(RUMAH UNIK) Rumah Tropis Gaya Villa Lebar 7m Anti Gerah! (YouTube Video)
Dan ini e sirkulasinya juga dibikin jalan ya, belok ya. Kalau misalnya orang kan malas banget ya, pas masuk langsung ngelihat kaget gitu kan. Heeh. Enak itu ada prosesi kalau kita buatnya. Iya. Proses inilah kalau arsitek beneran. Dan ini lebarnya berapa? 2 m. 2 m ya. Oh, pasti gara-gara peraturan ya. Ah, benar sekali. Kalau misalkan di Jakarta itu sudah ada peraturan 2 m itu enggak boleh dibangun begitu ya. Benar. kalau enggak salah ya, supaya bisa lolos di perizinan. Perijinang. Oke. Salah satu keahlian ee kantor arsitek lu adalah membuat ruangan yang segitu jadi kelihatan lebih besar deh. Benar. Halo, ketemu lagi sama Belinda di Arsitektur Indonesia. Di episode kali ini di Namu Bareng Belinda, teman arsitek kamu, kita lagi ada di area di Jakarta Selatan. Nah, di rumah yang ini gua pengen bawa teman-teman buat ngelihat ini adalah konsep rumah modern minimalis. tropis yang menurut gue sangat ideal. Kenapa? Karena dia banyak banget bukaannya. Terus habis itu tampaknya menarik banget ya, Teman-teman ya. Terus di dalamnya itu juga eh keren bangetlah pokoknya dia menggunakan bahan-bahan kayu asli yang diambil langsung dari Jepara. Nah, penasaran isinya rumahnya kayak apa? Yuk, kita ketemu dulu sama arsiteknya. Hai, saya Anjer Ario dari Alien Arsitek. Kita banyak mengerjakan rumah-rumah tinggal dengan arsitektur tropis. Ee dan ini adalah salah satu karya kita, Masjur. Ini ee luas bangunannya sama luas tanahnya dan konsepnya apa sih bangunannya? Ini menarik banget loh nih banget sih. Jadi luas tanahnya itu 172 m². Kalau luas bangunan kira-kira di 365 m² ya. Ini berapa lantai berarti, Mas? Total tiga lantai plus satu buat area jemur dioke. Oh. Oke. Oke. Kalau konsepnya konsepnya sendiri kita ee coba buat modern, minimalis, dan tropis tentunya karena kita hidup di negara tropis dan gua benar menebaknya. Oke, Mas boleh ceritain enggak sih ini ee penggunaan atap pelana ini kenapa nih? Soalnya benar-benar set gitu doang nih. Oh iya, sebenarnya enggak macam-macam lagi ya kan? Iya, enggak macam-macam ya. Ya, ciri-ciri arsit profis kan kita punya tap lana terus punya overstack yang jauh karena untuk naungan ya di bawahnya kan. Terus ternyata di awal owner juga pengin ada sesuatu di bawah bangunan atapnya itu. Oke. Jadi maka kita bentuk seperti ini. Dan hasilnya sendiri juga menghasilkan suatu bentukan yang menarik ya. Iya. Banget banget banget banget. Ada permainan kepriak ya gua bilangnya ya. Terus itu di ininya juga tajam ya. Berapa derajat sih itu Mas? Ee 45 derajat sih. Oh benar-benar 45 derajat ya. Itulah teman-teman kalau misalkan atapnya itu dibuat biasanya kan 30 ya. Iya. Tapi kalau dibuat 345 dia lebih curam tapi looknya jadi lebih ikonik ya. Lebih ikonic. Oke. Ini ceritain dong Mas ini pagarnya nih pakai apa sih Mas? Heeh. Jadi pagarnya sih kita pakai perforated ya. Eh karena Honra juga maunya enggak terlalu masif jadi tetap bisa orang bisa ngelihat ke dalam gitu rangkanya ya. Rangka besi holo biasa gitu. Oke. Rangka holo besi biasa dia pokoknya kayaknya sejalan ya sama kanopinya ya. Iya, semuanya tuh kita coba buat senada sewarna gitu. Jadi enggak ada yang tabrakan gitu. Jadi warna-warna batu, warna