Jungkat

(RUMAH UNIK) Rumah Open Space Lega Banget! (YouTube Video)

  • 24/12/2025

Oke, tim dapur depan. Wah, ini ngikutin developer udah simpel aja karena e dari developer masuk langsung dapur. Heeh. Eh, jadi titik airnya enggak dipindah waktu renov. Oh, ini ya berarti ya ini kalau enggak salah ceritanya ada renovasinya sempat dua tahap nih, Teman-teman. Tahap pertama adalah membangun taman menjadi ruangan. Pokoknya yang sana jadi Iya. Ini taman segede ini menjadi ruangan. Di sebelah sini itu ada ruangan apa nih, Mbak? Ee dari desainernya juga kita kasih flow. Jadi masuk kalau pulang masuk. Coba Heeh. Ganti baju. Bersih-bersih. Bersih-bersih di sini dulu. Mandi. Suruh mandi dulu. L mandi. Tidur istirahat. Halo, ketemu lagi sama Belinda di Arsitektur Indonesia, teman arsitek kamu. Halo teman-teman. Kali ini kita lagi ada di daerah di Tangerang. Yang ini yang punya adalah teman gue yang udah tinggal di sini, tapi rumahnya itu adalah calon rumah tumbuh. Nih gua bilang kenapa? Karena ini masih ditinggali sama ee sendirian, belum bersama keluarganya. Tapi rumah ini penataan di dalamnya sama pernak-permerniknya di dalamnya sangat colorful banget. Malahan dia mengusung konsepnya kalau gua bilang agak sedikit meat century modern. Penasaran isinya kayak apa? Yuk, kita lihat dulu yang punya rumahnya. Halo, nama gua Carlo. Gua experience marketing di Consumer GS Industry. Gua adalah pemilik account dari @ The Oe Home. Di mana kalian bisa lihat perjalanan gua membangun rumah. Jadi, mulai dari mengisi rumah sampai ngerenovasi rumah. Dan semoga konten-kontennya itu juga dapat menginspirasi kalian yang sedang ngebangun rumah ataupun sedang mengisi rumah. Welcome to my house. Kita panggil dulu yuk yang punya rumahnya. Maslo main yuk. I kita ngajak main e anak SD nih. Main sepeda. Mas Karlo. Yes. Nih ee gua mau main dong ke rumah lu. Boleh yang konon katanya berwarna-warni. Betul. Boleh dilihat. Silakan. Aduh aduh aduh aduh. Gimana ya orang udik nih kalau misal masuk rumah baru dari tadi loh sebenarnya udah mau gua pegang-pegang ni Mas lu gua mau tanya dong lu udah di rumah ini awalnya dulu deh luas tanahnya sama bangunannya berapa sih Mas luas tanah itu 144 144 9 * 16 9 * 16 iya kalau rumahnya aja itu 84 84 iya 7 * 12 lu waktu itu pas beli rumah ini tuh kapan sih belinya itu sebenarnya mmm 2018. 2018? Iya. Berarti sudah berapa tahun tuh? 7 tahun yang lalu belinya belum ada apa-apa di di kluster ini. Iya. Ini masih tanah merah ya? B nekat. Nekat belinya nekad. Kok bisa? Kepincut areanya aja. Jadi emang dari dulu udah tahu pengin di area Serpong. Terus hook. Penginnya rumah hook. Kenapa pengin rumah hook? Kenapa enggak badan? Jadi dari kecil itu udah diajarin sama nyokap. Oh, oke. Jadi, nyokap tuh sukalah ngedesain rumah, ngajakin anak-anaknya ngelihat rumah gitu. Jadi, Oh, jadi tahu kan, oh punya rumah hook tuh enak tuh areanya apa tanahnya lebih luas plus ee sampingnya bisa digunain lah in the future gitu. Jadi parkiran lagi ya. Jadi udah tahu tuh pengin rumah hook. Nah, jadi waktu 2018 keliling-keliling nemu kluster ini. Kluster yang ee sekelilingnya aman gitu kan. Jadi aman tuh ee ininya tuh gimana tuh? Ee tidak ada apa tuh area yang lamanya gitu. Oh area lamanya enggak ada. Jadi benar-benar secluded gitu ya. Iya. Jadi benar-benar cuman kluster aja dikelilingin sama ruko-ruko. Ee terus tinggal satu yang hook. Oh. Jadi ini bisa