ini buat jalur. Ini masih pakai kamprot cuman beda warna aja sih kalau sini. Oke. Oke. Terus di bagian sini Pak lihat dong. Ini ada ruang apa nih? Ruang laundry ya? Iya. Ini service ya. Di sini ada ada laundry buat e sampah-sampah apa namanya? Daur ulang. Oh. dipisahin. Iya, seperti itu. Ada sampah darur ulang ditaruh sini mesin cuci sama di sini ini tersembunyi gas. Wow, rapi ya. Iya, sebenarnya sebenarnya ini harusnya yang ini ya, bolong-bolong gitu ya. Iya. Next-nya bakal diganti yang bolong-bolong ya biaranya duluah. Tapi di atasnya ini dikasih atap yang transparan. Jadi kalau misal mau jemur tetap bisa kering dan anginnya pun dikasih. Iya. Dapat dari sini sih. Oh. Jarang jemur sebenarnya. Oh, udah jarang jemur ya. Lanjut Pak ke sebelah situ nih. I kita nih ada satu nih yang gua pengin bahas nih soalnya nih ya teman-teman TV kabinetnya. Coba tebak ini marmer atau cat? Cat sama ya? Masih sama dengan yang tadi yang di apa namanya? kitchen apa island tadi. Jadi ini juga ee kreativitas dari si tukangnya sebenarnya enggak request sih kami. Kami cuman karena mungkin digambar gambar dari arsitek kayak gini ya. Terus ee sama itunya tukangnya dengan kreativitasnya dibuatlah ee ya semacam marmer buatan. Tapi ini agak tes time ya waktu itu ya, Pak ya? Iya. Mungkin ee bikin ini aja mungkin sekitar 1 mingguan kali ya. Uh. J Picasso dia benar-benar ya. ya. Jadi semuanya sama sama yang table ini juga gitu. Dan ini pun juga dari beton. Beton juga ini dilanjutin sampai ke tangga. Heeh. Nyambung atas. Oke. Terus di bagian sini nih, Pak. Ini ada apaan nih, Pak? Nah. Nah, di sini ini bangunan lama ini. Satu-satunya bangunan lama yang tersisa dari rumah ini adalah cuman ini doang. Ee ini nih dua ruangan ini. Ini dulu kamar ada dua kamar. Terus biasa ya tipe 36 dua kamar. Terus di sini tengahnya kamar mandi seperti itu. Mungkin kita lihat ke kamar mandi dulu ya. Nah di sini ada kamar mandinya masih ukuran yang lama. Tapi ini kembali lagi konsepnya terracota home. Ini pakai kalau ini keramik ya, Pak ya? Kalau ini keramik. Ini juga keramik yang ukuran ee sebenarnya ini ukurannya lebar sih. Enggak yang satuan gitu. Iya. I dia full gitu ya. Heeh. Apa sih namanya? Aku agak lupa yang prikat ya. Oh, seperti itu. Seperti jadi lebih lebih gampang masangnya seperti Iya. Ini kemarin agak susah juga nyaringnya terus alhamdulillah dapat sih. Iya. Warnanya soalnya enggak gampang kan buat nyatuin yang itu apa yang di depan kan. Dan di sini dikasih cegokan buat naruh ya. Jadi biar apa clean gitu ya. Iya. Cuma minta ada lampu itu biar agak lebih inilah ya biar lebih romantis. Romantis. Ya kecil aja sih. Ukuran paling berapa ya? Satu. Satu lagi. Heeh. 60 ya. 12 lah. Ini 1,5. 1,5 * 1,2 ya. Standar rumah 36 lah. Iya benar. Heeh. Tapi ini di ininya pintar sih Pak ee apa di desainnya pintar nih. Jadi setengahnya dikasih yang kayak teraz. Terazo. Iya. Pazif terazo. Habis itu di sini ke terakota. Keren, keren, keren. Yuk, lanjut ke ini berarti kamar utama nih, Pak ya yang eh iya kamar utamanya sebelah sini ya. Ini juga standar aja ukurannya paling cuman tiga. Iya nih 3 lah ya. Tapi ada cegokan. H ini awalnya memang enggak ada nih. Ini sama arsiteknya memang sengaja dibikinin masuk sana buat ya satu meja cukuplah ya biar enggak terlalu enggak terlalu sempit