Salah Satu Pengguna Pertama HUAWEI Mate XT? 😎 | 6 Bulan Pakai Hp Lipat 3 Pertama di Dunia! (YouTube Video)
Akhirnya Huawei Mate XT akan hadir resmi di Indonesia. HP larat 3 pertama dan paling tipis di dunia masuk ke Indonesia. So far cuma Huawei brand yang memproduksi HP lipat 3 komersial yang dijual resmi. Kebetulan saya udah bikin video unboxing-nya dan saya udah pakai selama 6 bulan. Sekarang saya mau cerita ke kalian. [Musik] Keberadaan smartphone layar lipat udah bisa dibilang diterima oleh masyarakat dunia. Fold dan flip layar lipat 2 udah banyak pula yang menggunakannya. Tapi bagaimana dengan layar lipat 3? Saya yakin dari kamu semua akan terkesima. Menurut saya, Huawei Mate XT ini bukti keseriusan inovasi Huawei dalam menciptakan produk-produk yang revolusioner. Kebayang enggak susahnya nyiptain HP Lipat 3 seperti ini? Baru aja bulan Maret lalu, Huawei resmi luncurin Huawei Mate X6 dan sekarang Mate XD resmi masuk ke Indonesia akhirnya. Mungkin akan ada pertanyaan yang tersirat di benak kalian. Ringkih enggak sih? Kuat enggak sih? Enak enggak sih dipakainya? Berat enggak sih? dan lain-lain. Nah, saya mau meyakinkan itu sekarang buat kalian bersama Huawei Mate XT. Huawei Mate XT memiliki berat 295 gr, sedangkan Galaxy Z Folt 6 239 gr dan F N 229 gr. Perbandingannya dari ketiga smartphone layar lipat ini menunjukkan bahwa berat Huawei Mate XT enggak begitu berat. Tidak sampai dua kali lipat berat smartphone layar lipat dua keluaran terbaru lainnya. Padahal Huawei Mate XT ini layarnya lipat tiga loh. Lalu ketebalannya bagaimana? Huawei Mate XT memiliki ketebalan body di saat layar terbuka penuh 3,6 mm. Sedangkan ZFT 6 5,6 mm dan Fine N5 4,2 mm yang artinya body Huawei Mate XD adalah paling tipis. Apakah kamu bisa membayangkan sebuah smartphone layar lipat 3 tapi lebih tipis dari smartphone layar lipat 2 teranyar lainnya? Gila sih, saya sendiri terheran-heran Huawei Mate XT bisa setipis itu. Nah, inovasi seperti ini membuat Huawei Mate XT layak disebut sebagai cutting edge ti. Keren enggak tuh? Ringkih enggak sih? Saya bisa pastikan bahwa dari dalam hati kita akan merasakan itu. Tapi setelah kamu pegang dan menggunakan Huawei Mate XT ini enggak akan merasakan keringkihan. Bahkan saya sering membuka tutup dengan semena-mena. Dan selama beberapa bulan ini masih aman-aman aja tuh. Bahkan buat kipas-kipas seperti yang saya lakuin ini oke aja. Ternyata rahasianya ada di materialnya. Saya juga enggak kebayang sesusah apa bikin HP lipat 3 kayak gini. Karena kalau bicara soal trifult ini enggak cuma gabungan antara teknik ngelipat ke dalam dan keluar aja, tapi gabungan secara keseluruhan antar layar hintnya itu sendiri. Pertama kita bahas soal layarnya. Untuk bisa dilipat ke dalam, layarnya harus tipis dan smooth buat menahan tekanan untuk bisa di lipat keluar. Layarnya juga harus kuat buat nahan tegangan dari gaya tarik dan tahan benturan. Huawei Mate XT pakai material fleksibel multi arah yang mampu menahan kompresi serta meningkatkan ketahanan lipatan layar hingga 25% dan pakai kaca UTG ekstra besar 322 cm². untuk meningkatkan ketahanan benturan hingga 30%. Buat hint Huawei Mate XT, 100% komponen intinya dibuat dengan baja dengan ketahanan yang sangat kuat yang bukan cuma meningkatkan estetika tapi juga kekuatan struktur. Setiap kali membuka atau melipat layar terasa begitu mulus dan stabil. Dan yang membuat desain ini semakin menarik adalah kehadiran Eonic Curves yang merupakan detail di bagian kameranya yang seperti cincin. Dan saya baru