Jungkat

Samsung A57 kalah pamor dari S25 FE? (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Dengan selisih harga sekitar R jutaan, Samsung S25 FE jelas kelihatan lebih wah. Performance lebih kencang, fitur AI lengkap, kamera fleksibel, dan masih ada beberapa kelebihan lain. Tapi pertanyaannya, apakah semua itu beneran kepakai atau jangan-jangan Samsung A57 lebih cocok buat kebutuhan kalian? Karena selisih 2 jutaan itu bukan angka yang kecil loh. Jadi di video kali ini gua bakal bandingin dari berbagai sisi, di antaranya performance, baterai, gaming, kamera, AI, sampai fitur-fitur lainnya. Nah, dari situ kira-kira mana yang lebih cocok buat kalian dan masing-masing minusnya ada di mana? Yuk, kita bahas. Oke, kita mulai dari desainnya yang serupa tapi tak sama. Yang paling kelihatan sekarang jelas kamera modul di mana A57 digabungin jadi 1 frame. Sedangkan S25 FE bulatan-bulatan lensanya hidup mandiri terpisah. Untuk finishing back juga beda ya. S25 FE itu mat finish. Sedangkan A57 lebih ke glossy yang bakal lebih mannet di jiprakkan sedikit. Tapi karena punya gua ini yang warna terang jadi lebih tersamarkan. Terus satu lagi yang ngebedain ada di frame-nya di mana bagian tombol volume dan power A57 ada gundukan dikit yang dinamain key Island. Beda sama S25 FE yang rata nih. selebihnya sama sih. Di sebelah kiri kosong, di atas ada lubang mic sama speaker. Terus di bawah speaker lagi port C mic dan dual sim slord card yang enggak bisa tambah memori. Oh ya, materialnya juga sama-sama dari aluminium, cuman saat dipegang F di A57 ini berasa lebih tipis dan pendek. Berasa tipis dan enteng. Secara angka dia lebih tipis 0,5 mili dan enteng 11 gr. Bedanya bukan yang jauh gitu, tapi samar-samar ada berasa. Terus kalau di A56 dulu bagian sisi frame-nya itu berasa agak tajam ya. Kalau di A57 ini udah enggak. Jadi kalau feel digesek-gesek gini antara A57 sama S25 FE udah sama. Overall dari sisi desain entah kenapa gua lebih suka di A57 sih. Lebih fresh aja dibanding S25 FE yang punya desain mirip kayak sebelum-sebelumnya. Eh, tapi gua mau tanya deh menurut kalian ya di S26FE entar kira-kira kamera modulnya bakal disatuin gitu enggak kayak S26 series lainnya? Coba kunci tebakan kalian di komen deh. Lanjut ke bagian layar yang sama-sama punya ukuran 6,7 inch dengan bezel yang mirip-mirip juga sih kalau dilihat. Cukup ramping di samping dan ada dagu berlebih di bagian bawah. Buat layarnya sama-sama AMOLED dengan resolusi di Full HD Plus. Cuman di S24 FE udah dynamic AMOLED dua kali. Dua kali katanya dua kali. Yang harusnya lebih baik secara teknologi dibanding Super AMOLED Plus-nya A57. Habis itu buat big brightness-nya juga sama-sama terang di 1900 nitz. Dan kalau gua tes keceraan di outdoor gini, mirip-mirip aja enggak sih antara kedua HP ini? Terus buat perlindungan layar, kedua HP ini sama-sama pakai Gorilla Glass Pictus Plus di depan dan belakang. kayaknya udah sih itu aja buat layar. Sama-sama ada always on display juga dan bisa kita set always bukan yang cuma muncul 10 detik ya. Ada yang kelewat enggak ya? Boleh tolong tambahin kalau kurang. Nah, sampai juga kita ke bagian gelut duo exinos dari 1680 versus 2.400. Seberapa jauh sih perbedaan kedua HP ini dari sisi benchmark, suhu, dan gaming? Jadi di tes kali ini gua udah pastiin settingannya sama ya. Baterai di 100%, connect di Wi-Fi yang sama, refresh rate-nya sama-sama di default, plus software-nya udah up to day. Seperti biasa, mari kita mulai dengan Antutu yang mana A57 kelar duluan dengan skor 1,38 juta, terus disusul sama S25 FE dengan selisih lumayan jauh 600.000-an ribuan poin atau sekitar 47% ya di R juta. Cuma skor tinggi ini ada harganya di mana secara suhu dan konsumsi daya S25 FE lebih tinggi. Kita lihat ya nanti di akhir tes selisih berapa tuh baterainya. Lanjut kita ke Geekbench yang sama-sama kenaikannya sekitar 49% untuk single core dan 51% multicore dengan konsumsi dy yang lebih tinggi juga di S25 FE. Dan terakhir, gimana dengan 3DMAX stress test? S25 F ini punya hasil yang jauh lebih baik buat baseelop-nya. Tapi tidak dengan stabilisasinya yang justru lebih baik di A57 di 92%. Oh ya, gue juga sempat lakuin storage speed test yang sedikit banyak berpengaruh saat kita buka dan loading