dibilang agak laku ras gitu ya. Iya. Jadi kayak oh jodoh gitu. Oh emang kalau rumah tuh katanya jodoh-jodohan. Ternyata dari marketingnya memang sudah dibikin jodoh di sinilah. Betul. Iya. Sehari itu sehari ambil enggak ya? Ambil enggak ya? Karena tinggal satu yang hook akhirnya. Ya udah deh jadiin aja. Mas ini tuh dapurnya kan di depan nih. Iya depan. Dapur tim dapur depan. Oke tim dapur depan. Why ini ngikutin developer? Udah simpel aja karena ee dari developer masuk langsung Ee jadi titik airnya enggak dipindah Oh ini ya berarti ya. Dan jadi lucu juga. Jadi banyak juga yang ternyata sekarang tuh tim dapur depan. Jadi ada tamu ya udah mau siapin minum, siapin makan langsung. Oh iya duduknya langsung di sini ya di pantry ya. Iya iya iya. Oke. Dan ternyata ya ini pas dibikin Oh, jadi awal berarti pemipaannya sudah ada di sini. Betul. Di L ini. Sudut L ini cuma digeser dikit. He. Dan ini tujuannya untuk menghemat budget ya waktu ngisi ya. Nah, ini kalau enggak salah ceritanya ada renovasinya sempat dua tahap nih, Teman-teman. Pertama tuh ee misi di sini ya berarti ya. Iya, betul. Jadi ee awalnya dari developer rumahnya hanya sampai sini. Oh, rumahnya cuma sampai sini ya. Cuma sampai sini. Pokoknya yang sana jadi ruangan. Tahap pertama itu di 2021. Nah, itu waktu itu lu pakai desainer atau langsung sendiri? langsung cuma tukang aja, Pak. Tolong dibangunin ruangan simpel, keramik, ee atap, pokoknya ada ruangan. Udah gitu doang. Oh, oke. Oke. Dan waktu itu kira-kira budgetnya lu habis berapa, Mas? Budgetnya itu les dari 100 lah ya. Di bawah 100. Di bawah cepek ya untuk bangun ruangannya. Oke. Dan kalau barang-barang ini berarti lu udah sempat ada bawa-bawa, beli-beli Udah nabung kalau barang. Oke. Yang ini apakah sudah termasuk Bu? Oh, tidak. Oh, tidak. Tidak, tidak. Ini tidak ditabung. Tidak. Yang ditabung. Oh, ini ditabung. Oh, ini ditabung. Oke, pokoknya kalau bentuknya kecil. Slim. Kan waktu itu masih nge-cos juga ya. Kalau masih bisa disimpan di kosan itu ditabung. Hm. Salah satu mungkin satu kunci hemat. Biar pengeluaran pas isi rumah enggak terlalu gede. Ee kedua adalah ya cari yang diskon. Pas lagi diskon ambil aja. Jadi lu menabung lu ada 5 tahun menabung untuk ngisi-ngisi ini berarti ketemu 111 121 berapa tahun berapa kali itu 10 kali guys berarti dan terus Mas di sini Mas waktu itu ngedesain ini tuh konsepnya gimana sih Mas kok ini warnanya soalnya ini kan renovnya udah lama ya tapi sekarang tuh lagi in lagi loh nih warna emerald ini. Iya. Oh, gitu. Iya. 2000 ini renov 2023 tahun lalu awalnya itu sama desainer sama marka itu cuman punya ta ini. Oh, oke. Jadi ta ini tuh lihat di restoran terus kayak lucu deh kalau nanti dapur punya punya ini. Nah, share lah ke dia. Gua udah punya ini, lu turunin deh ke dapur gitu kayak apa gitu. Iya. Muncah si desaining ini e warna ini termasuk si terraakotanya juga dari mereka biar enggak terlalu hijau. Ada kombinasi terracakota. Mas ini dia berarti dia menurunkan dari warna ini loh. Dari tae dapat warna hijau terus combine sama terraakota keluarlah si keluarlah sizo terazo ini dan warna-warnanya ya warna-warna rumah. Terus yang ini Mas Guat ini. Nah ini juga nih. Ini apa ini Mas? Ini tile. Oh, ini tile. Beneran tile. Banyak yang ngira kayak dibentuk enggak? Ini tile ditempel satu-satu. Oh, wow. Diut juga dibikin warnanya ee mirip sama karakota. Tapi jangan enggak enggak terlalu rapi