gitu. Heeh. Jadi ruangan ini tetap clean buat si tidur. Oke. Dan di sebelah sana itu adalah Nah, kalau di sini ini apa ya kita nyebutnya multifunction room. Ini bisa jadi musala, bisa jadi lemari-lemari penyimpanan ee baju. Karena di kamar tadi kan enggak ada kan gitu. Kita pindah sini. Kemarin juga sudah disempat ee playground anak-anak anak-anak gitu sebelum dipindah ke atas gitu. Jadi gitu. Oh iya, benar juga sih. Ada ruangan tersendiri kayak gini aja. Iya. Ya, mungkin kalau ada tamu juga bisa difungsikan sebagai kamar sih. Mungkin kalau orang tua datang tinggal ditaruh kasur lipat atau apa gitu kan bisa. Iya. Iya. I jadi benar-benar bisa dipak ee maksimalin ya fungsinya ya. Bisa berubah-rubah dan ini Oh ya tadi kan untuk bagian ini tuh dikasih kaca nih Pak. Why? Iya. Iya, karena ini kan tadi ya, karena memang di dalamnya itu kan enggak dapat cahaya materi langsung. Cuman kan takutnya di sini juga kadang ada pemadam apa tiba-tiba lampu matilah atau apa. Kalau anak-anak kejempak gitu enggak terlalu takut lah ya. Masih dapat lah ya dari cahaya gitu ya. Nih banyak ide loh Pak sebenarnya loh Pak. Jadi teman-teman jangan lupa follow Instagramnya nih. Soalnya ide ininya ide itunya banyak banget nih sebenarnya ya. Oke, ini lihat kita udah di sini nih bagian sini ada po bagi yang ruangan sehari-hari kita inilah ya kita pakai kita gunakan gitu. Oke, nih Pak tangganya beton aja sih yang sini sebelah sini beton terus dilapisi sama ini m multiple multiplek ya? Iya multiplex HP. Heeh. HPL. Nah, ini mungkin yang agak unik nih tangganya karena kita ee kemarin sama arsiteknya dipropose ini menggunakan apa namanya? Perforated perforated ya. Dan ini yang kayak kita lihat tadi di bawah kan. Heeh. Sama-sama kayak yang itu sebenarnya sisaan ini. Oh, memaksimalkan. Iya. Sisa-sisa gitu. Nah, kenapa ini e perfect rotate? E karena memang di sini kan roster ya. Terus di sini kalau ya mungkin kalau pas hujan angin gitu ee kan kadang masih suka tampias jadi air bisa anginnya gede banget ya. Jadi bisa langsung jatuh. Oh iya langsung turun ke bawah ya dan bawahnya langsung si undat lagi. Jadi ya enggak ada masalah enggak enggak licin juga ya. Pertanyaan nih. Waktu ngebangun kan 5 bulan. Biayanya itu berapa sih? Kalau biaya mungkin di kisaran ini juga lumayan affordable ya. E maksudnya untuk tahun 2025 di Jabo Detabek seperti itu. Ini kemarin juga dapat lumayan tukang yang bisa dinego. meter sih. Masih sangat sangat jauh terjangkau lah Nah, Pak ini kita sudah di lantai dua nih. Di sini nih ada apa nih? Oh. Nah, ini karena memang ee sama konsepnya seperti kamar bawah itu kan enggak ada lemari tuh. Jadi kita lemari penyimpanan baju dibuat di sini. Ini juga kreasi si kontraktornya ya. Heeh. Kontraktor bangunannya, borongannya tadi dibikin ya al kadarnya lah ya. Tapi mohon maaf. Iya. Itu karena berantakan ya. Karena lemari anak. Iya. Iya. Ini lemari pakaian anak dan penyimpanan-penyimpanan barang anak Pak Iya. Iya. Nah, seperti itu sekarang. Tapi juga dipakai juga sebagai tempat buat olahraga. Iya. Buat naruh treatmal meal lagi Ah, oke oke oke. Jalan-jalan kecil. Terus, Pak, di bagian situ itu ada sebuah pintu. Pintu apakah? Pintu ke mana saja. Pintu ke mana saja. Oh. Nah, ini juga ada memanfaatkan apa namanya? space ee space yang tersisa yang atap