tahu desain ini eksklusif banget karena setiap perangkat Huawei Mate XT punya desain yang beda. Keren banget. Urusan layar Huawei Mate XT juga enggak nanggung. Layar lipat utamanya sendiri berukuran 10,2 inch dengan resolusi 3K Ultra Hight Resolution. Saya benar-benar terkesima dengan teknologi Huawei X3 display yang membuat pengalaman visual terasa begitu tajam dan imersif. Entah saat nonton film, main game, atau sekedar browsing, kualitas gambar yang dihasilkan sangat detail dan warnanya vivit. Nah, ada satu fitur yang saya suka dari layar besar ini. Selama penggunaannya saya bisa munculin beberapa aplikasi sekaligus. Selain itu, saya juga bisa mengatur besaran tampilannya secara seless, enggak ada nge-lag. Benar-benar fitur multiview inone experience sangat membantu produktivitas saya. Kita bisa tetap produktif dengan tampilan yang tetap rapi dan responsif. Setelah dirasa tipis dan tidak ringkih, enak enggak sih pakai Huawei Mate XT ini? Awal-awal sih mungkin kita akan ngerasa canggung menggunakannya, tapi saya sudah pakai berbulan-bulan ini si Huawei Mate XT enak banget dipakainya. Saya enggak mengada-ngada ya. Kamu bisa gunakan layaknya smartphone biasa layar normal pakai mode single screen buat balas chat WhatsApp, teleponan, main sosem, pesan tiket pesawat sampai foto-foto. Main game layaknya HP biasa. Dan kalau kita buka jadi mode Dual Screen, kita bisa split screen. Contohnya buka dokumen dan catatan. Buka map sambil buka referensi website pas lagi jalan-jalan. Kalau dirasa kurang lebar lagi, kamu tinggal bentangin lagi nih menjadi tiga layar penuh layaknya sebuah tablet. kamu bakal lebih puas lagi. Lihat aja mau buat nonton konten video asik banget buat main game apalagi beh buat baca proporsi visualnya kayak buku asli. Kalau lagi buka saham kita cek info stock market gini nyaman banget buat nonton video ini enggak ada bar hitam di atas dan bawahnya. Full screen nih dijadikan layar kayak tablet PC juga bisa. HP ini kompatibel atas dan bawahnya. HP ini kompatibel buat disambungin dengan Bluetooth, keyboard, dan mouse. Cocok buat ngerjain kerjaan atau review dokumen kayak gini. Fleksibel dan nyaman banget. Ini sih kenikmatan tiada tara ya. Aplikasinya lengkap enggak? Huawei Mate XT yang saya pakai ini udah menggunakan Harmony OS versi 4 yang mana kalau kamu butuh aplikasi favorit seperti aplikasi Google, YouTube, Instagram, Facebook, TikTok, Grab, BCA Mobile, aplikasi Office dan lain-lain, kamu bisa download dari App Gallery. Konsep Trifold ini benar-benar memudahkan kita dalam penggunaannya. Mau bayar-bayar bisa pakai mode smartphone. Mau layar lebih gede buat lihat grafik saham bisa dibuka layar keduanya. Dan kalau terasa masih kurang, kamu bisa buka layar ketiganya untuk penglihatan kita secara maksimal. Dan ini berlaku hampir di semua aplikasi ya. Contohnya sewaktu saya lagi buka peta maps di mode smartphone. Nah, kalau ingin melihat di sekitar saya bisa buka layar keduanya. Sedangkan untuk kenyamanan maksimalnya kita bisa membuka layar secara penuh. Tampilannya jadi lebih luas lagi. Contoh lainnya sewaktu kita lagi nonton film. Kalau dalam bentuk smartphone sih terasa kecil dan kalau dibuka dua agak keganggu sama sisi hitam yang cukup besar ini. Bisa gunain layar penuh tiga layar dibentangin jadi buat nonton film sewaktu kita berpergian jadi nyaman banget nih. Untuk sektor kamera, Huawei Mate XT juga mengusung ultra Apertour X Match kamera yang ada di Huawei Mate X6. Lalu dikasih juga kamera periscop telefoto 5,5 kalinya mampu