ya. Biar kelihatan rasanya. Biar kelihatan justru biar kelihatan apa ee pattern-nya. Biar kelihatan scratch-scratch-nya. Iya. Dan ini lantainya sendiri lu pakai apa, Mas? Lu langsung timpa aja ya berarti. Vinil. Iya. Vinil langsung timpa vinil aja. Oh, tapi karena te ini yang ada teksturnya. Heeh. Tapi karena tebal jadi dia enggak kelihatan ada ini ya jeglog-jeglogan nat lantainya ya berarti ya. Oh. Nah, itu teknik masang ya kali ya. Iya. Ya, ini ini langsung timpa kok. Tebal sekali. Bagus, bagus, bagus. Terus di bagian sini, Mas, untuk dia di kitchen setnya berarti pakai duko semua ya. Ini apakah salah satu yang sudah disimpan juga kah? Betul. Ee ini enggak disimpan. Oh, ini enggak disimpan. Tapi waktu itu lagi ke toko itu lagi diskon. Oke, diskon. Another 70% diskon. 70% saja, Teman-teman. Dan hasilnya tuh bagus ya. Gue, gua suka deh kalau mie sansingnya tuh pakai yang model porcelain begini. Soalnya kalau stainless dia suka ada jamur-jamurnya. Iya. Lebih clean sih, bersinnya gampang. Terus habis itu kamu sangat produktif kelihatannya ya kulkas ini ya. Ada air purifier, ada begini begini. Lengkap sekali. Aduh. Terus di bagian sini, Mas, ini yang baru ya berarti ya? Betul. Ini ruangan baru yang turun ee lantainya kelihatan lebih rendah. Ini yang ruangan baru. Oke. Dan ini ada ruang makan sama ruang keluarganya. Ruang keluarga. Ruang living room. Living room-nya enak sekali. Bisa sampai ada beginian ya. Harus, harus nyaman. Nyaman sekali. Dan di sini ada rak-rak bukunya juga ya. Konon katanya pas renovi. Berapa nih? Apanya? Soalnya kita lagi ngomongin furniture nih. Gua dengar-dengar katanya ini udah termasuk sama semuas-semuanya. Udah udah udah termasuk lumas. Sudah duduk. Ee Trenov ini yang tahap du ya? Tahap du itu 2023. Itu udah semua ruangan termasuk kitchen set, truck, meja makan. Island yang tadi. Oh island tadi. Yes. Sama kabinet TV. E iya. Pintu kaca. Pintu kaca ini termasuk ee itu range 150 200. 150 200. Betul 200. Au dapat catrot lagi, Guys. Betul. Cat kamprot ini enggak enggak ngaburan nih barang nih. Dan bagus lagi aplikatornya. Bagus hasilnya bagus. Itu tahun 2023 ya? 2023 berarti bisa dibilang habis sekitar 200 sampai 250 lah ya. Tambah iya yang tadi di awal. Heeh. Jadi 250 buat 80 m². Berarti kira-kira 80. Hitung-hitung hitung-hitung kalkulator-kalkulator hitungannya murah tapi hasilnya oke. Ini waktu itu didesain sama siapa, Mas? Waktu itu eh desainnya Studio Mark. Studio mark. Kalau rumah ini ada nama Instagramnya enggak, Mas? Ada dong. The O Home. The O Home itu isinya nanti apa aja nih? Kalau mis kebanyakan sih sharing rumah ee ya perjalanan dari dulu. Kalau ke paling bawah itu ada foto pertama kalinya. sebelum direnov jadi jadi yang apun rumah pure yang cuman hanya dapur dan kamar yang waktu itu lu datangin tapi lu enggak tahu itu man iya ada fotonya di paling bawah ya oke oke oke oke. Jadi perjalanan rumah inilah dari dulu mulai tinggal. Masih pandemi, masih kerja dari rumah. Terus tambah ruangan belakang ini taman dijadiin ruangan. W. Ee setelah itu nabung nabung, nabung nabung. Ada budgetnya ngobrol sama studio markah. Oke, bisa renov. Mulailah. Jadi isinya sih itu story sharing bangun rumah punya rumah. Berapa lama waktu itu lu renov? Renov-nya itu sekitar mulainya itu bulan April, Mei, Juni, Juli, Agustus. 5 bulan. 