ee itu di atas ini buat ee ruang hobi istri saya sih buat bertanam aja gitu bikin deg-degan ya waak. Ini bolong-bolong. Tapi ini tujuannya buat apa nih Pak? Ee tujuannya sebenarnya buat ee sirkulasi kali ya. Karena kan mungkin kalau di ini ditutup pakai apa katakanlah seperti tadi solar flat atau apa jadinya mungkin ee udara enggak bisa langsung masuk juga gitu. Dan ee sebenarnya juga karena ee kalau dari desain sebenarnya ini ada pagar nih, cuman kan kalau ini ada pagar kan jadinya di sini itu agak kecil ya gitu. Dan karena punya anak kecil, makanya kemarin minta sama ee kontraktornya ya dibikin penutup lah ya. Heeh. Heeh. Dibandingkan pakai itu bikin penutup aja deh. Pentokin gitu. Sana ada pager gitu buat e safety aja sih. Oke. Dan di sini dimanfaatin buat tanpa tanamannya. Oh, sekalian nih teman-teman kalau misalnya beginian tuh bisa jadi buat maintenance ya, Pak ya. Kalau misalnya ada bocor-bocoran atau apa gitu ya? Iya. Heeh. Sebenarnya ini juga di sini udah ada tangga monyet juga sih. Cuman kadang kalau bawa apa itu kalau apa namanya? Nyuci-nyuci yang berat gitu ya kayak spray gitu, selimut gitu ke atas atas sama naik lu ke atas. AC di atas semua ya. Naik lu ke atasnya. Tongkolin tuh kamera biar kelihatan bisa enggak? Nah, lu mungkin sabar ya sabar lah. Sini juga enggak apa-apa Mas. Oh wow. Kali ini loh, Pak. Kita biasanya enggak pernah nih sampai naik sini nih. Tapi karena reachable jadinya Iya. Ya biar rapi aja. Jadi AC outdoor di taruh di atas semua. Oh di atas sini ya. Kita mulai masuk ke kamar-kamar. Iya. N mulai. Nah ini pertama setelah dari sini kita langsung ketemu kamar mandi. Di sini ada kamar mandi nih. Oke. Wow. Masuk ya, Pak. Silakan. Silakan. Ini kamar mandinya. Eh, ini yang bukan ini salah satu impian ini. Ini impian nih. Iya. Kan kalau eh dia buka lagi kalau lagi ee ke Jepang gitu suka ini kan ada toilet kayak kloset kayak gini gitu yang apa namanya bisa hanget gitu. Iya iya iya bisa. Dan kebetulan kemarin juga ee dapat yang lumayanlah lumayan affordable ini. Dan ini ada ee betup nih. Ini ukurannya enggak enggak gede nih. Bet. Iya. Ini 1 seteng kali ya. Ee kemarin memang ini yang cukup tricky juga nih menyiasati keinginan ya keinginan karena penginnya memang ada betap gitu karena di sini juga lumayan meskipun ini Depok ya tetap panas juga gitu. Jadi kalau Heeh. kalau istri lagi stres gitu panas panas sama anak-anak gitu bisa mau marah-marah sama bapak suruh berendam dulu berendam dulu itu. Tapi dikasih jendela. Jadi pas berendam ini pemandangannya juga ah gitu. Iya. Cuman alhamdulillahnya ini tertutup ya. Jadi di situ kan ee pagar eh apa ini rumah orang gitu dan sana jauh sih jauh enggak kelihatan ya. Dan lucunya nih ini ngakalin yang menarik juga dia pakainya keren dapur. Tapi ini ya karena untuk betup ya cukup di sebelah sininya ya ada si range showernya. Jadi ya bisa juga kan kelihatan bisa. Bisa oke juga. Oke banget sih ini idenya. Tapi ini sih bikin gua kaget. Untung enggak keluar latahnya. Ayam ayam begitu. Oh iya ini dilengkapin sama ininya ya, Pak ya? Iya ada remote-nya. Oh wow. Nah ini kamar anak. Kamar anaknya sebenarnya biasa aja sih. Cuman ukuran 2 m * 3 kali ya. Oh 2 * 3. Tapi dapat ee jendela ya. Iya. Ini juga lumayan nih kalau pagi-pagi gitu kalau dibuka gitu di situ suara