(RUMAH UNIK) Rumah Ini Di Design Bukan Untuk Banyak Orang Tapi Lebih Ke Kualitas Hidup (YouTube Video)
Iya lah. Ini kayak satu rumah sendiri loh. Ini kalau iya sih ruang keluarga gue ya. Kayaknya sebelumnya mintanya tuh kayak mungkin enggak sih kalau dibikin kayak ada room kayak hobit hole gitu tapi karena space-nya terbatas ya akhirnya kita secara interior desain diakalinnya kayak gini nih. Halo, ketemu lagi sama Belinda di Arsitektur Indonesia. Halo teman-teman, kali ini kita lagi ada di daerah Jakarta Selatan nih. Aku mau bawa teman-teman buat ngelihat satu rumah yang menurut aku menarik banget. Kenapa? Karena menurut aku ini rumah yang kita bisa pelajarin konsepnya supaya kagak ada bisa maling. Nah, kita lihat satu-satu ke rumahnya nih. Lihat yuk. Tada. Ini dia rumahnya. Penasaran isinya kayak apa? Tapi sebelum itu kita lihat dulu profile arsiteknya. Hai, gue Syifa. Gue dari Segaris Studio. Eh, ini salah satu project e pertamanya Segaris sih yang lingkupnya arsitektur dan interior dan bangun dari nol. Mudah-mudahan bisa jadi inspirasi buat kalian semua ya. Oke, ini dia sama arsiteknya. Namanya Mbak siapa? Halo, aku Syifa. Oke, Mbak Syifa. Ini rumahnya luas tanahnya berapa? Luas bangunannya berapa, sama konsepnya apa sih? Oke, jadi rumah ini tuh konsepnya modern tropis sih sebenarnya. Oke. Nah, luas bangunannya eh luas tanahnya itu tuh 381. Luas bangunannya kurang lebih sama sih sekitar 380-an juga. Oh, gitu. Jadi ini cuman dua lantai nih. Dua lantai aja. Dua lantai aja. Kalau konsepnya ini apa nih? Kalau gua sih tadi bilang ini rumah kayaknya susah nih dimasukin paling soalnya kayak semuanya serba tertutup nih. Apakah yang punyanya itu introvert? Ee bisa dibilang gitu. Jadi konsepnya sih itu tadi ku bilang ee modern minimalis tapi ada sentuhan tropisnya ya. H. Ee sebenarnya kayak awalnya tuh kita kalau dilihat kan kayak ketutup banget gitu karena emang ee bergeraknya tuh dari keinginan owner sih yang pengin semua itu bukannya sebenarnya lebih ke arah dalam gitu. Nanti mungkin bisa dilihat ya di dalamnya kayak apa gitu. Jadi kalau misalkan teman-teman itu orangnya introvert jadi lebih baik rumahnya ketutup di dalam tapi terbuka di eh ketutup di luar kebuka di dalam ya. Oke. Oke. Sekarang Mbak aku penasaran nih. Ini untuk ee pagarnya sendiri gagah sekali ya. Keren ya? Heeh. Heeh. He mau kita mau masuk. Boleh boleh boleh boleh boleh kita buka dulu ya. Oh menghemat sekali untuk buka-buka ya. Menghemat tenaga ya. Betul sekali. Oke ini area carport-nya dan taman depannya sih. Wow gede juga ya. Tapi ini Mbak kita mulai deh dari atas. Ini atapnya pakai apa? Ini atapnya clear glass aja. E rangka hollow. Eh atap penutupnya clear glass. Oke. Untuk atap rumah? Rumahnya pakai beitumen atau bitumen sama e dark beton sih. Oh, ada campuran antara duck beton sama bitumen. Tapi kalau yang di sini dia pakai kanopinya pakai clear glass. Clear glass sama baja WF gitu ya. Iya. Ah. Terus habis itu di sini lantainya ini kita pakai granit eh granit undesit 10 * 10 dan ini bisa buat nampung berapa mobil ini, Mbak? Sebenarnya sebenarnya kalau dari owner sih dua, tapi kalau mau mepet-mepet tiga bisa sih. Tiga bisa ya. Oke. Dan di sini Mbak ini kan ketutup banget nih ya. Ini salah satu buat rumah supaya anti maling. Coba tebak ya. Di manakah pintu masuk utamanya? Coba Mbak Berenda tebak deh. Di mana pintu masuk utamanya? Di sini ada dua ceruk di tapi yang di situ ada sepedanya. Berarti harusnya di sebelah sini. Iya betul. Di sini kita pintu entrance utamanya kita lewat sini sih. Jadi emang konsepnya tuh pengin bikin apa ya? Kayak bikin wow effect kali ya. Gitu. bikin penasaran gitu. Jadi pas masuk kayak eh pintunya mana? Terus kita ke arah sini baru nanti kelihatan deh entrance utamanya di mana. Terus ini di bagian ininya nih plafon sama si dindingnya ini. Ini pakai apa nih Mbak? Ini kita pakai WPC sih. Pakai WPC aja ya. Tapi nut-nutnya tuh nyambung semua tuh. Jadi kelihatannya kayak satu kesatuan Menarik sekali. Dan granitnya ini ee apakah beneran granit? Ini beneran granit. Jadi kita di sini pakai materialnya semuanya granit asli. Ee finish-nya ini kita flame ya, dibakar supaya enggak ee licin. Oh, jadi untuk supaya enggak bisa Heeh. Lebih ng-grip itu adalah dibakar. Betul. Oke. Bukan dicoating-coating ya. Oke. Di ini kita masuk ke mana ini? Ayo dong. Boleh dong. Oh iya. Ya boleh loh. Silakan silakan. Masa aku ya? Cukup cukup cukup. Ini koridor yang mengantarkan kita ke entrance utamanya. Adem ya rasanya ya? Iya. N jadi ini emang looksnya kita penginnya kayak feel kayu banget pas masuk ke sini ya. Kalau dari depan tadi kan kayak rasanya tuh ee maskulin abu-abu campur abu-abu ee terang abu-abu gelap gitu ya. Nah, masuk ke sini kita penginnya lebih yang kayak warm tone gitu sih. Oke. Tapi di bagian atas ini ya ini keren banget deh Mbak. Ini apaan sih? Kayaknya sama tampak depan ya tadi ya. Heeh. Jadi kita pengen kasih ini kalau misalnya lightingnya lagi oke sih bagus sih dia. Apa namanya? Kalau pas malam ya. Heeh. Ke baw. ke malam juga oke banget. Ini motifnya sama kayak fasad yang di depan tadi. Betul. Itu berarti ee plat besi yang diingnya pakai CNC. Oke. Oke. Dan di bawah sini tuh tadi ada ada kaca. Ada. Iya ada. Kita sobek dikit sih buat openings. Oh iya. Ini tujuannya buat apa ini, Mbak? Sebenarnya bikin ini sih kalau kita tahu apa ada bagian dalamnya itu kan living room ya. Nah itu pas banget ee kalau orang-orang duduk tuh ngadapnya ke sini. Nah, jadi kayak buat ngelihat