5 bulan. Siap ditinggal ya? Siap ditinggal. Oke. Dengan keadaan kayak gini, min kayak gini. Oke. Habis itu di sini kan ada banyak perintilan ya, Mas. Coba deh, gua mau lihat nih di bagian sini nih. Di sini tuh banyak banget perintilan kan. Ini barang-barang ini barang-barang yang udah lu simpan atau yang dibeli pada saat ini? Jadi kalau yang ini ee udah jadi. Jadi kalau yang dulu yang ditabung itu kan yang apa ya? Kayak bisa dipakai gitu. Ada ee apa tuh namanya? Microwave, ada kompor. Oh itu masih bisa dipakai jadi lu beli. Iya kalau bisa dipakai beli. Kalau ini waktu udah jadi ee hmm isi apa ya gitu barulah kayak artwork beli. Kemudian ee ini biasanya sih kalau jalan-jalan ada souvenir-souvenir yang kayaknya lucu deh ditaruh di rumah. Terus pajang aja deh di sini. Dan ini tapi ini lucu loh, Mas. Ini miring-miring gini. Ini siapa yang minta nih buat miring-miring? Ben dari desainer dari studio marka. Jadi mereka kasih reference. Tadinya memang cuman mau rak ee gede-kotak itu aja biasa. Heeh. Gede-gede biasa dengan banyak kotak penyimpanan di bawah. Terus ee mereka come up dengan idea. Mereka kasih reference. Ada nih reference-nya lucu. Dia miring. Oh. Jadi satu unik. Kedua adalah udah mahal kok enggak ditunjukin nih teksturnya. Oh, udah mahal kenapa? Udah mahal kenapa enggak ditunjukin? Jadi solusinya adalah miringin. Iya miringin. Masa dia di dalam ya kan? Jadi dimiringin. Oh iya kan kelihatan kalau dari sini jadi kayak miring semua ya visualnya. Jadi ada depnya gitu. Heeh. Dan ee gedenya beda-beda kan. Iya. I ya random gitu. Iya teman-teman kalau misal maupun gedenya beda berantakan tapi bukan berarti berantakan terhitung semuanya. Iya. Oke. Oke. Terus lanjut ke sini nih di ruang keluarga ini nih, Mas. Ini lucu sekali kan dikasih kamprotan yang cantik ini ya. Ini ee ide dari Anda atau dari another another level. Heeh. Dari desainernya juga. Ee waktu kan waktu itu mungkin datang cuman seminggu sekali gitu. He. Jadi pas ee udah tahu sebenarnya kan bakal ada kabinet. Heeh. Ee pas datang tiba-tiba loh kok ya kok jadi begini. Nanya ke desainernya, "Enggak apa-apa kita bikin aja nanti kita tambahin lampu entar lu lihat nanti malam lihat." Jadi waktu itu oke nungguin malam hidupin lampunya oke cakep approve. Dan itu enggak nambah biaya ya enggak termasuk kali ya. Udah iya iya iya sudah termasuk kali ya. Ada tambahan gitu ya. Jadi nih di sini teman-teman di bawahnya ini tuh dikasih strip light nih. Terus habis itu dia dikasih langsung lampu ke atas. Jadi buat lagi nih teksturnya nih. Hmm bagus tuh si siapa? Studio studio marka. E ada fotonya di IG kalau lihat lagi malam. Oh kelihatan tuh kalau nonton. Kayak ada bintang-bintang gitu loh. Oh iya iya ya. Kayak gerak kayak di titik-titik. Oke. Oke. Dan di sini kamu suka menyimpan ini artwork-artw ya berarti. Iya. Ini salah satu yang udah ditabung. Oh ini ditabung juga. Ini sudah ditabung. Udah disimpan-simpan. Ini ini ada teman dia painter. E artis. Jadi dikasih waktu itu kayaknya baru isi rumah deh. Oh dia kasih. Iya hadiah isi rumah dikasih ini eh nyambung sama elemen yang lain. Ini artwork nyari juga dapat. Terus lanjut. Gue pengen ke mana ya? Ke sini dulu kali boleh boleh boleh boleh. Nih di bagian sini nih Mas. Yes. Kita buka tadi. Oh buka. Nah bisa. Gue dari tadi tuh ngerasa di dalam sini tuh kayak agak rabun. Iya tadi pas masuk ini kenapa berembun ya? Iya. Kenapa berembun? Gua pengin ngucek-ngcek mata. Ternyata ini ya. Karena ini jadi karena efek