Rumahnya Kecil Tapi Lahannya Besar! Inspirahoms: Wallts House (YouTube Video)
Oke, selamat datang kembali di channel Wicak Mifta. Hari ini kita akan house tour rumah yang satu ini. Ini namanya Walts House. Lokasinya di Buah Batu Bandung. Dan ini menarik banget dari luarnya aja fasadnya udah mencuri perhatian. Apalagi sama yang satu ini nih. Nah. [musik] Hai. Ini enggak ngerti Mifta kenapa tiba-tiba dia naik sepeda loh. Aku dari jalan-jalan. Oh, jalan-jalan ya tadi ya? Iya. Jalan-jalan di buah batu. [musik] Dan hari ini tuh kita emang mau house tour rumah yang satu ini ya. Sebenarnya kita mau house tour-nya tuh sama ownernya juga cuman kebetulan ownernya lagi berhalangan enggak bisa hadir Masin. Jadi ya udah kita nanti ngobrolnya via Google Meet aja. Oke. Oke. Jadi luas tanah bangunan ini tu berapa sih? Luas tanahnya itu 260. Ini lebarnya 10 ya, panjangnya 26 dan luas bangunannya 191. 191 m². Jadi 205 m² kalau kita hitung sama kolam renangnya juga. Dan dari depan emang udah menarik sekali karena kita berada di dua sisi yang berbeda nih. Kamu di kalau di sisiku ini adalah carport dan kalau di situ ini juga carport tapi tanpa kanopi. Jadi ini dibikin ya udah vibes-nya. garden ya. Jadi dia bisa untuk parkir mobil juga ya sebenarnya ya. Heeh. Parkir mobil, parkir motor bisa banget. Nah, kalau mau yang terteduhi yang di sini ya karpotnya ya. Iya. Parkir sepeda. Iya. [tertawa] Nah, ini teman-teman menariknya ini kan juga bagian depannya pagarnya dibikinnya tidak terlalu tinggi ya. Heeh. Karena dia ada layering sebelum kita masuk ke dalam rumah ini di sini ada tembok lagi yang menutupi nih kalau kita mau masuk ke area rumahnya. Heeh. Dan ini sebenarnya juga ada pintunya di sini loh. Nah, sebenarnya kalau misalnya di kanan kiri ini emang lagi full kendaraan, pejalan kakinya tuh lewat tengah sini. He. Karena kalau kalian lihat juga ini emang dibedakan kan penggunaan lantainya. Betul sih. Jadi langsung dibawa ke sana. Jadi teman-teman tuh juga bisa nyobain nginep di sini ya di Wall House ya. Ini karena memang disewakan juga dengan tarifnya itu kalau weekday Rp3,5 juta, weekend Rp4 juta selama itu belum berubah. Nah, tadinya tuh di sini sebenarnya mau dibangun untuk rumah tinggal pribadi dan studio. Oh. Karena Mas Azwin ini adalah ownernya WZ ya kan. Ini kalau kalian cling pasti udah enggak inilah salah satu brand ternama juga ya. banget dan ternyata pas sudah jadi enggak butuh sebesar ini gitu pada akhirnya yaudah disewakan aja dan sepertinya laris manis banget ini. Iya sih walaupun udah 5 tahun ya ini ya terbangun ya kondisi masih bagus banget sih. Oke jadi secara background-nya dari saya itu adalah ee penjual online yaitu brand Walts. Di mana brand Walts ini adalah brand yang memproduksi dompet pas dengan positioning khusus untuk orang-orang kantoran. Jadi kalau misalnya ada orang-orang yang mungkin ee audiens-nya Wicak Mifta, orang-orang kantoran yang lagi nyari tas, dompet, bahkan Lanyard yang digantung itu sangat cocok banget beli di WS karena positioning kita khusus buat orang kantoran gitu sih. Oke. Nah, tapi kalau custom desain juga bisa tuh, Mas. Berarti nah custom