sih kalau ada orang mandar-mandir dan segala macam doang. Betul. Jadi kalau ada maling masuk kelihatan ya. Makanya gua bilang rumah anti maling ini. Terus habis itu ini ee pintunya bukaannya gede banget. Ini tingginya berapa ini? Iya ini tingginya secara kita tingginya semampai ya. Semampai semampai. Ini tingginya 3 m. Jadi opening di rumah ini semuanya ee 3 m Oh benaran 3 m. Terus berarti plaknya itu 3,5 ya berarti ya kira-kira plaknya itu yang di sini 3,5. Oke. Oke. Dan pintunya gagal. Pintunya. Iya. Ya. Tapi gua bilang ginilah teman-teman kalau misalnya didesain sama arsitek kadang yang ada di fasad yang ini ini. Keluar lagi di sini nih. Jadi kayak searah semua ya. Heeh. Jadi patternnya kita sama sih dari fasad yang ada di eksterior masuk ke interior tuh kita ee duplikasi jadi ada ceritanya gitu ya. Nyambung gitu ya. Iya. Kayak nyambung semua ya. Nih aku boleh masuk? Boleh. Silakan masuk. Halo. Selamat malam di rumah saya ya. Rumah saya soalnya gede maimya punya saya. Oke. Ini kita ada di dalam nih Mbak. Hm. Di area foyernya langsung kelihatan ee ada foyernya ya. ada ee lembah lembah lagi kabinet pemujaan kalau gua bilang di sini nih. Oke, di sini ada kabinet kabinet dan mem ini ada apaan nih? Oh, ini ada air purifier ya. Jadi ee karena ownernya agak sensitif sama debu jadi kita placement ada beberapa air purifiers ya di rumah. Iya, soalnya ada beberapa ya. He dan ini bentuknya kok kayak gedung ya, Mbak? By the way, Subway. Iya, kotak ya soalnya ya. Dia gedung-gedung jadi kotak sih. Betul. Ini bisa ngapain aja nih, Mbak? Ini ini kalau ini air purifier aja sih. Tapi dia memang ada antiasnya itu jadi anti debu ya. Pas banget ya kita kalau dari luar ngep-engep segala macam masuk sini langsung ee tersehatkan kembali ya. Betul. Jadi biar ee udara di dalam ruangannya juga lebih enak ya. Hmm. Oke. Oke. Ini lucu juga nih bentukannya. Lucu loh. Ini simpel bentuknya. Oke oke oke. Dan ini ee ada antidas. He. Terus habis itu apaan aja nih? Ini bisa ngapain aja sih, Mbak? By the way, kalau ini sih sebenarnya ee dia yang ada produknya tuh ada si antidasnya itu sih yang utama karena dia memang fungsinya cuman air purifier aja kan. Nah, di sebelah sini nih ada apa nih sebelum kita masuk ke sebelum jadi kayak memang konsepnya tuh kita penginnya pasti voyer-nya kita diterima terus ee sebelum masuk ke area yang lebih ee besarnya lagi gitu ya. Ini kita dibagi dua nih. Kalau ke kanan ini areanya e guest room. Jadi kayak kita bikin guest roomnya tuh pavilion sendiri gitu. Oh oke oke. Gitu. Jadi si owner owner tuh requestnya pengin semua kamar itu kan ngadapnya kamar dan kamar e ruangan utama tuh ngadap ke kolam renang gitu kan. Jadi kalau nanti lihat living room itu ke kolam renang. Nah guest room juga punya view yang sama gitu. Oke gue penasaran nih. Tapi lebih baik kita ke ruang keluarga dulu atau ke mana dulu nih? Boleh kayaknya mending ke sini sih. Oke. Oke. Oke. Ini ada apa nih Pak? Di sini ada powder room. Ah oke. Ini powder room-nya. Uh. gitu. Silakan. Oh, wow. Enggak bisa mandi tapi ya. Eh, iya. Tapi enggak pengin mandi ya di sini kayak pengin joget gua di sini. Dan dia buka sendiri. Kamu bikin aku kaget. Nah, ini pakai ini mozaiknya kayaknya tipenya agak beda ya, Mbak. Soalnya kok kayak ee air ya nih. Nah, ini tuh dia ini kita pakai mozaik-nya tuh pengin lebih apa ya? Ada kayak agak catchy ya di sini feelnya. Jadi kalau misalnya dilihat kayak udah marmer segala macam gitu. Power tuh main dibikin lebih kayak agak mm surprising gitu buat tamu-tamu yang datang. Jadi kalau Fnya tuh agak bling-bling ya kalau ya. Iya. Heeh. Ini Venus Style sih. Kita pakai Venus Styles yang tapi ya aku lupa tipenya tapi pokoknya Venus style lah ya. Dan ini dia juga enggak cuman plain datar gitu aja kayak di dalamnya ini pun juga masih ada tekstur-teksturnya ya. Heeh. Masih kelihatan kayak batu gitu Dan ini lantainya pun juga pakai ini marmar. Oh, marmer. Kita pakai marmer arabescato kalau di powder room. Dan lucunya nih, Teman-teman, di sebelah sini tuh dia juga ee vanity-nya juga apa bentuknya enggak mungkin bleber ke mana-mana lah Pooknya kering terasa. Kering kering. Oke, kamu tutup lagi. Heeh. Terus di bagian sini, Mbak. Nah, bagian sini sih ee ini gas room ya. Ah, oke. Oke. Dan ini taman ya berarti ya? Iya. Jadi kalau dari gas room nih kita buka pintu gitu langsung kelihatan ke kolam renang sama taman belakang. Ini adalah kamar tamunya ya berarti ya? Betul ini kamar tamunya jadi kayak pavilion tersendiri gitulah lebih private jadinya ya. Iya. Dan enggak mau pulang sih sebenarnya kalau gue sih mau ngi sini dan di sini. Eh tunggu bentar enggak apa-apa ya nyalain ya. Ah nyaman sekali ya ini suasananya kayak berarti kayak ada di Bali ya. Iya, lagi di villa gitulah. Oh, oke oke oke. Dan di sebelah sini ada ininya ya. Kamar mandinya sendiri berarti ya. Oke oke oke. Dan kamar mandinya sendiri pun seperti villa. Itu lucu banget. Ini apaan Mbak? Oh iya itu ee homogeneous style sih. Oh gitu. Heeh. Kita kasih dinding aksen di sini. Ah di bagian sininya dia teksturnya begitu ya. Heksagonal gitu ya. I betul. Ah, nice. Menarik sekali dininya nih. Dan kayaknya gaya-gayinya pun juga ee agak bling-bling lagi ya. Jadi ininya pakai aluminiumnya yang warna lebih ke gold. Heeh. Heeh. Enggah aja ya. Enggah loh. Enggah loh. Dan di sini kayaknya ee ada peralatan buat olahraga juga ya berarti Iya. Jadi ini tuh ee kamarnya sering dipakai sama orang tuanya owner ya. Jadi kalau misalnya di sini