besi, warna kayu natural lah semuanya. Karena kita tropis Heat tropis itu ya. Oke. Dan ini carport-nya ini dia cukup besar ya. Ini ukurannya berapa, Mas? Ukurannya 5,5 * 6 m kalau salah. Oh, makanya di bagian situ juga masih bisa bisa naruh ya barang-barang ya. Masih bisa naris barang sepeda segala macam. Oke oke oke. Dan di atas sini dikasih kayunya kayu asli ya, Mas ya? Oh, kalau untuk di atap. Iya, kayu asli. Kayu ulin. Oke oke, oke. Terus ini kita bikin ada ee apa namanya? Panel gitu dari rotan sintetis. Oh, Sebagai penghalang panasnya matahari gitu. Itu lumayan kan ya? Lumayan ya. Ada barang ada harga. Ada barang, ada harga. Ada keindahan juga yang dicari. Oke. Karena dia motifnya ini agak unik ya. Mot. Iya. Ini waktu bikin beginian pasti kayaknya agak lama nih mesannya nih ya. Feelingnya gua nih. Benar. Paling lama paling terakhir datang. Paling terakhir datang. Oh i ya. Oke. Di bagian sini ini berarti langsung ada bukaan nih ya. Iya bukaan karena kita mau maksimal ya di dalam jangan sampai boros listrik. Siang pakai lampu kan sebab pemborosan ya. Betulbetul. Tapi kali ini karena video kita minta dinyalain semua listriknya biar kelihatan ya titik lakunya. Jadi kalau mau nyontek juga lebih gampang ya. Benar. Iya. Oke Mas boleh enggak aku masuk nih? Boleh banget. Ayo kita masuk. Oke. Dan di sini ada pintunya gede banget. Pintu jati yang cukup besar. Ini pintu jati asli. Jati asli langsung dari Jepara. Oh. Bukan main. Heeh. Dan tebal dan tentunya berat juga Enggak usah itu juga Mas Kusen aja setebal gini. Ngeri sekali ini. Nah, ini langsung dari ownernya jalan Jepara. Ownernya langsung jalan ke Jepara langsung hunting sendiri. Oh. Dibawa ke sini. Ini tinggi plafonnya berapa, Mas? Tinggi plafon di 285. 285? Oh. Oh, gua ngerti. Mungkin gara-gara dia pintunya full kayak gini 285-nya kelihatan lebih megah lagi ya. Benar. Itu salah satu mau ngakalin mungkin kalau terlihat di kertas 285 pendek. Tapi kalau kita bikin pusen yang full Heeh. tanpa ada ambang atas rasanya akan full dan lebih lega sih hasilnya. He. Oh ya. Dan mewah juga ya. Iya tentunya. Oke. Di bagian sini tuh ada apaan nih Mas? Ini ada lemari buat penyimpanan penyimpanan sepatu gitu. Tapi ini juga enggak gitu doang ya. Dikasih adaan lagi. Iya. Ada ada motifnya jadi enggak polos Oh ya ya ya i. K kita butuh tekstur. Oh iya tekstur. Terus habis itu di bagian sini ada area buat foye-nya ya. Buat Iya. Semacam foye juga. Dan juga mungkin kalau enggak ada tamu kita bisa buat pakai sepatu di sini. Hm. Dan ini ee sirkulasinya juga dibikin jalan ya. Belok ya. Jadi orang benar-ben enggak langsung kaget. Iya. Enggak langsung kaget lihat semuanya. Jadi ada ada pengantar ya kalau kita bicara. Kita diantarkan dulu lihat. Oh iya kayak lihat dulu ke sini gitu. Tapi emang tapi emang benar sih kalau misalnya orang kan malas banget ya pas masuk langsung ngelihat jaw langsung kaget gitu kan enak itu ada prosesi kalau kita buatnya Iya inilah kalau arsitek beneran kalau gua abal-abal g oke di sini ada tangganya tapi kita masuk ke dalam ruang utamanya ya ruang utamanya jadi ruang keluarga ada ruang makan dapur dan ruang kerja jadi satu are oh ini ruang kerja oh iya ya ya ya ini karena prosesnya masih Ya, baru pindah lah ya. Jadi