SAMPE KAGET! FARREL BISA MENANG DI TREK HI-SPEED | IDS RD.4 MEIKARTA (YouTube Video)
Halo semuanya, selamat datang channel Fitri. Kembali lagi ke Indonesian Drift Series. Kali ini round 4 tahun 2025 di Meikarta. Meikarta ini adalah pertama kalinya Verel itu merasakan kompetisi drifting di tahun 2024 di bulan Agustus. Jadi setahun lah kira-kira setahun setelahnya Verol balik lagi. Tapi kalau dulu di kelas new, sekarang di kelas Pro 2 menggunakan Subaru BRZ Boxer Boy. Dan kali ini Verel akan bertarung di kelas Pro 2 dengan menggunakan mobil ini. Kita akan eh lihat mobilnya ada sedikit update. Jadi sejak seri yang sebelumnya mobil viral itu ee sudah diberikan NOS. Sebenarnya bukan seri sebelumnya, tapi di Kejurna sebelumnya. Kalau di da sebelumnya belum pakai NOS, sekarang udah pakai NOS. Tenaganya itu di 300 wheel horsepower. Nah, di event kali ini Om Takwa menambahkan lagi perch valve untuk eh menghindari adanya angin palsu di dalam sistem NOS-nya dan kemudian juga NOS-nya kemudian disemprot sedikit di putaran atas sehingga tenaganya naik menjadi 315 Wheel horsepower. Sebenarnya masih bisa lebih naik lagi tenaganya, tapi karena kita masih pakai mesin FA24 dengan internal standar pabrik, jadi diputuskan untuk kita power itu jangan terlalu besar-besar sampai barang-barang yang kita kirim masih di kapal, belum datang juga sampai sekarang itu bisa terpasang. Nah, tapi overall eh mobil mestinya ready. Ini adalah e sebuah unit Subaru BRZ yang kemudian dimodifikasi oleh HKS untuk mesinnya. Eh dibantu juga oleh Garden Speed dan eh Elika Otomotif. Kemudian juga mobil ini kita beli di awal 2020 di akhir 2024 benar-benar unit baru dari Subaru. Kemudian dimodifikasi juga oleh garasi drift kaki-kakinya, bodinya semua. Dan terima kasih juga untuk semua sponsor yang sudah mendukung Motul. Kemudian untuk e ban kami memakai ban Dunlop buatan Indonesia. Ada dua jenis yang dipakai di Reza DZ102 dan SP Sport Max 050 Plus. Kedua ban itu karakternya agak berbeda, tapi sama-sama memiliki grip yang baik dan cukup tahan lama sehingga cukup hemat pemakaian bannya. veleg menggunakan HSR wheel. Jadi, HSR wheel-nya itu kami ubah. Kalau sebelumnya di awal mobil ini 18 inci, sekarang 17 inci. Nah, 17 inci yang Ford yang kuat itu lagi dibuat yang special order. Tapi untuk yang sekarang kita pakai ini memang masih yang casting. Jadi ee karena yang spesial ordernya masih dibuat. Tapi enggak apa-apa. Bentuknya keren dan veleg ini ee kuat ya. Jadi ini dibutuhkan kalau di kompetisi drifting. Kemudian kaca film kami menggunakan Solar Guard Premium yang paling bening. Jadi visibilitas tidak terganggu tapi lebih dingin si Vel itu di dalam. Dan juga tidak lupa support dari Autop Project. Terima kasih banyak. Autop Project ini aksesoris beragam aksesoris untuk beragam jenis mobil. Ada yang spesifik untuk satu mobil, ada juga yang universal yang bikin mobil Anda auto keren. Oke, sirkuitnya layout-nya mirip di 1GP seperti ini. Jadi, inisiasinya itu mirip di miden. Panjang sekali. E akan sangat menguntungkan mobil-mobil yang powernya besar-besar ya. Tapi enggak apa-apa, kita enggak menyerah. Kita akan coba semaksimal mungkin. Dan Verel kemarin udah latihan. Pada saat latihan itu ee dia agak kesulitan masuk gigi satu kedua. Ternyata memang ada sedikit