buatching, yoga, olahraga, berenang juga gitu. Jadi langsung straight to the Oke. Oke. Dan lantainya pun terasa banget bedanya. Ini apa nih, ini bukan SPC nih. Kalau ini bukan. Ini kita pakai engineer wood ya. Floring oke apa sih, Mbak sama berarti sama yang wood? Tahu enggak yang wood apa? Wood solid. Dia itu kalau wood solid tuh memang full ee kayu kan ya. Kalau engine red tuh dia ada lapisan tripleknya lagi deh setahu aku ya. Oh, oke. Jadi lebih efisien ya secara harga. Secara harga lebih efisien tapi looknya dapat. Betul. Tapi tetap berasa kayu. Kalau esis sama vinil kan enggak ya. Iya. Heeh. Oke. Oke. Berarti sebelum kita ke sini kita ke kembali ke ruang keluarga dulu nih. Oke. Ini pintu-pintunya yo. Iya. Ini kita pakaiin itu juga. CNC. Tapi kalau ini kita HMR aja sih, bukan metal. Oke, kalau HMR tuh teman-teman tahu itu adalah bahan dasar furniture selain multiplex tetapi dia anti air warnanya hijau tuh. Oke. W. Oke. Nah, ini area living dining pantry-nya. Jadi, kita konsepnya open plan kalau di sini. Oke. Ini ruangannya berapa sih, Mbak? Ini tuh kita lebarnya 5 * 12 m. Panjangnya 12 m. Oke. Sampai situ 12 ya berarti ya. Dan ini ruang keluarganya kayaknya cukup banget ya kalau misalnya ada acara keluarga ya. TV-nya gede banget. TV-nya gede banget. Ini berapa in nih? Ini tuh 80 85 apa 85 gitu ya? Astagfirullah. Mau tidur di atasnya cukup ya. Panjang juga bisa ya. Kalau gua tidur kan kayaknya pas gitu ya. Oke. Dan karena dia ukurannya besar jadi jarak pandangnya enak ya. Segini gitu. Jadi enggak sakit mata. Jadi teman-teman juga harus perhatiin ya teman-teman. Kalau misalkan punya jarak ee TV-nya sama matanya itu berapa meter, itu ada hitung-hitungannya ya, inch-nya ya kalau enggak salah. He. Terus sebelum kita naik ke atas ini, ayo kita bahas bagian dapur nih. Karena secara e ke mak-mak ya. Oh iya betul. Saya juga mak-mak ya. Oh udah mak-mak juga ya. Ya ini meja area makannya. Kita sengaja nih dari treatment interiornya tuh ada e paneling nih di tengah-tengah. E terus dari kiri kanannya kita kasih vinir, tengahnya kita kasih cermin buat pantulin view dari e taman. Oh iya benar-benar. Jadi manfaatin tamannya habis itu dipantulin. Jadi biar kesannya kayak ada lukisan. Iya betul. Jadi instead of kasih artwork di sini kita pantulin yang ada di luar. Betul. Dan lebih murah. Dan teman-teman jangan lupa ya kalau pakai beginian ada bagusnya kadang pakai yang tipe di bevel nih. Ini bevelnya 2 cent nih kalau enggak salah. Lebih ada karakternya gitu ya. Iya. dan kelihatan bling-bling lagi gitu ya. Oke oke oke oke. Engak polos. Heeh. Dan ini lantainya sendiri ini pakai marmer lagi. Marmer lagi. Ini marmer asli. Iya asli. Yang ini Cypress gray kita pakainya. Oke. Dan menatnya kecil sekali ya. Terlihat kayak ini aja nih Iya. Enaknya kalau pakai marmer gitu ya kayak kelihatan nyatu gitu karena nanya bisa sekecil mungkin. Mungkin dan juga pemasangannya juga harus dipikirin nih teman-teman supaya dapat nih book match-nya. iya betul kalau gua bilangnya mirroring kebiasaan di AutoCAD ya mi benar match oke. Ini area dapurnya. Sebelum dapur gua pengen nanya ini plafon ya kayak pakai wallpaper. Apakah ini? Ini menurut lu apa? Gua pikir wallpaper. Makanya gua bilang wallpaper dari awal. Enggak. Ini cat tekstur sebenarnya. Jadi cat tekstur sekarang udah macam-macam banget ya. I bisa bikin kayak kalau dulu cat tuh look kay apa sih? Kayak kampot atau ap gitu ya. Nah, kalau ini udah kayak gini nih. Tapi ini harus di tangan tukang ahli kah atau? Iya, kita pakai aplikator sih. Oh, aplikator sendiri ya. Jadi looknya bisa dapat begini. Tapi kalau tukang sipil sendiri kayaknya enggak. Belum. Belum ya? Nanti ng tukang sipil dia. Oke, ini dapurnya. Dapurnya ini punya pantry yang cukup besar dan menurut gue ini gayanya seperti gaya Amerika ya karena pantry island island kita ini nih biasanya kan kecil ya 80 cent kalau ini tuh kayaknya 1,2 ya ini 12240 betul satu step efisien jeli ya matanya ya kalau kata teman gue mata di mata gue tuh kayak ada ee penggarisnya ada meterannya oke dan ini pakai apa nih Mbak ini kita pakai stone stone Oke. Bukan marmer. Bukan marmar yang ini. Bukan marmar. Terus ee Heeh. N ini ee apa nih? Ini kok banyak sekali kabinetnya. Iya betul. Itu dia. Saya juga enggak tahu ya. Pilihan owner. Oh, pilihan owner ya. Terus ee di sininya ada bolongan kecil tapi gua Oh, wow. Benar. Benar sekali. Berhasil. Berhasil. Jadi ini bisa buat ngapain nih, Mbak? Nah, ini emang kayak owner tuh pilih ini kan sebelum kita kan appliances kan emang kayak diskusi terus sama tim kita gitu ya. Jadi e akhirnya kita okein oke boleh deh pakai yang ini. Oke. Apa namanya e sesuai dengan konsepnya juga. Ee jadi selain karena bentuknya nih kan kita maunya di sini kayak hitamhitam gitu ya. Nah ini tuh juga nah ini yang owner suka ada si apa si putaran. Iya putaran itu. Terus bisa nyuman air dingin gitu kan. He. E yang menurutku oke sih karena dia ini lagi sih ada si plasternya itu katanya jadi fresh gitu si. Oh jadi bakterakteri di Iya. Jadi anti jamur katanya. Jadi kayak makanannya terus buah-buahannya itu bisa tahan lebih lama. Iya loh teman-teman. Benar loh. Karena ada beberapa kadang kalau misalnya kita dari pasar atau enggak dari supermarket itu dibawa masuk langsung enggak dicuci dulu. Itu kadang suka ada bakteri-bakteri gitu ya. Betul. Sebagai ibu-ibu ya. I. Terus habis itu kalau misalnya ditaruh di sini kadang bisa nyebar malahan. Jadi harus dimatiin. At least kalau itu ya udah ada pengamannya lah