belum semuanya diisi ya. Iya. Karena emang awalnya kan pandemi jadi ada kebutuhan buat kerja di rumah. Oh, makanya inilah jadi meja kerjanya nanti. Oke. Dan di sini tunggu bentar. Oh, nih HPL-nya mahal nih. Enggak kulit jeruk doang nih. Ada cegokan-ceegokan. Iya. Dada urat. Heeh. Oke. Dan ini lantainya keren juga ya. Iya. Kita cari yang ukuran besar 120 240 dengan motif semen ya. Karena kita lihat ada taman. Ada taman. Jadi supaya menyatu dengan lingkungan sekitar. Oh iya. I ya. Dan di sini ada sofa yang buka buat ee ruang keluarga ya berarti He. Terus di belakangnya langsung si tamannya. Si taman iya ada pohon lagi. Oke. Dengar-dengar ini ada cerita lucu nih. Jadi waktu itu owner katanya enggak mau ya katanya. Iya. Enggak kepikiran ada taman di sini karena cukup di belakang kan. Iya. Heeh. Ternyata kita sedikit paksa nih. Oh, sedikit paksa. Ternyata dampaknya kan sangat banyak ya. Dan ternyata pas jadi juga yang punya juga happy banget ya. Iya pastinya. Nah, itulah teman-teman kenapa kalau misalkan kadang kalau pas ngedesain coba dengarkan sedikit sarannya dari arsitek karena somehow pas jadi ternyata efeknya wow banget. Apalagi ini dikasih sama pohon kamboja. Yang kelihatannya udah cukup tumur ya. Benar. Dia udah kayak penari Bali nih sebenarnya. Modelnya juga bagus. Heeh. Dan kalau gua sih pribadi dikasih kayak ginian malahan kelihatan lebih lebih menhak sih. He lebih ini artistik lagi. Nah, di bagian sini ada apa nih, Mas? Di sini itu buat ee kamar mandi tamu Oh, cuman di kod room. Iya. Boleh lihat enggak? Boleh lihat. Oke. Wow. Kamar mandi tamunya presentable banget ya. Tapi proses ngisinya masih belum selesai ya. Bisa dibilang ya. Masih belum selesai. Iya. Contohnya nih masih ada kabel-kabel. Iya. Masih banyak yang ya butuh proses. Iya. Tapi kalau misalnya jadi kayaknya bakal bagus banget deh. Feeling egg ya. Terus di bawah sini tuh ada kayak sini. Wuduh karena butuh gudang ya yang tersembunyi. Jadi kita manfaatin ruang di bawah tangga sebenarnya ini. Oh i ya. Kita jadikan area penyimpanan. He. Tapi emang ya emang kita emang butuh bagaimanapun. Iya. Rumah kayaknya butuh harus butuh ada gudang. Betul. Supaya enggak berantakan di sisi yang lain. Iya. Dan ini pun juga gampang juga kalau misalnya ya pengin tutup suatu saat ya tinggal tutup aja kan. Iya. Awalnya emang ada pintu cuman mungkin belum ya. Iya entar ajaalah dulu biarin aja. Orang juga masih dibandingin gudang gua sih masih enakan ini sih. Oke lanjut. Ee Mas ini berarti ukuran si ruangan ini nih berapa sih? Eh, panjang mungkin di 15 m dengan lebar 5 m ya. Uh, terasa seperti 6 murut gua sih gara-gara salah satunya gara-gara si lantainya pakai yang ukuran besar selap-selap gede ini ya. Heeh. Mas, ini ada dapurnya dan dapurnya ini kayaknya pakai slap gede juga ya. Iya, benar. Supaya tidak ada potongan nut ya. Heeh. Heeh. Dan ini HT ya kayaknya ya. HT ya. Oke. Oke. Dan pakai ini aja ya, HPL ya? HPL aja ya. Hmm. Di bagian sininya ini emang sudah disiapkan untuk ya yang punya rumah emang suka baking ya kayaknya. Iya benar. Sudah disiapin dari awal permintaan dari awal posisinya apa namanya ee elektroniknya ada di mana-mana aja. Dan ini dari awal juga emang by desain sama si arsiteknya kan ya. Posisinya akan