design kita sebenarnya ada eh Jas corporate order. Jadi kalau misalnya teman-teman di sana lagi mau ee bikin corporate souvenir atau bikin corporate gift juga di WS ini juga bisa sangat custom sesuai dengan logo perusahaan dari masing-masing perusahaannya. Rencananya memang di awal dipakai buat photoshooot brand juga sih gitu kan yang awalnya pengin dipakai buat photoshooot sendiri. Beberapa kali waktu kita masih tinggal di sana ada beberapa brand juga yang mau foto. Jadi sekaligus kita bikin ke arsitek tuh ya kita open aja bahwa kita punya brand. brandnya pengin butuh tempat foto ya harian aja kita bikin rumahnya tuh yang fotogenik gitu sih. Oke, sekarang kita masuk ke dalam. Jadi, pas masuk ternyata ini kita tidak langsung ketemu sama sebuah rumahnya dulu atau bangunannya karena ini masih area outdoor lagi. Masih outdoor lagi. Dan kalau misalnya kita lihat dari sini kayak kebagi dua sih. Rumahnya kan di sini. Nah, kolam ada kolam renang di sebelah sini. Kolam renangnya ini tuh cukup panjang. Dia ukurannya 7 * 2. Sebelum ke kolam renang, ke sini dulu. Ini kita harus menjelaskan ini dulu nih. Ini adalah area santai sama grilling. Jadi, udah disiapin juga kalau kita mau barbekuean bisa banget di sini. Terus ini buat area santainya. Dan masih ada taman lagi di samping sini. Terus kalau teman-teman perhatiin nanti sampai kita masuk ke dalam di sini tuh ada gap yang dipisahin dari dinding tetangga kurang lebih sekitar 60 sampai 80 centan agar masih ada sirkulasi udaranya. Tuh, menarik ya konsepnya ya. Iya. Di sebelah sini aja tuh udah wih kalau orang datang udah diajakin renang. gitu kan. Nah, kalau dilihat di sini ini kolam renangnya tuh beneran kolam renang yang proper sih. I ini cukup dalam juga. Terus juga disediain itu unicorn-unicorn tah. Iya. Terus di sisi sininya full untuk tanaman dan emang ini terbuka sih outdoor ya los sampai atas itu. Sama kalau teman-teman perhatiin di ujungnya sini ternyata ini ada area duduk-duduk lagi buat santai sama bagian sininya kayaknya buat nyimpenin utilitas untuk kolam renang. Emang kalau dari awalnya sih ya penasaran juga ya kayaknya punya kolam renang. Asik juga gitu ya. Heeh. Punya anak ada kolam renang kayaknya menarik juga gitu kan. Walaupun semenjak 2 tahun di sana kayaknya sebulan 2 bulan awal intens berenang [tertawa] 2 bulan kayaknya sebulan masih bisa dihitung jari berapa kali kita berenang gitu ya. Tapi ya memang secara estetika dengan ada kolam renang cukup baik sih Mas secara estetikanya. Ternyata kalau kita dari sini bisa melihat si bangunannya tahun. He. Jadi kalau kita perhatiin si fasadnya ini kan atapnya bentuknya pelana gini aja biasa. Terus kelihatannya ada talang-talang airnya dan ada pipa-pipa airnya yang sengaja diekspos keluar tidak ditanam di dalam dinding tapi bikin kesan lebih estetik ya sama rumahnya. Komposisinya material finishingnya yang bagian atas tuh dikamprot sama kayak yang di depan tadi ya. Di kamprot juga ya. He tapi bawahnya sini dibikin dinding putih aja. Jadi kayak kebagi jadi dua gitu. Dan ada sobekan-sobekannya ini. Ini dibikin celah dan memang ada kacanya tapi tidak full sehingga udara masih