mekanisme di gearbox-nya yang bergeser sudah dibenerin sama takwa, tapi justru dia menemukan cara baru yaitu start dari dua. Ternyata torsi dan tenaganya cukup kuat untuk start dari dua bahkan startnya lebih lancar. Jadi masuk dua, masuk tiga, kemudian baru melakukan drifting. Nah, TRKnya seperti ini. Jadi inisiasi itu ke kiri ke kanan seperti di Meijen. Kemudian itu e belok kanan sambil drifting di outer zone sebelah kiri. Kemudian itu jauh sekali sampai ke outer zone berikutnya. Jadi butuh power yang gede di situ. Kemudian setelah masuk outer zone berikutnya masuk ke herpin yang itu pelan sekali. yang RPM tuh bahkan bisa sampai di bawah 3000 RPM. Nah, di situ juga ada no no go zone. Jadi, ada yang warna pink itu tidak boleh disentuh sama sekali. Setelah itu, switching ke kiri itu harus mengenai e touch and go yang kuning sebelah kanan dan yang di kiri itu no go zone yang warnanya pink juga. Kemudian terakhir masuk outer zone sebelah kanan. Jadi sambil belok kiri sampai menuju ke finish. Jadi ini TRKnya cukup teknikal dan butuh tenaga besar. Sekarang kita lihat dulu runnya Verel pada saat kualifikasi. Yang pertama kita lihat cek runnya dulu. [Musik] Nah, cek runnya cukup mulus. Sekarang kita lihat kualifikasinya. Allah Well, kualifikasinya nya bagus ya. Jadi cuman lawan-lawannya juga bagus semua. Obel tadi e RB Sharoni itu paling bagus tadi ya runnya diaang lebih. Kemudian Rizki juga bagus M. Rizki Rafif Danendra juga bagus. Om Felix juga bagus. Kita tunggu aja deh hasilnya. Oke tadi udah sempat kualifikasi dapat satuan cek run sama saturan kualifikasi. tadi di praktisnya lumayan bagus e dapat cuman pas di bagian clipping point 1 itu di outernya licin banget karena mungkin kemarin Om Amandio kan sempat nabrak Om Zico kayak James Dean gitu kan jadi eh olinya tumpah semua dan jadi licin di situ sampai sekarang walaupun nabrak kemarin tapi e pas di run 2 udah lumayan bisa nyesuaiin sama treknya cuman Karena takut terlalu keluar jadinya aku masukin line-nya. Lupa di tengah-tengah situ ternyata ada nozone kalau enggak salah namanya warna merah. Jadi itu enggak boleh diinjak sama sekali dan kalau diinjak kehitungnya itu tire off. Dan tadi di run kualifikasinya udah lumayan bisa nyesuaiin sama licin yang di outer zone satu itu. E cuman gara-gara takut terlalu keluar lagi jadinya aku ambil biar aman ambil line dalam. Dan karena aku lupa di situ ada nozone warna merah jadinya keinjak satu ban. Dan itu menurut juri ee kalau lewat situ bakalan dihitungnya tire off. Jadinya aku kalau enggak salah em kayaknya sih minus ya, cuman belum tahu sih, belum diumumin poinnya, poin pastinya. Tapi ee semoga sih dapat hasilnya bagus. Well, alhamdulillah dapat poin 91,1. itu poin yang tinggi. Tapi seperti saya duga tadi, lawan-lawannya di atas 90 semua. Jadi dari 11 orang Verel harus puas di peringkat ketujuh untuk kualifikasinya. Tapi enggak apa-apa ya karena yang dihitung nanti battle. Tapi dia peringkat ketujuh top qualifier Obel. Obel mendapatkan 100 poin. Uh, luar biasa menggunakan Subaru BRZ tapi mesinnya V8 ya. Sedangkan ini mesinnya masih FA24. Akan sangat berat ini pertarungan untuk Vel. Tapi enggak apa-apa karena memang kita sudah komit dengan Subaru bahwa kita akan pakai mesin ini dan kita juga sebenarnya cukup takjub bahwa