begini kayak posisi ya. Oke. Ini waktu Mas ngedesain begini nih, ini berapa lama sih ng-edesainnya? Ee prosesnya lumayan ya. Mungkin ada 3 sampai 6 bulan ya. Karena ada harus ngobrol dulu. Heeh. Jadi menggali dulu apa keinginan klien ya yang lama ya. Terus untuk bangunnya sendiri Mas ini berapa lama sih bangunnya? Cukup lumayan ya 2 tahun ya. Oke. 2 tahun. Dia waktu itu ngebangunnya gimana? pakai kontraktor kah atau pakai langsung ke tukang? Jadi e langsung ke tukang si owner. Jadi kebetulan dia punya tukang kenalan ya yang biasa dia pakai mungkin di rumah sebelumnya atau rumah orang tuanya. Terus dia kenal dia lanjut di sini gitu. Jadi semuanya dia handle sendiri. Oh. Karena handle sendirilah makanya kemungkinan besar agak lama ya gara-gara pemilihan. Iya. Pemilihan finishing. Terutama finishingnya emang harus emang harus dipilih karena Oh, gitu. Jadi dia turun sendiri. Turun sendiri. Oh oke oke oke. Terus waktu itu pas bangun ini e ininya berapa sih per meternya? Waktu itu tahun berapa? Ee perkiraan tahun 2022 ya? Ee mungkin di sekitar R juta waktu itu. R juta ya. Jadi kalau misal sekarang mungkin udah 9 10 mungkin ya. Material naik waak. Terus orang juga tukang minta naik juga ya. Segitulah kira-kira ya teman-teman. Tapi kalau di bangunan itu ada barang, ada harga. Selalu begitu. Benar sekali. Oke, lanjut dong, Mas. Ini taman belakangnya. Iya, ini ada taman belakang. Taman belakangnya nih berapa meter nih, Lebar 2 m dengan panjang 8 m, ya. Oke. Dan dia sistemnya itu bisa dibuka Buka. Iya. Saya bingung. I jadi bisa kebuka hampir setengah. Hampir setengahnya. Iya. Oke. Dan ini lebarnya berapa? 2 m. Harus ada jarak bangunan. Iya, betul. Kalau misalkan di Jakarta itu sudah ada peraturan 2 m itu enggak boleh dibangun begitu ya. Kalau enggak salah ya. supaya bisa lolos di perizinan perijinan. Nah, ini salah satu contohnya, Teman-teman. Kalau 2 m itu bisa diapain nih? Jadi, ada setengah dikasih sama ee taman kering. Taman kering ya, batu-batu. Kita taruh batu-batu sinya kita bisa buat tanaman dan itu masih cukup lega ya suasananya Nah, di belakang ini Mas ini pakai apa sih, Mas? Ini kita pakai cat tekstur ya. Cat tekstur. Iya. Kita bikin pola dulu. Supaya kita enggak monoton juga. Heeh. He. Terus kita kasih cat tekstur. Kesannya batu alam juga. Semen. Iya. Dan itu ee tali airnya cukup rapi ya. Itu dikasih apa itu, Mas? Iya. Karena kita pakai e aluminium. Oh, ada U channel. Oh, oke. Oke. Dan di bagian sini nih ada apa nih, Mas? Ini ada sebenarnya ini tuh posisi ee pompa air existing. Dari jadi dari awal bangunannya. Jadi, kita manfaatin lagi posisinya. Ya, kalau misalnya dia pam juga ini buat jadi cadangan ya. Dan di belakangnya itu ada tangga putar tinggi banget. Gua kayak ngelihat Rapunzel ke atas ini depan. Ini untuk ya jalur buat reservis mbak ya. Sekarang lanjut dong, Mas, ke lantai duanya. Lantai du. Nah, di lantai duanya ini. Oh, ya. Ceritain dong alineia arkitek ini udah berapa lama sih berdiri? Jadi kita berawal dari awal-awal pandemi Heeh. kita coba ee bangun hal ini ya dari awal dari klien yang sedikit. sampai ya sekarang lumayan. Lumayan. Moga-moga setelah ini lebih banyak lagi. Amin. Nah, di bagian tangganya ini, ini pakai apa nih, Mas? Ini SPC. SPC ya? Dan di