ya. Heeh. Oke. Oke. Sama ada satu lagi sih. Ini keren sih. Ini mungkin kayaknya enggak ada deh di kulkas lainnya. Aku juga baru nemu. Ini namanya FRX room. Jadi ngapain? Jadi nah dia tuh bisa macam-macam tergantung fungsinya bisa ngedinginin makanan dengan cepat. Maksudnya kayak kita masak nih panas terus masuk ke sini didingin diturunin suhunya biar bisa langsung dikonsumsi atau kayak difrost dia kayak jadi ruang difrost sendiri atau misalnya kayak kita lagi buru-buru ee mau menjamu tamu gitu terus kita baru beli minuman-minuman kaleng terus kita masukin ke sini dia membekukan e mendinginkan dengan lebih cepat gitu. Oh iya benar-benar soalnya kalau misalnya kita habis masak enggak boleh langsung masuk sini kalau enggak jadi basi ya cepat basi ya. Tapi kalau misalnya kadang di sini suka dilalerin jadi lebih baik masukin sini. Masukin sini dulu. Terus habis itu baunya juga ketahan di sini semua ya. Oke. Oke. Nice. Nice. Terus di bagian sini nih, Teman-teman, karena dia biasanya nih kalau penempatan ee appliance di dapur ini biasanya dikumpulin yang kelistrikan di sini nih. Iya, betul sekali. Jadi makanya ada dispensernya juga nih di sini dan dikasih lubangan. Ih, lucu sekali dibuka. Biasanya kan kotak ya. Iya. Aku mau B. Ini dari interior desainernya dibuka lebih besar ya biar lebih cantik aja sih. He manis. Oke oke Mbak yang ini ee ini ee bentuk kacanya cukup unik nih. Karena biasanya kan orang pakai moru, pakai clear. Kalau yang ini dia agak mantul ya. Iya betul. Ini apa nih? Kalau ini gua tahu nih aluminiumnya. Iya betul. Tuh aluminium. Kacanya tuh kita pakai one way tinted glass. Jadi owner emang enggak mau pengin majang apa namanya ee koleksinya tapi enggak mau berantakan juga gitu. Jadi ini kita pakai one way tinted glass. Pas dyalain lampu di dalamnya itu baru kelihatan tuh kan ada ee apa siluet-silouwet barang-barangnya ya gitu. Oh iya iya i ya. Karena dia lampunya di belakangnya juga kuning dia kelihatannya kayak gold lagi. Ah oke oke oke oke. Terus di sini dikasih kabinet-kabinet. Ini kabinetabinet. Heeh. Oke. Emang salah satu kita tuh harus punya banyak kabinet supaya enggak perlu buat ibu-ibu ya. Heeh. Heeh. Bareng-bareng. Simpan barang-barang. Dan di sini ini ada sesuatu nih. Ee yakin sesuatu. Iya betul. Ini kamuflase sebenarnya. Kita lihat ya. Ini menuju ke area servis. Eh, ada kamu lagi. Aduh, Mbak ini dia selalu menemani kita ya sebenarnya ya. Iya nih. Jadi ee kemarin tuh owner kita udah sempat konsultasi bareng owner juga sih. Karena ternyata pas sudah ditinggalin kan biasa ya kalau ditinggalin tuh baru berasa nih ada keluhan apa gitu. Nah, kata Oner di daerah sini nih agak lembab gitu. Jadi kalau kita lihat nih ya ini tuh sebenarnya dia nah tuh humidity-nya ada di 70% padahal standarnya itu di Perda juga ada tuh tulisannya sampai 60% tuh. Nah, ini dia tujuannya berarti menurunkan gitu ya kalau misal menurunkan. Jadi kan ini kan dia sharp deh humidifier ya. Jadi dia emang fungsinya itu untuk menurunkan kelembaban ee udara di dalam ruang gitu. Tapi dia juga fungsinya nih kalau yang yang ini dia juga ada fungsi lainnya tuh bukan cuman the humidifier nih kalau kita lihat. Iya dia bisa ee ngeringin apa tuh pakaian. Pakaian gitu bantu ngeringin pakaian. Terus dia bisa air purifier juga. Oh iya. Iya. Kadang-kadang kalau kita misalkan ada yang ee darurat harus cepat kering. Jadi tinggal taruh di atas sini, habis itu pencet yang laundry, habis itu dia udah kering. Dia bantu ngeringin tuh. Oke. Oke. Terus ini kalau misal dia bisa nurunin, buktinya apa? Kalau dia bisa nurunin, buktinya itu dia ada di sini nih, Mbak. Kalau lu lihat ya. Sini. Aduh. Nah, tuh dia lihat kan ada airnya di situ. Nah, ini dia tandanya dia nyereap si udara air di udara itu. Heeh. Jadi kayak kalau kita kan dulu harus beli kayak daya serap gitu. Serap air itu kan yang bisa reveal kan. Jadi ini enggak perlu lagi. Enggak perlu lagi. Udah ini aja lu tinggal buang terus taruh lagi deh gitu. Jadi lebih efisien. Kalau misalnya kayak gitu gua juga pengin ini ada di gudang. Pengin ada di beli jadi banyak. Tapi emang e menyenangkan sekali ya karena fungsinya banyak banget ya. Oke. Oke kalau kayak gitu yuk kita lanjut ke dapur basahnya. Oke Mbak ini mulai masuk ke daerah W kitchen ya. Heeh. Dan oh ini ownernya sangat baik sekali menyediakan tempat buat menonton TV. Iya. Jadi ini buat Iya. Buat ini buat kumpul kumpul mbaknya di sini gitu. Ah oke oke. Terus di sini tetap dikasih kulkas dua pintu. Iya buat ini kan kalau dalam kan kebutuhan orang dalam ya kan untuk I snack segala macam ya. Kalau ini yang buat yang basah lebih basa-basa lah ikan gitu-gitu masuknya ke sini. Oke. Dan di atas sini kayaknya ada kemungkinan bakal diperbesar nih. Soalnya dikasih beginian. Bisa. Jadi ini bisa dicopot ya. Iya. sesuai kebutuhan gitu kan. Sesuai kebutuhan tiba-tiba ee ini kayak harus di rumah lagi ganti jadi lebih gede. Betul. Oke. Dan di sini semuanya dikasih kabinet full ya ke atas ya. Iya. Buat penyimpanan sih storage. Karena emang di rumah ini tuh enggak ada gudang. Jadi kita ee tempat-tempat penyimpanan tuh bentuknya semua storage-storage gitu. Jadi kita manfaatin semaksimal mungkin sih area yang bisa dibikin storage gitu. Oke. Oke. Dan di sini lengkap semua ya? Lengkap. Heeh. Cooker sampai slow cooker kayaknya juga ada semuanya Oke, menarik sekali. Dan kalau misalnya teman-teman lihat ini juga di sebelah sini tuh ada ee tangga besinya nih. Iya, ini tangga servisnya. Langsung ke kamar si ART