mesin dengan internal standar bisa menghasilkan horsepower di atas 300 dengan cukup masih reliable, tidak pernah ada trouble sama sekali mesinnya. Dan ini juga sekaligus pembelajaran untuk virel untuk bagaimana berusaha dengan mesin yang tidak terlalu kencang. Nanti kalau tahun depan alhamdulillah bisa masuk pro, baru kita pikirkan lagi bagaimana mesin yang lebih kompetitif. Tapi gak apa-apa biarkan Vel berproses, biarkan Verel belajar. Ini baru pro 2. Karena tujuannya adalah pasti di kelas pro kalau drifting. Oke, sekarang kita lihat battle mulai dari top 16 dulu. [Tepuk tangan] Bairan into the top eight Halo Wah, ternyata Om Dick Sutarman mobilnya bermasalah. Jadi keuntungan buat Verel dia soloan sendiri langsung menang top 16 langsung maju ke top. Nah, tapi di top 8 ini akan menghadapi lawan yang cukup berat, Om Felix Effendy. Dari sesi latihan sampai kualifikasi, Om Felix luar biasa performanya. Dan dikualifikasi kemarin Om Felix juga menempati peringkat dua. Kita lihat Wah. Dua-duanya seimbang ya. Dua-duanya bagus tapi ada mistake-mistake juga. Kita gak tahu deh. Kita tunggu keputusan juri. Let me explain this as quickly and as simple as possible. The lead run. Celix has a few correction mainly and free to clipping point number two and exiting clipping point number two also one tire before clipping number three for a mislip sorry for number two and forel during his lead run has a one tire out on first clipping point same with the clipping number two and also one tire in clipping number three. Both chase stars are very clean. However, in terms of fairness, I think it's best that we give a round of applause and give them a one more time. One more time. Nah, kan. One more time. Wah. Oke, mereka start lagi. H Nah, atas eh perhitungan tersebut dari Lit to Lit dan juga dari Chase to Chase, kami memilih untuk Farel menuju babak selanjutnya. Terima kasih. Wow, itu Verel pada saat Chase tipis banget sama Om Felix langsung attack ke dalamnya. Luar biasa. Dan alhamdulillah Verel masuk ke semifinal. Artinya back to podium kembali lagi mendapat piala. Di semifinal dia akan bertemu dengan Ayuni Widya. Kita lepaskan saja mereka berdua. Ayo bar. Sayang sekali runanya tidak berhasil complete dan ini menjadi kemenangan untuk Farel dan Farel akan bertemu rivalnya dari kelas Newen Arnante nanti di sore hari. Aduh, sayang sekali Ayuni pada saat chase kelihatannya bermasalah mobilnya jadi enggak sempat selesai-nya. Dan alhamdulillah Verel masuk ke final. Dan di final akan terjadi El Clasico lagi. Battle yang ditunggu-tunggu antara Ferel dengan R Bell. Hah. FA24 2.400 cc melawan V8. Entah berapa cc, ribuan cc kali di atas 5000 cc mungkin ya. Tenaganya jauh. Tapi bismillahirrahmanirrahim. Semoga dengan ee pengembangan di tenaga mesin dan grip ban dan settingan kaki-kaki jangan sampai ketinggalan nanti pada saat chase kita lihat finalnya. Tapi sebelum final kita parade dulu. Dan sekarang sampailah kita kepada saat yang ditunggu-tunggu yaitu partai final run yang akan menentukan siapa juara di seri ini. Verel akan melawan Rbell Sahroni. Ferel akan mulai dengan posisi chase. Oke, final pelan ya. Oke, ya. Oke, tadi lumayan bagus, lumayan nempel. Cuma ada luru dikit. Cuman obel ada ready obel ada lur ada layer off dikit. di sana di