bisa masuk ke dalam. Enak sih ya kalau bikin rumah kayak gini di Bandung ini kan terbuka kayak gini karena memang di sini adem sih. Tapi ini bukan bagian Bandung yang adem sebenarnya ya. Udah mulai cukup panas ya kalau siang [tertawa] ya. Kamu tahu enggak fungsinya ini apa nih? Coba kan ada 1 2 3. Ini buat ng ngalirin air kan dia biar dia keluar dari talangnya sini halus turunnya dia ke bawah. Jadi kalau hujan ya udah lewat sini kan airnya. Ada satu yang menarik tahun ini kan memang disengaja dibikin degging deking untuk kolam. Tapi dia juga membedakan nih area kolam sama area masuk ke bangunan utamanya. Oh iya tentunya dong. Masa di dalam rumah pakai deking. [tertawa] Terus ininya juga kalau kita perhatiin ini si plafon di bagian luarnya sini enggak terlalu tinggi. Enggak terlalu tinggi. Dibuat pendek aja. Nah sebelum kita masuk ke ruang utamanya kita ke belakang terus dulu ke sini. Nah, kalau kalian lihat di sini ada bukaan yang cukup menarik. Ini kalau aku intip ternyata adalah musala, Teman-teman. Jadi jarang banget sih aku sering stay jarang sih nemuin ada musalanya gitu loh. Ini masyaallah banget sih. Jadi kita bisa jamaah juga di sini. Tadi muat sampai berapa orang? Ee delapan cukup. Hmm. Berarti udah disediain juga ya tempat buat salat berjamaahnya ya? Heeh. Tu awal-awal request ke arsitek itu adalah ya musala sih gitu ya. karena ee supaya secara ibadah juga lebih ee bisa maksimal gitu. Dan ternyata musalahnya ditempatkan di sebelah kolam renang. Itu juga yang jadi unik gitu kan. Jadi kalau misalnya selesai selesai salat mungkin kita masih bisa lihat pemandangan dari rumah sendiri. Jadi itu cukup baik sih. Apalagi dengan apa bulat ya dikasih ornamen jendela bulat terus cuma dipakai kaca setengah gitu kan. Jadi secara sirkulasi udara di dalam musala juga masih baik gitu kan. Jadi menurut saya eksekusinya sangat bagus sih dari Architech. Keren, keren, keren, keren, keren, keren, keren. Terus di belakang sana ada untuk servisnya, area servisnya sini nih di belakang sini. Jadi satu semuanya ada di belakang sini. Ada dapur kotor, ada mungkin kamar tidur juga buat yang jaga dan lain-lain. Penyimpanan semuanya ada di sini. Jadi memang proses desainnya kalau kita pelajari kemarin memang proses desainnya itu dipisah. Jadi ada dua masa bangunan. Yang sini untuk bangunan utamanya. Yang sini memang untuk area servisnya gitu. Oke. Nah, untuk pintu masuk utamanya itu terbagi menjadi dua. Di sebelah sini dan di sebelah sana itu dia pakai sliding door dan kekayuan gitu ya semuanya ya. Warnanya udah kelihatan nih wood and white nih dari sini. Yuk kita masuk dari sini. Ini kan memang konsepnya villa ya, bukan rumah untuk diuni. Tapi sebenarnya ini kalau jadi rumah hundian juga proper banget ya. Ini konsepnya apa coba? Ini konsepnya kalau bicara desain ini mid century modern soalnya ngintip ya tadi ya dari dan ada Japanese-nya juga karena di sini aja banyak kisi-kisinya juga kan dan dari warnanya juga sih. Oh iya color paletnya ya. Iya benar. Cuman yang paling aku sukaun ketika kita masuk ke bangunan utamanya di sini walaupun bangunannya ini kan lebarnya 4 m memang panjang sih