suatu app. Di mana S25 FE punya skor yang lebih tinggi sekitar 57%. Lumayan tinggi tuh. Salah satu alasannya karena UFS yang dipakai itu 4.0 berbanding UFS 3.1 di A57. Dan sekarang posisi baterai ada di 87% buat A57 dan 81% di S25 FE. Selisihnya lumayan jauh sekitar 6%-an. Apakah makin jauh selisihnya? Nanti masih ada 4S lagi. Next, kita tes yang lebih manusiawi. Mulai dari download barengan yang mana A57 bisa kelar duluan tapi enggak lama disusul S25 FE. Habis itu rendering pakai Kinemaster yang editannya gua kasih scale dan satu filter. Terus export dalam 4K 30. Bnya salvoock dikit. Kalau di S25 FE bisa export sampai 8K L dan bit rate-nya juga punya pilihan lebih tinggi. Hasilnya tentu S25 FE bisa kelar duluan dengan selisih waktu sekitar 43 detik. Terus gua yakin kan pasti ada yang pakai HP ini buat kerja juga misalnya online meeting. Jadi gua tes Google Meet juga selama 30 menit plus dilanjutin dengan nonton YouTube setengah jam. Akhirnya posisi baterai di tes terakhir ini A57 cukup strong di 77%. Sedangkan S25 FE selisih 8% lebih rendah di 69. Cuma perlu diingat kalau S25 FE Gua ini bukan unit baru. Jadi ada kemungkinan kondisi baterainya udah menurun. Walaupun menurut gua perbedaannya mungkin enggak bakal jauh beda ya, meski pakai unit yang baru. Terakhir buat gaming di sini gua tes pakai Genchin Impact HS 60 FPS di mana S25 FE bisa dapat FPS rata-rata lebih baik di 48,5. Sedangkan A57 masih cukup nyaman dimainin, tapi jelas enggak semulus S25 FE dengan rata-rata di 38,6. Untuk suhunya sendiri sama-sama panas, tapi masih yang wajar di 43 sampai 44an derajat dengan baterai yang lebih memakan daya 1% di S25 FE selama total 30 menit main. Tuh, overall kalau ngomongin performa S25FE ini emang enggak bisa bohong ya. Hasil benchmark-nya lebih tinggi dan buat gaming performance-nya juga lebih baik. Cuman di sisi lain performa tinggi itu ada harganya, Bos. yaitu konsumsi daya yang lebih besar dan suhu yang ikut lebih tinggi. Nah, dan di sinilah A57 kelihatan lebih unggul. Bet, Guys, kalau kalian suka sama format video perbandingan kayak gini dan mau lebih diseringin, jangan lupa kasih tahu gua dengan like video ini ya dan subscribe juga biar moga-moga akhir tahun ini kesampaian 1 juta subscriber. Thank you. Oke, guys. Dan sekarang gua lagi bandingin video dari A57 dengan S25 FA. Kalau gua lihat secara kulit muka A57 cenderung lebih kekuningan atau coklatan gitu ya. Sedangkan S25 FE lebih kelihatan natural. Tapi di sisi lain dynamic range A57 justru kelihatan lebih baik. Terus kalau kita ke kamera belakang, salah satu nilai plus yang bikin S25 FM menarik jelas ada di lensa telefotonya yang bikin zoom jarak jauh lebih jelas. Untuk foto dia bisa mentok zoom sampai 30 kali berbanding 10 kali di A57 sedangkan videonya 12 berbanding 10 kali. Cuma perlu dicatat karena lensa telefotonya enggak ada OIS, hasil zoom videonya lebih gampang goyang. Gimana dengan A57? Lensa ketiga doi ada 5 megapel makro yang secara detail udah bagus sebenarnya, cuman karakter warnanya cenderung lebih pucat. Cuma untuk hasil fotonya, entah kenapa gua lebih suka di A57 ya. Foto-fotonya terlihat lebih cerah. Area gelap atau shadow-nya bisa lebih keangkat dibanding S25 FE. Oh ya, kalau ngomongin resolusi video, Celfie di S25 FE bisa sampai 4K60. Sedangkan A57 mentok di 4K 30 aja. Dan perlu diingat, di A57 enggak ada opsi 1080p 60 fps. Ya, kalau buat kamera belakang, S25 FE bisa shoot sampai 4K60 dan 8K30. Sementara A57 mentok di 4K30. Untuk perpindahan lensa saat recording sama-sama baik sih, cuman secara warna A57 masih ada sedikit perubahan cenderung lebih warm. Sedangkan S25 FE kelihatan lebih konsisten. Masih lebih konsistenan ya ini ultrawide sekarang jalan. Eh, dynamic range-nya enggak sih? Ini ultra wide. Kita ke white. Stabilisasi gimana? Aman enggak? Gimana dengan mode kamera? Di A57 ada fan mode sama makro. Sedangkan S25 FE ada portret video dan dual R. Kenapa du ini gak ada di E57? Ya cuma ya menurut gua ini masalah di software update doang enggak sih? Karena di A56 kemarin seingat gua ada. Yah, semoga sama Samsung bisa di-update. Jadi, dual R-nya diadain lagi nih. Terakhir, salah satu kenikmatan dari HP Samsung ini adalah kemampuan dia buat pindah lensa depan belakang dan