ya berarti ya. Iya, ke area servis yang di lantai du itu ada area jemur sama kamar-kamar ART di atas. Laundri juga di atas semua. Oke, ya udah kalau kayak gitu, Mbak. Ini ee pintunya besar-besar semua nih. Ini bukaannya berapa ini kira-kira ini? 8 atau 7,5 m gitu aku lupa. Tingginya 3 m. Oh. Oh. Oke. Oke. Wow. Ini enggak sembarang nih kalau kayak gitu ya. Heeh. Enggak bisa sembarangan produk sih. Harus nyari yang sesuai. Jadi emang karena owner penginnya tuh enggak banyak apa sih kalau tadi tuh desain garis-aris. Iya. Jadi tadi tuh enam pintu harusnya desainnya. Tapi owner penginnya enggak mau ah terlalu rame gitu ya. Banyak garis-garis kayak di penjara gitu ya. Akhirnya kita ganti ee dengan produk ini. Dia memungkinkan untuk cuman e empat pintu. Oke. Ini bukanya gimana arahnya? Oh, sini ya. Heeh. Ah, jadi kalau misalkan nanti ownernya juga pengin ee suasananya pakai udara alami, pakai buka aja ini ya. Iya. Jadi kayak emang konsepnya tuh kita pengin bukaan lebar supaya ee area teras ini jadi extension area dalam. Oh. Ya, kalau lagi ada acara acara ini bisa dipakai juga gitu. Oke. Dan di sini, Mbak, ini ada ruangan. Tapi aku tidak melihat ada pintu. Enggak usah sosokan. Kamu pasti tahu. Karena di sinilah pintunya. Oke, ini dia ruang satu lagi. Ah, ada library-nya juga, ada pianonya. He. Terus ini ruang hobinya owner di sini sama anak-anaknya. Kayaknya dia pecinta di si komik sama seperti diriku. Gua ada daily buggle, habis itu ada eh ada ada wakanda habis itu aduh seru sekali ya. Dan ini langsung vistanya ngelihat ke kolam renang ya. Dan ini juga bisa dibuka lagi ya semuanya ya. Bisa dong, bisa. Jadi ini tuh connecting nih ruangan hobi, ruang living room itu connect semua. Jadi kalau ini dibuka ya udah jadi satu ruangan. Enak banget ini tempatnya. Wow. Dan ini ada apa lagi nih? Ini ada versi kecilnya nih ya. Betul. Hmm. Lucu sekali bentuknya mini. Habis itu karena kalau pakai yang besar kayak tadi kan terlalu penuh ya di sini. Heeh. Oh, di sini. Dan warnanya pun juga senada ya. Warna kayu ya. Cocok jadinya kemarin kita pilihnya warna yang ini. Jadi dia ada yang versi gede, ada yang versi kecil ya. Ini apa sih namanya? Oh, itu gitu namanya Sharp. Dan di sini juga dibikin kayak library semua ya berarti ya. Jadi, open semua gitu. Ini kalau kita lihat karena memang hobinya baca jadi udah full sama buku-buku terus ada hobi bikin lego juga. Jadi kita memang direquest mau pajang lego-legonya gitu. Jadi di sinilah tempat manjang-manjangnya. Oke, ini buat dapetin satu ruangan menarik begini nih, Mbak. Ini butuh ee berapa meter per sih? Berapa kali berapa ini tuh? 5 * 3 ya. Oke, 5 * 3 udah dapat ya. Heeh. Udah dapat 15 sampai 20. Iya 15 sampai 20 m lah. Segini tuh. Iya. Pianonya juga udah dapat yang ee ya yang klasik begini udah dapat. Tapi bisa buat nampung-nampung barang-barang ini semua ya? Iya. Heeh. Oke. Oke. Oke. Terus ee sekarang kita lanjut ke mana nih? Ke lantai dua ya. Ah ke lantai dua ya. Oke. Oke. Yuk yuk yuk yuk. Oke. Ini salah satu konsep buat rumah yang sulit dimasukin maling. Berarti nih pintunya dibuat kamuflase semua nih ya Mbak ya. Jadi pada maling masuk sini enggak ada pintunya gua mesti ke mana nih gitu. Oke, sekarang gua mau bahas tangganya nih. Tangganya dibikin melayang. Oke. Dan ini ee kadang ada bikin orang ngeri ya. Karena sebenarnya aman. Heeh, aman kok. Aman. Ah, dan lucunya nih, Teman-teman, di bagian sini stepan yang kedua ini dia nyambung sekalian sama kabinet TV-nya. Dan ini panjang loh, Mbak. Berapa panjang? 5 m. 5 m? Heeh. 5 m. dalamnya 45 cent. Nah, ini bukan de beton kan? Enggak. Itu kita besi. Ee UNP ya. Kita pakai UNP 10 terus dico-cover sama marmer. Oh. Ini marmer lagi nih. Oke. Kalau yang ini e marmernya apa nih? Kayak bercak-bercak gini nih. Ini tuh fantasy white kalau enggak salah deh. Ah oke oke. Dan di belakangnya itu dikasih dikasih ada kayak taman kering gitu lah ya. Iya. Iya. Iya. Sama si ini apa nih, Mbak? Ini dinding. Ini pu stone sih. Jadi kayak kita pengen bikin si dinding ini jadi backdrop-nya si TV ya. Kalau misalnya di rumah-rumah mungkin bikin backdrop TV lagi gitu. Nah, ini backdrop TV-nya ya dinding dan tangga gitu konsepnya gitu. Dan karena di sini kan biding ya, biasanya tuh cenderung karena dia gede cenderung suka ada retakan ya. Nah, makanya di lebih baik kalau misalnya ada beginian teman-teman tutupin sama apa tadi? Storm Store. Oke. Oke. Boleh naik ke atas? Boleh. Silakan. Tapi gua udah boleh naik ke atas. Kayaknya lu mau naik duluan ya. Sok monggo. Gua penasaran. Boleh loh. Boleh loh. Bareng gua habis gua dari titelan gua. Uh. Oh ini ee festone ini ya. Berarti bukan asli ya batunya ya? Enggak bukan asli. Hmm. Bisa jadi alternatif sih untuk budget ya. Iya iya. Heeh. Dan apa sih? E maintenance juga. Betul gitu. Dan ini dia tangganya kan melayang nih, Mbak. Ini bikinnya gimana sih? Banyak orang bertanya-tanya loh. Aku bertanya-tanya. Oh. Oh. Iya. Kalau ini kamu nanya kamu nanya. Kamu enggak usah nanya deh. Tahu kan caranya? Enggak apa-apa. Enggak apa-apa jelasin. Kan lu yang bikin. Kalau ini kita pakai rangka besi sih. Ini semua rangka besi si tangganya. Oke. Terus ini dia gitu. Terus di Iya. Jadi ada jadi kalau ini sebenarnya ada balokan gitu ditanam di dalam dindingnya terus ada rangka besi lagi keluar buat rangka si step tangganya ini baru kita tutup pakai si solid w kalau ini solid w oke Oh ini besinya masih e kuat dan tebal ya teman kalau enggak kalau enggak dia melendut melendut. Heeh. Dan ini