tapi kita tidak terkesan sempit. Iya, karena di sini nih yang pertama ya, selain all tinggi kan udah pasti bikin lega juga. Tapi ini kalau aku berdiri di sini tuh aliran udaranya kerasa sih. Oh iya, ngalir dia karena memang ada celah sini bukan di situ ya. Iya. Jadi penting juga ya ternyata enggak cuman satu sisi tapi dua sisi. Jadi bisa ngalir. Ini kan lahan sebenarnya cukup luas ya 260 ya. 60. Betul. Heeh. Heeh. Nah, cuman kenapa diputuskan airnya cuma sebelah sini tok. Sebelah mana nih berarti ya? Timur ya? dan cuma selebar 4 m aja yang jadiin full bangunan dan belt tanah gede nih istilahnya nih. Oke. Nah, ee awalnya juga saya ada mempertanyakan itu ya. Setelah layout-nya jadi arsitek menjelaskan mengenai sebuah kebutuhan sudah dipenuhi dengan desain dan layouting yang seperti ini, gitu kan. Makanya dari saya juga enggak ee apa namanya? Enggak banyak protes. Rumah lebar hanya 4 L tapi bisa terkesan luas gitu. Kalau misalnya kita duduk di tengah-tengah gitu kan di ruang TV gitu kan, ini enggak kayak enggak kerasa rumah cuma 4 m gitu kan. Nah, untuk layouting-nya teman-teman di world house ini ada empat kamar tidur. Satu kamar master tuh di bawah di belakang sana. Nah, kita berhubung di area komunal kita bahas sininya dulu Oke, jadi di sini tuh living dining kitchen ya. Yap. Nah, di bagian living yang ini kelihatannya sih simpel aja tapi di sini tuh ada semuanya. Yap, karaoke ada, PS ada. Ini juga speakernya Harman Kadrum. [tertawa] Ada gitar juga Jadi kita bisa melakukan banyak aktivitas di sini. Iya. Layaknya sebuah villa di mana kita itu memang get away dari kegiatan kita sehari-hari untuk refreshing ya, stay gitu ya. Ini proper banget. Walaupun memang teman-teman karena ini di lingkungan padat penduduk kalau mau karaokean nyanyi-nyanyi terbatas sampai jam 09.00 malam aja biar kita tidak mengganggu tetangga yang lainnya. Tuh jangan ganggu. Walaupun ini terbuka semuanya open plan, tapi dari lantainya tuh dibedain nih. Livingnya itu dia beda warnanya tuh, Teman-teman. Kekayuan pakai SPC. Hei sininya dan pakai HT Terazo. Jadi kita udah masuk ke area dining dan kitchen-nya. Ini area makannya juga cukup besar ya. Cukup besar sih. Dan simpel aja. Dia dikasih sebuah meja dari kayu. Ini bentuknya cukup unik ya. Jadi enggak kotak-kotak ataupun setengah lingkaran atau sejenisnya tapi cakep. Terus di sini ada kitchennya, dapurnya di sini satu garis aja dia satu garis dan udah ada semuanya sih dari mulai kompor, cooker, hood semuanya ya. Air fryer, rice cooker, sinya di sini kulkas. Nah, ini selain area prep juga bisa untuk makan karena dikasih kursi juga. Oh, jadi kayak barstol ya. Iya. Oke, sekarang kita ke sini dulu karena di bawah ini selain area komunal ada satu kamar tidur utama ngumpet di balik sini. Oke. Nah, sebelum kita masuk ke kamar tidur utama yang dinamakan AIM ini ternyata ada satu kamar mandi dulu lengkap dengan wasffel dan cerminnya. Jadi, Teman-teman pun masih bisa beraktivitas di sini. Terus kalau kita buka yang sini, ini ada signage-nya juga lucu banget sih. Tada. Sampailah kita di area kamar mandinya. Ini yang kamar mandi publiknya. Di sini ada area