dari Heeh. karena begini ya Mas ya. Karena trans cahayanya lewat dari gorden ini jadi agak apa ya, blur-burry efek gitu. Dan di sebelah sini ada ruang laundry-nya yang menurut gua proper banget. Sini, sini, sini. Coba lihat deh lantainya pun dikasih si T. Ini sama kayak tala yang tadi. Iya, yang sama ya. I benar. Terus ini tala yang sama. Terus habis itu di sini ada ruang buat skylight-nya. Terus simpel banget di sini. Dan kamu ada dua jenis. Itu yang dulu dari kosan. Oh, ini dari kosan. Iya. Dibawa diangkut. Oh, barang bersejarah ya kamu ya? Iya. Ada story-nya itu. Ada story-nya ya. Ya ampun. Dan habis itu itu ada yang baru lagi ya. Yes. Ini yang mesin cuci beneran. Oh, ini mesin cuci benerannya ya. Dan di sini dikasih juga wasffel-nya nih teman-teman. Kalau misalnya punya laundry jangan lupa dikasih wasffel karena nyuci yang kecil itu di sini. Di tangan juga. I. Heeh. Terus ini kalau ide ini dari awal emang lu pengin punya ROM Rundry apa? Eh, betul. Jadi emang dari awal minta di paling belakang. Ada skylight untuk laundry room walaupun masih lama kayak masih jauh kali ya punya laundry room gitu. Jadi iya ee ruangan depan udah selesai. Ini juga tadinya enggak ada kosongan. Oh. Jadi ini kayak tapak kayak ditutup aja gitu. Heeh. Tapi kayak oke ada mesin cuci. Oh ada beli gantungannya. nya beli apa tuh tempat baju kotornya akhirnya. Oh ya udah dikumpulin beneran jadi laundry room akhirnya. Dan ini lebarnya kira-kira cuman 1 seteng 1 set 1,5 m udah dapat ruangan enak kayak gini nih. Dan supaya ruangannya juga jadi berbicara ya dikasih juga begini ya. Ketua yang gua senang banget gua enggak nabrak-nabrak di sini. Dan ini ya ini e salah satu yang disimpan juga kah? Atau ee enggak? Enggak. Ini emang baru beli. Oh, ini emang baru beli ya pas sudah ngisi? Pas sudah di sini. Oke. Oke. Dan ini ya, Mas. Ini berarti barang-barangnya ini lu belinya dari mana nih? Ini enak sekali loh. Semuanya rata-rata IKEA. Oh, semuanya baik. Sofa, meja, emm lampu-lampu ini pun juga. Iya. Semua, semua lampu yang ada di sini. Ik. Oke. Ini juga simpimpan. Coba dicek tuh. Dilihat tuh. Heeh. Disimpan tuh barangnya. segedega ban gini disimpan. Disimpan dari 5 tahun sebelumnya. Oke. Kamu apik pegang barang ya. Terus di sebelah sini nih, Mas. Ini ada apaan nih, Mas? Oke. Ini tadinya ruangan enggak jelas random room kayak mungkin buat bisa buat ee entertainment kali gitu. Iya. Kayak kayak cuman oh ada sofa taruh sini. Oh ada dulu ada meja oh taruh sini gitu. Tapi akhirnya ee karena sering WFH kayaknya perlu ruang kerja. Terus jadi semua barang yang random itu dimasukin ke balik sini. Oh, ada di balik guda. Semi guda. Tapi kalau enggak salah katanya nanti kalau misalnya ini mau direnov dan dibikin dua lantai bagian sini itu yang bakal jadi tangganya ya. Tangga. Oh, future-nya udah ada nih ya. Betul. Future manifest. Dan ee rumah ini terasa seperti jepun-jepun gitu ya dengan adanya tirai-tirai al- I iya iya. Sering nonton review rumah yang di Jepang. Oh iya iya sama sama. Jadi mungkin terinspirasi lampunya, rantainya gitu. Jadi kalau gua bilang ini bukan Japan dia emang benar Jepang ya. Jepang ya berarti ya berarti kayak bukan terinspirasi oleh Jepang tapi bukan Japani. Ah oke oke. Terus di sebelah sini itu ada ruangan apa nih Mas? Ee ini yang banyak yang enggak tahu ini selalu orang nanya ini tuh ruangan apa ya? Kamar. Jadi kamarnya itu tadi ada dua. Jadi dari