bagian tangannya supaya kan suka banyak orang lupa ya kalau misalnya dikasih penerangan ya. Jadi supaya enggak lupa dikasih jendela Jendela. Maksimalin cahaya masuk ke Oh. Hm. Ini kalau misalkan enggak dinyalain pun juga sebenarnya ini udah terang banget ya. Iya, terang banget. Dan ini pakai apa sih, Mas? Kaca tempered kah? Iya, kaca temper tanpa frame ya. Oh, oke oke. Dengan new channel langsung ditanam ke dinding. Oh, ya. Benar, benar, benar, benar. Biar lebih kuat ya, rapi juga rapi. Heeh. Kadang kalau misalnya dimasukin ke dalam tuh kadang grapes ya. Iya, pasti grapes. Kita butuh channel. Heeh. Makanya butuh channel nih. Butuh hal fabrikasi. Dan di sini tangganya pun pakai kayu beneran lagi ya. Iya, kayu beneran lagi. Solid ini jati juga kah? Enggak kan? Kalau ini enggak ya? Oh, ini enggak ya? Iya. Iya, Teman-teman ya. Kalau misalkan kayu itu ada fungsinya masing-masing. Jadi bukan berarti woh jati paling bagus semuanya dipakaiin jati. Enggak juga. Jadi kalau misalnya ada bagian luar dipakai ulin. Pakai ulin ya. Tapi kalau misalnya yang agak butuh keindahan kayak pintu kayak gini nih pakai ji. Kenapa? Karena dia ada teksturnya samanya, uratnya gitu. Nah, kita udah di bagian atas nih. Di bagian atas ini ada apa aja sih, Mas? Ini ke kamar-kamar. Kamar-kamar anak terutama ya. Oh, kamar anaknya ya. Iya. Cuman ini belum jadi tuh. Oh, ya. Namanya ngisi rumah ya. Enggak boleh buru-buru ya. Kalau buru-buru kalau buru-buru jadinya marah-marah. Nah, ini kamar mandinya mirip juga dengan kamar mandi di bawah ya? Iya, mirip-mirip. Oke. Nah, ini kamar kamar tidurnya. Ceritain dong, Mas. Ini gimana sih nih posisinya? Nanti posisinya bednya akan di sini menghadap ke sana. Iya. Jadi dia dapetin view taman juga. Oh, dan tinggi juga ya jendelannya ya. Biar lega soalnya ruangannya. Iya. Sebelah sana juga full juga ya. Full ya. Oh, kita selalu bikin bukaan full. Heeh. Biar benar-benar udarnya masuk. Udara masuk, cahaya juga masuk. Oke. Kalau yang di kamar anak ini juga ya? Iya. Ini sama. Dan pintunya mewah sekali. Aduh, impian banget ya punya pintu kayak gini ya. Ah, kalau ini. Uh, warnanya pink. Pink ya? Oh, ini buat anak perempuan. Perempuan. Karena kelihatan nih, Teman-teman, kalau misal ini kayaknya ownernya penginnya naruhnya barang-barang yang berkualitas semua. Ininya aja gede terus habis itu kusennya tebal banget. Jadi kayaknya kalau misal belum ada yang benar-benar berkualitas kayaknya dia belum mau deh. Harus puas soalnya harus puas. Dan angsel eh dan jendela-jendelanya pun juga pakai finish co. Finish cod semua yang notab itu kalau finish bedanya sama yang ngesembelah itu dia lebih kedap kedap. Oke, yang ini kamar anaknya udah bangun belum? Ya kayaknya belum deh. Belum kayaknya belum ya. Ya udah kita lanjut aja ke lantai tiganya. Ini di kamar utamanya. Iya, kamar utama. Kita masuk ke kamar utama dan enggak langsung ngelihat ya. Iya. Itu yang harus kita akalin supaya kita masuk ke kamar. Ini kan kamar utama ya. kita enggak enak kalau langsung lihat kasur atau lihat tempat tidur gitu kan. Dan secara penataan interior juga sebenarnya kurang bagus ya sebenarnya waktu sekolah gitu enggak boleh langsung pelajarannya begitu ya. Iya pelajarannya gitu dan terus ini di sini berarti