burung. Eh dan depannya langsung si pohon. Jadi enggak terlalu mataharinya enggak terlalu parah ya. Hmm. Oke. Oke. Dan matahari pagi kan jadi masih lumayan enak. Sehat juga. He. Kehalang pohon. Enggak usah capek-capek bangunin anak ya. Dan di sebelah sini nih. Sini dong. Sini sini sini sini. Dan di sebelah sini nih lucunya dikasih pintu konektor tapi yang enggak ada pintunya. W apa? Nah, ini karena saya punya tiga anak. Nah, anak kebenaran anak pertama sama kedua itu kan jarang enggak terlalu jauh. Nah, yang salah satunya itu pengin kamarnya terpisah. Hm. Tapi tapi yang satunya anaknya agak penakut seperti itu. Jadi kemarin ee ditanya-tanya tuh sebelum ini benar-benar full dibangun apakah mau tidur jadi satu atau enggak? Yang satu kakakah enggak mau. Enggak mau mau pisah. yang satu enggak mau. Akhirnya disiasatilah pakai si pintu ini. Oh. Yang akhirnya nanti ke belakangnya ya tinggal tutup. Iya. Kalau mau ditutup ya tinggal tutup aja boleh sampai dia berani sendiri. He. Dan ini juga kemarin pas beli ini agak ee karena ini belakangan ya beli dipannya ya dan kita juga lupa tidak mengukur dengan presisi. Jadinya memang ini agak nongol sih jatuh. Oh ya ya ya. Tapi tapi ini kan sementara dongara. Heeh. Sampai nanti sudah gede pasti penginnya sendiri-sendiri juga kan. Ini juga masih dapat. Oh iya masih masih dapat pohon. Jadi tidak ada yang diutamakan semuanya kasih sayangnya sama lah ya. Iya. Sama persis. Sama persis. Oke. Ayo Pak di ini kita sudah keluar nih di kamar yang kedua nih teman-teman. Nah yang terakhir karena memang si anak terakhir itu kan memang masih 2 tahun. Nah ini dia lagi main. Halo, Adik. Oke. Dan ukurannya sama juga ya. Sama persis. Bentuk desainnya juga sama persis. Cuman ini hanya dimanfaatkan saja sebagai kayak ee playroom lah ya sama ruang belajar Oh ya ampun. Jadi semuanya udah nih di sini aja semuanya. Iya di sini yang kotor-kotor di sini. Enggak kotor banget yang berantakan yang heboh gitu ya. Yang ruet di sini. Oke. Ini menarik banget ya rumahnya dan apalagi dia dibangunnya 5 bulan. 5 bulan. biayanya juga 4 sampai 5 juta semeter di tahun 2025. Waktu itu gimana, Pak, caranya supaya bisa sampai bangunnya bisa segitu? Nah, memang kemarin itu kan ee kalau dari proposal dari ee kontraktor rekanannya arsitek itu kan memang di kisaran 7 sampai 8 ya, which is itu sangat overbudget dari yang awalnya kami rencanakan seperti itu. Nah, itu udah udah bingung tuh. Aduh, jadi bangun enggak? jadi enggak gitu. Tapi kebutuhan itu kan tetap terus dan biaya renovasi itu kan selalu naik seperti itu. Jadi ya kemarin iseng-isenglah ee kebetulan di sekitar sini ada beberapa namanya tetangga yang bangun cari referensi. Kebetulan dapatlah ee si kontraktor borongan saya ini nego. Harganya cocok. Tapi rumah ini sangat menginspirasi Bapak dan ini rumahnya bisa buat tiga anak. Terus habis itu ada toilet berdiri, ada ruangan jacuzinya. Sebenarnya ya ini perfect sih sebenarnya ya kalau ya cukuplah lebih dari cukup untuk kondisi saat ini. Alhamdulillah. Oke deh teman-teman makasih banget sudah lihat episode kita kali ini. Jangan lupa follow Instagram-nya terakota home di bawah nanti ada. Terus jangan lupa like, comment, follow, subscribe video ini dan video kita lainnya di arsitektur. Kita ada Instagram, kita ada TikTok. Bye bye.