dapur. Sebenarnya itu ada ee akses ke kamar kiri dan kanan. Oke. I kalau kalau enggak salah kan developer itu gaynya selalu tengahnya tengahnya kamar mandi kita tutup. Oke. Dia di sebelah sini tuh ditutup ditutup pintunya pindahin ke sini. Jadi pintu geser karena kamarnya enggak terlalu gede jadi enggak sempit. Oke, baru e dari desainernya juga kita kasih flow. Jadi masuk kalau pulang masuk. Ganti baju bersih-bersih. Suruh mandi dulu. Mandi, tidur, istirahat. Begitu pun besok pagi bangun mandi, siap-siap keluar. Dan di sini itu ada kamar mandinya. Kamar mandinya sederhana aja. Sederhana. Belum diapa-apain futurennya nanti. Belum. Future-nya bakal kamu mau jadiin apa nih kira-kira? Ee ee belum tahu sih, cuman bakal main Mozaik enggak? Bakal kayaknya. Bakal udah ketahuan ya. Terus di sini ada kamarnya. Kamar. Jadi karena ini yang dapat jendela. Ah jendela ke depan jadi emang pilih ini di jadiin kamar dan tadi itu flow-nya jadi benar-benar enggak keganggu. Dan ini lantainya hitam memang sengaja. Jadi biar gelap. Sama kayak tadi enggak sih yang di kalau di kitchen enggak sih? Kitchen lebih terang. Oh, ini lebih hitam. Jadi ini vinil yang warnanya lebih gelap lagi ya. Tapi bukan kayu bukan. Tapi ee dia motifnya motif batu alam ya. Biar rasanya biar dingin gitu ya. Yes. Biar dingin, biar adem dan enggak ada apa-apa. Benar-benar kamar tidur TV enggak ada, artwork enggak ada. Oh iya tenang. Enggak kayak tadi ya. Beda. Jadi bisa dibilang di luar nih yang e berwarna biar keluar tuh semangat. di dalam ini udah mulai zen. Zen. Betul, Mas. Waktu itu nih e tadi nih yang kita belum sempat tanya nih. Waktu itu pas beli rumah ini tuh berapa sih? Kita ngomong agak serius nih. Kayaknya kita harus jujur review jujur nih. Em gua pengin tahu soalnya berapa persen kenaikannya. Oh berapa persennya mungkin ya. Ee pernah enggak nih lu ngitung-ngitung? Mungkin em enggak enggak enggak apa namanya? Enggak exact number ya. Tapi dengan harga yang dulu ee gua beli. Heeh. itu sekarang udah berapa kali itu kalau rumahnya itu cuman dapat mungkin setengah luas luas itu cuma setengah. jadi hampir dua kali lipat ya kalau secara itu ya. Cuman kayak kalau lihat-lihat yang harga-harga sekarang harga yang sama kayak dulu beli ini itu cuman setengahnya luasnya dari yang ini. Dari yang ini. Jadi ibaratnya kalau misal beli tanah doang itu ee udah naiknya dua kali lipat. Tapi kalau ada bangunan ya jadi tiga lah ya. Enggak tahu ya. Enggak tahu. Cuman lihat perkembangan area sini belum tanya-tanya juga sih gua soalnya tahu ee ada dia di depan sini di depan permaninnya ada ruko nih. Oh he gua tahu nih ruko depan ini naiknya udah tiga kali lipat di sini nih. K. Gua penasaran sama Iya. Mudah-mudahan sama ya. Mudah-mudahan sama ya. Oke, oke, oke. Terus pas lu bangun ini, Mas, lu kan waktu itu bangun ada perbedaan antara lu bangun sendiri sama tukang sama lu pakai konsultan atau enggak arsitek gitu. Oh, benarbenar. He itu bedanya di mana, Mas? Wah, beda banget. A C cipin kalau yang tukang only ya. Iya, benar-benar mereka tidak mikirin fungsional, tidak mikirin orang yang tinggalnya nanti flow-nya gimana. Mereka hanya ee disuruh begini ya begini. Iya. Minta ini minta A jadiin A gitu. Kalau sama desainer kan dia mikirin ya. Bahkan waktu itu sebelum mulai mereka ngedesain, mereka datang dulu. Mereka mempelajari Studio Marka datang mempelajari el. Iya. Kehidupannya. Jadi