pakai kaca tempered ya? Iya ini kaca tempered. Eh hand rel-nya solet. Ah finishingnya di finishingnya di melamik aja. Oke, Mbak. Ini pas kita lagi naik di sini nih, gua baru sadar di sini ada view e taman taman kering. Iya. Ini kita bikin taman kering nih di sini. Jadi emang penginnya sih sebenarnya waktu kita dari luar nih masuk kan sambut ada tamannya terus masuk ke dalam naik ke e masuk ke dalam di bawah ada tamannya juga naik ke atas ada tamannya lagi. Jadi kayak hijau-hijau segar gitu ya kalau masuk ke rumah pun gitu. Dan supaya dia view-nya enggak keputus lah ya. Ini cuman dikasih kaca temper yang sebelahan ya, jadi enggak dikasih bingkaian lagi ya. Biasanya orang banyak bikin buat kayak taman-taman kering tuh kayak ala-ala Jepang. Kalau ini ala-ala tropis nih gue. Iya kita pengin di sini tropis sih. Ah oke oke oke. Benar biar lebih home. I ya ya. Terus di sebelah sini nih Mbak ini ee ada kamu lagi. Iya nih Albert nih. Secara di bawah tadi kan ada anaknya di komik ya. I ini ada alnya di sini nih. Ini apa ini, Mbak? Ini air purifier juga sih. Oh, oke. Oke. Jadi emang kalau dilihat nanti deh banyak emang banyak air purifier sih di rumah ini. Peruangan tuh pasti ada. Tapi emang sangat mengerti sekali ya di kehidupan perkotaan itu kan terlalu banyak polusi ya. Jadi ya setidaknya nyampai rumah kita dibersihin lagi. Kita dilundry sama air Free Fire. Baji ya. Terus di sini apa nih Pak? Ini kita masuk ke kamar master. Oh ini ee pintu-pintunya tinggi semua ya? Iya, 3 m semua. Tapi ini kalau dilihat kita ada dua paneling. Ini tuh ee sebenarnya pintu yang open ini 2,4. Ini tchnical sih sebenarnya supaya enggak lendut kan. Iya. Iya. Dan Exel-nya ada yang di atas lagi ya tadi ya. Iya. Tadi e door stoppernya sih biar lebih berat gitu feel-nya. Karena kan ini kita bukan solid w kita pakainya engineer e door gitu jadi kan lebih ringan. Nah, ini untuk yang di kamar master kita pakaiin door stopper supaya fillnya tuh lebih berat gitu. I dan kalau kebuka dia reflek langsung nutup ya. Karena biasanya kan kalau kamar tidur utama kan jangan sampai kelihatan tamu gitu kan. Heeh. Enggak akan kelihatan sih. Terus habis itu kalau misal kita udah bagus-bagus begini nih kayak kamuflase begini eh tiba-tiba ada doorstoppernya keluar gitu kan enggak enak ya. Jadi buat nutupinnya pakai yang model begitu teman-teman. Dan aku ketemu kamu lagi. Kamu sering ada di sini. Gua kayak orang gila ya ngobrol. Kayaknya gua ngobrol ada di sini deh. Turunin aja ya. Ya, gua ngobrol diri aja. Ayo, ayo, yuk yuk yuk diajak nih. Habis itu Mbak ini di sini ee ruang karena tidur utamanya besar sekali nih. Tapi gua tidak melihat ee lemari I lagi-lagi lagi-lagi gua harus nebak dia. Iya. Di mana dia? Di mana dia? Tapi sebelum nebak nih gua ngelihat nih. Ini kan ruangannya besar sekali ya dan jaraknya dari sini ke sini berapa? Berapa meter? Ruangan ini tuh 5 m. Jadi ruang ruang area tidurnya itu 5 m panjang ya. Oke. Dan di sini ada kabinetnya lagi melayang. Iya. In lagi. Terus ada ruang ya kayak hotel ya. Habel. Iya. Ini beneran ditinggalin enggak sih? Ditinggalin lah. Please deh. Dan ini masih ada nakasnya yang gede-gede ya. Ini sekitar 70 cent nih. Nah ini. Oh wow. Gu. Relnya di dalam ya? Iya. Kita tanam. Ah. Oke. Oke. Coy, perasaan coy. Ini ee lantainya langsung ya sama semua Iya, sama. Sama semua. Berarti ini eh walking closetnya ini gabung ya sama kamar mandi. Oh my God. Wow. He kita konsepnya gitu gabung digabung-gabung semuanya lah. Ini kayak satu rumah sendiri loh ini. Kalau iya sih ruang keluarga gue ya kayaknya. Dan di sini ada taman dalamnya lagi nih. Oh my God. Dia pakai yang model-model lumut-lumut begini. Tapi ini bohong. Tapi ini sintetis karena dia enggak cocok. Kalau di sini pasti kering. Jadi kemarin dari e desainer landscape-nya pakai sintetis aja deh gitu. Yang pentingnya dapat. Tapi ini ini bawangan berarti ini lihat yang lain beneran cuman itu doang. Oh, itu doang karena lumut enggak kuat. Enggak kuat di sini ya. Terlalu panas. Terus habis itu di sebelah sini ada vanity. Vanity buat dandannya. Ini ini harusnya lampu ya? Ah, aduh aku suka sekali dengan model yang seperti ini. Mewah. Terus di bagian sini ini wardrop. Wardrop ya. Dan di sini biasanya nih orang tuh ada dikasih island begini. Tujuannya buat naruh apa sih, Mbak? macam-macam sih. Ada yang koleksi-koleksi kayak jamnya kayak gitu-gitu. Ada kan itu yang biasanya kayak itu suka dibuka ya di apa kelihatan gitu baca. Heeh. Kalau ini kita kita taruh ee marmer bawahnya sih ini udah koleksi owner sih sebenarnya. Pokoknya koleksi-koleksi di sini pakaian-pakaian di sana. Oke. Dan di sini ada. Jadi kalau kayak gini sebenarnya agak menghemat ya. Jadi di kamar mandi pun ada AC-nya gitu ya. Jadi kalau misalnya mandi tetap dingin. Oh iya. Iya kan? Cepat-cepat gitu. Terus sebelum kita ke kamar mandi ini gua mau nanya ini kenapa barang ini ada lagi? Eh tapi ini beda sama yang tadi loh ya. Oh beda ya? Beda. Beda. Hmm. Ini tombolnya agak rame ya. Iya yang ini ramai. Yang tadi kan sedikit kan. Heeh. Jadi ini bisa ngapain aja nih? Ini tuh sebenarnya nih dari awal pas pindah ke sini kan baru manamanya habis konstruksi segala macam gitu kan bau ya. Apalagi interior nih kita ada dupo dan segala macam gitu kan jadi bau banget. Nah, ini tuh dari owner akhirnya beli dehumidifier gitu untuk menyerap si bau-bau itu karena dia ada fitur sih deodorisasinya lah gitu. Oh ya, yang ini ya berarti ya. Nah, yang lucunya ini ada laundry. Emang dia bisa dia bisa