shower. Ini pun finishing dindingnya dibikin beda. Yang di sini setengah ke atas itu dikasih kotak-kotak kerami kotak-kotak warna putih dan ada lis kayunya. Yang bawahnya dikasih homogeneous style yang motif terazot dengan hint yang sedikit berbeda nih. Lebih kegelap daripada yang di luar. Ini untuk area closetnya ya. Dan tetap masih ada area sirkulasinya di sebelah sini karena memang yang seperti kita bilang di awal di situ ada celahnya sekitar 60 sampai 80 cm. Oke kita lanjut ke kamar tidur utamanya. Nah, terutamanya ini cukup besar juga. Kelihatannya pas masuk segini doang pad entar sampai belakang, Teman-teman. Pas baru masuk di sini langsung ketemu sama area ini. Ada kasurnya di sini, terus di samping kanan kirinya ada bed set table-nya. Dan itu jendelanya itu ee sirkulasi yang tadi kita sebut tuh yang tadi kita mention di awal. Nah, jadi kedapatan sampai belakang sini juga. Enak kan? Cakep ya? Heeh. Di bagian sininya ada meja. Di sini kita bisa laptopan lah atau ya ngapain lah di sini ya kan? Heeh. Nah, ke belakang sini ada walkin closetnya. Jadi, dia enggak langsung yang masuk kelihatan besar semuanya gitu, tapi kebagi. Jadi, kita berasa pas masuk ke dalam sini tuh ada kayak experience-nya gitu Iya. Nah, kalau di sini lihat aja lemarinya aja sebesar ini. Jadi, kalian bisa di sini ada maksimalnya enggak? Misalnya ada maksimalnya ya, bermalamnya berapa, staynya berapa lama gitu. Karena lemarinya disiapinnya cukup besar sih ya menurut sangat proper dan di sini ada area untuk santai bisa nyantai sambil baca scrolling TikTok kerjaannya jaget tiap malam ya kan. [tertawa] Terus di sini ada kamar mandi. Nah untuk kamar mandinya di sini wih lantainya dia pakai terraakota gitu warnanya. Terus di sisi sini untuk backup-nya dan ada showernya juga nih. Masih kedepatan. Jadi sampai ujung belakang yang tadi tuh kan celah itu tuh sampai belakang sini buat ventilasi udara dan yang menariknya di sini tuh ada kaca nako juga. Ini kayak rumah-rumah zaman dulu sih kalau pakai kaca kayak gini. I kan mungkin ini memperkuat aksen mid century-nya kali ya. Benar. Jadi ini kan walaupun ada bukaannya tuh dibikin berbeda gitu loh. Yang ini tuh udara bisa masuk nih. Aku buka dikit gini aja langsung ngalir gitu. Tapi jangan khawatir, di sini juga ada roller blind-nya. Jadi kalian bisa tutup kok. Jadi tenang, tidak ada yang mengintip. Kamu notice enggak di rumah ini ternyata itu banyak sekali tanaman-tanaman yang ditaruh di indoor. Nih salah satu contohnya Monstera. Dan ini pun masih kedapatan sinar matahari ini dari Skylight-nya. Iya, Skylight. Entar akan ada Skylight lagi di atas. Oke, yuk. Nah, sampai sini kita ngasih tebak-tebakan dulu yuk ke teman-teman. Kira-kira tahu enggak siapa nih yang ngedesain dari watch house ini? Kita enggak mau mention ya, tapi kita pernah colab. Heeh. Pasti udah ada yang tahu. Tulis di komen kalau [tertawa] ada yang nulis dapat apa? Enggak dapat apa-apa. Dapat berkah aja ya. [tertawa] Nah, ini agak unik ceritanya kenapa milih Luis. Karena sebelumnya karena saya waktu dulu masih foto-foto gitu kan untuk brand sendiri. kita tuh milih tempatnya katakanlah di kafe. Terus