kita ditaruh dulu ke daerah Voy Iya. Sebenarnya foyer kita ngelihat aman sih sebenarnya. Iya. Oh gitu. Ah itu bisa. Ah iya ini dia. Oke. Dan itu langsung ada ke kamar anaknya. Kelihatan juga ya. Iya. Bisa mengawasi kamar anak. Ah. Oke, jadi ini langsung ke kamar utamanya. He. Iya, ini kamar utamanya. Uh, ini tadi yang di bawah atap segitiga. Oh, berarti ini atapnya pakai struktur apa ini, Mas? Pakai baja konvensional. Oh, baja konvensional. Iya. WF. WF. Habis itu tuh ditutupin ya? Iya, kita tutup. Oh. Oh, iya. Attapnya itu pakai beatumen. Berarti beatumen. Iya. Dan ini di bawahnya karena dia pakai baja, jadi kemiringannya bisa diekspos juga nih. Dimaksimalkan ya. Jadi kita bisa dapat apa ya? Tinggi. Iya, dapat tinggi banget. Dan suasananya kayak ada di Bali sih, kayak villa ya. Heeh. Gara-gara ada si ininya balokan buatan ini ya sama motif ee siling yang kayunya ini ya. Ini kayu asli kan? kayu asli ini. Oke. Nah, buat ngakalin supaya tetap ada lampunya biasanya kan kalau miring gini kan susah ya kalau pas ganti boh lam ya. Makanya dikasihnya lampu rel begini. Lampu rel. Iya. Bisa diatur kemiringan dan posisinya kapanpun. Nah, sebelum itu kita lanjut lagi. Ini kamar tidur utamanya. Ini kayaknya 2* du ya. 2* du. Ah, yang punya rumah juga baru punya baby nih, Teman-teman. Iya, baru baru 1 tahun. Makanya kita dari tadi ngomong pelan-pelan soalnya dia lagi bobo. Nah, di sini langsung ada ke teras yang cukup besar. Ah, oke. Di sini ee terasnya kelihatan ya. Ternyata yang tampak di depan itu dia buatan ya. Dari besi doang ya. Iya, dari besi. Besi plat gitu aja ya. Besi plat aja. dan di situ nanti harusnya dikasih lampu lagi ya. Iya, ada lampu cuma masih belum terpasang. Nanti nunggu nunggu mood-nya. Dan di sini, Mas, ini tuh ada jalur apa ini, Mas? Ini tuh sebenarnya cara kita ngakalin terhadap ee tampias air hujan dari atap. Oh, oke. Jadi, ceritain dong, Mas. Jadi, kan kalau kita teruskan atapnya ke sini dampaknya kan tetangga. Iya, betul. Jadi itu ee buat mengakali supaya tampiasnya itu enggak ke tetangga ya. Tetangga. Iya. Dan kita manfaat lainnya kita bisa bikin bukaan di sini. Oh, iya. Benar benar. Tanpa takut terganggu. Tanpa takut suatu saat kalau tetangga bangun setinggi ini enggak ketutupan. Dan itu jaraknya berapa sih, Mas? Jarak ke samping ada di 80 cent. Oh, sebenarnya cukup ngorbanin 80 cent aja. Habis itu kita bisa dapat ketidakkhawatiran sama ketidak emm apa ya? Tidak menyusahkan tetangga. Menyusah tetangga. Iya. Perlu diingat teman-teman kalau misal punya rumah even sampai drainas sea air hujannya pun juga jangan sampai ke tetangga yaanggu ya harus ditelan sendiri lah. Iya kita sendiri Mas ini untuk ukurannya ini kan ada sofa, ada tempat tidur ada baby scrip ada ruang kerja juga masih bisa pernitilan begini. Ini ukurannya berapa sih Mas? Ukuran tuh lebar 4 15 * 5 m. Oke. Hanya buat kamar ini to ya? Iya, Tapi rasanya kayak salah satu keahlian ee kantor Soalnya ini rasanya nih gara-gara si atasnya ini kelihatannya kayak 6 m ya malahan volume tadi gua enggak percaya loh kayak pas lu bilang cuman empat. Hah? Kayak enggak deh. Tapi pas kita hitung-hitung lagi tu beneran empat ternyata ya. Oh. Iya. Oke. Dan lucunya nih, Teman-teman, di bagian sini nih, nih ada cat