ngapain ini, Mbak? Kalau la bisa bisa ngeringin baju katanya. Oh, gitu. Iya. Jadi ini bisa lu taruh di tempat jemuran lo gitu. Misalnya hujan nih tahu di tempat jemoral lo terus dia bisa kayak ngeluarin hal-hal panas gitu. Bisa bikin kering gitu, Mbak katanya. Oh, oke oke gitu. Tapi ini juga bisa jadi air purifier. Jadi fungsinya humidifier bisa jadi air purifier juga. Terus kan e owner punya pets ya. Heeh. He. Nah itu kan biasanya ada bulu-bulu dan segala macam gitu kan. Nah ini tuh juga dia bisa bikin apa namanya? Menyedot antidas apa debu terus bulu-bulu. Jadi sebenarnya cocok buat kayak orang-orang yang agak alergi ya sebenarnya ya. I benar. Oke. Dan ini ada persen-persenan. Ini buat ngukur kelembaban berarti ya. Iya. Biasanya gitu. Oke. Oke. Dan posisinya dia dekat sama koleksi tas-tas ini nih. Iya. Supaya kan dia menjaga kelembaban tuh. Karena kan kan tasnya ada yang kulit dan segala macam biar bentuknya lebih terlalu gitu ya. Heeh. Heeh. Gua pernah tuh dengar ada teman gua harus ngelapin gitu supaya jamur itu atau mungkin bisa pakai ini kali ya. Iya ya. Jadi tinggal buka, nyalain, tutup lagi. Selesai maintenance-nya ya. Nyalain. Betul. Oke. Kamu sharp ya. Oke. Ini dari tadi gua perhatiin kayaknya barang-barangnya sharp semua ya. Iya ya. Heeh. Iya benar juga sih. Kayaknya owner sukanya sharp sih seks soalnya. Oh oke oke. Tapi emang brand lama sih ya kalau gua dengar kayaknya dia waktu gua pingik juga udah ada tuh. Tapi di sini nih Mbak nih kita masuk ke kamar mandinya nih. Di kamar mandinya cuma dibedain sama ketinggian lantai sama jenis lantainya doang nih. Betul. Dan ini karena ada si taman indoornya ini jadinya ada enak banget ya kalau buat si berendam-rendam gini ya. Syahdu dulu. Syahdu kayak ada di spa dia kalau capek-capek pulang kerja berendam tuh enak kan masih ngelat hijau-ija bisa ngelihat bulan di atas kalau malam karena atasnya juga dikasih kaca ya. Oke. Oke. Terus di sebelah sini ini apaan sih mbak? Eh ada sesuatu dia bisa terus kam ya. Ini kamuflase lagi coba aja. Oh, boleh boleh. Itu kabinet sebenarnya. Oh, kabinet ya. Oke oke. Oh, I karena dia modelannya kaca langsung jadi enggak ada kabinet yang di sini kan. Jadi kita taruhnya di sini. Ini sebenarnya karena ada jeda dinding sih ini kan bentuk lahannya agak miring gitu ya. Nah, ini kita manfaatin jeda dindingnya itu biar kayak feel ruangannya tetap lurus. Hm. Ya, ini lurusin ya di belakangnya aja yang dimiring-miring ya. Dan ini pakai apa sih, Mbak? Kok dia melengkung-melengkung gini? Itu kita pakai apa sih namanya? Ini kayu beneran. Kayu beneran enggak? Dia ini vinir sih. Oh ini vinir. Ini ke vinir. Ini kayak HMR deh. HMR panel deh. interiornya gimana ya? Bengek bengek kayak dia. Terus habis itu ini dibagi dua ya. Emang tipikal ee rumah e cukup mewah. Biasanya antara WC sama toilet ini dibagi lagi dia ya. Jadi benar-benar kering banget nih. Betul. Iya. Oke. Dan ini semuanya pakai ini ya mermer. Pakai marmer ya? Kita pakai marmer semua. Oh, gua enggak mau dikagetin lagi. Ih, dia masih kagetin loh. Oke, dia buka sendiri. Hm. Dan di sini ada tombolnya ya? Ah, seru sekali. Bisa ngapain aja dia? Front rear echo flash. Masa bisa dipijitin pantatnya? Oke. Oke. Udik nih. Udik nih. Bisa. Bisa dikeringin juga, Mbak. Bisa dikeringin juga ya? Hm. Oke. Oke. Yuk, kita lanjut ke kamar yang lainnya. Karena kalau misalnya di sini terus emang ini salah satu yang paling menarik sih menurut gua nih. Ini paling nyaman sih. Memang besar sekali juga ruangannya. Iya. Tapi nyamannya di kamar bukan di tempat. Tapi gua di situ aja cukup sih. Iya iya tante-tante tidur aja di sini. Pergi gue di situ aja deh. Pakai ini kasur lipat enggak apa-apa. Boleh. Oke. Oke. Sekarang kita ke selasannya di lantai du. Mbak, ini sebelum masuk kamar ini tuh ada pintu-pintu besar nih ya. Ini yang tadi ya, secondary skin yang tadi ya? Iya. Heeh. Jadi di balik secondary skin-nya itu ya si balkon ini sih. Oh oke oke oke. Ini balkon yang tidak boleh dilewati orang ya sebenarnya ya. Boleh sih kalau mau enggak apa-apa tapi ya pakai sendal ya. Pakai sendal makanya dikasihnya bukan batu koral batu split nih. Batu split. Oke. Dan karena supaya aman tapi tetap enggak mau kelihatan, makanya dikasih handelnya yang kaca temper. Iya, betul. Dan ini masih bisa dibuka semua ya? Oke. Oke. Terus di sebelah sini ini ada apa nih? Ini diordor ini isinya kamar semua sih. Kamar anak. Kamarnya anak cewek, sebelah sana kamar anak cowok. Ah, oke oke. Tapi enak ya kalau misalnya jalan di sini karena ini kaca semua, kita enggak ngerasa kayak tetangga ngelihatin atau enggak orang tua bisa ngelihatin karena ada secondary skin ini. Ya. Betul. Hm. Oke. Oke. Yuk. Boleh masuk aku? Boleh. Boleh. Silakan. Eh, boleh loh. Silakan. Kan kamu yang desain. Aku datang. Iya, betul, betul, betul. Nah, ini kamar anaknya. Size-nya sih enggak terlalu besar sih sebenarnya. Tapi kalau menurut aku dan ee Dila cukup banget sih ini gitu untuk kamar anak. Tapi ini kayak kamar hotel ya kalau menurut aku ya. Soalnya ini pas masuk kita langsung ada kamar mandi. Biasanya emang selalu gitu kan kalau di kamar hotel kan. Iya. Iya. Iya. Terus di bagian sininya dibikin e kaca gede banget. Tapi kalau misal pengen privacy walaupun sendiri ya, tapi kan kalau ada teman main gitu kan tinggal tutupin ya. Tinggal tutup aja. Oke, sebelum ke kamar mandi di sini ini dikasih apaan ini, Mbak? Oh, ini ee anaknya owner mau ada kulkas di kamarnya gitu. Jadi kita taruh di bawah meja aja dan menyenangkannya