kayak activity-nya ngapain? Ee apa yang kamu suka lakukan di ruang TV atau hobinya ngapain? Nah, kenapa Darak buku ini salah satunya adalah karena suka baca buku. suka baca buku, suka ngumpulin artwork gitu. Oh, ya udah kita bikinin tempatnya. Terus yang flow tadi kan juga gitu karena kerja jadi kamu suka jalan-jalan gitu ya. Kalau kerja kan ya udah flow-nya ya gitu tiap hari bolak-balik ya udah dibikinin flow yang benar-benar ruangannya kepakai semua akhirnya. Jadi itu bedanya sih kalau tukang ya peduli. Disuruh bikin ruangan ya udah jadi bikin ruangan. Kalau pakai desainer banyak hal-hal yang dia pikirin. Ada ide-ide baru yang ternyata oh bagus ternyata bagus. Contohnya ya kalau enggak salah di plafonnya. Dapur itu ide dari e marka ee mereka cat dengan warna terakota ee kamprot ini. ee tadi Terrazo. Iya si Terazzo itu ide dari mereka juga banyak ide-ide dari mereka yang oh ya emang beda kalau desainer gitu kan. Tapi habis itu nih lucunya nih Mas kalau dilihat-lihat di rumah ini kan enggak ada yang sama ya. Kursi lu aja itu apakah dari lu ataukah dari dia? Eh, mungkin tadi itu nonton referensreens rumah Jepang, eh lihat-lihat eh YouTube ya, video-video inspirasi rumah emang penginnya enggak sama akhirnya. Oh, ya udah deh kursinya beda-beda, dibedain sekalian gitu. Botol minum beda-beda, gelas beda-beda. Jadi enggak ada yang enggak ada yang benar-benar sama ya semua di sini ya. Iya. Piring beda-beda, mangkok beda-beda semua. H beda-beda semua. Judulnya mungkin adalah rumah yang beda semua gitu ya. Tidak ada yang sama di rumah ini. Tidak ada yang sama di rumah ini. Terus habis itu, Mas, waktu lu beli rumah ini, lu waktu itu tuh nabung berapa lama dulu sih? Wah, nih nih cerita mulai sedih nih. Cerita mulai nostalgia sedih. Perjuangan tisu. Tisu. Tisu mana? Tisu dia gimana? Nabung berapa lama? Heeh. Nabungnya waktu itu berapa lama loh waktu itu. Hmm. Dan caranya gimana waktu itu? Kalau itu udah lebih tisu beneran tisu mana? Nah, itu udah kalau spesifik buat rumah ya itu enggak ada. Cuman he ee dari kerja ya pasti sudah ada perhitungan finansial kan kayak investment berapa persen, spending berapa persen berapa dong jujur ini orang bilang agak ekstrem sih boleh enggak apa-apa gua juga dulu ekstrem kok anaknya investmentnya 50% oke karena ya hasilnya bisa terbukti lah gitu jadi 50% yang kita tabung Heeh kita dapat sesuatu yang value-nya lebih in the future lebih besar lag lagi gitu. Iya. Jadi bersedih-sedih dahulu, bersenang-senang bersenang-senang kemudian kemudian. Oke. Dan waktu pas beli itu lu emang belaga ee nyali aja gitu. Itu juga nekad sih. Perlu karena kan dulu area ini enggak tahu ke depannya akan jadi apa. Rumahnya mau digimanain juga enggak ada yang tahu gitu kan. Terus cepoknya marketing ini apa yang kemakan sama lu nih? Apa yang waktu itu kayak ya udah deh gua ambil dari sini gara-gara dia ngomong apa gitu misalkan. karena hook sih. Oh, karena hook posisi hook tinggal satu di kluster ini Di kluster ini yang ee included ini tinggal satu hook-nya. Oh, ya udah. Jadi kayak nekat nekat nekat dan ee ibaratnya kayak ada kayak the universe spoken gitu lah ya. Iya. Jodoh tadi jodoh-jodohan. Jodoh. Oke oke oke oke. Terus lu pas waktu ngisi ini berapa tadi? 4 bulan 5 bulan ya? 4 bulan 5 bulan. Nah itu langsung tinggal sini sampai sekarang. Sampai sekarang 2 tahun kemudian. Kemudian oke nextnya lu kira-kira punya bayangan enggak