kita ada juga ee foto-foto lagi mungkin di Airbnb ada di daerah atas. Ternyata pas dilihat arsiteknya sama. Jadi ada sekitar tiga tempat itu ya secara enggak langsung kita tuh suka ambience-nya itu Luis ini. Nah, kita follow ternyata kita approach ke arsiteknya ternyata ya benar hasil-hasil karyanya adalah hasil-hasil karya yang suka kita datangin. Enggak akan butuh banyak waktu untuk penyesuaian. Kita maunya gini, kita maunya gitu. sendiri lebih ke ya mungkin 80% ya ngikutin ee selera arsitek gitu kan. Oke, sekarang kita menuju lantai du dan lantai duanya ini ternyata tangganya dibikinnya melayang mun seperti melayang floating. Yang di bagian sininya ya. Jadi tidak ada tidak ada cor-corannya yang blocking dari si ruangan. Oke, ini kita udah memasuki lantai dua. Wih. Dan pas di atas ini tuh enaknya tuh ternyata kita masih bisa ngelihat ke bawah juga ya. Heeh. dan berkomunikasi dengan semua orang. Bahkan dia master bedroom-nya selama dia tidak ditutup tuh kita bisa ngobrol. Jadi fet-nya di sini tinggi juga sih. Dan dia tuh ngikutin bentuk atap nih silingnya. Iya. Jadi kayak gini. Dan ada satu fitur yang menarik tahun dari W fitur. Ini namanya Bloombug. Emang fitur ya itu ya? Iya fitur dong. Fitur dari bangunan. Benar dong. Oke siap. Blumbag ini adalah ini sebenarnya pot. Tempat yang dibikinin untuk pot tanaman tapi posisinya di indoor dan tanamannya pun tetap bisa tumbuh. Kenapa? Karena memang udah difilter tanamannya, dicari yang dia kuat kalau dapat cahaya matahari yang tidak terlalu banyak. Ini apa sih? Siri Gading ya? Iya. Kayaknya ini sih sebenarnya spot yang menarik. Di sini kita bisa foto. He gini. Halo. Yuk, prwet yuk. [tertawa] Udah deh ya kita. Terus diisi sebelah sini dia dikasih cermin. Hm. Padahal ini tuh udah tampak luas jadi kasih kesan luas lagi. Yap. Dan ini simpel ya bentuknya basic shap aja. He ini kotak kayak gini, tapi di tengah-tengahnya sini ada kaca yang pakai kayu dan bisa dibuka. Kalau yang ini yang tengah, yang kanan kirinya sini kan enggak ada kusennya nih, frameless. Oke, kita lanjut nih. Masih ada lagi kan monsternara di pojok sini. Dan ini aku merasakan kayak feel-nya, experience-nya tuh kita mau dibawa menuju ke mana gitu. Karena ada satu koridor kayak gini lebar 1 meteran ya, tapi panjang. Tapi panjang. Tapi di samping sini full ada cahaya matahari yang masuk. Dan kombinasinya kusennya lagi-lagi ini ada yang kusen kayu, ada yang frameless. Oke, jadi di sini tuh ada tiga kamar tidur. Sebenarnya ini kamar tidur kedua berarti ya. Sama ya. Kita lihat kamar tidurnya. Oh, kamar tidurnya sih sebenarnya cukup simpel aja sebagaimana fungsinya untuk tidur ya. Cuman yang tadi kayak aku mention di sini juga ada skylight di atasnya. Jadi jendelanya tuh dipendekin ke atas. Kalau jam segini sih harusnya emang udah waktunya bangun ya. Jadi silau di sini tidurnya. Jangan siang-siang gitu kan. Nah, ini sebenarnya juga cukup unik. Jendela ada jendela lagi. Ini tuh jendelanya bisa dibuka loh. Kayak gini. Huh, tuh. Halo. Setengah doang bisa dibuka. Oh, setengah doang. Lucu ya. Jadi bentuk-bentuk jendelanya di sini macam-macam ya. Iya. Ada yang