ya daripada kalau kita kan kadang suka lapar ya. Berarti anaknya laparan ya. Jadi supaya enggak sering buka tutup. Soalnya kalau buka tutup kan ee listrik lumayan ya. Jadi dipakainya yang kaca jadi situ. Ada makanan. Oh enggak ada. Ya udah. Atau enggak ada makanan apa tinggal lihat situ ambil. Kalau enggak ada langsung turun. Amb. Iya. Dan ini dibikinnya ini umur berapa ini, Ini umur 15 ya kalau enggak salah anaknya. Tapi memang ada request ee sebelumnya tuh pengin punya tempat sendiri untuk baca dan itu tuh kayak agak secluded gitu. Oh, jadi kayak punya rumah-rumahannya sendiri ya. He, heh. Jadi sebelumnya mintanya tuh kayak mungkin enggak sih kalau dibikin kayak ada room kayak hobit hole gitu, tapi karena space-nya terbatas ya akhirnya kita secara interior desain diakalinnya kayak gini nih. Dibikin di bawah tempat tidur gitu. Seru sekali di dalam sini. Jadi saya buku-bukunya dia. Ah. Ya, ya, ya, ya. Jadi kalau misal mau tiduran di sini bisa main sama teman juga bisa. Iya, gitu. Dan kalau misal ada tamunya misal ada sepupunya datang lebih kecil, dia punya ruangan sendiri. Ah. Terus dia ada tempat tidurnya sendiri di atas. Tempat tidurnya di atas. Jadi, kita side table-nya tuh kita manfaatin jadi tangga buat naik ke sini ke kasurnya. Oh, setiable tuh tangga terus jadi storage juga. Nah, ini buat nahan supaya enggak offside. He, betul. Dikasih bahaya ya. Angkeng di belakangnya ini, Mbak. Ini pakai apaan nih, Mbak? Ini kita pakai vinir. Oh, vinir. Tapi di finishingnya agak biru gitu, ya. Ee jadi emang motif vinirnya udah gini nih, Mbak. Warna dan motifnya udah kayak gini. Kita finishnya finish aja sih. Oh, nice. Jadi udah te udah udah enggak cokelat lagi ya. Bukan, sekarang udah banyak kok. Macam-macam loh sekarang. Heeh. Ah, menarik sekali. Kalau yang di belakangnya sama itu beda suka. Iya, sama juga. Cuman motifnya aja. Motifnya beda. Jadi kita kayak kayak ular. Kayak ular ya. Iya, kayak kayak ular ya. Oke, oke, oke. Gitu. Oke. Tinggal dikasih tali air. Tali air aja. Dibagi aja. Kalau ini apa ini, Mbak? Yang mana ini? Oh, itu list aja sih. List finish duko. AMR. Oh, AMR ya. Oh, oke. Oke. Terus lanjut ke kamar mandinya. Kamar mandi. Iya. Oh, kamar mandinya di sini agak lebih tenang ya. Jadi warna abu-abu. Oh, nice. Nice. Dan kekinian sekali. Menyerangkan sekali. Ah. Nah, dan di sini nih, Teman-teman, dia marmer juga nih asli. Tapi dipaduanin sama HT yang motifnya teksturnya juga kayak semen Jadi ee kalau di sini pink-pink yang ini kayaknya versi agak lebih dewasanya. Lebih Iya. Lebih maskulinnya gitu ya. Heeh. Oke. Oke. Dan di atasnya juga dikasih ee akuf drop light ya. Iya. Drop eh up ceiling. Sebenarnya kita buat kalau lihat tuh ada Itu apa namanya? Exhaust. Heeh. Karena posisi kamar mandinya ada di sini. kita enggak bisa ee buang apa dapat udara langsung dari luar. Jadi kita pakai os tapi enggak mau diekspos. Jadi di dalam situ. Oke oke oke. Dan juga menurut gua cukup menenangkan ya buat yang ee takut cap gue gini. Jadi kalau Iya ya pas masuk ada bunyi oh berarti ada orang gitu kan. Kalau diam seni kan kayak film Silent Hill ya Bu. Gua takut. Betul betul Dan ini ada si endut ini lagi. Iya endut ini ada di mana-mana. Oke. Rumah sehat. Heeh. Sehat sekali kamu. Terus di sebelah sini, Mbak, ini apa Ini kamar anak cowok. Oh, jadi ada cewek, ada cowok. Heeh. Yang ini kamar anak cowoknya. Nah, ini vibes-nya kan juga beda ya. Heeh. Heeh. Lebih mature gitu kalau yang ini. Oh, yang ini umur berapa berarti? Yang ini udah kuliah. Oh, ini udah kuliah. Oh, makanya enggak ada banyak perintilan ya. Betul. Ih, lucu sekali. Star Wars. H. Dan di sini simpel sekali. Tapi ee sama ya sama yang di sana ya, motifnya mirip-mirip lah ya. Iya. Ini vinir juga nih sama. Heeh. Vin tapi kalau yang di kamar sebelah kan dia full vinir. Kalau ini kita ee kombinasi sama fabric. Hm. Karena ini fungsinya jadi headboard-nya dia juga. Dan warnanya juga yang kalm aja ya. Warnanya abu-abu ya. Heh. Sebenarnya warna abu-abu cukup cowok banget sih. Safe juga ya. Kalau misal tiba-tiba buat kalau cewek ada tidur di sini. Kalau adiknya tidur sini juga masih bisa juga ya karena abu-abu nih agak netral. Betul. Dan di sebelah sini kamar Oh, cuman beda ini ya, Mbak ya? Beda. Aku masuk ya. Iya, beda. Si apa mozaiknya aja sih sebenarnya. Hmm. Yang ini teksturnya bukan glossy nih. Ini agak ng-edof ya. Tapi warnanya warna abu. Sama-sama abu. Hmm. Menarik sekali. Ini abu tua. Yang sana tadi abu muda. Hmm. Oke oke oke. Ini waktu bangun ini, Mbak ee bangunnya berapa lama nih? Kita hampir 2 tahun ya, Saat. setahun 9 setahun 11 bulan lah sampai serah terima ya. Setahun 11 bulan. Hampir 2. Kamu dari arsitek apa kantornya? Kok aku dari tadi lupa nanya ya. Ah iya ya. Aku dari Segaris Studio. Segaris studio. Oke. Ada Instagramnya? Ada. Ada di @ apa? @segaris_studio. Oke oke oke oke. Jangan lupa difollow ya teman-teman. Iya. Follow ya. Nah di sebelah sini nih. Ini terakhir area servis. Oh ini area servis. Oh agak rusuh ya. betul. Jadi kita enggak usah lihat dulu ya, Teman-teman. Oke deh kalau kayak gitu. Makasih banget ya, Mbak. Aku sudah boleh jalan-jalan di sini. Ee semoga berhasil. Aku suka sekali. Ditunggu karya-karyanya yang lain. Iya. Semoga bisa di-review lagi ya. Ya udah, Teman-teman. Makasih sudah cek kita di episode kali ini. Jangan lupa like, comment, follow, dan juga follow Instagram e mbaknya di @ segaris_studio. Oke, jangan lupa kita juga ada TikTok dan ada Instagramnya di @arsekturindonesia. C.