memberikan optical zoom yang tetap tajam. bahkan pada jarak jauh. Kamu bisa lihat ya contoh perekaman video dan hasil foto kamera menggunakan Huawei Mate XT ini ya, Guys. Ini saya lagi ngerekamai kamera belakang dari Huawei Mate XT. Formatnya full HD 30 fps. Kondisi di siang hari dan ini view-nya cukup keren ya karena saya lagi di Melbourne nih. Lihat guys perkotaannya. Lihat gedung-gedung ada apa ya nih kali ya? Tapi kalinya bersih sih dan ada bootnya tuh dan di sini juga ada tanaman-tanaman dan kita coba rubah ke lensa ultrawide zet. Hm. Mantap banget cuy dan ini smooth ya padan saya sambil jalan ya. Dan kalau kita lihat tuh guys awannya wow biru ya detail awannya tuh guys. Wi mantap banget cuy. Back to lensa normal. Coba Z. Coba kita zoom ke sana kali ya. Nih ke sini tulisannya ada kelihatan jelas enggak ya? Kita zoom dua kali. 5,5 kali 10 kali. Oke. Masih bisa enggak? Oh, masih bisa. Terus sampai 15 kali tuh, Guys. Mac quari. Oke, back to lensa normal satu kali Z. Hm. Keren, cuy. Dan ini pakai kamera. di dalam layar ya, tapi dilipat keluar kayak gitu. Formatnya full HD 30 fps dan ini lagi terik banget ya, panas banget. Tapi kita lihat di sini kamera belakang, kamera dalam atau depan ini sama kualitasnya enggak jauh beda. Lihat tuh. Lihat, Guys. Ini wajah saya tuh gedung-gedung kelihatan jelas nih. Pohon-pohon kelihatan jelas tuh langit teksturnya juga Bikin produktivitas maksimal. Huawei Mate XT juga sangat ngebantu dalam hal produktivitas. Benar-benar PC ini pocket yang memudahkan saya melakukan presentasi langsung dari HP tanpa perlu berat-berat membawa laptop. Selain itu, kebutuhan kamera juga masih bisa mendukung saya saat butuh foto produk dengan kualitas yang cukup baik. Kita bisa bekerja secara profesional, jadi bisa tetap di satu device aja. Bahkan tablet ini pocket yang menjadikan konsumsi konten yang praktis dan nyaman. Udah gitu baterainya 5.600 mAh. Yang besar juga mendukung kegiatan harian saya tanpa perlu khawatir kehabisan daya. Pengisian dayanya cepat nih dengan Huawei Superchge 66 watt dan bisa 50 watt wireless juga menghemat waktu. Selain itu, cash bawahnya ini punya standin bisa berdiri dan kita bisa sesuain juga sendiri. Keren kan? Kesimpulan, Huawei Mate XT bukan sekedar smartphone biasa. Ini adalah perangkat multifungsi yang menawarkan fleksibilitas tinggi dan performa tangguh. Kamu yang butuh smartphone, tablet, dan ultra tablet dalam satu device pasti bakalan sangat menikmati pengalaman menggunakan Huawei Mate XT ini. Huawei Mate X6. By the way, meskipun begitu, bagi kamu yang masih belum yakin sama layar lipat 3 Huawei Mate XT ini, kamu bisa sikat Huawei Mate X6 yang menawarkan pengalaman flagship dengan harga yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan fitur unggulan. Terutama pada sektor kameranya, fitur ultra chroma kamera yang bisa memfoto dengan warna yang sama seperti tampilan aslinya. Enggak cuma itu, Huawei Mate X6 juga mengusung teknologi Huawei X3 display yang membuat tampilan foto lebih hidup dan berwarna akurat. Jadi, hasil foto terlihat maksimal langsung dari layar. Cocok buat kamu yang sering mengedit foto dan upload foto langsung ke sosial media. Huawei Mate X6 ini juga desainnya yang mewah, tipis, dan ringan, tapi juga kuat. Layarnya juga enggak kaleng-kaleng, responsif banget, dan warnanya yang akurat. Udah ada sertifikasi IPX8 yang dalam keadaan basah layarnya masih sangat responsif. Huawei Mate X6 jadi pilihan tepat buat kamu yang kepengin smartphone lipat serba kuat. Gimana kamu