lingkaran, ada yang kotak, ada yang setengah lingkaran tadi. Jauh-jauhan nih ngobrolnya. Iya. [tertawa] Oke, cukup simpel sih di sini. Dan ini lemarinya dibikin yang terbuka aja sebenarnya di sini buat gantungan ya. Terus ada yah begitu perintilan. Oke, kita lanjut lagi. Ada apa di sini? Di sini ada kamar mandi juga. Ini sebenarnya layout-nya copy paste dari bawah karena di bawah kan juga ada kamar mandi yang persis sama posisinya di sini. Ini juga wastaffelnya di sini. Naruh handuknya di sini. Tapi di sini tuh kamar mandinya emang buat kamar-kamar yang ada di sini karena enggak ada kamar mandi di dalamnya. Wih kamar mandinya kayak gini nih. Cakep ya. Sebenarnya dia enggak terlalu besar cuman aku suka banget sama wepennya. Pembagiannya tuh enak gitu. Untuk area basahnya di sini, ini area keringnya di sini. Terus untuk ini juga menarik nih pembagiannya. Jadi di sini pakai teraz setengah sampai sini ya. Enggak setengah banget sih, bahkan tiga sih. Terus di sini pakai mozaik ya. Keramik bukan mozaik nih. Keramik. Ini keramik putih 10* 10 nih. Oh iya benar benar Heeh. Di sini pakai keramik 10 * 10. Terus di atasnya udah pakai biasa aja gitu di chat ada skylight lagi. Skylight. Pembagiannya lucu banget sih. Lucu banget. Lucu banget. Desainnya siapa nih? Oke, terus kita lanjut. Di sini adalah kamar namanya Asi. Kirnya Asalamualaikum. Asa tuh kalau dalam bahasa Jepang ini ya pagi asa. Ini di sini juga ada skylight. Kurang lebih sih untuk kamarnya yang di sini mirip-mirip dengan yang tadi sebelahnya. Ini ada kasurnya. Kasur single lengkap. Ada wall panel-nya. Ini dari kayu. Ini ada lighting-nya nih. Harusnya. Tara. Tuh. Jadi kalau pas tidur malam-malam enggak usah nyalain lampu yang di atas pakai ambience lighting ini aja. Terus ini ada desk-nya untuk berias belajar masih bisa banget. Oke. Ada yang sedang meratapi nasib ternyata di sini. Bukan. Aku tuh merhatiin dia itu apa? Jendelanya tuh ininya unik ya pakainya kayak gini. Oh berarti cukup detail ya pengerjaannya bahkan sampai Oh sampai aksesoris dari nih. Kita enggak sponsor ya. Cuma nih aku kayak nunjukin aja. Biasanya kan jarang sekarang jela kayak gini lumayan cukup detail milihinnya aksesoris untuknya. Iya. Dia maunya seperti ini juga mungkin ada pemilihan-pemilihannya. Keren. Kita belum bahas pintunya tadi ternyata kalau pintunya sebenarnya simpel aja ya. Solid engineering aja. Ini di finishing HPL. Ini ada garis tali airnya di sini. [musik] Dan di sini namanya Akemi. Akemi. Silakan masuk. Wah, kalau di sini kamar tidurnya agak sedikit lebih lebar ya. Heem. Agak besar karena ini selebar 4 m ya. Ini queen size dan lebarnya selebar 4 m seperti si bangunannya. Cuman kalau isinya sih mirip. Tapi kayaknya tadi di dua sebelumnya enggak ada TV. Kalau ini ada TV tapi tetap ada skylight dan ceilingnya masih tetap sama sama ya bentuknya segitiga. Jadi memang katanya pas proses pendesainnya di sini juga yang diambil tuh basic shape semua. Betul. tapi dipadu sehingga menjadi sebuah bangunan yang estetik dilihat. Indah di mata tapi tetap nyaman ketika kita h. Anyway, sebelumnya kita makasih banget udah ber apa berkenan nih untuk kolaborasi