sebaliknya yang tinggal pencet tombol di kanan bawah ini. Plus walaupun di resolusi 4K30, kita masih tetap bisa pindah lensa ke ultrawide. Mantap. Oke, kalau ngomongin AI tentu ada perbedaan di mana S25 FE dapat Galaxy AI. Sedangkan A57 Samsung kasih nama awesome intelligent yang tentu enggak selengkap S25 FE ya. Beberapa di antaranya si S25 FE ini ada call assist buat translate telepon kita, terus ada writing assist buat improve penulisan, interpreter dan lainnya. Sedangkan AI di A57 lebih ke yang penting-penting aja dan banyak dipakai sama user secara general kayak object Eraser, base face, auto trim dan yang terbaru voice transition. Voice transcription. Fitur ini mirip kayak tranptis di seri FE-nya. Sama satu lagi kalau fitur objek erasernya juga beda dari segi fitur dan cara pemrosesannya. Di A57 itu lebih ke simpel objek yang dihapus. Sedangkan S25 FE selain bisa hapus, kita juga bisa pindahin atau gede kecilin objek dan fotonya benar-benar digenerate sama AI. Terus di S25 FE juga ada fitur sketch to image yang bisa generate gambar dari coretan kita dan beberapa lagi yang kalian bisa lihat di sini. Oke, untuk spek lainnya yang belum sempat dibahas sebelumnya, ada beberapa hal yang bikin S25 FE ini lebih unggul. di antaranya support wireless charging yang enggak perlu ribet buat colok kabel plus support reverse wireless charging yang cukup berguna buat ngecas TWS atau gadget lain saat kondisi darurat. Habis itu USBC DS25 FE lebih cepat ya udah support 3.2 gen 1. Sedangkan A57 masih 2.0 yang mana saat gua transfer file hampir 2 gig butuh waktu sekitar semenitan dan tahu berapa lama buat S25 FE? Gak sampai 15 detik loh. Jadi cukup berasa bedanya. Habis itu S25 FE juga support Samsung Dex yang bakal berguna buat kalian yang benar-benar produktif kerja tanpa perlu bawa laptop. Tinggal colok HP ini ke monitor. Eh, tapi kalian ada pakai fitur ini enggak sih? Jujur kok gua hampir enggak pernah pakai ya? Terus lebihnya mirip-mirip. Udah 5G, support eim, IP68, NFC, fingerprint dalam layar. Buat software update-nya lebih lama setahun di S25 FE. Oh, ya. Sama Bluetooth-nya yang lebih kekinian di A57 ya. Udah Bluetooth 6.0, sedangkan S25 FE masih di 5.4. Kalau buat vibration-nya gua berasa mirip-mirip aja sih. Udah cukup baik getarannya, bukan yang nyebar gitu dengan kualitas speaker. Oke, sekarang kita masuk ke varian dan harga. Yang detailnya kalian bisa langsung lihat di layar aja. dengan selisih kurang lebih di sekitar R jutaan. Di atas kertas tentu S25 FE ini lebih unggul karena dapat performa yang lebih kencang. Ada wireless charging, lensa telefoto, fitur AI yang lebih lengkap sampai transfer data yang lebih ngebut. Cuman sekali lagi ingat video ini bukan cari mana yang lebih bagus, tapi mana yang paling cocok buat kebutuhan kalian. Karena enggak semua orang punya wireless charger, enggak semua orang sering nge-zoom jauh. Fitur AI juga buat sebagian orang kepakai di beberapa fitur aja dan transfer data lebih cepat pun belum tentu jadi prioritas. Nah, kalau ternyata fitur-fitur tambahan tadi enggak terlalu relevan buat kalian, menurut gua A57 bisa jadi pilihan yang lebih masuk akal. Harganya lebih aman dengan selisih sekitar R jutaan. Yang gua yakin buat sebagian teman-teman jelas bukan angka yang kecil tuh. Dan menurut gua yang cukup penting juga dari pengetesan tadi ketahanan baterai A57 kelihatan lebih awet. Bet harga yang gua cantumin ini harga resmi dari Samsung Indonesia ya. Kalau kalian bisa dapat lebih rendah justru makin bagus. Ya tinggal disesuaiin aja sama budget dan kebutuhan masing-masing. Yang penting data-data pembanding utamanya udah gua kasih tadi. Cuma ini kalau ngomongin A57 dibandingin sama S25 FE ya gimana kok sama HP lain. Video selanjutnya butuh kita bandingin sama HP apa lagi nih guys? Coba kasih tahu ide di komen ya. Thank you.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

HP Android 32 Juta...
Oleh GadgetIn
15m 11s

Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...

Brand Terkait

Samsung

Samsung menghadirkan smartphone Galaxy, tablet, wearable, TV, dan perangkat rumah tangga dalam satu ekosistem terintegrasi. Samsung dikenal dengan teknologi layar terbaik, performa tinggi, dan inovasi global untuk kebutuhan modern.