tertarik beli? Selain ngomongin produktivitas bisa maksimal pakai Huawei Mate XT ini. Kamu yang kepengin tampil beda dan bergengsi jelas smartphone ini bisa jadi ngebuat rekan dan lawan bisnis jadi kesengsem. Ya, gimana enggak? pastinya kamu bakalan tampil beda pakai ini. Bukan hanya trifold-nya yang jadi unggulan, tapi fungsi dari trifold-nya itu yang jadi poin utama di sini. Sejauh ini saya udah nyaman pakainya dan enggak ada isu yang berlebih. Nah, buat kamu yang tertarik, siapin aja nih budgetnya sekitar Rp jutaan. Terus kalau ada yang khawatir, wah gimana nih kalau layarnya rusak? Jangan khawatir karena lagi ada promo. Setiap pembelian Huawei Mate XT kamu dikasih 1 tahun garansi kerusakan layar 1 tahun satu kali dan gratis penggantian perlindungan layar 2 tahun 4 kali. Huawei Mate XT mulai dijual di Indonesia mulai tanggal 29 April 2025. Kamu dapatin benefit senilai Rp1 jutaan loh. Mantap banget kan? Oh ya by the way varian warna yang dijual di Indonesia hanya warna merah aja ya. Kalau yang hitam ini cuma dijual versi global. Langsung aja ke link yang saya sertakan di deskripsi video ya buat belinya. Oke, jadi itu dia ulasan 6 bulan menggunakan Huawei Mate XT bersama saya. Semoga bisa video ini menambah wawasan kalian. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Perdebatan mengenai jam pintar terbaik tampaknya memasuki babak baru lewat kehadiran Huawei Watch Ultimate 2, sebuah perangkat yang berani mendobrak batas premium...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Huawei kembali menggebrak pasar tablet lewat gebrakan yang membuat para kompetitornya, termasuk lini iPad Mini, harus waspada. Melalui dimensi super ringkas dan...
Di tengah obsesi industri teknologi pada layar raksasa, kehadiran tablet seberat 260 gram ini menjadi anomali brilian bagi kaum bermobilitas tinggi. Ulasan HUAWEI...
Kehadiran HUAWEI MatePad Mini membawa kejutan tak terduga di segmen tablet ringkas yang selama ini nyaman dikuasai oleh iPad Mini. Bersembunyi di balik dimensi...
Membuat konten liputan di lapangan sendirian tanpa bantuan kru sering kali menjadi momok bagi para kreator, terutama dalam menjaga kualitas visual dan audio agar...
Pasar ponsel lipat mendadak gempar lewat gebrakan Huawei yang sukses mencuri start dari Apple lewat lini terbarunya, Pura X Max. Kehadiran gawai futuristik ini...
Tren berolahraga luar ruangan kini memicu pergeseran minat dari TWS konvensional ke perangkat Open-Ear Headphones (OWS) demi faktor keamanan dan kenyamanan telinga....
Mencari smartwatch ideal di rentang harga 3 jutaan sering kali berujung pada kompromi antara fitur kesehatan yang akurat atau desain yang modis. Namun, Huawei Watch...
Pasar smartwatch kembali diguncang oleh lini terbaru Huawei yang berani menyematkan fitur pelacakan kesehatan tingkat lanjut, termasuk indikator risiko diabetes. Di...
Dunia wearable baru saja kedatangan standar baru lewat kehadiran lini Huawei Watch Fit 5 Series yang diklaim mampu mendeteksi risiko diabetes secara dini. Jam...
Pasar smartwatch kelas menengah kembali diguncang oleh kehadiran perangkat terbaru Huawei yang berani menantang dominasi Apple Watch dengan harga jauh lebih ramah...
Pasar smartwatch premium kini kedatangan penantang serius yang siap mengacak-acak dominasi merek besar lewat lini HUAWEI WATCH FIT 5 Series. Perangkat cerdas ini...
Kehadiran Huawei Watch Fit 5 Pro menandai babak baru dalam evolusi perangkat sandang kesehatan dengan membawa fitur pemantauan risiko diabetes langsung ke...

