cuman saynya belum sempat ketemu kita ya. Iya Mas. Aduh, sor. Ini juga masih ini anak lagi kena apa? Influenza A. Jadi, agak lama demamnya. Dari Jumat masih demam terus sampai sekarang. Proses pembangunannya waktu itu makan waktu berapa lama? Kemudian habis budget berapa sih di tahun 2020 berarti ya? Betul. Iya. Nah, jadi ee yang menariknya lagi dari arsitektur Luis ini adalah pertanyaan pertama yang ditanyakan ke Kak saya sebagai klien itu adalah Mas budgetnya berapa? Ah, dari awal pertama ketemu kita langsung ditanya budget langsung bingung juga ya. Pertama kali kita ditanya budget gitu ya, [tertawa] pernah ketemu obrolan pertama topik yang dibuka budget gitu. Dan saya juga sempat bingung ya ini budget berapa gitu kan. Cuman saya coba ee tekan aja ke arsiteknya Mas kalau di angka 1,3 kira-kira gimana gitu kan. Nah, ternyata eh dari arsitek langsung ng-state setelah kita nyebut budget ya, Mas. Sor ya di pertanyaan pertama langsung kita create budget. Kenapa? Kita sebagai arsitek itu harus menentukan dan menggambar semua garis yang kita gambar, semua garis yang kita tarik itu sesuai dengan budget dari klien. Karena apa? Tujuan dari arsitek adalah menghadir menghadirkan solusi dari permasalahan klien. Di mana mungkin permasalahan klien itu adalah ya budget yang terbatas gitu kan. Arsitek harus menghadirkan solusi itu. Jadi kalau cuman arsiteknya cuman bisa gambar ya itu sih sebenarnya bukan arsitek gitu. Tapi kalau arsitek yang bisa mengadakan solusi bagi klien-kliennya ya itu merupakan arsitek gitu. Jadi saya ingat banget kata-katanya dari Mas Luki. Oke. Untuk pembangunannya cepat kan, Mas, Sat berapa durasi berapa lama kemarin tuh? Oke. Nah, untuk kemarin ee kita tuh secara Pak dari dari arsitek juga sangat menyarankan untuk pembangunan itu menggunakan kontraktor yang sudah lama bekerja sama dengan e arsiteknya. Kenapa? Karena detail-detail yang arsitek punya sudah dipahami oleh kontraktornya, gitu kan. Makanya kemarin tuh pembangunan cukup cepat ya dengan luas tanah [musik] 260, luas bangunan 180 totalnya adalah 5 bulan gitu Mas kita sudah bisa terima gitu. Jadi 5 bulan menurut saya cukup gitu cukup oke komplit banget komplit sekali. Waduh sayang ya kita enggak ketemu ya ngobrol langsung ya. Wah ini ngobrol langsung. Oke, Teman-teman terima kasih banget sudah nonton sampai bagian akhir dari video ini. Semoga yang nonton terinspirasi ya, karena ini desainnya juga cukup unik. Bahkan kalian pun bisa nyobain nginp di sini. Kalau ada yang mau nginp bisa ngeceknya ke mana. Bisa ke Instagram, ke RBNB dan lain-lain. Oke. [tertawa] Oke. Thank you. Jangan lupa subscribe channel Bicak Mifta, follow Instagram kita Wicakson Miftajana dan Instagram Inspira Home. Dan TikTok Wicak Mifta dan Inspirah Home. Dadah. Sepedahan lagi. Kring kring kring. Astagfirullah. Aku enggak masa aku jinjit. bonceng aku di di sini. Nah, jagat di sini. Jagat di sini. Oman masukin sini aja, Oman. Ayo jalan. Halo. Uh, gendut banget ini. Gendut banget ini. Gendut. Kucingnya gendut banget. Nah, ini ee sahabat baru kita dan Mifta udah mulai. [tertawa] Iya dah, boleh boleh. Ya udah. Beneran enggak sih?