bakal ini dibikin gua lantai itu mungkin mungkin ada emm belum tahu jadi kayak nungguin karena sementara masih cukup sementara masih cukup masih cukup semua ruangannya terpakai karena enggak mau bikin ruangan tapi enggak kepakai hm jadi enggak berguna kan kayak forward gitu jadi emang tunggu aja ya mungkin nanti berkeluarga nanti kalau sudah hari anak iya perlu kamar lagi baru oh bisa mulai ke lantai dua gitu. Terus nanti ke depannya ini yang bakal jadi pintu utama. Betul. Ini pintu utamanya dari samping. jadi biar ee jadi tim dapur belakang gitu lah ya. Iya. Oh ya masih bisa akses juga cuman dibedain jadinya kan. Belakang untuk yang kotor-kotor ini untuk yang terhormat terhormat dan tidak terlalu dekat bisa Tidak dekat sini. Oke. Makanya sudah disiapin nih ya. Sama iya nanti in the future ini dia sampai kursi pijetnya juga udah ada ya. Ya, udah jompok banget kayaknya nih. Apa gimana nih? Itu limpahan dari nyokap. Oh, limpahan. Terus itu ada teman main kan dia bilang, "Wah, ini kalau RBNB udah five star ini." Oh, iya. Enak ya? Heeh. Heeh. Mas, tips untuk anak muda yang ee pengin punya rumah tuh apa sih kalau menurut lu nih? Diniatin aja. Oh, udah diniatin, nabung. Ee, oh. sama ini em tanya-tanya aja ke orang karena kalau gua kan background-nya itu dapat dari nyokap. Nyokap yang selalu Iya. ngasih tahu ini ada berkembangnya ke mana. Terus tanya teman-teman yang bahkan ketemu studio market tuh dari teman gitu loh. Jadi kayak Oh, dari relasi ya. Mungkin di pikiran kita cuman oh kayaknya pengin punya rumah gitu, tapi kan enggak ada bayangannya mau rumah yang gimana, yang harga berapa, area mana. Nah, itu harus cari reference memang harus rajin. Dulu sebelum punya rumah ini tiap weekend jadwalnya adalah keliling ke laster. Jadi kayak nanya ini kalau gua punya satu rumus nih. Apa? Kalau gua rumusnya ngelihat 100 rumah, 10 lu telepon, satu lu beli. Kalau lu rumus lu apaitu? Enggak ada sih. Oh, jadi lu gimana? Ya udah jual lihatin kluster mana plus tanya ini berkembangnya ke depannya gimana bakal ada apa. Waktu itu lu sempat datangin berapa rumah berarti? Wah banyak. Itu tiap malam minggu tuh pasti tiap weekend sama nyokap. Sama nyokap dia yang emang anak Oh anak properti. Jadi benar-benar semua dilihatin. Oh range-nya tuh segini. Kita jadi tahu oh dia itu mahal karena mungkin fasilitasnya atau dekat dengan sarana umum atau dekat tol atau apa gitu. Dan kebiasaannya areanya kan selalu berkembang ya. emang sekarang mungkin belum kelihatan tapi in the future 5 10 tahun ya mungkin jadi something big gitu kan. Jadi kalau misalkan baru datang ke tempat yang masih tanah merah jangan kaget ya. Jangan diag jangan dibilang. Iya jangan dibilang tempat jin buang bini ya katanya kan kalau dulu gitu ya. Iya iya dulu kayak aduh ini bakal jadi apa ya ini areanya? Habis itu kayak ternyata sekarang macet. Iya, ternyata macet dan ternyata berkembang sekali banget dan kayaknya masih bakal berkembang lagi karena di sini gua lihat masih banyak tanah ya. Jadi bakal banyak tanah, banyak bangun rumah. Oke, next-nya ini nanti yang dibangun nih kalau enggak salah kira-kira ya. Amin ya. Amin. Amin. Ya udah, makasih ya teman-teman sudah lihat episode kita kali ini. Jangan lupa follow dulu Instagram-nya @apa, Mas? The Oy Home. The Oy Home dengan Mas Carlo. Jangan lupa cek juga Instagram kita dan TikTok kita di @arsitekturindonesia. Bye.

Lihat di YouTube