Uh, luar biasa dua-duanya. Cuman pada saat Chase, Verel lebih nekad. Saya juga gak nyangka itu mobil FA24 loh. Mesin boxer bawaannya Subaru internal semua masih standar hanya turbo dengan bus kecil 0,4 bar dan NOS juga dengan semprotan kecil bisa nempel sampai akhir. Lebih nempel dibandingin rof bell tadi pas di belakang. Tapi ya semua tergantung keputusan dewan juri. Sekarang kita menunggu podium. Jadi sekarang kita di round 4 ids. Secara umum mobilnya Verel memang mulai banyak ada perubahan di sana sini gitu ya. Jadi kita sambil kita belajar juga bagaimana mesin boker ini memaksimalkannya dengan aman dengan tanpa resiko yang terlalu tinggi. Jadi mudah-mudahan sudah mulai ketemu dan bisa lebih baik lagi di seri-seri berikutnya. Oke, kita akan hadiah yang akan menjadi pemenangnya di kelas Pro 2 setelah beta yang sangat-sangat bagus ditunjukkan di Rat hari ini. pemenangnya adalah Luar biasa. Juara satu lagi. Ini artinya juara satu kamu kedua tahun ini di Pro 2 ya. Iya. Di Mijen sama di sini. Heeh. Layout-nya ada ada miripnya loh nih sama Mijen ya. Iya. Mirip Mijen sama Jogja juga mirip ya. Tapi luar biasa. Tadi Papa enggak nyangka kamu bisa nempel mobilnya Obel tadi. Itu gimana caranya? Enggak tahu sih, kan waktu itu sempat IDDS. Jadi ada teknik-tekniknya juga mirip sama IDDS soalnya treknya sama kan. Oh, IDDS yang simulator treknya sama. Oh, jadi itu cukup ngebantu ya? Iya, cukup ngebantu. Nah, artinya nanti kan next round-nya di mana? Di Jogja. Jogja. Kamu juga udah punya pengalaman di situ juga kan? Ee lewotnya beda cuman. Oh, layoutnya beda lagi ya. Jadi mesti belajar lagi ya. Tapi ee terus tadi Mobil enggak ada trouble? Enggak ada. Enggak ada. Dan tadi kamu pada saat lead kamu bisa ninggalin juga obel tadi. Obel juga bagus gitu cuman tadi kamu chase-nya lebih dekat. Kok bisa kayak gitu? Enggak tahu juga sih. Tapi eh anyway eh papa bangga banget sama kamu. Kamu bisa memaksimalkan ee mobil yang mungkin papa minta maaf belum bisa yang spek yang ee kamu impikan gitu ya. Tapi kita berada di tim profesional, kita ikutin semuanya yang memang kita sudah jadi komitmen dengan tim. Tapi kamu peserta dengan mesin terkecil, dengan HP terkecil, dengan silinder paling dikit, tapi kamu bisa juara satu. Luar biasa. Bangga banget. Sama-sama. Jangan lupa. Oh iya. Salat enggak boleh putus. Berdoa terus. Minta perlindungan ke Allah. Oke. Oke. Jadi, alhamdulillah berhasil juara satu lagi. Ini akan membuat e pertarungan di seri terakhir makin sengit antara Ferel dan Rofbell. Seri terakhir itu akan diadakan di Yogyakarta. Kalau jadwalnya tanggal berapa bisa lihat di IG-nya Indonesian Drift Series. Dan terima kasih juga untuk Garasi Drift yang sudah memprepare mobil ini. Dari segi tchnikal, terima kasih Garden Speed Motors Sport dan Om Takwa serta Om Davin yang mungkin hari ini gak bisa datang tapi tetap support dari jauh dari Elica Otomotif. Kemudian sponsor-sponsor kami Motul dengan pelumasnya, Dunlop dengan bannya yang luar biasa. Ee gripnya bagus tadi ya. Gripnya bagus dan terkendali banget tadi semuanya. HSR dengan veleg yang keren dan kuat. Kemudian Autop Solar Guard dan semua yang ada di sini yang sudah men-support perjalanan viral di Pro 2. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di video selanjutnya. Bye bye.