kamprot. Biasanya cat kamprot kan di dalam rumah ya. Eh, di luar rumah. Di luar ini. Nah, ini yang di dalam cat tekstur. Nah, cat teksturnya ini gayanya kayak pasir yang ditempelin ke sini ya. Oh, benar. Dan ini pakai apa nih, Mas? Cuman gipsem. Oh, cuman gipsum doang ya? Iya, gipsem di finish chat. Soalnya dia enggak sampai naik ke atas, Iya, enggak sampai naik ke atas. Jadi dia buat jadi body belakangnya si jadi body belakangnya si klosetnya. Ah oke. Oke. Dan di sini ada meja rias. Dan ini adalah wardrop impian semua orang memiliki island-nya sendiri. My God. Dan island ini ternyata ya teman-teman buat ngakalin kalau misal kita punya ruangan yang apa ya? Kayak agak pers agak persegi. Tengahnya nih kopong. Tapi ini ukurannya berapa sih Mas? supaya bisa dapetin lemari pakaian impian ini. Ruang walking closet impian ini. 4 15 * 3. 4 15 * 3 ya. Uh, soalnya lebar ini cuman 60 cent doang ya berarti ya. Iya, cuma 60 cent doang. Oke. Dan di sini jalannya supaya enak tuh kayaknya dikasih 1 m sampai sampai 80 juga enak ya. 1 m 80 ya 90 lah. Oke. 90 lah. Oke ya. Oke. Dan di sebelah sini ada apa nih, Mas? Di sini ada kamar mandi utama. Oh. Uh. Kamar mandi utamanya ada bet kayak di hotel. Oke. Langsung ngelihat betup. Ada ruang showernya sendiri, ada ininya sendiri. Oke. Dan ini mozaik-nya beda ya? Beda ya? Motifnya beda. Heeh. Warnanya lebih gelap ya. Dan ini plafonnya berapa, Mas? Ee 280. 280 juga. Oh oke. Makanya ruangannya pun juga kelihatannya lebih lega ya. Iya. Kita juga ada jendela makanya. Oh iya ada jendelanya. Coba coba coba. Kan kalau mandi kan agak deg-degan ya. Oh karena dia tinggi jadi enggak perlu takut ada yang ngelihatin ya sebenarnya Iya. Ini juga karinya kan bisa dibikin gini kan enggak harus dibuka. Iya. Iya. Enggak perlu dibuka semua. E ya seperti ini nih. Ah. Oh iya. Jadi kalau kayak gini orang yang ngelihat itu pun juga bisa ketutup ya karena kan dia bisa ngikutin derajatnya ya. Iya gitu. Jadi tanpa lampu pun juga dia tetap terasa kayak terang ya. Terang dan luas jadinya banget sih. Hah. Dan di bagian sini Mas ini tuh kayak ada pintu. Heeh. N mohon maklum karena anaknya masih 1 tahun jadi pasti butuh refrigerator buat as buat asli. Di sini ada apa nih, Mas? Ini ada kamar ART. Kenapa dia ada langsung ke ART? Karena suatu saat ketika ART mudik wah memudahkan dia buat cuci-cuci. Cuci tanpa harus dengkulnya kenapa-napa. Benar. Tanpa harus bolak-balik. Iya. Betul. Ya udah, makasih banget ya, Mas Ajar ya. Sudah boleh masuk-masuk ke rumahnya, udah boleh dimintain izin sama yang punya rumah buat masuk-masuk. Terima kasih. Jangan lupa follow Instagram biro Arkiteknya di apa? Di Alineiaark. @alineaark langsung @alineia_arks. Oh, oke. Jangan lupa difollow ya, Teman-teman, buat lihat rumahnya udah pernah bikin apa aja. Tapi gua bisa make sure ini salah satu tampak yang paling menarik yang pernah gua datang. Wah, terima kasih. Karena tropis tadi Iya. dan sesuai banget sama iklim cuaca negara kita ini yang sekarang sudah enggak jelas lagi kapan hujan. Kapan musim panas, kapan musim hujan ya. Iya. Ya udah, Teman-teman makasih sudah tonton kita sampai habis. Jangan lupa tonton episode lainnya di @arsitekturindonesia. Kita juga ada TikTok dan Instagramnya. Coo dah. [Musik]
